BAB II
LANDASAN TEORI
2.1. Konsep Dasar Web
Pada bab ini penulis mencoba mengemukakan beberapa teori yang diambil dalam bebagai buku web dan pemrograman website. Namun teori-teori tersebut tidak dijelaskan secara keseluruhan, melainkan hanya bagian tertentu yang ada kaitannya serta mendukung dalam pelaksanaan pembuatan desain web dan pemrograman website ini.
A. Pengertian Internet
Menurut Hidayatullah dan Jauhari Khairul (2015:1) menyatakan bahwa
“internet adalah jaringan global yang menghubungkan komputer-komputer di seluruh dunia. Dengan internet, sebuah komputer bisa mengakses data yang terdapat pada komputer lain dibenua yang berbeda”.
Internet dan jaringan komputer adalah hasil evolusi dari ARPANET, sebuah proyek riset tingkat tinggi yang dimiliki oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat. DARPA menseponsori perkembangan jaringan yang menggunakan internet protocol (IP), TCP (Transmision Control Protocol) dan UDP (User Datagram Protocol).
Pada mulanya ARPANET hanya menghubungkan empat situs, yaitu Stanford Reserch Institute, University of Califirnia, Santa Barbara, University Of Utah, dimana mereka membentuk satu jarungan terpadu pada tahun 1969, dan
secara umum ARPANET diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ini berkembang pesat diseluruh daerah, dan semua universitas dinegara tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan mengaturnya. Oleh sebab itu ARPANET dipecah menjadi dua, yaitu “MILNET”
untuk keperluan militer dan “ARPANET” baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer seperti universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal dengan DARPA internet yang disederhanakan menjadi internet.
Pada tahun 1982 istilah “Internet” pertama kali digunakan, dan TCP atau IP diadopsi sebagai protokol universal untuk jaringan tersebut. Pada tahun 1986 diperkenalkan sistem nama domain yang sekarang dikenal dengan DNS (Domain Name System) yang berfungsi untuk menyeragamkan sistem pemberian nama alamat di jaringan komputer.
Berikut ini adalah beberapa fasilitas yang disediakan melalui internet : 1. E-mail
Electronic-mail adalah surat atau pesan elektronik yang dikirimkan dan diterima melalui komputer. Dengan e-mail, pesan yang dikirimkan akan sampai kepada penerima saat itu juga. Dibandingkan dengan pengiriman surat melalui jasa pengiriman, e-mail telah memangkas waktu dan pesan yang disampaikan juga up-to-date. E-mail saat ini sudah bisa disertai dengan grafik, gambar foto, suara, animasi, dan bahkan bisa mengirim ke beberapa alamat sekaligus.
2. FTP (File Transfer Protocol)
FTP (File Transfer Protocol) adalah salah satu layanan internet untuk melakukan transfer file. Proses melakukan transfer file dari komputer ke server (file server) disebut dengan istilah unggah (upload). File yang sudah berada di
file server, dapat diambil oleh orang lain untuk disimpan di komputer (pc).
Proses mengambil file dari file server disebut dengan unduh (download).
3. Telnet (Telecommunication Network)
Telnet (Telecommunication Network) merupakan salah satu protokol jaringan yang digunakan di koneksi internet atau LAN (Local Area Network). Telnet digunakan untuk melakukan koneksi ke sebuah server dan port tertentu. Telnet digunakan untuk berinteraksi langsung dengan server. Anda dapat mengetikan perintah langsung dari komputer untuk ditunjukan ke server dan server akan langsung merespon output (keluaran) untuk ditunjukan ke komputer yang mengirimkan perintah.
4. Gopher
Gopher adalah program berbasis teks yang digunakan untuk mem-browser daftar menu internet diberbagai server gopher. Gopher merupakan aplikasi yang dapat mencari informasi di internet dan informasi yang dicari hanya sebatas pada teks. Untuk mendapatkan informasi melalui gopher, diperlukan hubungan dengan server gopher yang ada di internet.
5. World Wide Web (WWW)
World Wide Web merupakan kumpulan dokumen multimedia yang saling terkoneksi menggunakan link hypertext. Hypertext merupakan sebuah link yang digunakan untuk melakukan perpindahan antar dokumen. Web memudahkan kita mengakses berbagai informasi dalam bentuk teks, gambar, video, suara, dan juga animasi.
Internet telah memberikan konstribusi dan andil yang sangat besar bagi perkembangan dunia. Kehadiran internet telah menghapus batas dan jarak terhadap
akses informasi. Bagaimanapun juga, perkembangan internet bisa memberikan dampak positif (baik) dan dampak negatif (buruk).
B. Pengertian Website
Menurut Yuhefizar (2008:2) menyatakan bahwa “Website adalah keseluruhan halaman-halaman web yang terdapat dalam sebuah domain yang mengandung sebuah informasi”. Sebuah website biasanya dibangun atas banyak halaman web yang saling berhubungan. Hubungan atara satu halaman web dengan halaman web yang lainnya disebut dengan hyperlink, sedangkan teks yang dijadikan media penghubung disebut hyperteks.
Domain adalah nama unik yang dimiliki institusi sehingga bisa diakses melalui internet, misalnya lintau.com, yahoo.com, google.com, dan lain-lain. Untuk mendapatkan sebuah domain kita harus melakukan register pada registar-registar yang ditentukan. Istilah lain yang sering ditemui sehubungan dengan website adalah homepage. Homepage adalah halaman awal sebuah domain. Misalnya, anda membuka website www.google.com, halaman pertama yang muncul disebut dengan homepage, jika anda meng-klik menu-menu yang ada dan meloncat ke lokasi yang lainnya, disebut webpage, sedangkan keseluruhan isi atau content domain disebut website.
Berikut adalah jenis-jenis website berdasarkan sifatnya adalah : 1. Website dinamis
Website dinamis merupakan sebuah website yang menyediakan content atau isi yang selalu berubah-ubah setiap saat. Misalnya website berita seperti, www.kompas.com, www.detik.com, www.polinpdg.ac.id, dan lain-lain.
2. Website statis
Website statis merupakan website yang merupakan content-nya sangat jarang diubah. Misalnya web profile organisasi, dan lain-lain.
C. Pengertian Web Browser
Menurut Sidik dan Husni Iskandar Pohan (2014:5) mengemukakan bahwa
“Browser web adalah software yang digunakan untuk menampilkan informasi dari server web”. Software ini kini telah dikembangkan dengan menggunakan user interface grafis, sehingga pemakai dapat dengan melakukan ‘point dan click’ untuk pindah antar dokumen.
Lynx adalah browser web yang masih menggunakan mode teks, yang akibatnya adalah tidak ada gambar yang dapat ditampilkan. Lynx ini ada pada lingkungan DOS dan *nix (kekurangan sistem operasi Unix). Akan tetapi perkembangan dari browser mode teks ini tidaklah secepat browser web dengan GUI.
Dapat dikatakan saat ini hanya ada 2 browser web GUI yang populer : Internet Explorer dan Netscape Navigator. Kedua browser ini bersaing untuk merebut pemakainya, dengan berusaha untuk mendekati standar spesifikasi dokumen HTML yang direkomendasikan oleh W3C.
D. Pengertian Web Server
Menurut Sidik dan Husni Iskandar Pohan (2014:6) mendefinisikan “Server web adalah komputer yang digunakan untuk menyimpan dokumen-dokumen web, komputer ini akan melayani permintaan dokumen web dari kliennya”.
Browser web seperti Explorer atau Navigator berkomunikasi melalui jaringan (termasuk jaringan Internet) dengan server web, menggunakan HTTP.
Browser akan mengirimkan request kepada server untuk meminta dokumen
tertentu atau layanan lain yang disediakan oleh server. Server memberikan dokumen atau layanannya jika tersedia juga dengan menggunakan protokol HTTP.
E. Bahas Pemrograman PHP (Personal Home Page)
Menurut anhar (2010:3) “Personal Home Page (PHP) adalah bahasa pemrograman web server-side yang bersifat open source.” PHP merupakan script yang terintegrasi dengan HTML dan berada pada server (server side HTML embedded scripting) yang digunakan untuk membuat halaman website yang dinamis.
Kelahiran PHP bermula saat Rasmus Lerdorf membuat sejumlah skrip Perl yang dapat mengamati siapa saja yang melihat -lihat daftar riwayat hidupnya, yakni pada tahun 1994. Skrip-skrip ini selanjutnya dikemas menjadi tool yang disebut
"Personal Home Page". Paket inilah yang menjadi cikal-bakal PHP. Pada tahun 1995, Rasmus menciptakan PHP/FI Versi 2.
PHP merupakan singkatan dari PHP Hypertext Preprocessor. Ia merupakan bahasa berbentuk skrip yang ditempatkan dalam server dan diproses di server.
Hasilnya yang dikirimkan ke klien, tempat pemakai menggunakan browser. Secara khusus, PHP dirancang untuk membentuk aplikasi web dinamis. Artinya, ia dapat membentuk suatu tampilan berdasarkan permintaan terkini. Misalnya, Anda bisa menampilkan isi database ke halaman web. Pada prinsipnya PHP mempunyai fungsi yang sama dengan skrip-skrip seperti ASP(Active Server Page), Cold Fusion, ataupun Perl. Namun, perlu diketahui bahwa PHP sebenarya bisa dipakai secara commandline. Artinya, skrip PHP dapat dijalankan tanpa melibatkan web server maupun browser.
Pada versi inilah pemograman dapat menempelkan kode terstruktur di dalam tag HTML. Yang menarik, kode PHP juga bisa berkomunikasi dengan database dan melakukan perhitungan-perhitungan yang kompleks sambil jalan. Pada saat ini PHP cukup populer sebagai peranti pemrograman Web, terutama di lingkungan Linux.
Walaupun demikian, PHP sebenamya juga dapat berfungsi pada server-server yang berbasis UNIX, Windows, dan Macintosh. Pada awalnya. PHP dirancang untuk diintegrasikan dengan web server Apache. Namun, belakangan PHP juga dapat bekerja dengan web server seperti PWS (Personal Web Server), IIS (Internet Information Server), dan Xitami. Untuk mencoba PHP, Anda tidak perlu menggunakan komputer berkelas server.
F. Bahasa Pemrograman HTML (Hiper Text Markuo Language)
Menurut Anhar (2010:40) “HTML ( Hyper Text Markup Leanguage ) adalah sekumpulan simbol-simbol atau tag-tag yang dituliskan dalam sebuah file yang digunakan untuk menampilkan halaman pada web browser”.
HTML atau Hyper Text Markup Leanguage merupakan suatu format data yang digunakan untuk membuat dokumen hypertext yang dapat dibaca dari suatu platform computer ke platform komputer lainnya tanpa perlu melakukan suatu perubahan apapun. Dokumen HTML disebut sebagai markup language karena mengandung tanda-tanda tertentu yang digunakan untuk menentukan tampilan teks dan tingkat kepentingan dari text tersebut dalam suatu dokumen. Dengan system Hypertext pada dokumen HTML.
G. Pengertian Basis Data
Menurut Fathansyah (2012:2) mengemukakan : Basis Data terdiri atas 2 kata, yaitu Basis dan Data. Basis kurang lebig dapat diartikan sebagai markas atau
gudang, tempat bersarang atau berkumpul. Sedangkan Data adalah respresentasikan fakta dunia nyata yang mewakili suatu objek seperti manusia (pegawai, siswa, pembeli, pelanggan), barang, hewan, peristiwa, konsep, keadaan dan sebagainya yang diwujudkan dalam bentuk angka, huruf, simbol, teks, gambar, bunyi, atau kombinasinya.
Didalam sebuah disk, basis data dapat diciptakan dan dapat pula ditiadakan.
Di dalam sebuah disk, kita dapat pula menempatkan beberapa (lebih dari satu) basis data. Sementara dalam sebuah basis data, kita dapat menempatkan satu atau lebih tabel. Pada tabel inilah sesungguhanya data disimpan dan ditempatkan. Setiap basis data umumnya dibuat untuk mewakili sebuah semesta data yag spesifik.
Karena itu, operasi-operasi dasar yang dapat kita lakukan berkenaan dengan basis data dapat meliputi :
1. Pembuatan basis data baru (create database), yang identik dengan pembuatan lemari arsip yang baru
2. Penghapusan basis data (drop database), yang identik dengan perusakan lemari arsip (sekaligus beserta isinya, jika ada).
3. Pembuatan tabel baru ke suatu basis data (create tabel), yang identik dengan penambahan map arsip baru ke sebuah lemari arsip yang telah ada.
4. Peghapusan tabel dari suatu basis data (drop tabel), yang identik dengan perusahaan map arsip lama yang ada di sebuah lemari arsip.
5. Penambahan atau pengisian data baru ke sebuah tabel di sebuah basis data (insert), yang identik dengan penambahan lembaran arsip ke sebuah map arsip.
6. Pengembalian data dari sebuah tabel (query), yang identik dengan pencarian lembara arsip dari sebuah map arsip.
7. Pengubahan data dari sebuah tabel (update), yang identik dengan perbaikan isi lembaran arsip yang ada di sebuah map arsip.
Penghapusan data dari sebuah tabel (delete), yang identik dengan penghapusan sebuah lembaran arsip yang ada di sebuah map arsip.
H. Pengertian Adobe Dreamweaver CS6
Menurut Andi (2013:2 ) ”Adobe Dreamweaver CS6 adalah Salah satu aplikasi yang dapat anda manfaatkan untuk melakukan perancangan desain web secara visual atau aplikasi web editor “. Program ini banyak digunakan oleh pengembang web karena fitur-fiturnya yang menarik dan kemudahan penggunaannya. Versi terakhir Macromedia Dreamweaver sebelum Macromedia dibeli oleh Adobe Systems yaitu versi 8. Versi terakhir Dreamweaver keluaran Adobe Systems adalah versi 12 yang ada dalam Adobe Creative Suite 6 (sering disingkat Adobe CS6).
Dibawah ini beberapa keunggulan dari Adobe Dreamweaver CS6. Diantaranya : 1. Memiliki Kemampuan membuat halaman web yang lebih konsisten karena
sudah terinstall beberapa template yang elegan dan menarik.
2. Memiliki kemudahan dan efisiensi dalam penggunaan, karena bapi para pemula yang belum mengerti bahasa pemrograman, tetap bisa membuat halama web hanya dengan cara mengklik atau drag and drop menggunakan mouse serta bias melihat halaman HTML-nya selama proses desain berlangsung. Atau lebih dikenal dengan sebutan WYSIWYG (What You See Is What You Get). Selain itu Dreanweaver CS6 memiliki kemampuan memperlihatkan tiga proses yang berbeda, yaitu :
a. Code view : berfungsi untuk hanya menampilkan script HTML saja.
b. Desain view : berfungsi menampilkan kode-kode HTML yang ditulis menjadi sebuah design/template.
c. Split view : berfungsi menampilkan gabungan antara Code view dan Desain view pada saat bersamaan.
3. Dapat di Custom
Dreamweaver CS6 dapat disesuaikan dengan kebutuhan yang diperlukan.
Menu, tab, perintah, font dan warna semua kode dapat disesuaikan dengan prefensi pribadi.
4. Mudah untuk mengupload melalui FTP
Dreamweaver CS6 sudah dilengkapi dengan fitur FTP. FTP (File Transfer Protocol ) adalah sebuah protocol intrernet yang berjalan didalam lapisan aplikasi yang merupakan standar untuk pentransferan berkas (File)computer antar mesin-mesin dalam sebuah internetwork.. Jadi setelah selesai membanguan sebuah web, bisa langsung menguploadnya.
Berikut tampilan Halaman Awal Adobe Dreamweaver CS6.
Sumber : (Andi:2013)
Gambar II.1 : Halaman Awal Dreamweaver CS6
I. Pengertian XAMPP
Menurut Madcoms (2016:148) menyatakan bahwa “XAMPP adalah paket kumpulan software yang terdiri dari Apache, MySQL, PhpMyAdmin, PHP, Perl, Filezilla, dan lain-lain”. Fungsinya XAMPP adalah sebagai server yang berdiri sendiri (localhost), yang terdiri atas Program ini tersedia dalam GNU General Public License dan bebas, merupakan web server yang mudah digunakan yang dapat melayani tampilan halaman web yang dinamis.program Apche HTTP Server, MySQL database, dan penerjemah bahasa yang ditulis dengan bahasa pemrograman PHP dan Perl. Nama XAMPP merupakan singkatan dari X (empat sistem operasi apapun), Apache, MySQL, PHP dan Perl.
J. Pengertian PHP My Admin
Menurut Madcoms (2016:148) menyatakan bahwa ”PHPMyAdmin adalah tool open source yang ditulis dalam bahasa PHP untuk menangani administrasi MySQL berbasis World Wide Web”. Fungsi dari halaman ini adalah sebagai pengendali database MySQL sehingga pengguna MySQL tidak perlu repot untuk menggunakan perintah-perintah SQL. Karena dengan adanya halaman ini semua hal tersebut dapat dilakukan hanya dengan mengklik menu fungsi yang ada pada halaman PHPMyAdmin.
K. Pengertian MySQL
Menurut Anhar (2010:45) menjelaskan “Mysql (My Structure Query Language) adalah salah satu DataBase Management System (DBMS) dari sekian banyak DBMS seperti Oracle, MS SQL, Postagre SQL, dan lainnya”. MySQL berfungsi untuk mengolah database menggunakan bahasa SQL. MySQL bersifat
open source sehinga kita bisa menggunakan secara gratis. Pemrograman PHP juga sangat mendukung atau support dengan database MYSQL.
MySQL merupakan DBMS yang multitheard, multi-user yang bersifat gratis dibawah lisensi GNU General Public Licence (GPL). Tidak seperti Apache yang merupakan software yang dikembangkan oleh komunitas umum, dan hak cipta untuk kode sumber dimiliki oleh penulis masing-masing. MySQL dimiliki dan disponsori oleh sebuah perusahaan Swedia, yaitu MySQL AB. MySQL AB memegang hak cipta kode sumbernya. Adapun beberapa kelebihan MySQL, antara lain :
1. MySQL dapat berjalan dengan stabil pada berbagai sistem operasi, seperti Windows, Linux, FreeBSD, Mac Os X Server, Solaris, dan masih banyak lagi.
2. Bersifat Open Source, MySQL didistribusikan secara open source (gratis), dibawah lisensi GNU General Public Licence (GPL).
3. Bersifat Multiuser, MySQL dapat digunakan oleh beberapa user dalam waktu yang bersamaan tanpa mengalami masalah.
4. MySQL memiliki kecepatan yang baik dalam menangani query (perintah SQL). Dengan kata lain, dapat memproses lebih banyak SQL per satuan waktu.
5. Dari segi security atau kamanan data, MySQL memiliki beberapa lapisan sekuriti, seperti level subnet mask, nama host, dan izin akses user dengan sistem perizinan yang mendetail serta password yang terenkripsi.
6. Selain MySQL bersifat fleksibel dengan berbagai pemrograman, MySQL juga memiliki interface (antarmuka) terhadap berbagai aplikasi dan bahasa pemrograman dengan menggunakan fungsi API (Application Programming Interface).
L. Model Pengembangan Perangkat Lunak
Menurut Sukamto dan M. Shalahuddin (2014:28) menyatakan :
Model SDLC air terjun (waterfall) sering juga disebut model sekuensial linier (sequential linear) atau alur hidup klasik (classic life cycle). Model air terjun meyediakan pendekatan alur hidup perangkat lunak secara sekuensial atau terurut dimulai dari analisis, desain, pengodean, pengujian, dan tahap pendukung (support).
Berikut adalah gambar model air terjun :
Sumber : Rosa A.S dan M. Shalahuddin (2014:29)
Gambar II.2 Model Pengembangan Perangkat Lunak Waterfall 1. Analisa kebutuhan perangkat lunak
Pada tahap ini penulis melakukan proses pengumpulan kebutuhan secara intensif untuk mespesifikasikan kebutuhan perangkat lunak yang agar dapat dipahami perangkat lunak seperti apa yang dibutuhkan oleh user. Spesifikasi kebutuhan perangkat lunak pada tahap ini perlu untuk didokumentasikan.
2. Desain
Desain perangkat lunak adalah proses multi langkah yang fokus pada desain pembuatan program perangkat lunak termasuk struktur data, arsitektur perangkat lunak, representasi antarmuka, dalam prosedur pengodean. Tahap ini mentranslasi kebutuhan perangkat lunak dari tahap analisis kebutuhan ke
respresentasi desain agar dapat diimplementasikan menjadi program pada tahap selanjutnya. Desain perangkat lunak yang dihasilkan pada tahap ini juga perlu didokumentasikan.
3. Pembuatan kode program
Desain harus ditranslasikan ke dalam program perangkat lunak. Hasil dari tahap ini adalah program komputer sesuai dengan desain yang telah dibuat pada tahap desain.
4. Pegujian
Pengujian fokus pada perangkat lunak secara dari segi lojik dan fungsional dan memastikan bahwa semua bagian sudah diuji. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir kesalahan (error) dan memastikan keluaran yang dihasilkan sesuai dengan yang diinginkan.
5. Pendukung (support) atau pemeliharaan (maintenance)
Tidak menutup kemungkinan sebuah perangkat lunak mengalami perubahan ketika sudah dikirmkan ke user. Perubahan bisa terjadi karena adanya kesalahan yang muncul dan tidak terdeteksi saat pengujian saat perangkat lunak harus beradaptasi dengan lingkungan baru. Tahap pendukung atau pemeliharaan dapat mengulangi proses pengembangan mulai dari analisis spesifikasi untuk perubahan perangkat lunak yang sudah ada, tapi tidak membuat perangkat lunak baru.
2.1. Teori Pendukung
A. Pengertian Stuktur Navigasi
Menurut Suyanto (2008:62) “Struktur navigasi dalam situs web melibatkan sistem navigasi situs web secara keseluruhan dan desain interface situs web tersebut, navigasi memudahkan jalan yang mudah ketika menjelajahi situs web”.
Struktur navigasi juga dapat diartikan sebagai struktur alur dari suatu program yang merupakan rancangan hubungan dan rantai kerja dari beberapa area yang berbeda dan dapat membantu mengorganisasikan seluruh elemen pembuatan website. Ada empat macam bentuk dasar yaitu :
1. Struktur Navigasi Linear
Pengguna akan melakukan navigasi secara berurutan, dalam frame atau byte informasi satu ke yang lainnya.
Sumber : Binanto, (2010:269)
Gambar II.3. Struktur Navigasi Linear 2. Struktur Navigasi Hierarkis
Struktur dasar ini disebut juga struktur “linear dengan percabangan” karena pengguna melakukan navigasi disepanjang cabang pohon struktur yang terbentuk oleh logika isi.
Sumber : Binanto (2010:269)
Gambar II.4. Struktur Navigasi Hierarkis 3. Struktur Navigasi Non-Linear
Pengguna akan melakukan navigasi dengan bebas melalui isi proyek dengan tidak terikat dengan jalur yang sudah ditentukan sebelumnya.
Sumber : Binanto (2010:270)
Gambar II.5. Struktur Navigasi Non-Linier 4. Struktur Navigasi Komposit
Pengguna akan melakukan navigasi dengan bebas (secara non-linear), tetapi terkadang dibatasi presentasi linear film atau informasi penting dan atau pada data yang paling terorganisasi secara logis pada suatu hierarki.
Sumber : Binanto (2010:270)
Gambar II.6. Struktur Navigasi Komposit B. Pengertian ERD (Entity Relationship Diagram)
Menurut Fatansyah (2012:81) menyimpulkan bahwa : Model Entity Realtionship yang berisi komponen-komponen Himpunan Entitas dan Himpunan Relasi yang masing-masing dilegkapi dengan atribut-atribut yang mempersentasikan seluruh fakta dari ‘dunia nyata’ yang kita tinjau, dapat digambarkan dengan lebih sistematis dengan menggunakan Diagram Entity- Relationship (Diagram E-R).
Notasi-notasi simbolik di dalam Diagram E-R yang dapat kita gunakan adalah :
1. Persegi panjang menyatakan himpunan Entitas.
2. Lingkaran atau Elip, menyatakan Atribut (Atribut yang befungsi sebagai key digarisbawahi).
3. Belah Ketupat, menyatakan Himpunan Relasi.
4. Garis, sebagai penghubung antara Himpunan Relasi dengan Himpunan Entitas dan Himpunan Entitas dengan Atributnya.
5. Kardinalitas Relasi dapat dinyatakan dengan banyaknya garis cabang atau dengan pemakaian angka (1 dan 1 untuk relasi satu-ke-satu, dan N untuk relasai satu-ke-banyak, atau N dan N untuk relasi banyak-ke-banyak).
Pemakaian istilah ‘Model Keterhubungan-Entitas’ dalam bahasa indonesia dapat digunakan sebagai padanan dari istilah asing : Entity Relationship Model (E- R Model). Akan tetapi, istilah Model Entity Relationship telah demikian populer/umum digunakan dalam berbagai pembahasan tentang analisis/perancangan Basis Data. Karena itu, agar tidak menimbulkan kebingungan yang tidak perlu, di dalam pembahasan berikutnya kita gunakan saja istilah asing tersebut.
Pada Model Entity-Relationship, semesta data yang ada di ‘dunia nyata diterjemahkan dengan memanfaatkan sejumlah perangkat konseptual menjadi sebuah diagram data, yang umum disebut sebagai Diagram Entity-Relationship (Diagram E-R). Sebelum kita membahas lebih jauh tentang bagaimana Diagram E- R tersebut dapat kita gambarkan, maka yang harus lebih dulu diketahui adalah komponen-komponen pembentuk Model Entity-Relationship. Sesuai namanya, ada 2 (dua) komponen utama pembentuk Model Entity-Relationship, yaitu Entitas (Entity) dan Relasi (Relation). Kedua komponen ini dideskripsikan lebih jauh melalui sejumlah Atribut/Properti.
1. Entitas (Entity) dan Himpunan Entitas (Entity Set)
Entitas merupakan individu yang mewakili sesuatu yang nyata (eksistensinya) dan dapat dibedakan dari sesuatu yang lain. Sebuah kursi yang kita duduki, seseorang yang menjadi pegawai di sebuah perusahaan dan sebuah mobil yang melintas di depan kita adalah Entitas. Sekelompok Entitas yang sejenis dan berada dalam lingkup yang sama membentuk sebuah Himpunan Entitas (Entity Set).
2. Atribut (Attributesl Properties)
Setiap Entitas pasti memiliki Atribut yang mendeskripsikan karakteristik (properti) dari Entitas tersebut.
3. Relasi (Relationship) dan Himpunan Relasi (Relationship Sets)
Relasi menunjukan adanya hubungan d antara sejumlah entitas yang berasal dari himpunan entitas yang berbeda.
4. Kardinalitas/Derajat Relasi
Kardinalitas Relasi menunjukan jumlah maksimum entitas yang dapat berelasi dengan entitas yang lain. Kardinalitas Relasi yang terjadi di antara dua himpunan entitas (misalnya A dan B) dapat berupa :
a. Satu ke Satu (One to One),
Yang berarti setiap entitas pada himpunan entitas A berhubungan dengan paling banyak dengan satu entitas pada himpunan entitas B, dan begitu juga sebaliknya setiap entitas pada himpunan entitas B berhubungan dengan paling banyak dengan satu entitas pada himpunan entitas A.
b. Satu ke Banyak (One to Many),
Yang berarti setiap entitas pada himpunan entitas A dapat berhubungan dengan banyak entitas pada himpunan entitas B, tetapi tidak sebaliknya, di mana setiap entitas pada himpunan entitas B berhubungan dengan paling banyak dengan satu entitas pada himpunan entitas A.
c. Banyak ke Satu (Many to One),
Yang berarti setiap entitas pada himpunan entitas A berhubungan dengan paling banyak dengan satu entitas pada himpunan entitas B, tetapi tidak sebaliknya, di mana setiap entitas pada himpunan entitas A berhubungan dengan paling banyak satu entitas pada himpunan entitas B.
d. Banyak ke Banyak (Many to Many),
Yang berarti setiap entitas pada himpunan entitas A dapat berhubungan dengan banyak entitas pada himpunan entitas B, dan demikian juga sebaliknya, di mana setiap entitas pada himpunan entitas B dapat berhubungan dengan banyak entitas pada himpunan entitas A.
C. Pengertian LRS (Logical Relationship Structure)
Menurut Frieyadie (2007:13) “LRS merupakan hasil dari pemodelan Entity Relational Ship (ER) beserta atributnya sehingga bisa terlihat hubungan-hubungan antar entitas”. Dalam pembuatan LRS terdapat 3 hal yang dapat mempengaruhi (Frieyadie, 2007:13) yaitu :
1. Jika tingkat hubungan (cardinality) satu pada satu (one-to-one), maka di gabungkan dengan entitas yang lebih kuat (strong entity), atau digabungkan dengan entitas yang memiliki atribut yang lebih sedikit.
2. Jika tingkat hubungan (cardinality) satu pada banyak (one-to-many), maka hubungan relasi atau digabungkan dengan entitas yang tingkat hubungannya banyak.
3. Jika tingkat hubungan (cardinality) banyak pada banyak (many-to-many), maka hubungan relasi tidak akan digabungkan dengan entitas manapun, melainkan menjadi sebuah LRS.
D. Pengujian Web Black-Box Testing
Menurut Sukamto dan M. Shalahuddin (2014:275) menyatakan “Black-Box Testing adalah perangkat lunak dari segi spesifikasi fungsional tanpa menguji desain dan kode program. Penguji dimaksudkan untuk mengetahui apakah fungsi-
fungsi, masukan, dan keluaran dari perangkat lunak sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan”.
Pengujian kotak hitam dilakukan dengan membuat kasus uji yang bersifat mencoba semua fungsi dengan memakai perangkat lunak apakah sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan. Kasus uji yang dibuat untuk melakukan pengujian kotak hitam harus dibuat dengan kasus benar dan kasus salah, misalkan untuk kasus proses login maka kasus uji yang dibuat adalah :
a. Jika user memasukan nama pemakai (username) dan kata sandi (password) yang benar.
b. Jika user memasukan nama pemakai (username) dan kata sandi (password) yang salah, misalnya nama pemakai benar tapi kata sandi salah, atau sebaliknya, atau keduanya salah.