• Tidak ada hasil yang ditemukan

Daftar Pustaka Evaluasi Penggunaan Antibiotik Profilaksis Pada Pasien Bedah Caesar Di RSUD DR. Sayidiman Magetan Tahun 2011.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Daftar Pustaka Evaluasi Penggunaan Antibiotik Profilaksis Pada Pasien Bedah Caesar Di RSUD DR. Sayidiman Magetan Tahun 2011."

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

19

Daftar Pustaka

ACOG, 2010, Antimicrobial Prophylaxis for Cesarean Delivery: Timing of Adsminitration, 116, 791-792.

Ambreen, T., Ara, J., Ali, L. & Tayyab, S., 2010, Chemoprophylaxis in Caesarean Section, Journal of Surgery Pakistan (International), 15 (1), 20-25.

Anand, N., Dinesh, M. &Anupama, S., 2011, Comparison of combinations of ciprofloxacin-metronidazole and ceftriaxone-metronidazole in controlling operative site infections and gynecological surgeries: A retrospective study, Journal of Pharmacology and Pharmacotherapeutics, 2 (3), 170-173

Andayani, T. & Sudjaswadi, R., 2005, Evaluasi Ekonomi Penggunaan Antibiotika Pada Kasus Bedah Sesar di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta, Majalah Farmasi Indonesia, 16 (2), 70 – 75.

ASHP. 1999. ASHP Therapeutic Guidelines on Antimicrobial Prophylaxis in Surgery.

Baja, P. A., 2011, Evaluasi Penggunaan Antibiotik Profilaksis Terhadap Kejadian Infeksi Luka Operasi di Bangsal Bedah Anak RSUP DR. Sardjito Yogyakarta, Tesis, http: // etd. ugm. ac. id/ index. php? mod= penelitian_detail & sub = Penelitian Detail & act = view & typ = html & buku_id = 44365 & obyek_id = 4 (diakses tanggal 11 Mei 2012)

Bobak, I.M., Lowdermilk, D.L. & Jensen, D.M., 2004, Buku Ajar Keperawatan Maternitas edisi 4, diterjemahkan oleh Wijayarini, M A., Anugerah P I & Komalasari, R., EGC, Jakarta.

BPOM, 2008, Informatorium Obat Nasional Indonesia, Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia, Jakarta.

Chandra, A., et al., 2008, Cefoperazone-sulbactam for treatment of intra-abdominal infections: results from a randomized, parallel group study in India, Surgical Infection Vol. 9, No.3: 367 - 376, http://www.ncbi.nlm.nih.gov/m/pubmed/18570578/(diakses tanggal 17 maret 2013)

Cecatti, J.G, Antibiotic prophylaxis for caesarean section : RHL commentary (last revised: 18 January 2005). The WHO Reproductive Health Library; Geneva:WorldHealthOrganization.http://apps.who.int/entity/rhl/pregnancy _childbirth/childbirth/caesarean/jgccom/en/(diakses tanggal 9 Mei 2012).

(2)

20

Constantine, et al., 2008, Timing of perioperative antibiotics for cesarean delivery: a metaanalysis, Am J Obstet Gynecol, 199(3): 301.e1-301.e6,http://www.ncbi.nlm.nih.gov/m/pubmed/18771991/(diakses tanggal 7 Maret 2013).

Desiyana, L. S., Ajoedi, S.& Maksum, R., 2008,EvaluasiPenggunaan Antibiotika Profilaksisdi Ruang Bedah Rumah SakitKankerDhamais Jakarta danHubungannya dengan KejadianInfeksi Daerah Operasi, Indonesian Journal of Cancer,4:126-131.

Entjang, I., 2003, Mikrobiologi dan Parasitologi Untuk Akademi Keperawatan dan Sekolah Tenaga Kesehatan, Penerbit PT. Citra Aditya Bakti, Bandung.

Gondo, H.K. & Kadek, S., 2006, Profil Operasi Seksio Sesarea di SMF Obstetri & Ginekologi RSUP Sanglah Denpasar, Bali Tahun 2001 dan 2006,http://www.kalbe.co.id/files/cdk/files/cdk_175Kebidanan.pdf/(diakse s tanggal 8 Mei 2012).

Gunawan, Sulistia G., Rianto, Setiabudy., Nafrialdi, Elysabeth, dkk, 2008,Farmakologi dan Terapi. Edisi ke-5, Departemen Farmakologi dan Terapeutik Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Jakarta.

Grujić Z, Popović J, Bogavac M, & Grujić I, 2010, Preoperative administration of cephalosporins for elective caesarean delivery, Srp Arh Celok Lek, 138 (9-10): 600-603.

Handasari, N., 2011, Evaluasi Penggunaan Antibiotik Profilaksis Pada Pasien Bedah Sesar (Sectio caesarea) di Instalasi Bedah RS PKU Muhammadiyah Surakarta tahun 2010, Skripsi, Fakultas Farmasi, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Julie van Schalkwyk, et a.l, 2010, Antibiotic Prophylaxis in Obstetric Procedures, Society of Obstetricians and Gynaecologists of Canada in Journal of Obstetricians and Gynaecologists of Canada, 247, 879 – 885.

Kanji, S.& Delvin, J.W., 2008, Antimicrobial Prophylaxis In Surgery: Dipiro, J.T., Wells, B.G., Talbert, R.L., Yee, G.C., Matzke, G.R.&Posey, M.L., dalam Pharmacotherapy A Pathophysiologic Approach7th edition,The Mc Graw-Hill Companies, USA.

(3)

21

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2011, Petunjuk TeknisJaminan Persalinan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta.

Kemenkes, 2011, Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 2406/MENKES/PER/XII/2011,Pedoman Umum Penggunaan Antibiotik, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta.

Lofmark, S., Edlund, C. & Nord, C., 2010, Metronidazole Is Still the Drug of Choice for Treatment of Anaerobic Infections, Clinical Infectious Diseases Oxford journal , 50: S16–23.

Lopes, T., Spirtos, N., Naik, R. & Monaghan, M., 2011, Bonney’s Gynaecological Surgery 11 Edition, John Wiley and Sons, L, UK.

Lucasti, C., Pospescu, I., Ramesh, M., Lipka, J. & Sable, C., 2013,Comparative study of the efficacy and safety of ceftazidime/avibactam plus metronidazole versus meropenem in the treatment of complicated intra-abdominal infections in hospitalized adults: results of a randomized, doubleblind,phaseIItrial, http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/23391714/ (diakses 17 Maret 2013).

MacDorman., Marian F., Menacker F. & Declercq E., 2008, Reproductive Statiatic Branch, Division of Vital Statistic ,National Center for Health Statistic Centers for Disease Control and Prevention. http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/18456070/ (diakses 9 Mei 2012). Manuaba, Ida Bagus Gde., 1998, Ilmu kebidanan, penyakit kandungandan

keluarga berencana untuk pendidikan bidan, EGC, Jakarta.

Miller, F., Agnes, Vandome., & McBrewster, J., 2009, Caesarean Section, VDM Publishing House, UK.

Mochtar, R, 1998, Sinopsis Obstetri: Ostetri Fisiologi, Obstetri Patologi edisi 2, EGC, Jakarta.

NHS, 2009, Antimicrobial Therapy for Common Infections and Surgical Antibiotic Policy for Adult Patients : Epirical Prophylaxis, Pennine AcuteHospital NHS Trust Drugs and TheTherapeutics Committee.

Notoatmodjo, S., 2010, Metodologi Penelitian Kesehatan, Rineka Cipta,Jakarta. Novita, L., 2007, Tinjauan Lama Perawatan Pasca Seksio Sesarea di Instalasi

(4)

22

Saifuddin, A. B., Wiknjosastro, G. H., Affandi, B. & Waspodo, D., 2010, Buku Panduan Praktis Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal, PT. Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo, Jakarta.

Setiabudy, R., 2008, Penisilin, Sefalosporin dan Antibiotik Betalaktam lainnya, dalam Farmakologi dan Terapi, Ganiswara, S.G., Suyatna, F.D., Purwantyastuti & Nafrialdi, edisi 5, Bagian Farmakologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Jakarta.

Setiawan, Didik & Haefa, A. B., 2007,Pola Penggunaan AntibiotikaProfilaksis pada PasienBedah Caesar di Rumah SakitUmum Daerah Purbalingga Tahun 2007, Proseeding Kongres Ilmiah ISFI XVI 2008.

SIGN, 2008, Antibiotic Prophylaxis in Surgery : A National Clinical Guideline, Scottish IntercollegiateGuideline Network, Edinburgh.

Smaill, F. & Hofmeyr, G.J., 2002, Antibiotic Prophylaxis for Caesarean Section, Cochrane Database of Systematic Review, Issue 3, CD000933.

Suyono, Lulu, Gita, Harum, & Endang, 2007, Hubungan Antara Umur Ibu hamil dengan Frekuensi Solusio Plasenta di RSUD Dr. Moewardi Surakarta,http://www.kalbe.co.id/file/cdk158kebidanan.pdf (diakses 7 Maret 2013)

Tanan, D., Tjitrosantoso, H. & Fatimawali, 2011, Tinjauan Penggunaan Antibiotika Pada Pasien Seksiso Sesarea Di BLU RSUP. Prof. dr.R.D. Kandou Manado Periode Januari – Desember 2011, Program Studi Farmasi FMIPA UNSRAT Manado, 95115.

Tjay & Raharja., 2007, Obat-obat Penting, Khasiat, Penggunaan dan Efek Samping, Edisi VI, Cetakan Pertama, 65-88, Elex Media Komputindo, Jakarta.

Vincent, H.S.G., 2007, Penisilin, Sefalosporin dan Antibiotik Betalaktam lainnya, dalam Farmakologi dan Terapi, Setiabudy, R., Suyatna, F., D., Purwantyastuti & Nafrialdi, edisi 5, Bagian Farmakologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Jakarta.

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk mengetahui gambaran dan kesesuaian penggunaan antibiotik profilaksis pada pasien bedah apendisitis di rumah sakit “X” tahun

Berdasarkan catatan medis penderita diketahui bahwa jumlah pasien yang menjalani bedah apendisitis pada tahun 2011 sebanyak 130. Namun setelah dianalisis 41 pasien diantaranya

Anonim, 1992, Pedoman Penggunaan Antibiotik Nasional, edisi I, Direktorat Jendral Pelayanan Medik Departemen Kesehatan Republik Indonesia, JakartaR. Anonim, 2001, Kapita

Antibiotik yang paling banyak digunakan di Instalasi Rawat Inap RS X Klaten tahun 2011 dari golongan sefalosporin generasi ketiga adalah seftriakson, sedangkan menurut pedoman

Alhamdulillah, puji syukur atas kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyusun dan menyelesaikan skripsi dengan judul

Atas rahmat dan ridha Allah SWT, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul ”Evaluasi Penggunaan Antibiotik Profilaksis Pada Pasien Bedah Apendisitis di Rumah

Setiawati, Arini dan Nafrialdi, 2009, Obat Gagal Jantung , In: Gunawan, Sulistia, G., Farmakologi dan Terapi, Edisi 5, Jakarta : Departemen Farmakologi

Dari 51 data pasien yang tepat obat dan tepat pasien, maka antibiotik profilaksis yang diberikan tidak sesuai dengan besaran dosis yang dianjurkan menurut Penggunaan Antibiotika