i ABSTRAK
Dodor Arnida Sidabutar, NIM 3133122009. Tahun 2017. Judul: Resiprositas Dalam Jejaring Sosial Facebook Di Kalangan Mahasiswa Pendidikan Antropologi Universitas Negeri Medan. Program Studi Pendidikan Antropologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Medan.
Penelitian ini bertujuan untuk melihat dan mengetahui resiprositas yang terjadi dalam jejaring sosial facebook dikalangan mahasiswa Prodi Pendidikan Antropologi, makna dibalik penggunaan simbol simbol facebook, serta dampak penggunaan facebook bagi kalangan mahasiswa Prodi Pendidikan Antropologi. Adapun yang menjadi informan dalam penelitian ini ialah mahasiswa Prodi Pendidikan Antropologi, yang memenuhi syarat kriteria informan yang telah ditentukan oleh peneliti sebelum melakukan penelitian. dan adapun yang men jadi informan penelitian ini ialah mahasiswa prodi pendidikan Antropologi yang aktif dalam jejaring sosial facebook. Alat pengumpulan dalam penelitian ini adalah observasi dan wawancara. Observasi merupakan mengamati secara langsung aktivitas apa saja yang dilakukan oleh mahasiswa Prodi Pendidikan Antropologi, kemudian melakukan wawancara. Wawancara yang dimaksud disini ialah bertanya kepada informan sesuai dengan topik judul penelitian. Dari hasil penelitian tersebut, dapat diambil kesimpulan bahwa dalam mahasiswa Prodi Pendidikan Antropologi pada saat menggunakan facebook ialah melakukan pemberian dan penerimaan like saat menggunakan facebook. Para mahasiswa tersebut melakukan proses resiprositas melalui memberi dan menerima like kembali. Tambahan dari informan ialah bahwa dalam pada saat menggunakan facebook terutama dalam hal memberi like, menurut para informan kegiatan ini tidak hanya sebatas kegiatan biasa saja, namun ada makna di balik pemberian like tersebut. Dampak dari penggunaan facebook tersebut juga dirasakan oleh informan mahasiswa Prodi Pendidikan Antropologi, hal ini dapat dilihat dari hasil wawancara dengan informan yang menunjukkan adanya rasa ingin terus menerus menggunakan jejaring sosial facebook ini.
ii
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur kita ucapakan kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas segala
berkat dan rahmatNya yang senantiasa dilimpahkan kepada kita setiap saat. Atas
kemurahanNya lah penulis bisa menyelesaikan skripsi yang berjudul :
Resiprositas dalam jejaring sosial facebook di kalangan mahasiswa Prodi Pendidikan Antropologi Universitas Negeri Medan. Selama penyusunan skripsi ini banyak pihak-pihak yang memberikan kontribusi berupa motivasi,
dukungan doa dan juga ilmu yang bermanfaat oleh karena itu penulis
mengucapkan terimakasih kepada :
1. Bapak Prof. Dr. Syawal Gultom M.Pd selaku Rektor Universitas Negeri
Medan.
2. Ibu Dra. Nurmala Berutu M.Pd selaku Dekan Fakultas Ilmu Sosial (FIS)
Universitas Negeri Medan.
3. Bapak Dr. Deny Setiawan M.Si selaku Wakil Dekan I Fakultas Ilmu
Sosial (FIS) Universitas Negeri Medan, Ibu Dra. Flores Tanjung M.A
selaku Wakil Dekan II Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Unimed, Bapak Drs.
Waston Malau, MSP selaku Wakil Dekan III Fakultas Ilmu sosial (FIS)
Unimed.
4. Ibu Dr. Rosramadhana M,Si selaku ketua program studi Pendidikan
Antropologi, yang juga sekaligus dosen pembingbing skripsi penulis, yang
banyak memberi kontribusi dalam pembingbingan mulai dari awal
iii
5. Ibu Murni Eva Marlina M.Si dan juga Bapak Drs Payerli Pasribu M,Si
selaku dosen pembingbing akademik yang banyak memberikan motivasi
nasihat dan dukungan.
6. Ibu Supsiloani S.Sos, M.Si, Sulian Ekomila S.Sos., MSP yang selalu
memberi masukan demi penyempurnaan tugas akhir ini.
7. Seluruh dosen-dosen Prodi Pendidikan Antropologi yang selama ini
banyak membingbing, mengarahkan memberi ilmu pengetahuan selama
bangku perkuliahan hinggga selesai.
8. Kepada kakanda Ayu Febriani M.Si yang banyak membantu dalam
penyelesaian administrasi skripsi.
9. Kepada kedua orang tua penulis Bapak D.Sidabutar dan Ibu T. Manalu
tercinta yang selalu memberi motivasi, nasihat, doa dan juga materil
sehingga dapat menghantarkan penulis mencapai gelar sarjana.
10. Kepada seluruh keluarga besar Sidabutar secara khusus Oppung, Wanri
Sidabutar (Dina Purba), Jupikar Sidabutar, Oner Sidabutar, Surnia
Sidabutar, Amang boru Mira dan Bou Mira yang banyak memberikan
bantuan financial, doa serta motivasi.
11. Sahabat-sahabat penulis yang juga memberikan motivasi seperti : Yosni,
Wardinsen, Rances, Greys, Febriani, Masta, Junita, Irma, Devi, Geiz,
Rointan, Sepriani, Sarma, Renita, Rejeki, Santa, K Dahlia, Lastri, K,
Herty.
12. Kepada kelompok kecil UKMKP Sious, K Hariaty, Sartika, Rahotni,
iv
13. Teman satu tim PKM Erwindo, David, Hendra, Bangun, Tumbur, Jop
Rehito yang juga banyak memberikan dukungan dalam menyelesaikan
skripsi ini.
14. Kepada teman-teman A Reguler 2013 terimakasih buat pengalaman dan
juga dukungan dalam menyelesaikan tulisan ini.
15. Kepada sahabat- sahabat penulis yang senantiasa memberikan motivasi
dan doa seperti : Lorika, Venny, Dumelina Septi, Yta, Trafikanice,
Emikaria, Herianto, Jones, Alfonso, Martunas, Dede.
16.Kepada seluruh pihak yang membantu yang tidak dapat disebutkan
namnaya dalam proses pengerjaan hingga selesai penulisan skripsi ini.
Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih terdapat kekurangan oleh karena
itu saran dari para pembaca diperlukan demi menyempurnakan penulisan ini,
semoga Tuhan Yang Maha Esa menyertai kita semua.
Medan, 17 Januari 2017
Penulis
Dodor Arnida Sidabutar
v DAFTAR ISI
ABSTRAK ... i
KATA PENGANTAR ... ii
DAFTAR ISI ... v
DAFTAR TABEL ... vii
DAFTAR GAMBAR ... viii
BAB I PENDAHULUAN 1.1Latar Belakang Masalah ... 1
1.2Identifikasi Masalah ... 3
1.3Pembatasan Masalah ... 4
1.4Rumusan Masalah ... 4
1.5Tujuan Penelitan... 5
1.6Manfaat Penelitian ... 5
BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN KERANGKA TEORI 2.1Tinjauan Pustaka ... 6
2.2Landasan Teori ... 8
2.2.1 Teori Stimulus Respon ... 8
2.2.2 Teori Interpretasi Simbol ... 10
2.3Kerangka Konseptual ... 11
2.3.1 Resiprositas ... 11
2.3.2 Jejaring Sosial ... 13
2.3.3 Facebook ... 13
2.4Kerangka Berpikir ... 16
vi
3.2Lokasi Penelitian ... 18
3.3Subjek Penelitian ... 19
3.4Objek Penelitian ... 19
3.5Teknik Pengumpulan Data ... 20
3.5.1 Observasi (Observation) ... 20
3.5.2 Wawancara (Interview) ... 20
3.5.3 Dokumentasi ... 22
3.6Teknik Analisis Data ... 23
3.5.1 Reduksi Data (Data Reduction) ... 23
3.5.2 Penyajian Data (Data Display) ... 23
3.5.3 Penarikan Kesimpulan (Conclusion)... 24
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1Gambaran Umum Lokasi Penelitian ... 25
4.1.1 Sejarah Singkat prodi Pendidikan Antropologi ... 25
4.1.2 Profil Informan ... 36
4.2Resiprositas Dalam facebook di kalangan Mahasiswa ... 40
4.2.1 Proses Resiprositas dalam jejaring Facebook ... 40
4.2.2 Makna dari simbol-simbol Facebook ... 55
4.2.3 Dampak Penggunaan Facebook ... 65
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1Kesimpulan ... 70
5.2Saran ... 72
vii
DAFTAR TABEL
Halaman
Tabel 4.1 Ketua Jurusan dan sekretaris jurusan Antropologi ... 30
Tabel 4.2 Nama dan Jumlah dosen Pendidikan Antropologi ... 31
Tabel 4.3 Jumlah Mahasiswa Prodi Pendidikan Antropologi ... 33
Tabel 4.4 Jumlah mahasiswa pengguna Facebook 2013 ... 34
viii
DAFTAR GAMBAR
Halaman
Gambar 2.1 Kerangka Berpikir ... 16
Gambar 4.1 Screenshoot Facebook Erwindo Morgan ... 41
Gambar 4.2 Screenshoot facebook informan Junita ... 42
Gambar 4.3 Screenshoot Facebook Informan Masta ... 43
Gambar 4.4 Screenshoot facebook Bohal Domenicus ... 44
Gambar 4.5 Screenshoot facebook Informan Boyke... 45
Gambar 4.6 Screenshoot facebook Kartika Simbolon ... 46
Gambar 4.7 Screenshoot Tampilan facebook Fransiscus ... 47
Gambar 4.8 Screenshoot Tampilan facebook informan Febriani... 48
Gambar 4.9 Screenshoot Tampilan facebook Nanda Sakinah ... 49
Gambar 4.10 Screenshoot Tampilan facebook Lin ... 50
Gambar 4.11 Screenshoot Tampilan facebook informan Sepriani... 51
Gambar 4. 12 Screenshoot Tampilan facebook Dumaria... 52
Gambar 4.13 Screenshoot Tampilan emoticon di Facebook ... 56
Gambar 4.14. Screenshoot Tampilan Facebook Bangun ... 57
Gambar 4.15. Screenshoot Tampilan Facebook Sepriani ... 58
Gambar 4.16. Screenshoot Tampilan Facebook Dumaria ... 59
Gambar 4.17 Screenshoot Tampilan Facebook Kartika ... 60
Gambar 4.18 Screenshoot Tampilan Facebook Nanda ... 61
1 BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Facebook salah satu jenis jejaring sosial yang didirikan oleh Mark Zuckenberg bersama rekan mahasiswanya. Pada awalnya keanggotaan hanya
terbatas pada mahasiswa Harvard saja, kemudian keanggotaan diperluas hingga
ke perguruan lain seperti Boston, Ivy League, dan Universitas Stanford,
kemudian menerima keanggotaan dari mahasiswa di universitas lain. Facebook diluncurkan pada Februari 2004 lalu, Facebook kini telah memiliki pengguna hingga mencapai 600 juta pengguna aktif ( Tamburaka 2013 : 81). Facebook juga dapat digunakan oleh pengguna setiap saat, pengguna dapat mengaksesnya
dengan mudah melalui gadget (handphone), komputer dan laptop. Pengguna juga bisa berteman dengan orang yang mereka kenal maupun tidak dikenal dalam
facebook.
Jenis jejaring sosial ini merupakan salah satu jenis sosial media yang
diminati oleh berbagai kalangan sebab menawarkan berbagai jenis aplikasi bagi
pengguna untuk mencari teman, mengirim video, bermain games, berdiskusi serta update pesan, foto, atau yang disebut sebagai sender dan juga dapat memberikan komentar, like disimbolkan dengan jari jempol oleh pengguna lain yang disebut sebagai receiver. Seorang pengguna boleh menjadi sender dan
receiver.
Pengguna akan secara langsung aktif apabila sedang mengakses aplikasi
2
tukar menukar informasi melalui chating antar satu sama lain dan juga dapat melakukan interaksi dalam dunia maya ketika mereka aktif dalam sosial media
ini melalui fitur yang disediakan oleh facebook tersebut.
Aplikasi facebook ini juga merupakan aplikasi yang mudah digunakan, serta mudah dan murah diakses. Aplikasi ini diminati oleh berbagai kalangan
mulai dari kalangan anak-anak, remaja hingga kalangan orang tua. Jejaring sosial
ini juga merupakan wadah aktivitas sosial yang dapat dilakukan dalam dunia
maya (unreal), dalam facebook ini juga memungkinkan terjadinya interaksi timbale balik maupun feedback antar sesama pengguna facebook.
Fenomena ini juga merambat dikalangan remaja. Hal ini terlihat dari
pengguna aplikasi ini yang lebih menonjol ialah kalangan muda, kemungkinan
bagi mereka menjadi pengguna facebook merupakan suatu gaya hidup yang diikuti, karena itu penulis menduga pengguna facebook yang umum eksis ialah anak muda, begitu juga dengan mahasiswa. Mahasiswa merupakan kaum muda
yang menduduki kursi perguruan tinggi juga yang paling dekat dengan teknologi
khususnya dalam sosial media. Mahasiswa menggunakan facebook untuk
mengeksplor bidang intelektual, mahasiswa juga sering terlihat menggunakan
fecebook untuk menumpang popularitas agar tidak dianggap ketinggalan zaman oleh teman-temannya. Fenomena ini terlihat pada penggunaan facebook oleh mahasiswa Prodi Pendidikan Antropologi, fenomena yang terlihat ialah dimana
sesama mahasiswa terjadi memberi dan menerima like apabila sedang mengupdate status di facebook. Terlihat sesama pengguna memberi like dan menerima kembali
3
balasan like dari dari pengguna lain, hal ini terlihat dari jika pengguna tersebut tidak memberi like maka pengguna tersebut juga tidak mendapat like, seolah-olah untuk mendapat like kita harus memberi like juga.
Hal fenomenal yang sering juga terlihat ialah mahasiswa Prodi Pendidikan
Antropologi berusaha dari waktu ke waktu mengupdate status sambil juga melakukan memberi dan menerima like kembali, kemungkinan hal ini menjadi
sebuah sifat ketergantungan bagi sesama pengguna facebook dikalangan
mahasiswa Prodi Pendidikan Antropologi mengupdate status setiap hari dan berkelanjutan secara terus menerus agar tetap bisa memberi dan menerima like kembali antar sesama mereka.
Beberapa hal inilah yang menarik perhatian penulis untuk mengkaji
fenomena yang telah dipaparkan diatas, dengan judul “Resiprositas dalam jejaring sosial facebook di kalangan mahasiswa Pendidikan Antropologi
Universitas Negeri Medan”.
1.2Identifikasi masalah
Berdasarkan latar belakang masalah yang telah diuraikan diatas, maka dapat
diidentifikasi beberapa permasalahan sebagai berikut:
1. Sejarah dan perkembangan Facebook.
2. Interaksi pengguna dalam jejaring sosial Facebook dikalangan
mahasiswa
3. Resiprositas yang terjadi antar sesama pengguna dalam jejaring sosial
4
4. Fungsi dari simbol-simbol (istilah dalam sosial media facebook disebut
emoticon) yang digunakan oleh sender maupun receiver pada saat update dalam facebook.
5. Dampak yang diakibatkan oleh resiprositas dalam facebook dikalangan mahasiswa pendidikan Antropologi, Universitas Negeri Medan.
1.3Pembatasan Masalah
Agar dapat lebih terarah dan fokus, maka penulis membatasi permasalahan
yang akan diteliti ialah “Resiprositas dalam jejaring sosial facebook
dikalangan mahasiswa Pendidikan Antropologi Universitas Negeri Medan”.
1.4Rumusan Masalah
Rumusan masalah yang diajukan dalam penelitian ini adalah :
1. Bagaimana resiprositas yang terjadi bagi pengguna facebook di kalangan mahasiswa pendidikan Antropologi Universitas Negeri
Medan?
2. Apa fungsi dari simbol-simbol facebook yang digunakan oleh
mahasiswa pendidikan Antropologi Universitas Negeri Medan?
3. Bagaimana dampak resiprsoitas dalam jejaring sosial facebook
dikalangan mahasiswa pendidikan Antropologi Universitas Negeri
5
1.5Tujuan Penelitian
Tujuan penulisan ini adalah untuk menjelaskan bagaimana resiprositas yang terjadi dalam jejaring sosial facebook pada kalangan mahasiswa di kota Medan. Adapun tujuan penulisan yang dapat dijelaskan dalam penulisan ini yaitu:
1. Untuk mendeskripsikan resiprositas pada pengguna facebook dikalangan mahasiswa Universitas Negeri Medan.
2. Untuk mengetahui fungsi dari simbol-simbol facebook yang digunakan oleh pengguna pada kalangan mahasiswa Prodi Pendidikan Antropologi
Universitas Negeri Medan.
3. Untuk mengetahui dampak resiprositas facebook dikalangan mahasiswa Prodi Pendidikan Antropologi Universitas Negeri Medan.
1.6 Manfaat Penelitian
Hasil penulisan ini diharapkan manfaat yang akan diperoleh ialah :
1. Secara Teoritis, penelitian ini diharapkan menambah wawasan dan
pengetahuan, terutama dalam ruang lingkup kajian mata kuliah
Antropologi visual maupun sosiologi komunikasi.
2. Secara Praktis, penulisan ini dapat diharapkan menambah wawasan bagi
masyarakat umum dan juga kepada para pembaca terutama dalam hal
70 BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
5.1 Kesimpulan
Setelah melakukan penulisan secara langsung yang juga didukung oleh
hasil wawancara dengan para informan yakni mahasiswa prodi Pendidikan
Antropologi pada angkatan 2013 dan 2014 yang sedang maupun sesudah
menggunakan akun facebook milik pribadinya, penulis kemudian merumuskan
beberapa hal yang menjadi kesimpulan dalam penulisan ini, yakni :
1. Proses resisprositas dalam sosial media facebook dikalangan mahasiswa
Prodi Pendidikan Antropologi Universitas Negeri Medan dapat terlihat
pada saat penggunnaan facebook, yaitu ketika merespon apa yang diupdate
oleh pengguna lain. Respon yang diberikan biasanya dengan cara memberi
like dan memberi komentar, tetapi yang paling sering dilakukan ialah memberi like. Memberi like merupakan salah satu proses yang unik dalam
hal, karena terjadi memberi dan menerima kembali like. Ketika memberi
like kepada pengguna facebook lain, kita juga akan mendapat like kembali dari mereka. Jadi kita akan mendapat like ketika kita memberi like juga.
Umumnya semakin banyak kita beri like, maka akan semakin banyak juga
like yang kita terima
2. Fungsi dari simbol-simbol yang ada di facebook di kalangan mahasiswa
71
tersirat dari simbol dan diberikan kepada pengguna facebook lainnya. Dari
hasil observasi penulis melihat simbol yang paling sering diberi dan
digunakan ialah simbol (jari jempol) yang artinya like. Ternyata setelah
hasil wawancara dengan informan, memberi like ini tidak hanya sebatas
memberi like biasa saja, namun ada maknanya. Like tersebut dimaksudkan
sebagai bentuk apresiasi atau penghargaan atau juga turut merasakan suka
duka atau apapun yang sedang dirasakan oleh pengguna facebook lainnya
baik dalam jarang ruang dan waktu yang dekat maupun yang jauh.
3. Dampak penggunaan facebook dikalangan mahasiswa prodi Pendidikan
Antropologi ini ialah tentu ada dua hal yaitu facebook bisa menjadi
kelemahan sekaligus kekuatan. Ketika mampu menggunakan facebook
dengan baik dan benar tentu akan menjadi kekuatan bagi kita, sebab kita
bisa memperoleh informasi dan pengetahuan dari facebook. Namun tentu
bisa juga menjadi kelemahan bagi kita, ketika kita menyalanggunakan
misalnya kita bermain game secara tidak teratur, ketergantungan secara
berlebihan dan lainya. Jadi facebook bisa menjadi teman dan musuh kita,
tergantung bagaimana cara kita memperlakukannya.
4. Dalam penggunaan facebook tenyata ada resiprositas terutama dalam hal
memberi dan menerima kembali like. Jika seorang pengguna facebook
tidak memberi like kepada pengguna lain maka pengguna tersebut tidak
akan mendapat like begitu pun sebaliknya. Oleh karena itu untuk
72
menjadi kebangaan tersendiri bagi seseorang, semakin banyak jumlah like
yang diterima seseorang dia merasa semakin eksis dan pengguna facebook
terutama kaum muda mahasiswa berlomba-lomba mengumpulkan jumlah
like sebanyak-banyaknya.
5.2 Saran
Berdasarkan hasil penulisan yang telah dilakukan, penulis kemudian dapat
merumuskan beberapa hal yang menjadi saran ataupun masukan yaitu :
1. Menggunakan facebook terutama dalam kalangan mahasiswa prodi
Pendidikan Antropologi, sebaiknya digunakan secara tepat, seperti
mengakses informasi dan pengetahuan dan menjadikannya sebagai hiburan
yang positi. Serta bijak didalam memilah informasi yang bermanfaat serta
berguna. Facebook juga dapat digunakan sebagai salah satu media untuk
berinteraksi satu sama lain sekaligu juga bisa menjadi wadah dari
resiprositas.
2. Menggunakan facebook sebagai salah satu hiburan yang menarik bagi
kalangan mahasiswa Pendidikan Antropologi tentu bisa, namun
bersosialisai maupun berinteraksi dengan manusia disekitar juga jauh lebih
penting. Penggunaan facebook jangan justru menghalangi kita ke orang
lain maupun orang lain kekita menjadi tertinggal, tetapi harus tetap
menjaga keharmonisan, interaksi serta komunikasi dengan orang-orang
73
DAFTAR PUSTAKA
Aw Suranto. 2010. Komunikasi Sosial Budaya, Jogjakarta : Graha Ilmu
Bungin H.M Burhan, 2006. Sosiologi komunikasi. Jakarta: Kencana.
Buku Pedoman UNIMED Tahun Ajaran 2013/2014. 2013. Medan : Tanpa Penerbit.
George Ritzer Teori Sosiologi Modern. 2004 Jakarta : Kencana.
Nasrulah Rulli. 2012. Komunikasi antar budaya di era budaya siber. Jakarta : Kencana
Saifuddin Achmad Fedyani. (2006). Antropologi Kontemporer: Suatu Pengantar
Kritis Mengenai Paradigma. Jakarta : Kencana.
Sairin, dkk. (2002). Pengantar Antropologi Ekonomi. Yogjakarta: Pustaka Pelajar.
Silalahi, Ulber. (2009). Metode Penelitian Sosial. Bandung: PT. Refika Aditama.
Sugiono. 2009. Metodologi Penelitian Kualitatif. Jakarta : Pustaka LP3ES
Suyanto, Bagong. 2006. Metode Penelitian Sosial: Berbagai Alternatif
Pendekatan. Jakarta: Kencana.
Tamburaka, Apriadi. ( 2013). Literasi Media: Cerdas Bermedia Khalaya Media
Massa. Jakarta : Rajawali pers.
74
Jurnal
Juditha, Crisiany. (2011). Hubungan penggunaan situs jejaring sosial facebook terhadap perilaku remaja di kota Makassar. Jurnal penelitian IPTEK-KOM. 13(1).
Setyani (2013) Penggunaan Media Sosial Sebagai Sarana Komunikasi Bagi Komunitas (Studi Deskriptif Kualitatif Penggunaan Media Sosial Twitter, Dan Facebook Dan Blog Sebagai Sarana Komunikasi Bagi Komunitas Akademi Berbagai Surakarta)
Skripsi
Dalimunthe, 2014. Fungsi Facebook sebagai media sosial di kalangan mahasiswaprogram studi pendidikan Antropologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Medan. (Skripsi), Pendidikan Antropologi, Universitas Negeri Medan.
Rajawali, 2014. Trend dan dampak facebook dikalangan siswa-siswi (studi kasus SmaNegeri 1 Purba Tigarunggu Kabupaten Simalungun) (Skripsi), Pendidikan Antropologi, Universitas Negeri Medan.
Rifandi A,S. 2014. Peran Facebook dan Twitter sebagai media mencari jodoh pada Gay di Kota Medan (Skripsi). Pendidikan Antropologi, Universitas Negeri Medan.
Website
http://library.binus.ac.id/eColls/eThesisdoc/Bab2/LMM2006-53-Bab_2_1.pdf
diakses 10 juli 2016. 10.00 WIB.
https://pendidikanantropologiunimed.wordpress.com/2012/09/05/sejarah-prodi-pendidikan-antropologi/ diakses 2 desember 2016. 13.00 WIB.
http://lakubgt.com/artikel-facebook-mengulas-sejarah-dan-manfaat-facebook/
diakses 25 juli 2016, pukul 14.30 WIB.
https://www.academia.edu/6381401/Jurnal_Penelitian_IPTEK- KOM diakses 16