vi
Universitas Kristen Maranatha ABSTRACT
As a result of globalization, the current capital markets respond to information both domestically and globally as a consideration to make investment decisions. There are several indicators of international economic fundamentals are commonly used as consideration in making investment decisions. The purpose of this research is to determine whether the level of non-farm payroll, the interest rate the U.S. central bank (the Fed), and the NIKKEI 225 index is partially and simultaneously have a significant impact on the index of shares sharia-based company (incorporated in Jakarta Islamic Index). The data used is the data non-farm payroll rate, the interest rate the U.S. central bank, and the NIKKEI 225 index. Data were analyzed using multiple linear regression method. Research results, the authors conclude that non-farm payroll rate, the interest rate the U.S. central bank, and the NIKKEI 225 index is partially and simultaneously significantly affect the Jakarta Islamic Index.
vii
Universitas Kristen Maranatha ABSTRAK
Akibat arus globalisasi , saat ini pasar modal merespon informasi baik domestik maupun global sebagai pertimbangan membuat keputusan investasi. Terdapat beberapa indikator fundamental ekonomi internasional yang lazim dipergunakan sebagai pertimbangan dalam membuat keputusan investasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah tingkat non farm payroll, suku bunga bank Sentral Amerika Serikat (The Fed), dan indeks NIKKEI 225 secara parsial maupun simultan mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap indeks dari saham-saham perusahaan berbasis syariah (yang tergabung dalam Jakarta Islamic Index). Data yang digunakan adalah data tingkat non farm payroll, suku bunga bank Sentral Amerika Serikat, dan indeks NIKKEI 225. Data dianalisis menggunakan metode regresi linier berganda. Hasil dari penelitian, penulis dapat menyimpulkan bahwa tingkat non farm payroll, suku bunga bank Sentral Amerika Serikat, dan indeks NIKKEI 225 secara parsial maupun secara simultan berpengaruh secara signifikan terhadap Jakarta Islamic Index.
viii
Universitas Kristen Maranatha
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ... iv
ABSTRACK ... vi
ABSTRAK ... vii
DAFTAR ISI ... viii
DAFTAR GAMBAR ... xii
DAFTAR TABEL ... xiii
DAFTAR LAMPIRAN ... xiv
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian ... 1
1.2 Identifikasi Masalah... 5
1.3 Maksud dan Tujuan Penelitian ... 5
1.4 Kegunaan Penelitian ... 6
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Kajian Pustaka ... 8
2.1.1 Laporan Keuangan ... 8
2.1.1.1 Tujuan Laporan Keuangan... 10
2.1.1.2 Karakteristik Kualitatif Laporan Keuangan ... 11
2.1.1.3 Pemakai dan Kebutuhan Informasi ... 13
2.1.1.4 Jenis Laporan Keuangan ... 14
2.1.2 Investasi ... 23
ix
Universitas Kristen Maranatha
2.1.2.2 Tipe-Tipe Investasi Keuangan ... 25
2.1.2.3 Tujuan Investasi... 27
2.1.2.4 Proses Investasi ... 28
2.1.2.5 Return Investasi ... 30
2.1.2.6 Risiko Investasi ... 30
2.1.3 Pasar Keuangan ... 32
2.1.3.1 Pengertian Pasar Keuangan ... 32
2.1.3.2 Klasifikasi Pasar Keuangan ... 32
2.1.3.2.1 Pasar Modal ... 32
2.1.3.2.2 Peranan Pasar Modal ... 34
2.1.3.2.3 Macam-Macam Pasar Modal ... 39
2.1.3.2.4 Instrumen Pasar Modal ... 40
2.1.4 Saham ... 42
2.1.4.1 Saham Biasa (Common Stock) ... 43
2.1.4.2 Saham Preferen (Preferred Stock) ... 45
2.1.4.3 Saham Treasuri ... 47
2.1.4.4 Jenis Nilai Saham ... 48
2.1.5 Non Farm Payroll ... 49
2.1.6 Suku Bunga ... 50
2.1.6.1 Fungsi Suku Bunga Bagi Perekonomian ... 51
2.1.6.2 Suku Bunga Bank Sentral Amerika Serikat ... 51
2.1.7 Nikkei 225 ... 52
2.1.8 Indeks Harga Saham ... 53
x
Universitas Kristen Maranatha BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN
3.1 Objek Penelitian ... 66
3.2 Jenis Penelitian ... 66
3.2.1 Jenis Penelitian ... 66
3.2.2 Operasionalisasi Variabel ... 66
3.2.3 Teknik Pengumpulan Data ... 68
3.2.4 Analisis Data ... 68
3.2.4.1 Regresi Berganda (multiple linear regression) ... 68
3.2.4.2 Pengujian Koefisien Regresi secara Parsial ... 70
3.2.4.3 Pengujian Koefisien Regresi secara Simultan ... 71
3.2.5 Uji Asumsi Klasik ... 71
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian ... 75
4.1.1 Perkembangan Tingkat Non Farm Payroll ... 75
4.2.3 Perkembangan Tingkat Suku Bunga Bank Sentral Amerika Serikat ... 75
4.1.3 Perkembangan Indeks Nikkei ... 76
4.1.4 Perkembangan Jakarta Islamic Index ... 77
4.1.5 Pengujian Hipotesis ... 78
4.1.5.1 Analisis Korelasi ... 79
4.1.5.2 Analisis Regressi ... 80
4.1.5.3 Pengujian Koefisien Regressi Secara Bersama-sama 82 4.1.5.4 Pengujian Koefisien Regressi Secara Parsial ... 84
xi
Universitas Kristen Maranatha
4.1.5.6 Pengujian Asumsi Regressi ... 89
4.2 Pembahasan ... 94
4.2.1 Pengaruh Non farm payroll Terhadap Jakarta Islamic Index 94 4.2.2 Pengaruh Suku bunga bank Sentral Amerika Serikat Terhadap Jakarta Islamic Index. 95
4.2.3 Pengaruh indeks NIKKEI 225Terhadap Jakarta Islamic Index ... 96
4.2.4 Pengaruh Non farm payroll, Suku bunga bank Sentral Amerika Serikat dan indeks NIKKEI 225 Secara Simultan Terhadap Jakarta Islamic Index ... 97
BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan ... 99
5.2 Saran ... 101
DAFTAR PUSTAKA ... 102
LAMPIRAN ... 106
xii
Universitas Kristen Maranatha DAFTAR GAMBAR
Gambar 1 Investasi Langsung dan Investasi Tidak Langsung ... 26 Gambar 2 Kerangka pemikiran... 59 Gambar 3 Perkembangan Tingkat Non Farm Payroll Periode Tahun 2005 –
2009 ... 75 Gambar 4 Perkembangan Tingkat Suku Bunga Bank Sentral AS Periode
Tahun 2005-2009 ... 76 Gambar 5 Perkembangan Indeks Nikkei Periode Tahun 2005-2009 ... 77 Gambar 6 Perkembangan Jakarta Islamic Index Periode Tahun 2005-2009 ... 78 Gambar 7 Grafik Daerah Penerimaan dan Penolakan Ho Pada Uji Simultan . 84 Gambar 8 Grafik Daerah Penerimaan dan Penolakan Ho Pada Uji Parsial
(Tingkat non farm payroll) ... 85 Gambar 9 Grafik Daerah Penerimaan dan Penolakan Ho Pada Uji Parsial
(Suku bunga bank Sentral Amerika Serikat) ... 86 Gambar 10 Grafik Daerah Penerimaan dan Penolakan Ho Pada Uji Parsial
xiii
Universitas Kristen Maranatha DAFTAR TABEL
Tabel 1 Operasionalisasi Variabel ... 67
Tabel 2 Koefisien Korelasi Masing-Masing Variabel Bebas Dengan Jakarta Islamic Index ... 79
Tabel 3 Koefisien Regressi dan Nilai t hitung... 80
Tabel 4 Anova Untuk Pengujian Koefisien Regresi secara Bersama-sama .... 83
Tabel 5 Koefisien Determinasi ... 88
Tabel 6 Hasil Pengujuan Asumsi Normalitas... 90
Tabel 7 Hasil Pengujian Asumsi Multikolinieritas ... 92
Tabel 8 Hasil Pengujian Asumsi Heteroskedastisitas ... 93
xiv
Universitas Kristen Maranatha
DAFTAR LAMPIRAN
1
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Penelitian
Dalam era globalisasi saat ini, pasar modal memegang peranan penting dalam
perkembangan perekonomian Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari minat masyarakat
dalam berinvestasi di pasar modal yang terus meningkat dari tahun ke tahun, Tribun
Jabar (2009:3). Menurut Jogiyanto (2008:25) pasar modal merupakan sarana
perusahaan untuk meningkatkan kebutuhan jangka panjang dengan menjual saham
atau mengeluarkan obligasi. Jadi, pasar modal bisa dijadikan perusahaan sebagai
salah satu sarana dalam mendapatkan dana yang bisa digunakan untuk meningkatkan
kinerja perusahaan, sehingga berpengaruh kepada perkembangan perekonomian
Indonesia secara keseluruhan.
Dalam sudut pandang ekonomi, globalisasi merupakan proses
pengintegrasian ekonomi nasional bangsa-bangsa ke dalam sebuah sistem ekonomi
global, Mansour Fakih (2001). Jadi, di era globalisasi ini terjadi hubungan yang
lebih erat antara perekonomian suatu negara dengan negara lainnya. Maka, apabila
terdapat suatu peristiwa di suatu negara maka informasi tersebut tersebut bisa
berpengaruh terhadap perekonomian negara lain, baik secara langsung maupun tidak
langsung.
Begitu juga dengan pasar modal, transaksi di pasar modal terpengaruh oleh
peristiwa yang terjadi baik di dalam lingkup domestik maupun secara global. Reaksi
Bab I Pendahuluan 2
Universitas Kristen Maranatha
pergerakan harga saham dan jumlah transaksi. Hal ini terjadi karena investor
mempertimbangkan banyak informasi dalam membuat keputusan investasi.
Investasi didefinisikan Tandelilin (2001:3) sebagai komitmen atas sejumlah
dana atau sumber daya lainnya yang dilakukan pada saat ini, dengan tujuan
memperoleh sejumlah keuntungan di masa yang akan datang. Sesuai definisi
tersebut, investasi bertujuan untuk mendapatkan return di masa depan, maka sudah jelas investor akan menginvestasikan sumber dayanya kepada perusahaan yang
mempunyai prospek yang baik untuk mendatangkan keuntungan baginya. Oleh
karena itu dalam berinvestasi, investor pasti mencari informasi yang dapat dijadikan
pertimbangan dalam membuat keputusan investasi.
Karena saat ini pasar merespon informasi baik domestik maupun global,
maka para investor pun menjadikan informasi ekonomi dari negara lain sebagai
pertimbangan dalam membuat keputusan investasi.
Seperti kita ketahui, Amerika Serikat merupakan salah satu negara maju di
dunia dan mempunyai banyak investor yang bermodal besar. Tentu banyak investor
yang mendasarkan keputusan investasinya kepada informasi ekonomi Amerika.
Menurut Bernard Baumohl (2005:25), indikator perekonomian Amerika
Serikat yang paling berpengaruh terhadap pergerakan harga saham adalah informasi
tentang keadaan tenaga kerja.
Bab I Pendahuluan 3
Universitas Kristen Maranatha
pemerintahan, pekerja di organisasi non profit, dan pekerja di sektor pertanian.
Komponen non farm payroll mencakup sekitar 80% dari Gross Domestic Product
(GDP) Amerika Serikat. Jika data non farm payroll meningkat dibandingkan dengan periode sebelumnya, maka itu merupakan indikasi bahwa perekonomian di Amerika
sedang membaik. Demikian pula kebalikannya.
Informasi lain yang sering dijadikan dasar pengambilan keputusan investasi
adalah pergerakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (The Fed). Hal tersebut berpengaruh karena apabila suku bunga naik, maka investor kemungkinan akan
memindahkan dananya dari Indonesia ke Amerika, jika mereka memiliki persepsi
return yang akan mereka dapat lebih sedikit, maka mereka akan berinvestasi di pasar modal Indonesia.
Informasi lain yang bisa dijadikan dasar pengambilan keputusan investasi
adalah indeks harga saham gabungan di negara-negara yang mempunyai pengaruh
dalam mempengaruhi indeks harga saham gabungan negara yang lain. Salah satunya
adalah indeks NIKKEI yang merupakan indeks harga saham gabungan negara
Jepang. Karena Jepang merupakan salah satu negara paling maju secara ekonomi di
Asia, maka kinerja sahamnya sering di pakai sebagai tolak ukur kinerja saham Asia,
sehingga berpengaruh terhadap keputusan berinvestasi di Asia, termasuk di
Indonesia.
Indikator-indikator ekonomi tersebut biasanya dijadikan dasar analisis
investasi di saham konvensional. Saat ini di Indonesia perkembangan ekonomi
syariah berkembang dengan pesat. Begitu juga dalam memilih sarana berinvestasi.
Bab I Pendahuluan 4
Universitas Kristen Maranatha
komponennya menjadi hambatan psikologis bagi umat Islam untuk turut aktif dalam
kegiatan investasi terutama di bidang pasar modal. Untuk mengakomodir kebutuhan
para investor yang mempertimbangkan prinsip-prinsip syariah dalam berinvestasi,
maka hadirlah Jakarta Islamic Index (JII).
Pada tanggal 3 Juli 2000, PT Bursa Efek Indonesia bekerja sama dengan PT
Danareksa Investment Management (DIM) meluncurkan indeks saham yang dibuat
berdasarkan syariah Islam yaitu Jakarta Islamic Index (JII). Indeks ini diharapkan menjadi tolak ukur kinerja saham-saham yang berbasis syariah serta untuk lebih
mengembangkan pasar modal syariah. Perbedaan nilai indeks saham syariah dengan
nilai indeks saham konvensional terletak pada kriteria saham emiten yang harus
memenuhi prinsip-prinsip dasar syariah.
Penulis tertarik untuk meneliti lebih lanjut apakah indikator ekonomi yang
biasa dijadikan alat analisis dan pertimbangan investasi saham konvensional (non farm payroll, suku bunga bank sentral Amerika Serikat, dan indeks NIKKEI 225) mempunyai pengaruh terhadap indeks dari saham-saham perusahaan yang
dikategorikan berbasis syariah (Jakarta Islamic Index)
Maka, berdasarkan hal tersebut, penulis terdorong untuk melakukan
penelitian dengan judul “PENGARUH NON FARM PAYROLL, SUKU BUNGA
BANK SENTRAL AMERIKA SERIKAT (THE FED), DAN INDEKS NIKKEI 225
TERHADAP INDEKS DARI SAHAM-SAHAM PERUSAHAAN BERBASIS
Bab I Pendahuluan 5
Universitas Kristen Maranatha
1.2 Identifikasi Masalah
Berdasarkan uraian latar belakang penelitian yang dikemukakan di atas, maka
penulis mengidentifikasikan permasalahan yang akan di teliti dan di bahas, yaitu:
1. Apakah tingkat non farm payroll, suku bunga bank Sentral Amerika Serikat, dan indeks NIKKEI 225 secara parsial mempunyai pengaruh yang signifikan
terhadap indeks dari saham-saham perusahaan berbasis syariah (yang tergabung
dalam Jakarta Islamic Index).
2. Apakah tingkat non farm payroll, suku bunga bank Sentral Amerika Serikat, dan indeks NIKKEI 225 secara simultan mempunyai pengaruh yang signifikan
terhadap indeks dari saham-saham perusahaan berbasis syariah (yang tergabung
dalam Jakarta Islamic Index).
3. Seberapa besar tingkat non farm payroll, suku bunga bank Sentral Amerika Serikat, dan indeks NIKKEI 225 secara parsial maupun simultan mempunyai
pengaruh yang signifikan terhadap indeks dari saham-saham perusahaan berbasis
syariah (yang tergabung dalam Jakarta Islamic Index).
1.3 Maksud dan Tujuan Penelitian
Adapun maksud penelitian ini adalah untuk mengumpulkan data dan informasi
mengenai pengaruh tingkat non farm payroll, suku bunga bank Sentral Amerika Serikat, dan indeks NIKKEI 225 terhadap indeks dari saham-saham perusahaan
Bab I Pendahuluan 6
Universitas Kristen Maranatha
investasi bagi investor yang menjadikan prinsip-prinsip syariah sebagai
pertimbangan investasinya.
Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut:
1. Untuk mengetahui apakah tingkat non farm payroll, suku bunga bank Sentral Amerika Serikat, dan indeks NIKKEI 225 secara parsial mempunyai pengaruh
yang signifikan terhadap indeks dari saham-saham perusahaan berbasis syariah
(yang tergabung dalam Jakarta Islamic Index).
2. Untuk mengetahui apakah tingkat non farm payroll, suku bunga bank Sentral Amerika Serikat, dan indeks NIKKEI 225 secara simultan mempunyai pengaruh
yang signifikan terhadap indeks dari saham-saham perusahaan berbasis syariah
(yang tergabung dalam Jakarta Islamic Index).
3. Untuk mengetahui seberapa besar tingkat non farm payroll, suku bunga bank Sentral Amerika Serikat, dan indeks NIKKEI 225 secara parsial maupun simultan
mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap indeks dari saham-saham
perusahaan berbasis syariah (yang tergabung dalam Jakarta Islamic Index).
1.4 Kegunaan Penelitian
Penulis berharap penelitian ini dapat berguna :
1. Bagi Penulis
Karya ilmiah yang berisi hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah
Bab I Pendahuluan 7
Universitas Kristen Maranatha
dengan non farm payroll, suku bunga bank Sentral Amerika Serikat, indeks NIKKEI 225, dan Jakarta Islamic Indeks (JII) serta sebagai wadah dalam
penerapan pengetahuan teoritis yang diperoleh selama masa kuliah, sehingga
dapat memperluas wawasan.
2. Bagi Investor
Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam
menilai peluang investasi dan melakukan keputusan investasi sesuai dengan
nilai-nilai yang diyakininya.
3. Bagi Pihak Lain
Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberi sumbangan pada perkembangan
ilmu pengetahuan, khususnya dalam bidang akuntansi mengenai investasi. Juga
diharapkan penelitian ini dapat menambah pengetahuan dan informasi
pihak-pihak yang tertarik mengenai investasi. dan dapat dijadikan sebagai landasan
99
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
5.1 Kesimpulan
Berdasarkan pembahasan yang telah diuraikan pada bab IV, maka penelitian
mengenai pengaruh non farm payroll, suku bunga bank Sentral Amerika Serikat, dan indeks NIKKEI 225 terhadap indeks dari saham-saham perusahaan berbasis syariah
(yang tergabung dalam Jakarta Islamic Index) periode Januari 2005 – Desember 2009 menghasilkan kesimpulan sebagai berikut:
1. Penelitian secara parsial, dapat diperoleh kesimpulan:
a) Tingkat non farm payroll berpengaruh signifikan terhadap Jakarta Islamic Index di Bursa Efek Indonesia. Peningkatan tingkat non farm payroll sebesar satu point diprediksi akan meningkatkan Jakarta Islamic Index sebesar 0,023
point dengan asumsi suku bunga bank Sentral Amerika Serikat dan indeks
NIKKEI 225 tidak berubah.
b) Suku bunga bank Sentral Amerika Serikat berpengaruh signifikan terhadap
Jakarta Islamic Index di Bursa Efek Indonesia. Penurunan suku bunga bank
Sentral Amerika Serikat sebesar satu persen diprediksi akan meningkatkan
Jakarta Islamic Index sebesar 89,795 point dengan asumsi tingkat non farm payroll dan indeks NIKKEI 225 tidak berubah.
c) Indeks NIKKEI 225 berpengaruh signifikan terhadap Jakarta Islamic Index di
Bursa Efek Indonesia. Peningkatan indeks NIKKEI 225 sebesar satu point
Bab V Kesimpulan dan Saran 100
Universitas Kristen Maranatha dengan asumsi tingkat non farm payroll dan suku bunga bank Sentral Amerika Serikat tidak berubah.
2. Secara simultan, tingkat non farm payroll, suku bunga bank Sentral Amerika Serikat dan indeks NIKKEI 225 berpengaruh signifikan terhadap Jakarta Islamic
Index di Bursa Efek Indonesia. Berdasarkan uji F statistic dengan menggunakan
taraf nyata 5%, dapat diketahui bahwa terdapat pengaruh signifikan tingkat non farm payroll, suku bunga bank Sentral Amerika Serikat dan indeks NIKKEI 225 terhadap Jakarta Islamic Indexsebesar nilai F-hitung hasil pengolahan data sebesar
18,861. Hal ini berarti tingkat non farm payroll, suku bunga bank Sentral Amerika Serikat dan indeks NIKKEI 225 dapat digunakan untuk memprediksi
pergerakan Jakarta Islamic Index (JII).
3. Nilai besarnya pengaruh tingkat non farm payroll, suku bunga bank Sentral Amerika Serikat, dan indeks NIKKEI 225 secara parsial maupun simultan
mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap indeks dari saham-saham
perusahaan berbasis syariah (yang tergabung dalam Jakarta Islamic Index) berdasarkan hasil penelitian adalah sebagai berikut:
a) Secara parsial
Besar pengaruh tingkat non farm payroll terhadap Jakarta Islamic Index adalah 0,465 0,465 = 0,216 atau 21,6 persen. Besar pengaruh suku bunga
bank Sentral Amerika Serikat terhadap Jakarta Islamic Index adalah 0,652
0,652 = 0,425 atau 42,5 persen. Besar pengaruh indeks NIKKEI 225 terhadap
Bab V Kesimpulan dan Saran 101
Universitas Kristen Maranatha b) Secara simultan
Tingkat non farm payroll, suku bunga bank Sentral Amerika Serikat dan indeks NIKKEI 225 memberikan kontribusi/pengaruh sebesar 50,3% terhadap
perubahan Jakarta Islamic Index di Bursa Efek Indonesia periode tahun
2005-2009. Sisanya pengaruh faktor-faktor lain yang tidak diamati adalah sebesar
49,7%.
5.2 Saran
Dari hasil penelitian dan pembahasan yang dilakukan penulis sehingga akhirnya
menghasilkan kesimpulan, maka penulis menyampaikan saran-saran berkenaan
dengan penelitian yang dilakukan penulis, yaitu:
1. Bagi investor, seiring dengan datangnya era globalisasi ini sebaiknya
mempertimbangkan indikator-indikator fundamental internasional juga dalam
membuat keputusan investasi selain mempertimbangkan aspek kinerja internal
perusahaan, faktor fundamental ekonomi lain (misalnya inflasi), dan faktor
non-fundamental ekonomi seperti kondisi politik dan keamanan.
2. Bagi penelitian selanjutnya, penelitian ini hanya mengambil tiga variabel
independen yang mempengaruhi variabel dependent, sebaiknya nanti mengambil
variabel yang lebih menyeluruh dari indikator-indikator ekonomi yang
mempengaruhi harga saham. Selain itu, periode waktu yang diteliti pun bisa lebih
bervariasi, sehingga dapat dibedakan pengaruhnya dalam periode yang lebih
102
DAFTAR PUSTAKA
Baumohl, Bernard. 2005. The Secrets of Economic Indicators. Wharton School Publising. New Jersey.
Block, Stanley B. and Geoffrey A. Hirt. 2005. Foundation of Financial Management.
Mc Graw Hill-Irwin. USA.
Buku Panduan BEI. 2008. www.idx.co.id/portals/0/khususPDF/Buku Panduan Indeks 2008.pdf pada 30 September 2009.
Djarwanto, P.S. 2004. Pokok-pokok Analisa Laporan Keuangan. Edisi Kedua. BPFE. Yogyakarta.
Djiwandono, J. Soedrajat. 2001. Bergulat Dengan Krisis dan Pemulihan Ekonomi Indonesia. Pustaka Sinar Harapan. Jakarta.
E.A. Koetin. Analisis Pasar Modal. 2002. Pustaka Sinar Harapan. Jakarta.
Elton and Grueber. 1995. Investment. Hottman Press Inc. USA.
Fabozzi, Frank J. 2003. Capital Market Institution and Instrument. 3rd edition. Prentice Hall. New Jersey.
Fakih, Mansour. Sesat Pikir Teori Pembangunan dan Globalisasi. 2001. INSISTPress & Pustaka Pelajar. Yogyakarta
Frensidy, Budi. 2005. Metode Penghitungan Indeks Pasar Saham dalam http://staff.ui.ac.id/internal/132083867/publikasi/MetodePenghitunganIndeks Saham.pdf pada 24 November 2009
Gitman, Lawrence J., and Michael D. Jhoenk. 2005. Fundamental of Investing. 9th edition. Pearson : Addison Weasley.
Gujarati, Damodar N. 2002. Basic Econometrics. McGraw Hill Higher Education.
Halim, Abdul. 2003. Analisis Investasi. Salemba empat. Jakarta
Horngren, C. T., Walter T Harrison Jr, dan Linda Smith Bamber. 2005. Accounting. Sixth edition. Pearson Prentice Hall. USA.
103
Universitas Kristen Maranatha
I Putu Gede Ary Suta. 2000. Menuju Pasar Modal Modern. Yayasan SAD Satria Bhakti. Jakarta.
Ikatan Akuntan Indonesia. 2007. Standar Akuntansi Keuangan. Salemba Empat. Jakarta.
Ilmu Pengetahuan Dasar Investasi Ekonomi Keuangan (2007) dalam
http://organisasi.org/pengertian-arti-definisi-saham-biasa-dan-saham-preferen-ilmu-pengetahuan-dasar-investasi-ekonomi-keuangan. Pada 25 Oktober 2009.
Ingram, W. Robert., Thomas L Albright, dan Bruce A Baldwin. 2004. Financial Accounting. Information for Decisions. 5th edition. South-Western, a division of Thomas Learning. Canada.
Jesus, Manuel and Backtus. 2002. The Pocketbook of Economic Indicator. Dalam http://www.goldenstockpicks.com/e_books/pocketbook_jenscl.pdf pada 25 Oktober 2009
Jogiyanto. 2008. Teori Portofolio dan Analisis Investasi. BPFE.Yogyakarta.
Jones, Charles P. 1998. Investment:Analysis and Management. John Wiley & Sons Inc. USA.
Kieso, Donald E., Jerry J. Weygandt, Terry D. Warfield. 2008. Akuntansi Intermediate. Erlangga. Jakarta.
Mc Eachrn, William A. 2000. Ekonomi Makro: Pendekatan Kontemporer. Edisi 1. Diterjemahkan oleh Sigit Triandaru. Salemba Empat. Jakarta.
Putra, Danata Eka. Berburu Uang di Pasar Modal. 2005. EFFHAR. Semarang.
Reilly, Frank, and Brown, Keith C. 2003. Investment Analysis and Portofolio Management. 7th edition. Thomas South Western Inc. USA.
Riyanto, Bambang. 1995. Pembelajaran Perusahaan. Yayasan Penerbit Gajah Mada. Yogyakarta.
104
Universitas Kristen Maranatha
Sekaran, Uma. 2006. Metodologi Penelitian untuk bisnis . Edisi 4. Diterjemahkan oleh Kwan Men Yon. Salemba Empat. 2006.
Skousen, K. Fred; W. Steve Albrecht; James D. Stice; Earl K. Stice. 2001. Akuntansi
Keuangan: Konsep dan Aplikasi, Buku 1, Edisi 7. Salemba Empat. Jakarta.
Sunariyah. 2006. Pengantar Pengetahuan Pasar Modal, edisi kelima. UPP STIM TKPN. Yogyakarta.
Tandelilin, Eduardus. 2001. Analisis Investasi dan Manajemen Portofolio. BPFE. Yogyakarta.
Tito Sulustio, Primus Dorimulu, Adi Hidayat. 2002. Pasar Modal dan Kebijakan Ekonomi Indonesia. The Investor. Jakarta.
Tt. 2009. Peminat Pasar Saham Tinggi. Tribun Jabar, 17 Oktober 2009 halaman 3
Undang-Undang Pasar Modal No. 8 butir 13 tahun 1995
Undang-Undang Pasar Modal No. 8 butir 5 tahun 1995
Usman, Marzuki , Singgit Riphat, dan Syahrir Ika. 1997. Pengetahuan dasar pasar modal. Institut Bankir Indonesia; Badan Analisa Moneter ( Dep. Keuangan R.I). Jakarta.
Warren, S. Carl; James M. Reeve; Philip E. Fess. 2005. Pengantar Akuntansi. Edisi 21. Salemba Empat. Jakarta.
Weston, J. Fred, Thomas E.Copeland. 1995. Manajemen Keuangan. edisi Sembilan. Bina Aksara. Jakarta.
Widoatmodjo, Sawidji, 1996. Cara Sehat Investasi di Pasar Modal; Pengetahuan Dasar. Jurnalindo Aksara Grafika. Jakarta.
Widoatmodjo,Sawidji. 1996. Teknik Memetik Keuntungan di Bursa Efek. Rineka Cipta. Jakarta.
Wild, John & Subramanyaman. 2003. Financial Statement Analysis. Prentice Hall. Singapore.
www.bls.gov
www.duniainvestasi.com
105
Universitas Kristen Maranatha
www.idx.co.id
www.jsx.co.id
www.ratewatch.com
www.robbooker.com/NFP
www.tse.or.jp