• Tidak ada hasil yang ditemukan

Evaluasi Penerapan Konsep Kota Hijau di Kota Bekasi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Evaluasi Penerapan Konsep Kota Hijau di Kota Bekasi"

Copied!
101
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1  Kerangka pikir penelitian
Tabel 1  Atribut kota hijau yang dikembangkan di Indonesia (lanjutan)
Tabel 3  Data yang dibutuhkan
Tabel 4   Variabel kota hijau
+7

Referensi

Dokumen terkait

buatan, serta berdasarkan perencanaan dan perancangan kota yang berpihak pada prinsip – prinsip pembangunan berkelanjutan yang dapat menyelaraskan kebutuhan kota dengan

Pemerintah Kota Bukittinggi telah melakukan pengelolaan sampah dengan sistem komposting (berasal dari sampah pasar) dan pemilahan, pada lahan seluas + 4200 m 2 (400 m 2

Sedangkan kategori yang memiliki nilai tertinggi adalah kategori Water hal tersebut dikarenakan kualitas air di Kota Depok yang tergolong masih baik dan tidak

Evaluasi terakhir dilihat dari sisi lingkungan, terlihat lingkungan media center sudah mendukung keberlangsungan media center Kota Bekasi, seperti telah terbentuknya

“Sesuai dengan visi-misi Dishub Kota Makassar mewujudkan transportasi yang terpadu, ramah lingkungan, berkelanjutan, aman dan berorientasi global, selain mengerjakan tugas

6 Pekerjaan Umum Menyediakan sistem transportasi yang aman, efisien, nyaman, terjangkau, dan ramah lingkungan. 7 Pekerjaan Umum Menyediakan sistem transportasi yang aman,

Green City Kota hijau adalah konsep pembangunan kota berkelanjutan dan ramah lingkungan yang dicapai dengan strategi pembangunan seimbang antara pertumbuhan ekonomi, kehidupan sosial

Ruang Lingkup Ruang lingkup dari penelitian ini adalah menganalisis potensi Kota Bekasi berdasarkan aspek spasial penyediaan RTH dan aspek dalam mewujudkan kota yang berkelanjutan