• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pemacuan Pertumbuhan Melon (Cucumis melo L.) dengan Menggunakan Cendawan Mikoriza Arbuskula dan Bakteri Azospirillum sp.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pemacuan Pertumbuhan Melon (Cucumis melo L.) dengan Menggunakan Cendawan Mikoriza Arbuskula dan Bakteri Azospirillum sp."

Copied!
48
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1  Jadwal pemberian pupuk susulan untuk perlakuan pemupukan NPK     Waktu
Gambar 1  Tinggi   tanaman   melon   kontrol                      CMA + (◊),   perlakuan   NPK   (∆),                   perlakuan CMA (□), perlakuan Azospirillum  sp
Tabel 4  Bobot basah dan bobot kering akar tanaman melon kontrol, perlakuan                NPK,  CMA,  Azospirillum  sp.,  CMA  +  Azospirillum  sp
Tabel 9  Kandungan  nitrogen,  fosfor, dan karbon daun tanaman melon kontrol,
+3

Referensi

Dokumen terkait

Parameter yang diamati adalah tinggi bibit, jumlah daun, diameter batang, bobot basah tajuk, bobot basah akar, bobot kering tajuk, bobot kering akar, serapan P tanaman dan kandungan

Interaksi dosis pupuk P dan aplikasi inokulan CMA berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman 2 MST, jumlah daun pada 8 dan 9 MST, bobot basah akar, bobot basah dan bobot

Peubah amatan yang diamati adalah tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, jumlah anakkan, jumlah ruas, luas daun, bobot kering tajuk, bobot kering akar.. Hasil

Variabel yang diamati: Tinggi tanaman,Jumlah daun, Bobot segar batang, Bobot segar akar, Bobot kering, batang, Bobot kering akar, Panjang akar tunggang, Luas daun, Bobot

Hasil penelitian menunjukkan bahwa inokulasi mikoriza tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi, diameter, total luas daun, rasio tajuk akar dan bobot kering total tanaman,

Peubah amatan adalah tinggi tanaman, diameter batang, total luas daun, jumlah klorofil, jumlah cabang produktif, bobot kering tajuk, bobot kering akar, umur

tinggi tanaman, diameter batang, total luas daun, bobot basah tajuk, bobot kering tajuk, panjang akar, bobot basah akar, dan bobot kering akar.. Hasil penelitian menunjukkan

tuberculata sebanyak 500 spora menghasilkan bobot basah tajuk, bobot basah, dan bobot kering akar serta total bobot basah dan bobot kering bibit kelapa sawit nyata lebih