• Tidak ada hasil yang ditemukan

TUGAS ANALISIS PANGAN Atomic Absorption Spect ctrom rometry ry (AAS) S), Spekt ktrofo rofotometer, Hight Performa rmanc nce Liquid Chromatogr graphy (

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "TUGAS ANALISIS PANGAN Atomic Absorption Spect ctrom rometry ry (AAS) S), Spekt ktrofo rofotometer, Hight Performa rmanc nce Liquid Chromatogr graphy ("

Copied!
21
0
0

Teks penuh

(1)

TUGAS ANALISIS PANGAN TUGAS ANALISIS PANGAN

“ 

“ 

 Atto  A om mic ic A Ab bso sorrp pttion ion Sp Spe ect ctrom rome ettry ry (A (A A AS) S), , Sp Spe ekt ktrofo rofotto om me ette err, , H H ig ight ht Pe Perf rfo orma rmanc nce e LLiiq quid Chr uid Chro om ma atto ogr gra ap phy (H hy (H PL PL C C))

” ” 

Oleh : Oleh : Putri

Putri Aprilliyani Aprilliyani Lestari Lestari 143020312143020312

JURUSAN TEKNOLOGI PANGAN JURUSAN TEKNOLOGI PANGAN

FAKULTAS TEKNIK FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS PASUNDAN UNIVERSITAS PASUNDAN

BANDUNG BANDUNG

2016 2016

(2)

Atomic Absorption Spektrophotometry (AAS) Atomic Absorption Spektrophotometry (AAS)

Spektrofoto

Spektrofotometri Serapan Atom metri Serapan Atom (SSA)(SSA)

A. Teori Singkat

A. Teori Singkat SpektrosSpektroskopi Serapan Atom (SSA)kopi Serapan Atom (SSA)

Sejarah singkat tentang serapan atom pertama kali diamati Sejarah singkat tentang serapan atom pertama kali diamati oleh

oleh Frounhofer  Frounhofer , yang pada saat itu menelaah garis-garis hitam pada spektrum, yang pada saat itu menelaah garis-garis hitam pada spektrum matahari. Sedangkan yang memenfaatkan prinsip serapan atom pada bidang matahari. Sedangkan yang memenfaatkan prinsip serapan atom pada bidang analisis adalah seorang Australia bernama

analisis adalah seorang Australia bernama Alan  Alan WalshWalsh  di tahun 1995. Sebelum  di tahun 1995. Sebelum ahli kimia banyak tergantung pada cara-cara spektrofotometrik atau metode analis ahli kimia banyak tergantung pada cara-cara spektrofotometrik atau metode analis spektrografik. Beberapa cara ini yang sulit dan memakan waktu, kemudian segera spektrografik. Beberapa cara ini yang sulit dan memakan waktu, kemudian segera di

di gantikan gantikan dengan dengan Spektroskopi Spektroskopi Serapan Serapan Atom Atom atau atau Atomic Atomic AbsorptionAbsorption Spectroscopy (ASS)

Spectroscopy (ASS).. Metode ini sangat tepat untuk analisis Zat pada konsentrasiMetode ini sangat tepat untuk analisis Zat pada konsentrasi rendah. Teknik ini mempunyai beberapa kelebihan di bandingkan metode rendah. Teknik ini mempunyai beberapa kelebihan di bandingkan metode spektroskopi emisi konvensional.Memang selain dengan metode serapan spektroskopi emisi konvensional.Memang selain dengan metode serapan atom,unsur-unsur dengan energi eksitasi dapat juga dianalisis dengan fotometri atom,unsur-unsur dengan energi eksitasi dapat juga dianalisis dengan fotometri nyala,tetapi untuk unsur-unsur dengan energi eksitasi tinggi hanya dapat nyala,tetapi untuk unsur-unsur dengan energi eksitasi tinggi hanya dapat dilakukan dengan fotometri nyala Untuk analisis dengan garis spectrum resonansi dilakukan dengan fotometri nyala Untuk analisis dengan garis spectrum resonansi antara 400-800 nm,fotometri nyala sangat berguna sedangkan antara 200-300 nm antara 400-800 nm,fotometri nyala sangat berguna sedangkan antara 200-300 nm metode ASS lebih baik dari pada fotometri nyala.Untuk analisis kualitatif,metode metode ASS lebih baik dari pada fotometri nyala.Untuk analisis kualitatif,metode fotometri nyala lebih disukai dari ASS, karena ASS memerlukan lampu katoda fotometri nyala lebih disukai dari ASS, karena ASS memerlukan lampu katoda spesifik (

spesifik (hallow cathodehallow cathode). Kemonokromatisan dalam ASS merupakan sarat). Kemonokromatisan dalam ASS merupakan sarat utama. Dari segi biaya AAS lebih mahal dari fotometri nyala berfilter. Dapat utama. Dari segi biaya AAS lebih mahal dari fotometri nyala berfilter. Dapat dikatakan bahwa metode fotometri nyala dan AAS merupakan komplomenter satu dikatakan bahwa metode fotometri nyala dan AAS merupakan komplomenter satu sama lainnya.

sama lainnya.

Komponen-komponen lainnya dari sebuah spektrofotometer serapan atom Komponen-komponen lainnya dari sebuah spektrofotometer serapan atom adalah konfensional sifatnya. Monokromatornya dapat tak semahal monokromator adalah konfensional sifatnya. Monokromatornya dapat tak semahal monokromator spektrofotometer biasa yang sepadan kualitasnya, karena kurang dituntut. Satu- spektrofotometer biasa yang sepadan kualitasnya, karena kurang dituntut. Satu- satunya tuntutan adalah bahwa monokromator itu melewatkan garis resonan yang satunya tuntutan adalah bahwa monokromator itu melewatkan garis resonan yang dipilih, tanpa dibarengi garis-garis lain dalam spektrum sumber cahaya yang dipilih, tanpa dibarengi garis-garis lain dalam spektrum sumber cahaya yang timbul dari katode logam atau gas lambannya.

timbul dari katode logam atau gas lambannya.

Metode AAS berprinsip pada absorpsi cahaya oleh atom. Atom-atom Metode AAS berprinsip pada absorpsi cahaya oleh atom. Atom-atom menyerap cahaya tersebut pada panjang gelaombang tertentu, tergantung pada menyerap cahaya tersebut pada panjang gelaombang tertentu, tergantung pada sifat unsurnya. Misalkan Natrium menyerap pada 589 nm, uranium pada 358,5 nm sifat unsurnya. Misalkan Natrium menyerap pada 589 nm, uranium pada 358,5 nm sedangkan kalium pada 766,5 nm. Cahaya pada gelombang ini mempunyai cukup sedangkan kalium pada 766,5 nm. Cahaya pada gelombang ini mempunyai cukup energi untuk mengubah tingkat elektronik suatu atom. Dengan absorpsi energi, energi untuk mengubah tingkat elektronik suatu atom. Dengan absorpsi energi,  berarti memperoleh lebih banyak energi, suatu atom pada k

 berarti memperoleh lebih banyak energi, suatu atom pada keadaan dasar dinaikkaneadaan dasar dinaikkan tingkat energinya ke tingkat eksitasi. Tingkat-tingkat eksitasinya pun bermacam- tingkat energinya ke tingkat eksitasi. Tingkat-tingkat eksitasinya pun bermacam- macam. Misalnya unsur Na dengan nomor atom 11 mempunyai konfigurasi macam. Misalnya unsur Na dengan nomor atom 11 mempunyai konfigurasi elektron 1s

elektron 1s22 2s 2s22 2p 2p66 3s 3s11, tingkat dasar untuk elektron valensi 3S, artinya tidak, tingkat dasar untuk elektron valensi 3S, artinya tidak memiliki kelebihan energi. Elektron ini dapat tereksitasi ketingkat 3p dengan memiliki kelebihan energi. Elektron ini dapat tereksitasi ketingkat 3p dengan energi 2,2 eV ataupun ketingkat 4p dengan energi 3,6 eV, masing-masing sesuai energi 2,2 eV ataupun ketingkat 4p dengan energi 3,6 eV, masing-masing sesuai dengan panjang gelombang sebesar 589 nm dan 330 nm. Kita dapat memilih dengan panjang gelombang sebesar 589 nm dan 330 nm. Kita dapat memilih

(3)

diantara panjang gelombang ini yang menghasilkan garis spektrum yang tajam diantara panjang gelombang ini yang menghasilkan garis spektrum yang tajam dan dengan intensitas maksimum, yang dikenal dengan garis resonansi. Garis- dan dengan intensitas maksimum, yang dikenal dengan garis resonansi. Garis- garis lain yang bukan garis resonansi dapat berupa spektrum yang berasosiasi garis lain yang bukan garis resonansi dapat berupa spektrum yang berasosiasi dengan tingkat energi molekul, biasanya berupa pita-pita lebar ataupun garis tidak dengan tingkat energi molekul, biasanya berupa pita-pita lebar ataupun garis tidak  berasal dari eksitasi tingkat dasar yang disebabkan proses atomisasinya.

 berasal dari eksitasi tingkat dasar yang disebabkan proses atomisasinya.

B. Pengertian Atomic Absorption Spectrometry B. Pengertian Atomic Absorption Spectrometry

Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS) atau Spektrofotometri Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS) atau Spektrofotometri Serapan Atom (SSA) adalah salah satu jenis analisa spektrofometri dimana dasar Serapan Atom (SSA) adalah salah satu jenis analisa spektrofometri dimana dasar  pengukurannya

 pengukurannya adalah adalah pengukuran pengukuran serapan serapan suatu suatu sinar sinar oleh oleh suatu suatu atom, atom, sinarsinar yang tidak diserap, diteruskan dan diubah menjadi sinyal listrik yang terukur.

yang tidak diserap, diteruskan dan diubah menjadi sinyal listrik yang terukur.

AAS pertama kali diperkenalkan oleh Welsh (Australia) pada tahun 1955. AAS AAS pertama kali diperkenalkan oleh Welsh (Australia) pada tahun 1955. AAS merupakan suatu metode yang populer untuk analisa logam, karena disamping merupakan suatu metode yang populer untuk analisa logam, karena disamping sederhana, ia juga sensitif dan selektif.

sederhana, ia juga sensitif dan selektif.

Spektrofotometri Serapan atom (AAS) adalah suatu metode analisis untuk Spektrofotometri Serapan atom (AAS) adalah suatu metode analisis untuk  penentuan

 penentuan unsur-unsur unsur-unsur logam logam dan dan metaloid metaloid yang yang berdasarkan berdasarkan pada pada penyerapanpenyerapan (absorpsi) radiasi oleh atom-atom bebas unsur tersebut.

(absorpsi) radiasi oleh atom-atom bebas unsur tersebut.

Sekitar 67 unsur telah dapat ditentukan dengan cara AAS. Banyak Sekitar 67 unsur telah dapat ditentukan dengan cara AAS. Banyak  penentuan

 penentuan unsur-unsur unsur-unsur logam logam yang yang sebelumnya sebelumnya dilakukan dilakukan dengan dengan metodametoda  polarografi, kemudian dengan metoda spektrofotometri UV-VIS, sekarang banyak  polarografi, kemudian dengan metoda spektrofotometri UV-VIS, sekarang banyak

diganti dengan metoda AAS.

diganti dengan metoda AAS.

Prinsip pengukuran dengan metode AAS adalah adanya absorpsi sinar UV Prinsip pengukuran dengan metode AAS adalah adanya absorpsi sinar UV atau Vis oleh atom-

atau Vis oleh atom-atom logam dalam keadaan dasar yang terdapat dalam “bagianatom logam dalam keadaan dasar yang terdapat dalam “bagian  pembentuk atom”.

 pembentuk atom”. Sinar Sinar UV atUV atau Vis yang diabsorpsi berasal dari emeisi cahayaau Vis yang diabsorpsi berasal dari emeisi cahaya logam yang terdapat pada sumber

logam yang terdapat pada sumber energi “HOLLOW CATHODE”.energi “HOLLOW CATHODE”.

Sinar yang berasal dari “HOLLOW CATHODE” diserap oleh atom

Sinar yang berasal dari “HOLLOW CATHODE” diserap oleh atom-atom-atom logam yang terdapat dalam nyala api, sehingga konfigurasi atom tersebut menjadi logam yang terdapat dalam nyala api, sehingga konfigurasi atom tersebut menjadi keadaan tereksitasi. Apabila elek 

keadaan tereksitasi. Apabila elek tron kembali ke keadaan dasar “GROUNDtron kembali ke keadaan dasar “GROUND STATE” maka akan mengemisikan cahayanya. Besarnya intensitas cahaya yang STATE” maka akan mengemisikan cahayanya. Besarnya intensitas cahaya yang diemisikan sebanding dengan konsentrasi sampel (berupa atom) yang terdapat diemisikan sebanding dengan konsentrasi sampel (berupa atom) yang terdapat  pada nyala api.

 pada nyala api.

C. Prinsip

C. Prinsip Atomic Absorption Atomic Absorption SpectromeSpectrometrytry

Prinsip dasar dari pengukuran secara AAS ini adalah, proses penguraian Prinsip dasar dari pengukuran secara AAS ini adalah, proses penguraian molekul menjadi atom dengan bantuan energi dari api atau listrik. Atom yang molekul menjadi atom dengan bantuan energi dari api atau listrik. Atom yang  berada

 berada dalam dalam keadaan keadaan dasar dasar ini ini bisa bisa menyerap menyerap sinar sinar yang yang dipancarkan dipancarkan oleholeh sumber sinar, pada tahap ini atom akan berada pada keadaan tereksitasi. Sinar sumber sinar, pada tahap ini atom akan berada pada keadaan tereksitasi. Sinar yang tidak diserap oleh atom akan diteruskan dan dipancarkan pada detektor, yang tidak diserap oleh atom akan diteruskan dan dipancarkan pada detektor,

(4)

kemudian diubah menjadi sinyal yang terukur. Panjang gelombang sinar kemudian diubah menjadi sinyal yang terukur. Panjang gelombang sinar  bergantung

 bergantung pada pada konfigurasi konfigurasi elektron elektron dari dari atom atom sedangkan sedangkan intensitasnyaintensitasnya  bergantung pada

 bergantung pada jumlah atom jumlah atom dalam keadaan dalam keadaan dasar, dengan dasar, dengan demikian AAS demikian AAS dapatdapat digunakan baik untuk analisa kuantitatif maupun kualitatif.

digunakan baik untuk analisa kuantitatif maupun kualitatif.

Spektrofotometri serapan atom (AAS) adalah suatu metode analisis yang Spektrofotometri serapan atom (AAS) adalah suatu metode analisis yang didasarkan pada proses penyerapan energi radiasi oleh atom-atom yang berada didasarkan pada proses penyerapan energi radiasi oleh atom-atom yang berada  pada tingkat energi dasar (ground state).

 pada tingkat energi dasar (ground state).

Penyerapan tersebut menyebabkan tereksitasinya elektron dalam kulit Penyerapan tersebut menyebabkan tereksitasinya elektron dalam kulit atom ke tingkat energi yang lebih tinggi. Keadaan ini bersifat labil, elektron akan atom ke tingkat energi yang lebih tinggi. Keadaan ini bersifat labil, elektron akan kembali ke tingkat energi dasar sambil mengeluarkan energi yang berbentuk kembali ke tingkat energi dasar sambil mengeluarkan energi yang berbentuk radiasi.

radiasi.

Dalam AAS, atom bebas berinteraksi dengan berbagai bentuk energi Dalam AAS, atom bebas berinteraksi dengan berbagai bentuk energi seperti energi panas, energi elektromagnetik, energi kimia dan energi listrik.

seperti energi panas, energi elektromagnetik, energi kimia dan energi listrik.

Interaksi ini menimbulkan proses-proses dalam atom bebas yang menghasilkan Interaksi ini menimbulkan proses-proses dalam atom bebas yang menghasilkan absorpsi dan emisi (pancaran) radiasi dan panas.

absorpsi dan emisi (pancaran) radiasi dan panas.

Radiasi yang dipancarkan bersifat khas karena mempunyai panjang Radiasi yang dipancarkan bersifat khas karena mempunyai panjang gelombang yang karakteristik untuk setiap atom bebas.

gelombang yang karakteristik untuk setiap atom bebas.

Adanya absorpsi atau emisi radiasi disebabkan adanya transisi elektronik Adanya absorpsi atau emisi radiasi disebabkan adanya transisi elektronik yaitu perpindahan elektron dalam atom, dari tingkat energi yang satu ke tingkat yaitu perpindahan elektron dalam atom, dari tingkat energi yang satu ke tingkat energi yang lain.

energi yang lain.

Absorpsi radiasi terjadi apabila ada elektron yang mengabsorpsi energi Absorpsi radiasi terjadi apabila ada elektron yang mengabsorpsi energi radiasi sehingga berpindah ke tingkat energi yang lebih tinggi. Emisi terjadi radiasi sehingga berpindah ke tingkat energi yang lebih tinggi. Emisi terjadi apabila ada elektron yang berpindah ke tingkat energi yang lebih rendah sehingga apabila ada elektron yang berpindah ke tingkat energi yang lebih rendah sehingga terjadi pelepasan energi dalam bentuk radiasi.

terjadi pelepasan energi dalam bentuk radiasi.

Panjang gelombang dari radiasi yang menyebabkan eksitasi ke tingkat Panjang gelombang dari radiasi yang menyebabkan eksitasi ke tingkat eksitasi tingkat-1 disebut panjang gelombang radiasi resonansi. Radiasi ini berasal eksitasi tingkat-1 disebut panjang gelombang radiasi resonansi. Radiasi ini berasal dari unsur logam/metalloid.

dari unsur logam/metalloid.

Radiasi resonansi dari unsur X hanya dapat diabsorpsi oleh atom X, Radiasi resonansi dari unsur X hanya dapat diabsorpsi oleh atom X, sebaliknya atom X tidak dapat mengabsorpsi radiasi resonansi unsur Y. Tak ada sebaliknya atom X tidak dapat mengabsorpsi radiasi resonansi unsur Y. Tak ada satu pun unsur dalam susunan berkala yang radiasi resonansinya menyamai unsur satu pun unsur dalam susunan berkala yang radiasi resonansinya menyamai unsur lain.

lain.

Hal inilah yang menyebabkan metode AAS sangat spesifik dan hampir Hal inilah yang menyebabkan metode AAS sangat spesifik dan hampir  bebas

 bebas gangguan karena gangguan karena frekuensi frekuensi radiasi radiasi yang yang diserap diserap adalah adalah karakteristik karakteristik untukuntuk setiap unsur. Gangguan hanya akan terjadi apabila panjang radiasi resonansi dari setiap unsur. Gangguan hanya akan terjadi apabila panjang radiasi resonansi dari dua unsur yang sangat berdekatan satu sama lain.

dua unsur yang sangat berdekatan satu sama lain.

(5)

D. Bagian-Bagian Spectrometr

D. Bagian-Bagian Spectrometry AAS dan y AAS dan fungsinyafungsinya

Gambar 1. Atomic Absorption Spectrometry Gambar 1. Atomic Absorption Spectrometry

Gambar 2. Bagian-bagian Atomic Absorption Spectrometry Gambar 2. Bagian-bagian Atomic Absorption Spectrometry a. Sumber radiasi resonansi

a. Sumber radiasi resonansi

Sumber radiasi resonansi yang digunakan adalah lampu katoda berongga Sumber radiasi resonansi yang digunakan adalah lampu katoda berongga (Hollow Cathode Lamp) atau Electrodeless Discharge Tube (EDT). Elektroda (Hollow Cathode Lamp) atau Electrodeless Discharge Tube (EDT). Elektroda lampu katoda berongga biasanya terdiri dari wolfram dan katoda berongga dilapisi lampu katoda berongga biasanya terdiri dari wolfram dan katoda berongga dilapisi dengan unsur murni atau campuran dari

dengan unsur murni atau campuran dari unsur murni yang dikehendaki.unsur murni yang dikehendaki.

Tanung lampu dan jendela (window) terbuat dari silika atau kuarsa, diisi Tanung lampu dan jendela (window) terbuat dari silika atau kuarsa, diisi dengan gas pengisi yang dapat menghasilkan proses ionisasi. Gas pengisi yang dengan gas pengisi yang dapat menghasilkan proses ionisasi. Gas pengisi yang  biasanya digunakan ialah Ne, Ar atau He.

 biasanya digunakan ialah Ne, Ar atau He.

(6)

Pemancaran

Pemancaran radiasi radiasi resonansi resonansi terjadi terjadi bila bila kedua kedua elektroda elektroda diberi diberi tegangan,tegangan, arus listrik yang terjadi menimbulkan ionisasi gas-gas pengisi. Ion-ion gas yang arus listrik yang terjadi menimbulkan ionisasi gas-gas pengisi. Ion-ion gas yang  bermuatan

 bermuatan positif positif ini ini menembaki menembaki atom-atom atom-atom yang yang terdapat terdapat pada pada katoda katoda yangyang menyebabkan tereksitasinya atom-atom tersebut. Atom-atom yang tereksitasi ini menyebabkan tereksitasinya atom-atom tersebut. Atom-atom yang tereksitasi ini  bersifat tidak

 bersifat tidak stabil dan stabil dan akan kembali akan kembali ke tingkat daske tingkat dasar dengan melepar dengan melepaskan energyaskan energy eksitasinya dalam bentuk radiasi. Radiasi ini yang dilewatkan melalui atom yang eksitasinya dalam bentuk radiasi. Radiasi ini yang dilewatkan melalui atom yang  berada dalam nyala.

 berada dalam nyala.

 b. Atomizer  b. Atomizer

Atomizer terdiri atas Nebulizer (sistem pengabut), spray chamber dan Atomizer terdiri atas Nebulizer (sistem pengabut), spray chamber dan  burner

 burner (sistem (sistem pembakar). pembakar). Nebulizer Nebulizer berfungsi berfungsi untuk untuk mengubah mengubah larutan larutan menjadimenjadi aerosol (butir-butir kabut dengan ukuran partikel 15

aerosol (butir-butir kabut dengan ukuran partikel 15  –  –   20 µm) dengan cara  20 µm) dengan cara menarik larutan melalui kapiler (akibat efek dari aliran udara) dengan pengisapan menarik larutan melalui kapiler (akibat efek dari aliran udara) dengan pengisapan gas bahan bakar dan oksidan, disemprotkan ke ruang pengabut. Partikel-partikel gas bahan bakar dan oksidan, disemprotkan ke ruang pengabut. Partikel-partikel kabut yang halus kemudian bersama-sama aliran campuran gas bahan bakar, kabut yang halus kemudian bersama-sama aliran campuran gas bahan bakar, masuk ke dalam nyala, sedangkan titik kabut yang besar dialirkan melalui saluran masuk ke dalam nyala, sedangkan titik kabut yang besar dialirkan melalui saluran  pembuangan. Spray

 pembuangan. Spray chamber chamber berfungsi untuk berfungsi untuk membuat membuat campuran campuran yang homogenyang homogen antara gas oksidan, bahan bakar dan aerosol yang mengandung contoh sebelum antara gas oksidan, bahan bakar dan aerosol yang mengandung contoh sebelum memasuki burner. Burner merupakan sistem tepat terjadi atomisasi yaitu memasuki burner. Burner merupakan sistem tepat terjadi atomisasi yaitu  pengubahan

 pengubahan kabut/uap kabut/uap garam garam unsur unsur yang yang akan akan dianalisis dianalisis menjadi menjadi atom-atomatom-atom normal dalam nyala.

normal dalam nyala.

c. Monokromator c. Monokromator

Setelah radiasi resonansi dari lampu katoda berongga melalui populasi Setelah radiasi resonansi dari lampu katoda berongga melalui populasi atom di dalam nyala, energy radiasi ini sebagian diserap dan sebagian lagi atom di dalam nyala, energy radiasi ini sebagian diserap dan sebagian lagi diteruskan. Fraksi radiasi yang diteruskan dipisahkan dari radiasi lainnya.

diteruskan. Fraksi radiasi yang diteruskan dipisahkan dari radiasi lainnya.

Pemilihan atau pemisahan radiasi tersebut dilakukan oleh monokromator.

Pemilihan atau pemisahan radiasi tersebut dilakukan oleh monokromator.

Monokromator berfungsi untuk memisahkan radiasi resonansi yang telah Monokromator berfungsi untuk memisahkan radiasi resonansi yang telah mengalami absorpsi tersebut dari radiasi-radiasi lainnya. Radiasi lainnya berasal mengalami absorpsi tersebut dari radiasi-radiasi lainnya. Radiasi lainnya berasal dari lampu katoda berongga, gas pengisi lampu katoda berongga atau logam dari lampu katoda berongga, gas pengisi lampu katoda berongga atau logam  pengotor

 pengotor dalam dalam lampu lampu katoda katoda berongga. berongga. Monokromator Monokromator terdiri terdiri atas atas sistem sistem optikoptik yaitu celah, cermin dan kisi.

yaitu celah, cermin dan kisi.

d. Detektor d. Detektor

Detektor berfungsi mengukur radiasi yang ditransmisikan oleh sampel dan Detektor berfungsi mengukur radiasi yang ditransmisikan oleh sampel dan mengukur intensitas radiasi tersebut dalam bentuk energi listrik.

mengukur intensitas radiasi tersebut dalam bentuk energi listrik.

e. Rekorder e. Rekorder

Sinyal listrik yang keluar dari detektor diterima oleh piranti yang dapat Sinyal listrik yang keluar dari detektor diterima oleh piranti yang dapat menggambarkan secara otomatis kurva absorpsi.

menggambarkan secara otomatis kurva absorpsi.

(7)

f. Lampu Katoda f. Lampu Katoda

Lampu katoda merupakan sumber cahaya pada AAS. Lampu katoda Lampu katoda merupakan sumber cahaya pada AAS. Lampu katoda memiliki masa pakai atau umur pemakaian selama 1000 jam. Lampu katoda pada memiliki masa pakai atau umur pemakaian selama 1000 jam. Lampu katoda pada setiap unsur yang akan diuji berbeda-beda tergantung unsur yang akan diuji, setiap unsur yang akan diuji berbeda-beda tergantung unsur yang akan diuji, seperti lampu katoda Cu, hanya bisa digunakan untuk pengukuran unsur Cu.

seperti lampu katoda Cu, hanya bisa digunakan untuk pengukuran unsur Cu.

Lampu katoda terbagi menjadi dua macam, yaitu : Lampu katoda terbagi menjadi dua macam, yaitu :

 Lampu Katoda Mo

 Lampu Katoda Monologamnologam : Digunakan untuk mengukur 1 unsur : Digunakan untuk mengukur 1 unsur  Lampu

 Lampu Katoda Katoda MultilogamMultilogam : Digunakan : Digunakan untuk pengukuran untuk pengukuran beberapa lbeberapa logamogam sekaligus, hanya saja harganya lebih mahal.

sekaligus, hanya saja harganya lebih mahal.

Soket pada bagian lampu katoda yang hitam, yang lebih menonjol Soket pada bagian lampu katoda yang hitam, yang lebih menonjol digunakan untuk memudahkan pemasangan lampu katoda pada saat lampu digunakan untuk memudahkan pemasangan lampu katoda pada saat lampu dimasukkan ke dalam soket pada AAS. Bagian yang hitam ini merupakan bagian dimasukkan ke dalam soket pada AAS. Bagian yang hitam ini merupakan bagian yang paling menonjol dari ke-empat besi lainnya.

yang paling menonjol dari ke-empat besi lainnya.

Lampu katoda berfungsi sebagai sumber cahaya untuk memberikan energi Lampu katoda berfungsi sebagai sumber cahaya untuk memberikan energi sehingga unsur logam yang akan diuji, akan mudah tereksitasi. Selotip sehingga unsur logam yang akan diuji, akan mudah tereksitasi. Selotip ditambahkan, agar tidak ada ruang kosong untuk keluar masuknya gas dari luar ditambahkan, agar tidak ada ruang kosong untuk keluar masuknya gas dari luar dan keluarnya gas dari dalam, karena bila ada gas yang keluar dari dalam dapat dan keluarnya gas dari dalam, karena bila ada gas yang keluar dari dalam dapat menyebabkan keracunan pada lingkungan sekitar.

menyebabkan keracunan pada lingkungan sekitar.

Cara pemeliharaan lampu katoda ialah bila setelah selesai digunakan, Cara pemeliharaan lampu katoda ialah bila setelah selesai digunakan, maka lampu dilepas dari soket pada main unit AAS, dan lampu diletakkan pada maka lampu dilepas dari soket pada main unit AAS, dan lampu diletakkan pada tempat busanya di dalam kotaknya lagi, dan dus penyimpanan ditutup kembali.

tempat busanya di dalam kotaknya lagi, dan dus penyimpanan ditutup kembali.

Sebaiknya setelah selesai penggunaan, lamanya waktu pemakaian dicatat.

Sebaiknya setelah selesai penggunaan, lamanya waktu pemakaian dicatat.

g.

g. Tabung GasTabung Gas

Tabung gas pada AAS yang digunakan merupakan tabung gas yang berisi Tabung gas pada AAS yang digunakan merupakan tabung gas yang berisi gas asetilen. Gas asetilen pada AAS memiliki kisaran suhu ± 20.000K, dan ada gas asetilen. Gas asetilen pada AAS memiliki kisaran suhu ± 20.000K, dan ada  juga

 juga tabung tabung gas gas yang yang berisi berisi gas gas NN22O yang lebih panas dari gas asetilen, denganO yang lebih panas dari gas asetilen, dengan kisaran suhu ± 30.000K. Regulator pada tabung gas asetilen berfungsi untuk kisaran suhu ± 30.000K. Regulator pada tabung gas asetilen berfungsi untuk  pengaturan banyaknya

 pengaturan banyaknya gas gas yang akan yang akan dikeluarkan, dikeluarkan, dan dan gas gas yang berada yang berada di di dalamdalam tabung. Spedometer pada bagian kanan regulator merupakan pengatur tekanan tabung. Spedometer pada bagian kanan regulator merupakan pengatur tekanan yang berada di dalam tabung.

yang berada di dalam tabung.

Pengujian untuk pendeteksian bocor atau tidaknya tabung gas tersebut, Pengujian untuk pendeteksian bocor atau tidaknya tabung gas tersebut, yaitu dengan mendekatkan telinga ke dekat regulator gas dan diberi sedikit air, yaitu dengan mendekatkan telinga ke dekat regulator gas dan diberi sedikit air, untuk pengecekkan. Bila terdengar suara atau udara, maka menendakan bahwa untuk pengecekkan. Bila terdengar suara atau udara, maka menendakan bahwa tabung gas bocor, dan ada gas yang keluar. Hal lainnya yang bisa dilakukan yaitu tabung gas bocor, dan ada gas yang keluar. Hal lainnya yang bisa dilakukan yaitu dengan memberikan sedikit air sabun pada bagian atas regulator dan dilihat dengan memberikan sedikit air sabun pada bagian atas regulator dan dilihat apakah ada gelembung udara yang terbentuk. Bila ada, maka tabung gas tersebut apakah ada gelembung udara yang terbentuk. Bila ada, maka tabung gas tersebut  positif

 positif bocor. bocor. Sebaiknya Sebaiknya pengecekkan pengecekkan kebocoran, kebocoran, jangan jangan menggunakan menggunakan minyak,minyak, karena minyak akan dapat menyebabkan saluran gas tersumbat. Gas didalam karena minyak akan dapat menyebabkan saluran gas tersumbat. Gas didalam tabung dapat keluar karena disebabkan di dalam tabung pada bagian dasar tabung tabung dapat keluar karena disebabkan di dalam tabung pada bagian dasar tabung

(8)

 berisi

 berisi aseton aseton yang yang dapat dapat membuat membuat gas gas akan akan mudah mudah keluar, keluar, selain selain gas gas jugajuga memiliki tekanan.

memiliki tekanan.

h.

h. DuctingDucting

Ducting merupakan bagian cerobong asap untuk menyedot asap atau sisa Ducting merupakan bagian cerobong asap untuk menyedot asap atau sisa  pembakaran

 pembakaran pada pada AAS, AAS, yang yang langsung langsung dihubungkan dihubungkan pada pada cerobong cerobong asap asap bagianbagian luar pada atap bangunan, agar asap yang dihasilkan oleh AAS, tidak berbahaya luar pada atap bangunan, agar asap yang dihasilkan oleh AAS, tidak berbahaya  bagi lingkungan sekitar. Asap yang dihasilkan dar

 bagi lingkungan sekitar. Asap yang dihasilkan dar i pembakaran pada AAS, diolahi pembakaran pada AAS, diolah sedemikian rupa di dalam ducting, agar polusi yang dihasilkan tidak berbahaya.

sedemikian rupa di dalam ducting, agar polusi yang dihasilkan tidak berbahaya.

Cara pemeliharaan ducting, yaitu dengan menutup bagian ducting secara Cara pemeliharaan ducting, yaitu dengan menutup bagian ducting secara horizontal, agar bagian atas dapat tertutup rapat, sehingga tidak akan ada serangga horizontal, agar bagian atas dapat tertutup rapat, sehingga tidak akan ada serangga atau binatang lainnya yang dapat masuk ke dalam ducting. Karena bila ada atau binatang lainnya yang dapat masuk ke dalam ducting. Karena bila ada serangga atau binatang lainnya yang masuk ke dalam ducting , maka dapat serangga atau binatang lainnya yang masuk ke dalam ducting , maka dapat menyebabkan ducting tersumbat.

menyebabkan ducting tersumbat.

Penggunaan ducting yaitu, menekan bagian kecil pada ducting kearah Penggunaan ducting yaitu, menekan bagian kecil pada ducting kearah miring, karena bila lurus secara horizontal, menandakan ducting tertutup. Ducting miring, karena bila lurus secara horizontal, menandakan ducting tertutup. Ducting  berfungsi

 berfungsi untuk untuk menghisap menghisap hasil hasil pembakaran pembakaran yang yang terjadi terjadi pada pada AAS, AAS, dandan mengeluarkannya melalui cerobong asap

mengeluarkannya melalui cerobong asap yang terhubung dengan ductingyang terhubung dengan ducting i.

i. KompresorKompresor

Kompresor merupakan alat yang terpisah dengan main unit, karena alat ini Kompresor merupakan alat yang terpisah dengan main unit, karena alat ini  berfungsi untuk mensuplai kebutuhan udara yang akan digunakan oleh AAS, pada  berfungsi untuk mensuplai kebutuhan udara yang akan digunakan oleh AAS, pada waktu pembakaran atom. Kompresor memiliki 3 tombol pengatur tekanan, waktu pembakaran atom. Kompresor memiliki 3 tombol pengatur tekanan, dimana pada bagian yang kotak hitam merupakan tombol ON-OFF, spedo pada dimana pada bagian yang kotak hitam merupakan tombol ON-OFF, spedo pada  bagian

 bagian tengah tengah merupakan merupakan besar besar kecilnya kecilnya udara udara yang yang akan akan dikeluarkan, dikeluarkan, atauatau  berfungsi

 berfungsi sebagai sebagai pengatur pengatur tekanan, tekanan, sedangkan sedangkan tombol tombol yang yang kanan kanan merupakanmerupakan tombol pengaturan untuk mengatur banyak/sedikitnya udara yang akan tombol pengaturan untuk mengatur banyak/sedikitnya udara yang akan disemprotkan ke burner. Bagian pada belakang kompresor digunakan sebagai disemprotkan ke burner. Bagian pada belakang kompresor digunakan sebagai tempat penyimpanan udara setelah usai

tempat penyimpanan udara setelah usai penggunaan AAS.penggunaan AAS.

Alat ini berfungsi untuk menyaring udara dari luar, agar bersih.posisi ke Alat ini berfungsi untuk menyaring udara dari luar, agar bersih.posisi ke kanan, merupakan posisi terbuka, dan posisi ke kiri merupakan posisi tertutup.

kanan, merupakan posisi terbuka, dan posisi ke kiri merupakan posisi tertutup.

Uap air yang dikeluarkan, akan memercik kencang dan dapat mengakibatkan Uap air yang dikeluarkan, akan memercik kencang dan dapat mengakibatkan lantai sekitar menjadi basah, oleh karena itu sebaiknya pada saat menekan ke lantai sekitar menjadi basah, oleh karena itu sebaiknya pada saat menekan ke kanan bagian ini, sebaiknya ditampung dengan lap, agar lantai tidak menjadi kanan bagian ini, sebaiknya ditampung dengan lap, agar lantai tidak menjadi  basah dan uap air akan terserap ke lap.

 basah dan uap air akan terserap ke lap.

 j.

 j. BurnerBurner

Burner merupakan bagian paling terpenting di dalam main unit, karena Burner merupakan bagian paling terpenting di dalam main unit, karena  burner

 burner berfungsi berfungsi sebagai sebagai tempat tempat pancampuran pancampuran gas gas asetilen, asetilen, dan dan aquabides, aquabides, agaragar tercampur merata, dan dapat terbakar pada pemantik api secara baik dan merata.

tercampur merata, dan dapat terbakar pada pemantik api secara baik dan merata.

Lobang yang berada pada burner, merupakan lobang pemantik api, dimana pada Lobang yang berada pada burner, merupakan lobang pemantik api, dimana pada lobang inilah awal dari proses pengatomisasian nyala api.

lobang inilah awal dari proses pengatomisasian nyala api.

(9)

Perawatan

Perawatan burner burner yaitu yaitu setelah setelah selesai selesai pengukuran pengukuran dilakukan, dilakukan, selangselang aspirator dimasukkan ke dalam botol yang berisi aquabides selama ±15 menit, hal aspirator dimasukkan ke dalam botol yang berisi aquabides selama ±15 menit, hal ini merupakan proses pencucian pada aspirator dan burner setelah selesai ini merupakan proses pencucian pada aspirator dan burner setelah selesai  pemakaian.

 pemakaian. Selang Selang aspirator aspirator digunakan digunakan untuk untuk menghisap menghisap atau atau menyedot menyedot larutanlarutan sampel dan standar yang akan diuji. Selang aspirator berada pada bagian selang sampel dan standar yang akan diuji. Selang aspirator berada pada bagian selang yang berwarna oranye di bagian kanan burner. Sedangkan selang yang kiri, yang berwarna oranye di bagian kanan burner. Sedangkan selang yang kiri, merupakan selang untuk mengalirkan gas asetilen. Logam yang akan diuji merupakan selang untuk mengalirkan gas asetilen. Logam yang akan diuji merupakan logam yang berupa larutan dan harus dilarutkan terlebih dahulu merupakan logam yang berupa larutan dan harus dilarutkan terlebih dahulu dengan menggunakan larutan asam nitrat pekat. Logam yang berada di dalam dengan menggunakan larutan asam nitrat pekat. Logam yang berada di dalam larutan, akan mengalami eksitasi dari ener

larutan, akan mengalami eksitasi dari energi rendah ke energi tinggi.gi rendah ke energi tinggi.

 Nilai

 Nilai eksitasi eksitasi dari dari setiap setiap logam logam memiliki memiliki nilai nilai yang berbedayang berbeda-beda. -beda. WarnaWarna api yang dihasilkan berbeda-beda bergantung pada tingkat konsentrasi logam api yang dihasilkan berbeda-beda bergantung pada tingkat konsentrasi logam yang diukur. Bila warna api merah, maka menandakan bahwa terlalu banyaknya yang diukur. Bila warna api merah, maka menandakan bahwa terlalu banyaknya gas. Dan warna api paling biru, merupakan warna

gas. Dan warna api paling biru, merupakan warna api yang paling baik, dan palingapi yang paling baik, dan paling  panas.

 panas.

k.

k. Buangan pada AASBuangan pada AAS

Buangan pada AAS disimpan di dalam drigen dan diletakkan terpisah pada Buangan pada AAS disimpan di dalam drigen dan diletakkan terpisah pada AAS. Buangan dihubungkan dengan selang buangan yang dibuat melingkar AAS. Buangan dihubungkan dengan selang buangan yang dibuat melingkar sedemikian rupa, agar sisa buangan sebelumnya tidak naik lagi ke atas, karena sedemikian rupa, agar sisa buangan sebelumnya tidak naik lagi ke atas, karena  bila

 bila hal hal ini ini terjadi terjadi dapat dapat mematikan mematikan proses proses pengatomisasian pengatomisasian nyala nyala api api pada pada saatsaat  pengukuran sampel,

 pengukuran sampel, sehingga sehingga kurva kurva yang dihasilyang dihasilkan kan akan akan terlihat terlihat buruk. Tempatburuk. Tempat wadah buangan (drigen) ditempatkan pada papan yang juga dilengkapi dengan wadah buangan (drigen) ditempatkan pada papan yang juga dilengkapi dengan lampu indicator. Bila lampu indicator menyala, menandakan bahwa alat AAS atau lampu indicator. Bila lampu indicator menyala, menandakan bahwa alat AAS atau api pada proses pengatomisasian menyala, dan sedang berlangsungnya proses api pada proses pengatomisasian menyala, dan sedang berlangsungnya proses  pengatomisasian

 pengatomisasian nyala nyala api. api. Selain Selain itu, itu, papan papan tersebut tersebut juga juga berfungsi berfungsi agar agar tempattempat atau wadah buangan tidak tersenggol kaki. Bila buangan sudah penuh, isi di dalam atau wadah buangan tidak tersenggol kaki. Bila buangan sudah penuh, isi di dalam wadah jangan dibuat kosong, tetapi disisakan sedikit, agar tidak kering.

wadah jangan dibuat kosong, tetapi disisakan sedikit, agar tidak kering.

E.

E. Penerapan SpektroskoPenerapan Spektroskopi Serapan pi Serapan Atom (SSA)Atom (SSA) Dalam Analisis KimiaDalam Analisis Kimia

Untuk metode serapan atom telah diterapkan pada penetapan sekitar 60 Untuk metode serapan atom telah diterapkan pada penetapan sekitar 60 unsur, dan teknik ini merupakan alat utama dalam pengkajian yang meliputi unsur, dan teknik ini merupakan alat utama dalam pengkajian yang meliputi logam runutan dalam lingkungan dan dalam sampel biologis. Sering kali teknik logam runutan dalam lingkungan dan dalam sampel biologis. Sering kali teknik ini juga berguna dalam kasus-kasus dimana logam itu berada pada kadar yang ini juga berguna dalam kasus-kasus dimana logam itu berada pada kadar yang cukup didalam sampel itu, tetapi hanya tersediasedia sedikit sampel dalam cukup didalam sampel itu, tetapi hanya tersediasedia sedikit sampel dalam analisis, kadang-kadang demikianlah kasus dengan metaloprotein misalnya.

analisis, kadang-kadang demikianlah kasus dengan metaloprotein misalnya.

Laporan pertama mengenai peranan biologis yang penting untuk nikel didasarkan Laporan pertama mengenai peranan biologis yang penting untuk nikel didasarkan  pada

 pada penetapan penetapan dengan dengan serapan serapan atom atom bahwa bahwa enzim enzim urease, urease, sekurang-kurangnyasekurang-kurangnya dari organisme pada dua ion nikel per molekul protein. Sering kali tahap pertama dari organisme pada dua ion nikel per molekul protein. Sering kali tahap pertama dalam analisis sampel-sampel biologis adalah

dalam analisis sampel-sampel biologis adalah mengabukanmengabukan untuk merusak bahan untuk merusak bahan organik. Pengabuan basa dengan asam nitrat dan perklorat sering kali lebih organik. Pengabuan basa dengan asam nitrat dan perklorat sering kali lebih disukai daripada pengabuan kering mengingat susut karena menguap dari unsur- disukai daripada pengabuan kering mengingat susut karena menguap dari unsur- unsur runutan tertentu (pengabuan kering semata-mata adalah pemasangan sampel unsur runutan tertentu (pengabuan kering semata-mata adalah pemasangan sampel

(10)

dalam satu tanur untuk mengoksidasi bahan organik). Kemudian serapan atom dalam satu tanur untuk mengoksidasi bahan organik). Kemudian serapan atom dilakukan terhadap larytan pengabuan basa atau terhadap larutan yang dibuat dari dilakukan terhadap larytan pengabuan basa atau terhadap larutan yang dibuat dari residu pengabuan kering.

residu pengabuan kering.

Segi utama serapan atom tentu saja adalah kepekaan. Dalam satu segi, Segi utama serapan atom tentu saja adalah kepekaan. Dalam satu segi, serapan atom menyolok sekali bebasnya dari gangguan. Perangkat tingkat-tingkat serapan atom menyolok sekali bebasnya dari gangguan. Perangkat tingkat-tingkat energi elektronik untuk sebuah atom adalah unit untuk unsur itu. Ini berarti bahwa energi elektronik untuk sebuah atom adalah unit untuk unsur itu. Ini berarti bahwa tidak ada dua unsur yang memperagakan garis-garis spektral yang eksak sama tidak ada dua unsur yang memperagakan garis-garis spektral yang eksak sama  panjang

 panjang gelombangnya. gelombangnya. Sering Sering kali kali terdapat terdapat garis-garis garis-garis untuk untuk satu satu unsur unsur yangyang sangat dekat pada beberapa garis unsur yang lain, namun biasanya untuk sangat dekat pada beberapa garis unsur yang lain, namun biasanya untuk menemukan suatu garis resonansi untuk suatu unsur tertentu, jika tak terdapat menemukan suatu garis resonansi untuk suatu unsur tertentu, jika tak terdapat gangguan spektral oleh unsur lain dalam sampel.

gangguan spektral oleh unsur lain dalam sampel.

Gangguan utama dalam serapan atom adalah efek matriks yang Gangguan utama dalam serapan atom adalah efek matriks yang mempengaruhi proses pengatoman. Baik jauhnya disosiasi menjadi atom-atom mempengaruhi proses pengatoman. Baik jauhnya disosiasi menjadi atom-atom  pada

 pada suatu suatu temperatur temperatur tertentu tertentu maupun maupun laju laju proses proses bergantung bergantung sekali sekali padapada komposisi keseluruhan dari sampel. Misalnya jika suatu larutan kalsium klorida komposisi keseluruhan dari sampel. Misalnya jika suatu larutan kalsium klorida dikabutkan dan dilarutkan partikel-partikel halus CaCl

dikabutkan dan dilarutkan partikel-partikel halus CaCl22  padat akan berdisosiasi  padat akan berdisosiasi menghasilkan atom Ca dengan jauh lebih mudah daripada paertikel kalsium menghasilkan atom Ca dengan jauh lebih mudah daripada paertikel kalsium fosfat, Ca

fosfat, Ca33(PO(PO44))22..

Dengan kemajuan ilmu pengetahuan yang dieksistensikan dengan makin Dengan kemajuan ilmu pengetahuan yang dieksistensikan dengan makin  banyaknya publikasi

 banyaknya publikasi penelitian penelitian dalam dalam bidang spektroskopi bidang spektroskopi serapan serapan atom, atom, tampaktampak  bahwa tekhnik spektroskopi serapan atom m

 bahwa tekhnik spektroskopi serapan atom masih dalam taraf penyempurnaan.asih dalam taraf penyempurnaan.

(11)

Spektrofotometri Spektrofotometri

A. Teori

A. Teori Singkat SpektrofotomSingkat Spektrofotometrietri

Spektrofotometri adalah suatu metode analisis yang berdasarkan pada Spektrofotometri adalah suatu metode analisis yang berdasarkan pada  pengukuran

 pengukuran serapan serapan sinar sinar monokromatis monokromatis oleh oleh suatu suatu lajur lajur larutan larutan berwarna berwarna padapada  panjang

 panjang gelombang gelombang yang yang spesifik spesifik dengan dengan menggunakan menggunakan monokromator monokromator prismaprisma atau kisi difraksi dan detector vacum phototube atau tabung foton hampa. Alat atau kisi difraksi dan detector vacum phototube atau tabung foton hampa. Alat yang digunakan adalah spektrofotometer, yaitu sutu alat yang digunakan untuk yang digunakan adalah spektrofotometer, yaitu sutu alat yang digunakan untuk menentukan suatu senyawa baik secara kuantitatif maupun kualitatif dengan menentukan suatu senyawa baik secara kuantitatif maupun kualitatif dengan mengukur transmitan ataupun absorban dari suatu cuplikan sebagai fungsi dari mengukur transmitan ataupun absorban dari suatu cuplikan sebagai fungsi dari konsentrasi. Spektrometer menghasilkan sinar dari spectrum dengan panjang konsentrasi. Spektrometer menghasilkan sinar dari spectrum dengan panjang gelombang tertentu dan fotometer adalah alat pengukur intensitas cahaya yang gelombang tertentu dan fotometer adalah alat pengukur intensitas cahaya yang ditransmisikan atau diabsorbsi (Harjadi, 1990).

ditransmisikan atau diabsorbsi (Harjadi, 1990).

Spektrofotometer adalah alat untuk mengukur transmitan atau absorban Spektrofotometer adalah alat untuk mengukur transmitan atau absorban suatu sampel sebagai fungsi panjang gelombang. Sedangkan pengukuran suatu sampel sebagai fungsi panjang gelombang. Sedangkan pengukuran menggunakan spektrofotometer ini, metoda yang digunakan sering disebut dengan menggunakan spektrofotometer ini, metoda yang digunakan sering disebut dengan spektrofotometri (Basset, 1994).

spektrofotometri (Basset, 1994).

Spektrometri UV-Vis adalah salah satu metoda analisis yang berdasarkan Spektrometri UV-Vis adalah salah satu metoda analisis yang berdasarkan  pada

 pada penurunan penurunan intensitas intensitas cahaya cahaya yang yang diserap diserap oleh oleh suatu suatu media. media. BerdasarkanBerdasarkan  penurunan intensitas

 penurunan intensitas cahaya cahaya yang diserap yang diserap oleh suatu oleh suatu media temedia tergantung pada rgantung pada tebaltebal tipisnya media dan konsentrasi warna spesies yang ada pada media tersebut.

tipisnya media dan konsentrasi warna spesies yang ada pada media tersebut.

Spektrometri visible umumnya disebut kalori, oleh karena itu pembentukan warna Spektrometri visible umumnya disebut kalori, oleh karena itu pembentukan warna  pada metoda

 pada metoda ini sangat ini sangat menentukan ketelitian menentukan ketelitian hasil hasil yang diperoleh. Pembentukanyang diperoleh. Pembentukan warna dilakukan dengan cara penambahan pengompleks yang selektif terhadap warna dilakukan dengan cara penambahan pengompleks yang selektif terhadap unsur yang ditentukan (Fatimah, 2005).

unsur yang ditentukan (Fatimah, 2005).

Spektrofotometri menyiratkan pengukuran jauhnya penyerapan energi Spektrofotometri menyiratkan pengukuran jauhnya penyerapan energi cahaya oleh suatu sistem kimia itu sebagai suatu fungsi dari panjang gelombang cahaya oleh suatu sistem kimia itu sebagai suatu fungsi dari panjang gelombang radiasi, demikian pula pengukuran penyerapan yang menyendiri pada suatu radiasi, demikian pula pengukuran penyerapan yang menyendiri pada suatu  panjang gelombang tertentu (Underw

 panjang gelombang tertentu (Underwood, 1986).ood, 1986).

Spektrofotometri ini hanya terjadi bila terjadi perpindahan elektron dari Spektrofotometri ini hanya terjadi bila terjadi perpindahan elektron dari tingkat energi yang rendah ke tingkat energi yang lebih tinggi. Perpindahan tingkat energi yang rendah ke tingkat energi yang lebih tinggi. Perpindahan elektron tidak diikuti oleh perubahan arah spin, hal ini dikenal dengan sebutan elektron tidak diikuti oleh perubahan arah spin, hal ini dikenal dengan sebutan tereksitasi singlet (Khopkar, 1990).

tereksitasi singlet (Khopkar, 1990).

Spektrofotometer adalah alat untuk mengukur transmitan atau absorban Spektrofotometer adalah alat untuk mengukur transmitan atau absorban suatu sampel sebagai fungsi panjang gelombang. Sedangkan pengukuran suatu sampel sebagai fungsi panjang gelombang. Sedangkan pengukuran menggunakan spektrofotometer ini, metoda yang digunakan sering disebut dengan menggunakan spektrofotometer ini, metoda yang digunakan sering disebut dengan spektrofotometri. Spektrofotometri dapat dianggap sebagai perluasan suatu spektrofotometri. Spektrofotometri dapat dianggap sebagai perluasan suatu  pemeriksaan

 pemeriksaan visual visual dengan dengan studi studi yang yang lebih lebih mendalam mendalam dari dari absorbsi absorbsi energi.energi.

Absorbsi radiasi oleh suatu sampel diukur pada berbagai panjang gelombangdan Absorbsi radiasi oleh suatu sampel diukur pada berbagai panjang gelombangdan

(12)

dialirkan oleh suatu perkam untuk menghasilkan spektrum tertentu yang khas dialirkan oleh suatu perkam untuk menghasilkan spektrum tertentu yang khas untuk komponen yang berbeda (Saputra, 2009).

untuk komponen yang berbeda (Saputra, 2009).

Salah satu contoh instrumentasi analisis yang lebih kompleks adalah Salah satu contoh instrumentasi analisis yang lebih kompleks adalah spektrofotometer UV-Vis. Alat ini banyak bermanfaat untuk penentuan spektrofotometer UV-Vis. Alat ini banyak bermanfaat untuk penentuan konsentrasi senyawa-senyawa yang dapat menyerap radiasi pada daerah konsentrasi senyawa-senyawa yang dapat menyerap radiasi pada daerah ultraviolet (200

ultraviolet (200 –  –  400 nm) atau daerah sinar tampak (400 400 nm) atau daerah sinar tampak (400  –  –  800 nm). Analisis ini 800 nm). Analisis ini dapat digunakan yakni dengan penentuan absorbansi dari larutan sampel yang dapat digunakan yakni dengan penentuan absorbansi dari larutan sampel yang diukur.

diukur.

B. Pengertian Spektrofotometer B. Pengertian Spektrofotometer

Spektrofotometer merupakan alat yang digunakan untuk mengukur Spektrofotometer merupakan alat yang digunakan untuk mengukur absorbansi

absorbansi dengan cara melewatkan cahaya dengan panjang gelombang tertentudengan cara melewatkan cahaya dengan panjang gelombang tertentu  pada

 pada suatu suatu obyek obyek kaca kaca atauatau kuarsakuarsa yang disebutyang disebut kuvet.kuvet.  Sebagian dari cahaya  Sebagian dari cahaya tersebut akan diserap dan sisanya akan dilewatkan. Nilai absorbansi dari

tersebut akan diserap dan sisanya akan dilewatkan. Nilai absorbansi dari cahayacahaya yang dilewatkan akan sebanding dengan

yang dilewatkan akan sebanding dengan konsentrasi konsentrasi larutan di dalamlarutan di dalam kuvet. kuvet.

sesuai dengan namanya adalah alat yang terdiri dari spektrometer dan sesuai dengan namanya adalah alat yang terdiri dari spektrometer dan fotometer. Spektrometer menghasilkan sinar dari spektrum dengan panjang fotometer. Spektrometer menghasilkan sinar dari spektrum dengan panjang gelombang tertentu dan fotometer adalah alat pengukur intensitas cahaya yang gelombang tertentu dan fotometer adalah alat pengukur intensitas cahaya yang ditransmisikan atau yang diabsorpsi. Jadi spektrofotometer digunakan untuk ditransmisikan atau yang diabsorpsi. Jadi spektrofotometer digunakan untuk mengukur energi secara relatif jika energi tersebut ditransmisikan, direfleksikan mengukur energi secara relatif jika energi tersebut ditransmisikan, direfleksikan atau diemisikan sebagai fungsi dari panjang gelombang.

atau diemisikan sebagai fungsi dari panjang gelombang.

Kelebihan spektrofotometer dibandingkan fotometer adalah panjang Kelebihan spektrofotometer dibandingkan fotometer adalah panjang gelombang dari sinar putih lebih dapat terseleksi dan ini diperoleh dengan alat gelombang dari sinar putih lebih dapat terseleksi dan ini diperoleh dengan alat  pengurai

 pengurai seperti seperti prisma, prisma, grating grating ataupun ataupun celah celah optis. optis. Pada Pada fotometer fotometer filter, filter, sinarsinar dengan panjang gelombang yang diinginkan diperoleh dengan berbagai filter dari dengan panjang gelombang yang diinginkan diperoleh dengan berbagai filter dari  berbagai

 berbagai warna warna yang yang mempunyai mempunyai spesifikasi spesifikasi melewatkan melewatkan trayek trayek panjangpanjang gelombang tertentu.

gelombang tertentu.

Pada fotometer filter, tidak mungkin diperoleh panjang gelombang yang Pada fotometer filter, tidak mungkin diperoleh panjang gelombang yang  benar-benar monokromatis, melainkan suatu trayek panjang gelo

 benar-benar monokromatis, melainkan suatu trayek panjang gelombang 30-40 nm.mbang 30-40 nm.

Sedangkan pada spektrofotometer, panjang gelombang yang benar-benar Sedangkan pada spektrofotometer, panjang gelombang yang benar-benar terseleksi dapat diperoleh dengan bantuan alat pengurai cahaya seperti prisma.

terseleksi dapat diperoleh dengan bantuan alat pengurai cahaya seperti prisma.

Suatu spektrofotometer tersusun dari sumber spektrum tampak yang kontinyu, Suatu spektrofotometer tersusun dari sumber spektrum tampak yang kontinyu, monokromator, sel pengabsorpsi untuk larutan sampel atau blangko dan suatu alat monokromator, sel pengabsorpsi untuk larutan sampel atau blangko dan suatu alat untuk mengukur perbedaan absorpsi antara sampel dan blangko ataupun untuk mengukur perbedaan absorpsi antara sampel dan blangko ataupun  pembanding.

 pembanding.

C. Prinsip

C. Prinsip Kerja SpektrofotomKerja Spektrofotometereter

Prinsip kerja spektrofotometer adalah bila cahaya (monokromatik maupun Prinsip kerja spektrofotometer adalah bila cahaya (monokromatik maupun campuran) jatuh pada suatu medium homogen, sebagian dari sinar masuk akan campuran) jatuh pada suatu medium homogen, sebagian dari sinar masuk akan dipantulkan, sebagian diserap dalam medium itu, dan sisanya diteruskan. Nilai dipantulkan, sebagian diserap dalam medium itu, dan sisanya diteruskan. Nilai yang keluar dari cahaya yang diteruskan dinyatakan dalam nilai absorbansi karena yang keluar dari cahaya yang diteruskan dinyatakan dalam nilai absorbansi karena memiliki hubungan dengan konsentrasi sampel.

memiliki hubungan dengan konsentrasi sampel.

(13)

D.

D. Bagian-bagian SpektrofotomeBagian-bagian Spektrofotometerter

Gambar 3.Spektrofotometer Gambar 3.Spektrofotometer

Gambar 4. Bagian-bagian Spektrofotometer Gambar 4. Bagian-bagian Spektrofotometer

Secara garis besar spektrofotometer terdiri dari 4 bagian penting yaitu : Secara garis besar spektrofotometer terdiri dari 4 bagian penting yaitu : a.

a. Sumber CahayaSumber Cahaya

Sebagai sumber cahaya pada spektrofotometer, haruslah memiliki Sebagai sumber cahaya pada spektrofotometer, haruslah memiliki  pancaran radiasi

 pancaran radiasi yang stabil yang stabil dan intensitasdan intensitasnya tinggi. nya tinggi. Sumber energi Sumber energi cahaya cahaya yangyang  biasa untuk

 biasa untuk daerah tampak, daerah tampak, ultraviolet dekat, ultraviolet dekat, dan inframerah dan inframerah dekat adalah dekat adalah sebuahsebuah lampu pijar dengan kawat rambut terbuat dari wolfram (tungsten). Lampu ini lampu pijar dengan kawat rambut terbuat dari wolfram (tungsten). Lampu ini mirip dengan bola lampu pijar biasa, daerah panjang gelombang (l ) adalah 350 mirip dengan bola lampu pijar biasa, daerah panjang gelombang (l ) adalah 350  –  –  2200 nanometer (nm).

2200 nanometer (nm).

 b.

 b. MonokromatorMonokromator

Monokromator adalah alat yang berfungsi untuk menguraikan cahaya Monokromator adalah alat yang berfungsi untuk menguraikan cahaya  polikromatis

 polikromatis menjadi menjadi beberapa beberapa komponen komponen panjang panjang gelombang gelombang tertentutertentu (monokromatis) yang bebeda (terdispersi).

(monokromatis) yang bebeda (terdispersi).

(14)

c.

c. CuvetCuvet

Cuvet spektrofotometer adalah suatu alat yang digunakan sebagai tempat Cuvet spektrofotometer adalah suatu alat yang digunakan sebagai tempat contoh atau cuplikan

contoh atau cuplikan yang akan dianalisis. yang akan dianalisis. Cuvet biasanya terbuat dCuvet biasanya terbuat dari kwars,ari kwars,  plexigalass,

 plexigalass, kaca, kaca, plastic plastic dengan dengan bentuk bentuk tabung tabung empat empat persegi persegi panjang panjang 1 1 x x 1 1 cmcm dan tinggi 5 cm. Pada pengukuran di daerah UV dipakai cuvet kwarsa atau dan tinggi 5 cm. Pada pengukuran di daerah UV dipakai cuvet kwarsa atau  plexiglass,

 plexiglass, sedangkan sedangkan cuvet cuvet dari dari kaca kaca tidak tidak dapat dapat dipakai dipakai sebab sebab kacakaca mengabsorbsi sinar UV. Semua macam cuvet dapat dipakai untuk pengukuran di mengabsorbsi sinar UV. Semua macam cuvet dapat dipakai untuk pengukuran di daerah sinar tampak (visible).

daerah sinar tampak (visible).

d.

d. DetektorDetektor

Peranan detektor penerima adalah memberikan respon terhadap cahaya Peranan detektor penerima adalah memberikan respon terhadap cahaya  pada

 pada berbagai berbagai panjang panjang gelombang. gelombang. Detektor Detektor akan akan mengubah mengubah cahaya cahaya menjadimenjadi sinyal listrik yang selanjutnya akan ditampilkan oleh penampil data dalam bentuk sinyal listrik yang selanjutnya akan ditampilkan oleh penampil data dalam bentuk  jarum penunjuk atau angka d

 jarum penunjuk atau angka digital.igital.

Dengan mengukur transmitans larutan sampel, dimungkinkan untuk Dengan mengukur transmitans larutan sampel, dimungkinkan untuk menentukan konsentrasinya dengan menggunakan hukum Lambert-Beer.

menentukan konsentrasinya dengan menggunakan hukum Lambert-Beer.

Spektrofotometer akan mengukur intensitas cahaya melewati sampel

Spektrofotometer akan mengukur intensitas cahaya melewati sampel (I),(I), dandan membandingkan ke intensitas cahaya sebelum melewati sampel

membandingkan ke intensitas cahaya sebelum melewati sampel (Io).(Io).

Rasio disebut

Rasio disebut transmittance,transmittance, dan biasanya dinyatakan dalam persentase (% T)dan biasanya dinyatakan dalam persentase (% T) sehingga bisa dihitung besar absorban (A) dengan rumus A = -log %T.

sehingga bisa dihitung besar absorban (A) dengan rumus A = -log %T.

E. Penerapan Spektrofotometri E. Penerapan Spektrofotometri

Aplikasi (penerapan) yang paling umum dalam spektrofotometri dengan Aplikasi (penerapan) yang paling umum dalam spektrofotometri dengan memanfaatkan instrumen spektrofotometer adalah menentukan konsentrasi suatu memanfaatkan instrumen spektrofotometer adalah menentukan konsentrasi suatu analit dalam larutan tertentu. Dengan mengetahui konsentrasi suatu analit dalam analit dalam larutan tertentu. Dengan mengetahui konsentrasi suatu analit dalam larutan tertentu dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari meliputi kegiatan larutan tertentu dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari meliputi kegiatan industri (misal : Industri tekstil |menentukan konsentrasi optimal bahan pewarna industri (misal : Industri tekstil |menentukan konsentrasi optimal bahan pewarna  pakaian

 pakaian |; |; Industri Industri makanan makanan | | menentukan menentukan konsentrasi konsentrasi zat zat aditif aditif pada pada makananmakanan dalam tinjauan keamanan konsumsi pangan |) selain itu dalam kegiatan riset ( dalam tinjauan keamanan konsumsi pangan |) selain itu dalam kegiatan riset ( misal: Bioteknologi dan farmasetika ).

misal: Bioteknologi dan farmasetika ).

(15)

Hight Performance Liquid

Hight Performance Liquid ChromatogChromatography (HPLC)raphy (HPLC) Kromatogr

Kromatografi Cair afi Cair Kinerja Tinggi (KCKT)Kinerja Tinggi (KCKT)

A. Dasar Teori Hight

A. Dasar Teori Hight PerformanPerformance Liquid ce Liquid ChromatogrChromatography (HPLC)aphy (HPLC)

Kromatografi Cair Kinerja Tinggi atau KCKT atau biasa juga disebut Kromatografi Cair Kinerja Tinggi atau KCKT atau biasa juga disebut dengan HPLC (

dengan HPLC ( Hight Performance Liquid Chromatography ) Hight Performance Liquid Chromatography ) dikembangkan pada dikembangkan pada akhir tahun 1960-an dan awal tahun 1970-an. Saat ini KCKT merupakan tekhnik akhir tahun 1960-an dan awal tahun 1970-an. Saat ini KCKT merupakan tekhnik  pemisahan

 pemisahan yang yang diterima diterima secara secara luas luas untuk untuk analisis analisis dan dan pemurnian pemurnian senyawasenyawa tertentu dalam suatu sampel dalam sebidang, antara lain : farmasi, lingkungan, tertentu dalam suatu sampel dalam sebidang, antara lain : farmasi, lingkungan,  bioteknologi,

 bioteknologi, polimer polimer dan dan industri-industri industri-industri makanan. makanan. Beberapa Beberapa perkembanganperkembangan KCKT terbaru antra lain : miniaturisasi`sistem KCKT, penggunaan KCKT untuk KCKT terbaru antra lain : miniaturisasi`sistem KCKT, penggunaan KCKT untuk analisis asam-asam nukleat, analisis protein, analisis karbohidrat dan analisisi analisis asam-asam nukleat, analisis protein, analisis karbohidrat dan analisisi senyawa-senyawa kiral.

senyawa-senyawa kiral.

Kromatografi cair kinerja tinggi (HPLC, High Performance Liquid Kromatografi cair kinerja tinggi (HPLC, High Performance Liquid Chromatography) merupakan suatu tekhnis analisis obat yang paling cepat Chromatography) merupakan suatu tekhnis analisis obat yang paling cepat  berkembang. Cara ini

 berkembang. Cara ini ideal untuk anideal untuk analisis beragam alisis beragam obat dalam sobat dalam sediaan dan ediaan dan cairancairan  biologi, karena sederhana dan kepekaan

 biologi, karena sederhana dan kepekaannya tinggi.nya tinggi.

KCKT paling sering digunakan untuk menetapkan kadar senyawa- KCKT paling sering digunakan untuk menetapkan kadar senyawa- senyawa tertentu seperti asam-asam amino, asam-asam nukleat, dan protein- senyawa tertentu seperti asam-asam amino, asam-asam nukleat, dan protein-  protein

 protein dalam dalam cairan cairan fisiologis; fisiologis; menentukan menentukan kadar kadar senyawa-senyawa senyawa-senyawa aktif aktif obat,obat,  produk hasil samping proses sintetis, atau produk-produk degradasi dalam sediaan  produk hasil samping proses sintetis, atau produk-produk degradasi dalam sediaan farmasi; memonitor sampel-sampel yang berasal dari lingkungan ; memurnikan farmasi; memonitor sampel-sampel yang berasal dari lingkungan ; memurnikan senyawa-senyawa dalam suatu campuran ; memisahkan polimer dan menentukan senyawa-senyawa dalam suatu campuran ; memisahkan polimer dan menentukan distribusi berat molekulnya dalam suatu campuran; kontrol kualitas dan mengikuti distribusi berat molekulnya dalam suatu campuran; kontrol kualitas dan mengikuti  jalannya reaksi sintetis.

 jalannya reaksi sintetis.

B. Pengertian Hight

B. Pengertian Hight PerformPerformance Liquid ance Liquid ChromatoChromatography (HPLC)graphy (HPLC) Kromatografi cair berperforma tinggi (

Kromatografi cair berperforma tinggi (high performance liquidhigh performance liquid chromatography

chromatography, HPLC) merupakan salah satu teknik kromatografi untuk zatcair, HPLC) merupakan salah satu teknik kromatografi untuk zatcair yang biasanya disertai dengan tekanan tinggi. HPLC digunakan untuk yang biasanya disertai dengan tekanan tinggi. HPLC digunakan untuk memisahkan molekul berdasarkan perbedaan afinitasnya terhadap zat padat memisahkan molekul berdasarkan perbedaan afinitasnya terhadap zat padat tertentu. Cairan yang akan dipisahkan merupakan fasa cair dan zat padatnya tertentu. Cairan yang akan dipisahkan merupakan fasa cair dan zat padatnya merupakan fasa diam (stasioner). Teknik ini sangat berguna untuk memisahkan merupakan fasa diam (stasioner). Teknik ini sangat berguna untuk memisahkan  beberapa

 beberapa senyawa senyawa sekaligus sekaligus karena karena setiap setiap senyawa senyawa mempunyai mempunyai afinitas afinitas selektifselektif antara fasa diam tertentu dan fasa gerak tertentu. Dengan bantuan detector serta antara fasa diam tertentu dan fasa gerak tertentu. Dengan bantuan detector serta integrator kita akan mendapatkan kromatogram. Kromatogram memuat waktu integrator kita akan mendapatkan kromatogram. Kromatogram memuat waktu tambat serta tinggi puncak suatu senyawa.

tambat serta tinggi puncak suatu senyawa.

(16)

C. Prinsip Hight

C. Prinsip Hight PerforPerformance Liquid mance Liquid ChromatogrChromatography (HPLC)aphy (HPLC)

Adapun prinsip kerja dari KCKT adalah suatu tekhnik yang mana solut atau Adapun prinsip kerja dari KCKT adalah suatu tekhnik yang mana solut atau zat terlarut terpisah perbedaan kecepatan elusi, dikarenakan solut-solut ini zat terlarut terpisah perbedaan kecepatan elusi, dikarenakan solut-solut ini melewati suatu kolom kromatografi. Pemisahan solut-solut ini diatur oleh melewati suatu kolom kromatografi. Pemisahan solut-solut ini diatur oleh distribusi solut dalam fase gerak dan fase diam.

distribusi solut dalam fase gerak dan fase diam.

D. Bagian-bagian Hight

D. Bagian-bagian Hight PerformancPerformance Liquid e Liquid ChromatogrChromatography (HPLC)aphy (HPLC)

Gambar 5. Bagian-bagian Hight Performance

Gambar 5. Bagian-bagian Hight Performance Liquid ChromatographyLiquid Chromatography (HPLC)

(HPLC)

1. Wadah fase gerak pada KCKT 1. Wadah fase gerak pada KCKT

Wadah fase gerak harus bersih dan lembam (inert). Wadah ini biasanya Wadah fase gerak harus bersih dan lembam (inert). Wadah ini biasanya dapat menampung fase gerak antara 1 sampai 2 liter pelarut. Sebelum dapat menampung fase gerak antara 1 sampai 2 liter pelarut. Sebelum menggunakan fase gerak harus dilakukan degassing (penghilangan gas) yang ada menggunakan fase gerak harus dilakukan degassing (penghilangan gas) yang ada  pada

 pada fase fase gerak, gerak, sebab sebab adanya adanya gas gas akan akan berkumpul berkumpul dengan dengan komponen komponen lainlain terutama di pompa dan detektor sehingga akan mengacaukan analisis. Pada saat terutama di pompa dan detektor sehingga akan mengacaukan analisis. Pada saat membuat pelarut pada fase gerak maka sangat dianjurkan untuk menggunakan membuat pelarut pada fase gerak maka sangat dianjurkan untuk menggunakan  pelarut,

 pelarut, bufer, bufer, dan dan reagen reagen dengan dengan kemurnian kemurnian yang yang sangat sangat tinggi tinggi xdan xdan lebihlebih terpilih lagi jika pelarut-pelarut yang akan digunakan untuk KCKT berderajat terpilih lagi jika pelarut-pelarut yang akan digunakan untuk KCKT berderajat KCKT (HPLC grade).

KCKT (HPLC grade).

(17)

2. Fase Gerak 2. Fase Gerak

Fase gerak atau eluen biasanya terdiri dari campuran pelarut yang dapat Fase gerak atau eluen biasanya terdiri dari campuran pelarut yang dapat  bercampur yang

 bercampur yang secara secara keseluruhan berperan keseluruhan berperan dalam dalam daya elusi daya elusi dan resolusi, dan resolusi, yangyang ditentukan oleh polaritas keseluruhan pelarut, polaritas fase diam, dan sifat ditentukan oleh polaritas keseluruhan pelarut, polaritas fase diam, dan sifat komponen-komp

komponen-komponen saonen sampel.mpel.

Deret eluotrofik yang disusun berdasarkan polaritas pelarut merupakan hal Deret eluotrofik yang disusun berdasarkan polaritas pelarut merupakan hal  penting dalam pemilihan fase gerak.

 penting dalam pemilihan fase gerak.

Beberapa deret eluotropik KCKT : Beberapa deret eluotropik KCKT :

Pelarut Pelarut

Parameter Parameter kekuatan kekuatan  pelarut  pelarut (adsorbsi) (adsorbsi)

Parameter Parameter kekuatan pelarut kekuatan pelarut

(partisi) (partisi)

UV cut off UV cut off

(nm) (nm)

n-heksana 0,01

n-heksana 0,01 0,1 0,1 195195

Sikloheksana

Sikloheksana 0,04 0,04 -0,2 -0,2 200200 Tetraklorometan

Tetraklorometan 0,18 0,18 1,6 1,6 265265  Nilai

 Nilai pemenggalan pemenggalan UV UV merpakan merpakan panjang panjang gelombang gelombang yang yang mana mana padapada kuvet 1 cm, pelarut akan memberi absorbasi lebih dari 1,0 satuan absorbansi.

kuvet 1 cm, pelarut akan memberi absorbasi lebih dari 1,0 satuan absorbansi.

Sangat dianjurkan untuk menggunakan panjang gelombang deteksi yang tidak Sangat dianjurkan untuk menggunakan panjang gelombang deteksi yang tidak  bertepatan

 bertepatan atau atau di di sekitar sekitar panjang panjang gelombang gelombang pemenggalan pemenggalan UV UV pelarut pelarut yangyang digunakan sebagai fase gerak.

digunakan sebagai fase gerak.

Fase gerak yang paling sering digunakan untuk pemisahan dengan fase Fase gerak yang paling sering digunakan untuk pemisahan dengan fase terbalik adalah campuran larutan bufer dengan metanol atau campuran air dengan terbalik adalah campuran larutan bufer dengan metanol atau campuran air dengan asetonitril.Untuk pemisahan dengan fase normal, fase gerak yang paling sering asetonitril.Untuk pemisahan dengan fase normal, fase gerak yang paling sering digunakan adalah campuran pelarut-pelarut hidrokarbon dengan pelarut yang digunakan adalah campuran pelarut-pelarut hidrokarbon dengan pelarut yang terklorisasi atau menggunakan pelarut jenos alkohol.

terklorisasi atau menggunakan pelarut jenos alkohol.

3. Pompa 3. Pompa

Syarat pompa yang digunakan adalah : harus inert terhadap fase Syarat pompa yang digunakan adalah : harus inert terhadap fase gerak.Bahan yang umumnya dipakai adalah gelas, baja tahan karat, teflon, dan gerak.Bahan yang umumnya dipakai adalah gelas, baja tahan karat, teflon, dan  batu

 batu nilam. nilam. Mampu Mampu memberikan memberikan tekanan tekanan sampai sampai 5000 5000 psi psi dan dan mampumampu mengalirkan fase gerak dengan kecepatan alir 3 ml/menit

mengalirkan fase gerak dengan kecepatan alir 3 ml/menit Tujuannya adalah

Tujuannya adalah untuk menjamin untuk menjamin proses penghantaran proses penghantaran fase gerakfase gerak  berlangsung secara tepat.Ada 2 jenis

 berlangsung secara tepat.Ada 2 jenis pompa KCKT yaitu : pompa dengan tekananpompa KCKT yaitu : pompa dengan tekanan konstan dan pompa aliran fase gerak yang konstan sejauh ini lebih umum konstan dan pompa aliran fase gerak yang konstan sejauh ini lebih umum dibandingkan dengan tekanan konstan.

dibandingkan dengan tekanan konstan.

4. Injektor (penyuntikan sampel) 4. Injektor (penyuntikan sampel)

Sampel-sampel cair dan larutan disuntikkan secara langsung kedalam fase Sampel-sampel cair dan larutan disuntikkan secara langsung kedalam fase gerak yang mengalir dibawah tekanan meuju kolom menggunakan alat penyuntik gerak yang mengalir dibawah tekanan meuju kolom menggunakan alat penyuntik yang terbuat dari tembaga tahan karat dan katup teflon yang dilengkapi dengan yang terbuat dari tembaga tahan karat dan katup teflon yang dilengkapi dengan keluk sampel (sample loop) internal atau eksternal.

keluk sampel (sample loop) internal atau eksternal.

Gambar

Gambar 2. Bagian-bagian Atomic Absorption SpectrometryGambar 2. Bagian-bagian Atomic Absorption Spectrometry a
Gambar 3.SpektrofotometerGambar 3.Spektrofotometer
Gambar 5. Bagian-bagian Hight Performance

Referensi

Dokumen terkait

Sampel brokoli didestruksi kering, kemudian Analisis kuantitatif kalsium dan Kalium dilakukan dengan menggunakan metode spektrofotometri serapan atom (AAS) yaitu logam Kalsium

Metode yang dipilih dalam penelitian ini adalah spektrofotometri serapan atom yang didasarkan pada ketelitian alat, kecepatan analisis, tidak memerlukan pemisahan

Sampel ikan cakalang didestruksi kering, kemudian dilakukan analisis kuantitatif kalsium, besi dan magnesium dengan menggunakan metode spektrofotometri serapan atom (AAS)

Spektrofotometri serapan atom merupakan suatu metode analisis yang digunakan untuk penentuan unsur-unsur logam dan metaloid yang berdasarkan pada proses penyerapan energi

Spektrofotometri merupakan suatu metode analisa yang didasarkan pada pengukuran Spektrofotometri merupakan suatu metode analisa yang didasarkan pada pengukuran

Spektrofotometri adalah suatu metode analisis yang didasarkan pada pengukuran serapan sinar monokromatis oleh suatu lajur larutan berwarna pada panjang gelombang

Spektrofotometri serapan atom adalah suatu metode analisis yang digunakan untuk penentuan unsur-unsur logam dan metaloid yang berdasarkan pada proses penyerapan energi

Spektrofotometri serapan atom merupakan suatu metode analisis yang digunakan untuk penentuan unsur-unsur logam dan metaloid yang berdasarkan pada proses penyerapan energi