• Tidak ada hasil yang ditemukan

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Perlakuan terhadap Orang Meninggal dalam Tradisi Penguburan Masyarakat Desa Trunyan Bali T2 752012015 BAB II

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Perlakuan terhadap Orang Meninggal dalam Tradisi Penguburan Masyarakat Desa Trunyan Bali T2 752012015 BAB II"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Ibu Nyoman (juga merupakan anggota petani perempuan) menambahkan bahwa pernah suatu ketika subak tetangga (Subak Belulang) tidak melakukan salah satu upacara secara baik

8 Dalam Kamus Alkitab karangan, W.R.F.Browning, terbitan BPK mengatakan bahwa maksud utama dari „kerajaan‟ di sini adalah pemerintahan, atau „kedaulatan‟

Namun demikian, perlu disebutkan pula bahwa salah seorang pelopor dari bisnis penginapan atau home stay di Sidemen itu tidak lain justru adalah penglingsir (raja/kepala

Salah satu makna yang dapat dipetik oleh gereja dari rambu solo adalah.. penerimaan orang Toraja terhadap realitas kematian sebagai kebahagian

Dengan begitu maka para ekspatriat akan dapat mengetahui dan memahami cara kerja, perilaku kerja apa yang diharapkan dan apa yang tidak harapkan dalam cara kerja dari

Dari sini, apabila ditambah dengan adanya suatu bentuk-bentuk tertentu terkait dengan perlakuan orang lain yang tidak menyenangkan pada mereka maka akan dapat

Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna dari ma’badong dalam upacara kematian di Jemaat Lean merupakan nyanyian ratapan atau ratapan kesedihan kepada orang yang

akibat dari perbuatan seseorang tersebut adalah kematian bagi orang lain begitu juga sebaliknya dan juga kaitan diantaranya terputus, maka pelaku dapat dianggap tidak