• Tidak ada hasil yang ditemukan

INDIKATOR KINERJA UTAMA BADAN KEUANGAN DAERAH TAHUN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "INDIKATOR KINERJA UTAMA BADAN KEUANGAN DAERAH TAHUN"

Copied!
50
0
0

Teks penuh

(1)

INDIKATOR KINERJA UTAMA

BADAN KEUANGAN DAERAH

TAHUN 2016 -2021

BADAN KEUANGAN DAERAH

KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR

BKD

(2)

PEMERINTAH KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR

BADAN KEUANGAN DAERAH

Jalan Diponegoro N0. ___ Tlp. 0740 – 737000038 Fax. 0740 – 7370037.

MUARA SABAK

Kode Pos 35651

KEPUTUSAN KEPALA BADAN KEUANGAN DAERAH KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR

NOMOR : 77 TAHUN 2019 TENTANG

INDIKATOR KINERJA UTAMA PERUBAHAN

BADAN KEUANGAN DAERAH KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR TAHUN 2016 - 2021

KEPALA BADAN KEUANGAN DAERAH KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR

Menimbang :

Mengingat :

1. bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 3 dan Pasal 4 Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor : PER/9/M.PAN/5/2007 tentang Pedoman Umum Penetapan Kinerja Utama di Lingkungan Instansi Pemerintah;

2. bahwa dalam rangka menjabarkan lebih lanjut dan menjamin kesesuaian dalam pencapaian Sasaran Strategis dan Kinerja RPJMD Kabupaten Tanjung Jabung Timur Tahun 2016-2021 dengan Rencana Strategis (Renstra) Badan Keuangan Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Timur Tahun 2016-2021, sesuai dengan tugas pokok dan fungsi Badan Keuangan Daerah berdasarkan pada Peraturan Bupati Tanjung Jabung Timur Nomor 6 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah.

3. bahwa untuk tujuan dimaksud huruf a dan b diatas, perlu ditetapkan dengan Keputusan Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

1. Undang- Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Republik Indoneisa Nomor 4421);

2. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244 Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587) sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Undang- Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679);

(3)

3. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor : PER/09/M.PAN/5/2007 tentang Pedoman Umum Penetapan Indikator Kinerja Utama dilingkungan Instansi Pemerintah;

4. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor : PER/20/M.PAN/II/2008 tentang Petunjuk Penyusunan Indikator Kinerja Utama;

5. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja Tata Cara Reviu atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah;

6. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Menegah Daerah, serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Menegah Daerah (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 1312);

7. Peraturan Daerah Provinsi Jambi Nomor 6 Tahun 2009 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Provinsi Jambi Tahun 2005-2025 (Lembaran Daerah Provinsi Jambi Tahun 2009 Nomor 6);

8. Peraturan Daerah Provinsi Jambi Nomor 7 Tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Provinsi Jambi Tahun 2016-2021 (Lembaran Daerah diubah dengan Peraturan Daerah Provinsi Jambi Nomor 3 Tahun 2018 tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Provinsi Jambi Nomor 7 Tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Provinsi Jambi Tahun 2016-2021 (Lembaran Daerah Provinsi Jambi Tahun 2018 Nomor 3);

9. Peraturan Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Timur Nomor 5 Tahun 2013 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Timur Tahun 2005-2025 (Lembaran Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Timur Tahun 2013 Nomor 55);

10. Peraturan Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Timur Nomor 6 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah (Lembaran Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Timur Tahun 2016 Nomor 6);

(4)

11. Peraturan Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Timur Nomor 7 Tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Timur Tahun 2016-2021 (Lembaran Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Timur Tahun 2016 Nomor 7) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Timur Nomor 1 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Timur Tah 2016-2021 (Lembaran Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Timur Tahun 2019 Nomor 1);

12. Peraturan Bupati Tanjung Jabung Timur Nomor 27 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Bupati Nomor 18 Tahun 2018 tentang Rencana Kerja Pembangunan Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Timur Tahun 2019 (Lembaran Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Timur Tahun 2019 Nomor 27).

MEMUTUSKAN Menetapkan :

KESATU :

KEDUA :

Indikator Kinerja Utama Perubahan Badan Keuangan Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Timur Tahun 2016-2021 sebagaimana tercantum dalam Lampiran Keputusan ini.

Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan sampai dengan ketentuan apabila dikemudian hari ternyata terdapat kekeliruan dalam penetapan akan diperbaiki sebagamana mestinya;

Ditetapkan di : Muara Sabak Pada Tanggal : 4 September 2019

KEPALA BADAN

N U S I R W A N, SE Pembina Utama Muda (IV/c)

NIP.19680908 199403 1 007 Tembusan Disampaikan Kepada Yth :

1. Bapak Bupati Tanjung Jabung Timur di Muara Sabak (sebagai laporan) 2. Sdr. Inspektur Kabupaten Tanjung Jabung Timur di Muara Sabak.

3. Arsip.

`

(5)

KATA PENGANTAR

Segala puji dan syukur di panjatkan kehadiran Tuhan Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan karunia-Nya sehingga penyusunan Indikator Kinerja Utama (IKU) Perubahan Badan Keuangan Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Timur Tahun 2016 – 2021 dapat diselesaikan.

Indikator Kinerja Utama (IKU) Perubahan Badan Keuangan Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Timur ini adalah acuan ukuran keberhasilan dari suatu tujuan dan sasaran strategis Badan Keuangan Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Timur Tahun 2016 – 2021.

Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dalam penyusunan Indikator Kinerja Utama (IKU) Perubahan ini, dan kami menyadari bahwa dalam penyusunan Indikator Kinerja Utama (IKU) Perubahan Badan Keuangan Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Timur ini masih terdapat berbagai kekurangan yang memerlukan masukan sebagai upaya perbaikan.

Dengan segala keterbatasan dan kekurangan yang ada, kami berharap bahwa dalam penyusunan Indikator Kinerja Utama (IKU) Perubahan ini

(6)

dapat berguna dalam upaya mewujudkan Visi Kabupaten Tanjung Jabung Timur 2016 – 2021 yang “Merakyat”

Muara Sabak, 4 September 2019 Kepala Badan

NUSIRWAN, SE

Pembina Utama Muda (IV/c) NIP. 19680908 199403 1 007

(7)

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ... i

DAFTAR ISI ... iii

Bab I PENDAHULUAN ... 1

1.1. Latar Belakang ... 1

1.2. Maksud dan Tujuan ... 2

1.3. Landasan Hukum ... 3

Bab II PENGERTIAN INDIKATOR KINERJA ... 5

2.1. Definisi Indikator Kinerja Utama ………... 5

2.2. Syarat Kinerja Indikator Kinerja Utama ... 5

Bab III GAMBARAN UMUM ……... 8

3.1. Gambaran Umu Badan Keuangan Daerah... 8

3.2. Visi dan Misi SKPD.………... 38

Bab IV PENUTUP ... 40

(8)

BAB I PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Pembangunan yang dilaksanakan melalui pelaksanaan program dan kegiatan diharapkan semaksimal mungkin dapat meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat. Untuk mewujudkan hal tersebut lembaga pemerintah harus mempu menerangkan system yang kondusif bagi berlangsungnya pembangunan sejak dari perencanaan hingga proses evaluasi. Prinsip Good Governance atau kepemerintahan yang baik merupakan sebuah komitmen yang mutlak dalam penyelenggaraan kepemerintahan dengan bercirikan profisionalisme, transparan, efektif, efisien akuntabel, demokratis dengan tetap menjunjung supremasi hukum.

Sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik atas kinerja pemerintah, maka diperlukan suatu pengukuran kinerja untuk menunjukkan apakah sasaran atau kegiatan telah berhasil dicapai, yang kemudian dituangkan dalam Indikator Kinerja. Agar sasaran kegiatan dan program berjalan efektif, efisien dan optimal maka ditetapkan suatu

(9)

diharapkan tujuan visi dan misi organisasi dapat tercapai sesuai dengan perencanaan yang tertuang dalam RPJMD, RENSTRA, maupun RENJA, yang telah ditetapkan.

Melalui Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor PER/09/M.PAN/2007 tentang Pedoman umum Penetapan Indikator Kinerja Utama di lingkungan Instansi Pemerintah. Pemelihan dan penetapan Indikator Kinerja utama melibatkan pemangku kepentingan dilingkungan lembaga/Instansi Pemerintah yang bersangkutan, maka Pimpinan Instansi Pemerintah diwajibkan menetapkan Indikator Utama.

1.2. Maksud dan Tujuan Penentuan IKU

Penetapan Indikator Kinerja Utama Badan Keuangan Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Timur disusun dengan maksud dan tujuan : 1. Untuk memperoleh informasi kinerja yang penting dan diperlukan

dalam menyelenggarakan manajemen kinerja secara baik.

2. Untuk memperoleh ukuran keberhasilan dari pencapaian suatu tujuan dan sasaran strategis organisasi yang digunakan untuk perbaikan kinerja dan peningkatan akuntabilitas kinerja.

(10)

1.3. Landasan Hukum

Adapun yang menjadi landasan hukum dalam penyusunan Indikator Kinerja Utama (IKU) Badan Keuangan Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Timur adalah sebagai berikut :

1. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Jangka Panjang Nasional

2. Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah

3. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor : PER/09/M.PAN/II/2007 tentang Pedoman Umum Penetapan Indikator Kinerja Utama dilingkungan Instansi Pemerintah.

4. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor : PER/20/M.PAN/II/2008 tentang Petunjuk Penyusunan Indikator Kinerja Utama.

5. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi

(11)

Kinerja, Pelaporan Kinerja Tata Cara Reviu atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah.

6. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah tentang RPJPD dan RPJMD, serta Tata Cara Perubahan RPJPD, RPJMD dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah.

7. Peraturan Daerah Provinsi Jambi Nomor 7 Tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Provinsi Jambi Tahun 2016-2021.

8. Peraturan Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Timur Nomor 6 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah.

9. Peraturan Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Timur Nomor 7 Tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Timur Tahun 2016-2021.

10. Peraturan Bupati Tanjung Jabung Timur Nomor 25 Tahun 2018 tentang Perubahan Atas Peraturan Bupati Nomor 25 Tahun 2017 tentang Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Timur Tahun 2017.

(12)

BAB II

PENGERTIAN INDIKATOR KENERJA

2.1. DIFINISI INDIKATOR KENERJA UTAMA

Indikator Kinerja Utama adalah ukuran keberhasilan dari suatu tujuan dan sasaran strategis operasional. Setiap lembaga atau Instansi Pemerintah wajib merumuskan Indikator Kinerja Utama sebagai suatu prioritas program dan kegiatan yang mengacu pada sasaran strategis dalam RPJMD dan RENSTRA Satuan Keja Perangkat Daerah.

Indikator Kinerja Utama pada Unit Organisasi setingkat Eselon II/SKPD/Unit Kerja mandiri sekurang-kurangnya adalah Indikator keluaran (Out Put) untuk mendukung pencapaian sasaran strategis.

2.2. SYARAT KRITERIA INDIKATOR KINERJA UTAMA

Penetapan Indikator Kinerja Utama harus memenuhi karakteristik dan Kriteria Indikator Kinerja yang memadai untuk pengukuran kinerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yaitu :

(13)

1. Spesifik

Indikator Kinerja harus spesifik mengacu pada apa yang akan diukur, sehingga mempunyai persepsi yang sama.

2. Measurable

Indikator Kinerja harus dapat diukur secara obyektif baik yang bersifat kuantitatif maupun kualitatif.

3. Achievable

Indikator Kinerja yang ditetapkan harus dapat dikumpulkan datanya oleh organisasi.

4. Relavan

Indikator Kinerja harus merupakan alat ukur yang menggambarkan sedekat mungkin (Keberhasilan/kegagalan yang akan diukur.

5. Timelines

Indikator Kinerja yang ditetapkan menggambarkan suatu kinerja yang dapat dicapai untuk kurun waktu tertentu. Sedapat mungkin Indikator kinerja juga fleksibel apabila dikemudian hari terjadi perubahan.

Dalam penetapan dan pemilihan Indikator Kinerja Utama hendaknya mempertimbangkan hal-hal sebagai berikut :

1. Adanya keselarasan dan mengacu pada Dokumen RPJMD, RENSTRA dan Kebijakan Umum.

2. Bidang kewenangan, tugas dan fungsi SKPD.

(14)

3. Kebutuhan informasi kinerja untuk menyelenggarakan Akuntabilitas Kinerja.

4. Kebutuhan statistik Pemerintah .

5. Perkembangan issue dan Ilmu pengetahuan.

(15)

BAB III

GAMBARAN UMUM SKPD

3.1. Gambaran Umum Badan Keuangan Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Timur

Sebagaimana Peraturan Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Timur Nomor 6 Tahun 2016, bahwa Badan Keuangan Daerah mempunyai tugas melaksanakan kewenangan desentralisasi dibidang pendapatan, pengelolaan keuangan dan aset daerah sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan dengan fungsi :

1. Perumusan kebijakan teknis dibidang pendapatan, pengelolaan keuangan dan aset daerah;

2. Pengelolaan administrasi keuangan daerah;

3. Pelaksanaan pelayanan umum;

4. Pembinaan terhadap Unit Pelaksana Teknis Badan;

5. Pengelolaan urusan kesekretariatan Badan

Badan Keuangan Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Timur yang melaksanakan fungsi pendapatan daerah, penatausahaan keuangan dan

(16)

pengelolaan dan administrasi aset daerah dalam rangka efektifitas pelaksaan tugas pokok dan fungsi sesuai yang telah diatur dalam Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2016 tentang Organisasi Perangkat Daerah Badan Keuangan Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Timur dengan Susunan Organisasi sebagai berikut :

Untuk melaksanakan tugas-tugas tersebut diatas, maka Badan Keuangan Daerah dibagi menjadi :

(1) Sekretaris mempunyai tugas membantu Kepala Badan dalam melaksanakan urusan di bidang tata usaha, Kepegawaian dan Keuangan.

Uraian tugas sebagaimana di maksud ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Melaksanakan disiplin pegawai (mentaati ketentuan jam kerja, mengikuti

apel, mengisi daftar hadir dan lain-lain);

b. Memberikan pelayanan administrasi kepada Kepala Badan dan seluruh Kepala Bidang, yang meliputi :

1. Penatausahaan naskah Badan di lingkungan Badan;

(17)

3. Pengelolaan dan pelayanan keuangan seluruh pejabat dan staf pelaksana;

4. Memberikan pelayanan administrasi kepegawaian kepada seluruh pejabat dan staf pelaksana.

c. Melaksanakan urusan ketatalaksanaan Badan;

d. Sosialisasi dan distribusi produk hukum yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas Badan;

e. Melaporkan kegiatan di bidang tugasnya secara tertulis atau lisan kepada atasan sebagai pertanggungjawaban pelaksanaan tugas;

f. Melaksanakan bimbingan, pembinaan dan evaluasi terhadap staf di lingkungan Sekretariat Badan;

g. Melakukan penatausahaan urusan umum/kerumahtanggaan Badan;

h. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan Kepala Badan.

(1) Kepala Sub Bagian Umum mempunyai tugas membantu Sekretaris di bidang urusan umum.

(2) Uraian tugas sebagaimanan dimaksud ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Melaksanakan disiplin pegawai (mentaati ketentuan jam kerja, mengikuti

apel, mengisi daftar hadir dan lain-lain);

(18)

b. Menginventarisir dan mengolah data dan informasi yang berhubungan dengan bidang tata usaha dan kearsipan, perlengkapan dan rumah tangga serta protokol perjalanan Badan;

c. Mengelola surat-menyurat, ekspedisi dan kearsipan Badan;

d. Menginventarisir permasalahan-permasalahan yang berhubungan dengan bidang tata usaha, kearsipan Badan dan menyiapkan bahan petunjuk pemecahan masalah;

e. Menyiapkan dan menatausahakan naskah Badan;

f. Menyusun Rencana Kebutuhan Barang Unit;

g. Memelihara kebersihan, ketertiban, kenyamanan dan keserasian lingkungan Badan;

h. Menginventarisir, membukukan, menyimpan dan mendistribusikan barang unit / Badan;

i. Menyusun Laporan Akuntabilitas Kinerja Pemerintah dan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Badan;

j. Mengelola peralatan dan memelihara perlengkapan rumah tangga Badan;

(19)

l. Melaporkan kegiatan di bidang tugasnya secara tertulis atau lisan kepada atasan sebagai pertanggungjawaban pelaksanaan tugas;

m. Melaksanakan penyiapan bahan pelayanan dan koordinasii dalam urusan umum, membuat analisa surat menyurat, kearsipan, protokol, kerumahtanggaan;

n. Merancang pengaturan penggunaan kendaraan Badan, penggunaan ruang pertemuan dan perlengkapannya;

o. Mengatur kelancaran surat-surat masuk dan keluar serta menyalurkan ke bidang bidang dan seksi-seksi;

p. Mengkoordinir keamanan dan ketertiban Kantor;

q. Memfasilitasi penyelenggaraan pertemuan/rapat dan kegiatan lain di lingkungan Badan;

r. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Badan.

(1) Kepala Sub Bagian Kepegawaian mempunyai tugas membantu Sekretaris di bidang administrasi kepegawaian.

(2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) adalah sebagai berikut :

a. Melaksanakan disiplin pegawai (mentaati ketentuan jam kerja, mengikuti apel, mengisi daftar hadir dan lain-lain);

(20)

b. Menghimpun, mempelajari seluruh ketentuan perundang-undangan, pedoman dan petunjuk teknis di bidang kepegawaian;

c. Menginventarisir seluruh permasalahan-permasalan di bidang kepegawaian serta memberikan alternatif pemecahan masalah;

d. Menghimpun, mengolah seluruh data informasi di bidang kepegawaian;

e. Melaksanakan penyiapan bahan pelayanan dan koordinasi dalam urusan penyelenggaraan, pengelolaan, administrasi pegawai meliputi kebutuhan;

f. Melaksanakan analisis kinerja pegawai;

g. Menyusun Daftar Urutan Kepangkatan (DUK) pegawai;

h. Menyediakan buku kendali untuk : kenaikan pangkat, kenaikan gaji berkala, cuti PNS dan catatan PNS, mutasi PNS dan pencapaian batas usia pensiun;

i. Menyelenggarakan absensi dan pembuatan laporan kehadiran/disipilin pegawai;

j. Melaksanakan bimbingan, pembinaan dan evaluasi terhadap staf di lingkungan Sub Bagian Kepegawaian;

k. Melaporkan kegiatan di bidang tugasnya secara tertulis atau lisan

(21)

(1) Kepala Sub Bagian Keuangan mempunyai tugas membantu Sekretaris di bidang administrasi keuangan.

(2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) adalah sebagai berikut :

a. Melaksanakan disiplin pegawai (mentaati ketentuan jam kerja, mengikuti apel, mengisi daftar hadir dan lain-lain);

b. Pengurusan gaji dan uang lembur;

c. Pengurusan rencana anggaran rutin maupun pembangunan dan pengelolaannya;

d. Pelaksanaan Tata Usaha Keuangan Badan dan Penyusunan pertanggungjawaban keuangan;

e. Penyiapan bahan dan Penyelenggaraan pembinaan administrasi keuangan rutin maupun pembangunan dan permintaan pembiayaan belanja pegawai dan penerimaan bukan pajak;

f. Pengumpulan, pengelolaan, pengklasifikasian Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP);

g. Pelaksanaan bimbingan dan pengumpulan, pengelolaan dan penyajian data keuangan untuk bahan penyusunan laporan keuangan;

h. Pemeriksaan dan pembinaan terhadap pengelolaan administrasi keuangan oleh Bendahara;

(22)

i. Penyiapan data-data keuangan yang dibutuhkan oleh pihak intern maupun ekstern;

j. Pelaporan kegiatan Sub Bagian Keuangan baik yang telah maupun yang akan dilaksanakan kepada Sekretaris;

k. Pemberian masukan/saran dan pertimbangan baik diminta maupun tidak kepada Sekretaris;

l. Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Sekretaris.

(1) Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian & Pengawasan mempunyai tugas membantu kepala Badan dalam melaksanakan urusan di bidang Perencanaan, Pengendalian & Pengawasan

(2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) adalah sebagai berikut :

a. Melaksanakan disiplin pegawai (mentaati ketentuan jam kerja, mengikuti apel, mengisi daftar hadir dan lain-lain);

b. Menghimpun, mempelajari seluruh ketentuan perundang-undangan, pedoman, petunjuk teknis dan kewenangan daerah di bidang Perencanaan, Pengendalian & Pengawasan;

(23)

d. Menginventarisir seluruh permasalahan-permasalahan di bidang Perencanaan, Pengendalian & Pengawasan;

e. Merencanakan, merumuskan serta mengkoordinasikan program kerja di bidang Perencanaan, Pengendalian & Pengawasan;

f. Memberikan petunjuk dan bimbingan serta mengkoordinasikan pelaksanaan kegiatan di bidang Perencanaan, Pengendalian &

Pengawasan;

g. Menghimpun dan mensosialisasikan peraturan perundang-undangan mengenai pedoman penyusunan dan pengendalian APBD;

h. Menyusun dan menyiapkan bahan rancangan APBD dan rancangan perubahan APBD;

i. Menyusun dan menyiapkan bahan ranperda APBD, perubahan APBD;

j. Menyiapkan bahan persetujuan pengesahan DPA-SKPD/DPPA-SKPD;

k. Melakukan pengendalian pelaksanaan APBD;

l. Menghimpun dan mengelola serta mengkaji data yang berhubungan dengan rencana pengembangan Pendapatan Daerah;

m. Pendistribusian tugas, pengarahan, penelitian, pengevaluasian pelaksanaan tugas Sub Bidang dan Staf;

n. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Badan.

(24)

(1) Kepala Seksi Perencanaan dan Anggaran mempunyai tugas membantu Kepala Bidang dalam melaksanakan urusan di bidang Perencanaan dan Anggaran

(2) Uraian tugas sebagaimana sebagaimana dimaksud ayat (1) adalah sebagai berikut :

a. Melaksanakan disiplin pegawai (mentaati ketentuan jam kerja, mengikuti apel, mengisi daftar hadir dan lain-lain);

b. Menghimpun, mempelajari seluruh ketentuan peraturan perundang- undangan, pedoman petunjuk teknis dan kewenangan daerah di bidang penyusunan anggaran;

c. Menghimpun dan mengolah data dan informasi yang berhubungan dengan bidang penyusunan anggaran;

d. Menyiapkan bahan penyusunan kebijaksanaan, pedoman dan petunjuk teknis di bidang penyusunan Anggaran;

e. Menginventarisir seluruh permasalahan yang berhubungan dengan penyusunan Anggaran dan memberi alternatif pemecahannya;

f. Melakukan koordinasi dengan unit kerja/Instansi terkait sesuai dengan

(25)

g. Menghimpun dan mengolah Rencana Anggaran yang disusun dalam Rencana Kerja Anggaran dari seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah dilingkungan Pemerintah Kabupaten;

h. Menghimpun dan Menyusun DPA dan DPPA dari seluruh SKPD dilingkungan Pemerintah;

i. Melakukan penelitian terhadap penyediaan kredit Anggaran

j. Menyiapkan bahan dalam rangka penyusunan Rancangan Perda tentang APBD dan Perubahan APBD;

k. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang.

(1) Kepala Seksi Pengendalian dan Pengawasan mempunyai tugas membantu Kepala Bidang dalam melaksanakan urusan di bidang Pengendalian dan Pengawasan.

(2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) adalah sebagai berikut :

a. Melaksanakan disiplin pegawai (mentaati ketentuan jam kerja, mengikuti apel, mengisi daftar hadir dan lain-lain);

b. Menghimpun, mempelajari seluruh ketentuan peraturan perundang- undangan, pedoman, petunjuk teknis dan kewenangan daerah di bidang Pengendalian;

c. Merumuskan kebijakan teknis di bidang Pengendalian;

(26)

d. Menginventarisir seluruh permasalahan-permasalahan di bidang Pengendalian memberikan solusi pemecahan masalah;

e. Mengumpulkan, mengolah dan menganalisa data/informasi di bidang Pengendalian;

f. Mempersiapkan petunjuk teknis, mengkoordinasiikan pelaksanaan program dan kegiatan;

g. Memantau perkembangan pelaksanaan APBD;

h. Menyusun reprogram kerja Seksi sebagai pedoman pelaksanaan tugas;

i. Melaksanakan pengendalian dan pengawasan terhadap Pendapatan Daerah;

j. Menyiapkan bahan dalam rangka Penyusunan Anggaran Kas Kabupaten Tanjung Jabung Timur;

k. Menyiapkan bahan dalam rangka Penerbitan Surat Penyediaan Dana Satuan Kerja Perangkat Daerah;

l. Menyusun laporan bidang sesuai dengan hasil yang telah dicapai sebagai pertanggungjawaban pelaksanaan tugas dan sebagai bahan laporan Atasan;

(27)

(1) Kepala Seksi Pembinaan Administrasi Keuangan mempunyai tugas membantu Kepala Bidang dalam melaksanakan urusan di bidang Pembinaan Administrasi Keuangan

(2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) adalah sebagai berikut :

a. Melaksanakan disiplin pegawai (mentaati ketentuan jam kerja, mengikuti apel, mengisi daftar hadir dan lain-lain);

b. Menghimpun, mempelajari seluruh ketentuan peraturan perundang- undangan, pedoman, petunjuk teknis dan kewenangan daerah di bidang Administrasi Keuangan;

c. Merumuskan kebijakan teknis di bidang Administrasi Keuangan;

d. Menginventarisir seluruh permasalahan-permasalahan Administrasi Keuangan dan memberikan solusi pemecahan masalah;

e. Melaksanakan Evaluasi dan Monitoring Pelaksanaan Administrasi Keuangan Satuan Kerja Perangkat Daerah;

f. Menyusun program kerja Seksi sebagai pedoman pelaksanaan tugas;

g. Menyusun laporan bidang sesuai dengan hasil yang telah dicapai sebagai pertanggungjawaban pelaksanaan tugas dan sebagai bahan laporan atasan;

h. Melaksakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang.

(28)

(1) Kepala Bidang Pendapatan Daerah mempunyai tugas membantu Kepala Badan dalam melaksanakan urusan di bidang Pendapatan Daerah.

(2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) adalah sebagai berikut :

a. Melaksanakan disiplin pegawai (mentaati ketentuan jam kerja, mengikuti apel, mengisi daftar hadir dan lain-lain);

b. Menghimpun, mempelajari seluruh ketentuan peraturan perundang- undangan, pedoman, petunjuk teknis dan kewenangan daerah di bidang Pendapatan Daerah;

c. Menginventarisir seluruh permasalahan-permasalahan di bidang Pendapatan Daerah dan memberikan solusi pemecahan masalah;

d. Melaksanaan pelayanan teknis perhitungan penetapan pajak dan retribusi daerah, penagihan serta keberatan terhadap pajak dan retribusi daerah;

e. Melaksanaan kegiatan penagihan pajak dan retribusi daerah sesuai dengan ketentuan yang berlaku;

f. Melaksanakan perhitungan pajak dan retribusi daerah serta menerbitkan Surat Pemberitahuan Pajak Daerah dan Surat Pemberitahuan Retribusi

(29)

g. Melaksanakan perhitungan angsuran, denda kelebiahan dan kekurangan bayar pajak dan retribusi daerah;

h. Menyusun daftar dan menerbitkan surat ketetapan pajak dan retribusi daerah;

i. Menyusun daftar rekapitulasi surat ketetapan pajak dan retribusi daerah yang telah diterbitkan dan menyampaikan kepada Seksi Verifikasi, Akuntansi dan Pelaporan dan Seksi Pengendalian dan Pengawasan;

j. Menyusun laporan seksi sesuai dengan hasil yang telah dicapai sebagai pertanggungjawaban pelaksanaan tugas dan sebagai bahan laporan Atasan;

k. Melaksanakan tugas-tugas lainnya yang diberikan oleh Kepala Badan.

(1) Kepala Seksi Pendataan, Pajak dan Retribusi Daerah mempunyai tugas membantu Kepala Bidang dalam melaksanakan urusan di bidang Pendataan Pajak dan Retribusi Daerah

(2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Melaksanakan disiplin pegawai(mentaati ketentuan jam kerja, mengikuti

apel, mengisi daftar hadir dan lain-lain);

(30)

b. Menghimpun, mempelajari seluruh ketentuan peraturan perundang- undangan, pedoman dan petunjuk teknis di bidang Pendataan Pajak dan Retribusi Daerah;

c. Menginventarisir seluruh permasalahan-permasalahan di bidang Pendataan Pajak dan Retribuís Daerah serta memberikan alternatif pemecahan masalah;

d. Menyusun program kerja Seksi Pendataan, Pajak dan Retribusi Daerah;

e. Menyusun rencana Anggaran Pendapatan dan Retribusi Daerah;

f. Menginventarisir data pajak yang ditangani oleh Instansi terkait;

g. Menghimpunan bahan-bahan guna Penyusunan Laporan Kerja secara berkala;

h. Menghimpun laporan Pertanggungjawaban fungsional Bendaharawan Penerimaan dari setiap SKPD;

i. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang.

(1) Kepala Seksi Pendapatan Asli Daerah mempunyai tugas membantu Kepala Bidang dalam melaksanakan urusan di bidang Pendapatan Asli

(31)

a. Melaksanakan disiplin pegawai (mentaati ketentuan jam kerja, mengikuti apel, mengisi daftar hadir dan lain-lain);

b. Menghimpun, mempelajari seluruh ketentuan perundang-undangan, pedoman, petunjuk teknis dan kewenangan daerah di bidang Pendapatan Asli Daerah;

c. Menginventarisir seluruh permasalahan di bidang Pendapatan Asli Daerah serta memberikan alternatif pemecahannya;

d. Mengumpulkan, mengolah dan menganalisa serta menyajikan data/informasi di bidang Pendapatan Asli Daerah;

e. Menyusun rencana dan program kerja sebagai pedoman pelaksanaan tugas;

f. Menyusun laporan dan rekapitulasi penerimaan hasil pendapatan daerah secara berkala;

g. Menyiapkan rancangan perubahan dan perubahan tentang tarif pajak dan retribusi daerah;

h. Menerbitkan, mendistribusikan dan melaksanakan penagihan sesuai dengan Surat Ketetapan Retribusi Daerah dan Surat Ketetapan Pajak Daerah;

i. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang.

(32)

(1) Kepala Seksi Penerimaan Dana Perimbangan dan lain-lain Pendapatan Asli Daerah mempunyai tugas membantu Kepala Bidang dalam melaksanakan urusan di bidang Penerimaan Dana Perimbangan dan lain-lain Pendapatan Asli Daerah.

(2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) adalah sebagai berikut :

a. Melaksanakan disiplin pegawai (mentaati ketentuan jam kerja, mengikuti apel, mengisi daftar hadir dan lain-lain);

b. Menyusun rencana kerja Seksi Penerimaan Dana Perimbangan dan lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah;

c. Menghimpun, mempelajari seluruh ketentuan peraturan perundang- undangan, pedoman, petunjuk teknis dan kewenangan daerah dalam bidang Penerimaan Dana Perimbangan dan lain-lain Pendapatan Daerah yang sah;

d. Menginventarisir seluruh permasalahan-permasalahan Seksi Penerimaan Dana Perimbangan dan lain lain Pendapatan Daerah yang sah serta memberikan alternatif pemecahan masalah;

e. Mengumpulkan, mengolah dan menganalisa serta menyajikan data/informasi Seksi Dana Perimbangan dan lain lain Pendapatan

(33)

f. Menyusun laporan Seksi sesuai dengan hasil yang telah dicapai sebagai pertanggunjawaban pelaksanaan tugas untuk bahan masukan kepada Atasan;

g. Menyiapkan dan menyampaikan kelengkapan administrasi penyaluran Dana Perimbangan;

h. Menyiapkan dan menyampaikan kelengkapan administrasi penyaluran Dana Perimbangan dan lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah;

i. Menyusun dan membuat laporan realisasi Penerimaan Daerah dari Dana Perimbangan dan lain lain l Pendapatan Daerah yang Sah secara berkala;

j. Melaksanakan tugas lainnya yang diberikan oleh Kepala Bidang.

(1) Kepala Bidang Keuangan mempunyai tugas membantu Kepala Badan di bidang keuangan.

(2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) adalah sebagai berikut :

a. Melaksanakan disiplin pegawai (mentaati ketentuan jam kerja, mengikuti apel, mengisi daftar hadir dan lain-lain);

b. Menyusun rencana dan program kerja bidang Keuangan;

c. Menghimpun, mempelajari seluruh ketentuan peraturan perundang- undangan dan petunjuk teknis di bidang keuangan;

(34)

d. Menginventarisir permasalahan di bidang Keuangan serta memberikan alternatif pemecahan masalah;

e. Menyiapkan bahan penyusunan pedoman pelaksaan APBD;

f. Melaksanakan sistem Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Daerah;

g. Memantau pelaksanaan penerimaan dan pengeluaran APBD oleh Bank dan/atau lembaga keuangan lainnya yang ditunjuk;

h. Melaksanakan penempatan uang daerah dan mengelola / menatausahakan investasi daerah;

i. Melakukan pembayaran berdasarkan permintaan Pejabat Pengguna Anggaran atas beban Rekening Kas Daerah;

j. Melaksanakan pemberian pinjaman atas nama Pemerintah Daerah;

k. Melakukan pengelolaan hutang dan piutang Daerah;

l. Menyajikan informasi Keuangan Daerah;

m. Membina dan mengkoordinasikan pelaksaan tugas di bidang Keuangan;

n. Melaksanakan pembinaan, bimbingan dan evaluasi terhadap staf di lingkungan bidang Keuangan;

o. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Badan.

(35)

(1) Kepala Seksi Pelayanan Perbendaharaan mempunyai tugas membantu Kepala Bidang Keuangan di bidang Pelayanan Perbendaharaan.

(2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) adalah sebagai berikut :

a. Melaksanakan disiplin pegawai (mentaati ketentuan jam kerja, mengikuti apel, mengisi daftar hadir dan lain-lain);

b. Menyusun rencana dan program kerja Seksi Pelayanan Perbendaharaan;

c. Menghimpun dan mengolah data serta informasi yang berhubungan dengan bidang Perbendaharaan;

d. Menginventarisir permasalahan yang berhubungan dengan Seksi Pelayanan Perbendaharaan dan memberikan alternatif pemecahan masalah;

e. Menyiapkan bahan penyusunan kebijakan pedoman pelaksaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah;

f. Menerbitkan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D);

g. Menyelenggarakan penatausahaan pengeluaran daerah;

h. Menyiapkan Keputusan Kepala Daerah tentang Penunjukkan / Penetapan Pejabat yang terlibat dalam Pengelolaan Keuangan Daerah;

i. Menyiapkan Keputusan Kepala Daerah tentang Penunjukkan / Penetapan Bank tempat menyimpan uang daerah;

(36)

j. Melaksanakan rekonsiliasi Pendapatan dan Belanja Daerah secara periodik;

k. Melakukan penagihan piutang daerah;

l. Menyiapkan bahan bimbingan teknis kepada para Bendaharawan di bidang penatausahaan perbendaharaan;

m. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang.

(1) Kepala Seksi Belanja Pegawai mempunyai tugas membantu Kepala Bidang Keuangan di bidang Belanja Pegawai.

(2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) adalah sebagai berikut :

a. Melaksanakan disiplin pegawai (mentaati ketentuan jam kerja, mengikuti apel, mengisi daftar hadir dan lain-lain);

b. Menyusun rencana dan program kerja Seksi Belanja Pegawai;

c. Menghimpun dan mengolah data serta informasi yang berhubungan dengan bidang Belanja Pegawai;

d. Menatausahakan Belanja Pegawai;

e. Menginventarisir permasalahan di bidang Belanja Pegawai dan

(37)

g. Menyiapkan Surat Keterangan Pemberhentian Gaji Pegawai;

h. Menyiapkan dan memelihara Kartu Gaji Pegawai;

i. Mengelola Kas Non Anggaran yang meliputi penerimaan dan pengeluaran perhitungan pihak ketiga;

j. Menyusun Laporan Belanja Pegawai;

k. Menyiapkan bahan bimbingan teknis kepada para Bendaharawan di bidang Belanja Pegawai;

l. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang.

(1) Kepala Seksi Akuntansi dan Pelaporan mempunyai tugas membantu Kepala Bidang Keuangan dalam melaksanakan urusan di bidang Akuntansi dan Pelaporan.

(2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) adalah sebagai berikut :

a. Melaksanakan disiplin pegawai (mentaati ketentuan jam kerja, mengikuti apel, mengisi daftar hadir dan lain-lain);

b. Menyusun rencana dan program kerja Akuntansi dan Pelaporan;

c. Menghimpun dan mengolah data serta informasi yang berhubungan dengan Akuntansi dan Pelaporan;

(38)

d. Menginventarisir permasalahan yang berhubungan dengan Akuntansi dan Pelaporan serta memberikan alternatif pemecahan masalah;

e. Menyiapkan bahan dan menyusun pedoman, petunjuk teknis dan kebijakan daerah yang berkaitan dengan Akuntansi dan Pelaporan;

f. Menyiapkan bahan yang berkaitan dengan pembinaan administrasi panatausahaan keuangan terhadap Bendahara Penerima, Bendahara Pengeluaran dan Pejabat Penatausahaan Keuangan SKPD;

g. Menghimpun dan melakukan pencatatan terhadap tembusan SP2D yang diterbitkan Perbendaharaan;

h. Menghimpun Laporan Pertanggungjawaban (SPJ) Fungsional SKPD;

i. Menghimpun Laporan Realisasi Anggaran Semesteran, Laporan Realisasi Anggaran Tahunan, Neraca dan Catatan atas Laporan Keuangan SKPD;

j. Menyusun Laporan Realisasi Anggaran Semesteran, Laporan Realisasi Tahunan, Neraca, Laporan Arus Kas dan Catatan atas Laporan Keuangan atas pelaksanaan APBD;

k. Menghimpun Laporan Sistem Akuntansi (SAI) SKPD dan melaksanakan Aplikasi Sistem Akuntansi Instansi (SAI) Wilayah Kabupaten berkaitan dengan pelaksanaan anggaran yang berasal dari Dana

(39)

(1) Kepala Bidang Administrasi & Pengelolaan aset Daerah mempunyai tugas membantu Kepala Badan dalam melaksanakan urusan dibidang Administrasi & Pengelolaan Aset Daerah :

(2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) adalah sebagai berikut:

a. Melaksanakan disiplin pegawai (mentaati ketentuan jam kerja, mengikuti apel, mengisi daftar hadir dan lain-lain);

b. Menyusun Program Kerja Bidang Administrasi dan Pengelolaan Aset Daerah.

c. Mengumpulkan, menghimpun dan mengelola data informasi yang berhubungan dengan bidang Administrasi & Pengelolaan Aset Daerah;

d. Merumuskan kebijakan teknis di bidang Administrasi & Pengelolaan Aset Daerah;

e. Menginventarisir seluruh permasalahan-permasalahan di bidang Administrasi & Penggelolaan Aset Daerah serta memberi solusi pemecahan masalah;

f. Memberikan petunjuk dan bimbingan serta mengkoordinasikan pelaksanaan kegiatan di bidang Administrasi dan Pengelolaan Aset Daerah;

g. Melaksanakan pengelolaan dan pemeliharaan Aset daerah;

(40)

h. Melaksanakan penatausahaan administrasi barang dan Aset daerah;

i. Menyusun laporan mutasi barang dan Aset daerah secara berkala;

j. Melaksanakan monitoring dan evalusi pemanfaatan Aset daerah;

k. Melaksanakan sertifikasi Aset daerah;

l. Melaksanakan tugas-tugas lainya yang diberikan oleh Kepala Bidang

(1) Kepala Seksi Monitoring & Evaluasi Aset Daerah mempunyai tugas membantu Kepala Bidang Administr asi & Pengelolaan Aset Daerah dibidang Monitoring & Evaluasi.

(2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud sbb :

a. Melaksanakan disiplin pegawai (mentaati ketentuan jam kerja, mengikuti apel, mengisi daftar hadir dan lain-lain;

b. Menghimpun dan mengelola data informasi yang berhubungan dengan bidang Monitoring & Evaluasi Aset Daerah;

c. Menyiapkan bahan penyusunan kebijaksanaan, pedoman dan petunjuk teknis dalam bidang Monitoring & Evaluasi Aset Daerah;

d. Menginventarisir seluruh permasalahan-permasalahan di bidang

(41)

e. Mengumpulkan, mensistematisasikan, memelihara dan menyajikan data barang yang meliputi jenis, sifat, harga mutu dan ukuran barang-barang dan lain lainl;

f. Menyiapkan dan melakukan kegiatan dibidang Monitoring & Evaluasi Aset Daerah, pengawasan dan pengendalian barang-barang daerah sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan ketentuan yang berlaku;

g. Melaksanakan bimbingan dan evaluasi terhadap staf dilingkungan Seksi Monitoring dan Evaluasi Aset Daerah;

h. Membuat laporan pelaksanaan kegiatan secara tertulis atau lisan kepada Atasan sebagai pertanggungjawaban pelaksanaan tugas;

i. Menginventarisir dan mengevaluasi keadaan barang dan Aset Daerah serta menyusun data mutasi barang dan Aset daerah;

j. Menyusun Rencana Kebutuhan Barang Kabupaten (RKBK);

k. Menghimpun laporan pertanggungjawaban fungsional Bendaharawan Barang tiap SKPD;

l. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh kepala Bidang;

(1) Kepala Seksi Pengelolaan & Pemeliharaan Aset Daerah mempunyai tugas membantu Kepala Bidang Administrasi & Pengelolaan Aset Daerah

(42)

(2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud sbb :

a. Melaksanakan disiplin pegawai (mentaati ketentuan jam kerja, mengikuti apel, mengisi daftar hadir dll);

b. Menyusun rencana kerja Seksi Pengelolaan dan Pemeliharaan Aset Daerah;

c. Menghimpun dan mengelola data informasi yang berhubungan dengan bidang Pemeliharaan Aset Daerah;

d. Menyiapkan bahan penyusunan kebijakan, pedoman dan petunjuk teknis di bidang pengadaan barang-barang Daerah;

e. Menginventarisir seluruh permasalahan-permasalahan yang berhubungan dengan bidang Pemeliharaan Aset Daerah;

f. Melaksanakan pemeliharaan Barang dan Aset Daerah yang dipisahkan;

g. Menghimpun dan membuat laporan daftar pemeliharaan barang dan Aset Daerah secara berkala;

h. Membuat laporan pelaksanaan kegiatan secara tertulis atau lisan kepada atasan sebagai pertanggungjawaban pelaksanaan tugas;

i. Melaksanakan bimbingan, pembinaan dan evaluasi terhadap staf Seksi Pengelolaan dan Pemeliharaan Aset Daerah;

j. Membuat laporan pelaksanaan kegiatan secara tertulis atau lisan kepada

(43)

(1) Kepala Seksi Inventarisasi & Sertifikasi Aset Daerah mempunyai tugas membantu Kepala Bidang Administrasi & Pengelolaan Aset Daerah dibidang Inventarisasi & Sertifikasi Aset Daerah.

(2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud adalah sbb :

a. Melaksanakan disiplin pegawai (mentaati ketentuan jam kerja, mengikuti apel, mengisi daftar hadir dll);

b. Menyusun rencana kerja Seksi Inventarisasi dan Sertifikasi Aset Daerah;

c. Menghimpun dan mengelola data informasi yang berhubungan dengan Seksi Inventarisasi & Sertifikasi Aset Daerah;

d. Menginventarisir permasalahan-permasalahan yang berhubungan dengan bidang Inventarisasi & Sertifikasi Aset Daerah serta menyiapkan bahan petunjuk pemecahan masalah;

e. Menyiapkan bahan penyusunan kebijaksanaan, pedoman dan petunjuk teknis di bidang Inventarisasi & Sertifikasi Aset Daerah;

f. Menyiapkan perubahan data Inventaris Aset Daerah;

g. Mencatat dan mensistematisasikan kartu kendali gudang berdasarkan Surat Perintah Pengeluaran Barang (SPPB), serta meneliti dan memeriksa barang yang akan dikeluarkan dari gudang;

(44)

h. Menyiapkan barang ditempat tertentu menurut berat, ukuran, jenis, sifat, serta frekuensi penggunaannya;

i. Melakukan penelitian realisasi penggunaan barang-barang meterial dan penelitian secara fisik terhadap status barang inventaris dan perubahan status barang inventaris;

j. Menghimpun dan meneliti data dan inventaris barang-barang baik bergerak maupun tidak bergerak;

k. Melakukan penatausahaan dan menyiapkan bahan kelengkapan dokumen/surat-surat barang-barang dan Aset Daerah;

l. Melaksanakan Sertifikasi Barang dan Aset Daerah;

m. Melaksanakan penilaian dan penafsiran Depresiasi barang dan Aset Daerah;

n. Membuat laporan pelaksanaan kegiatan secara tertulis atau lisan kepada atasan sebagai pertanggungjawaban pelaksanaan tugas;

o. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang.

(45)

3.2. Visi dan Misi SKPD

Visi merupakan pandangan jauh kedepan, bagaimana Badan Keuangan Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Timur harus berkarya agar konsisten dan eksis, antisipatif dan inovatif serta produktif. Visi Badan Keuangan Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Timur sesuai dengan visi pembangunan yang diusung oleh Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah terpilih (2016 – 2021) adalah : “Meningkatkan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Tanjung Jabung Timur (MERAKYAT)“.

Sedangkan Misi merupakan rumusan umum yang memuat tentang suatu tindakan atau upaya yang akan dilaksanakan dalam rangka mewujudkan visi. Jadi misi merupakan penjabaran visi dalam bentuk rumusan tugas, kewajiban dan rancangan tindakan yang dijadikan arahan untuk mewujudkan visi. Dalam suatu dokumen perencanaan rumusan misi mempunyai peran yang sangat penting yang diharapkan dapat memberikan kerangka tujuan serta sasaran yang ingin dicapai dan untuk menentukan arah yang akan ditempuh dalam mencapai visi Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Untuk mendukung terwujudnya Visi tersebut, maka Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur menetapkan Misi Kabupaten Tanjung Jabung Timur sebagai berikut :

(46)

1. Meningkatkan pembangunan infrastruktur daerah yang berkualitas dan berwawasan lingkungan;

2. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan dan pengembangan ekonomi kerakyatan berbasis agrobisnis, koperasi, usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) investasi industri, kepariwisataan dan pemberdayaan masyarakat nelayan (maritim);

3. Meningkatkan kualitas SDM melalui peningkatan kualitas kesehatan, pendidikan, kesetaraan gender, pengendalian penduduk dan penerapan IPTEK;

4. Mewujudkan masyarakat yang agamis, dan berbudaya serta keamanan daerah yang kondusif;

5. Mewujudkan tata kelola pemerintahan daerah dan desa yang baik, bersih, transparan dan demokratis.

Upaya untuk mewujudkan hal tersebut diatas, Badan Keuangan Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Timur telah menetapkan visi dan misi sebagai pedoman seluruh jajaran dalam melaksanakan tugas dan fungsi, serta tata kerja untuk mewujudkan tujuan yang telah ditetapkan tahun 2016 - 2021.

(47)

Visi, misi, tujuan, strategi, kebijakan, dan sasaran bagi pelaksanaan berbagai program dan kegiatan selama periode lima tahun yaitu tahun 2016 s/d 2021 disesuaikan dengan indikator kinerja dari sasaran daerah yang menjadi tanggungjawab Badan Keuangan Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Timur yang harus dilaksanakan secara terpadu, sinergis, harmonis dan berkesinambungan yang diselaraskan dan diarahkan kebijakan pembangunan khususnya pada fungsi penunjang keuangan daerah yang meliputi aspek pendapatan daerah, pengelolaan keuangan, dan pengelolaan aset daerah yang disesuaikan dengan sasaran yang ditetapkan sebagaimana yang telah ditetapkan dalam Peraturan Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Timur Nomor 7 Tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menegah Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Timur Tahun 2016-2021.

Keterkaitan antara Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran yang telah ditetapkan, maka Badan Keuangan Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Timur mempunyai konsep, VISI yaitu :“Profesional dalam Menggali Sumber Pendapatan Asli Daerah, Penatausahaan Keuangan dan Pengelolaan Aset Dalam Rangka Mendukung Tanjung Jabung Timur yang Merakyat “.

(48)

Dalam rangka mewujudkan Visi Kepala Daerah yang tertuang dalam RPJMD 2016-2021 maka Misi yang diemban Badan Keuangan Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Timur sesuai dengan Misi Kepala Daerah adalah Misi ke 5 (lima) yaitu : “Mewujudkan Tatakelola Pemerintahan Daerah dan Desa yang Baik, Bersih, Transparan dan Demokratis”. dengan Tujuan yaitu Meningkatnya Efektivitas dan Efisiensi Anggaran.

Dalam hal untuk mencapai Indikator tujuan Badan Keuangan Daerah melaksanakan 3 sasaran strategis yang merupakan Indikator Kinerja Utama (IKU) dengan Sasaran Strategis Badan Keuangan Daerah, yaitu :

1. Meningkatkan Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah;

2. Meningkatkan Pendapatan Daerah;

3. Meningkatkan Penatausahaan Aset Daerah sesuai Peraturan Perundangan.

(49)

BAB IV PENUTUP

Sesuai dengan Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor : PER/20/M.PAN/II/2007, tentang Pedoman Penyusunan Indikator Kinerja Utama (IKU), bahwa setiap Unit kerja wajib melaksanakan penetapan IKU dalam rangka meyakinkan keandalan informasi yang disajikan dalam Laporan Akuntabilitas Kinerja sebagai parameter terhadap pencapaian kinerja yang telah ditetapkan dalam RPJMD dan RENSTRA masing-masing Perangkat Darah.

Indikator Kinerja Utama Badan Keuangan Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Timur merupakan acuan ukuran kinerja yang digunakan untuk menentukan keberhasilan suatu tujuan dan sasaran strategis yang tersusun dalam RPJMD dan RENSTRA Badan Keuangan Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Muara Sabak, 4 September 2019 Kepala Badan Keuangan Daerah

NUSIRWAN,SE Pembina Utama Muda NIP. 196809081994031007

(50)

2016 2017 2018 2019 2020 2021

1. 1. Meningkatnya Kualitas

Laporan Keuangan Pemerintah Daerah

1. WTP Hasil Audit BPK WTP WTP WTP WTP WTP WTP Hasil Evaluasi SAKIP

dari Inspektorat Bidang Keuangan 2. Meningkatnya

Pendapatan Daerah 2. Persentase Peningkatan

PAD Selisih Pendapatan Tahun N

dan Tahun N-1 dibagi Tahun N-1 x 100

2% 2% 2% 2% 2% 2% Data Realisasi

Pendapatan Daerah Bidang Pendapatan 3. Persentase Peningkatan

Dana Perimbangan Peningkatan Dana

Perimbangan dari Pusat 2% 2% 2% 2% 2% 2%

3. Meningkatnya Penatausahaan Aset Daerah sesuai Peraturan Perundangan

4. Tertib Administrasi Penatausahaan Aset Daerah

Percepatan Persertifikatan

Aset Tanah Pemkab. 35 35 35 35 35 35 Daftar Barang Millik

Daerah (DBMD) Bidang Administrasi dan Pengelolaan Aset Daerah

Muara Sabak, 4 September 2019 KEPALA BADAN KEUANGAN DAERAH

NUSIRWAN, SE Mewujudkan

Tatakelola Pemerintahan Daerah dan Desa yang Baik, Bersih, Transparan dan Demokratis

INDIKATOR KINERJA

INDIKATOR KINERJA UTAMA

BADAN KEUANGAN DAERAH KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR TAHUN 2016 S/D 2021

NO TUJUAN SASARAN STRATEGIS FORMULASI TARGET KIENERJA SASARAN PADA TAHUN

SUMBER DATA PENANGGUNG JAWAB

Referensi

Dokumen terkait

Renstra Kecamatan Klapanunggal Kabupaten Bogor Tahun 2013-2018 merupakan dokumen peencanaan periode 5 (lima) tahunan yang memuat visi, misi, tujuan, sasaran, strategi,

Rencana Strategis (RENSTRA) Sekretariat DPRD Kabupaten Soppeng merupakan dokumen perencanaan 5 (lima) tahunan yang memuat visi, misi, tujuan, sasaran, strategi,

Kinerja Aparatur pemerintah daerah adalah suatu gambaran mengenai tingkat pencapaian sasaran atau tujuan sebagai penjabaran dari visi, misi, dan juga strategi

Perubahan RPJMD Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2016- 2021 untuk memperbaiki rumusan tujuan, sasaran, indikator sasaran, strategi, arah kebijakan, program dan

Renstra BP-BPWS Tahun 2015-2019 merupakan dokumen perencanaan yang bersifat indikatif dan memuat visi, misi, tujuan, sasaran, strategi, kebijakan, program serta kegiatan untuk

Renstra Dinas Perikanan merupakan dokumen perencanaan periode 5 (lima) tahun, didalamnya memuat visi, misi, tujuan, strategi, kebijakan, program dan kegiatan

Maksud penyusunan RPJMD Kabupaten Gunungkidul Tahun 2016- 2021 adalah menjabarkan Visi, Misi, dan Program Kepala Daerah yang memuat tujuan, sasaran, strategi,

INDIKATOR KINERJA UTAMA INSPEKTORAT KOTA MATARAM TAHUN 2015 NO SASARAN STRATEGI S INDIKATOR KINERJA UTAMA KETERANGAN FORMULASI PERHITUNGAN SUMBER DATA SKPD PENANGGUNG JAWAB 1