• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH TRIWULAN I TAHUN 2020

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH TRIWULAN I TAHUN 2020"

Copied!
29
0
0

Teks penuh

(1)

LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH

TRIWULAN I

KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN SLEMAN

TAHUN 2020

KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN SLEMAN

Alamat : Jl. Dr. Radjimin Sleman Kode Pos 55511

(2)
(3)

KATA PENGANTAR

Laporan Kinerja Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman ini merupakan perwujudan pertanggungjawaban atas kinerja pencapaian tujuan dan sasaran strategis Laporan Kinerja Tahun Anggaran 2020.

Laporan Kinerja Triwulan I ini merupakan bentuk akuntabilitas dari pelaksanaan tugas yang berfungsi, antara lain sebagai alat penilai kinerja secara kuantitatif, merupakan wujud akuntabilitas pelaksanaan tugas dan fungsi Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman menuju terwujudnya good governance, dan sebagai wujud transparansi serta pertanggungjawaban kepada masyarakat di satu sisi, dan di sisi lain, merupakan alat kendali dan alat pemacu peningkatan kinerja setiap unit organisasi di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman.

Secara umum capaian kinerja Triwulan I sasaran telah sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan, meskipun, beberapa sasaran belum menunjukan capaian sesuai target. Capaian kinerja ini sangat dipengaruhi oleh komitmen, keterlibatan dan dukungan aktif segenap komponen Aparatur Sipil Negara Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman.

Sleman, 7 April 2020

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman

Drs. H. Sa’ban Nuroni, M.A NIP. 197003031997031004

(4)

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ……… i

DAFTAR ISI ……… ii

BAB. I PERJANJIAN KINERJA ………... 1

BAB II CAPAIAN KINERJA ……….... 4

BAB.III KENDALA DAN UPAYA TINDAK LANJUT ……… 11

BAB.IV KESIMPULAN ……… 25 LAMPIRAN

1. PERJANJIAN KINERJA

2. MATRIKS CAPAIAN KINERJA

3. FOTO

4. SP2D

(5)

Laporan Kinerja Triwulan I Tahun 2020 Kantor Kementerian Agama Kab. Sleman 1 BAB I

PERJANJIAN KINERJA

Perjanjian Kinerja Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman Tahun 2020 adalah sebagai berikut:

No Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target

(1) (2) (3) (4)

1 Meningkatnya Pembinaan

Administrasi Keuangan dan BMN

Terlayaninya Layanan Perkantoran 1 Layanan

2 Meningkatnya Pembinaan Administrasi Umum

Terlayaninya Layanan perkantoran 1 Layanan

3 Meningkatnya Pembinaan

Kerukunan Hidup Umat Beragama

Jumlah Operasional SEKBER FKUB abupaten/Kota

1 Lokasi

4 Meningkatnya Pengelolaan KUA dan Pembinaan Keluarga Sakinah

Jumlah Penghulu yang Terbina 40 Orang

Jumlah KUA yang Memenuhi Standar Pelayanan Minimal

35 Lokasi

Jumlah Keluarga Sakinah yang Terbina

100 Pasangan

Jumlah Bimbingan Perkawinan Pra Nikah

3.280 orang

5 Meningkatnya Pengelolaan dan Pembinaan Pemberdayaan Zakat dan Wakaf

Jumlah Pengamanan Aset Wakaf 10 Lokasi

Jumlah Legalitas Tanah Wakaf 5 Lokasi

6 Meningkatnya Pengelolaan dan Pembinaan Penerangan Agama Islam

Jumlah Tunjangan Penyuluh Agama Islam Non-PNS

142 Orang

Jumlah Penyuluh Agama Islam yang berkualitas

142 orang

Jumlah Musabaqah Al-Quran dan Al Hadist

Jumlah Ormas dan Lembaga Keagamaan

1 Kali

1 Lembaga

7 Meningkatnya Pengelolaan Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah

Jumlah Pengelolaan Hisab Rukyat 3 Kali

8 Meningkatnya Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya Bimas Islam

Terlayaninya Layanan Perkantoran 1 Layanan

9 Meningkatnya Mutu dan Relevansi Pendidikan Agama Islam

Jumlah Dokumen Standar Nasional Pendidikan Agama Islam

1 Lokasi

Jumlah Guru PAI Non PNS penerima Tunjangan Profesi

(6)

Laporan Kinerja Triwulan I Tahun 2020 Kantor Kementerian Agama Kab. Sleman 2 Jumlah Guru PAI yang meningkat

kompetensinya

4 Guru

Terlayaninya layanan perkantoran 1 layanan 10 Meningkatnya Peningkatan Akses,

Mutu, Relevansi, dan Daya Saing Pendidikan Keagamaan Islam

Jumlah dokumen standar nasional Pendidikan Keagamaan Islam

1 Dokumen

Jumlah Guru/Ustadz Pendidikan Keagamaan Islam Penerima Tunjangan Insentif

5 Orang

Jumlah Madrasah Diniyah

Takmiliyah, Pendidikan Al Quran, Pendidikan Pesantren Penerima Bantuan Operasional Pendidikan (BOP)

6 Lembaga

Jumlah Santri Pendidikan diniyah formal/muadalah/PPS Tk. Ula Penerima bantuan PIP

24 Santri

Jumlah Santri Pendidikan diniyah formal/muadalah/PPS Tk. Wustha penerima bantuan PIP

88 Santri

11 Meningkatnya Peningkatan Akses, Mutu, dan Relevansi Madrasah

Jumlah Siswa MI penerima BOS 5.394 Siswa

Jumlah Siswa MTs penerima BOS 2.612 Sisw

Jumlah Siswa MA penerima BOS 1.910 Siswa

Meningkatnya Layanan Dukungan Manajemen Satker

1 Layanan

12 Meningkatnya Peningkatan Kompetensi dan Profesionalitas Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah

Jumlah Guru Non - PNS penerima Tunjangan Insentif

506 Guru

Jumlah Guru Non-Pns penerima Tunjangan Profesi

208 Guru

Terlayaninya layanan perkantoran 1 Layanan

13 Meningkatnya Dukungan Manajemen Pendidikan dan Pelayanan Tugas Teknis Lainnya Pendidikan Islam

Terlayaninya Layanan Dukungan Manajemen Eselon I

1 Layanan

Terlayaninya Layanan Perkantoran 1 Layanan

14 Meningkatnya Dukungan Manajemen dan pelaksanaan tugas teknis lainnya Bimas Kristen

Terlayaninya Layanan Perkantoran 1 Layanan

15 Meningkatnya Penyelenggaraan Administrasi Perkantoran

Pendidikan Bimas Kristen

Terlayaninya Layanan Perkantoran 1 Layanan

16 Meningkatnya Pengelolaan dan Pembinaan Pendidikan Agama Katolik

(7)

Laporan Kinerja Triwulan I Tahun 2020 Kantor Kementerian Agama Kab. Sleman 3 Tunjangan Profesi

Jumlah Guru Pendidikan Agama Katolik yang Meningkat

Kompetensinya

7 Orang

Jumlah KKG/MGMP Katolik yang Menerima Bantuan

3 Lokasi

17 Meningkatnya Pengelolaan dan Pembinaan Urusan Agama Katolik

Jumlah Lembaga Keagamaan Katolik yang Difasilitasi

1 Lembaga

18 Meningkatnya dukungan manajemen dan pelaksanaan tugas teknis lainnya Bimas Katolik

Terlayaninya layanan perkantoran 1 Layanan

19 Meningkatnya Penyelenggaraan Administrasi Perkantoran

Pendidikan Bimas Katolik

Terlayaninya layanan perkantoran 1 Layanan

20 Meningkatnya Penyelenggaraan Administrasi Perkantoran

Pendidikan Bimas Hindu

Terlayaninya Layanan Perkantoran 1 Layanan

21 Meningkatnya Penyelenggaraan Administrasi Perkantoran

Pendidikan Bimas Budha

Terlayaninya Layanan Perkantoran 1 Layanan

22 Meningkatnya Pelayanan Haji Dalam Negeri

Jumlah Pelayanan dokumen dan perlengkapan jemaah haji

1.190 Orang

23 Meningkatnya Pembinaan Haji Jumlah petugas haji yang

profesional 4 Orang

Jumlah Bimbingan Jemaah Haji 945 Orang

24 Meningkatnya Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya

Penyelenggaraan Haji dan Umrah

Terlayaninya Layanan Dukungan Manajemen Eselon I

1 Layanan

Terlayaninya Layanan Sarana dan Prasarana Internal

1 Layanan

(8)

Laporan Kinerja Triwulan I Tahun 2020 Kantor Kementerian Agama Kab. Sleman 4 BAB II

CAPAIAN KINERJA

Pada tahun 2020 ini Program kegiatan di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman meliputi 9 program kegiatan. Adapun upaya yang telah dilakukan dan capaian pada Triwulan I adalah sebagai berikut:

I. Pada Program Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya Kementerian Agama.

Sasaran ke-1 : Meningkatnya Pembinaan Administrasi Keuangan dan BMN. Indikatornya adalah :

1. Terlayaninya Layanan Perkantoran

Upaya-upaya yang dilakukan pada indikator ini adalah:

- Melakukan kegiatan Pembayaran gaji pegawai, tunjangan kinerja, uang makan.

Capaian kinerja pada Triwulan I ini sebesar 25 %.

Sasaran ke -2 : Meningkatnya Pembinaan Administrasi Umum. Indikatornya adalah :

a. Terlayaninya Layanan Perkantoran

Upaya-upaya yang dilakukan pada indikator ini antara lain: 1. Melakukan kegiatan Operasional dan pemeliharaan kantor Capaian kinerja pada Triwulan I ini sebesar 25 %.

II. Pada Program Kerukunan Umat Beragama.

Pada program ini belum ada kegiatan yang dilaksanakan, sehingga capaiannya masih 0 %.

III. Pada Program Bimbingan Masyarakat Islam.

Sasaran ke -1 : Meningkatnya Pengelolaan KUA dan Pembinaan Keluarga Sakinah. Indikatornya adalah :

a. Jumlah KUA yang Memenuhi Standar Pelayanan Minimal Upaya-upaya yang dilakukan pada indikator ini antara lain: 1. Layanan Nikah dan Rujuk

Capaian kinerja pada Triwulan I ini masih sebesar 6 %.

Sasaran ke -2 : Meningkatnya Pengelolaan dan Pembinaan Pemberdayaan Zakat dan Wakaf.

Pada sasaran ini belum ada kegiatan yang dilaksanakan, sehingga capaiannya masih 0 %.

(9)

Laporan Kinerja Triwulan I Tahun 2020 Kantor Kementerian Agama Kab. Sleman 5 Sasaran ke -3 : Meningkatnya Pengelolaan dan Pembinaan Penerangan Agama Islam.

Pada sasaran ini belum ada kegiatan yang dilaksanakan, sehingga capaiannya masih 0 %.

Sasaran ke -4 : Meningkatnya Pengelolaan Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah.

Pada sasaran ini belum ada kegiatan yang dilaksanakan, sehingga capaiannya masih 0 %.

Sasaran ke -5 : Meningkatnya Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya Bimas Islam.

Indikatornya adalah :

a. Terlayaninya Layanan Perkantoran

Upaya-upaya yang dilakukan pada indikator ini antara lain:

1. Melakukan Pembayaran gaji pegawai, tunjangan kinerja dan uang makan. 2. Melakukan kegiatan operasional dan pemeliharaan kantor.

Capaian kinerja indikator ini pada Triwulan I sebesar 25%.

IV. Pada Program Pendidikan Islam

Sasaran ke -1 : Meningkatnya Mutu dan Relevansi Pendidikan Agama Islam. Indikatornya adalah :

a. Jumlah dokumen standar nasional Pendidikan Agama Islam Upaya-upaya yang dilakukan pada indikator ini antara lain: 1. Melakukan kegiatan Sosialisasi USBN PAI

Capaian kinerja pada Triwulan I ini 0 %, tetapi sudah ada realisasi anggaran.

Sasaran ke -2 : Meningkatnya Peningkatan Akses, Mutu, Relevansi, dan Daya Saing Pendidikan Keagamaan Islam.

Pada sasaran ini belum ada kegiatan yang dilaksanakan, sehingga capaiannya masih 0 %.

Sasaran ke -3 : Meningkatnya Peningkatan Akses, Mutu, dan Relevansi Madrasah. Indikatornya adalah :

a. Jumlah Siswa MI penerima BOS

Upaya-upaya yang dilakukan pada indikator ini antara lain:

1) Pada Seksi pendidikan Madrasah : Melakukan pencairan BOS MI Swasta semester I.

Capaian kinerja indikator ini pada seksi dikmad sebesar 70 %. 2) Pada MIN I Sleman

(10)

Laporan Kinerja Triwulan I Tahun 2020 Kantor Kementerian Agama Kab. Sleman 6 1. Melakukan kegiatan Pencapaian Standar Proses

2. Melakukan kegiatan Pencapaian Standar Kompetensi Kelulusan 3. Melakukan kegiatan Pencapaian Standar Sarana dan prasarana 4. Melakukan kegiatan Pencapaian Standar Pembiayaan

5. Melakukan kegiatan Pencapaian Standar Penilaian Pendidikan Capaian kinerja indikator ini pada triwulan I sebesar 18%

3) Pada MIN II Sleman

Upaya yang dilakukan pada indikator ini adalah : 1. Melakukan kegiatan Pencapaian Standar Proses

2. Melakukan kegiatan Pencapaian Standar Kompetensi Kelulusan 3. Melakukan kegiatan Pencapaian Standar Sarana dan prasarana 4. Melakukan kegiatan Pencapaian Standar Pengelolaan

5. Melakukan kegiatan Pencapaian Standar Pembiayaan Capaian indikator ini pada Triwulan I ini sebesar 13 %

Sementara capaian kinerja indikator ini secara keseluruhan meliputi 3 satker sebesar 60 %

b. Jumlah siswa MTs Penerima BOS

Upaya-upaya yang dilakukan pada indikator ini antara lain: 1) Melakukan pencairan BOS MTs semester I

Capaian kinerja pada Triwulan I ini sebesar 90 %. c. Jumlah siswa MA Penerima BOS

Upaya-upaya yang dilakukan pada indikator ini antara lain: 1. Melakukan pencairan BOS MA semester I

Capaian kinerja pada Triwulan I ini sebesar 78 %.

Sasaranke -4 : Meningkatnya Peningkatan Kompetensi dan Profesionalitas Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah.

Indikatornya adalah :

Pada sasaran ini belum ada kegiatan yang dilaksanakan, sehingga capaiannya masih 0 %.

Sasaran ke -5 : Meningkatnya Dukungan Manajemen Pendidikan dan Pelayanan Tugas Teknis Lainnya Pendidikan Islam.

Indikatornya adalah :

a. Terlayaninya Layanan Dukungan Manajemen Eselon I Upaya-upaya yang dilakukan pada indikator ini adalah : 1. Sosialisasi Update Data Sertifikasi.

2. Penguatan Kemandirian Santri

(11)

Laporan Kinerja Triwulan I Tahun 2020 Kantor Kementerian Agama Kab. Sleman 7 b. Terlayaninya Layanan Perkantoran

Upaya-upaya yang dilakukan pada indikator ini antara lain: 1. Melakukan pencairan gaji dan tunjangan

2. Melakukan kegiatan Operasional dan Pemeliharaan Kantor Capaian kinerja pada Triwulan I ini sebesar 25 %.

V. Pada Program Bimbingan Masyarakat Kristen

Sasaran ke -1 : Meningkatnya Dukungan Manajemen dan pelaksanaan tugas teknis lainnya Bimas Kristen.

Indikatornya adalah :

a. Terlayaninya Layanan Perkantoran

Upaya-upaya yang dilakukan pada indikator ini antara lain: 1. Melakukan pencairan gaji dan tunjangan

Capaian kinerja pada Triwulan I ini sebesar 25 %.

Sasaran ke -2 : Meningkatnya Penyelenggaraan Administrasi Perkantoran Pendidikan Bimas Kristen.

Indikatornya adalah :

a. Terlayaninya Layanan Perkantoran

Upaya-upaya yang dilakukan pada indikator ini antara lain: 1. Melakukan pencairan gaji dan tunjangan

Capaian kinerja pada Triwulan I ini sebesar 25 %.

VI. Pada Program Bimbingan Masyarakat Katolik

Sasaran ke -1 : Meningkatnya Pengelolaan dan Pembinaan Pendidikan Agama Katolik.

Pada sasaran ini belum ada kegiatan yang dilaksanakan, sehingga capaiannya masih 0 %.

Sasaran ke -2 : Meningkatnya Pengelolaan dan Pembinaan Urusan Agama Katolik. Pada sasaran ini belum ada kegiatan yang terlaksana, sehingga capaian kinerja pada Triwulan I ini sebesar 0 %.

Sasaran ke -3 : Meningkatnya dukungan manajemen dan pelaksanaan tugas teknis lainnya Bimas Katolik.

Indikatornya adalah :

a. Terlayaninya layanan perkantoran

Upaya-upaya yang dilakukan pada indikator ini antara lain: 1. Melakukan pencairan gaji dan tunjangan

2. Melakukan kegiatan operasional dan pemeliharaan kantor Capaian kinerja pada Triwulan I ini sebesar 25 %.

(12)

Laporan Kinerja Triwulan I Tahun 2020 Kantor Kementerian Agama Kab. Sleman 8 Sasaran ke -5 : Meningkatnya Penyelenggaraan Administrasi Perkantoran Pendidikan Bimas Katolik.

Indikatornya adalah :

a. Terlayaninya layanan perkantoran

Upaya-upaya yang dilakukan pada indikator ini antara lain: 1. Melakukan pencairan gaji dan tunjangan

Capaian kinerja pada Triwulan I ini sebesar 25 %.

VII. Pada Program Bimbingan Masyarakat Hindu

Sasaran ke -1 : Meningkatnya Penyelenggaraan Administrasi Perkantoran Pendidikan Bimas Hindu.

Indikatornya adalah :

a. Terlayaninya layanan perkantoran

Upaya-upaya yang dilakukan pada indikator ini antara lain: 1. Melakukan pencairan gaji dan tunjangan

Capaian kinerja pada Triwulan I ini sebesar 25 %.

VIII. Pada Program Bimbingan Masyarakat Budha

Sasaran ke -1 : Meningkatnya Penyelenggaraan Administrasi Perkantoran Pendidikan Bimas Budha.

Indikatornya adalah :

a. Terlayaninya layanan perkantoran

Upaya-upaya yang dilakukan pada indikator ini antara lain: 1. Melakukan pencairan gaji dan tunjangan

Capaian kinerja pada Triwulan I ini sebesar 25 %.

IX. Program Penyelenggara Haji dan Umroh

Sasaran ke -1 : Meningkatnya Pelayanan Haji Dalam Negeri.

Pada sasaran ini belum ada kegiatan yang terlaksana, sehingga capaian kinerja pada Triwulan I ini sebesar 0 %.

Sasaran ke -2 : Meningkatnya Pembinaan Haji. Indikatornya adalah :

a. Jumlah petugas haji yang profesional

Upaya-upaya yang dilakukan pada indikator ini adalah : 1. Melakukan Rekrutmen/Seleksi Petugas Haji

(13)

Laporan Kinerja Triwulan I Tahun 2020 Kantor Kementerian Agama Kab. Sleman 9 Sasaran ke -3 : Dukungan manajemen dan pelaksanaan tugas teknis lainnya penyelenggaraan haji dan umroh.

Indikatornya adalah :

a. Terlayaninya Layanan Perkantoran

Upaya-upaya yang dilakukan pada indikator ini antara lain : 1. Pembayaran gaji dan tunjangan

2. Belanja Operasional dan Pemeliharaan Kantor

Capaian kinerja pada Triwulan I pada indikator ini sebesar 25 %.

Pada Triwulan I Tahun 2020 capaian kinerja tiap program adalah sebagai berikut: 1. Program Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya

Kementerian Agama, capaian kinerja adalah : 25 % 2. Program Kerukunan Umat Beragama : 0 %

3. Program Bimbingan Masyarakat Islam : 31 % 4. Program Pendidikan Islam sebesar : 17 % 5. Bimbingan Masyarakat Kristen sebesar : 25 % 6. Bimbingan Masyarakat Katolik : 8 %

7. Bimbingan Masyarakat Hindu sebesar : 25 % 8. Bimbingan Masyarakat Budha : 25 %

9. Penyelenggaraan Haji dan Umrah : 21%.

Dari uraian di atas, capaian kinerja dari 9 Program kegiatan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman pada Triwulan I Tahun 2020 sebesar 19,67%. Hasil capaian kinerja triwulan I ini belum memenuhi target 25 %. Dengan pencapaian ini diharapkan pada Triwulan II dapat mengejar pencapaian kinerja agar dapat memenuhi target 50%.

Sedangan realisasi anggaran DIPA tahun 2020 di triwulan I ini adalah sebesar Rp. 24.844.276.621,- dari pagu total senilai Rp. 105.418.034.000,- atau sebesar 23,57 %.

Dengan rincian realisasi anggaran Triwulan I TA 2020 sebagai berikut:

No PROGRAM SATKER PAGU REALISASI %

1.

Program Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya Kementerian Agama

5.199.212.000 832.552.722 16,01%

2. Program Kerukunan Umat Beragama 40.000.000 0 0%

3. Program Bimbingan Masyarakat Islam 25,971,230,000 4.171.849.364 16,06%

4. Program Pendidikan Islam 64,036,792,000 18.616.636.555 29,07%

5. Program Bimbingan Masyarakat Kristen 2,707,680,000 148.366.763 5.48%

6. Program Bimbingan Masyarakat Katolik 5,285,335,000 753.167.253 14.25%

(14)

Laporan Kinerja Triwulan I Tahun 2020 Kantor Kementerian Agama Kab. Sleman 10

No PROGRAM SATKER PAGU REALISASI %

8. Program Bimbingan Masyarakat Budha 131,462,000 14.991.818 11.40%

9. Program Penyelenggaraan Haji dan

Umroh 1,182,468,000 174.719.992 14.78%

JUMLAH 105.418.034.000 24.844.276.621 23,57%

Dari hasil realisasi anggaran Triwulan I ini juga masih belum mencapai target 25% , langkah yang perlu diambil ke depan adalah mempercepat pelaksanaan kegiatan dan diharapkan pada Triwulan II dapat mengejar target yaitu sebesar 45 %.

(15)

Laporan Kinerja Triwulan I Tahun 2020 Kantor Kementerian Agama Kab. Sleman 11 BAB III

HAMBATAN / KENDALA DAN UPAYA TINDAK LANJUT

Hambatan/kendala yang terjadi dalam mencapai sasaran strategis Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman dan Upaya Tindak Lanjut yang dilakukan untuk mengatasi hambatan/kendala pada Triwulan I tahun 2020 per setiap indikator antara lain: I. Pada Program Program Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis

Lainnya Kementerian Agama.

Sasaran ke-1 : Meningkatnya Pembinaan Administrasi Keuangan dan BMN. Indikatornya adalah :

a. Terlayaninya Layanan Perkantoran

Pada indikator ini kegiatannya adalah Pencairan Tunjangan dan Gaji Pegawai. Kendala yang dihadapi adalah : kegiatan ini bersifat rutin tiap bulan, sehingga kendala yang dihadapi oleh petugas adalah waktu dan penginputan data perubahan pegawai harus update data per bulan, terkadang karena berbagai faktor input dan update data terlambat. Sehingga petugas harus membuat ralat pengajuan gaji/tunjangan.

Upaya yang dilakukan adalah selalu koordinasi dengan petugas terkait berkaitan dengan gaji dan tunjangan.

Sasaran ke - 2 : Meningkatnya Pembinaan Administrasi Umum. Dalam sasaran ini indikatornya adalah:

a. Terlayaninya layanan perkantoran.

Kegiatan dalam indikator ini adalah: Operasional dan pemeliharaan kantor.

Kendala kegiatan ini adalah: karena kegiatan berupa kegiatan rutin pemenuhan kebutuhan sehari-hari perkantoran, SPJ dan penyerapan anggaran tidak bisa diprediksi. .

Upaya yang dilaksanakan adalah meminta pegawai yang membuat spj operasional sehari-hari mendata kebutuhan, merencanakan pencairan, lebih cermat dan tepat waktu menyerahkan kelengkapan SPJ ke bendahara.

II. Pada Program Kerukunan Umat Beragama. Sasaran pada program ini :

1) Jumlah Operasional SEKBER FKUB Kabupaten/Kota

Kegiatan dalam indikator ini adalah : Pemberian Bantuan Operasional SEKBER FKUB Tingkat Kabupaten/Kota.

Kendala yang dihadapi adalah: pemberian bantuan akan dilaksanakan setelah proposal FKUB diserahkan ke Kementerian Agama Kab. Sleman.

(16)

Laporan Kinerja Triwulan I Tahun 2020 Kantor Kementerian Agama Kab. Sleman 12 Upaya yang dilakukan adalah segera menghubungi Tim FKUB Kabupaten untuk segera menyerahkan proposal bantuan ke Kementerian Agama Kab. Sleman, diharapkan triwulan II 2020 bantuan sudah tersalurkan.

III. Pada Program Bimbingan Masyarakat Islam

Sasaran ke -1 : Meningkatnya Pengelolaan KUA dan Pembinaan Keluarga Sakinah Indikatornya adalah :

a. Jumlah Penghulu yang terbina

- Pada indikator ini kegiatan baru dilaksanakan di triwulan II, bulan April 2020. Kendala yang dihadapi adalah karena anggaran kegiatan berasal dari PNBP NR sehingga untuk pelaksanaan kegiatan harus menunggu terbitnya SE MP dari DJPB Kemenkeu RI serta melihat ketersediaan anggaran setelah dikurangi untuk Jasa Profesi dan Transport Penghulu. Upaya yang dilakukan tetap melaksanakan kegiatan semaksimal mungkin menyesuaikan anggaran yang ada. Kegiatan ini direncanakan akan dilaksanakan pada triwulan II b. Jumlah KUA yang memenuhi standard minimal

Pada Indikator ini terdapat 3 kegiatan yaitu:

- Peningkatan Kualitas Manajamen Kelembagaan KUA melalui Kegiatan Peningkatan Standar Mutu layanan Publik KUA dilaksanakan pada triwulan II Kendala yang dihadapi adalah karena anggaran kegiatan berasal dari PNBP NR sehingga untuk pelaksanaan kegiatan harus menunggu terbitnya SE MP dari DJPB Kemenkeu RI serta melihat ketersediaan anggaran setelah dikurangi untuk Jasa Profesi dan Transport Penghulu. Upaya yang dilakukan tetap melaksanakan kegiatan semaksimal mungkin menyesuaikan anggaran yang ada. Kegiatan ini direncanakan akan dilaksanakan pada triwulan II

- Sistem Informasi KUA melalui Bimtek Terapan Aplikasi E-Monev, New

Simkah, dan E Model dilaksanakan pada Triwulan III. Kendala yang dihadapi kegiatan belum dilaksanakan karena masih menunggu Aplikasi New Simkah dari Ditjen Bimas Islam.

- Layanan Nikah dan Rujuk melalui Jasa Profesi dan transport Penghulu dan

Supervisi dan Pengelolaan PNBP. Kendala yang dihadapi pada Triwulan I untuk Jasa Profesi dan Transport penghulu adalah pencairan anggaran yang bersumber dari PNBP NR . Untuk Supervisi dan Pengelolaan PNBP akan mulai di laksanaka pada Triwulan II karena menunggu Triwulan I telah dilaksanakan untuk kemudian dilakukan Supervisi setiap triwulan.

- KUA Teladan melalui Penilaian KUA Teladan Tk. DIY. Kendala yang dihadapi

Penilaian KUA Teladan Tk DIY adalah jadwal kegiatan sudah di tentukan oleh Kanwil Kemenag Prov. DI Yogyakarta pada bulan Juni 2020. Jadi kegiatan dilaksanakan sesuai jadwal yang ada.

c. Keluarga Sakinah Indikatornya adalah :

(17)

Laporan Kinerja Triwulan I Tahun 2020 Kantor Kementerian Agama Kab. Sleman 13 - Pusat layanan keluarga ( Pusaka Sakinah ) KUA Kendala yang dihadapi

menunggu juknis dari kemenag RI dan sampai saat ini belum ada d. Bimbingan Perkawinan Pra Nikah

Indikatornya adalah:

- Bimbingan Perkawinan Pra Nikah Calon Pengantin. Kendala yang dihadapi

adalah karena anggaran kegiatan berasal dari PNBP NR sehingga untuk pelaksanaan kegiatan harus menunggu terbitnya SE MP dari DJPB Kemenkeu RI serta melihat ketersediaan anggaran setelah dikurangi untuk Jasa Profesi dan Transport Penghulu. Upaya yang dilakukan tetap melaksanakan kegiatan semaksimal mungkin menyesuaikan anggaran yang ada. Kegiatan ini sudah dilaksanakan pada tribulan I dan akan dilaksanakan triwulan II pada bulan Juni 2020 dan setelah itu akan dilaksanakan pada bulan Juli, Agustus, Oktober dan Desember 2019

Sasaran ke-2 : Program Pengelolaan dan Pembinaan Pemberdayaan Zakat dan Wakaf.

Indikatornya adalah :

a. Terlayaninya Layanan Sertifikasi Tanah Wakaf Terlayaninya Layanan Bantuan Papanisasi Benda Wakaf Pada indikator ini Pelaksanaannya setelah juknis keluar dan baru dapat terlaksana. Sehingga pada Triwulan I belum terlaksana b. untuk menyelamatkan legalitas Tanah wakaf di wilayah Kab. Sleman.

Pada indikator ini pelaksanaannya setelah juknis dari pusat sudah ada, selanjutnya kabupaten membuat edaran sesuai juknis ke KUA tiap kecamatan se Kabupaten Sleman. Sehingga pada Triwulan I belum terlaksana.

Sasaran ke- 3 : Meningkatnya Pengelolaan dan Pembinaan Penerangan Agama Islam.

Indikatornya adalah :

a. Jumlah Tunjangan Penyuluh Agama Non PNS

Pencairan Tunjangan Penyuluh Agama Non PNS, Kendala yang dihadapi adalah anggarannya untuk satu tahun dan volume output dalam DIPA adalah 1 layanan, sehingga meskipun pelaksanaan kegiatan sebagian sudah dilaksanakan dan sudah ada pencairan anggaran, pencapaian tetap 0 %. Hal ini karena pencapaiannya output baru dapat ditulis 100 % apabila seluruh anggaran telah terealisasi. Tunjangan PAH pada Triwulan I ini belum dibayarkan karena menunggu PMA dan juknis Upaya untuk mengatasi pencairan Tunjangan di triwulan berikutnya.

b. Jumlah Penyuluh Agama Islam

Pembinaan dan Peningkatan Kompetensi Penyuluh Agama Islam melalui kegiatan Rapat Koordinasi Kelompok Kerja Penyuluh. Kendala yang dihadapi penjadwalan kegiatan Rakor menyesuaikan dengan kegiatan Pokjaluh. Telah dilakukan

(18)

Laporan Kinerja Triwulan I Tahun 2020 Kantor Kementerian Agama Kab. Sleman 14 dilakukan Rakor pada bulan Februari 2020 sebanyak 1 kegiatan.

c. Jumlah Musabaqoh Al Qur’an dan Al Hadist

Penyelenggaraan MTQ/STQ Tingkat Kabupaten / Kota melalui Penyelenggaraan MTQ/STQ Tingkat Kabupaten Sleman. Kendala yang dihadapi jadwal kegiatan mengikuti Jadwal Kegiatan MTQ dari Pemerintah Daerah Kabupaten Sleman. d. Jumlah Ormas dan Lembaga Keagamaan

Pembinaan Lembaga Seni Agama Islam melalui kegiatan Pendataan dan Verifikasi Lembaga Seni dan Siaran Keagamaan Islam.

Kegiatan pada indikator ini diagendakan akan dilaksanakan pada triwulan III.

Sasaran ke - 4 : Meningkatnya Pengelolaan Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah.

Indikatornya adalah :

e. Terlayaninya Pengelolaan Hisab Rukyat.

Pada indikator ini kegiatan baru dilaksanakan di triwulan II, III.

Sasaran ke- 5 : Meningkatnya Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis lainnya Bimas Islam

Indikatornya adalah :

Terlayaninya Layanan Perkantoran

Dalam sasaran ini tidak ada kendala, walau capaian output triwulan I masih 0 % namun realisasi tidak jauh dari target.

IV. Pada Program Pendidikan Islam

Sasaran ke-1 : Meningkatnya Mutu dan Relevansi Pendidikan Agama Islam Indikatornya adalah :

a. Jumlah Dokumen Standar Nasional Pendidikan Agama Islam

Pada indikator ini kegiatan Penyelenggaraan Ujian Sekolah PAI juga dilaksanakan pada triwulan I dan triwulan II, antara lain berupa kegiatan Rapat Koordinasi Penyelenggaraan PAI dan Monitoring Ujian Sekolah PAI, karena Ujian Sekolah dilaksanakan pada bulan Maret, April dan Mei 2020.

Kendala yang dihadapi yaitu karena adanya wabah virus corona yang menyebabkan Ujian Sekolah ditunda atau ditiadakan, sehingga anggaran untuk monitoring tidak terserap maksimal. Capaian kinerja juga tidak terpenuhi di triwulan ini karena pada indikator ini kegiatan yang pelaksanaannya waktu butuh beberapa bulan dan berkelanjutan, karena outputnya gabungan maka pencapaian 100 % hanya dapat dicapai ketika kegiatan terlaksana semua.

b. Jumlah Guru PAI Non PNS Penerima Tunjangan Profesi

P e mb a ya r an T u nj a ng a n pr of es i bag i g u r u P AI n on P NS b e lum d ic a irk a n pa d a t r iwu la n in i. K en d a la ya ng d ih ad a p i a da la h :

(19)

Laporan Kinerja Triwulan I Tahun 2020 Kantor Kementerian Agama Kab. Sleman 15 t a hu n in i se b ag a i d a s ar p e nc a ira n tun j ang a n pr of es i g ur u, s e d a ng k an p e nc a ir an T PG ha ru s m e n ung g u reg u las i b erk a ita n d e ng an pe n ca ir an T PG m e la lu i a p lik as i S I AG A. Up a ya y a ng d ilak uk a n u nt uk me ng at as i a d a la h me ng h im b au p em er int ah d a lam h a l in i Dir je n P e n d is u nt uk s eg er a m eng e lua rk a n reg u la s i b e rk a it a n d eng a n p en c a ir a n T PG.

2. Kemampuan GPAI dalam menggunakan aplikasi SIAGA masih sangat terbatas. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi adalah dengan mendampingi dan membantu menyelesaikan kesulitan/kendala para guru PAI tersebut.

c. Jumlah Guru PAI yang Meningkat Kompetensinya Kendala yang dihadapi pada indikator ini adalah :

1. Masih adanya guru PAI yang kurang menguasai iptek. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi adalah dengan membantu dan mendampingi guru tersebut. 2. Terbatasnya anggaran untuk kegiatan ini, upaya yang dilakukan adalah

dengan mengajukan anggaran sesuai kebutuhan di tahun anggaran berikutnya.

d. Terlayaninya Layanan Perkantoran

P e mb a ya r an T u nj ang a n p rof e s i b ag i g u ru P A I P NS b e lum d ic a irk a n p a d a t r iwu la n in i. Ken d a la ya ng d ih ad a p i a d a la h :

1. T e r lamb at n ya reg u la s i m e ng e n a i j uk n is p e nc a ir a n T PG p a d a t a hu n in i s e bag a i d a s ar p e nc a ir a n t u nj ang a n pr of es i g ur u, s e d a ng k an p en c a ir an T PG h ar us m e nung g u r eg u la s i b erk a it a n d e ng an p e nc a ir a n T PG m e la lu i a p lik a s i S IG A. Upa ya ya n g d ilak uk a n un tuk m eng a ta s i ad a la h me ng him b au p em er int ah da la m h a l in i Dir j en P en d is u nt uk seg er a m e ng e lu ark an r eg u la s i b e rk a it a n d eng a n p en c a ir a n T PG.

2. Kemampuan GPAI dalam menggunakan aplikasi SIAGA masih sangat terbatas. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi adalah dengan mendampingi dan membantu menyelesaikan kesulitan/kendala para guru PAI tersebut.

Sasaran ke -2 : Meningkatnya Peningkatan Akses, Mutu, Relevansi, dan Daya Saing Pendidikan Keagamaan Islam.

Indikatornya adalah :

a. Jumlah dokumen standar nasional Pendidikan Keagamaan Islam.

Pada indikator ini pencapaian masih 0 %. Hal ini karena kegiatan dilaksanakan menyesuaikan jadwal pelaksanaan Ujian Pendidikan Kesetaraan Tahun 2020, yaitu di akhir bulan Maret, April, dan Mei. Terkait hal itu, Kegiatan UN pada tahun ini ditiadakan karena adanya pandemi covid 19. Upaya tindak lanjutnya adalah segera melaksanakan kegiatan lainnya sesuai jadwal.

(20)

Laporan Kinerja Triwulan I Tahun 2020 Kantor Kementerian Agama Kab. Sleman 16 b. Jumlah Guru/Ustadz Pendidikan Keagamaan Islam Penerima Tunjangan

Fungsional.

Pada indikator ini tidak ada kendala. Capaian output masih 0% karena sesuai rencana akan dilaksanakan di Triwulan IV, Hal ini karena harus melalui beberapa tahapan. Dimulai dari sosialisasi, seleksi dan verifikasi, penetapan penerima, dan pencairan tunjangan.

c. Jumlah Madrasah Diniyah Takmiliyah, Pendidikan Al Qur'an, Pendidikan Pesantren Penerima Bantuan Operasional Pendidikan (BOP).

Pada indikator ini tidak ada kendala. Capaian output masih 0% karena sesuai rencana akan dilaksanakan di Triwulan II. Selain itu masih menunggu Petunjuk Teknis BOP Tahun 2020. Upaya tindak lanjutnya adalah segera melaksanakan kegiatan pada triwulan berikutnya.

d. Jumlah Santri Pendidikan Diniyah Formal/Muadalah/PPS Tk Ula Penerima Bantuan PIP.

Pada indikator ini tidak ada kendala. Capaian output masih 0% karena sesuai rencana akan dilaksanakan di Triwulan IV. Upaya yang sudah dilakukan adalah melakukan evaluasi pelaksanaan program PIP tahun 2019, pencermatan Petunjuk Teknis PIP Tahun 2020, sosialisasi PIP, dan pemutakhiran data calon penerima manfaat PIP.

e. Jumlah Santri Pendidikan Diniyah Formal/Muadalah/PPS Tk Wustha Penerima Bantuan PIP.

Pada indikator ini tidak ada kendala. Capaian output masih 0% karena sesuai rencana akan dilaksanakan di Triwulan IV. Upaya yang sudah dilakukan adalah melakukan evaluasi pelaksanaan program PIP tahun 2019, pencermatan Petunjuk Teknis PIP Tahun 2020, sosialisasi PIP, dan pemutakhiran data calon penerima manfaat PIP.

Sasaran ke -3 : Meningkatnya Peningkatan Akses, Mutu, dan Relevansi Madrasah. Pada Sasaran ini terbagi dalam 1 Seksi dan 2 MIN, yaitu Seksi Pendidikan Madrasah, MIN 1 Sleman dan MIN 2 Sleman.

Pada Seksi Pendidikan Madrasah. Indikatornya adalah :

a. Jumlah siswa MI penerima BOS

Kendala yang terjadi dalam kegiatan ini adalah terlambatnya pengumpulan LPJ pencairan BOS periode sebelumnya dan usulan BOS berikutnya dari lembaga (MI).

b. Jumlah siswa MTs penerima BOS

Kendala yang terjadi dalam kegiatan ini adalah terlambatnya pengumpulan LPJ pencairan BOS periode sebelumnya dan usulan BOS berikutnya dari lembaga (MTs).

(21)

Laporan Kinerja Triwulan I Tahun 2020 Kantor Kementerian Agama Kab. Sleman 17 c. Jumlah siswa MA penerima BOS

Kendala yang terjadi dalam kegiatan ini adalah terlambatnya pengumpulan LPJ pencairan BOS periode sebelumnya dan usulan BOS berikutnya dari lembaga (MA).

d. Terlayaninya Layanan Dukungan Manajemen Satker

Kegiatan dalam indikator ini adalah kegiatan yang terkait Manajemen Tugas dan Fungsi Direktorat dan Bidang Kurikulum, Sarana, Kesiswaan dan Kelembagaan Madrasa yang di laksanakan dalam bentuk Rapat Koordinasi dengan Satker Madrasah.

Kendala dalam kegiatan ini adalah adanya pandemi Covid 19 sehingga beberapa kegiatan ditunda karana pelaksana kegiatan diharuskan melaksanakan work frome home.

Pada MIN 1 Sleman Indikatornya adalah :

Jumlah Siswa MI penerima BOS

Kendala-kendala yang terjadi dan upaya tindak lanjut yang dilakukan :

- Kebijakan non tunai sehingga madrasah harus mencari modal terlebih dahulu dalam pelaksanaan kegiatanya, upaya tindaklanjut : mencari pinjaman ke pihak lain.

- kesulitan dalam mencari rekanan yang bisa mengikuti mekanisme non tunai, upaya tindak lanjut : terus berupaya mencari rekanan baru yang bisa diajak kerjasama dengan mekanisme baru.

Pada MIN 2 Sleman Indikatornya :

a. Jumlah Siswa MI Penerima BOS

Kendala-kendala yang terjadi dan upaya tindak lanjut yang dilakukan :

- Kebijakan non tunai sehingga madrasah harus mencari modal terlebih dahulu dalam pelaksanaan kegiatanya, upaya tindaklanjut : mencari pinjaman ke pihak lain.

- kesulitan dalam mencari rekanan yang bisa mengikuti mekanisme non tunai, upaya tindak lanjut : terus berupaya mencari rekanan baru yang bisa diajak kerjasama dengan mekanisme baru.

Sasaran ke -4 : Meningkatnya Peningkatan Kompetensi dan Profesionalitas Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah.

Indikator pada kegiatan adalah:.

a. Jumlah Guru Non-PNS penerima Tunjangan insentif Kegiatan ini baru akan dilaksanakan pada triwulan II b. Jumlah Guru Non-PNS penerima Tunjangan Profesi

(22)

Laporan Kinerja Triwulan I Tahun 2020 Kantor Kementerian Agama Kab. Sleman 18 Kendala yang terjadi: Sampai bulan maret belum bisa cair karena harus menggunakan simpatika.

Upaya yang dilakukan: Proses simpatika, baru akan direalisasikan pada triwulan II c. Terlayaninya Layanan Perkantoran

Pada indikator inibelum ada kendala karna kegiatan baru akan dilaksanakan oada triwulan II.

Upaya yang dilakukan: Tidak ada

Sasaran ke -5 : Meningkatnya Dukungan Manajemen Pendidikan dan Pelayanan Tugas Teknis Lainnya Pendidikan Islam.

Indikatornya adalah :

a. Layanan Dukungan Manajemen Eselon I [Base Line]

Kendala yang terjadi :

Pelaksanaan Ujian Nasional tidak jadi diselenggarakan karena situasi dan

kondisi yang tidak memungkinkan adanya wabah COVID 19. Dengan

demikian Monitoring pelaksanaan ujian juga tidak diselenggarakan dan

dana tersebut akan direlokasi untuk mendukung pencegahan menyebarnya

wabah COVID 19.

b. Terlayaninya Layanan Perkantoran

Upaya yang dilakukan pada indicator ini melakukan layanan perkantoran Kegiatan pada indikator ini antara lain:an tunjangan kepegaaian terkait 1. Melakukan pembayaran Gaji dan tunjangan

Kendala dalam kegiatan ini ada pada kepegwaian dan keuangan terkait perhitungan absensi.

2. Melakukan kegiatan Operasional dan Pemeliharaan Kantor

Pada indikator ini kegiatan berjalan dengan lancar tanpa kendala yang berarti.

V. Pada Program Bimbingan Masyarakat Kristen

Sasaran ke -1 : Meningkatnya Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya Bimas Kristen.

Indikatornya adalah :

a. Terlayaninya layanan Perkantoran

Pada indikator ini Tunjangan Kinerja Pegawai dilaksanakan setiap bulan. Hambatan:

Pada umumnya kegiatan pencairan berjalan lancar hanya agak terlambat karena adanya pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID 19).

Upaya:

(23)

Laporan Kinerja Triwulan I Tahun 2020 Kantor Kementerian Agama Kab. Sleman 19 Sasaran ke -2 : Meningkatnya Penyelenggaraan Administrasi Perkantoran Pendidikan Bimas Kristen

Indikatornya adalah :

f. Terlayaninya layanan perkantoran.

Pada indikator ini kegiatan pembayaran uang makan dan gaji dilaksanakan setiap bulan, sedangkan untuk tunjangan profesi dilaksanakan pada triwulan berikutnya. Kendala yang dihadapi adalah terkadang ada beberapa guru yang terlambat mengumpulkan daftar hadir untuk keperluan pencairan uang makan, sehingga penyerapan anggaran tidak maksimal. Sementara pencairan Operasional Pengawas baru masih dikoordinasikan dengan perencanaan dan Bimas Kristen Kanwil, disamping adanya pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID 19)

Upaya untuk mengatasi adalah dengan koordinasi berkesinambungan dengan pengawas dan guru Pendidikan Agama Kristen.

VI. Pada Program Bimbingan Masyarakat Katolik

Sasaran ke -1 : Meningkatnya Pengelolaan dan Pembinaan Agama Katolik Indikatornya adalah :

a. Jumlah Guru Non PNS Penerima Tunjangan Profesi

Pada indikator ini kegiatan pembayaran Tunjangan Profesi Guru Non PNS Pendidikan Agama Katolik bulan Januari-April baru akan dilaksanakan bulan Mei dibayarkan melalui proses LS.

Hambatan:

Pencairan guru non PNS mundur dari jadwal yang seharusnya karena akan akan dibarengkan dengan pencairan guru PNS yang sedang menunggu daftar gaji baru. Upaya:

Koordinasi lebih lanjut dengan pihak-pihak terkait.

b. Jumlah Guru Pendidikan Agama Katolik yang meningkat kompetensinya

Upaya-upaya yang dilakukan pada indikator ini antara lain dengan melakukan Kegiatan:

1. Pembinaan Kompetensi Guru Pendidikan Agama Katolik Tingkat Dasar 2. Pengadaan Peralatan dan Fasilitas Perkantoran

3. Bible Camp untuk Siswa Hambatan:

Kegiatan-kegiatan yang rencananya akan mulai dilaksanakan bulan maret ditunda karena ada Pandemi Virus Corona.

Upaya:

Koordinasi lebih lanjut dengan pihak-pihak terkait. c. Jumlah KKG dan MGMP yang menerima Bantuan

(24)

Laporan Kinerja Triwulan I Tahun 2020 Kantor Kementerian Agama Kab. Sleman 20 Pada indikator ini, kegiatan pemberian bantuan kepada KKG dan MGMP baru akan dilaksanakan pada triwulan II.

Sasaran ke -2 : Meningkatnya Pengelolaan dan Pembinaan Urusan Agama Katolik Indikatornya adalah :

a. Jumlah Lembaga Keagamaan Katolik yang Difasilitasi Upaya-upaya yang dilakukan pada indikator ini antara lain: Melakukan kegiatan:

1. Pemberian Bantuan Kepada Kepada Lembaga Keagamaan Katolik 2. Pembinaan Iman Umat Katolik

3. Bantuan Kitab Suci Hambatan:

Pencairan belum dilakukan karena masih menunggu proposal dari pihak-pihak terkait, sementara kegiatan terhambat Pandemi Virus Corona

Upaya:

Koordinasi lebih lanjut dengan pihak-pihak terkait.

Sasaran ke -3 : Meningkatnya dukungan manajemen dan pelaksanaan tugas teknis lainnya Bimas Katolik

Indikatornya adalah :

a. Terlayaninya layanan perkantoran

Upaya-upaya yang dilakukan pada indikator ini antara lain: Melakukan kegiatan:

1. Pembayaran Gaji dan Tunjangan 2. Tukin Pegawai

3. Keperluan Sehari-hari Perkantoran 4. Pemeliharaan Peralatan Kantor

5. Pemeliharaan Kendaraan Bermotor Roda 2 6. Operasional Satuan Kerja

7. Koordinasi dan Konsultasi 8. Pengelola SAI Tingkat Satker Hambatan:

Pada program ini tetap berjalan sebagaimana mestinya, hanya saja lebih lambat karena Pandemi Virus Corona.

Upaya:

Koordinasi lebih lanjut dengan pihak-pihak terkait.

Sasaran ke-4 : Meningkatnya Penyelenggaraan Administrasi Perkantoran Pendidikan Bimas Katolik

Indikatornya adalah :

a. Terlayaninya layanan perkantoran

(25)

Laporan Kinerja Triwulan I Tahun 2020 Kantor Kementerian Agama Kab. Sleman 21 Melakukan kegiatan Pembayaran Gaji Dan Tunjangan

Hambatan:

Pada program ini tetap berjalan sebagaimana mestinya, hanya saja lebih lambat karena Pandemi Virus Corona. Selain gaji rutin, ada pencairan kekurangan TPG guru PNS bulan Desember tahun 2019.

Upaya:

Koordinasi lebih lanjut dengan pihak-pihak terkait.

VII. Pada Program Bimbingan Masyarakat Hindu

Sasaran ke -1 : Meningkatnya Penyelenggaraan Administrasi Perkantoran Pendidikan Bimas Hindu

Indikatornya adalah :

a. Terlayaninya layanan perkantoran. Kegiatan yang dilakukan:

1. Pelayanan Gaji dan Tunjangan 2. Pelayanan Tunjangan Kinerja Guru 3. Pelayanan Tunjangan Kinerja Pegawai 4. Pelayanan Administrasi Keuangan Hambatan:

Pelayanan berjalan seperti biasa hanya saja memerlukan waktu yang lebih lama karena ada Pandemi Virus Corona.

Upaya:

Berkoordinasi lebih lanjut dengan pihak-pihak terkait.

VIII. Pada Program Bimbingan Masyarakat Budha

Sasaran ke -1 : Meningkatnya Penyelenggaraan Administrasi Perkantoran Pendidikan Bimas Budha

Indikatornya adalah :

a. Terlayaninya layanan perkantoran.

Upaya-upaya yang dilakukan pada indikator ini antara lain: Melakukan kegiatan:

1. Pembayaran Gaji Dan Tunjangan 2. Tunjangan Profesi Kegiatan 3. Tunjangan Kinerja Guru

4. Honorarium Pengelola Keuangan Hambatan:

Pada umumnya kegiatan tetap diusahakan dilaksanakan tetapi membutuhkan waktu yang lebih lama karena ada Pandemi Virus Corona.

Upaya:

(26)

Laporan Kinerja Triwulan I Tahun 2020 Kantor Kementerian Agama Kab. Sleman 22 IX. Program Penyelenggara Haji dan Umroh

Sasaran ke -1 : Terlayaninya Layanan Dukungan Manajemen Eselon I Indikatornya adalah :

a. Jumlah Pelayanan Dokumen dan Perlengkapan Jama’ah Haji Upaya-upaya yang dilakukan pada indikator ini antara lain :

1. Melakukan kegiatan sosialisasi/orientasi penyelesaian dokumen dan perlengkapan haji

a. Konsumsi untuk Peserta, Panitia dan Narasumber b. Honorarium Panitia Sosialisasi Pembuatan Paspor

c. Honorarium Narasumber dan Moderator Sosialisasi Pembuatan Paspor Pelaksanaan dari sosialisasi/orientasi penyelesaian dokumen perlengkapan haji berupa kegiatan Sosialisasi Pembuatan Paspor Bagi Calon Jama’ah Haji Estimasi Keberangkatan Tahun 2021, pada triwulan I dapat dilaksanakan 3 angkatan dari 5 angkatan yang direncanakan dalam kurun waktu I tahun, yaitu pada tanggal 16, 17 dan 18 Maret 2020 di Masjid Agung dr. Wahidin Soediro Hoesodo, target peserta dari setiap angkatan sebanyak 238 orang. Sebagai narasumber berasal dari Kantor Kantor Imigrasi Kelas I DIY.

Secara umum kegiatan Sosialisasi Pembuatan Paspor Bagi Calon Jama’ah Haji Estimasi Keberangkatan Tahun 2021 dapat berjalan dengan lancar, ada beberapa yang dapat menjadi bahan evaluasi yaitu :

a. Beberapa calon jama’ah haji sudah pindah domisili, sedangkan data yang ada di Siskohat berdasarkan alamat saat pendaftaran. Untuk mengatasi kendala tersebut maka pemberitahuan tidak hanya melaui surat kepada yang bersangkutan namun diberitahukan melalui forum KBIH dan KUA Kecamatan, selanjutnya bagi peserta yang mendapat informasi untuk menyampaikan update domisili kepada KUA Kecamatan.

b. Waktu kegiatan dilaksanakan pada saat jam kerja, sebagian jama’ah ada yang bekerja sehingga tidak bisa hadir sesuai yang dijadwalkan. Untuk mengatasi kendala tersebut maka bagi peserta yang memang berhalangan untuk hadir pada waktu sesuai jadwal maka diberikan kelonggaran untuk hadir pada jadwal yang lain dengan syarat memberikan informasi terlebih dahulu.

c. Adanya situasi diluar kendali, yaitu penyebaran Virus Covid19 yang menyebabkan tidak boleh melaksanakan kegiatan yang melibatkan peserta dalam jumlah yang banyak, sehingga 2 angkatan berikutnya ditunda pelaksanaannya sampai menunggu kondisi yang kondusif.

Sasaran ke-2 : Meningkatnya Pembinaan Haji Indikatornya adalah :

a. Jumlah Petugas Haji Yang Profesional

Upaya-upaya yang dilakukan pada indikator ini antara lain : 1. Melakukan Rekrutmen/Seleksi Petugas Haji

(27)

Laporan Kinerja Triwulan I Tahun 2020 Kantor Kementerian Agama Kab. Sleman 23 a. Belanja bahan berupa penggandaan materi, dokumentasi, dekorasi dan

konsumsi panitia, pengawas dan peserta. b. Honorarium Pengawas Ujian

c. Transport

Pelaksanaan dari Seleksi Calon Petugas Haji, pada triwulan I dapat dilaksanakan pada tanggal 4 Februari 2020 di Asarama Haji Transit Yogyakarta, ada beberapa yang dapat menjadi bahan evaluasi yaitu :

a) Adanya perubahan sistem pada seleksi calon petugas haji di Tingkat Kabupaten yang untuk perama kalinya menggunakan sistem CAT, sehingga bergantung dengan sambungan internet yang menyebabkan banyak peserta yang kesulitan dalam pelaksanaan seleksi tahun ini. b) Kegiatan ini tidak dilaksanakan di Kabupaten masing-masing, tetapi

menjadi satu tempat se-DIY sehingga untuk honor pengawas ujian dikurangi.

b. Jumlah Calon Jama’ah Haji yang mendapatkan Bimbingan Manasik Upaya-upaya yang dilakukan pada indikator ini antara lain :

Bimbingan manasik dan Perjalanan Haji Kabupaten/Kota

Bentuk kegiatan berupa Manasik Haji di Kabupaten dan Kecamatan, Pembekalan Ketua Regu dan Ketua Rombongan.

a. Belanja bahan b. Honorarium Panitia

Capaian kinerja pada Triwulan I dari indikator Calon Haji yang mendapatkan Bimbingan Manasik Haji belum terealisasi karna baru akan dilakasanakan pada triwulan II.

Sasaran ke - 3 : Meningkatnya Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya Kementerian Agama.

Indikator Kinerja berupa :

a. Terlayaninya Dukungan Manajemen Eselon I

Upaya-upaya yang dilakukan pada indikator ini antara lain : Koordinasi Penyelenggaraan Ibadah Haji.

Pada indikator ini kegiatan baru akan dilaksanakan pada triwulan II. b. Terlayaninya Layanan Internal (Saran Prasarana Internal)

Upaya-upaya yang dilakukan pada indikator ini adalah Pengadaan Perangkat Pengolah Data dan Komunikasi.

Pada indikator ini kegiatan baru akan dilaksanakan pada triwulan II. c. Terlayaninya Layanan Perkantoran

Pada indikator ini kegiatan yang dilakukan adalah 1. Pembayaran gaji dan tunjangan

2. Operasional dan pemeliharaan kantor

(28)

Laporan Kinerja Triwulan I Tahun 2020 Kantor Kementerian Agama Kab. Sleman 24 Kendala yang dihadapi dari seluruh program kegiatan di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman Triwulan I Tahun 2020 hampir sama di tiap sasaran. Pada setiap indikator ada beberapa kegiatan yang pelaksanaannya butuh waktu satu tahun dan berkelanjutan, karena outputnya gabungan maka pencapaian 100 % hanya dapat dicapai di triwulan terakhir (IV). Hal ini yang menyebabkan capaian kinerja triwulan I masih rendah.

Upaya yang dilakukan pada semua komponen indikator tiap sasaran juga hampir sama, yaitu pengoptimalan pelaksanaan kegiatan, mempercepat pelaksanaan kegiatan dan merevisi apabila ada kendala yang tidak dapat diselesaikan di triwulan ini.

(29)

Laporan Kinerja Triwulan I Tahun 2020 Kantor Kementerian Agama Kab. Sleman 25 BAB IV

KESIMPULAN

Laporan Kinerja Triwulan I merupakan bentuk pertanggungjawaban atas pengelolaan anggaran dan pelaksanaan program pada triwulan ini.

Capaian kinerja pada Kementerian Agama Kabupaten Sleman pada Triwulan I tahun 2020 ini adalah sebesar 19,67%. Sedangkan realisasi anggaran DIPA tahun 2020 di triwulan I ini adalah sebesar Rp 24.844.276.621,- dari pagu total senilai Rp.

105.418.034.000,- atau sebesar 23,57 %.

Dengan hasil laporan kinerja triwulan ini dapat menjadi sumber informasi bagi Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman untuk mengambil kebijakan dan mempercepat langkah-langkah capaian kinerja dan realisasi anggaran pada triwulan berikutnya.

Referensi

Dokumen terkait

Dengan berlakunya Peraturan Daerah ini, maka Peraturan Daerah Kota Yogyakarta Nomor 21 Tahun 2000 tentang Pembentukan, Susunan Organisasi dan Tata Kerja Dinas Kesehatan Kota

Sampai akhir Triwulan IV Tahun 2020, meningkatnya kualitas laporan pelaksanaan kegiatan dan anggaran dengan indikator kinerja nilai sistem akuntabilitas kinerja instansi

Indikator Kinerja yang realisasinya telah mencapai atau melebihi target triwulan I tahun 2021 yang telah ditetapkan (capaian ≥ 100) antara lain : (1) Nilai Investasi

Rencana Aksi Capaian Kinerja Utama (Dinas Kependudukan dan Pencatatan sipil Kabupaten Gunungkidul) Tahun 2015 Triwulan I. No. Sasaran Indikator Kinerja Triwulan I*)..

INDIKATOR PROGRAM TARGET REALISASI KINERJA PADA TRIWULAN REALISASI CAPAIAN KINERJA TAHUN.. TINGKAT CAPAIAN KINERJA TAHUN

Berdasarkan data kecelakaan lalu lintas tahun 2010–2012 yang didapatkan dari Polresta Banda Aceh dan hasil pengamatan yang dilakukan, terdapat beberapa titik yang

elektromagnetik, kondisi kesehatan dan interaksi antara frekuensi gelombang elektromagnetik dengan kondisi kesehatan terhadap nilai kadar gula darah tikus putih.selain itu