• Tidak ada hasil yang ditemukan

SEKOLAH PASCASARJANA UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN 2011

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "SEKOLAH PASCASARJANA UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN 2011"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

KETERPAPARAN PEMULUNG SAMPAH DAPAT MENIMBULKAN PENYAKIT KULIT AKIBAT

KERJA DI TPA TERJUN MEDAN

TESIS

Oleh

ASWIN SOEFI LUBIS 067004004/PSL

SEKOLAH PASCASARJANA UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

MEDAN 2011

SE K O L A H PA

SCA S AR JANA

(2)

KETERPAPARAN PEMULUNG SAMPAH DAPAT MENIMBULKAN PENYAKIT KULIT AKIBAT

KERJA DI TPA TERJUN MEDAN

TESIS

Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat untuk Memperoleh Gelar Magister Sains dalam Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan

pada Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara

Oleh

ASWIN SOEFI LUBIS 067004004/PSL

SEKOLAH PASCASARJANA UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

MEDAN

2011

(3)

Judul Tesis : KETERPAPARAN PEMULUNG SAMPAH DAPAT MENIMBULKAN PENYAKIT KULIT AKIBAT KERJA DI TPA TERJUN KOTA MEDAN

Nama Mahasiswa : Aswin Soefi Lubis Nomor Pokok : 067004004

Program Studi : Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (PSL)

Disetujui, Komisi Pembimbing

(Prof. Dr. dr. Jazanul Anwar, Sp. FK Ketua

)

(Prof. Dr. Dwi Suryanto, M.Sc) (Dr. Heru Santoso, MS Anggota Anggota

)

Ketua Program Studi Direktur

(Prof. Dr. Retno Widhiastuti, MS) (Prof. Dr. Ir. A. Rahim Matondang, MSIE)

Tanggal lulus : 18 Februari 2011

(4)

Telah diuji pada

Tanggal : 18 Februari 2011

PANITIA PENGUJI TESIS

Ketua : Prof. Dr. dr. Jazanul Anwar, Sp. FK Anggota : 1. Prof. Dr. Dwi Suryanto, M.Sc

2. Dr. Heru Santoso, MS

3. Prof. Sorimuda Sarumpaet, MPH 4. Prof. Dr. Erman Munir, M.Sc

(5)

KETERPAPARAN PEMULUNG SAMPAH DAPAT MENIMBULKAN PENYAKIT KULIT AKIBAT KERJA DI TPA TERJUN MEDAN

ABSTRAK

Peningkatan arus urbanisasi merupakan fenomena yang tidak bisa dihindari, bahkan setiap tahun terus mengalami peningkatan. Fenomena ini semakin menambah keragaman kota Medan dan mendatangkan masalah baru khususnya dalam hal persampahan. TPA Terjun merupakan salah satu tempat pembuangan akhir sampah di Kota Medan yang menjadi tempat bekerja para pemulung. Pemulung setiap harinya berkontak langsung dengan sampah yang mengandung bahan-bahan yang berisiko terhadap terjadinya penyakit kulit akibat kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterpaparan pemulung sampah sehingga menimbulkan penyakit kulit akibat kerja. Desain studi yang digunakan case study dengan pendekatan kuantitatif.

Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling yang berjumlah 61 orang dan yang mengikuti tes tempel 10 orang yang mengalami penyakit dermatitis kontak.

Metode pengumpulan data adalah kuisioner dan tes tempel untuk penyakit kulit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang memiliki hubungan yang bermakna dengan penyakit kulit akibat kerja adalah mencuci tangan setelah bekerja (p=0.000), memakai pelindung tangan saat bekerja (p=0.003), memakai sepatu pelindung (p=0.002), dan memakai krim pelindung wajah saat bekerja (p=0.001).

Sedangkan faktor usia, jenis kelamin, lama bekerja, membersihkan diri setelah bekerja, memakai pelindung pakaian tidak memiliki hubungan yang bermakna dengan penyakit kulit akibat kerja. Hasil dari tes tempel menunjukkan bahwa dari 10 sampel yang diuji coba, 7 orang positif mengandung zat cobalt chloride dan 4 orang positif mengandung zat nickel sulphate. Kedua logam tersebut merupakan zat berbahaya yang biasanya berasal dari limbah industri. Oleh karena itu untuk pemulung dianjurkan untuk selalu menggunakan Alat Pelindung Diri saat bekerja dan memperhatikan personal hygiene. Kepada Dinas Kesehatan dan Dinas Kebersihan bersama–sama meninjau kembali jenis-jenis sampah yang dibuang di TPA Terjun, karena ditemukannya zat–zat berbahaya yang berasal dari limbah industri.

Kata Kunci : Paparan, Pemulung Sampah, Penyakit Kulit Akibat Kerja.

(6)

THE EXPOSURE OF GARBAGE COLLECTORS CAN CAUSE OCCUPATIONAL DERMATOSE AT THE SITE

WASTE DISPOSAL TERJUN MEDAN

ABSTRACT

Urbanization is unavoidable phenomenon that increased every year. This phenomenon supports the diversity of Medan and creates a new problem especially related to waste production. In the end site of waste disposal Terjun is one of the places for some people who work as waste collector. The waste collector contacted with the waste everyday which contains contaminated goods that could give those chances for occupational dermatose. This is a quantitative case study, aims to explore the exposure of waste collector to the waste that could possibly give those chances for occupational dermatose. Sixty one samples obtained with purposive sampling of which 10 of them having contact dermatitis and given skin test. Data`s was collected using questioner and skin test for skin disease. The result of analysis shows that factors significantly associated with occupational dermatose are washing hands after work (p= 0.000), wearing gloves (hands cover) while working (p=

0.003), wearing shoes (p= 0.002), and using face cream (sun block) while working (p= 0.001). But age, sex, duration of work, having shower after work, wearing specific clothing while working did not show a significant association with occupational dermatose. Skin test showed that 7 of 10 tested were positive having cobalt chloride and 4 of those positive having nickel sulphate. Both materials are dangerous things that commonly produced in industry. The study recommended the waste collector to wear personal protection devices while working and taking a good care of personal hygiene. District Health Office and District Cleanses are proposed to discuss and providing solution to the variety of waste dumped in TPA Terjun as there are found dangerous material from industry waste.

Keywords: Exposure, Waste Collector, Occupational Dermatose.

(7)

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur dipanjatkan kepada Allah SWT, karena atas pertolonganNya sehingga penulis dapat menyelesaikan penelitian dan penulisan tesis dengan judul:

Keterpaparan Pemulung Sampah Dapat Menimbulkan Penyakit Kulit Akibat Kerja di TPA Terjun Kota Medan. Tesis ini disusun dalam rangka memenuhi tugas akhir

penyelesaian program pascasarjana pada Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, Sekolah Pascasarjana, Universitas Sumatera Utara.

Selama pelaksanaan penelitian dan penulisan tesis ini penulis telah mendapat bantuan dan bimbingan dari berbagai pihak. Untuk itu pada kesempatan ini penulis menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada:

1. Prof. Dr. dr. Jazanul Anwar, Sp.FK., selaku Ketua Komisi Pembimbing yang telah banyak memberikan perhatian, nasehat, arahan dan waktu secara sabar untuk berdiskusi dengan memberikan semangat secara terus-menerus sejak perencanaan penelitian sampai penyelesaian penulisan tesis ini,

2. Prof. Dr. Dwi Suryanto, M.Sc. dan Dr. Heru Santoso, MS., selaku Anggota Komisi Pembimbing yang telah memberikan arahan, waktu serta tenaga dalam berdiskusi mulai dari perencanaan penelitian sampai terselesaikannya tesis ini 3. Prof. Dr. Retno Widhiastuti, MS selaku Ketua Program Studi Pengelolaan

Sumberdaya Alam dan Lingkungan, Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara yang telah memberikan dorongan untuk tetap bertahan dalam menyelesaikan studi ini.

4. Bapak Drs. Chairuddin, MS selaku Sekretaris Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara yang telah memberikan dorongan dalam menyelesaikan studi ini.

(8)

5. Prof. dr. Sorimuda Sarumpaet, MPH. dan Prof. Dr. Erman Munir, M.Sc., selaku Penguji yang telah memberikan koreksi, masukan, saran peraikan dan semangat dalam menyelesaikan studi.

6. Istriku Hj. Enizar dan anak–anakku dr. Siska Anggreni Lubis, SpKK, Nadia Arimbi Lubis, dan dr. Tiffani Tantina Lubis yang dengan setia dan sabar mendukung penulis dalam menyelesaikan tesis ini.

7. Teman-teman yang telah banyak membantu dan berdiskusi selama menuntut ilmu dan penyelesaian tesis ini.

Semoga Allah SWT membalas semua kebaikan Ibu dan Bapak dengan berlipat ganda. Akhirnya kata penulis menyadari bahwa tulisan ini masih belum sempurna, namun demikian penulis berharap semoga karya ilmiah yang sederhana ini bermanfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan semua pihak yang memerlukannya.

Medan, Februari 2011

Aswin Soefi Lubis NIM : 067004004

(9)

RIWAYAT HIDUP

Penulis dilahirkan di Banda Aceh, pada tanggal 7 September 1949. Penulis merupakan anak ke-2 dari 7 bersaudara sebagai putera dari Bapak H. Bahrum Lubis (Alm) dan Ibu Hj. Ratna Mala Nasution (Alm).

Pendidikan formal yang telah ditempuh penulis adalah sebagai berikut:

1. Tahun 1956, memasuki SR 4 Kabanjahe.

2. Tahun 1962, memasuki SMP Negeri 1 Kabanjahe.

3. Tahun 1965, memasuki SMA Negeri 2 Bandung.

4. Tahun 1970, memasuki Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara.

5. Tahun 2006, memasuki Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan.

(10)

DAFTAR ISI

Halaman

ABSTRAK ... i

ABSTRACT ………... KATA PENGANTAR ………... RIWAYAT HIDUP ………... DAFTAR ISI ………... DAFTAR TABEL ………... DAFTAR GAMBAR ... DAFTAR LAMPIRAN ... ii iii v vi viii ix x I PENDAHULUAN... 1

1.1. Latar Belakang ... 1

1.2. Rumusan Masalah ... 5

1.3. Tujuan Penelitian ... 5

1.4. Hipotesis ... 6

1.5. Manfaat Penelitian ... 6

II TINJAUAN PUSTAKA ... 7

2.1. Sampah ... 7

2.1.1. Pengertian Sampah ... 7

2.1.2. Klasifikasi Sampah ... 8

2.2. Penyakit Kulit Akibat Kerja ... 12

2.2.1. Struktur dan Fungsi dari Kulit ... 12

2.2.2. Epidemiologi Penyakit Kulit Akibat Kerja ... 13

2.2.3. Bentuk Penyakit Kulit Akibat Kerja ... 14

2.2.4. Bentuk Lain dari Kelainan Kulit yang Diinduksi Lingkungan .... 18

2.2.5. Bentuk Lain Penyakit Kulit Akibat Kerja ... 19

2.2.6. Prognosis Penyakit Kulit Akibat Kerja ... 19

2.3. Landasan Teori ... 20

(11)

III METODE PENELITIAN ... 24

3.1. Jenis Penelitian ... 24

3.2. Tempat dan Waktu ... 24

3.3. Populasi dan Sampel ... 24

3.4. Instrumen Penelitian ... 25

3.5. Metode Pengumpulan Data ... 25

3.6. Variabel Penelitian ... 27

3.7. Definisi Operasional ... 28

3.8. Jalannya Penelitian ... 29

3.9. Analisis Data ... 30

IV HASIL DAN PEMBAHASAN ... 31

4.1. Gambaran Sampah di Kota Medan ... 31

4.2. Gambaran Umum Lokasi Penelitian ... 32

4.3. Hasil Penelitian ... 36

4.3.1. Jenis Penyakit Kulit Akibat Kerja ... 38

4.3.2. Personal Hygiene dan Alat Pelindung Diri ... 39

4.3.3. Riwayat Alergi ... 42

4.3.4. Analisis Bivariat ... 43

4.3.5. Hasil Tes Tempel ... 45

4.4. Pembahasan ... 47

V KESIMPULAN DAN SARAN ... 55

5.1. Kesimpulan ... 55

5.2. Saran ... 56

DAFTAR PUSTAKA ... 57

(12)

DAFTAR TABEL

Nomor Judul Halaman

1 Daftar Bahan Alergen pada Tes Tempel ... 26

2 Data Mengenai Kondisi TPA Terjun Kecamatan Medan Marelan... 33

3 Distribusi Jenis Kelamin pada Responden ... 36

4 Distribusi Kelompok Umur pada Responden... 37

5 Distribusi Tahun Terkena Penyakit pada Responden ... 37

6 Distribusi Lama Bekerja pada Responden ... 38

7 Distribusi Jenis Penyakit Kulit Akibat Kerja pada Responden ... 38

8 Data Jenis Kelamin dan Jenis Penyakit Kulit Akibat Kerja pada Responden... 39

9 Distribusi Melakukan Upaya Mencuci Tangan dengan Sabun Setelah Bekerja pada Responden ... 40

10 Distribusi Memakai Pelindung Tangan Saat Bekerja pada Responden ... 40

11 Distribusi Memakai Sepatu Pelindung Saat Bekerja pada Responden ... 41

12 Distribusi Memakai Pelindung Pakaian Saat Bekerja pada Responden ... 41

13 Distribusi Membersihkan Diri dan Mandi Setelah Bekerja pada Responden ... 42

14 Distribusi Memakai Krim Pelindung Saat Bekerja pada Responden ... 42

15 Distribusi Responden dan Keluarga Sering Pilek/Sesak/Eksema ... 42

16 Distribusi Responden Pernah Mengobati Penyakit Alergi ... 43

17 Hasil Analisis Identitas Diri dengan Penyakit Kulit Akibat Kerja pada Responden ... 44

18 Hasil Analisis Bivariat Personal Hygiene dan Alat Pelindung Diri dengan Penyakit Kulit Akibat Kerja pada Responden ... 45

19 Hasil Tes Tempel pada Responden ... 46

(13)

DAFTAR GAMBAR

Nomor Judul Halaman 1 Peta Lokasi TPA Terjun ... 34 2 Lokasi TPA Terjun ... 35 3 Aktivitas Pemulung di TPA Terjun ... 35

(14)

DAFTAR LAMPIRAN

Nomor Judul Halaman

1 Daftar Kuesioner ………... 60

2 Summary Analisis Data ………... 63

Referensi

Dokumen terkait

7.3 Ketua Pegawai Keselamatan boleh menyenarai hitam, membatalkan atau menggantung kemudahan pelekat kenderaan bagi suatu tempoh masa yang difikirkan wajar kepada

menyelesaikan Tugas Akhir ini dengan judul “Peramalan Jumlah Ekspor Provinsi Sumatera Utara Menurut Sektor Pertambangan dan Penggalian Tahun 2018”. Terimakasih penulis sampaikan

Dalam mengkategorikan tingkat pengetahuan rendah dan tingkat pengetahuan tinggi, peneliti menggunakan cara nilai tengah (median) sehingga kriteria dalam pengkategorian

Seorang guru ketika hendak mengajar dan ketika mengajar perlu memperhatikan beberapa etika sebagai berikut: mensucikan diri dari hadas dan kotoran; berpakaian yang sopan

LAN adalah suatu system jaringan dimana setiap komputer atau perangkat keras dan  perangkat lunak di gabungkan agar dapat saling berkomunikasi (terintegrasi) dalam area

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana hubungan variabel demografi (usia, pendapatan, jenis kelamin dan pendidikan) dengan respon konsumen terhadap

Peraturan Pemerintah Nomor 91 Tahun 2010 tentang jenis pajak daerah yang dipungut berdasarkan penetapan Kepala Daerah atau dibayar sendiri oleh Wajib Pajak (Lembaran Negara

21.4 Pemegang akaun seterusnya bersetuju bahawa jika Bank didakwa atau dijadikan pihak dalam sebarang guaman berbangkit daripada tindakan Bank yang Membekukan