• Tidak ada hasil yang ditemukan

GERAKAN REVOLUSI MENTAL dan GERAKAN SEJUTA MOTIVATOR

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "GERAKAN REVOLUSI MENTAL dan GERAKAN SEJUTA MOTIVATOR"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

1 | P a g e

PROPOSAL

GERAKAN REVOLUSI MENTAL dan GERAKAN

SEJUTA MOTIVATOR

Graha Cempaka Mas Blok A1 Lantai 16 No. 7 Cempaka Putih, Jakarta Pusat www.alfateta.com

(2)

2 | P a g e

(3)

3 | P a g e

PENDAHULUAN

Indonesia Dalam Bahaya!

Indonesia dalam Bahaya! Ini peringatan tidak sembarangan. Fakta menunjukkan, kita adalah koruptor terbesar di Asia Pasifik, 50 orang tiap hari tewas karena Narkoba, 62%

pelajar putri kita tidak perawan lagi (21% di antaranya pernah aborsi), tiap tahun SMA kita menciptakan 2,5 juta pengangguran baru (perguruan tinggi menciptakan ½ juta pengangguran baru), tindakan kriminal, tawuran, intoleransi, terosisme makin menjadi- jadi....

Di sisi lain produktivitas kita, daya baca kita, kepesertaan kita dalam asuransi dan sebagainya sangat minim bahkan di antara bangsa ASEAN. Masyarakat kita konsumtif, bahkan gula, cangkul, garam pun kita masih bergantung pada impor.

Sementara kita tertinggal, kita sibuk membesar-besarkan perbedaan, saling silang, mendiskusikan hal-hal kecil dan tak perlu, media massa kita gemar bergosip, para remaja sibuk menyebarluaskan hoax dan berita-berita fitnah. Pemerintah belum memiliki rumusan yang jelas untuk mengatasi semua masalah ini. Mau jadi apa bangsa kita ke depan?

What you think what you get. Itulah nasib bangsa kita sekarang. Jika kita masih terus begini, sudah jelas apa yang terjadi pada bangsa kita di masa mendatang. Kita hanya akan menjadi bangsa budak, mungkin juga menjadi hancur lebur seperti negeri di Timur Tengah... Di masa damai negeri kita jadi tempat pelemparan produk orang lain, di masa perang negeri kita tempat uji coba senjata canggih.

Sampai kapan bangsa kita harus begini.

Revolusi Mental

Untuk mengatasi Dekadensi moral Presiden RI Joko Widodo mengkampanyekan Revolusi Mental. Menurut Presiden Jokowi Revolusi Mental yang dimaksud adalah Integritas, Etos Kerja dan Gotong Royong. Revolusi Mental ini tidak bisa berlaku umum, karena lebih dititikberatkan pada kalangan birokrasi.

Alfateta Indonesia yang telah melaksanakan pelatihan Revolusi Mental dengan nama Change Your Mindset sejak tahun 2007 Merumuskan 4 Pilar Revolusi Mental, yakni:

1. Revolusi Akhlak berbasis Agama 2. Revolusi Moral berbasis Pancasila 3. Revolusi Budi Pekerti berbasis Budaya 4. Revolusi Mental berbasis Mind Power.

Semua Berawal Dari Mindset

Mengapa Jepang, Korea, Singapura, Thailand, Cina cepat bangkit dari keterpurukan dan jadi bangsa yang diperhitungkan dunia? Karena agama mereka kah? Karena ideologi mereka kah?

Karena budaya mereka kah? Lalu karena apa? Kami berpendapat, sebuah negara maju, disiplin, adi daya, sejahtera, mandiri, cerdas adalah karena MINDSET atau POLA PIKIR

(4)

4 | P a g e oleh banyak hal, termasuk agama, budaya, dan ideologi.

Perubahan mindset itulah yang merupakan tugas dan tanggung jawab motivator/trainer di seluruh Indonesia. Bahwa sebuah negara menjadi besar adalah karena MINDSET-nya.

Sayangnya ilmu mindset berbasis mind power tidak ada dalam kurikulum Indonesia. Kita tidak belajar NLP, NAC, hypnoteraphy, dan ilmu pikiran termutakhir. Sebabnya karena ilmu mind power baru dikenal tahun 1980an sedangkan mengalami booming tahun 200an. Sehingga permerintah perlu waktu lama untuk memahami dan menerapkannya.

Ilmu mindset adalah ilmu yang mempelajari pola pikir manusia, cara melihat dari sudut pandang lain, mempelajari blok mental dan pola pikir salah yang membuat manusia tidak bisa maju.

Ilmu mindset berbasis mind power, ilmu yang mempelajari cara melihat dari dua sudut pandang yang berbeda, memahami mental blok penyebab gagal, cara kerja otak manusia, dan cara memberdayakan pikiran. Dengan pengetahuan ilmu pikiran, seharusnya manusia takut berbuat kejahatan dan berlomba berbuat kebaikan, bukan saja karena takut pada Tuhan-nya tapi karena pola pikir seseorang menentukan nasib seseorang.

Gerakan Sejuta Motivator (GSM)

Gerakan Sejuta Motivator adalah kumpulan para motivator yang diciptakan dan dihimpun oleh Alfateta Indonesia untuk melakukan revolusi mental dan memberdayakan pikiran manusia Indonesia. Alfateta Indonesia adalah badan usaha (berbadan hukum), sedangkan GSM (Gerakan Sejuta Motivator) adalah lembaga swadaya masyarakat.

Untuk mempercepat perekrutan, Gerakan Sejuta Motivator bekerjasama dengan Alfateta Indonesia membuat sistem www.1000motivator.com. Ini adalah sistem rekrut yang menggunakan sistem jaringan, sehingga organisasi jelas dan tercatat.

Mengapa Sejuta Motivator? Awalnya November 2016 kami menyebut dengan Gerakan Seribu Motivator. Namun saat Alfateta Indonesia melakukan perjalanan ke Bima, Bali, dan Lombok Timur, faktanya masyarakt yang ingin bergabung menjadi motivator tidak saja 2 di tiap kabupaten tapi di tiap desa bisa muncul 3 motivator, minimal anggota GSM

Pertengahan 2016 Alfateta Indonesia mendirikan Gerakan 1000 Motivator. Namun baru 2 bulan berjalan jumlah masyarakat yang ingin bergabung sangat banyak. Jika awalnya tiap kabupaten ada 2 motivator (asumsi 1000 motivator di seluruh Indonesia) teman-teman di Gerakan 1000 Motivator mengusulkan mengubah gerakan menjadi GERAKAN SEJUTA MOTIVATOR.

Visi Gerakan Sejuta Motivator

1. Menciptakan sejuta motivator mulai dari tingkat nasional sampai tingkat desa.

2. Mengumpulkan 1000 modul/pelatih untuk mengajarkan ilmu yang mencerdaskan bangsa 3. Merekrut marketing dan event organizer dengan penghasilan tanpa batas.

4. Menjadikan masyarakat sebagai pembelajar dan wajib membaca minimal 12 buku/tahun.

5. Memberikan pelatihan perubahan mindset ke kalangan masyarakat paling pelosok.

(5)

5 | P a g e 6. Menciptakan leader minimal 3 orang di tiap desa (pemuka masyarakat, pemuka agama,

dan aparat pemerintah) untuk mengajak masyarakat berubah secepatnya

7. Membantu pemerintah menciptakan pelatihan Revolusi Mental yang mengena dan dipahami masyarakat

8. Mendorong pemerintah untuk melaksanakan Revolusi Mental melalui 4 pilar (akhlak berlandaskan agama, moral berlandaskan ideologi Pancasila, Budi pekerti berlandaskan Budaya, dan Mindset berbasis Mind Power).

9. Memberikan keyakinan kepada pemerintah, para terpelajar, masyarakat, pemuka agama bahwa kita harus menguasai ilmu mind power dan ilmu pengetahuan. Sebab mereka yang diangkat derajatnya adalah orang yang beriman dan berilmu pengetahuan.

10. Mempercepat tercapainya bangsa yang cerdas, masyarakat yang mandiri (tidak bergantung dengan orang dan bangsa lain), menciptakan masyarakat yang sejahtera (cukup sandang, pangan dan papan) dan masyarakat yang berakhlak (berdasarkan ajaran agamanya masing-masing).

Keanggotaan

1. Pelatih Utama. Orang yang menyusun modul dan mempercayakan Alfateta untuk memasarkan dirinya sebagai pelatih atau modulnya. Pelatih utama dapat memberikan TOT kepada calon trainer yang memenuhi syarat.

2. Pelatih Senior. Adalah pelatih yang telah memberikan pelatihan kepada minimal 5000 orang untuk ilmu Alfateta atau ilmu miliknya sendiri.

3. Pelatih Madya. Adalah pelatih pratama yang dianggap senior untuk memberikan pelatih kepada pelatih Pratama.

4. Pelatih Pratama. Pelatih pratama adalah mereka yang memberikan pelatihan langsung kepada para pelatih.

Kepengurusan Di Gerakan Sejuta Motivator

Gerakan Sejuta Motivator bukanlah lembaga bisnis melainkan lembaga yang melaksanakan missi Alfateta Indonesian Dream melalui pelatihan-pelatihan. GSM murni gerakan sosial yang dananya disuport oleh Alfateta Indonesia dan para donatur, pemerintah atau simpatisan.

Alfateta telah memiliki struktur kepengurusan yang terdiri dari Dewan Pendiri, Dewan Pembina, Dewan Pengurus, dan Pengurus Harian (Ketua Umu, Sekjen, dan Departemen- departemen). Serta perwakilan kabupaten dan propinsi di hampir seluruh Indonesia, termasuk luar negeri seperti Tiongkok.

Alamat Kantor:

Graha Cempaka Mas Tower A1 Lantai 16 No. 07 Cempaka Putih Jl. Letjen Suprapto Jakarta Pusat. Telp 081380642200 / 087775477733. Email [email protected]. Website www.sejutamotivator.com

(6)

6 | P a g e

Telah memberikan pelatihan kepada puluhan ribu orang di hampir seluruh propinsi di Indonesia, semua lapisan masyarakat mulai dari pelajar, mahasiswa, guru, dosen, buruh, karyawan, manajer, direktur, pegawai pemerintah dan swasta, aparat kepolisian, wartawan, medis dan para medis, wirausahawan, business owner, agamawan, kaum duafa, anak jalanan, pemuka masyarakat, anggota orsospol, dan banyak lagi.

SEKOLAH.800 siswaSMP Negeri 2 Tulung Agung, 100 Pelajar SMP Ciracas Jaktim, 100 pelajar SMA Negeri Baturaja Sumsel , 100 siswa MAN Baturaja Sumsel, 100 siswa SMA Negeri Muara Enim Sumsel, 200 SMA Negeri 6 Kediri, 60 siswa SMA 10 Bogor, SMA 74 Jakarta, 100 siswa SMAK 2 Surakarta, SMA 74 Jakarta,1500 Santri dan Ahwat PesantrenMusadadiyahGarut, dll).50 siswaSMP 4 (Imersi) Pemalang,200 Pelajar SD, SMP, SMA dan Mahasiswa Bengkalis Riau, 200 santri Pesantren Nurul Hidayah Bengkalis,dll.

PERGURUAN TINGGI.60 mahasiswaIAIN Syarif Hidayatullah Ciputat, 100 mahasiswa STIP Trisakti Jakarta Timur, Akademi Perawatan Kesehatan Sintang (Kalbar), 50 mahasiswa Fakultas Kedokteran Univ Gajahmada Yogyakarta, 150 mahasiswa IBII (Institut Bisnis dan Informatika Indonesia), STAIN Kediri, Universitas Jambi, IPB Bogor),200 mahasiswaIISIP Jakarta.

INSTANSI SWASTA/INSTANSI PEMERINTAH.70 karyawanCV Anugerah Rezeki Jakarta, 1000 karyawan Purna Bhakti Inalum (Indonesia Alumunium Sumut) Medan (dari 2009-2015), 150 karyawan Bank Perkreditan Rakyat BKK Taman Pemalang, 250 anggota Polres Sintang, 30 marketing Raywhite East Kemang, 25 karyawan danFront LinnerPPIPTEK TMII, DCL (De Classic Life), 100 member V-Net Jakarta, 200 member MLM DCL di Lombok, 50 member MLM NCW Jakarta, 50 karyawan BBC English Training Specialist, 50 marketing Asuransi Prudential Prodigy, 50 marketing Smart Prudential Jakarta, 80 karyawan Pabrik tas Samruci Jakarta. 60 karyawan Purnabakti Bank Indonesia. 200 marketing asuransi AXA,60 staf bagian SDM Kementerian Pendidikan Nasional Jakarta, 50 Staf Kementerian Informasi dan Komunikasi Jakarta, 30 Staf P3ED Medan Sumut, 100 staf Bapedasu Sumatra Utara, 100 wirausaha binaan Pertamina Makasar Sulut, 150 karyawanAnissa Tour & Travel Jakarta,50 pemuda rehabilitasi NarkobaDivisi Rehabilitasi BNN (Badan Narkotika Nasional) Jakarta,150 member MLMGolden Grow International,30 karyawanRuai TV Pontianak,30 membership MLMSCO Jakarta,150 karyawanCredit Union Pontianak,100 member MLMBiomagworld Jakarta, 70 marketing PT Sinas Sosro Jakarta, 70 sales PT Bluescope Lysaght Jakarta., 100 calon pensiunan karyawan PTP 3 Sei Karang Medan Sumut, 200 marketing Prudential Prumegas Bali, 300 karywan PT Vulkanin Jaya Bogor Jabar.

YAYASAN:70 anak jalanan binaanYayasan Himmata Jakarta Utara, 200 anggota Yayasan Binetram Jakarta Pusat, 100 guru SMP Yasda Serang, 20 Anak-anak jalanan kota madya Medan, 30 karyawan Pemda Sintang, 50 pemuda PKC Nahdhatul Ulama Kediri, 100 jemaah Islamic Center Pondok Labu, 70 masyarakat Desa Cileley Kuningan (Jateng), 20 siswa peserta Bimbel PDI Perjuangan, 600 (tota) anggota partaiPAN (Partai Amanat Nasional)dan simpatisannya di Jakarta-Lampung-Yogya,100 wanita Kaukus Perempuan Politik Indonesia, 50 anak di penampungan sampah Bantar Gebag Komunitas Anak Hebat Pimpinan Kak Beki, 100 Fakir Miskin Bandar lampung, 40 anak korban Bencana Alam Situ Gintung binaan Yayasan Al Azhar, 80 asyarakat korban bencana Alam Gunung Merapi, 200 ibu-ibu Pemda Tarakan, Kaltim,

GURU-GURU:Lebih dari 10.000 guru yang dilatih dari berbagai tempat seperti: Guru-guru STM Cikini, Guru- guru di Sumut (Medan, Tebing Tinggi, Asahan), di Riau (Batam, Tanjung Pinang), di Lampung (Metro, Rajabasa, Bandar Lampung), Jawa Barat (Ciamis, Banjar Negara, Garut, Kuningan, Cirebon), Yogyakarta (Klaten, Bantul, Wonosari), Jateng (Magelang, Puworejo, Boyolali, Cilacap, Solotigo, Kendal, Sragen), Jatim: Ponorogo, Gresik, Situbondo, Jember, Banyuwangi, Lamongan, Pacitan, Tulung Agung, Blitar, Madiun, Nganjuk, Ngawi, Kediri), Pesantren Ar-Raudhatul Hasanah Medan Sumut, Sekolah Global Mandiri Cibubur, guru-guru PAUD se Tasik Malaya.

Foto-foto dan video pelatihan dapat dibuka di www.alfateta.com

(7)

7 | P a g e

(8)

8 | P a g e

GERAKAN REVOLUSI MENTAL

Gerakan Sejuta Motivator telah melakukan pelatihan untuk pelatih (Trainer for Trainer) di Bali, Lombok Timur, Bima, Surabaya dan Jakarta. Gerakan ini mengalami kesulitan untuk memberikan Revolusi Mental karena kurangnya pengetahuan dan dukungan pemerintah dan pemerintah daerah terhadap pelaksanaan Revolusi Mental di daerah. Di samping itu dukungan dari lembaga pendidikan juga belum ada. Bagaimana pun untuk memberikan pelatihan kami menggunakan swadana, tidak ada dukungan pemerintah ataupun swasta,. Karena itu walaupun kecil pelatih kami membutuhkan dana untuk eksistensi keberlangsungan pelatihan Revolusi Mental di sekolah-sekolah. Sementara saat ini sekolah tidak dibolehkan memungut dana dari murid. Untuk mengatasi ini maka Alfateta mengajukan permohonan bantuan dan dukungan dari pemerintah, lembaga bisnis baik BUMN dan CSR Swasta, serta masyarakat.

Melalui proposal ini kami ingin mengajukan pendanaan dari pihak-pihak yang peduli dengan pelaksanaan pelatihan Revolusi Mental yang dilakukan oleh anggota dan pelatih Gerakan Sejuta Motivator. Adapun dana yang dibutuhkan meliputi:

1. Pembiayaan untuk TOT (Training for Trainer) 5 orang/ kabupaten @ Rp 5 juta = Rp 25.000.000,-

Biaya ini termasuk transport pelatih, akomodasi selama 3 hari di ibukota kabupaten untuk 2-3 hari.

Peserta akan mendapatkan 5 pelatihan yakni Mind Power, Revolusi Mental, Mind Mapping/Super Memory, Cara Raih Nilai A untuk diajarkan kepada para pelajar di seluruh Indonesia.

2. Pembiayaan untuk pelatihan untuk pelajar 1000 pelajar/kabupaten @ Rp 35.000 x 1.000 = 35.000.000,-

Pelatih Alfateta yang sudah dilatih akan mengenakan biaya hanya Rp 35.000 untuk beberapa pelatihan yang penting untuk pelajar. Namun untuk sekolah yang umumnya tidak diperkenankan memungut dana dari murid, kami membutuhkan bantuan pembayaran dari pemerintah atau dana CSR BUMN atau Swasta.

Materi Pelatihan Revolusi Mental untuk Pelajar

1. Cara Raih Nilai A. Adalah tips dan trik pelajar bagaimana caranya mendapatkan nilai terbaik di sekolah, dan bagaimana mereka bisa mengubah mentalitas dirinya untuk meraih masa depan yang lebih baik bagi diri, keluarganya dan bangsa.

2. Peta Pikiran/Ingatan Super. Ilmu untuk membantu siswa agar dapat mudah memahami pelajaran, memecahkan masalah, mencatat, menulis, membaca dan sebagainya. Ilmu ini telah menjadi pelajaran wajib di Singapura dan Thailand. Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi siswa tidak saja untuk meraih terbaik di sekolah tetapi dalam upaya siswa meraih apa pun yang mereka impikan.

(9)

9 | P a g e

RIWAYAT HIDUP PENDIRI DAN PELAKSANA

GERAKAN SEJUTA MOTIVATOR & GERAKAN REVOLUSI MENTAL

BAMBANG PRAKUSO, BSM ALFATETA, SD, SMP, SMA di MEDAN SUMUT, SEKOLAH TINGGI PUBLISISTIK JAKARTA, No HP: 081380642200 -087775477733, FB: Bambang Alfateta, WA: 081380642200, Email:

[email protected], Website: www.alfateta.com. info profile via youtube.com:

https://www.youtube.com/watch?v=kcFSbDInn7Y

Pengalaman Kerja:

Wartawan Harian Pos Kota . Redaktur Pelaksana Majalah Dinamis. Pemimpin Redaksi Majalah HRD. Pemimpin Umum Majalah Travel Club. HRD Manager Pt Punj Loyd Indonesia Palembang. HRD Manager Master Piece Jakarta. Public Relations Indofood Group. Promotion Manager Ramandha Supermarket. General Manager Marketing PT Indosigma Jkt.. Wakil Direktur CV Sawerigading, Banyuwangi. Direktur Operational PT Zega Ritel Indopromo Jkt. Direktur Operational PT Proconfo

Indopromo Jkt. Direktur Operational PT Sentra Dinamika Mandiri. Sekarang: Pelatih utama dan Direktur Pelatihan Alfateta Indonesia Mind Power Academy

Buku Yang Ditulis (35 Buku dan 10 Ebook):

Psikotransmiter, (Komunikasi Bawah Sadar). Menjadi Kaya Sukses dan Sehat dengan Kekuatan Pikiran, Rahasia Mulai Usaha dengan Modal Orang Lain, Rahasia Dapat Modal Tanpa Jaminan. Tanpa Bunga Tanpa Hutang, Career Revolution, 10 Jurus Menaklukkan Personalia, Rahasia Catatan Harian, Brain Power, Cara Meraih Nilai A, Baca Cepat, My Dream, Revolusi Mental. Kerusakan Otak Sumber Dekadensi Moral. Indonesian Dream. Pedoman Pengurus OSIS, Agenda dan Buku Harian, Kamus Kata Baku, Belajar Jurnalistik tanpa Guru, Public Relations, How To Handle Corp. Magazine., Sixth Sense, Mind Power, dll.

Pelatih Untuk Ilmu

• Mind Power untuk Pendidikan (MInd Mapping, Super Memory, Super Speed Reading)

• Mind Power untuk Perubahan Mindset (Pelajar, Penduduk, Orangtua, Pekerja, Anggota Organisasi, Pegawai &Aparat Pemerintah.

• Membaca Sangat Cepat (1 Hari 5 Buku)

• Psikotransmiter (Ilmu Komunikasi Bawah Sadar)

• Creative Writing (Jurnalistik, feature, kolom, Corporate Magazine, Hypnotic Writing, dan Menulis Buku Sangat Cepat) dll

• Career Revolution (Karyawan Berkualitas)

• Entrepreneurship (Kewirausahaan)

• Menjadi Manusia Berkualitas

• Kiat Jitu Melamar Kerja

• Dll

Prestasi

1. Pemenang lomba karya tulis tingkat Kabupaten Deli Serdang Sumut 1980 2. Pemenang lomba karya tulis tingkat Sumatra Utara , tahun 1981

(10)

10 | P a g e

Referensi

Dokumen terkait

a) RTRWP yang sudah diusulkan Pemprov belum disetujui Pemerintah Pusat karena tidak sesuai dengan Sk Menhut tentang Penunjukan Kawasan Hutan, padahal kawasan hutan adalah

learning rate 0,2, 0,4 dan 0,7 pada Dataset 2 (D2) mendapatkan nilai akurasi yang sama yaitu 89.583% dan nilai tersebut juga merupakan nilai maksimum dari keseluruhan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menentukan pengaruh pemberian tepung daun bangun-bangun pada berbagai taraf (0, 1,25, 2,5, dan 3,75%) dalam ransum induk babi

Tetapi dengan pulp yang sudah digiling akan diperoleh kertas dengan kekuatan yang tinggi, padat, formasi jalinan lebih baik dan sifat-sifat lainnya sesuai dengan spesifikasi

Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk Untuk mengetahui Pengaruh bauran pemasaran ritel terhadap loyalitas pelanggan dengan kepuasan konsumen sebagai variabel intervening

Metode analisis data yang digunakan adalah nilai rata-rata dari hasil percepatan gravitasi yang dilakukan dalam 10 kali pengambilan data.Hasil eksperimen nilai

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kinerja konselor dalam proses konseling secara umum sudah tergolong baik, namun pada beberapa aspek masih banyak kelemahan

Kegiatan observasi dilakukan sebagai langkah awal untuk mengumpulkan data umum objek penelitian yaitu mengamati secara langsung situasi dan kondisi di lapangan dengan