• Tidak ada hasil yang ditemukan

RESIPROSITAS DALAM JEJARING SOSIAL FACEBOOK DI KALANGAN MAHASISWA PENDIDIKAN ANTROPOLOGI UNIVERSITAS NEGERI MEDAN.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "RESIPROSITAS DALAM JEJARING SOSIAL FACEBOOK DI KALANGAN MAHASISWA PENDIDIKAN ANTROPOLOGI UNIVERSITAS NEGERI MEDAN."

Copied!
21
0
0

Teks penuh

(1)
(2)
(3)
(4)

i ABSTRAK

Dodor Arnida Sidabutar, NIM 3133122009. Tahun 2017. Judul: Resiprositas Dalam Jejaring Sosial Facebook Di Kalangan Mahasiswa Pendidikan Antropologi Universitas Negeri Medan. Program Studi Pendidikan Antropologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Medan.

Penelitian ini bertujuan untuk melihat dan mengetahui resiprositas yang terjadi dalam jejaring sosial facebook dikalangan mahasiswa Prodi Pendidikan Antropologi, makna dibalik penggunaan simbol simbol facebook, serta dampak penggunaan facebook bagi kalangan mahasiswa Prodi Pendidikan Antropologi. Adapun yang menjadi informan dalam penelitian ini ialah mahasiswa Prodi Pendidikan Antropologi, yang memenuhi syarat kriteria informan yang telah ditentukan oleh peneliti sebelum melakukan penelitian. dan adapun yang men jadi informan penelitian ini ialah mahasiswa prodi pendidikan Antropologi yang aktif dalam jejaring sosial facebook. Alat pengumpulan dalam penelitian ini adalah observasi dan wawancara. Observasi merupakan mengamati secara langsung aktivitas apa saja yang dilakukan oleh mahasiswa Prodi Pendidikan Antropologi, kemudian melakukan wawancara. Wawancara yang dimaksud disini ialah bertanya kepada informan sesuai dengan topik judul penelitian. Dari hasil penelitian tersebut, dapat diambil kesimpulan bahwa dalam mahasiswa Prodi Pendidikan Antropologi pada saat menggunakan facebook ialah melakukan pemberian dan penerimaan like saat menggunakan facebook. Para mahasiswa tersebut melakukan proses resiprositas melalui memberi dan menerima like kembali. Tambahan dari informan ialah bahwa dalam pada saat menggunakan facebook terutama dalam hal memberi like, menurut para informan kegiatan ini tidak hanya sebatas kegiatan biasa saja, namun ada makna di balik pemberian like tersebut. Dampak dari penggunaan facebook tersebut juga dirasakan oleh informan mahasiswa Prodi Pendidikan Antropologi, hal ini dapat dilihat dari hasil wawancara dengan informan yang menunjukkan adanya rasa ingin terus menerus menggunakan jejaring sosial facebook ini.

(5)

ii

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kita ucapakan kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas segala

berkat dan rahmatNya yang senantiasa dilimpahkan kepada kita setiap saat. Atas

kemurahanNya lah penulis bisa menyelesaikan skripsi yang berjudul :

Resiprositas dalam jejaring sosial facebook di kalangan mahasiswa Prodi Pendidikan Antropologi Universitas Negeri Medan. Selama penyusunan skripsi ini banyak pihak-pihak yang memberikan kontribusi berupa motivasi,

dukungan doa dan juga ilmu yang bermanfaat oleh karena itu penulis

mengucapkan terimakasih kepada :

1. Bapak Prof. Dr. Syawal Gultom M.Pd selaku Rektor Universitas Negeri

Medan.

2. Ibu Dra. Nurmala Berutu M.Pd selaku Dekan Fakultas Ilmu Sosial (FIS)

Universitas Negeri Medan.

3. Bapak Dr. Deny Setiawan M.Si selaku Wakil Dekan I Fakultas Ilmu

Sosial (FIS) Universitas Negeri Medan, Ibu Dra. Flores Tanjung M.A

selaku Wakil Dekan II Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Unimed, Bapak Drs.

Waston Malau, MSP selaku Wakil Dekan III Fakultas Ilmu sosial (FIS)

Unimed.

4. Ibu Dr. Rosramadhana M,Si selaku ketua program studi Pendidikan

Antropologi, yang juga sekaligus dosen pembingbing skripsi penulis, yang

banyak memberi kontribusi dalam pembingbingan mulai dari awal

(6)

iii

5. Ibu Murni Eva Marlina M.Si dan juga Bapak Drs Payerli Pasribu M,Si

selaku dosen pembingbing akademik yang banyak memberikan motivasi

nasihat dan dukungan.

6. Ibu Supsiloani S.Sos, M.Si, Sulian Ekomila S.Sos., MSP yang selalu

memberi masukan demi penyempurnaan tugas akhir ini.

7. Seluruh dosen-dosen Prodi Pendidikan Antropologi yang selama ini

banyak membingbing, mengarahkan memberi ilmu pengetahuan selama

bangku perkuliahan hinggga selesai.

8. Kepada kakanda Ayu Febriani M.Si yang banyak membantu dalam

penyelesaian administrasi skripsi.

9. Kepada kedua orang tua penulis Bapak D.Sidabutar dan Ibu T. Manalu

tercinta yang selalu memberi motivasi, nasihat, doa dan juga materil

sehingga dapat menghantarkan penulis mencapai gelar sarjana.

10. Kepada seluruh keluarga besar Sidabutar secara khusus Oppung, Wanri

Sidabutar (Dina Purba), Jupikar Sidabutar, Oner Sidabutar, Surnia

Sidabutar, Amang boru Mira dan Bou Mira yang banyak memberikan

bantuan financial, doa serta motivasi.

11. Sahabat-sahabat penulis yang juga memberikan motivasi seperti : Yosni,

Wardinsen, Rances, Greys, Febriani, Masta, Junita, Irma, Devi, Geiz,

Rointan, Sepriani, Sarma, Renita, Rejeki, Santa, K Dahlia, Lastri, K,

Herty.

12. Kepada kelompok kecil UKMKP Sious, K Hariaty, Sartika, Rahotni,

(7)

iv

13. Teman satu tim PKM Erwindo, David, Hendra, Bangun, Tumbur, Jop

Rehito yang juga banyak memberikan dukungan dalam menyelesaikan

skripsi ini.

14. Kepada teman-teman A Reguler 2013 terimakasih buat pengalaman dan

juga dukungan dalam menyelesaikan tulisan ini.

15. Kepada sahabat- sahabat penulis yang senantiasa memberikan motivasi

dan doa seperti : Lorika, Venny, Dumelina Septi, Yta, Trafikanice,

Emikaria, Herianto, Jones, Alfonso, Martunas, Dede.

16.Kepada seluruh pihak yang membantu yang tidak dapat disebutkan

namnaya dalam proses pengerjaan hingga selesai penulisan skripsi ini.

Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih terdapat kekurangan oleh karena

itu saran dari para pembaca diperlukan demi menyempurnakan penulisan ini,

semoga Tuhan Yang Maha Esa menyertai kita semua.

Medan, 17 Januari 2017

Penulis

Dodor Arnida Sidabutar

(8)

v DAFTAR ISI

ABSTRAK ... i

KATA PENGANTAR ... ii

DAFTAR ISI ... v

DAFTAR TABEL ... vii

DAFTAR GAMBAR ... viii

BAB I PENDAHULUAN 1.1Latar Belakang Masalah ... 1

1.2Identifikasi Masalah ... 3

1.3Pembatasan Masalah ... 4

1.4Rumusan Masalah ... 4

1.5Tujuan Penelitan... 5

1.6Manfaat Penelitian ... 5

BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN KERANGKA TEORI 2.1Tinjauan Pustaka ... 6

2.2Landasan Teori ... 8

2.2.1 Teori Stimulus Respon ... 8

2.2.2 Teori Interpretasi Simbol ... 10

2.3Kerangka Konseptual ... 11

2.3.1 Resiprositas ... 11

2.3.2 Jejaring Sosial ... 13

2.3.3 Facebook ... 13

2.4Kerangka Berpikir ... 16

(9)

vi

3.2Lokasi Penelitian ... 18

3.3Subjek Penelitian ... 19

3.4Objek Penelitian ... 19

3.5Teknik Pengumpulan Data ... 20

3.5.1 Observasi (Observation) ... 20

3.5.2 Wawancara (Interview) ... 20

3.5.3 Dokumentasi ... 22

3.6Teknik Analisis Data ... 23

3.5.1 Reduksi Data (Data Reduction) ... 23

3.5.2 Penyajian Data (Data Display) ... 23

3.5.3 Penarikan Kesimpulan (Conclusion)... 24

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1Gambaran Umum Lokasi Penelitian ... 25

4.1.1 Sejarah Singkat prodi Pendidikan Antropologi ... 25

4.1.2 Profil Informan ... 36

4.2Resiprositas Dalam facebook di kalangan Mahasiswa ... 40

4.2.1 Proses Resiprositas dalam jejaring Facebook ... 40

4.2.2 Makna dari simbol-simbol Facebook ... 55

4.2.3 Dampak Penggunaan Facebook ... 65

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1Kesimpulan ... 70

5.2Saran ... 72

(10)

vii

DAFTAR TABEL

Halaman

Tabel 4.1 Ketua Jurusan dan sekretaris jurusan Antropologi ... 30

Tabel 4.2 Nama dan Jumlah dosen Pendidikan Antropologi ... 31

Tabel 4.3 Jumlah Mahasiswa Prodi Pendidikan Antropologi ... 33

Tabel 4.4 Jumlah mahasiswa pengguna Facebook 2013 ... 34

(11)

viii

DAFTAR GAMBAR

Halaman

Gambar 2.1 Kerangka Berpikir ... 16

Gambar 4.1 Screenshoot Facebook Erwindo Morgan ... 41

Gambar 4.2 Screenshoot facebook informan Junita ... 42

Gambar 4.3 Screenshoot Facebook Informan Masta ... 43

Gambar 4.4 Screenshoot facebook Bohal Domenicus ... 44

Gambar 4.5 Screenshoot facebook Informan Boyke... 45

Gambar 4.6 Screenshoot facebook Kartika Simbolon ... 46

Gambar 4.7 Screenshoot Tampilan facebook Fransiscus ... 47

Gambar 4.8 Screenshoot Tampilan facebook informan Febriani... 48

Gambar 4.9 Screenshoot Tampilan facebook Nanda Sakinah ... 49

Gambar 4.10 Screenshoot Tampilan facebook Lin ... 50

Gambar 4.11 Screenshoot Tampilan facebook informan Sepriani... 51

Gambar 4. 12 Screenshoot Tampilan facebook Dumaria... 52

Gambar 4.13 Screenshoot Tampilan emoticon di Facebook ... 56

Gambar 4.14. Screenshoot Tampilan Facebook Bangun ... 57

Gambar 4.15. Screenshoot Tampilan Facebook Sepriani ... 58

Gambar 4.16. Screenshoot Tampilan Facebook Dumaria ... 59

Gambar 4.17 Screenshoot Tampilan Facebook Kartika ... 60

Gambar 4.18 Screenshoot Tampilan Facebook Nanda ... 61

(12)

1 BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Facebook salah satu jenis jejaring sosial yang didirikan oleh Mark Zuckenberg bersama rekan mahasiswanya. Pada awalnya keanggotaan hanya

terbatas pada mahasiswa Harvard saja, kemudian keanggotaan diperluas hingga

ke perguruan lain seperti Boston, Ivy League, dan Universitas Stanford,

kemudian menerima keanggotaan dari mahasiswa di universitas lain. Facebook diluncurkan pada Februari 2004 lalu, Facebook kini telah memiliki pengguna hingga mencapai 600 juta pengguna aktif ( Tamburaka 2013 : 81). Facebook juga dapat digunakan oleh pengguna setiap saat, pengguna dapat mengaksesnya

dengan mudah melalui gadget (handphone), komputer dan laptop. Pengguna juga bisa berteman dengan orang yang mereka kenal maupun tidak dikenal dalam

facebook.

Jenis jejaring sosial ini merupakan salah satu jenis sosial media yang

diminati oleh berbagai kalangan sebab menawarkan berbagai jenis aplikasi bagi

pengguna untuk mencari teman, mengirim video, bermain games, berdiskusi serta update pesan, foto, atau yang disebut sebagai sender dan juga dapat memberikan komentar, like disimbolkan dengan jari jempol oleh pengguna lain yang disebut sebagai receiver. Seorang pengguna boleh menjadi sender dan

receiver.

Pengguna akan secara langsung aktif apabila sedang mengakses aplikasi

(13)

2

tukar menukar informasi melalui chating antar satu sama lain dan juga dapat melakukan interaksi dalam dunia maya ketika mereka aktif dalam sosial media

ini melalui fitur yang disediakan oleh facebook tersebut.

Aplikasi facebook ini juga merupakan aplikasi yang mudah digunakan, serta mudah dan murah diakses. Aplikasi ini diminati oleh berbagai kalangan

mulai dari kalangan anak-anak, remaja hingga kalangan orang tua. Jejaring sosial

ini juga merupakan wadah aktivitas sosial yang dapat dilakukan dalam dunia

maya (unreal), dalam facebook ini juga memungkinkan terjadinya interaksi timbale balik maupun feedback antar sesama pengguna facebook.

Fenomena ini juga merambat dikalangan remaja. Hal ini terlihat dari

pengguna aplikasi ini yang lebih menonjol ialah kalangan muda, kemungkinan

bagi mereka menjadi pengguna facebook merupakan suatu gaya hidup yang diikuti, karena itu penulis menduga pengguna facebook yang umum eksis ialah anak muda, begitu juga dengan mahasiswa. Mahasiswa merupakan kaum muda

yang menduduki kursi perguruan tinggi juga yang paling dekat dengan teknologi

khususnya dalam sosial media. Mahasiswa menggunakan facebook untuk

mengeksplor bidang intelektual, mahasiswa juga sering terlihat menggunakan

fecebook untuk menumpang popularitas agar tidak dianggap ketinggalan zaman oleh teman-temannya. Fenomena ini terlihat pada penggunaan facebook oleh mahasiswa Prodi Pendidikan Antropologi, fenomena yang terlihat ialah dimana

sesama mahasiswa terjadi memberi dan menerima like apabila sedang mengupdate status di facebook. Terlihat sesama pengguna memberi like dan menerima kembali

(14)

3

balasan like dari dari pengguna lain, hal ini terlihat dari jika pengguna tersebut tidak memberi like maka pengguna tersebut juga tidak mendapat like, seolah-olah untuk mendapat like kita harus memberi like juga.

Hal fenomenal yang sering juga terlihat ialah mahasiswa Prodi Pendidikan

Antropologi berusaha dari waktu ke waktu mengupdate status sambil juga melakukan memberi dan menerima like kembali, kemungkinan hal ini menjadi

sebuah sifat ketergantungan bagi sesama pengguna facebook dikalangan

mahasiswa Prodi Pendidikan Antropologi mengupdate status setiap hari dan berkelanjutan secara terus menerus agar tetap bisa memberi dan menerima like kembali antar sesama mereka.

Beberapa hal inilah yang menarik perhatian penulis untuk mengkaji

fenomena yang telah dipaparkan diatas, dengan judulResiprositas dalam jejaring sosial facebook di kalangan mahasiswa Pendidikan Antropologi

Universitas Negeri Medan”.

1.2Identifikasi masalah

Berdasarkan latar belakang masalah yang telah diuraikan diatas, maka dapat

diidentifikasi beberapa permasalahan sebagai berikut:

1. Sejarah dan perkembangan Facebook.

2. Interaksi pengguna dalam jejaring sosial Facebook dikalangan

mahasiswa

3. Resiprositas yang terjadi antar sesama pengguna dalam jejaring sosial

(15)

4

4. Fungsi dari simbol-simbol (istilah dalam sosial media facebook disebut

emoticon) yang digunakan oleh sender maupun receiver pada saat update dalam facebook.

5. Dampak yang diakibatkan oleh resiprositas dalam facebook dikalangan mahasiswa pendidikan Antropologi, Universitas Negeri Medan.

1.3Pembatasan Masalah

Agar dapat lebih terarah dan fokus, maka penulis membatasi permasalahan

yang akan diteliti ialah “Resiprositas dalam jejaring sosial facebook

dikalangan mahasiswa Pendidikan Antropologi Universitas Negeri Medan”.

1.4Rumusan Masalah

Rumusan masalah yang diajukan dalam penelitian ini adalah :

1. Bagaimana resiprositas yang terjadi bagi pengguna facebook di kalangan mahasiswa pendidikan Antropologi Universitas Negeri

Medan?

2. Apa fungsi dari simbol-simbol facebook yang digunakan oleh

mahasiswa pendidikan Antropologi Universitas Negeri Medan?

3. Bagaimana dampak resiprsoitas dalam jejaring sosial facebook

dikalangan mahasiswa pendidikan Antropologi Universitas Negeri

(16)

5

1.5Tujuan Penelitian

Tujuan penulisan ini adalah untuk menjelaskan bagaimana resiprositas yang terjadi dalam jejaring sosial facebook pada kalangan mahasiswa di kota Medan. Adapun tujuan penulisan yang dapat dijelaskan dalam penulisan ini yaitu:

1. Untuk mendeskripsikan resiprositas pada pengguna facebook dikalangan mahasiswa Universitas Negeri Medan.

2. Untuk mengetahui fungsi dari simbol-simbol facebook yang digunakan oleh pengguna pada kalangan mahasiswa Prodi Pendidikan Antropologi

Universitas Negeri Medan.

3. Untuk mengetahui dampak resiprositas facebook dikalangan mahasiswa Prodi Pendidikan Antropologi Universitas Negeri Medan.

1.6 Manfaat Penelitian

Hasil penulisan ini diharapkan manfaat yang akan diperoleh ialah :

1. Secara Teoritis, penelitian ini diharapkan menambah wawasan dan

pengetahuan, terutama dalam ruang lingkup kajian mata kuliah

Antropologi visual maupun sosiologi komunikasi.

2. Secara Praktis, penulisan ini dapat diharapkan menambah wawasan bagi

masyarakat umum dan juga kepada para pembaca terutama dalam hal

(17)

70 BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan

Setelah melakukan penulisan secara langsung yang juga didukung oleh

hasil wawancara dengan para informan yakni mahasiswa prodi Pendidikan

Antropologi pada angkatan 2013 dan 2014 yang sedang maupun sesudah

menggunakan akun facebook milik pribadinya, penulis kemudian merumuskan

beberapa hal yang menjadi kesimpulan dalam penulisan ini, yakni :

1. Proses resisprositas dalam sosial media facebook dikalangan mahasiswa

Prodi Pendidikan Antropologi Universitas Negeri Medan dapat terlihat

pada saat penggunnaan facebook, yaitu ketika merespon apa yang diupdate

oleh pengguna lain. Respon yang diberikan biasanya dengan cara memberi

like dan memberi komentar, tetapi yang paling sering dilakukan ialah memberi like. Memberi like merupakan salah satu proses yang unik dalam

hal, karena terjadi memberi dan menerima kembali like. Ketika memberi

like kepada pengguna facebook lain, kita juga akan mendapat like kembali dari mereka. Jadi kita akan mendapat like ketika kita memberi like juga.

Umumnya semakin banyak kita beri like, maka akan semakin banyak juga

like yang kita terima

2. Fungsi dari simbol-simbol yang ada di facebook di kalangan mahasiswa

(18)

71

tersirat dari simbol dan diberikan kepada pengguna facebook lainnya. Dari

hasil observasi penulis melihat simbol yang paling sering diberi dan

digunakan ialah simbol (jari jempol) yang artinya like. Ternyata setelah

hasil wawancara dengan informan, memberi like ini tidak hanya sebatas

memberi like biasa saja, namun ada maknanya. Like tersebut dimaksudkan

sebagai bentuk apresiasi atau penghargaan atau juga turut merasakan suka

duka atau apapun yang sedang dirasakan oleh pengguna facebook lainnya

baik dalam jarang ruang dan waktu yang dekat maupun yang jauh.

3. Dampak penggunaan facebook dikalangan mahasiswa prodi Pendidikan

Antropologi ini ialah tentu ada dua hal yaitu facebook bisa menjadi

kelemahan sekaligus kekuatan. Ketika mampu menggunakan facebook

dengan baik dan benar tentu akan menjadi kekuatan bagi kita, sebab kita

bisa memperoleh informasi dan pengetahuan dari facebook. Namun tentu

bisa juga menjadi kelemahan bagi kita, ketika kita menyalanggunakan

misalnya kita bermain game secara tidak teratur, ketergantungan secara

berlebihan dan lainya. Jadi facebook bisa menjadi teman dan musuh kita,

tergantung bagaimana cara kita memperlakukannya.

4. Dalam penggunaan facebook tenyata ada resiprositas terutama dalam hal

memberi dan menerima kembali like. Jika seorang pengguna facebook

tidak memberi like kepada pengguna lain maka pengguna tersebut tidak

akan mendapat like begitu pun sebaliknya. Oleh karena itu untuk

(19)

72

menjadi kebangaan tersendiri bagi seseorang, semakin banyak jumlah like

yang diterima seseorang dia merasa semakin eksis dan pengguna facebook

terutama kaum muda mahasiswa berlomba-lomba mengumpulkan jumlah

like sebanyak-banyaknya.

5.2 Saran

Berdasarkan hasil penulisan yang telah dilakukan, penulis kemudian dapat

merumuskan beberapa hal yang menjadi saran ataupun masukan yaitu :

1. Menggunakan facebook terutama dalam kalangan mahasiswa prodi

Pendidikan Antropologi, sebaiknya digunakan secara tepat, seperti

mengakses informasi dan pengetahuan dan menjadikannya sebagai hiburan

yang positi. Serta bijak didalam memilah informasi yang bermanfaat serta

berguna. Facebook juga dapat digunakan sebagai salah satu media untuk

berinteraksi satu sama lain sekaligu juga bisa menjadi wadah dari

resiprositas.

2. Menggunakan facebook sebagai salah satu hiburan yang menarik bagi

kalangan mahasiswa Pendidikan Antropologi tentu bisa, namun

bersosialisai maupun berinteraksi dengan manusia disekitar juga jauh lebih

penting. Penggunaan facebook jangan justru menghalangi kita ke orang

lain maupun orang lain kekita menjadi tertinggal, tetapi harus tetap

menjaga keharmonisan, interaksi serta komunikasi dengan orang-orang

(20)

73

DAFTAR PUSTAKA

Aw Suranto. 2010. Komunikasi Sosial Budaya, Jogjakarta : Graha Ilmu

Bungin H.M Burhan, 2006. Sosiologi komunikasi. Jakarta: Kencana.

Buku Pedoman UNIMED Tahun Ajaran 2013/2014. 2013. Medan : Tanpa Penerbit.

George Ritzer Teori Sosiologi Modern. 2004 Jakarta : Kencana.

Nasrulah Rulli. 2012. Komunikasi antar budaya di era budaya siber. Jakarta : Kencana

Saifuddin Achmad Fedyani. (2006). Antropologi Kontemporer: Suatu Pengantar

Kritis Mengenai Paradigma. Jakarta : Kencana.

Sairin, dkk. (2002). Pengantar Antropologi Ekonomi. Yogjakarta: Pustaka Pelajar.

Silalahi, Ulber. (2009). Metode Penelitian Sosial. Bandung: PT. Refika Aditama.

Sugiono. 2009. Metodologi Penelitian Kualitatif. Jakarta : Pustaka LP3ES

Suyanto, Bagong. 2006. Metode Penelitian Sosial: Berbagai Alternatif

Pendekatan. Jakarta: Kencana.

Tamburaka, Apriadi. ( 2013). Literasi Media: Cerdas Bermedia Khalaya Media

Massa. Jakarta : Rajawali pers.

(21)

74

Jurnal

Juditha, Crisiany. (2011). Hubungan penggunaan situs jejaring sosial facebook terhadap perilaku remaja di kota Makassar. Jurnal penelitian IPTEK-KOM. 13(1).

Setyani (2013) Penggunaan Media Sosial Sebagai Sarana Komunikasi Bagi Komunitas (Studi Deskriptif Kualitatif Penggunaan Media Sosial Twitter, Dan Facebook Dan Blog Sebagai Sarana Komunikasi Bagi Komunitas Akademi Berbagai Surakarta)

Skripsi

Dalimunthe, 2014. Fungsi Facebook sebagai media sosial di kalangan mahasiswaprogram studi pendidikan Antropologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Medan. (Skripsi), Pendidikan Antropologi, Universitas Negeri Medan.

Rajawali, 2014. Trend dan dampak facebook dikalangan siswa-siswi (studi kasus SmaNegeri 1 Purba Tigarunggu Kabupaten Simalungun) (Skripsi), Pendidikan Antropologi, Universitas Negeri Medan.

Rifandi A,S. 2014. Peran Facebook dan Twitter sebagai media mencari jodoh pada Gay di Kota Medan (Skripsi). Pendidikan Antropologi, Universitas Negeri Medan.

Website

http://library.binus.ac.id/eColls/eThesisdoc/Bab2/LMM2006-53-Bab_2_1.pdf

diakses 10 juli 2016. 10.00 WIB.

https://pendidikanantropologiunimed.wordpress.com/2012/09/05/sejarah-prodi-pendidikan-antropologi/ diakses 2 desember 2016. 13.00 WIB.

http://lakubgt.com/artikel-facebook-mengulas-sejarah-dan-manfaat-facebook/

diakses 25 juli 2016, pukul 14.30 WIB.

https://www.academia.edu/6381401/Jurnal_Penelitian_IPTEK- KOM diakses 16

Gambar

Tabel 4.2 Nama dan  Jumlah dosen  Pendidikan Antropologi ................  31  Tabel 4.3 Jumlah Mahasiswa Prodi Pendidikan Antropologi ................

Referensi

Dokumen terkait

Seseorang memilih untuk memutuskan pertemanan adalah untuk membangun kenyamanan dalam menggunakan Facebook , untuk menyelesaikan masalah yang terjadi, sebagai teguran

Hal ini dapat dilihat dari penelitian tentang situs jejaring sosial di Malaysia oleh Persatuan Digital Malaysia (MDA) mendapati bahwa pengguna yang mendaftarkan

PEMANFAATAN JEJARING SOSIAL ( WHATSAPP , FACEBOOK , DAN INSTAGRAM ) SEBAGAI MEDIA BISNIS ONLINE DI ERA MILLENIAL (Studi Kasus Mahasiswa Pendidikan

Dalam penggunaan smartphone sendiri tentunya memiliki dampak yang juga dapat dirasakan oleh mahasiswa, ketiga informan memberikan pendapat yang sama, kemudahan

Dari hasil penelitian yang dilakukan didapatkan bahwa dalam dampak penggunaan media sosial facebook terhadap karakter peserta didik yang meliputi facebook sebagai

Pemanfaatan facebook untuk berkomunikasi dengan keluarga selalu digunakan oleh mahasiswa asal Papua yang kuliah di Fispol Unsrat, karena memang saat ini fasilitas

Disarankan agar bagi keluarga lain yang mengalami kendala dalam memberikan pemahaman kepada anak mengenai dampak penggunaan situs jejaring sosial facebook, setelah mengetahui

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengaruh faktor kemudahan dan manfaat media sosial Facebook yang dirasakan oleh pengguna dalam hal ini adalah wanita bekerja