• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

1

guru ke peserta didik yang sudah direncanakan secara sistematis dan dapat terjadi di lingkungan sekolah ataupun luar sekolah. Proses pembelajaran dapat dikatakan berhasil jika berlangsung secara dua arah. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 1 angka 1 menyatakan bahwa, “Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan negara”. Proses pembelajaran dalam lingkungan sekolah di Indonesia saat ini menerapkan kurikulum 2013 revisi. kurikulum 2013 revisi berorientasi pada peningkatan serta keseimbangan antara kompetensi pengetahuan (knowledge), sikap (attitude), dan keterampilan (skill). Pada pembelajaran Bahasa Indonesia dalam Kurikulum 2013 revisi berorientasi pada pembelajaran berbasis teks atau genre.

Kurikulum 2013 revisi memuat kompetensi dasar yang harus dikuasai oleh peserta didik pada kelas XI. Kompetensi dasar 3.2 dan 4.2 yaitu menganalisis struktur dan kebahasaan teks prosedur dan mengembangkan teks prosedur dengan memperhatikan hasil analisis terhadap struktur isi dan juga kebahasaan. Teks prosedur

(2)

merupakan teks yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari karena teks prosedur masuk kedalam genre teks factual dan bertujuan untuk mengarahkan pembaca melakukan kegiatan sesuai langkah atau arahan. Kemdikbud (2019:13) menjelaskan bahwa Teks Prosedur merupakan teks yang berisi langkah-langkah dalam melakukan suatu kegiatan ataupun tindakan. Selain itu, teks prosedur juga berisikan tujuan, langkah-langkah serta interpretasi atau simpulan. Setelah proses pembelajaran dilaksanakan peserta didik diharapkan mampu mengembangkan teks prosedur dengan baik dan benar. Oleh sebab itu proses pembelajaran dapat berhasil jika peserta didik mampu mencapai tujuan pembelajarannya.

Dalam proses pembelajaran guru dituntut untuk lebih kreatif agar pembelajaran lebih menarik. Hal tersebut membuat bahan ajar perlu dipersiapkan dengan maksimal.

Permasalahan muncul ketika bahan ajar yang disiapkan dalam kegiatan pembelajaran kurang bervariasi, sebab bahan ajar yang disiapkan hanya mengambil materi dari satu sumber pembelajaran saja. Kemudahan teknologi, memudahkan seorang guru untuk mencari lebih banyak referensi materi pembelajaran di internet, dengan tetap melakukan penyesuaian sehingga bahan ajar yang dipersiapkan diharapkan mampu menarik minat dan motivasi peserta didik. Pada penelitian ini penulis menggunakan teks prosedur dari artikel daring yang dimuat pada Kompas.com dan dijadikan alternatif bahan ajar yang sudah disesuaikan berdasarkan struktur dan kebahasaannya.

Berdasarkan pernyataan yang telah dikemukakan, penulis bermaksud melakukan penelitian berupa analisis teks prosedur sebagai alternatif bahan ajar SMA

(3)

kelas XI. Hal yang mendasari penelitian ini adalah penulis menemukan permasalahan- permasalahan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas XI di SMAN 5 Kota Tasikmalaya, SMA Islam Darussalam Kota Bekasi, SMA Negeri 17 Kota Bekasi dan SMA Perguruan Rakyat 2 Jakarta Timur. Salah satu permasalahan tersebut adalah masih ada siswa kelas 11 yaitu kurangnya minat belajar peserta didik. Penyebab permasalahan bersumber dari kurang maksimalnya penyiapan bahan ajar yang digunakan. Materi pembelajaran dalam bahan ajar yang kurang bervariasi digunakan menjadi tolak ukur kurang maksimalnya penyiapan bahan ajar. Hal tersebut membuat bahan ajar yang digunakan kurang menarik, sebab tidak beragam referensi materi pembelajaran yang seharusnya dapat menarik minat dan motivasi peserta didik. Hal tersebut mengakibatkan peserta didik hanya sebatas mengikuti pembelajaran saja, sehingga proses pembelaran berjalan seperti angin lalu.

Keberhasilan proses pembelajaran dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya yaitu minat belajar peserta didik. Minat belajar merupakan unsur utama dalam keberhasilan pembelajaran peserta didik. Dengan adanya minat belajar maka proses belajar mengajar akan berjalan dengan lancar. Minat peserta didik dapat timbul apabila individu atau peserta didik tertarik pada sesuatu karena sesuai dengan adanya kebutuhan atau merasakan bahwa sesuatu yang akan dipelajari dapat dirasa berarti bagi dirinya dan peserta didik akan berminat untuk mempelajarinya. Minat belajar juga dapat diartikan sebagai perasaan suka atau tidak seseorang terhadap suatu pembelajaran yang didapatkan dari pengalaman dan juga latihan, ciri-cirinya seperti;

(4)

gairah, keinginan, perasaan suka untuk melakukan proses perubahan tingkah laku melalui berbagai kegiatan yang meliputi mencari pengetahuan dibidang pelajaran.

Realitanya pada zaman sekarang peserta didik tidak sedikit yang lebih memilih membaca dari gawai bukan dari media cetak. Hal tersebut di karenakan membaca dari gawai lebih praktis dan efisien. Selain itu, alasan penulis menganalisis teks prosedur ini adalah untuk meningkatkan minat proses pembelajaran pada siswa. Dalam hal ini, penulis menganalisis tiga belas teks prosedur yang diunggah dari lama Kompas.com bermaksud untuk menyajikan altermatif bahan ajar berupa bacaan yang menyenangkan.

Alasan penulis memilih teks prosedur dari laman Kompas.com karena Kompas.commerupakan media berita besar di Indonesia dan juga merupakan pelopor media daring di Indonesia. Selain itu Kompas.com memiliki berbagai jenis topik berita dan juga artikel yang tidak diragukan lagi kualitasnya dan sudah disesuaikan dengan minat dan ketertarikan pembaca. Oleh sebab itu Kompas.com meraih banyak sekali penghargaan dari masa ke masa dan memiliki delapan ratus juta pembaca setiap harinya.

Berdasarkan hal tersebut penulis mengambil tiga belas artikel teks prosedur yang dimuat pada laman Kompas.com karena topik yang ada pada teks prosedur tersebut berkaitan dengan peserta didik dan banyak ditemui pada kehidupan sehari- hari. Tiga belas teks prosedur tersebut dibungkus dengan menarik dan disesuaikan dengan perkembangan zaman, oleh sebab itu penulis mengambil tiga belas teks

(5)

prosedur yang ada pada laman Kompas.com untuk dijadikan alternatif bahan ajar kelas XI yang dapat dilihat pada tabel 1.1 sebagai berikut:

Tabel 1.1

Sampel Tiga Belas Teks Prosedur Pada Laman Kompas.com

No. Judul Penulis

1. 6 Langkah Memasang Background Zoom di HP Android dan iPhone

Muhammad Syahrial

2. Susah Bangun Pagi, Coba 6 Cara Berikut Ini Dian Reinis Kumampung 3. 10 Tips Mudah untuk Lebih Banyak Membaca

Buku

Ryan Sara Pratiwi

4. 5 Tips Semangat Belajar Usai Liburan Albertus Adit 5. 6 Tips agar Tidak Bosan Belajar di Rumah Albertus Adit 6. Ini 5 Tips Semangat Belajar Saat Pandemi Albertus Adit 7. Intip 5 Tips Sukses Lulus UTBK 2022, Siswa

Yuk Coba

Mahar Pratiwi

8. 5 Tips Menjaga Kesehatan Mental Menurut Psikolog

Alinda Hardiantoro

9. Lelah dan Bosan Belajar? Tingkatkan Semangat dengan 4 Cara Ini

Ayunda Dininta Kasih

10. Sulit Konsentrasi Saat Belajar? Yuk Terapkan 5 Tips Berikut Ini

Mahar Prastiwi

11. 7 Tips Belajar Lebih Produktif Albertus Adit 12. 8 Rutinitas Pagi untuk Meningkatkan

Kesehatan Mental

Inten Esti Pratiwi

13. 11 Cara Menjaga Kesehatan Otak, Salah Satunya Olahraga

Mela Amani

(6)

Penulis melakukan penelitian dengan menggunakan metode deskriptif analisis.

Heryadi (2014:42) berpendapat bahwa “Penelitian deskriptif analitis merupakan penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan mengenai situasi atau kejadian pada suatu objek yang mengandung fenomena. Pada metode ini penelitian lebih bersifat survei yang mengakumulasi data dasar dari suatu objek lalu data tersebut dibahas secara analitik hingga menemukan hasil dari subjek tersebut”. Hasil dari penelitian penulis laporkan dalam bentuk proposal yang berjudul “Analisis Struktur dan Kebahasaan Pada Teks Prosedur yang Terbit Secara Daring Pada Laman Kompas.com Sebagai Alternatif Bahan Ajar Teks Prosedur Kelas XI”

B. Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah yang telah disampaikan sebelumnya, rumusan masalah pada penelitian ini adalah:

1. Bagaimana struktur teks prosedur yang terbit secara daring pada laman Kompas.com?

2. Bagaimana kaidah kebahasaan teks prosedur yang terbit secara daring pada laman Kompas.com?

3. Dapatkah teks prosedur dari Kompas.com menjadi alternatif bahan ajar teks prosedur pada peserta didik kelas XI?

C. Definisi Operasional

Untuk menghindari terjadinya salah penafsiran terhadap pelaksanaan penelitian yang penulis laksanakan, penulis menjabarkan variabel penelitian ini secara operasional sebagai berikut.

(7)

1. Analisis

Analisis yang dimaksud adalah analisis deskriptif yaitu untuk mengidentifikasi, mengkaji struktur dan kebahasaan pada tiga belas teks prosedur yang terbit secara daring dari laman Kompas.com dan dapat dilihat kembali pada tabel 1.1 2. Bahan ajar teks prosedur

Bahan ajar teks prosedur yang dimaksud dalam penelitian ini berupa bahan ajar teks prosedur yang terkait dengan kompetensi dasar 3.2 Menganalisis struktur dan kebahasaan teks prosedur dan 4.2 Mengembangkan teks prosedur dengan memperhatikan hasil analisis terhadap struktur isi dan juga kebahasaan dan sebagai alternatif bahan ajar untuk kelas kelas XI.

3. Struktur Teks Prosedur

Struktur teks prosedur yang dimaksud dalam penelitian ini adalah ungkapan untuk mendeskripsikan tujuan, langkah-langkah atau petunjuk dan penegasan ulang atau penutup (opsional) yang ada pada tiga belas teks prosedur yang dianalisis dan terbit secara daring pada laman Kompas.com yang dapat dilihat kembali pada tabel 1.1

4. Kebahasaan Teks Prosedur

Kebahasaan teks prosedur yang dimaksud dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan unsur kebahasaan pada teks prosedur seperti, kata kerja perintah atau imperatif, pernyataan persuasif, kata teknis yang berkaitan dengan topik yang dibahas, konjungsi penjumlahan dan gambaran terperinci mendeskripsikan benda, alat yang dipakai, hingga ukuran, jumlah dan warna

(8)

pada tiga belas teks prosedur yang dianalisis dan terbit secara daring pada laman Kompas.com yang dapat dilihat kembali pada tabel 1.1

D. Tujuan Penelitian

Berdasarkan pada rumusan masalah, tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut:

1. Untuk mendeskripsikan struktur teks prosedur yang terbit secara daring pada laman Kompas.com.

2. Untuk mendeskripsikan unsur kebahasaan teks prosedur yang terbit secara daring pada laman Kompas.com

3. Untuk mengetahui dapat atau tidaknya teks prosedur yang terbit secara daring pada laman Kompas.com untuk dijadikan alternatif bahan ajar teks prosedur pada kelas XI berdasarkan struktur dan kebahasaannya.

E. Manfaat Penelitian

Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat, baik manfaat secara teoretis maupun secara praktis.

1. Manfaat teoretis

Penelitian ini diharapkan memberikan manfaat dalam menambah, mendukung, dan mengembangkan ilmu tentang teks prosedur. Penelitian ini juga diharapkan dapat menjadi alternatif bahan ajar pada teks prosedur sehingga tidak hanya pada buku ajar saja. Selain itu penelitian ini membuktikan bahwa banyak sekali

(9)

teks prosedur yang dapat dijadikan bahan ajar bagi peserta didik SMA kelas XI dengan memperhatikan struktur dan kebahasaan yang sudah ditetapkan.

2. Manfaat Praktis a. Bagi Guru

Penelitian ini dapat memberikan pilihan bagi guru agar menambah referensi bahan ajar pembelajaran Bahasa Indonesia mengenai Teks prosedur yang sudah di analisis sehingga sesuai dengan bahan pembelajaran guna meningkatkan kualitas pembelajaran.

b. Bagi Peneliti

Penelitian yang penulis lakukan dapat memberikan manfaat, pengetahuan dalam memilih bahan ajar bagi penulis sebagai calon pendidik.

c. Bagi Peserta didik

Hasil penelitian ini diharapkan dapat memotivasi potensi belajar peserta didik dalam mempelajari teks prosedur, dapat meningkatkan kemampuan belajar peserta didik dalam pembelajaran teks prosedur, khususnya menganalisis struktur dan kebahasaan serta mengembangkan teks prosedur.

Penelitian ini juga diharapkan dapat meningkatkan aktivitas belajar peserta didik secara maksimal, sehingga peserta didik dapat tertarik dalam mengikuti pembelajaran.

d. Bagi Sekolah

Penelitian ini diharapkan sebagai masukkan guna meningkatkan kualitas pembelajaran yang sesuai dengan penggunaan Kurikulum 2013 revisi.

Referensi

Dokumen terkait

Sehingga dapat dilihat hasil penilaian rata – rata yang dicapai nilai dari kegiatan kondisi awal 64,77 dan pada silkus pertama nilai rata – rata yang dicapai 65,45

Modul ini dikembangkan dengan tujuan agar mahasiswa mengerti, memahami masalah Penggunaan Obat yang Rasional ( POR ); memahami dan berkemampuan cara mengidentifikasi masalah POR;

- SAHAM SEBAGAIMANA DIMAKSUD HARUS DIMILIKI OLEH PALING SEDIKIT 300 PIHAK & MASING2 PIHAK HANYA BOLEH MEMILIKI SAHAM KURANG DARI 5% DARI SAHAM DISETOR SERTA HARUS DIPENUHI

Masalah utama yang akan dijawab dalam Penelitian Tindakan Kelas ini adalah : Apakah penerapan Metode pembelajaran Make a Match (Menjodohkan) dan MediaKartundapat

ketujuh j e n i s penamaan yang digunakan dalam dunia sepak bola adalah, penamaan berdasar pada penyebutan bagian, penamaan berdasar pada sifat khas suatu benda, penamaan

Posted at the Zurich Open Repository and Archive, University of Zurich. Horunā, anbēru, soshite sonogo jinruigakuteki shiten ni okeru Suisu jin no Nihon zō. Nihon to Suisu no kōryū

Perbedaan pengaturan hak kesehatan buruh yang diselenggarakan oleh Jamsostek dan BPJS Kesehatan adalah dari segi asas dan prinsip penyelenggaraan; sifat kepesertaan; subjek