• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) DENGAN STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN MANUSIA DI KELAS VIII SMP NEGERI 1 TANAH JAWA TP. 2015/2016.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) DENGAN STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN MANUSIA DI KELAS VIII SMP NEGERI 1 TANAH JAWA TP. 2015/2016."

Copied!
21
0
0

Teks penuh

(1)

PERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) DENGAN STUDENT

TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SISTEM

PENCERNAAN MANUSIA DI KELAS VIII SMP NEGERI 1 TANAH JAWA TP. 2015/2016

OLEH :

Riana Rejika Silalahi NIM 4123141080

Program Studi Pendidikan Biologi

SKRIPSI

Diajukan Untuk Memenuhi Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

(2)
(3)

ii

RIWAYAT HIDUP

Penulis dilahirkan di Buntu Turunan pada tanggal 08 Maret 1994. Ayah

bernama Manotar Silalahi dan ibu bernama Rapmaida Matondang S.Pd. Penulis

merupakan anak kedua dari tiga bersaudara. Pada tahun 2000 penulis masuk

Sekolah Dasar Negeri II Balimbingan Tanah Jawa dan lulus pada tahun 2006.

Penulis melanjutkan studi di SMP Negeri 1 Tanah Jawa dari tahun 2006, lulus

pada tahun 2009 dan melanjutkan studi ke SMA Negeri 1 Tanah Jawa dan lulus

pada tahun 2012. Pada tahun 2012, penulis diterima di Jurusan Biologi, Fakultas

Matematika dan Ilmu Pengetahuaan Alam di Universitas Negeri Medan melalui

(4)

iii

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis ucapkan kehadirat Allah Yang Maha Esa atas segala

berkah dan rahmatNya yang memberikan kesehatan dan nikmat kepada penulis

sehingga skripsi ini dapat diselesaikan dengan baik sesuai dengan waktu yang

direncanakan.

Skripsi ini berjudul “Perbandingan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe

Numbered Head Together (NHT) dengan Student Teams Achievement Divisions

(STAD) Terhadap Hasil Belajar Siswa pada Materi Sistem Pencernaan Manusia

di Kelas VIII SMP Negeri 1 Tanah Jawa TP. 2015/2016” disusun untuk

memperoleh gelar Sarjana Pendidikan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu

Pengetahuan Alam Universitas Negeri Medan.

Pada kesempatan ini penulis menyampaikan rasa hormat dan terima kasih

kepada Bapak Dr. Hasruddin, M.Pd sebagai dosen pembimbing skripsi yang telah

banyak memberikan bimbingan dan saran-saran kepada penulis sejak awal

penelitian sampai dengan selesainya penulisan skripsi. Ucapan terima kasih

disampaikan kepada Bapak Drs. H. M. Yusuf Nasution, Ibu Endang Sulistyarini

Gultom, S.Si., M.Si. Apt dan Bapak Hendro Pranoto, S.Pd., M.Si sebagai dosen

penguji yang telah banyak memberikan masukan dan saran mulai dari rencana

penelitian sampai selesainya skripsi ini. Ucapan terima kasih disampaikan kepada

Bapak Hendro Pranoto, S.Pd., M.Si sebagai Dosen Pembimbing Akademik yang

membimbing dan memotivasi penulis selama masa perkuliahan. Ucapan terima

kasih disampaikan kepada Bapak Dr. Hasruddin, M.Pd sebagai ketua jurusan

biologi dan seluruh Bapak dan Ibu Dosen beserta Staf Pegawai Jurusan Biologi

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Medan yang

sudah membantu penulis. Penulis mengucapkan terimakasih kepada Ibu Dame

Doloksaribu S.Pd., M.Pd selaku kepala SMP Negeri 1 Tanah Jawa dan Bapak B.

Simaremare S.Pd selaku guru bidang studi IPA yang telah banyak membantu

penulis selama penelitian.

Teristimewa penulis sampaikan terima kasih kepada ayahanda terkasih

(5)

iv

mencurahkan kasih, doa, dan dukungan baik moral maupun materil kepada

penulis dalam menyelesaikan pendidikan di Universitas Negeri Medan. Penulis

juga berterima kasih kepada abang tercinta Erwin Ridho Silalahi S.Pd dan adik

tersayang Indra Sani Silalahi atas kasih, doa, dan dukungannya. Ucapan terima

kasih juga penulis sampaikan kepada pria terkasih Jansihar Purba atas kasih, doa

dan dukungan dalam penyelesaian skripsi ini.

Penulis juga berterima kasih kepada Sahabat tercinta Meilisa Simanjutak,

teman-teman Biologi Dik B 2012, terkhusus kepada Clara Sagita Supardiono,

Asni Siburian, dan temen-temen PPLT SMP N 2 Lumbanlobu Tahun 2015

Donda Aritonang, Maris Siburian, Saripa Simorangkir, Sori Merianda, Esra Sirait,

Ester Simamora, Agustinus Nainggolan, Hartono Situmorang, yang senantiasa

mencurahkan atas kasih, doa, dan dukungan kepada penulis dan temen-temen

yang lain yang tidak dapat disebutkan satu persatu.

Penulis telah berupaya semaksimal mungkin dalam penyelesaian skripsi

ini, namun penulis menyadari masih banyak kelemahan baik dari segi isi maupun

tata bahasa, untuk itu penulis mengharapkan saran dan kritik yang bersifat

membangun demi kebaikan skripsi ini. Akhir kata penulis berharap semoga

skripsi ini memberikan manfaat bagi kita semua dan menjadi bahan masukan bagi

dunia pendidikan.

Medan, 14 Juni 2016

(6)

v

PERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) DENGAN STUDENT

TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SISTEM

PENCERNAAN MANUSIA DI KELAS VIII SMP NEGERI 1 TANAH JAWA TP. 2015/2016

RIANA REJIKA SILALAHI (NIM. 4123141080)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar biologi siswa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together dan Student Teams Achievement Divisions pada materi sistem pencernaan manusia di kelas VIII SMP Negeri 1 Tanah Jawa Tahun Pembelajaran 2015/2016. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen semu. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari dua kelas yaitu kelas VIII3 menggunakan model NHT dengan jumlah siswa 32 orang dan kelas VIII5 menggunakan metode STAD dengan jumlah siswa 36 orang . Hasil analisis data menunjukkan rata-rata hasil belajar siswa menggunakan model Numbered Head Together ( ) = 80,00 dengan nilai standar deviasi (SD) = 7,4053 lebih baik dari rata-rata hasil belajar siswa menggunakan model Student Teams Achievement Divisions ( ) = 71,94 dengan nilai standar deviasi (SD) = 9,507725. Hasil hipotesis dengan menggunakan uji-t dan taraf kepercayaan α = 0,05 diperoleh thitung > ttabel (4,12 > 1,998), sehingga dalam penelitian ini hipotesis nihil (H0) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima, dengan demikian diperoleh kesimpulan bahwa ada perbedaan hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together dan Student Teams Achievement Divisions pada materi pokok sistem pencernaan manusia di kelas VIII SMP Negeri 1 Tanah Jawa Kabupaten Simalungun Tahun Pembelajaran 2015/2016.

(7)

vi

COMPARISON OF COOPERATIVE LEARNING MODEL NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) WITH STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT

DIVISIONS (STAD) ON STUDENT LEARNING OUTCOMES THE DIGESTIVE SUYSTEM HUMAN IN CLASS VIII

SMP NEGERI 1 TANAH JAWA TP. 2015/2016

RIANA REJIKA SILALAHI (NIM. 4123141080)

This research aims to determine the differences in learning outcomes biology students using of model cooperatif learning numbered head together and student teams achievement divisions on topic digestive system of human in class VIII SMP Negeri 1 Tanah Jawa academic year 2015/2016. The research model used was quasi experimental research. The sample in this study consisted of two class, namely class VIII3 using model numbered head together each class numbered 32 students and class VIII5 using model student teams achievement divisions, each class numbered 36 students. The analysis results of the data shows the average results of student learning using model numbered head together ( ) = 80,00 with a standard deviation (SD) = 7,4053 better than the average results of student learning using model student teams achievement divisions ( ) = 71,94 with a standard deviation (SD) = 9,507725. Hypothesis testing using t-test and confidence level of α = 0,05 obtained ttest > ttable (4,12 > 1,998), which means in this study rejected null hypothesis (H0) and the alternative hypothesis (Ha) is accepted, thus it is concluded that there is a difference in student learning outcomes using model numbered head together and student teams achievement divisions on topic digestive system of human in class VIII SMP Negeri 1 Tanah Jawa academic year 2015/2016.

(8)

vii

DAFTAR ISI

Halaman

Lembar Pengesahan i

Riwayat Hidup ii

Kata Pengantar iii

Abstrak v

Abstract vi

Daftar Isi vii

Daftar Gambar ix

Daftar Tabel x

Daftar Lampiran xi

BAB I PENDAHULUAN 1

1.1. Latar Belakang Masalah 1

1.2. Identifikasi Masalah 4

1.3. Batasan Masalah 4

1.4. Rumusan Masalah 4

1.5. Tujuan Penelitian 5

1.6. Manfaat Penelitian 5

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 6

2.1 Kerangka Teoritis 6

2.1.1 Belajar 6

2.1.2 Mengajar 7

2.1.3 Hasil Belajar 7

2.1.4 Pembelajaran Kooperatif 10

2.1.5 Pembelajaran Kooperatif Tipe Pembelajaran NHT 12 2.1.6 Pembelajaran Koopertif Tipe Pembelajaran STAD 14 2.1.7 Materi Pembelajaran Sistem Pencernaan Manusia 17

2.2 Kerangka Konseptual 26

2.3 Hipotesis 27

BAB III METODE PENELITIAN 28

3.1 Lokasi dan Waktu Penelitian 28

3.1.1 Lokasi Penelitian 28

3.1.2 Waktu Penelitian 28

3.2 Populasi dan Sampel Penelitian 28

3.2.1 Populasi 28

3.2.2 Sampel 28

3.3 Variabel Penelitian 28

(9)

viii

3.5 Rancangan Penelitian 29

3.6 Prosedur Penelitian 29

3.7 Alat dan Teknik Pengumpulan Data 32

3.7.1 Alat Pengumpulan Data 32

3.7.2 Teknik Pengumpulan Data 32

3.8 Teknik Analisis Data 36

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 39

4.1 Deskripsi Hasil Penelitian 39

4.1.1 Hasil Penelitian 39

4.1.2 Deskripsi Nilai Pretes Siswa 39 4.1.3 Deskripsi Nilai Postes Siswa 41 4.2 Uji Prasyarat Analisis Data 42

4.2.1 Uji Normalitas 42

4.2.2 Uji Homogenitas 43

4.2.3 Uji Hipotesis 44

4.3 Pembahasan 45

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 48

5.1 Kesimpulan 48

5.2 Saran 48

(10)

ix

DAFTAR GAMBAR

Halaman

Gambar 2.1. Saluran Pencernaan Manusia 18

Gambar 2.2. Bagian-Bagian Gigi 19

Gambar 2.3. Letak Kepekaan Terhadap Rasa 20

Gambar 2.4. Kelenjar Ludah di dalam Mulut 20

Gambar 2.5. Gerak Peristalsis dalam Kerongkongan 21

Gambar 2.6. Struktur Lambung 22

Gambra 2.7. Penampangan Usus Halus Manusia 22

Gambar 2.8. Struktur Usus Besar 23

Gambar 2.9. Struktur Anus 24

Gambar 3.1. Prosedur Penelitian 31

Gambar 4.1. Diagram Batang Rata-rata Nilai Pretes untuk Kelas

Eksperimen I (NHT) dan Kelas Eksperimen II (STAD) 40

Gambar 4.2. Diagram Batang Rata-rata Nilai Postes untuk Kelas

(11)

x

DAFTAR TABEL

Halaman

Tabel 2.1. Revivi Taksonomi Bloom 8

Tabel 2.2. Pengertian Dimensi Kognitif Menurut Anderson 8 dan Krathwol

Tabel 2.3. Langkah-Langkah Pembelajaran Kooperatif 11

Tabel 2.4. Sintaks NHT 13

Tabel 2.5. Fase-Fase Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD 15

Tabel 2.6. Skala Poin Peningkatan 16

Tabel 3.1 Rancangan Penelitian 29

Tabel 3.2. Kisi-Kisi Tes Hasil Belajar 32

Tabel 4.1. Data Pretes Kelas Eksperimen 1 dan Eksperimen 2 40

Tabel 4.2. Data Postes Kelas Eksperimen 1 dan Eksperimen 2 41

Tabel 4.3. Hasil Uji Normalitas Data Penelitian 43

Tabel 4.4 Hasil Uji Homogenitas Data Penelitian 43

(12)

xi

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1. Silabus 52

Lampiran 2. RPP 55

Lampiran 3. Instrumen Penelitian 70

Lampiran 4. Kunci Jawaban 75

Lampiran 5. Lembar Jawaban 76

Lampiran 6. Lembar Kerja Siswa 77

Lampiran 7. Tabel Uji Validitas 80

Lampiran 8. Perhitungan Validitas Tes 81

Lampiran 9. Tabel Uji Reliabilitas Tes 84

Lampiran 10. Perhitungan Reliabilitas Tes 85

Lampiran 11. Tabel Taraf Kesukaran Soal 87

Lampiran 12. Perhitungan Taraf Kesukaran Soal 88

Lampiran 13. Tabel Daya Pembeda Tes 90

Lampiran 14. Perhitungan Daya Pembeda Tes 91

Lampiran 15. Perhitungan Rata-rata, Varians, dan Standart Deviasi 93

Lampiran 16. Uji Normalitas Data Penelitian 96

Lampiran 17. Uji Homogenitas Data Penelitian 101

Lampiran 18. Pengujian Hipotesis 104

Lampiran 19. Daftar Nilai Kritis Uji Lilliefors 106

Lampiran 20. Daftar Nilai Persentil untuk Distribusi F 107

Lampiran 21. Tabel Harga Kritik dari r Product Moment 109

Lampiran 22. Daftar NiIai Persentil untuk Distribusi t 110

Lampiran 23. Tabel Wilayah Luas di Bawah Kurva Normal 0 ke z 111

Lampiran 24. Daftar Nilai Pretes dan Postes 113

Lampiran 25. Daftar Nilai Ujian Semester Ganjil 115

(13)

1

BAB I PENDAHULUAN

1.1Latar Belakang Masalah

Tujuan mengajar pada umumnya adalah agar bahan pelajaran yang

disampaikan dikuasai sepenuhnya oleh siswa. Penguasaan ini dapat ditunjukkan

dari hasil belajar atau atau prestasi belajar yang diperoleh siswa. Tercapai atau

tidaknya suatu pembelajaran sangat dipengaruhi oleh model pembelajaran,

metode dan pendekatan pembelajaran yang diterapkan oleh guru, sehingga guru

dituntut untuk mempertimbangkan model pembelajaran, metode dan pendekatan

pembelajaran yang akan digunakan saat mengajarkan materi pembelajaran. Peran

guru dikelas tidak cukup hanya memberi informasi, tapi yang lebih penting adalah

sebagai motivator, fasilitator, pembuat keputusan, pembelajaran sepanjang hayat,

dan organisator pembelajaran (Dewi, 2014).

Oleh karena itu, guru perlu memilih model pembelajaran yang sesuai

dengan materi pembelajaran khususnya dalam belajar biologi sehingga tujuan

pembelajaran tercapai. Kemampuan guru sangat diuji dalam pelaksanaan

pembelajaran di kelas, apabila guru telah mampu menguasai kelas dan materi

pelajaran, maka bukan hal mustahil bila minat belajar siswa tumbuh (Dian, 2014).

Untuk melihat keadaan siswa di lapangan, dilakukan observasi di SMP N

1 Tanah Jawa. Penulis melakukan wawancara langsung dengan guru IPA Bapak

Belman Simaremare terhadap kegiatan belajar mengajar, minat belajar siswa,

serta kondisi sekolah. Terdapat banyak masalah yang dihadapi guru dalam

peningkatan hasil belajar diantaranya rendahnya minat belajar siswa, proses

pembelajaran yang dilakukan masih banyak yang cenderung berpusat pada guru

saja, kurang mempergunakan media pembelajaran, kemampuan guru mengelola

kelas yang minim, serta kurangnya penggunaan model-model pembelajaran

kooperatif dalam proses belajar mengajar.

Cara mengajar guru dikelas yaitu guru cenderung menyampaikan isi mata

pelajaran dengan menyajikan materi secara ceramah atau konvensional. Hal ini

(14)

2

masih belum dapat membantu siswa dalam meningkatkan hasil belajarnya

sehingga menjadikan siswa jenuh dan menganggap belajar merupakan kegiatan

yang membosankan terutama dalam mata pelajaran biologi.

Informasi yang didapat dari sekolah yaitu faktor inilah yang

mempengaruhi hasil belajar siswa sehingga untuk memperoleh nilai ketuntasan

atau pencapaian KKM 70 pada ujian semester ganjil cukup sulit bagi mereka. Dari

68 siswa, hanya 26% siswa yang mengalami ketuntasan, sedangkan 74% siswa

tidak tuntas. Hal ini memperlihatkan bahwa hasil belajar siswa kelas VIII SMP N

1 Tanah Jawa masih rendah. Hasil belajar yang rendah menunjukkan bahwa

perlunya perhatian dan pertimbangan dalam memilih model pembelajaran yang

selama ini digunakan.

Menurut Sari (2013) dari segi siswa penyebab sulitnya siswa memahami

materi biologi dalam pembelajaran adalah siswa menganggap materi biologi

bersifat hafalan. Agar terhindar dari hapalan maka sangatlah cocok jika diajarkan

dengan model pembelajaran kooperatif, sebab dengan model pembelajaran ini

siswa dalam kelompok dapat mengambil bagian kecil masing-masing dan

mendiskusikan secara bersama bagian yang mereka pelajari. Ini merupakan suatu

cara yang dapat mengefisienkan waktu dan tenaga guru dalam mengajar sehingga

guru memiliki banyak waktu untuk mengulang kembali pelajaran pada akhir

semester sebelum para siswa melaksanakan ujian akhir semester ataupun ujian

akhir sekolah. Itulah sebabnya peneliti memilih materi sistem pencernaan manusia

dalam penelitiannya.

Dalam hal ini guru selaku tenaga pendidik harus mampu mengubah model

pembelajaran konvensional dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif

tipe Numbered Head Together (NHT) dan Students Teams Achievement Division

(STAD). Model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT)

merupakan pembelajaran dengan sistem penomoran dan menempatkan siswa

dalam kelompok-kelompok kecil untuk berdiskusi, menelaah materi yang

tercakup dalam suatu pelajaran. Adapun ciri khas model NHT adalah hanya

menginginkan satu siswa yang mewakili kelompoknya tanpa mengimformasikan

(15)

3

mampu meningkatkan tanggung jawab individu dalam kelompok. Semua anggota

kelompok harus menguasai materi pembelajaran, karena memiliki peluang yang

sama untuk dipanggil oleh guru sehingga tidak ada istilah “numpang nama” dalam

kelompok (Kristianti dkk, 2013).

Menurut Nurhayati (2014) bahwa model pembelajaran kooperatif tipe

Student Teams Achievement Division (STAD) pendekatan pembelajaran yang

mengutamakan adanya kerjasama antar peserta didik dalam kelompok untuk

mencapai tujuan pembelajaran ini dilakukan dengan membagi siswa dalam

kelompok-kelompok kecil dengan menggunakan lembar kegiatan atau perangkat

pembelajaran yang lain, untuk menuntaskan materi pelajarannya, kemudian saling

membantu satu sama lain untuk memahami bahan pelajarannya melalui diskusi.

Disini tim memastikan bahwa seluruh anggota telah menguasai bahan tersebut.

Pembelajaran kooperatif tipe NHT dan STAD pernah diteliti oleh

beberapa peneliti sebelumnya, Sari (2014) menyatakan bahwa pengaruh model

pembelajaran kooperatif NHT terhadap hasil belajar siswa sebesar 21,38%.

Penelitian lain juga dilakukan oleh Novelensia (2014) menunjukan bahwa

penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dapat meningkatkan hasil

belajar siswa yaitu sebesar 82,55% dan termasuk dalam kategori sangat aktif.

Wahyuningtyas (2013) menyatakan bahwa penerapan model kooperatif tipe

STAD terhadap hasil belajar siswa hasil peningkatan belajar sebesar 78%.

Penelitian yang sama juga dilakukan oleh Khoirotun (2013) menyatakan bahwa

pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe STAD memperoleh peningkatan

hasil belajar, sebesar 80 %.

Dari latar belakang masalah tersebut, maka peneliti merasa perlu

mengadakan penelitian sebagai upaya meningkatkan hasil belajar siswa dengan

Model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) dan Student

Teams Achievement Division (STAD) di kelas VIII Semester II di SMP Negeri 1

(16)

4

pada Materi Sistem Pencernaan Manusia di Kelas VIII SMP Negeri 1 Tanah Jawa TP. 2015/2016”.

1.2Identifikasi Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah diatas maka dapat diidentifikasi

masalah sebagai berikut:

1. Hasil belajar siswa yang masih tergolong cukup rendah.

2. Rendahnya minat belajar siswa belajar biologi.

3. Siswa cenderung pasif dalam proses belajar mengajar.

4. Kecenderungan menggunakan metode konvensional dalam mengajar.

1.3 Batasan Masalah

Batasan masalah yang diteliti pada penelitian ini adalah:

1. Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together

(NHT) dan Student Team Achievement Divisions (STAD).

2. Materi pokok pembelajaran dalam penelitian adalah Sistem Pencernaan

Manusia.

3. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII SMP N 1 Tanah Jawa TP.

2015/2016.

1.4 Rumusan Masalah

Rumusan masalah yang diteliti dalam penelitian ini adalah:

1. Bagaimana hasil belajar siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran

kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) pada materi sistem

pencernaan manusia di SMP Negeri 1 Tanah Jawa TP. 2015/2016?

2. Bagaimana hasil belajar siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran

kooperatif tipe Student Teams Achievement Divisions (STAD) pada materi

sistem pencernaan manusia di SMP N 1 Tanah Jawa TP. 2015/2016?

3. Apakah ada perbedaan hasil belajar siswa yang diajar menggunakan model

(17)

5

Teams Achievement Divisions (STAD) pada materi sistem pencernaan

manusia di SMP N 1 Tanah Jawa TP. 2015/2016?

1.5 Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian yang diteliti dalam penelitian ini adalah:

1. Mengetahui hasil belajar siswa yang diajar menggunakan model

pembelajaran kooperatif tipe Numbered head together (NHT) pada materi

sistem pencernaan manusia di SMP N 1 Tanah Jawa TP. 2015/2016.

2. Mengetahui hasil belajar siswa yang diajar menggunakan model

pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Divisions (STAD)

pada pada materi sistem pencernaan manusia di SMP N 1 TP. 2015/2016.

3. Mengetahui perbedaan hasil belajar siswa yang diajar menggunakan model

pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) dan Student

Teams Achievement Divisions (STAD) pada materi sistem pencernaan

manusia di SMP N 1 Tanah Jawa TP. 2015/2016.

1.6 Manfaat Penelitian

Manfaat penelitian yang diteliti dalam penelitian ini adalah:

1. Bahan pertimbangan bagi guru Biologi dalam usahanya meningkatkan hasil

belajar siswa dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe

Numbered Head Together (NHT) dan Student Teams Achievement Divisions

(STAD).

2. Bahan masukan untuk peneliti sebagai calon guru biologi tentang penerapan

model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) dan

Student Teams Achievement Divisions (STAD) dalam pengajaran sistem

pencernaan manusia.

3. Sebagai informasi praktis bagi penilitian mahasiswa selanjutnya dalam

(18)

48

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN 5.1Kesimpulan

Berdasarkan hasil analisis dan uji statistik serta pembahasan maka dapat

disimpulkan sebagai berikut:

1. Hasil belajar yang diperoleh siswa dengan menggunakan model NHT sebesar

80,00 pada materi sistem pencernaan manusia di kelas VIII SMP Negeri 1

Tanah Jawa TP. 2015/2016..

2. Hasil belajar yang diperoleh siswa dengan menggunakan model STAD

sebesar 71,94 pada materi sistem pencernaan manusia di kelas VIII SMP

Negeri 1 Tanah Jawa TP. 2015/2016..

3. Ada perbedaan hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran

kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) dan Student Team

Achivement Division (STAD) pada materi sistem pencernaan manusia di

kelas VIII SMP Negeri 1 Tanah Jawa TP. 2015/2016.

5.2 Saran

Berdasarkan hasil penelitian dan kesimpulan di atas, maka sebagai tindak

lanjut dari penelitian ini disarankan beberapa hal sebagai berikut:

1. Mengoptimalkan pemanfaatan model NHT dalam pembelajaran biologi

disekolah sehingga model ini dapat memotivasi minat dan keaktifan siswa

dalam pembelajaran kelompok.

2. Kepada guru biologi dikelas VIII SMP N 1 Tanah Jawa mencoba menerapkan

model pembelajaran NHT dan model STAD pada materi sistem pencernaan

manusia.

3. Bagi peneliti selanjutnya agar lebih memperhatikan kelemahan-kelemahan

dalam pembelajaran sehingga diperoleh hasil yang lebih baik.

4. Hendaknya diperlukan penelitian lanjutan tentang penggunaan model

(19)

49

DAFTAR PUSTAKA

Arikunto, S., (2013), Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan, Penerbit Bumi Aksara, Jakarta.

Dewi, N., (2014), Perbedaan Hasil Belajar Siswa Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif tipe (Numbered Head Together) NHT dan (Student Teams Achievement Divisions) STAD pada Materi Pokok Struktur Dan Fungsi Sel di kelas XI IPA SMA Negeri 1 Rundeng Tahun Pembelajaran 2013/2014, Skripsi, FMIPA UNIMED, Medan.

Dian, P., (2015), Perbedaan Hasil Belajar Siswa Kelas XI yang diajar Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Script dengan Kooperatif Numbered Head Together (NHT) pada Sub Materi Jaringan Tubuh Tumbuhan

di SMA Negeri 1 Siantar Narumonda Tahun Pembelajaran 2014 / 2015”,

Skripsi, FMIPA UNIMED, Medan.

Dimyanti dan Mudjiono., (2013), Belajar dan Pembelajaran, Penerbit Rineka Cipta, Jakarta.

Djamarah, S., (2006), Strategi Belajar Mengajar, Penerbit Rineka Cipta, Jakarta.

Gustavia, TD dan Yunansah, H., (2013), Pengaruh Pembelajaran Kooperatif Tipe NHT Terhadap Hasil Belajar Siswa pada Konsep Energi Dan Perubahannya, Jurnal Antologi, 1(2).

Hamalik, O., (2001), Proses Belajar Mengajar, Penerbit Bumi Aksara, Bandung.

Hamdani, (2011), Strategi Belajar Mengajar, Penerbit Pustaka Setia, Bandung

Isrok’atun, (2006), Pembelajaran Matematika Dengan Strategi Kooperatif Tipe

Students Teams Achievement Divisions Untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematik Siswa, UPI, Serang.

Istiningrum, S., (2012), Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together (NHT) untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar Akuntansi pada Siswa Kelas X AK 2 SMK YPKK 2 SLEMAN Tahun Pelajaran 2011/2012, Jurnal Pendidikan Akuntasi Indonesia, X(2): 64-79.

Khoirotun, N., Nyoman, NA., Susilawati., (2013), Pengaruh Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD, TGT, Dan Jigsaw Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas VII SMPN 26 Semarang, Journal Lontar Phisics Forum, VII (80): 978-985.

(20)

50

Together) Terhadap Hasil Belajar Ekonomi Ditinjau Dari Gaya Berpikir Siswa Kelas X Sma Negeri 1 Amlapura, Journal Pascasarjana Universitas Pendidikan Ganesha, IV.

Kusnadi dan Priyandoko, D., (2007), Biologi, Penerbit Piranti Darma Kalokatama, Jakarta.

Lestari., (2014), Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together (NHT) Disertai dengan Media Lembar Kerja Siswa (LKS) Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar dan Kreativitas Siswa pada Materi Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan Siswa Kelas XI IPA 4 SMA Negeri 2 Karanganyar Tahun Ajaran 2012/2013, Jurnal Pendidikan Kimia (JPK), 3(2): 28-35.

Novelensia, ETP., (2014), Penerapan Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together (NHT) disertai Metode Eksperimen Dalam Pembelajaran Fisika di SMA, Jurnal Pendidikan Fisika, 3(3): 242-247.

Pilendia, D., (2014), Penerapan Model Pembelajaran Number Head Together (NHT) Dalam Upaya Meningkatkan Partisipasi Siswa Pada Materi Fluida di Kelas XI IPA2 SMA Ferdy Ferry Putra, Universitas Jambi, Jambi

Purwanto., (2011), Evaluasi Hasil Belajar, Penerbit Pustaka Belajar, Surakarta.

Sani, R., (2013), Inovasi Pembelajaran, Penerbit Bumi Aksara, Jakarta.

Sari, SP., (2014), Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together (NHT) Terhadap Hasil Belajar Passing Bawah Bola Voli, Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, 2 (1): 231-235.

Sari, LY., (2013), Analisis Proses Pembelajaran Biologi Pada Materi Protista di Kelas X SMA Negeri 1 Batang Anai Kabupaten Padang Pariaman, Journal Prosiding Semirata FMIPA Universitas Lampung, 53-57.

Silitonga, P., (2014), Statistika Teori dan Aplikasi Dalam Penelitian, FMIPA UNIMED, Medan.

Siswanto, R., (2014), Peningkatan Kemampuan Penalaran Dan Koneksi Matematis Melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Berbantu Software Geogebra (Studi Eksperimen Di SMAN 1 Cikulur Kabupaten Lebak Provinsi Banten), Jurnal Pendidikan dan Keguruan, 1(1).

(21)

51

Sudijono, A., (2011), Pengantar Evaluasi Pendidikan, Penerbit PT Raja Grafindo Persada, Jakarta.

Sudjana, (2008), Metoda Statistika Edisi 6, Penerbit Tarsito, Bandung.

Sudjana, N., (2009), Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar, Penerbi PT Remaja Rosdakarya, Bandung.

Sugiyono., (2011), Statistika Untuk Penelitian, Penerbit Alfabeta, Bandung.

Suryabrata, S., (2012), Metodologi Penelitian, Penerbit PT Raja Grafindo Persada, Jakarta.

Syamsuri, I dkk., (2005), Sains Biologi SMP Jilid 2 untuk Kelas VIII, Penerbit Erlangga, Jakarta

Trianto, (2009), Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif, Penerbit Prenada Media, Jakarta.

Referensi

Dokumen terkait

Dan hasil analisis inferensial dengan melakukan uji t diperoleh nilai P = 0.000 lebih kecil dari taraf nyata 0.05, artinya hipotesis nol yang ditolak, ini menunjukkan telah

Adanya perbedaan hasil belajar tersebut dibuktikan melalui pengujian hipotesis dengan menggunakan uji-t dan taraf kepercayaan α = 0,05, dimana t hitung 3,973 > t tabel

Berdasarkan hasil uji hipotesis menggunakan uji t satu pihak (pihak kanan) terhadap data postest diperoleh t hitung > t tabel , yaitu 2,85084 > 1.99346 yang menunjukkan bahwa H

Adanya perbedaan hasil belajar siswa pada kedua kelas penelitian tersebut dibuktikan melalui uji hipotesis dengan menggunakan uji- t dengan taraf kepercayaan α =

Adanya perbedaan hasil belajar siswa pada kedua kelas penelitian tersebut dibuktikan melalui uji hipotesis dengan menggunakan uji-t dengan taraf kepercayaan α = 0,05, dimana

Berdasarkan hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa t hitung >t tabel yaitu sebesar 2.14>1.68, hasil uji hipotesis ini menunjukkan bahwa H 1 diterima, maka

Hasil perhitungan pengujian hipotesis menggunakan uji t pada taraf signifikan α = 5% (0,05) diperoleh t hitung > t tabel = 3,925 > 2,0021 dengan demikian hipotesis

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together (NHT) lebih baik dibandingkan dengan