EKSPRESI p38 MITOGEN ACTIVATED PROTEIN KINASE
(MAPK)
PADA PENDERITA KARSINOMA NASOFARING
DI RSUP H. ADAM MALIK MEDAN
Tesis
Oleh:
dr. Merza Maulana Muzakkir
PROGRAM PENDIDIKAN DOKTER SPESIALIS
ILMU KESEHATAN TELINGA HIDUNG TENGGOROK BEDAH KEPALA LEHER
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
MEDAN
EKSPRESI p38 MITOGEN ACTIVATED PROTEIN KINASE
(MAPK)
PADA PENDERITA KARSINOMA NASOFARING
DI RSUP H. ADAM MALIK MEDAN
Tesis
Diajukan untuk Melengkapi Tugas dan Memenuhi Salah Satu Syarat untuk Mencapai Gelar
Spesialis dalam Bidang Ilmu Kesehatan Telinga Hidung Tenggorok
Bedah Kepala Leher
Oleh:
dr. Merza Maulana Muzakkir
PROGRAM PENDIDIKAN DOKTER SPESIALIS
ILMU KESEHATAN TELINGA HIDUNG TENGGOROK BEDAH KEPALA LEHER FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
EKSPRESI p38 MITOGEN ACTIVATED PROTEIN KINASE
(MAPK)
PADA PENDERITA KARSINOMA NASOFARING
DI RSUP H. ADAM MALIK MEDAN
Medan, Agustus 2012
Tesis dengan judul
Telah disetujui dan diterima baik oleh Komisi Pembimbing
Ketua Anggota
dr. Farhat, Sp.THT-KL(K)
NIP: 19700316200212 1 002 NIP: 19651030199903 2 001 dr. Siti Nursiah, SpTHT-KL
Diketahui oleh
Ketua Departemen Ketua Program Studi
Prof.Dr.dr.Abdul Rachman Saragih,Sp.THT-KL(K) dr.T.Siti Hajar Haryuna,Sp.THT-KL
NIP: 19471130 198003 1 002 NIP: 19790620 200212 2 003
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur kehadirat Allah Subhanahu Wata’ala atas rahmat, karunia
dan hidayahNya, sehingga penulis dapat menyelesaikan tesis ini sebagai salah satu tugas
dan syarat untuk mencapai gelar Spesialis dalam bidang Ilmu Kesehatan Telinga
Hidung Tenggorok Bedah Kepala Leher Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera
Utara Medan.
Berkat dukungan dan bimbingan dari berbagai pihak, akhirnya tesis ini
dapat diselesaikan. Untuk itu perkenankanlah penulis menyampaikan ucapan terima
kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada :
Rektor Universitas Sumatera Utara, Bapak Prof. Sjahril Pasaribu, Dr, dr,
Sp.A (K), DTM&H yang telah memberikan kesempatan kepada penulis untuk
mengikuti Program Pendidikan Dokter Spesialis Ilmu Kesehatan Telinga Hidung
Tenggorok Bedah Kepala Leher di Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara
Medan.
Bapak Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara Prof. Gontar
Alamsyah Siregar, dr, Sp.PD-KGEH yang telah memberikan kesempatan kepada
penulis untuk mengikuti Program Pendidikan Dokter Spesialis Ilmu Kesehatan Telinga
Hidung Tenggorok Bedah Kepala Leher di Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera
Utara Medan.
Bapak Direktur Rumah Sakit Umum Pusat H. Adam Malik Medan yang
telah memberikan kesempatan kepada penulis untuk belajar dan bekerja di Rumah Sakit
Prof. Dr. Abdul Rachman Saragih, dr, Sp.THT-KL(K) sebagai Kepala
Departemen THT-KL FK USU/RSUP H. Adam Malik Medan yang telah memberikan
kesempatan, bimbingan dan arahan sejak penulis mengikuti pendidikan di Departemen
THT-KL FK USU/RSUP H. Adam Malik Medan.
Yang terhormat, dr. T. Siti Hajar Haryuna, Sp. THT-KL sebagai Ketua
Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis di Departemen THT-KL FK USU/ RSUP
H. Adam Malik Medan, atas bimbingan dan dorongan semangat yang diberikan
sehingga menimbulkan rasa percaya diri, baik dalam bidang keahlian maupun
pengetahuan umum lainnya.
Yang terhormat dr. Farhat, SpTHT-KL(K) sebagai ketua pembimbing tesis,
dr. Siti Nursiah, Sp. THT-KL sebagai anggota pembimbing tesis, yang telah banyak
memberikan petunjuk, perhatian serta bimbingan sehingga penulis dapat menyelesaikan
tesis Spesialis ini. Penulis mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang
setinggi-tingginya atas waktu dan bimbingan yang telah diberikan selama dalam penelitian dan
penulisan tesis ini.
Ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya saya tujukan kepada semua
guru-guru di Departemen THT-KL FK USU/RSUP H. Adam Malik Medan, Prof.
Ramsi Lutan, dr. Sp.THT-KL (K); dr. Yuritna Haryono, Sp.THT-KL (K); Prof.
Askaroellah Aboet, dr, Sp.THT-KL (K); Prof. Dr. Abdul Rachman Saragih, dr,
Sp.THT-KL (K); dr. Muzakkir Zamzam, Sp.THT-KL (K); dr. Mangain Hasibuan,
Sp.THT-KL; dr. T. Sofia Hanum, Sp.THT-KL (K); Prof. Dr. Delfitri Munir, dr.
Sp.THT-KL (K); dr. Linda I Adenin, Sp.THT-KL; Alm. dr. Hafni, Sp.THT-KL (K); dr.
Asnir, KL(K), dr. Siti Nursiah, KL; dr. Andrina YM Rambe,
Sp.THT-KL; dr. Harry Agustaf A, Sp.THT-Sp.THT-KL; dr. Farhat, Sp.THT-KL(K); dr. T. Siti Hajar
Haryuna, Sp.THT-KL, dr. Aliandri, Sp.THT-KL; dr. Ashri Yudhistira, Sp.THT-KL; dr.
Devira Zahara, Sp.THT-KL, dr.H.R.Yusa Herwanto, Sp.THT-KL, dr.M. Pahala Hanafi
Hrp, Sp.THT-KL dan dr. Ferryan Sofyan, M.Kes, Sp.THT-KL yang telah memberikan
bimbingan, ilmu dan pengetahuan di bidang THT-KL yang bermanfaat bagi penulis di
kemudian hari.
Yang terhormat dr. Putri C Eyanoer, MSEpid., Ph.D yang telah banyak
membantu saya di bidang metodologi penelitian dalam pengolahan data tesis ini.
Yang terhormat perawat / paramedis dan seluruh karyawan / karyawati
RSUP H. Adam Malik Medan, khususnya Departemen / SMF THT-KL yang selalu
membantu dan bekerjasama dengan baik dalam menjalani tugas pendidikan dan
pelayanan kesehatan selama ini.
Yang mulia dan tercinta Ibunda dr. Hj. Erliana Malik Miraza, SpA,
Ayahanda dr. H. Muzakkir Zamzam, SpTHT-KL(K) dan tante Kis Suryaningsih Ngesti
Utami, ananda sampaikan rasa hormat dan terimakasih yang tak terhingga serta
penghargaan yang setinggi-tingginya atas kasih sayang yang telah diberikan dan
dilimpahkan kepada ananda sejak dalam kandungan dan dengan segala daya upaya telah
mengasuh, membesarkan dan membimbing dengan penuh kasih sayang semenjak kecil
sehingga penulis dewasa agar menjadi anak yang berbakti kepada kedua orang tua,
agama, bangsa dan Negara. Dengan memanjatkan do’a kehadirat Allah SWT,
ampunilah dosa kedua orang tua penulis serta sayangilah mereka sebagaimana mereka
Yang tercinta Bapak mertua Dr. dr. H. Nazaruddin Umar, SpAn-KNA dan
Ibu mertua dr. Hj. Tity Rosnila Harahap yang telah memberikan dorongan dan restu
untuk selalu menuntut ilmu setinggi-tingginya.
Kepada istriku tercinta Irmayani, S.Si, tiada kata yang lebih indah yang
dapat saya ucapkan selain ucapan terimakasih yang setulus-tulusnya atas pengorbanan
tiada tara, kesabaran, ketabahan dan dorongan semangat yang tiada henti-hentinya
sehingga dengan ridho Allah SWT akhirnya kita sampai pada saat yang berbahagia ini.
Kepada Abang dan Adik-Adik, H. Muzliansyah Muzakkir, ST., M.Sc.,
MBA, dr. Munarza Muzakkir, Dimas Surya Utama Muzakkir, Azzahra Sekar Putri
Muzakkir. Kakak dan Adik-adik ipar, Ayu Mayangsari, SE., drg. Rini Wahyuni,
Abdullah Edi Suranta Tarigan, SH, dr. M. Budi Kurniawan, dr. Karlina Putri Siregar,
penulis mengucapkan terimakasih atas limpahan kasih sayang dan tak henti-hentinya
memberikan dorongan serta doa kepada penulis.
Yang tercinta teman-teman sejawat peserta Program Pendidikan Dokter
Spesialis Ilmu Kesehatan THT-Bedah Kepala dan Leher yang telah bersama-sama, baik
dalam suka maupun dalam duka, saling membantu sehingga terjalin persaudaraan yang
erat, dengan harapan teman-teman lebih giat lagi sehingga dapat menyelesaikan studi
Semoga segala bantuan dan bimbingan yang diberikan kepada penulis
menjadi amal ibadah. Akhirnya penulis berharap semoga tulisan ini dapat bermanfaat
bagi semua pihak, dan semoga Allah Subhanahu Wata’ala selalu melimpahkan rahmat
dan hidayahNya kepada kita semua.
Medan, Agustus 2012
Ekspresi p38 Mitogen Activated Protein Kinase (MAPK) Pada Penderita Karsinoma Nasofaring
Di RSUP H. Adam Malik Medan
Abstrak
Latar Belakang: Penelitian secara biologi molekuler pada karsinoma nasofaring
telah banyak dilakukan, seperti ekspresi VEGF, EGFR, COX-2 dan lain sebagainya. Hasil penelitian tersebut dapat membantu dalam menentukan prognosis pada penderita karsinoma nasofaring, dan dapat membantu dalam memberikan terapi tambahan pada karsinoma nasofaring. MAPK berperan dalam pertumbuhan sel seperti proliferasi, diferensiasi, dan apoptosis, terutama berperan dalam ekspresi gen, dimana jalur p38 MAPK paling sering dikaitkan dengan fungsi anti apoptosis dan aktifnya jalur p38 MAPK menyebabkan transformasi sel.
Tujuan: Mengetahui ekspresi p38 MAPK pada karsinoma nasofaring.
Metode: Rancangan penelitian bersifat deskriptif di Departemen THT-KL FK
USU/RSUP H. Adam Malik Medan dan Departemen Patologi Anatomi FK USU. Penelitian dilakukan mulai bulan Desember 2011 sampai dengan Mei 2012 pada seluruh penderita yang didiagnosis karsinoma nasofaring pada divisi onkologi Departemen THT-KL FK USU/RSUP H. Adam Malik Medan yang memenuhi kriteria populasi.
Hasil: Pada penelitian ini jaringan karsinoma nasofaring yang diperiksa dengan
immunohistokimia sebanyak 30 jaringan. Sampel paling banyak ditemukan pada laki-laki (73,3%), kelompok umur terbanyak adalah 41-60 tahun (60,0%), jenis histopatologi terbanyak adalah karsinoma sel skuamosa tidak berkeratinisasi (53,3%), proporsi overekspresi p38 MAPK pada jaringan karsinoma nasofaring adalah 70% dan tidak ditemukan perbedaan yang signifikan antara ekspresi p38 MAPK dengan tipe histopatologi, ukuran tumor primer, ukuran kelenjar getah bening dan stadium klinis
Expression of p38 Mitogen Activated Protein Kinase (MAPK) In Patiens with Nasoharyngeal Carcinoma
In RSUP H. Adam Malik Medan
Abstract
Background: Research of molecular biology such as expression of VEGF, EGFR,
COX-2 and others in nasopharyngeal carcinoma has been widely done. The results of these studies may help in determining prognosis and additional therapy in patients with nasopharyngeal carcinoma. MAPK plays a role in cell growth such as proliferation, differentiation, and apoptosis, especially in gene expression, where by p38 MAPK pathway is most commonly associated with anti-apoptotic function and activated p38 MAPK pathway causes cell transformation.
Purpose: To know the expression of p38 MAPK in nasopharyngeal carcinoma.
Methods: The design of this study is descriptive. It was done in THT-KL
Department of FK USU/RSUP Haji Adam Malik, Medan and Patology Anatomical Department of FK USU. The study was conducted from December 2011 to May 2012 on patients which is diagnosed with nasopharyngeal carconima in the oncology division of THT-KL Department FK USU/ RSUP Haji Adam Malik, Medan which has full filled the population criteria.
Results: In this study 30 tissues of nasopharyngeal carcinoma were examined with
immunohistochemical. Most sampel were found in men (73.3%) with the largest age group of 41 – 60 years old (60.0%), histopatological type of non-keratinizing squamous cell carcinoma (53.3%), the propotion of overexpression of p38 MAPK on nasopharyngeal carcinoma tissues were 70%. There were no significant difference between the expression of p38 with histopathogic type, size of primary tumor, size of lymph nodes, and the clinical staging.
DAFTAR ISI
BAB 1 Pendahuluan
1.1. Latar Belakang
1.2. Rumusan Masalah
1.3. Tujuan Penelitian
1.3.1. Tujuan Umum
1.3.2. Tujuan Khusus
1.4. Manfaat Penelitian
BAB 2 Tinjauan Pustaka
2.1 Karsinoma Nasofaring
2.2 Mitogen Activated Protein Kinase
2.3 Jalur p38 MAPK
2.4 p38 MAPK Pada Keganasan
2.5 p38 MAPK Pada Karsinoma Nasofaring
2.6 Kerangka Konsep
BAB III Metode Penelitian
3.1. Jenis Penelitian
3.2. Waktu dan Tempat Penelitian
3.3. Populasi dan Sampel
3.3.1. Populasi
3.3.2. Sampel
3.3.3. Teknik Pengambilan Sampel
3.4. Variabel Penelitian
3.5. Defenisi operasional
3.6. Bahan Penelitian
3.7. Instrumen Penelitian
3.8. Prosedur Kerja Pemeriksaan Immunohistokimia p38 MAPK
3.9. Pengumpulan data
3.10. Analisis data
3.11. Kerangka kerja
BAB 4 Hasil
BAB 5 Pembahasan
5.1. Distribusi Frekuensi Karsinoma Nasofaring Berdasarkan Umur
5.2. Distribusi Frekuensi Karsinoma Nasofaring Berdasarkan Jenis kelamin
5.3. Distribusi Frekuensi Karsinoma Nasofaring Berdasarkan Tipe
Histopatologi
5.4. Distribusi Frekuensi Karsinoma Nasofaring Berdasarkan Ekspresi p38
MAPK
5.5. Distribusi Frekuensi Tipe Histopatologi Karsinoma Nasofaring
Berdasarkan Ekspresi p38 MAPK
5.6. Distribusi Frekuensi Ukuran Tumor Primer (T) Karsinoma Nasofaring
Berdasarkan Ekspresi p38 MAPK
5.7. Distribusi frekuensi Ukuran kelenjar getah bening (N) karsinoma
nasofaring berdasarkan p38 MAPK
5.8. Distribusi frekuensi stadium klinis karsinoma nasofaring berdasarkan
ekspresi p38 MAPK
BAB 6 Kesimpulan dan Saran
DAFTAR TABEL
Distribusi Frekuensi Karsinoma Nasofaring Berdasarkan Umur
Distribusi Frekuensi Karsinoma Nasofaring Berdasarkan Jenis
kelamin
Distribusi Frekuensi Karsinoma Nasofaring Berdasarkan Tipe
Histopatologi
Distribusi Frekuensi Karsinoma Nasofaring Berdasarkan Ekspresi
p38 MAPK
Distribusi Frekuensi Tipe Histopatologi Karsinoma Nasofaring
Berdasarkan Ekspresi p38 MAPK
Distribusi Frekuensi Ukuran Tumor Primer (T) Karsinoma
Nasofaring Berdasarkan Ekspresi p38 MAPK
Distribusi frekuensi Ukuran kelenjar getah bening (N) karsinoma
nasofaring berdasarkan p38 MAPK
Distribusi frekuensi stadium klinis karsinoma nasofaring berdasarkan
ekspresi p38 MAPK
DAFTAR GAMBAR
Gambar 1
Gambar 2
Gambar 3
Gambar 4
Anatomi Nasofaring
Penyebaran karsinoma nasofaring dan gejala yang ditimbulkan
Jalur pengaktifan COX-2 oleh EGF dan EGFR melalui jalur p38
MAPK pada Glioma
Jalur transduksi sinyal dan jaringan komunikasi silang antara gen
tumor supresor yang terlibat pada karsinoma nasofaring
5
9
19