• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pola Kuman Pada Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) Eksaserbasi Akut di RSUP H. Adam Malik dan RS. Pirnga di Medan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pola Kuman Pada Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) Eksaserbasi Akut di RSUP H. Adam Malik dan RS. Pirnga di Medan"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

Riwayat merokok :

Jumlah batang per hari : ………… batang/hari

Indeks Brinksman :

Riwayat penyakit paru lainnya :

Hasil penilaian spirometri :

Derajat obstruksi saluran napas berdasarkan Global Obstructive Lung Disease

(GOLD) 2014

Pada pasien dengan VEP1/KVP < 0.70

GOLD 1: Ringan VEP1≥80% prediksi

(3)

LAMPIRAN 2

LEMBAR PENJELASAN KEPADA CALON SUBYEK PENELITIAN

Selamat pagi/siang Bapak/Ibu, saya dr. Rianti Tarigan, PPDS Departemen

Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi, saat ini sedang melakukan

penelitian yang berjudul Hubungan antara pola kuman dengan derajat obstruksi (VEP1) pada penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) eksaserbasi akut di RSUP. H.Adam Malik dan RS.Pirngadi Medan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana hubungan pola kuman pada PPOK eksaserbasi akut dengan derajat

obstruksi (VEP1) pada penyakit paru paru, mengetahui jenis antibiotik yang

sensitive atau resisten, Manfaatnya agar dokter memiliki panduan dalam

memberikan terapy yang tepat dan rasional terhadap bapak/ibu

Bapak/Ibu akan diminta untuk melakukan pemeriksaan spirometri dengan

cara meniup alat yang nanti akan saya sediakan dan akan saya jelaskan pada saat

akan dilakukan pemeriksaannya. Kemudian Bapak/Ibu akan diminta untuk

membatukkan dahak ke dalam wadah steril yang telah saya sediakan sebanyak

3-5mL, dimana terlebih dahulu Bapak/Ibu diminta melakukan kumur-kumur dengan

air. Pemeriksaan ini dilakukan untuk keperluan pembiakan kuman dan uji

sensitivitas/kepekaan terhadap antibiotik. Biaya pemeriksaan ditanggung oleh

saya, peneliti sendiri, tanpa dibebankan kepada Bapak/Ibu.

Penelitian ini tidak akan menimbulkan hal hal berbahaya bagi bapak/ibu sekalian.

Namun, bila terjadi hal hal yang tidak diinginkan selama penelitian berlangsung,

yang disebabkan oleh perlakuan pada penelitian ini, Bapak/ibu dapat

(4)

kec.Medan Tuntungan

Demikian penjelasan ini saya sampaikan, kiranya hasil dari penelitian ini

dapat bermanfaat bagi kita semua.

Medan, 2015

Peneliti,

(5)

LAMPIRAN 3

SURAT PERNYATAAN KESEDIAAN

( INFORMED CONSENT )

Saya yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama :

Umur :

Jenis Kelamin :

Pekerjaan :

Alamat :

Setelah mempelajari dan mendapat penjelasan yang sejelas jelasnya mengenai

penelitian di bawah yang berjudul Hubungan antara pola kuman dengan derajat obstruksi (VEP1) pada penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) eksaserbasi akut di RSUP. H.Adam Malik dan RS.Pirngadi Medan Dan setelah mengetahui dan menyadari sepenuhnya resiko yang mungkin terjadi, dengan ini saya menyatakan

bahwa saya bersedia dengan sukarela menjadi subjek penelitian tersebut dan patuh

akan ketentuan-ketentuan yang dibuat peneliti. Jika sewaktu-waktu ingin berhenti,

saya berhak untuk tidak melanjutkan pengikuti penelitian ini tanpa ada sanksi

Referensi

Dokumen terkait

Hal ini berbeda terhadap penelitian oleh Valipour Arschang, dkk, 2008, terdiri dari 30 pasien PPOK eksaserbasi akut, 30 pasien PPOK stabil dan 30 pasien sebagai kontrol yang

Mengetahui proses penatalaksanaan fisioterapi pada kondisi PPOK eksaserbasi akut , menambah pengetahuan dan menyebar luaskan peran fisioterapi pada kondisi PPOK eksaserbasi

Ventilasi mekanik pada PPOK digunakan pada eksaserbasi dengan gagal napas akut, gagal napas akut pada gagal napas kronik atau pada pasien PPOK derajat berat dengan napas

Ventilasi mekanik pada PPOK digunakan pada eksaserbasi dengan gagal napas akut, gagal napas akut pada gagal napas kronik atau pada pasien PPOK derajat berat dengan napas

Kesimpulan : Insiden infeksi bakteri berdasarkan kultul sputum positif pada PPOK eksaserbasi akut adalah sebesar 66,7%, Streptococcus pneumonia merupakan bakteri patogen

PERBEDAAN KADAR MAGNESIUM SERUM ANTARA PASIEN DENGAN PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIK (PPOK) STABIL DAN PPOK EKSASERBASI.. Ricky Sanowara, Ermanta Ngirim Keliat, Alwinsyah Abidin

Ventilasi mekanik pada PPOK digunakan pada eksaserbasi dengan gagal napas akut, gagal napas akut pada gagal napas kronik atau pada pasien PPOK derajat berat

Dokumen ini membahas tentang penyakit paru-paru yang dikenal sebagai Penyakit Paru Obstruktif Kronik