• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPORAN PENGEMBANGAN DIRI BUDI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "LAPORAN PENGEMBANGAN DIRI BUDI"

Copied!
20
0
0

Teks penuh

(1)

LAPORAN

PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN

SUB UNSUR PENGEMBANGAN DIRI

JENIS KEGIATAN

:

IMPLEMENTASI PENDIDIKAN LALU LINTAS DAN

BUDI PEKERTI TERINTEGRASI DALAM KURIKULUM

SATUAN PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR

TAHUN 2015

OLEH:

NAMA GURU

: BUDI SANTOSO,S.PD.SD.

NIP

: 19781017 201409 1 001

UNIT KERJA

: SD NEGERI 4 JAMBANGAN

PANGKAT,GOL/R

U

: PENATA MUDA, III/a

JABATAN

:

-SEKOLAH DASAR NEGERI 4 JAMBANGAN

UPTD PENDIDIKAN KECAMATAN GEYER

DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN GROBOGAN TAHUN 2015

(2)

IDENTITAS GURU

NAMA :

BUDI SANTOSO,S.PD.SD.

NIP/NOMOR SERI

KARPEG

: 19781017 201409 1 001/

-PANGKAT/GOL RU/TMT : PENATA MUDA/ IIIa / 01 SEPTEMBER 2014 TEMPAT, TANGGAL

LAHIR

: GROBOGAN, 17 OKTOBER 1978

JENIS GURU : GURU KELAS JENIS KELAMIN : LAKI-LAKI

ALAMAT SEKOLAH : SD NEGERI 4 JAMBANGAN

DUSUN GLAGAH DESA JAMBANGAN ALAMAT RUMAH : DSN. JAMBANGAN DS. JAMBANGAN

KEC. GEYER KABUPATEN GROBOGAN

ii

LEMBAR PENGESAHAN

Laporan KegiatanPengembanganKeprofesianBerkelanjutan Sub

(3)

Implementasi Pendidikan Lalu Lintasdan Budi Pekerti Terintegrasi

Dalam Kurikulum Satuan Pendidikan Sekolah Dasar Tahun 2015 ini

disusun oleh BUDI SANTOSO,S.Pd.SD. NIP.19781017 201409 1

001unit kerja SD Negeri 4 JAMBANGAN yang dilaksanakan pada

tanggal 3 September 2015 s/d 7 September 2015 di Aula UPTD

Pendidikan Kecamatan Geyer Kabupaten Grobogan Provinsi Jawa

Tengah.

DISAHKAN OLEH :

Kepala Sekolah,

HARNO,S.Pd.

NIP 19630731 198803 1 008

Koordinator PKB,

RUBIYAH, S.Pd.SD.

NIP 196105311983042002

iii

KATA PENGANTAR

Pujisyukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas

(4)

Budi Pekerti Terintegrasi Dalam Kurikulum Satuan Pendidikan Sekolah

Dasar Tahun 2015. Kegiatan ini dilaksanakan dilandasari oleh karena

kurangnya pengetahuan tentang keamanan, keselamatan, ketertiban

dan kelancaran lalu lintas oleh para pelajar dan generasi muda yang

berakibat pada perbuatan pelanggaran ketertiban lalu lintas dan

terjadinya korban kecelakaan lalu lintas yang dilakukan oleh pelajar

dan anak-anak dibawah umur, Bahwa masalah penaganan keamanan,

keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas merupakan

tanggung jawab bersama dari semua pihak, bahwa dalam rangka

mendukung Pembangunan Nasional terutama pembangunan di

bidang ekonomi dan pengembangan wilayah, memajukan

kesejahteraan umum, menjunjung tinggi harkat dan martabat bangsa,

membentuk etika & budaya bangsa berlalu lintas yang benar dan

baik;

Makakitaperlumenanamkanetikaberlalulintasdenganbaikdanbenarsedi

nimungkin, karena pada usia dinilah penanaman dan pemahaman

tentang arti pentingnya keamanan, keselamatan, ketertiban dan

kelancaran lalu lintas dianggap paling efektif dalam proses

pembentukan mental, perilaku dan etika serta budaya berlalu lintas

yang baik dan benar.

(5)

Demikian laporan ini kami buat kepada pihak-pihak terkait dan

semoga bermanfaat untuk terciptanya budaya berlalu lintas dengan

baik dan benar, dan apabila ada kekurangan dan kesalahan dalan

laporan ini kami mohon maaf yang sebesar-besarnya.

Jambangan, 8 September 2015

Penyusun,

BUDI SANTOSO,S.PD.SD.

NIP. 19781017 201409 1 001

v

(6)

LEMBAR SAMPUL

A. Latar Belakang

……….……. 1

B. Tujuan

……….….. 2 BAB II PELAKSANAAN KEGIATAN ………. ……….. 3

A. Waktu dan Tempat

………... 3

B. Materi Pendidikandan Pelatihan .. ……….……… 3

C. Nara Sumber/ Fasilitator ……….. ……….….… 4

D. Strategi/Metode Kegiatan ……….. ………..…… 4

(7)

F. Tindak Lanjut ………...…….. 5

G. Dampak Setelah Mengikuti Kegiatan Diklat ………. ………..….. 6

BAB III PENUTUP ………. ……….. 7

A. Kesimpulan ………. ……….. 7

B. Saran ………. ……….….. 7

vi

BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Kegiatan Pendidikan dan Latihan Implementasi Pendidikan Lalu

Lintas dan Budi Pekerti Terintegrasi Dalam Kurikulum Satuan

Pendidikan Sekolah Dasar Tahun 2015 ini dilaksanakan dilandasari

oleh karena:

a. Kurangnya pengetahuan tentang keamanan, keselamatan,

(8)

mudayangberakibat pada perbuatan pelanggaran ketertiban lalu

lintas dan terjadinya korban kecelakaan lalu lintas yang dilakukan

oleh pelajardananak-anak dibawah umur;

b. Bahwa masalah penaganan keamanan, keselamatan, ketertiban

dan kelancaran lalu lintas merupakan tanggung jawab bersama

dari semua pihak;

c. Bahwa dalamrangka mendukung Pembangunan Nasional terutama

pembangunan di bidang ekonomi dan pengembangan

wilayah,memajukan kesejahteraan umum,menjunjung tinggi

harkat dan martabat bangsa, membentuk etika & budaya bangsa

berlalu lintas yang benar dan baik.

Maka kita perlu menanamkan etika berlalu lintas dengan baik

dan benar sedini mungkin, karena pada usia dinilah penanaman dan

pemahaman tentang arti pentingnya keamanan, keselamatan,

ketertiban dan kelancaran lalu lintas

1

dianggap paling efektif dalam proses pembentukan mental, perilaku

dan etika serta budaya berlalu lintas yang baik dan benar.

B. TUJUAN

Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Fungsional Implementasi

(9)

Kurikulum Satuan Pendidikan Sekolah Dasar tahun 2015, bertujuan

untuk :

1. Meningkatkan profesionalitas Guru melalui kegiatan

Pengembangan Diri;

2. Meningkatkan kompetensi dan profesionalitas guru dengan

memberikan pemahaman tentang pentingnya Pengembangan

Diri bagi guru dalam meningkatkan kinerja;

3. Mengimplementasikan pendidikan lalulintas dan budi pekerti

yang terintegrasi dalam kurikulum di satuan pendidikan

masing-masing.

2

BAB II

PELAKSANAAN KEGIATAN

A. WAKTU DAN TEMPAT

Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Implementasi Pendidikan Lalu

(10)

Pendidikan Sekolah Dasar tahun 2015, dilaksanakan di Aula UPTD

PendidikanKecamatan Geyer Kabupaten Grobogan Jalan Raya

Purwodadi – Solo KM 15 Nomor 103 Gundih Kecamatan Geyer

Kabupaten Grobogan Provinsi Jawa Tengah pada tanggal 3

September 2015 s/d 7 September 2015 dengan alokasi waktu

selama 32 jam (@ 45 menit)

B. MATERI PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Rincian dari struktur program Pendidikan dan Pelatihan

Implementasi Pendidikan Lalu Lintas Terintegrasi Dalam Kurikulum

Satuan Pendidikan Sekolah Dasar seperti tertulis berikut :

No

. Materi Pelatihan

Jml

Jam Penatar

1 Kebijakan Dinas Pendidikan Kabupaten Grobogan

2 Ka. DinasKab. Grobogan

2 Pendidikan Budi Pekerti, Karakter, dan Ramah Anak

2 Drs. Sunardi, M.M.

3 UU Nomor 2 Tahun 2002 dan UU Nomor 22 Tahun 2009

3 SatlantasPolresGrobo gan

4 PenyusunanKurikulum 4 Rasipan, S.Pd

5 Penyusunan Silabus dan RPP 5 Yatminah, S.Pd, M.Pd 3

6 Penilaian KTSP 3 Kusdi , S.Pd., M.M.

7 Ektrakurikuler dan Pengembangan Diri 2 Wakir, S.Pd., M.Pd

8 Simulasi / Peer Teaching 5 Rasipan, S.Pd

9 Presentasi Hasil Penyusunan Kurikulum, Silabus, dan RPP

3 Wakir, S.Pd., M.Pd

10 EvaluasidanTindakLanjut 3 Kono, S.Pd.

(11)

jadwal kegiatan terlampir.

C. NARASUMBER/ FASILITATOR

Narasumber / fasilitator Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan

Implementasi Pendidikan Lalu Lintas dan Budi Pekerti Terintegrasi

Dalam Kurikulum Satuan Pendidikan Sekolah Dasar tahun

2015adalah :

1. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Grobogan

2. Kasi Sumber Daya Manusia Dinas Pendidikan Kabupaten

Grobogan

3. Satlantas Polres Kabupaten Grobogan

4. Pengawas UPTD Pendidikan Kecamatan Geyer

D. STRATEGI / METODE KEGIATAN

Metode Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Implementasi

Pendidikan Lalu Lintas dan Budi Pekerti Terintegrasi Dalam

Kurikulum Satuan Pendidikan Sekolah Dasar tahun 2015, dalam

proses penyampaian materi adalah ANDRAGOGIK. Adapun metode

pembelajaran yang digunakan meliputi:

4

1. Dikombinasikan dengan tanya jawab, diskusi dan latihan dengan

komposisi 40% teori dan praktek penerapan 60%.

2. Pendalaman Materi:

(12)

b. Peserta diberi latihan untuk saling bekerjasama secara aktif

dalam berfikir.

E. HASIL / MANFAAT YANG DIPEROLEH

Hasil/manfaat yang diperoleh dalam mengikuti Kegiatan Pendidikan

dan Pelatihan Fungsional Implementasi Pendidikan Lalu Lintasdan

Budi Pekerti Terintegrasi Dalam Kurikulum Satuan Pendidikan

Sekolah Dasar tahun 2015 adalah :

1. Terwujudnya peningkatan aktivitas kelompok kerja yang

terkaitdengan upaya pembinaan dan pengembangan profesi dan

karir guru;

2. Terwujudnya Guru yang profesional melalui kegiatan

Pengembangan Diri di Kelompok Kerja Guru Dan Kepala Sekolah;

3. Terwujudnya perangkat pembelajaran PKn yang terintegrasi

dengan UU Lalulintas dan budi pekerti di satuan pendidikan

masing-masing.

F. TINDAK LANJUT

Hasil/manfaat yang diperoleh dalam mengikuti Kegiatan Pendidikan

dan

5 Pelatihan Implementasi Pendidikan Lalu Lintasdan Budi Pekerti

Terintegrasi Dalam Kurikulum Satuan Pendidikan Sekolah Dasar

tahun 2015, adalah tersusunnya Kurikulum Satuan Pendidikan di

(13)

G. DAMPAK SETELAH MENGIKUTI BIMBINGAN

Setelah saya mengikuti Diklat Fungsional Implementasi Pendidikan

Lalu Lintas dan Budi Pekerti Terintegrasi Dalam Kurikulum Satuan

Pendidikan Sekolah Dasar, maka saya dalam pembelajaran di

sekolah akan berusaha menanamkan etika berlalu lintas dengan

baik dan benar, karena pada usia dinilah penanaman dan

pemahaman tentang arti pentingnya keamanan, keselamatan,

ketertiban dan kelancaran lalu lintas paling efektif dalam proses

pembentukan mental, perilaku dan etika serta budaya berlalu

lintas yang baik dan benar.

6

BAB III

PENUTUP

(14)

Pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan Implementasi Pendidikan

Lalu Lintas Terintegrasi Dalam Kurikulum Satuan Pendidikan

Sekolah Dasar Tahun 2015, sangat membantu saya dalam

memahami pentingnya untuk berlalu lintas dengan baik dan

benar.Maka kita perlu menanamkan etika berlalu lintas dengan baik

dan benar sedini mungkin, karena pada usia dinilah penanaman

dan pemahaman tentang arti pentingnya keamanan, keselamatan,

ketertiban dan kelancaran lalu lintas dianggap paling efektif dalam

proses pembentukan mental, perilaku dan etika serta budaya

berlalu lintas yang baik dan benar.

B. SARAN

Saya berharap agar setelah mengikuti kegiatan Diklat Implementasi

Pendidikan Lalu Lintas Terintegrasi Dalam Kurikulum Satuan

Pendidikan Sekolah Dasar tahun 2015, secepat mungkin di

lingkungan UPTD Pendidikan Kecamatan Geyer melaksanakan

implementasi Pendidikan lalu Lintasdan Budi Pekertidalam proses

pembelajaran utamanya Mata Pelajaran PKn kelas 4, 5 dan 6

dengan harapan kelakakan terbentuk generasi muda yang memiliki

perilaku, etika serta budaya berlalu lintas yang baik dan benar.

7

(15)

1. Foto Kopi Piagam

2. Matrik Ringkasan Pelaksanaan Pelatihan

3. Foto Kopi Jadwal Kegiatan

4. Foto Kopi Surat Undangan

(16)
(17)

PEMERINTAH KABUPATEN GROBOGAN DINAS PENDIDIKAN

UPTD PENDIDIKAN KECAMATAN GEYER

SEKOLAH DASAR NEGERI 4 JAMBANGAN

Alamat : Dusun GLAGAH Ds JAMBANGAN Kec. Geyer Kode Pos 58172

SURAT PERSETUJUAN

Nomor : 893.3 / 071 / E / 2015

Menindak lanjuti Surat Undangandari Panitia Diklat Fungsional Implementasi Pendidikan Lalu Lintas dan Budi Pekerti Terintegrasi Dalam Kurikulum Satuan Pendidikan Sekolah DasarTahun 2015 Nomor 005/001/PAN/2015, makadenganiniKepala Sekolah SD Negeri 4 JAMBANGAN memerintahkan kepada kepada :

1. Nama : SUGIMIN, S.Pd.

NIP. : 19620706 198806 1 001 Pangkat, Gol/Ru : PEMBINA, IV/a

Jabatan : Kepala Sekolah

2. Nama : MARTONO, S.Pd.SD.

NIP. : 19610102 198304 1 001 Pangkat, Gol/Ru : PEMBINA, IV/a

Jabatan : Guru Kelas 5

3. Nama : SRI SUKAMSI, S.Pd.SD

NIP. : 19600612 198508 2 003 Pangkat, Gol/Ru : PEMBINA, IV/a

Jabatan : Guru Kelas 4

4. Nama : BUDI SANTOSO,S.PD.SD.

(18)

Untuk mengikuti Diklat Fungsional Implementasi Pendidikan Lalu Lintas Terintegrasi Dalam Kurikulum Satuan Pendidikan Sekolah Dasar Tahun 2015, yang akan diselenggarakan besuk pada :

Hari/Tanggal: Kamis, 3 September 2015 s/d Senin, 7 September 2015

Tempat : Aula UPTD Pendidikan Kecamatan Geyer

Alamat : Jalan Raya Purwodadi – Solo KM 15 Nomor 103Gundih

: Kecamatan Geyer KabupatenGrobogan

Peralatan yang harusdibawa:

1. Surat Undangan dari Panitia Penyelenggara 2. Surat Persetujuan dari Kepala Sekolah 3. Laptop

4. Pas Foto berwarna ukuran 3 x 4 = 2lembar

Demikian surat persetujuan ini kami buat untuk menjadikan maklum adanya.

JAMBANGAN, 2 September 2015

Kepala Sekolah,

SD Negeri 4 JAMBANGAN

SUGIMIN , S.Pd.

(19)

MATRIK RINGKASAN PELAKSANAAN PELATIHAN

NAMA DIKLAT TEMPT KEGIATAN FASILITATOR/NARASUMBER MATERI DIKLAT PENYELENGGARA PERAN GURU/KEPALA Dalam Kurikulum Satuan Pendidikan Sekolah DasarTahun 2015

Aula UPTD

Pendidikan

Kecamatan Geyer Kabupaten Grobogan

1.Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Grobogan 2.Kasi Sumber Daya Manusia

Dinas Pendidikan Kab. Grobogan

-UU Nomor 2 tahun 2002 dan UU Nomor 22 tahun 2009

-Penyusunan Kurikulum -Penyusunan SilabusdaRPP -Penilaian KTSP

-Ektrakurikulerdan PengembanganDiri -Simulasi / Peer Teaching -Presentasi Hasil Penyusunan

Kurikulum, Silabus, dan RPP -EvaluasidanTindak Lanjut

Jambangan, 8 September 2015 Penyusun,

BUDI SANTOSO,S.PD.SD.

(20)

Referensi

Dokumen terkait

Dilaksanakan dalam Tahun Pelajaran 2015/2016 pada Hari Masuk dan Tanggal Awal Setiap Bulan di AULA UPTD PENDIDIKAN KECAMATAN TOROH. Surat Keterangan ini digunakan untuk

Dilaksanakan dalam Tahun Pelajaran 2015/2016 pada Hari Masuk dan Tanggal Awal Setiap Bulan di AULA UPTD PENDIDIKAN KECAMATAN TOROH. Surat Keterangan ini digunakan

kegiatan diklat fungsional, atas dasar penugasan baik oleh kepala sekolah/madrasah atau institusi yang lain, maupun atas kehendak sendiri dari guru

Kurikulum Tingkat satuan pendidikan, bahkan sekolah ngkat satuan pendidikan, bahkan sekolah diberi keleluasaan untuk dapat menyusun diberi keleluasaan untuk dapat menyusun

Diklat fungsional bagi guru adalah kegiatan guru dalam mengikuti pendidikan atau latihan yang bertujuan untuk meningkatkan keprofesian guru yang bersangkutan dalam kurun

Guru Profesional Sebagai Ujung Tombak Implementasi Kurikulum Di Sekolah 5 Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang beragam mengacu pada standar

LAPORAN KEGIATAN PENDIDIKAN DAN LATIHAN DIKLAT CALON ANGGOTA PALANG MERAH REMAJA UPTD SMP NEGERI 8 DEPOK PEMERINTAH KOTA DEPOK DINAS PENDIDIKAN UPTD SMP NEGERI 8DEPOK Jl.. Komplek

Pelatihan fungsional adalah kegiatan guru dalam mengikuti pendidikan atau latihan yang bertujuan untuk mencapai standar kompetensi profesi yang ditetapkan dan/atau meningkatkan