• Tidak ada hasil yang ditemukan

Peningkatan Bahan dan Analisis Pakan (1)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Peningkatan Bahan dan Analisis Pakan (1)"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

PAPER BAHAN DAN ANALISIS PAKAN

PENINGKATAN KUALITAS BAHAN PAKAN

OLEH :

DESMI ADITA 1104135847 BUDIDAYA PERAIRAN

LABORATORIUM NUTRISI DAN PAKAN IKAN JURUSAN BUDIDAYA PERAIRAN

FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN UNIVERSITAS RIAU

(2)

PENINGKATAN KUALITAS BAHAN PAKAN

Pakan merupakan salah satu faktor yang sangat dibutuhkan dalam budidaya ikan

baik air tawar, air payau, mauoun air asin. Pakan dibutuhkan ikan mulai dari larva,

dewasa hingga ukuran induk yang digunakan untuk bergerak, maintenance, dan

pertumbuhan. Untuk mendapatkan pertumbuhan ikan yang baik, maka pakan ikan yang

diberikan harus sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan oleh ikan, tidak boleh kurang

dan tidak boleh lebih.

Peningkatan kualitas bahan paan sangat penting dilakukan untuk memenuhi

kebutuhan akan kandungan nutrisi yang terdapat di dalam pakan sesuai untuk kebutuhan

ikan dan palatabilitas pakan terhadap ikan tinggi.

Untuk memenuhi semua itu, maka ada beberapa hal yang perlu diperhatikan

dalam peningkatan kualitas bahan pakan pada ikan. Misalnya pemilihan bahan yang

sesuai dan memiliki nutrisi yang bagus serta pengolahan bahan pakan yang sesuai agar

seluruh nutrisi yang dikandung didalam pakan ikan dapat dimanfaatkan.

Pertumbuhan dan produktivitas hewan air tergantung pada kualitas pakan yang

diberikan kepadanya. Pengolahan bahan pakan, penyiapan bahan pakan, serta

penyimpanan bahan atau pakan haruslah diperhatikan. Bagaimanapun metode yang

diaplikasikan selama pengolahan dan persiapan akan sia-sia jika produk akhirnya tidak

diperhatikan dengan hati-hati dan disimpan dengan baik.

Ada beberapa hal yang perlu dilakukan dalam meningkatkan kualitas bahan

pakan yang tentunya dapat dilakukan guna memanfaatkan secara maksimal nutrisi yang

(3)

1. Pegolahan Bahan Pakan

Pengolahan bahan pakan digunakan untuk:

 Menghilangkan faktor antinutrisi dan toksin

 Meningkatkan palatabilitas, kecernaan, dan ketersediaan nutrien.

 Menyesuaikan ukuran pakan dengan bukaan mulut ikan

 Mengurangi limbah buangan pakan

 Meningkatkan keuntungan dari pengolahan pakan yang optimum

 Mengurangi kandungan air di dalam pakan sampai 10%.

2. Metode Penolahan Bahan Baku Pakan

Beberapa metode yang dapat diterapkan dalam pengolahan bahan pakan

antara lain:

Perendaman dan atau Perebusan, umumnya diterapkan pada bahan pakan berupa biji-bijian dan bersifat keras. Berfungsi untuk

melunakkan dan mempermudah dalam pembuangan zat-zat beracun.

Pemanasan dan Penggongsengan, berfungsi untuk mengeringkan bahan pakan dan menonaktifkan beberapa faktor antinutrisi serta

untuk meningkatkan pemanfaatan nutrisi.

Dehulling, adalah kegiatan mengupas atau memotong kulit biji-bijian yang jika digunakan akan merusak vitamin di dalam pakan

dengan menggunakan alat dehuller yang akan memisahkan hullsnya.

(4)

bahan pekan. Ekstraksi lipid dari bijian rape seed, dan kacang hitam

dengan menggunakan alkohol dan air dapat menghilangkan rasa dari

kacang tersebut. Sementara ekstraksi dari tepung kapas dengan

hexane dapat mengurangi toksin gossypol. Sedangkan untuk bahan

organik, biasanya menggunakan mikroorganisme seperti pada proses

fermentasi pada ampas tahu.

3. Teknik Persiapan Pembuatan Pakan

Untuk mendapatkan karakteristik pakan yang sesuai, pakan harus

dipersiapkan dengan prosedur sebagai berikut:

Penggilingan, Untuk meningkatkan area permukaan bahan pakan sehingga bahan pakan mudah dicampur.

Penyesuaian Ukuran atau Sieving, yaitu memilih bahan tepung untuk mendapatkan ukuran yang spesifik dari bahan pakan.

Penimbangan Bahan, merupakan langkah penting dalam persiapan pembuatan pakan. Komponen pakan yang telah

dijabarkan dalam formulasi pakan harus ditimbang secara tepat

dan akurat.

Pencampuran Bahan (Mixing), agar bahan pakan yang diproses tercampur dengan merata.

Pengkondisian, merupakan proses penambahan cairan pada tepung dan pengukusan agar sebagian pati atau binder lainnya

(5)

Pengeringan dan Pendinginan Pellet, dilakukan agar perekat dapat melekat dalam suhu dingin dan normal.

Pencetak Pellet, digunakan agar pellet lebih mudah dikonsumsi oleh ikan.

Pengepakan dan Proses Penyimpanan, proses ini sangat penting untuk diperhatikan agar pellet yang telah dibuat dapat

disimpan dalam jangka waktu yang lebih lama serta agar kondisi

pellet masih bagus, layak digunakan dan nutrisi yang terkandung

(6)

DAFTAR PUSTAKA

Adelina, Ir.,M.Si. 2012. “Pakan Ikan Budidaya dan Analisis Formulasi”. Pengolahan

bahan pakan dan Pakan. UNRI Press. Riau. Hal: 45-50.

American Aquarium. “Aquarium Fish Nutrition”. 2013.

http://www.americanaquariumproducts.com/quality_fish_food.html.

Diunduh pada tanggal 09 November 2013 pukul 19.45 WIB.

Canadian Food Inspection Agency. “Quality Management Program”. 2013.

program/eng/1299826346241/1299826407518. Di uduh pada tanggal 09

November 2013 pukul 19.50 WIB.

Cara Budidaya dan Efisiensi Pakan. “Efisiensi Pakan”. 2012.

ikan.blogspot.com/2012/10/efisiensi-pakan-ikan.html. Di unduh pada

Referensi

Dokumen terkait

Bahan pakan asal biji-bijian sebagian besar merupakan sumber energi yang baik karena berasal dari tumbuh- tumbuhan, maka kandungan serat kasarnya tinggi.. B.MACAM MACAM BAHAN

Berdasarkan hasil penelitian penggunaan tepung onggok singkong sebagai bahan baku pakan ikan nila dapat disimpulkan bahwa penggunaan tepung onggok singkong dengan proporsi 5%

pemberian bahan tailUlnin pakan teprtpg kunyit dan tepung ikan swangi, sedangkan terhadap kadar lemak kasar Oaging puyrn, tiun,, pembJrian Uafran tambahan pakan tepung

Berdasarkan hasil penelitian, penggunaan bahan pakan lokal dengan tambahan tepung daun kelor dan kunyit memberikan performa produksi (produksi telur dan konversi pakan), dan kinerja

Penggunaan tepung tomat sebagai bahan pakan memberikan pengaruh yang sama dengan kontrol terhadap penampilan produksi burung puyuh meliputi konsumsi pakan, HDP,

baku pakan ternak, sedangkan gaplek dalam bentuk tepung digunakan sebagai

Kandungan Protein Kasar dan Serat Kasar pada Tepung Daun Talas yang Difermentasi dengan Probiotik sebagai Bahan Pakan Ikan.. Pakan merupakan unsur yang sangat menunjang

Hasil penelitian menunjukkan tepung limbah daun pisang cavendish dapat dijadikan bahan pakan ternak karena memiliki kandungan abu, PK, LK, dan TDN yang sesuai dengan syarat mutu pakan,