Sekretariat Daerah Kota Bandung
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga tugas penyusunan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP) Sekretariat Daerah Kota Bandung Tahun 2018 dapat kami selesaikan. Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Setda Kota Bandung disusun sesuai Peraturan Presiden No. 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP).
Pelaksanaan lebih lanjut didasarkan atas Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja dan Tata Cara Reviu Atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah.
Penyusunan laporan ini merupakan upaya kami untuk menginformasikan pertanggungjawaban kinerja yang telah dilakukan organisasi perangkat daerah selama tahun 2018, sebagai konsistensi kami terhadap komitmen untuk menciptakan transparansi yang merupakan pilar terwujudnya tata pemerintahan yang baik.
Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2018 memuat informasi tentang penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan kebijakan program dan kegiatan, serta pencapaian sasaran dalam mewujudkan tujuan, misi dan visi Pemerintah Setda Kota Bandung yaitu : “MEWUJUDKAN BIROKRASI PEMERINTAH DAERAH YANG PROFESIONAL, RESPONSIF DAN BERORIENTASI PELAYANAN PUBLIK DALAM RANGKA MENDUKUNG PERWUJUDAN KOTA BANDUNG YANG UNGGUL, NYAMAN DAN SEJAHTERA”, sesuai yang telah ditetapkan dalam Rencana Strategis Sekretariat Daerah Kota Bandung dengan
Sekretariat Daerah Kota Bandung
kurun waktu 1 sampai dengan 5 tahun.
Hasil pencapaian kinerja Sekretariat Daerah Kota Bandung tidak terlepas dari kerjasama dan kerja keras semua pihak yakni masyarakat, swasta dan aparat pemerintah daerah baik dalam perumusan kebijakan, maupun dalam implementasi serta pengawasannya. Akhir kata, kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan, bantuan serta partisipasi dalam penyusunan LKIP Sekretariat Daerah Kota Bandung Tahun 2018
Bandung, Maret 2019
Sekretariat Daerah Kota Bandung
IKHTISAR EKSEKUTIF
Dalam mewujudkan Good Governance, akuntabilitas merupakan salah satu aspek penting yang harus diimplementasikan dalam manajemen pemerintahan.
Akuntabilitas kinerja sekurang-kurangnya harus memuat visi, misi, tujuan dan sasaran yang memiliki arah dan tolok ukur yang jelas atas perumusan perencanaan strategis organisasi sehingga menggambarkan hasil yang ingin dicapai dalam bentuk sasaran dapat diukur, diuji dan diandalkan.
Berkaitan dengan hal tersebut, Sekretariat Daerah Kota Bandung terus berupaya menyelenggarakan tugas pokok dan fungsi dengan berprinsip pada tatakelola pemerintahan yang baik dan berorientasi pada hasil sesuai dengan kewenangannya. Dalam mewujudkan Good Governance, akuntabilitas merupakan salah satu aspek penting yang harus diimplementasikan dalam manajemen pemerintahan.
Akuntabilitas kinerja sekurang-kurangnya harus memuat visi, misi, tujuan dan sasaran yang memiliki arah dan tolok ukur yang jelas atas perumusan perencanaan strategis organisasi sehingga menggambarkan hasil yang ingin dicapai dalam bentuk sasaran dapat diukur, diuji dan diandalkan.
LKIP tidak hanya sekadar alat akuntabilitas, tetapi juga sebagai sarana yang strategis untuk mengevaluasi diri dalam rangka peningkatan kinerja kedepan. Dengan langkah ini Sekretariat Daerah Kota Bandung dapat senantiasa melakukan perbaikan dalam mewujudkan praktek-praktek penyelenggaraan pemerintahan yang baik dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Sekretariat Daerah Kota Bandung
Tahun 2018 merupakan tahun kelima atau tahun terakhir dalam upaya pencapaian tujuan dan sasaran Renstra Setda Kota Bandung Tahun 2013-2018, secara umum pencapaian sasaran melalui indikator-indikator sasaran menunjukan keberhasilan untuk mewujudkan misi serta dokumen Perjanjian Kinerja Sekretariat Daerah Pemerintah Kota Bandung Tahun 2018.
Sesuai Keputusan Kepala Lembaga Administrasi Negara Nomor 239/IX/6/8/2003 tentang Perbaikan Pedoman Penyusunan Pelaporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan reformasi Birokrasi Nomor 20 Tahun 2013 tentang Petunjuk Pelaksanaan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah, maka kategori capaian indikator kinerja dibagi dalam kategori pencapaian sesuai target sebesar 100%, melampaui/melebih target >100% dan tidak mencapai target <100%. Hasil pengukuran terhadap indikator kinerja sasaran pada masing-masing misi berdasarkan capaian pada tahun 2014 dan capaian berdasarkan target akhir Renstra tahun 2018 sebagai berikut:
Berdasarkan Perjanjian Kinerja Sekretariat Daerah Kota Bandung Tahun 2018 ditetapkan 5 sasaran dengan 6 indikator sasaran dan mengacu pada 3 misi yang ingin diwujudkan dalam tahun 2018 dengan rincian sebagai berikut:
Ø Misi pertama terdiri dari 1 sasaran dengan 2 indikator sasaran
Ø Misi kedua terdiri dari 1 sasaran dengan 1 indikator sasaran Ø Misi ketiga terdiri dari 3 sasaran dengan 3 indikator sasaran
Sekretariat Daerah Kota Bandung
Tabel 1.1
Pencapaian target Misi Renstra Tahun 2018
No. Misi
Jumlah Indikator
Sasaran
Tingkat Pencapaian Melampaui
target (>100%)
Sesuai Target (100%)
Belum Mencapai Target (<100%)
Jumlah % Jumlah % Jumlah %
1 Misi 1 2 103.17 103.17 100 100
2 Misi 2 1 100 100
3 Misi 3 3 219.13 109.57 Jumlah 6
- Capaian pada misi pertama, sebanyak 1 indikator kinerja melampaui target atau Lebih dari 100% dan 1 indikator kinerja sesuai target yang ditetapkan
- Capaian pada misi kedua, sebanyak 1 indikator kinerja sesuai target yang ditetapkan
- Capaian pada misi ketiga, sebanyak 2 indikator kinerja melampaui target atau lebih dari 100 % sebanyak 1 indikator kinerja belum mencapai target yang ditetapkan,
Berdasarkan Renstra Sekretariat Daerah Kota Bandung Tahun 2013-2018 ditetapkan 5 sasaran dengan 6 indikator sasaran dan mengacu pada 3 misi yang ingin diwujudkan, dengan rincian sebagai berikut:
Ø Misi pertama terdiri dari 1 sasaran dengan 2 indikator sasaran
Ø Misi kedua terdiri dari 1 sasaran dengan 1 indikator sasaran Ø Misi kedua terdiri dari 3 sasaran dengan 3 indikator sasaran
Sekretariat Daerah Kota Bandung
Tabel 1.2
Pencapaian Berdasarkan Target Misi Renstra Tahun 2013-2018
No. Misi
Jumlah Indikator
Sasaran
Tingkat Pencapaian Melampaui
target (>100%)
Sesuai Target (100%)
Belum Mencapai Target (<100%)
Jumlah % Jumlah % Jumlah %
1 Misi 1 2 105,53 105,53 100 100
2 Misi 2 1 100 100
3 Misi 3 3 219.13 109.57 99.70 99.70
Jumlah 6
Capaian indikator kinerja berdasarkan besaran target yang telah ditetapkan dalam Renstra Sekretariat Daerah Kota Bandung tahun 2013 -2018 sebagai berikut:
- Misi pertama dengan 2 indikator sasaran diperoleh 1 indikator sasaran melampaui target yang ditetapkan dan 1 indikator sasaran sesuai target yang ditetapkan
- Misi kedua dengan 1 indikator sasaran sesuai target yang ditetapkan
- Misi ketiga dengan 3 indikator sasaran diperoleh 2 indikator sasaran melampaui dan 1 indikator sasaran sesuai target yang ditetapkan
Sekretariat Daerah Kota Bandung
Daftar Isi
Halaman
Kata Pengantar 1
Ikhtisar Eksekutif 3
Daftar Isi 7
Daftar Tabel 9
Daftar Grafik 11
Daftar Gambar 11
Daftar Diagram 11
BAB I PENDAHULUAN 12
A. Latar Belakang 12
B. Tugas Pokok dan Fungsi 14
C. Isu Strategis 16
D. Landasan Hukum 17
E. Sistematika 18
BAB II PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KINERJA 19 A. Perencanaan Strategis Sebelum & Setelah Reviu 19
1. Visi 20
2. Misi 21
3. Tujuan dan Sasaran 21
B. Indikator Kinerja Utama (IKU) 27
C. Perjanjian Kinerja 2017 29
Sekretariat Daerah Kota Bandung
BAB III AKUNTABILITAS KINERJA 31
A. Capaian Indikator Kinerja Utama 33 B. Pengukuran, Evaluasi dan Analisis Kinerja
Sasaran Strategis
37
C. Akuntabilitas Keuangan 107
BAB IV PENUTUP 111
Sekretariat Daerah Kota Bandung
Daftar Tabel
Halaman Tabel 1.1 Pencapaian target Misi Renstra Tahun 2018 5 Tabel 1.2 Pencapaian Berdasarkan Target Misi Renstra Tahun
2013-2018
6 Tabel 2.1 Rencana Strategis Sekretariat Daerah Kota Bandung
Tahun 2014-2018 Hasil Reviu Tahun 2018
23
Tabel 2.2 Rincian Target Indikator Kinerja (IKS/IKU) Setelah Reviu
25 Tabel 2.3 Rumusan/Formulasi Perhitungan Indikator Kinerja
Utama Hasil Reviu Sekretariat Daerah Tahun 2017- 2018
26
Tabel 2.4 Indikator Kinerja Utama (IKU) Sekretariat Daerah Kota Bandung Tahun 2018
28 Tabel 2.5 Perjanjian Kinerja Perubahan Sekretariat Daerah Kota
Bandung
29 Tabel 3.1 Capaian Indikator Kinerja Utama Sekretariat Daerah
Kota Bandung Tahun 2018 35
Tabel 3.2 Capaian Indikator Kinerja Sasaran Sekretariat Daerah
Kota Bandung Tahun 2014 – 2018 38
Tabel 3.3 Pencapaian Kinerja Sasaran Sekretariat Daerah Kota
Bandung Tahun 2018 40
Tabel 3.4 Pencapaian target Misi tahun 2018 40
Tabel 3.5 Kategori Pencapaian Indikator Sasaran 40 Tabel 3.6 Analisis Pencapaian Sasaran 1 Meningkatkan
Penyelenggaraan Pemerintahan Umum dan Otonomi Daerah
42
Tabel 3.7 Hasil Evaluasi Kinerja Kecamatan Tahun 2018 46 Tabel 3.8 Analisis Pencapaian Sasaran 2 Terwujudnya
harmonisasi dan sinkronisasi rancangan produk hukum daerah yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan, kebutuhan masyarakat dan penyelenggaraan pemerintahan daerah
48
Tabel 3.9 PROGRAM DAN KEGIATAN, TARGET DAN REALISASI BAGIAN HUKUM SEKRETARIAT DAERAH KOTA BANDUNG TAHUN 2017 DAN 2018
50
Tabel 3.10 Analisis Pencapaian Sasaran 3 Meningkatnya Kualitas Pelayanan Publik
74 Tabel 3.11 Rekapitulasi Hasil Surver Kepuasan Masyarakat Pada
SKPD Di Lingkungan Pemerintah Kota Bandung Tahun 2018
76
Tabel 3.12 Rekapitulasi Hasil Surver BERDASARKAN TINGKAT
KEPENTINGAN DAN TINGKAT KEPUASAN 78
Tabel 3.13 Data Hasil Self Asesment Kepatuhan Standar
Pelayanan SKPD/Unit Kerja 79
Sekretariat Daerah Kota Bandung
Tabel 3.14 Analisis Pencapaian Sasaran 4 Meningkatnya
Akuntabilitas Kinerja Pemerintah Daerah 82 Tabel 3.15 Hasil Evaluasi AKIP Kota Bandung 2012 s/d 2017 87 Tabel 3.16 RENCANA TINDAK LANJUT PERBAIKAN DAN
PENINGKATANAKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH (AKIP)
94
Tabel 3.17 Hasil Evaluasi Atas Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2017
97 Tabel 3.18 Tabulasi Nilai AKIP Setda Kota Bandung Tahun 2016 97 Tabel 3.19 Analisis Pencapaian Sasaran 16 Membangun citra
positif pemerintah kota Bandung di media 101 Tabel 3.20 Pagu dan Realisasi Anggaran Sekretariat Daerah Kota
Bandung Tahun 2017 107
Tabel 3.21 Efektifitas Anggaran terhadap Capaian Misi Sekretariat Daerah Kota Bandung Tahun 2017
108
Tabel 3.22 Penyerapan Anggaran pada setiap Misi Sekretariat Daerah Kota Bandung 2015 - 2017
109
Tabel 3.23 Efektifitas Anggaran terhadap Capaian Misi Renstra Sekretariat Daerah Kota Bandung Tahun 2013-2018
109
Sekretariat Daerah Kota Bandung
Daftar Grafik
Halaman Grafik 3.1 Capaian Nilai AKIP Kota Bandung 2012-2016 84 Grafik 3.2 Jumlah Infografis Januari - Desesember Tahun 2018 103 Grafik 3.3 Jumlah sambutan yang di buat tahun 2018 104 Grafik 3.4 Total Sosialisasi Media dan publikasi Tahun 2018 105
Grafik 3.5 Grafik produksi foto 2018 106
Daftar Gambar
Halaman Gambar 3.1
Kendala/Penyebab Masalah dalam pencapaian
SAKIP 85
Gambar 3.2
Upaya dan strategi yang dilakukan cukup efektif
untuk meningkatkan SAKIP Kota Bandung 85 Gambar 3.3 Strategi Meningkatkan SAKIP Kota Bandung 86 Gambar 3.4
Apresiasi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi terhadap kinerja
SAKIP Kota Bandung 86
Gambar 3.5 Penyampaian hasil EKPPD 2017 Terhadap LPPD 2016 Kota Bandung Dan Persiapan Penyusunan
LPPD 2017 88
Gambar 3.6
efisiensi rumusan program peningkatan
kesejahteraan masyarakat Kota Bandung 93 Gambar 3.7 Kegiatan Bandung menjawab tahun 2018 104 Gambar 3.8 Persentase unggahan di media sosial 106
Daftar Diagram
Halaman Diagram 3.1 Capaian Indikator Kinerja Utama Sekretariat Daerah
Kota Bandung Tahun 2018 36
Diagram 3.2 Hasil Evaluasi Kinerja Kecamatan Tahun 2018 46 Diagram 3.3 Meningkatkan Citra Positif Pemerintah Kota Bandung
Di Media 103
Sekretariat Daerah Kota Bandung
BAB I
PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG
Upaya meningkatkan pelaksanaan pemerintah yang berdayaguna, berhasil guna, bersih dan bertanggung jawab, telah diterbitkan Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) menggantikan Intruksi Presiden No. 7 Tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) serta Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja dan Tata Cara Reviu Atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah.
Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah adalah perwujudan kewajiban suatu instansi pemerintah untuk mempertanggung jawabkan keberhasilan atau kegagalan pelaksanaan visi dan misi organisasi dalam mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan melalui alat pertanggung jawaban secara periodik.
Untuk mencapai Akuntabilitas Instansi Pemerintah yang baik, Sekretariat Daerah Kota Bandung selaku unsur pembantu pimpinan, dituntut selalu melakukan pembenahan kinerja. Pembenahan kinerja diharapkan mampu meningkatkan peran serta fungsi Sekretariat Daerah Kota Bandung sebagai sub sistem dari sistem Pemerintahan Daerah yang berupaya memenuhi aspirasi masyarakat.
Dalam perencanaan pembangunan daerah Kota Bandung, capaian tujuan dan sasaran pembangunan yang dilakukan tidak hanya mempertimbangkan visi dan misi
Sekretariat Daerah Kota Bandung
daerah, melainkan kondisitasnya dengan tujuan dan sasaran yang ingin dicapai pada lingkup pemerintahan Kota, Propinsi dan Nasional.
Terwujudnya suatu tata pemerintahan yang baik dan akuntabel merupakan harapan semua pihak. Berkenan harapan tersebut diperlukan pengembangan dan penerapan sistem pertanggungjawaban yang tepat, jelas, terukur legitimate sehingga penyelenggaraan pemerintah dan pembangunan dapat berlangsung secara berdaya guna, berhasil guna, bersih dan bertanggungjawab serta bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN). Sejalan dengan pelaksanaan Undang-undang Nomor 28 tahun 1999 tentang penyelenggaran negara yang bersih dan bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme.
Dalam salah satu pasal dalam undang-undang tersebut menyatakan bahwa azas-azas umum penyelenggaraan negara meliputi kepastian hukum, azas tertib penyelenggaraan negara, azas kepentingan umum, azas keterbukaan, azas proporsionalitas dan profesionalitas serta akuntabilitas. Azas akuntabilitas adalah setiap kegiatan dan hasil akhir dari kegiatan penyelenggara negara harus dipertanggung jawabkan kepada masyarakat atau rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi negara sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Sehubungan dengan hal tersebut Sekretariat Daerah Kota Bandung diwajibkan untuk menyusun Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP). Penyusunan LKIP Sekretariat Daerah Kota Bandung Tahun 2018 yang dimaksudkan sebagai perwujudan akuntabilitas penyelenggaraan kegiatan yang dicerminkan dari pencapaian kinerja, visi, misi, realisasi
Sekretariat Daerah Kota Bandung
pencapaian indikator kinerja utama dan sasaran dengan target yang telah ditetapkan.
B. SUSUNAN ORGANISASI DAN TUGAS FUNGSI SEKRETARIAT DAERAH
Kedudukan Sekretariat Daerah yang merupakan unsur staf, dipimpin Sekretaris Daerah berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Walikota mempunyai tugas dan kewajiban membantu Walikota dan menyusun kebijakan dan mengkoordinasikan perangkat daerah.
Berdasarkan Peraturan Daerah Kota Bandung 08 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kota Bandung dengan berdasarkan Peraturan Walikota Bandung Nomor 635 Tahun 2017 tentang Perubahan atas Peraturan Walikota Nomor 1376 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas Fungsi Serta Tata Kerja Sekretariat Daerah Kota Bandung, dalam melaksanakan tugas tersebut maka Sekretariat Daerah Kota Bandung menyelenggarakan fungsi yaitu :
a. Sekretaris Daerah
b. Asisten Pemerintahan dan Kesra, terdiri dari : 1. Bagian Pemerintahan, membawahi :
a) Sub Bagian Tata Pemerintahan;
b) Sub Bagian Otonomi Daerah;
c) Sub Bagian Bina Kewilayahan.
2. Bagian Kesejahteraan Rakyat dan Kemasyarakatan, membawahi :
a) Sub Bagian Kesejahteraan Rakyat;
b) Sub Bagian Bina Sosial Keagamaan;
c) Sub Bagian Bina Sosial Kemasyarakatan.
Sekretariat Daerah Kota Bandung
3. Bagian Hukum, membawahi :
a) Sub Bagian Peraturan Perundang-undangan;
b) Sub Bagian Bantuan Hukum dan HAM;
c) Sub Bagian Administrasi, Dokumentasi dan Evaluasi Hukum.
4. Bagian Kerjasama, membawahi;
a) Sub Bagian Kerjasama Luar Negeri;
b) Sub Bagian Kerjasama Dalam Negeri;
c) Sub Bagian Administrasi, Dokumentasi dan Evaluasi Kerja Sama.
c. Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan, terdiri dari :
1. Bagian Perekonomian, membawahi :
a) Sub Bagian Bina Potensi dan Pengembangan Daya Saing;
b) Sub Bagian Bina Produksi dan Distribusi;
c) Sub Bagian Bina Investasi dan Pengembangan Usaha Daerah.
2. Bagian Program, Desain dan Kualitas Pembangunan, membawahi:
a) Sub Bagian Program dan Desain Pembangunan;
b) Sub Bagian Pengendalian Kualitas Pembangunan;
c) Sub Bagian Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan Pembangunan.
3. Bagian Layanan Pengadaan, membawahi :
a) Sub Bagian Pembinaan dan Pengembangan Pengadaan;
b) Sub Bagian Pelaksanaan Pengadaan;
c) Sub Bagian LPSE dan Pengembangan Sistem Informasi
Sekretariat Daerah Kota Bandung
d. Asisten Administrasi Umum dan Kepegawaian, terdiri dari :
1. Bagian Organisasi dan Pemberdayaan Aparatur Daerah, membawahi :
a) Sub Bagian Kelembagaan dan Analisa Formasi Jabatan;
b) Sub Bagian Ketatalaksanaan;
c) Sub Bagian Sistem Informasi dan Akuntabilitas Kinerja.
2. Bagian Tata Usaha Pimpinan, membawahi:
a) Sub Bagian Tata Usaha Pimpinan dan Staf Ahli;
b) Sub Bagian Keuangan;
c) Sub Bagian Protokol.
3. Bagian Umum, membawahi :
a) Sub Bagian Rumah Tangga Pimpinan;
b) Sub Bagian Pengelolaan Aset Sekretariat Daerah;
c) Sub Bagian Kepegawaian.
4. Bagian Hubungan Masyarakat, membawahi :
a) Sub Bagian Hubungan Masyarakat, Peliputan dan Dokumentasi;
b) Sub Bagian Data dan Informasi;
c) Sub Bagian Kemitraan Media dan Publikasi.
e. Kelompok Jabatan Fungsional
Sekretariat Daerah Kota Bandung
Gambar 2.1
Bagan Struktur Organisasi Sekretariat Daerah Kota Bandung
Sumber : Bagian Organisasi dan Pemberdayaan Aparatur Daerah
Dalam melaksanakan tugas tersebut maka Sekretariat Daerah Kota Bandung menyelenggarakan fungsi yaitu :
a. Pengordinasian penyusunan kebijakan daerah;
b. Pengkoordinasian pelaksanaan tugas perangkat daerah;
c. Pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan daerah;
d. Pelayanan administratif dan pembinaan aparatur sipil negara pada instansi daerah;
Sekretariat Daerah Kota Bandung
e. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Walikota terkait dengan tugas dan fungsinya.
C. ISU STRATEGIS
Permasalahan utama yang dihadapi oleh Sekretariat Daerah Kota Bandung berdasarkan tugas fungsi nya antara lain tingginya ekspetasi terhadap layanan Perangkat Daerah (PD) dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat Kota Bandung dalam kerangka Reformasi Birokrasi.
D. LANDASAN HUKUM
LKIP Sekretariat Daerah Kota Bandung ini disusun berdasarkan beberapa landasan hukum sebagai berikut :
1. Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara Yang Bersih, Bebas Korupsi, Kolusi dan Nepotisme.
2. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.
3. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Penyelengaraan Pemerintahan Daerah.
4. Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah;
5. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu Atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah.
6. Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 1 Tahun 2018 tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Kota Bandung
Sekretariat Daerah Kota Bandung
Nomor 03 Tahun 2014 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bandung Tahun 2013 – 2018.
7. Keputusan Walikota Bandung Nomor 640/Kep.210- Bag.ORPAD tentang Penetapan Indikator Kinerja Utama di Lingkungan Pemerintah Kota Bandung Tahun 2013-2018 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Wali Kota Bandung Nomor 25 Tahun 2017 tentang Indikator Kinerja Utama Daerah dan Indikator Kinerja Utama Perangkat Daerah di Lingkungan Daerah Pemerintah Kota Bandung.
E. SISTEMATIKA PENYUSUNAN
Penyusunan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP) Setda Kota Bandung Tahun 2018 adalah :
BAB I PENDAHULUAN
Meliputi Gambaran Umum, Tugas dan Fungsi, Isu Strategis yang dihadapi PD, Dasar Hukum dan Sistematika.
BAB II PERENCANAAN KINERJA
Meliputi Perencanaan Strategis Hasil reviu, IKU dan Perjanjian Kinerja
BAB III AKUNTABILITAS KINERJA
Meliputi Capaian IKU, Pengukuran, Evaluasi dan Analisis Capaian Kinerja serta Akuntabilitas Keuangan
BAB IV PENUTUP
Sekretariat Daerah Kota Bandung
BAB II
PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KINERJA Pada penyusunan Laporan Akuntabilias Kinerja Tahun 2018 ini, mengacu pada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja dan Tata Cara Reviu Atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah.
A. Perencanaan Strategis Hasil Reviu
Rencana Strategis Sekretariat Daerah Kota Bandung adalah merupakan dokumen yang disusun melalui proses sistimatis dan berkelanjutan serta merupakan penjabaran dari pada Visi dan Misi Kepala Daerah yang terpilih dan terintegrasi dengan potensi sumber daya alam yang dimiliki oleh Daerah yang bersangkutan, dalam hal ini Sekretariat Daerah Kota Bandung.
Rencana Strategis Sekretariat Daerah Kota Bandung yang ditetapkan untuk jangka waktu 5 (lima) tahun yaitu dari tahun 2014 sampai dengan tahun 2018 ditetapkan dengan Surat Keputusan Sekretaris Daerah Kota Bandung Nomor 060/Kep.758- Orpad/2014 Tahun 2014 tentang Penetapan Rencana Strategis Sekretariat Daerah Kota Bandung Tahun 2013-2018.
Penetapan jangka waktu 5 tahun tersebut dihubungkan dengan pola pertanggung jawaban Walikota terkait dengan penetapan / kebijakan bahwa Rencana Strategis Sekretariat Daerah Kota Bandung dibuat pada masa jabatannya, dengan demikian akuntabilitas penyelenggaraan Pemerintah daerah akan menjadi akuntabel.
Sekretariat Daerah Kota Bandung
Renstra Sekretariat Daerah Kota Bandung tersebut ditujukan untuk mewujudkan visi dan misi daerah sebagaimana telah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bandung Tahun 2013-2018.
Penyusunan Renstra Sekretariat Daerah Kota Bandung telah melalui tahapan yang simultan dengan proses penyusunan RPJMD Kota Bandung Tahun 2013-2018 dengan melibatkan stakeholders pada saat dilaksanakannya Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RPJMD, Forum SKPD, sehingga Renstra Sekretariat Daerah Kota Bandung merupakan hasil kesepakatan bersama antara Sekretariat Daerah Kota Bandung dan stakeholder.
Selanjutnya, Renstra Sekretariat Daerah Kota Bandung tersebut akan dijabarkan kedalam Rencana Kerja (Renja) Sekretariat Daerah Kota Bandung yang merupakan dokumen perencanaan SKPD untuk periode 1 (satu) tahun. Didalam Renja Sekretariat Daerah Kota Bandung dimuat program dan kegiatan prioritas yang diusulkan untuk dilaksanakan pada satu tahun mendatang.
1. VISI
Visi adalah gambaran kondisi ideal yang diinginkan pada masa mendatang oleh pimpinan dan seluruh staf Sekretariat Daerah Kota Bandung. Visi tersebut mengandung makna bahwa Kota Bandung dengan potensi, keragaman dan kompleksitas masalah yang tinggi, harus mampu dibangun untuk mewujudkan Kota Bandung yang Unggul, Nyaman dan Sejahtera, “Bandung Juara”.
Sekretariat Daerah Kota Bandung
Visi Sekretariat Daerah Kota Bandung Tahun 2013-2018 adalah :
“ MEWUJUDKAN BIROKRASI PEMERINTAH DAERAH YANG PROFESIONAL, RESPONSIF DAN BERORIENTASI
PELAYANAN PUBLIK DALAM RANGKA MENDUKUNG PERWUJUDAN KOTA BANDUNG YANG UNGGUL, NYAMAN DAN
SEJAHTERA”
2. MISI
Mengacu kepada uraian tersebut diatas, sebagai bentuk nyata dari visi organisasi yang telah ditetapkan, maka Sekretariat Daerah Kota Bandung merumuskan dari 3 (tiga) misi dan misi ini menggambarkan hal-hal yang harus terlaksana dalam mencapai visi tersebut, yaitu :
a. Mewujudkan (Keunggulan) Tata Kelola Pemerintahan Daerah Yang Baik
b. Mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan manusia yang berdaya saing, perekonomian yang kokoh, infrastruktur berkelanjutan, serta kokohnya interaksi sosial, budaya dan kemasyarakatan;
c. Mewujudkan efektivitas penyelenggaraan administrasi pemerintahan dalam memberikan pelayanan yang baik pada perangkat daerah;
3. TUJUAN DAN SASARAN
Tujuan adalah sesuatu yang akan dicapai atau dihasilkan dalam jangka waktu 1 (satu) sampai 5 (lima) tahunan. Tujuan ditetapkan dengan mengacu kepada pernyataan visi dan misi serta didasarkan pada isu-isu dan analisa strategis.
Sekretariat Daerah Kota Bandung
Sasaran adalah hasil yang akan dicapai secara nyata oleh Istansi Pemerintah dalam rumusan yang lebih spesifik, terukur, dalam kurun waktu yang lebih pendek dari tujuan. Sasaran diupayakan untuk dapat dicapai dalam kurun waktu tertentu / tahunan secara berkesinambungan sejalan dengan tujuan yang telah ditetapkan sebanyak 6 (enam) Tujuan. Sasaran yang ditetapkan untuk mencapai Visi dan Misi Setda Kota Bandung Tahun 2013-2018 sebanyak 6 (enam) sasaran strategis setelah dilakukan Reviu.
Hasil reviu pada rencana strategis Sekretariat Daerah terutama merevisi indikator kinerja pada seluruh sasaran, selain bertambahnya jumlah indikator juga merevisi penempatan indikator kinerja strategis menjadi lebih menggambarkan keberhasilan tujuan dan atau sasaran. Hasil reviu selanjutnya menjadi lembar kerja tambahan pada Rencana Strategis Sekretariat Daerah Tahun 2013-2018.
Beberapa cacatan dan rekomendasi yang diperoleh dalam pelaksanaan reviu Rencana strategis di lingkungan Pemerintah Kota Bandung antara lain :
1. Rekomendasi Bappeda Kota Bandung
• Pada formulasi pengukuran untuk tiap-tiap kriteria indikator dibuat rumus masing-masing.
• Indikator yang merupakan output kegiatan disarankan untuk dihapus.
2. Rekomendasi Narsumber Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi
• Penggabungan beberapa indikator menjadi indikator yang dapat menggambarkan cakupan kinerja sasaran penyelenggaraan Tugas dan fungsi
Sekretariat Daerah Kota Bandung
• Beberapa indikator dihapus karena merupakan output kegiatan
• Penambahan beberapa indikator
• Penggabungan kriteria dalam satu indikator kinerja
• Cascading pada semua indikator harus dibagi habis ke masing-masing pejabat struktural dengan penghitungan bobot dari masing-masing capaian kinerja.
Sebagaimana visi dan misi yang telah ditetapkan, untuk keberhasilan tersebut ditetapkan tujuan, sasaran berikut indikator dan target Sekretariat Daerah Kota Bandung, berdasarkan hasil reviu tersebut diatas maka dapat dilihat dalam tabel dibawah ini adalah sebagai berikut :
Tabel 2.1
Rencana Strategis Sekretariat Daerah Kota Bandung Hasil Reviu Tahun 2018
No Tujuan Sasaran Indikator Kinerja
1 M e n i n g k a t k a n 1.1 Meningkatnya kinerja 1.1.1 Nilai LPPD
P e n y e l e n g g a r a a n p e n y e l e n g g a r a a n 1.1.2 Presentase Kecamatan Pemerintahan Umum pemerintahan daerah Berkinerja Baik
dan Otonomi Daerah 1.1.3 Penataan Batas Wilayah
2 Terimplimentasikannya 2.1 M e n i n g k a t n y a 2.1.1 Presentase Naskah Kerjasama
Kerjasama Dalam dan I m p l e m e n t a s i aktif lingkup Dalam Negeri
Luar Negeri Kerjasama Dalam dan yang diimplementasikan
Luar Negeri 2.1.2
Presentase Naskah Kerjasama
aktif lingkup Luar Negeri
yang
diimplementasikan
2.1.3 Cakupan permohonan
kerjasama Dalam Negeri
yang ditindaklanjuti
menjadi
naskah kerjasama
2.1.4 Cakupan permohonan
kerjasama Luar Negeri
yang
ditindaklanjuti menjadi
naskah kerjasama
3 Tertatanya produk 3.1 Terwujudnya harmonisasi 3.1.1 Jumlah rancangan produk
hukum daerah dan dan sinkronisasi hukum
meningkatkan budaya rancangan produk daerah yang
taat hukum hukum daerah yang sesuai dengan mekanisme
sesuai dengan peraturan pembentukan produk
hukum
p e r u n d a n g a n - daerah
Sekretariat Daerah Kota Bandung
undangan, kebutuhan
masyarakat dan
p e n y e l e n g g a r a a n
pemerintahan daerah
4 Meningkatkan Pengendalian 4.1 M e n i n g k a t n y a 4.1.1 Nilai Hasil Kepuasan
Pembangunan transparansi dalam Pelayanan Barang/Jasa
dan pengembangan pelaksanaan Barang/
manusia jasa
yang berdaya 4.2 Tingkat Keselarasan/ 4.2.1 T e r k o o r d i n a s i n y a
saing, perekonomian Kesesuaian Standar pelaksanaan kegiatan yang kokoh serta kokohnya Kualitas dengan pembangunan interaksi sosial, I m p l e m e n t a s i 4.2.2 Tersedianya data dan budaya dan kemasyarakatan Pembangunan informasi program dan
desain
pembangunan
4.2.3 Tersedianya data dan
informasi kualitas
pelaksanaan pembangunan
4.2.4 Terfasilitasinya pelaporan
administrasi pembangunan
4.3 M e n i n g k a t n y a 4.3.1 Rumusan Kebijakan bidan
Rumusan Kebijakan Perekonomian
Bidan Perekonomian
Berdasarkan hasil reviu tersebut diatas maka Tabel Rencana Strategis Sekretariat Daerah Kota
Bandung Tahun 2014- 2018 Hasil Reviu Tahun 2018, adalah sebagai berikut :
SEKRETARIAT DAERAH
KOTA BANDUNG
LKIP SEKRETARIAT DAERAH KOTA BANDUNG TAHUN 2017 22
4.4 Terwujudnya kehidupan 4.4.1 Peningkatan Penerimaan
harmoni intern dan Zakat
antar umat beragama 4.4.2 Penurunan Jumlah
Konflik
SARA bernuansa Agama
5 Meningkatkan efektifitas 5.1 Meningkatnya Penataan 5.1.1 Presentase Perangkat Daerah
penyelenggaraan Kelembagaan yang Tertata
Kelembagaannya tugas dan fungsi 5.2 M e n i n g k a t n y a 5.2.1 Persentase Perangkat
Daerah
perangkat daerah Kualitas Pelayanan yang Pengelolaan Pelayanan
Publik Publiknya Baik
5.2.2 Persentase Perangkat
Daerah
Dengan Nilai Hasil Survey
Kepuasan Masyarakat
Diatas
Nilai 75,00
5.2.3 IKM Layanan Setda
(Ratarata
IKM Kota Bandung)
5.3 M e n i n g k a t n y a 5.3.1 Nilai Evaluasi AKIP Kota
Akuntabilitas Kinerja Bandung Komponen
Pemerintahan Daerah Pelaporan Kinerja
5.3.2 Nilai Evaluasi AKIP
Sekretariat Daerah
6 Terwujudnya Pengelolaan 6.1 Meningkatnya Kualitas 6.1.1 Persentase Temuan
Sekretariat Daerah Kota Bandung
Sarana, Prasarana, Pelayanan administrasi BPK/Inspektorat Yang Internal Setda, Administrasi persuratan, keuangan, Ditindaklanjuti
Keuangan, keprotokolan Kepala 6.1.2 Persentase Penyelesaian
Kepegawaian Daerah Dokumen Keuangan
Bagian/
dan Keprotokolan Unit Kerja Tepat Waktu
Pemda 6.1.3 Persentase Penyelesaian
Acara Protokol yang Sesuai
dengan SOP
6.1.4 Indeks Kepuasan Acara
Keprotokolan
6.1.5 Persentase Pengelolaan
Surat
Tepat Waktu
6.1.6 Indeks Kepuasan Layanan
Internal Ketatausahaan
Sekretariat Daerah
6.2 Meningkatnya Pelayanan 6.2.1 Nilai Survey Kepuasan
Sarana, Prasarana Layanan Bagian
internal, administrasi 6.2.2 Presentase sarana
prasarana
barang/ kondisi baik
aset dan administrasi 6.2.3 Presentase pemenuhan
sarana
kepegawaian Setda prasarana sesuai standar
6.2.4 Persentase usulan
kepegawaian
tepat waktu
7 Meningkatnya Kualitas 7.1 Membangun Citra 7.1.1 Rasio Berita Baik dan Berita
Kehumasan Setda Positif Pemerintah Kota Buruk
Bandung di Media
Tabel 2.2
Rincian Target Indikator Kinerja (IKS/IKU) Hasil Reviu
No Tujuan Sasaran Indikator Kinerja
1 M e n i n g k a t k a n 1.1 Meningkatnya kinerja 1.1.1 Nilai LPPD
P e n y e l e n g g a r a a n p e n y e l e n g g a r a a n 1.1.2 Persentase Kecamatan Pemerintahan Umum pemerintahan daerah Berkinerja Baik
dan Otonomi Daerah
2 Tertatanya produk 2.1 Terwujudnya harmonisasi 2.1.1 Jumlah rancangan produk hukum daerah dan dan sinkronisasi hukum daerah yang meningkatkan budaya rancangan produk sesuai dengan mekanisme
taat hukum hukum daerah yang pembentukan produk hukum
sesuai dengan peraturan daerah
perundang-undangan,
kebutuhan masyarakat
dan penyelenggaraan
pemerintahan daerah
3 Meningkatkan efektifitas 3.1 Meningkatnya Kualaitas 3.1.1 IKM Layanan Setda (Ratarata penyelenggaraan Pelayanan Publik IKM Kota Bandung)
tugas dan fungsi 3.2 M e n i n g k a t n y a 3.2.1 Nilai Evaluasi AKIP Kota perangkat daerah akuntabilitas kinerja Bandung Komponen
pemerintahan daerah Pelaporan Kinerja
4 Meningkatnya kualitas 4.1 Membangun Citra 4.1.1 Rasio Berita Baik dan Berita kehumasan Setda Positif Pemerintah Kota Buruk
Bandung Di Media
Sekretariat Daerah Kota Bandung
Tabel 2.3
Rumusan/Formulasi Perhitungan Indikator Kinerja Utama Hasil Reviu Sekretariat Daerah Tahun 2017-2018
Indikator Alasan Cara Pengukuran (setelah Keterangan/Kriteria (setelah reviu) Kinerja (setelah
reviu) reviu)
Sasaran
1. Nilai LPPD Nilai LPPD merupakan Sesuai amanat PP Nomor 6 Tahun 2008
Indeks Evaluasi Kinerja tentang Pedoman Evaluasi Kinerja
P e n y e l e n g g a r a a n Penyelenggaraan Pemerintah Daerah
Pemerintahan (EKPPD)
Tim dan PP Nomor 3 Tahun 2007 tentang
Nasional atas LPPD tahun LPPD kepada Pemerintah, LKPj Kepala
sebelumnya, yang dinilai Daerah kepada DPRD dan ILPPD
Kepada
berdasarkan Indeks
Komposit Masyarakat.
dari dua variabel utama,
yakni
Indeks Capaian Kinerja
(ICK)
sesuai PP No. 6 Tahun
2008
tentang Pedoman EKPPD
dan Indeks Kesesuaian
Materi
(IKM) Sesuai PP No. 3
Tahun
2007 tentang LPPD kepada
Pemerintah, LKPj Kepala
Daerah kepada DPRD dan
ILPPD Kepada Masyarakat.
2. Persentase Jumlah Kecamatan yang Evaluasi Kinerja Camat dilaksanakan K e c a m a t a n masuk Indeks Nilai
Kategori satu tahun sekali meliputi evaluasi Berkinerja Baik A dibandingkan Jumlah bidang Kinerja Penyelenggaraan Tugas
Kecamatan di Lingkungan Umum Pemerintahan, Bidang
Ketertiban,
Pemerintah Kota Bandung Kebersihan dan Lingkungan Hidup,
Bidang
dikali 100% Inovasi, Kreativitas, dan Peningkatan
Indeks Kebahagiaan dilaksanakan
secara
online melalui Website Sistem
Informasi
Penilaian (SIP) Bandung Juara.
3. Jumlah
Rancangan U n t u k Jumlah rancangan produk Kriteria mekanisme pembentukan produk
produk menget a h u i hukum hukum daerah :
hukum berapa
jumlah daerah yang sesuai 1. Terwujudnya tertib pembentukan peraturan
daerah r a n c a n g a
n dengan perundang-undangan dengan
yang sesuai produk
hukum mekanisme pembentukan telah dilakukan melalui mekanisme dengan daerah yang produk hukum daerah, program pembentukan peraturan
daerah
m e ka n i s m e sesuai dengan dilakukan sesuai dengan yang terencana dan terpadu mulai pembentukan m e k a n i s
m e ketentuan dari tahap perencanaan, persiapan,
perumusan,
produk hukum pembentukan undang-undang pembahasan, pengesahaan,
daerah produk
hukum nomor 12 tahun 2011
tentang pengundangan dan penyebarluasan
daerah pembentukan peraturan sampai dengan saat ini;
Sekretariat Daerah Kota Bandung
p e r u n d a n g - u n d a
n g a n 2. Setelah penetapan program
pembentukan
jopermendagri nomor 80
tahun peraturan daerah melalui keputusan
2015 tentang
pembentukan DPRD, selanjutnya ditindaklanjuti dengan
produk hukum daerah. instruksi wali kota Bandung;
3. Setiap usulan raperda yang telah
ditetapkan dalam program legislasi
daerah disampaikan oleh perangkat
daerah pemrakarsa kepada walikota
sesuai dengan jadwal agenda
pembahasan
dalam program pembentukan
peraturan daerah secara tepat waktu;
4. Setiap raperda yang diusulkan oleh
perangkat daerah selaku pemrakarsa
sebelum disampaikan wali kota
kepada dewan perwakilan rakyat
daerah,dilakukan pembahasan terlebih
dahulu oleh tim asistensi pembahasan
raperda dan lembaran kota;
5. Setiap produk hukum daerah yang
diterbitkan oleh pemerintah kota
Bandung telah dilakukan
pengharmonisasian,
pembulatan dan pemantapan
konsepsi berdasarkan ketentuan
peraturan perundang-undangan.
4. IKM Layanan Jumlah Nilai IKM Bagian Untuk memenuhi UU Nomor 25 Tahun Setda (Ratarata dibagi 11.
2009 tentang Pelayanan Publik dan Perda
IKM Kota Kota Bandung Nomor 16 Tahun 2011
Bandung) tentang Pelayanan Publik.
5. Nilai Evaluasi Nilai Evaluasi AKIP Kota Nilai Evaluasi AKIP Kota Bandung diukur
AKIP Kota diukur sesuai dengan sesuai dengan Permenpan No. 25/2012 B a n d u n g Permenpan No. 20/2013 tentang Juklak Evaluasi AKIP serta K o m p o n e n tentang Juklak Evakuasi
perubahannya dan Perwal Kota Bandung
P e l a p o r a n AKIP. tentang Juklak Evaluasi AKIP SKPD di
Kinerja Lingkungan Pemerintah Kota Bandung.
6. Rasio Berita Jumlah Berita baik Rasio Berita Baik dan Berita Buruk.
Baik dan Berita dibandingkan dengan
Buruk jumlah berita buruk.
B. Indikator Kinerja Utama (IKU)
Salah satu upaya untuk memperkuat akuntabilitas dalam penerapan tata pemerintahan yang baik di Indonesia diterbitkannya Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor: PER/09/M.PAN/5/2007 tentang Pedoman Umum Penetapan Indikator Kinerja Utama di Lingkungan Instansi Pemerintah, Indikator Kinerja Utama merupakan ukuran keberhasilan dari suatu tujuan dan sasaran strategis instansi
Sekretariat Daerah Kota Bandung
pemerintah. Setda Kota Bandung telah menetapkan Indikator Kinerja Utama untuk tingkat Satuan Kerja Perangkat Daerah melalui Keputusan Sekretaris Daerah Kota Bandung Nomor : 050/Kep.152-Orpad/2017 Tahun 2017 tentang Indikator Kinerja Utama Setda Kota Bandung Tahun 2013-2018, berdasarkan hasil Reviu IKU.
Adapun Indikator Kinerja Utama Sekretariat Daerah Kota Bandung Hasil reviu sebanyak 5 Indikator. Perubahan IKU Sekretariat Daerah sebelum dan setelah reviu sebagai berikut:
Tabel 2.4
Indikator Kinerja Utama (IKU)
Sekretariat Daerah Kota Bandung Tahun 2018
No Indikator Kerja Utama
Formulasi
1 Nilai LPPD Nilai LPPD diukur dari skor evaluasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah
berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2008 tentang Pedoman Evaluasi Kinerja
Penyelenggaraan Pemerintah Daerah.
2 Persentase
Kecamatan Berkinerja Baik
Jumlah Kecamatan yang memenuhi kriteria berkinerja Baik dibandingkan dengan jumlah Kecamatan se Kota Bandung
3 Prosentase rancangan produk hukum
daerah yang sesuai dengan mekanisme pembentukan produk hukum daerah
Jumlah Produk Hukum Penyusunannya harus sesuai prosedur mekanisme pembentukan produk hukum
4 IKM Layanan Sekretariat Daerah
Laporan hasil survey pelayanan terhadap bagian bagian
5 Nilai Evaluasi AKIP Kota Bandung
Komponen Pelaporan Kinerja
Nilai Evaluasi AKIP Kota diukur sesuai dengan Permenpan No. 20/2013 tentang Juklak Evaluasi AKIP.
6 Rasio Berita Baik dan Berita Buruk
Jumlah Berita baik dibandingkan dengan Jumlah seluruh berita buruk
Sekretariat Daerah Kota Bandung
C. Perjanjian Kinerja 2018
Perjanjian Kinerja sebagai tekad dan janji dari perencana kinerja tahunan sangat penting dilakukan oleh pimpinan instansi di lingkungan Pemerintahan karena merupakan wahana proses tentang memberikan perspektif mengenai apa yang diinginkan untuk dihasilkan. Perencanaan kinerja yang dilakukan oleh instansi akan dapat berguna untuk menyusun prioritas kegiatan yang dibiayai dari sumber dana yang terbatas.
Dengan perencanaan kinerja tersebut diharapkan fokus dalam mengarahkan dan mengelola program atau kegiatan instansi akan lebih baik, sehingga diharapkan tidak ada kegiatan instansi yang tidak terarah. Penyusunan Perjanjian Kinerja Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Bandung Tahun 2018 mengacu pada dokumen Renstra Sekretariat Daerah Kota Bandung Tahun 2013-2018, dokumen Rencana Kinerja Tahunan (RKT) Tahun 2018, dokumen Rencana Kerja (Renja) Tahun 2018, dan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Tahun 2018 dan Perubahannya serta hasil reviu. Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Bandung telah menyusun Perjanjian Kinerja Perubahan Tahun 2018 dengan uraian sebagai berikut:
Sekretariat Daerah Kota Bandung
Tabel 2.5
Perjanjian Kinerja Sekretariat Daerah Kota Bandung Tahun 2018
NO SASARAN
STRATEGIS INDIKATOR KINERJA SAT
UAN TARG ET
1 2 3 4 5
1 Meningkatnya kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah
1 Nilai LPPD Nilai 3.306 2 Persentase Kecamatan
Berkinerja Baik % 100 2 Menata Produk
Hukum dan meningkatkan budaya taat hukum
3 Prosentase rancangan produk hukum daerah yang sesuai dengan mekanisme
pembentukan produk hukum daerah
%
100
3 Meningkatkan Kualitas Pelayan Publik
4 Rata-rata IKM Layanan
Sekretariat Daerah % 81.26 4 Meningkatkan
Akuntabilitas Kinerja Pemerinah Daerah
5 Nilai Evaluasi AKIP Kota Bandung
Komponen Pelaporan Kinerja
%
12.60
5 Meningkatkan Citra Positif Pemerintah Kota Bandung di Media
6 Rasio Berita Baik dan
Berita Buruk Rasio
70:30
Sekretariat Daerah Kota Bandung
BAB III
AKUNTABILITAS KINERJA
Akuntabilitas kinerja adalah kewajiban untuk menjawab dari perorangan, badan hukum atau pimpinan kolektif secara transparan mengenai keberhasilan atau kegagalan dalam melaksanakan misi organisasi kepada pihak-pihak yang berwenang menerima pelaporan akuntabilitas/pemberi amanah.
Sekretariat Daerah Kota Bandung selaku pengemban amanah masyarakat melaksanakan kewajiban berakuntabilitas melalui penyajian Laporan Akuntabilitas Kinerja Sekretariat Daerah Kota Bandung yang dibuat sesuai ketentuan yang diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dan Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah.
Laporan tersebut memberikan gambaran penilaian tingkat pecapaian target masing-masing indikator sasaran srategis yang ditetapkan dalam dokumen Renstra Tahun 2013-2018 maupun Rencana Kerja Tahun 2018. Sesuai dengan ketentuan tersebut, pengukuran kinerja digunakan untuk menilai keberhasilan dan kegagalan pelaksanaan kegiatan sesuai dengan program, sasaran yang ditetapkan untuk mewujudkan misi dan visi Sekretariat Daerah.
Pengukuran kinerja digunakan untuk menilai keberhasilan dan kegagalan pelaksanaan kegiatan sesuai dengan program, sasaran yang telah ditetapkan dalam rangka mewujudkan misi
Sekretariat Daerah Kota Bandung
dan visi instansi pemerintah.
Pengukuran kinerja dilaksanakan sesuai dengan Keputusan Kepala LAN Nomor 239/IX/618/2004 tentang Perbaikan Pedoman Penyusunan Pelaporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dan Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah.
Capaian indikator kinerja utama (IKU) diperoleh berdasarkan pengukuran atas indikator kinerjanya masing- masing, sedangkan capaian kinerja sasaran diperoleh berdasarkan pengukuran atas indikator kinerja sasaran strategis, cara penyimpulan hasil pengukuran kinerja pencapaian sasaran strategis dilakukan dengan membuat capaian rata-rata atas capaian indikator kinerja sasaran.
Predikat nilai capaian kinerjanya dikelompokan sebagai berikut : No Capaian Kinerja Interpretasi
1.
2.
3.
> 100 %
=100 %
< 100 %
Melebihi/Melampaui Target
Sesuai Target
Tidak Mencapai Target Selanjutnya berdasarkan hasil evaluasi kinerja dilakukan analisis pencapaian kinerja untuk memberikan informasi yang lebih transparan mengenai sebab-sebab tercapai atau tidak tercapainya kinerja yang diharapkan.
Dalam laporan ini, Sekretariat Daerah Kota Bandung dapat memberikan gambaran penilaian tingkat pencapaian target sasaran dan dari masing-masing indicator kinerja sasaran yang