• Tidak ada hasil yang ditemukan

Teori Bilangan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Teori Bilangan"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)

1

BAB 1

TEORI BILANGAN

1. BILANGAN ASLI

1,2,3,

 N  Sifat Aljabar ) n Penghapusa Hk. ( . . ) ' ( ) ( ) identitas unsur -f Distributi ( . 1 1 . ) ' ( ) . . ) .( ) ( ) Komutatif ( . . ) ' ( ) ( ) Asosiatif ( ) . .( ). . ( ) ' ( ) ( ) ( ) ( . , , n m k n k m iv n m k n k m iv n n n iii n k m k n m k iii m n n m ii m n n m ii n m k n m k i n m k n m k i n m k                          N  Sifat Urutan .) Monoton ( , . . maka , Jika ) ( ) Monoton ( , maka , Jika ) ( ) Transitif ( maka , dan Jika ) ( ) Trikotomi ( , , : satu) (tepat berlaku , setiap Untuk ) ( N N N                   k k n k m n m iv k k n k m n m iii n k n m m k ii m n n m n m n m i

Sifat Terurut Rapi: Setiap subset tak kosong dari N mempunyai unsur terkecil. Prinsip Induksi Matematika

(i) Prinsip Induksi I

. benar ) ( pernyataan maka benar, juga 1) ( kan mengakibat benar ) ( jika (2) dan benar ) 1 ( Jika (1) . pernyataan himpunan ) ( Misalkan n n P k P k P P n n P   N

(ii) Prinsip Induksi II

. benar ) ( pernyataan maka benar, juga 1) ( kan mengakibat benar ) ( jika (2) dan benar ) 1 ( Jika (1) . pernyataan himpunan ) ( Misalkan n n P k P k m k P P n n P     N  CONTOH N N N N N                                                      n n n r r r a ar ar ar a n n n n n n n n n n n n n n n n n n n n n n , 1 2 1 3 1 2 1 1 1 . 6 1 , 1 ) 1 ( . 5 , 1 ) 1 ( 1 4 . 3 1 3 . 2 1 2 . 1 1 . 4 , 6 ) 1 2 )( 1 ( 3 2 1 . 3 , 3 ) 2 )( 1 ( ) 1 ( 4 . 3 3 . 2 2 . 1 . 2 , 2 ) 1 ( 3 2 1 . 1 2 2 2 2 1 2 2 2 2 2      

(2)

2 1 . 2 ) 2 )( 1 ( ! dan )! ( ! ! 1 2 1 ) ( . 10 ), )( ( . 9 2 dibagi habis ) 5 3 ( ) 5 3 ( 8. bulat bilangan adalah ) 3 2 ( ) 3 2 ( . 7 1 2 2 1 1 2 1 1                                                                                n n n n k n k n C k n b b a n n b a k n b a n b a n a b a N n b ab b a a b a b a N n N n n k n n k k n n n n n n n n n n n n n n n n Penyajian Bilangan

1. Setiap bilangan asli a dapat ditulis dalam basis 10,

) 10 ( 4 ) 10 ( 2 ) 10 ( 6 ) 10 ( 3 4 20 600 3000 3624 : , 1 , 0 ; 9 0 ), 10 ( ) 10 ( ) 10 ( ) 10 ( 0 1 2 3 0 1 1 0 0 1 1 1 1                     Contoh a a a a n i a a a a a a n n i n n n n   

2. Misalkan b1adalalah basis sistem bilangan.

Untuk setiap bilangan asli a dapat disajikan dalam basis b sebagai

8 0 1 2 0 1 1 0 0 1 1 1 1 335 ) 8 ( 5 ) 8 ( 3 ) 8 ( 3 5 ) 8 ( 3 ) 64 ( 3 221 : ) ( ) , , 1 , 0 ( 1 0 ,                     Contoh a a a a n i b a b a b a a b a a b n n i n n n n   

Jadi, ekivalensi bilangan berbasis 8 (oktal) dari bilangan desimal 221 adalah 335.

2. BILANGAN BULAT

,3,2,1,0,1,2,3,

 Z  Sifat Aljabar ) terhadap ( 0 ) ( . 1 1 . ) ' ( 0 0 ) ( . . ) ' ( ) ) ( ) . .( ). . ( ) ' ( ) ( ) ( ) ( : berlaku . , , setiap Untuk                     a dari invers b b a iv a a a iii a a a iii a b b a ii a b b a ii c b a c b a i c b a c b a i c b a Z

 Terdapat N Z Z dengan sifat

N N, N N, N N Z           b b a iii b a b a ii a a a a i a maka , Jika ) ( maka , Jika ) ( atau 0 , : ) satu tepat ( berlaku ) (  Untuk setiap a,bZ, abbaN  Untuk setiap aN, 0a

(3)

3  Sifat Urutan cb ca c b a iii c b c a c b a ii a b b a b a b a i             maka , 0 dan Jika ) ( maka , 0 dan Jika ) ( . , , : satu) (tepat berlaku , ) ( Z 3. KETERBAGIAN Definisi

Untuk bilangan bulat a dan b di mana a0, a dikatakan membagi b jika terdapat bilangnan bulat lain c sehingga bac. Dengan kata lain, a pembagi dari b atau b kelipatan dari a atau b habis dibagi a dan ditulis sebagai ba .

SIFAT

1) UntuksetiapaZ, aa (refleksif)

2) Untuksetiapa,b,cZ, ab danbcac (transitif) 3) Untuksetiapa,b,c,x,yZ, ab danaca(xbyc)(linear)

4) Untuksetiapa,b,cZ, abcacb (perkalian) 5) Untuksetiapa,b,cZ, cacb danc0ab (kanselasi/pencoretan)

6) UntuksetiapaZ, 1a

7) UntuksetiapaZ, a0

8) Untuksetiapa,bZ, ab danbaab (a dan b disebut berasosiasi) SIFAT

1. Uji Bilangan Habis Dibagi

a. Suatu bilangan habis dibagi 2  digit terakhirnya habis dibagi 2 (yaitu: 0, 2, 4, 6 atau 8).

Contoh: 21570, 149752, 3987484, 2974596, 3974638 habis dibagi 2, sebab digit terakhirnya masing-masing adalah 0, 2, 4, 6, 8.

b. Suatu bilangan habis dibagi 2n n digit terakhirnya habis dibagi 2n.

Contoh: 356568 habis dibagi 8 (= 23),sebab 568 habis dibagi 8 (568 : 8 = 71). 4971248 habis dibagi 16 (= 24), sebab 1248 habis dibagi 16 (1248:16=78).

c. Suatu bilangan habis dibagi 3  jumlah dari digit-digitnya habis dibagi 3 . Contoh : 653535 habis dibagi 3, sebab 6+5+3+5+3+5=27 dan 27 habis dibagi 3. d. Suatu bilangan habis dibagi 9  jumlah dari digit-digitnya habis dibagi 9.

(4)

4

e. Suatu bilangan habis dibagi 5  digit terakhirnya habis dibagi 5 (yaitu: 0 atau 5). Contoh: 621580, 24649775 habis dibagi 5.

f. Suatu bilangan habis dibagi 5n n digit terakhirnya habis dibagi 5n.

Contoh: 2457375 habis dibagi 125 (= 53),sebab 375 habis dibagi 125 (375:125=3).

g. (i) N bilangan yang dapat dipartisi ke dalam bilangan-bilangan 3 digit dari kanan (

9 8 7 6 5 4 , ,d d d d d d

). Jumlah alternating (d7d8d9 d4d5d6 ) habis dibagi 7  N habis dibagi 7.

Contoh: 1369851 habis dibagi 7, sebab 851-369+1=483 habis dibagi 7 (483:7=69).

(ii) Suatu bilangan habis dibagi 7  Kurangi 2 kali digit terakhir dari digit sisanya habis dibagi 7.

Contoh: 483 habis dibagi 7, sebab 48-(3x2)=42 habis dibagi 7.

(iii) Suatu bilangan habis dibagi 7  Tambah 5 kali digit terakhir ke digit sisanya habis dibagi 7.

Contoh: 483 habis dibagi 7, sebab 48+(3x5)=63=7(9) habis dibagi 7.

h. (i) Suatu bilangan habis dibagi 11  jumlah alternating dari digit-digitnya (selisih antara jumlah digit pada posisi ganjil dan jumlah digit pada posisi genap dari bilangan tersebut) habis dibagi 11.

Contoh: 3718814 habis dibagi 11, sebab (3+1+8+4)-(7+8+1)=16-16=0 habis dibagi 11

(ii) Suatu bilangan habis dibagi 11  Tambah 2 digit terakhir ke digit sisanya habis dibagi 11.

Contoh: 627 habis dibagi 11, sebab 6+27=33 habis dibagi 11.

(iii) Suatu bilangan habis dibagi 11  Kurangkan digit terakhir dari digit sisanya habis dibagi 11.

Contoh: 627 habis dibagi 11, sebab 62-7=55 habis dibagi 11.

2. Jika bilangan N habis dibagi a dan juga habis dibagi b, maka N akan habis dibagi ab dengan syarat a dan b relatif prima. Berlaku sebaliknya.

Contoh : 36 habis dibagi 4 dan 3, maka 36 akan habis dibagi 12.

4. BILANGAN PRIMA Definisi

Suatu bilangan bulat p1 disebut bilangan prima jika p hanya memiliki pembagi 1 dan p sendiri. Jika bilangan bulat n > 1 bukan prima, maka n disebut bilangan komposit

(5)

5   , 9 , 8 , 6 , 4 : , 7 , 5 , 3 , 2 : komposit Bilangan prima Bilangan

TEOREMA:

1) Ada tak hingga banyak bilangan prima. 2) Teorema Faktorisasi Prima.

Sebarang bilangan bulat n > 1 mempunyai penyajian tunggal sebagai perkalian bilangan prima.

3) Misal bilangan asli n memiliki penguraian prima nk

k n n n

p

p

p

p

n

1

.

2

.

3

....

3 2 1

dengan k p p p

p1, 2, 3,...., adalah bilangan-bilangan prima yang berbeda, maka

a) Banyaknya faktor berbeda dari n adalah (n)(n11)(n2 1)(n31)....(nk 1). b) Banyaknya cara berbeda untuk memfaktorkan n adalah

) 1 )....( 1 ( ) 1 ( ) 1 ( 2 1 ) ( 2 1 3 2 1     n n n nk n  .

4) Jika n bilangan komposit, maka n memiliki faktor prima p dengan pn.

5. FPB, KPK DAN ALGORITMA PEMBAGIAN Definisi

(i) Bilangan c disebut faktor persekutuan bilangan a dan b jika c membagi a dan b. (ii) Bilangan d disebut faktor persekutuan terbesar bilangan a dan b jika

(1) d faktor persekutuan a, b

(2) Untuk setiap faktor persekutuan e dari bilangan a dan b, maka de , Notasi: d ditulis sebagai (a,b) atau FPB(a,b) atau gcd(a,b).

(iii) Dua bilangan bulat a dan b disebut relatif prima atau koprima jika FPB(a,b)=1.

Definisi

(i) Bilangan k disebut kelipatan persekutuan bilangan a dan b jika k dapat dibagi oleh a dan b.

(ii) Bilangan k disebut kelipatan persekutuan terkecil bilangan a dan b jika (1) k kelipatan persekutuan a, b

(2) Untuk setiap kelipatan persekutuan l dari bilangan a dan b, maka lk , Notasi: k ditulis sebagai KPK(a,b) atau lcm(a,b).

Contoh:

1. FPB(45,75)=15.

2. Bilangan 8 dan 9 adalah relatif prima, sebab FPB(8,9)=1. 3. KPK (12,20)=60.

SIFAT

(6)

6

Misalkan b bilangan positif, maka untuk setiap bilangan bulat a ada tunggal bilangan q dan r sehingga

r qb

a  , 0≤ r< b. Jika ab , maka r=0.

2) Jika a dan b bilangan bulat dan d= FPB(a,b), maka ada bilangan m dan n sehingga nb

ma d  

3) Jika p bilangan prima, a, b bilangan bulat dan abp , maka ap atau bp .

4) Jika ac,bcdanFPB(a,b)1, maka ab . c 5) Pemfaktoran Tunggal

Setiap bilangan bulat a dengan a 1, maka a dapat ditulis sebagai perkalian bilangan prima (Penulisan ini tunggal kecuali urutannya).

TEOREMA

1. Teorema Bachet Bezout,

Faktor persekutuan terbesar dari sebarang bilangan bulat a dan b, dapat ditulis sebagai kombinasi dari a dan b, yaitu ada bilangan bulat x, y sehingga (a,b)axby. 2. Lemma Euclid

Jika bca dan (a,b)1, maka ca . 3. Jika (a,b)d, maka , 1      d b d a .

4. Misalkan c adalah bilangan bulat positif, maka

ca,cb

c

 

a,b . 5.

2 2

 

2 , ,b ab a  6. Jika k k p p a 1....  1  dan k k p p b 1....  1  , i,i 0,i i 1, i1, 2,...,k maka ) , min( ) 1 , 1 min( 1 ... ) , ( k k k p p b a FPB      . 7. Jika k k p p a 1....  1  dan k k p p b 1....  1  , i,i 0,i i 1, i1, 2,...,k maka ) , max( ) , max( 1 ... ) , ( 1 1 k k k p p b a KPK      . 8. Jika a = b q + r, maka FPB(a,b)FPB(b,r)

9. Jika a1,a2,a3,....,an bilangan bulat yang tidak semuanya nol, maka

a1,a2,a3,...,an1,an

a1,a2,a3,...,

an1,an

.

10. FPB dari dua bilangan asli berurutan adalah 1. FPB(n,n+1) = 1 dengan n bilangan asli.

6. BILANGAN BULAT TERBESAR Definisi

Jika x bilangan real, maka

 

x menyatakan bilangan bulat terbesar yang lebih kecil atau sama dengan x.

(7)

7 Contoh :

7,25

7 dan

3,74

4 .

 Nilai

 

xx jika dan hanya jika x bilangan bulat.

 Tanda

 

dapat digunakan untuk menentukan nilai k bulat terbesar sehingga ak membagi n! dengan a merupakan bilangan prima dan “!” menyatakan faktorial.

Nilai k terbesar =                3 2 a n a n a n

Contoh: Nilai k terbesar sehingga 3k membagi 28! Adalah

9 3 1 13 3 28 3 28 3 28 3 2                   k .

Untuk setiap bilangan real x, y berlaku

    

xyxy

.

Untuk setiap bilangan bulat positif n, k (k>1) berlaku   k n k n k n 1 2 .

Untuk setiap bilangan rteal x dan bilangan asli n berlaku

 

 

nx n n x n x n x x                      1 2  1 .

Jika p, q dua bilangan bulat yang relatif prima, maka

2 ) 1 )( 1 ( ) 1 ( 3 2                                 p q q p q q p q p q p  . 7. RELASI KONGRUENSI Definisi

Misalkan m > 0. Jika a dan b adalah bilangan bulat sehingga a-b dapat dibagi m, maka a dan b dikatakan kongruen modulo m dan ditulis

) (mod m b

a

Dengan kata lain, a-b=km untuk k bilangan bulat. Definisi

Misalkan m > 0. Bilangan bulat a dikatakan invers dari bilangan bulat b jika ) (mod 1 m abContoh: (1) 311(mod6), sebab 31-1=30=6(5) (2) 1002(mod7), sebab 100-2=98=7(14).

(3) 2 adalah invers dari 6 modulo 11, sebab 2.6121.1112.61(mod11)  Sifat

 Misal a,b,c,d,mZ, m > 0 , kΖ dengan ab(mod m) dan cd (mod m). Maka: 1) acbd(mod m)

(8)

8 2) acbd(mod m) 3) a.cb.d (modm) 4) akbk (mod m) 5) ) ) , ( (mod e m FPB m e b e

a , e adalah bilangan bulat positif yang membagi a dan b. 6) Jika f polinomial dengan koefisien bilangan bulat maka f(a) f(b) (modm)  Jika ab(mod m), maka untuk setiap bilangan p berlaku:

1) apbp(mod m) 2) apbp(mod m) 3) apbp(mod m)

 Jika a, b, c, dan m bilangan yang memenuhi cacb(mod m) dan FPB(c,m)=1, maka ab(mod m).

 Jika a, b, n, m adalah bilangan bulat dan m > 0, maka (anb)mbm (mod n).

8. TEOREMA FERMAT, WILSON’S, & EULER 1. Teorema Kecil Fermat

Jika p adalah bilangan prima dan FPB(p,a)1, maka ap11(mod p) [atau ) (mod 0 1 1 p ap   ]. 2. Akibat

Jika p bilangan prima, maka untuk setiap bilangan bulat a berlaku apa(mod p)[atau ) (mod 0 p a ap   ]. 3. Lemma

Jika a2 1

mod p

, maka berlaku tepat satu a1(mod p) atau a1

mod p

. 4. Teorema Wilson

Jika p bilangan prima, maka (p1)!10(modp)[atau (p1)!1(modp)]. 5. Kebalikan Teorema Wilson

Jika (p1)!10(modp), maka p adalah bilangan prima. 6. Fungsi Euler Jika k k p p p n  . 2....  2 1 1

adalah faktorisasi prima dari n > 1, maka                       k p p p n n) 1 1 1 1 ...1 1 ( 2 1  . 7. Teorema Euler

(9)

9

8. Persamaan kuadrat x2 10(mod p)dengan p bilangan prima ganjil mempunyai jawab jika dan hanya jika p1(modp)

9. PERSAMAAN DIOPHANTINE

Definisi

Persamaan Diophantine adalah persamaan yang solusinya harus dicari di himpunan bilangan bulat.

Koefisien dari persamaan juga hanya melibatkan bilangan bulat. Contoh: 56x72y 40.

 Jika persamaan Diophantine mempunyai solusi banyak tak hingga, maka bentuk parametrik digunakan untuk menyatakan relasi antara variabel-variabel persamaan. Contoh: Solusi dari 56x72y 40 adalah x209tdan y157t,t bilangan bulat. 10. SOAL LATIHAN

1. Diantara bilangan-bilangan 2006, 2007 dan 2008, bilangan yang memiliki faktor prima berbeda terbanyak adalah …….

2. Ada berapa banyak diantara bilangan-bilangan 20000002, 20011002, 20022002, 20033002 yang habis dibagi 9 ?

3. Bilangan 2004 memiliki faktor positif selain 1 dan 2004 sendiri sebanyak...

4. Jumlah empat bilangan asli berurutan senantiasa habis dibagi p. Maka nilai p terbesar adalah …

5. Misalkan H adalah himpunan semua faktor positif dari 2007. Banyaknya himpunan bagian dari H yang tidak kosong adalah....

6. Bilangan 2,525252... adalah bilangan rasional, sehingga dapat ditulis dalam bentuk mn ,

di mana m, n bilangan-bilangan bulat,n0 .Jika dipilih m dan n relatif prima, berapakah m+n ?

7. Berapakah bilangan bulat positif k terkecil sehingga 20032003…2003 (dengan k kali 2003) habis dibagi 9?

8. Misalkan N adalah bilangan bulat terkecil yang bersisa 2 jika dibagi 5, sisa 3 jika dibagi 7, sisa 4 jika dibagi 9. Tentukan jumlah digit N.

9. Jika a679b adalah bilangan 5 angka yang habis dibagi 72, tentukan nilai a dan b.

10.Diketahui FPB(a, 2008)=251. Jika a>2008 maka nilai terkecil yang mungkin bagi a adalah... 11.Nilai dari

2009

1 ( ,7)

k FPBk adalah ...

12.Jika 999999999

10 dibagi 7, maka sisanya adalah.... 13.Carilah sisa hasil bagi jika 1987

6 dibagi 37?

(10)

10

15. Untuk setiap bilangan real , kita definisikan   sebagai bilangan bulat yang kurang dari atau sama dengan . Jika x dan y bilangan real sehingga

 

x 9 dan

 

y 12, maka nilai

terkecil yang mungkin dicapai oleh yx adalah?

16. Untuk sebarang bilangan real a, notasi

 

a menyatakan bilangan bulat terbesar yang lebih kecil dari atau sama dengan a. Jika x bilangan real yang memenuhi

x 3

 

x

 

3 , maka x

 

x tidak akan lebih besar dari …..

17.Suatu bilangan terdiri dari 2 angka. Bilangan tersebut sama dengan 4 kali jumlah kedua angka tersebut. Jika angka kedua dikurangi angka pertama sama dengan 2. Tentukan bilangan tersebut.

18.Suatu bilangan terdiri dari 3 angka. Bilangan tersebut sama dengan 12 kali jumlah ketiga angkanya. Tentukan bilangan tersebut.

19.Diketahui bahwa 5kn2 2005 untuk k dan n bulat serta n2 adalah bilangan yang terdiri dari

tiga digit dengan ketiga digitnya semuanya berbeda. Tentukan semua nilai n2 yang mungkin. 20.Tentukan A dan B jika

BA B AB

(11)

11

10. SOAL DAN PEMBAHASAN

1. Diantara bilangan-bilangan 2006, 2007 dan 2008, bilangan yang memiliki faktor prima berbeda terbanyak adalah …….

(OSP, 2007)

Jawab:

2006=2.17.59  Banyaknya faktor prima berbeda dari 2006 adalah 3. 2007=32.27  Banyaknya faktor prima berbeda dari 2007 adalah 2. 2008=23.251  Banyaknya faktor prima berbeda dari 2008 adalah 2.

Jadi, bilangan yang memiliki faktor prima berbeda terbanyak adalah 2006.

2. Ada berapa banyak diantara bilangan-bilangan 20000002, 20011002, 20022002, 20033002 yang habis dibagi 9 ?

Jawab :

Penjumlahan digit 20000002 = 2 + 0 + 0 + 0 + 0 + 0 + 0 + 2 = 4 (tidak habis dibagi 9) Penjumlahan digit 20011002 = 2 + 0 + 0 + 1 + 1 + 0 + 0 + 2 = 6 (tidak habis dibagi 9) Penjumlahan digit 20022002 = 2 + 0 + 0 + 2 + 2 + 0 + 0 + 2 = 8 (tidak habis dibagi 9) Penjumlahan digit 20033002 = 2 + 0 + 0 + 3 + 3 + 0 + 0 + 2 = 10 (tidak habis dibagi 9)

Karena semua penjumlahan digit tidak ada yang habis dibagi 9 maka tidak ada bilangan-bilangan tersebut yang habis dibagi 9.

3. Bilangan 2004 memiliki faktor positif selain 1 dan 2004 sendiri sebanyak... (OSK, 2004) Jawab: prima) bilangan 167 dan 3 , 2 ( 167 . 3 . 2 501 . 4 2004   2

Banyaknya faktor positif dari 2004 (termasuk 1 dan 2004) adalah (2+1)(1+1)(1+1)=12. adi, faktor positif selain 1 dan 2004 sendiri sebanyak (12-2)=10.

4. Jumlah empat bilangan asli berurutan senantiasa habis dibagi p. Maka nilai p terbesar adalah

(OSK, 2008) Jawab:

Jumlah empat bilangan asli berturutan senantiasa dapat dinyatakan dengan ) 1 2 ( 2 2 4 ) 2 ( ) 1 ( ) 1 (n nn  n  n  n, n>2.

(12)

12

Andaikan p>2, maka p harus membagi 2n+1. Hal ini tidak mungkin karena nilai p tetap sedangkan nilai n berubah-ubah. Jadi, nilai p terbesar adalah 2.

5. Misalkan H adalah himpunan semua faktor positif dari 2007. Banyaknya himpunan bagian dari H yang tidak kosong adalah....

(OSK, 2007)

Jawab:

2007=9.223=32.223

Banyak faktor positif=(2+1)(1+1)=6.

Maka H 6 dan banyak himpunan bagian dari H yang tidak kosong=26-1=63.

6. Bilangan 2,525252... adalah bilangan rasional, sehingga dapat ditulis dalam bentuk mn ,

dimana m, n bilangan-bilangan bulat, n0 .

Jika dipilih m dan n relatif prima, berapakah

m

n

? (OSP, 2002) Jawab: Misalkan x2,525252..... Maka 100x252,5252.... 99 250 250 99 ... 525252 , 2 .... 5252 , 252 100        x x x x

Karena 250 dan 99 relatif prima, maka m=250 dan n=99. Jadi, m+n=349.

7. Berapakah bilangan bulat positif k terkecil sehingga 20032003…2003 (dengan k kali 2003) habis dibagi 9? (OSP, 2003) Jawab: Misalkan

 

 

k

a

20032003

...

2003

.

Agar a dapat dibagi 9, maka jumlah digit-digitnya harus habis dibagi 9. Jumlah digit a adalah k(2+0+0+3)=5k.

Jadi, bilangan bulat positif k terkecil sehingga 20032003…2003 (dengan k kali 2003) habis dibagi 9 adalah k=9.

8. Misalkan N adalah bilangan bulat terkecil yang bersisa 2 jika dibagi 5, sisa 3 jika dibagi 7, sisa 4 jika dibagi 9. Tentukan jumlah digit N.

A. 4 B. 8 C. 13 D. 22 E. 40

(OSK, 2003)

(13)

13

}

,

24

,

17

,

10

,

3

,

4

,

11

,

{

,

3

7

}

,

22

,

17

,

12

,

7

,

2

,

3

,

8

,

{

,

2

5

N

m

m

N

N

k

k

N

Z

Z

Bilangan persekutuan terkecil adalah 17. Maka bilangan bulat terkecil yang bersisa 2 jika dibagi 5 dan sisa 3 jika dibagi 7 berbentuk

N

(

5

.

7

)

n

17

,

n

Z

N

{

,

18

,

17

,

52

,

87

,

122

,

157

,

192

,

}

. (*)

}

,

166

,

157

,

148

,

,

49

,

40

,

31

,

22

,

13

,

4

,

5

,

{

,

4

9

n

n

N

N

Z

(**)

Dari (*) dan (**), bilangan persekutuan terkecil adalah 157. Maka bilangan bulat terkecil yang bersisa 2 jika dibagi 5, sisa 3 jika dibagi 7 dan sisa 4 jika dibagi 9 berbentuk

Z

t

t

t

N

(

3

.

5

.

7

)

157

135

157

,

.

Nmin terjadi jika t=0, yaitu Nmin=157. Jadi, jumlah digit N adalah 1+5+7=13.

9. Jika a679b adalah bilangan 5 angka yang habis dibagi 72, tentukan nilai a dan b. Jawab:

72 = 9 ⋅ 8. Karena 9 dan 8 relatif prima maka a679b harus habis dibagi 8 dan 9. Karena a679b habis dibagi 8 maka 79b habis dibagi 8. Agar 790 + b habis dibagi 8 maka b = 2.

Karena a6792 habis dibagi 9 maka a + 6 + 7 + 9 + 2 habis dibagi 9. Nilai a yang memenuhi hanya 3.

Jadi bilangan tersebut adalah 36792.

10. Diketahui FPB(a, 2008)=251. Jika a>2008 maka nilai terkecil yang mungkin bagi a adalah... (OSK, 2008) 11. Nilai dari

2009 1 ( ,7) k FPBk adalah ... (OSK, 2009) Jawab:

FPB(a,7) = 1 bila a bukan kelipatan 7 FPB(b,7) = 7 bila b kelipatan 7

Jumlah bilangan kelipatan 7 antara 1 sampai 2009 ada 287, jumlah bilangan bukan kelipatan 7 antara 1 sampai 2009 ada 1722.

Maka

FPB(1,7) + FPB(2,7) + .. + FPB(2009,7) = 287 . 7 + 1722 . 1 = 2009 + 1722 = 3731.

12. Jika 999999999

10 dibagi 7, maka sisanya adalah.... (OSK, 2009)

Jawab:

Karena 7 membagi 1001, maka 103 1(mod7). 10999...9 (1)333...3 (mod7)1(mod7)6(mod7)

(14)

14 Jadi, sisanya 6.

13. Carilah sisa hasil bagi jika 1987

6 dibagi 37

Jawab:

Akan dicari b sedemikian hingga 61987 b(mod 37). Karena 62 1

mod37

dan 61987 6.(62)993 maka

 

6 6.( 1)

mod37

6(mod37) 31

mod37

. 6

61987  2 993   993  

Jadi, b = 31.

14. Buktikan bahwa 7, 13 dan 181 adalah faktor dari 3105 + 4105. Jawab :

Karena 105 ganjil maka 3105 + 4105 habis dibagi 3 + 4 = 7. 3105 + 4105 = (33)35 + (43)35 = 2735 + 6435

Karena 35 ganjil maka 3105 + 4105 habis dibagi 27 + 64 = 91. Karena 91 = 7 ⋅ 13 maka 3105 + 4105 habis dibagi 13.

3105 + 4105 = (35)21 + (45)21 = 24321 + 102421

Karena 21 ganjil maka 3105 + 4105 habis dibagi 243 + 1024 = 1267. Karena 1267 = 7 ⋅ 181 maka 3105 + 4105 habis dibagi 181.

15. Untuk setiap bilangan real , kita definisikan   sebagai bilangan bulat yang kurang dari atau sama dengan . Sebagai contoh  4,9 4 dan  7 7. Jika x dan y bilangan real sehingga

 

x 9 dan

 

y 12, maka nilai terkecil yang mungkin dicapai oleh yx adalah?

(OSK, 2003)

16. Untuk sebarang bilangan real a, notasi

 

a menyatakan bilangan bulat terbesar yang lebih kecil dari atau sama dengan a. Jika x bilangan real yang memenuhi

x 3

 

x

 

3 , maka x

 

x tidak akan lebih besar dari …..

(OSP, 2005)

Jawab:

17. Suatu bilangan terdiri dari 2 angka. Bilangan tersebut sama dengan 4 kali jumlah kedua angka tersebut. Jika angka kedua dikurangi angka pertama sama dengan 2. Tentukan bilangan tersebut.

(15)

15

Jawab:

Misalkan bilangan tersebut adalah ab, maka 10a + b=4 (a+b) 2a=b b-a=2  2a-a=2  a=2 dan b=4.

Jadi bilangan tersebut adalah 24.

18. Suatu bilangan terdiri dari 3 angka. Bilangan tersebut sama dengan 12 kali jumlah ketiga angkanya. Tentukan bilangan tersebut.

Jawab:

Misal bilangan tersebut adalah abc dengan 1 ≤ a ≤ 9 ; 0 ≤ b ≤ 9 ; 0 ≤ c ≤ 9, maka : 100a + 10b + c = 12 ( a + b + c)

88a = 2b + 11c  2b = 11 (8a − c) ⋅⋅⋅⋅⋅⋅ (1)

Karena a, b dan c bilangan bulat, maka b kelipatan 11 atau b = 11k dan (8a − c) = 2k. Karena 0 ≤ b ≤ 9, maka nilai k yang memenuhi adalah k = 0  b = 0 dan c = 8a

Karena 0 ≤ c ≤ 9, maka a = 0 (tidak memenuhi) atau a = 1 (memenuhi)  c = 8 ⋅ 1 = 8. ∴ Bilangan tersebut adalah : 108.

19. Diketahui bahwa 5k = n2 + 2005 untuk k dan n bulat serta n2 adalah bilangan yang terdiri dari tiga digit dengan ketiga digitnya semuanya berbeda. Tentukan semua nilai n2 yang mungkin.

Jawab:

Karena 5k dan dan 2005 habis dibagi 5 maka n2 habis dibagi 5 yang berakibat n habis dibagi 5. n tidak akan habis dibagi 10 sebab akan membuat dua angka terakhirnya 00.

n2 < 1000  n < 34. Nilai n yang mungkin adalah 15 atau 25.

Karena 152 = 225 yang membuat terdapat dua digit yang sama maka n2 = 252 = 625 sebagai satu-satunya nilai n2 yang memenuhi.

20. Tentukan A dan B jika : AB + B = BA

Jawab:

(10A + B) + (B) = (10B + A) dengan 1 ≤ A ≤ 9 ; 1 ≤ B ≤ 9 ; A dan B bilangan bulat. 9A = 8B  A = 8t dan B = 9t dengan t adalah bilangan bulat.

1 ≤ 8t ≤ 9  Nilai t yang memenuhi hanya t = 1. ∴ A = 8 dan B = 9

21. Misalkan M danm berturut-turut menyatakan bilangan terbesar dan bilangan terkecil di antara semua bilangan 4-angka yang jumlah keempat angkanya adalah 9. Berapakah faktor prima terbesar dari M -m?

(OSP, 2002)

(16)

16

Misalkan bilangan yang ditanyakan adalah abcd dengan a+b+c+d=9. Agar bilangan abcd sebesar-besarnya, haruslah a=9

Karena a+b+c+d=9, maka b=c=d=0. M 9000.

Agar bilangan abcd sekecil-kecilnya dan a0 , haruslah sekecil mungkin, yaitu a=1. Demikian juga b dan c, yakni b=c=0.

Karena a+b+c+d=9, maka d=8.

m

1008

.

 Maka

M

m

9000

1008

7992

8

(

999

)

8

(

27

)

(

37

)

2

3

.

3

3

.

37

.  Jadi, faktor prima terbesar dari M -m adalah 37.

22. Misalkan a, b, c, d, e, f, g, h, i adalah bilangan-bilangan asli berbeda yang kurang atau sama dengan 9. Jika jumlah tiga bilangan dalam setiap lingkaran nilainya sama, tentukan nilai a+d+g.

(OSK, 2003)

Jawab:

Karena a, b, c, d, e, f, g, h, i adalah bilangan-bilangan asli berbeda dengan 1≤ a, b, c, d, e, f, g, h, i ≤9, maka

a

b

c

 i

1

2

3

9

45

. Misalkan n adalah jumlah tiga bilangan dalam setiap lingkaran.

Maka

.

15

9

135

9

)

45

(

2

45

9

)

(

2

)

9

3

2

1

(

9

)

9

(

)

3

(

)

2

(

)

1

(

n

n

n

i

c

b

a

n

h

i

b

c

a

b

i

a

Perhatikan (**) ) 1 , 5 ( ), 2 , 4 ( ), 4 , 2 ( ), 5 , 1 ( : ) , ( 6 15 9 (*) ) 5 , 9 ( ), 6 , 8 ( ), 8 , 6 ( ), 9 , 5 ( : ) , ( 14 15 1 i h i h i h i a i a i a              

(17)

17 , 6 7 15 15 7 ; 3 4 15 15 4 2 6 15 15 6 ; 8 3 15 15 3 ; 7 5 15 15 5 ; 4 2 15 15 2                                                 f g g f c d d c e f f e b c c b d e e d a b b a Jadi, adg93618.

23. Tentukan sisa pembagian jika dibagi 73.

Jawab:

73 adalah bilangan prima, maka dari Fermat's Little Theorem kita tahu bahwa . Maka, kita kelompokkan berdasarkan modulo 73.

. Selanjutnya, kita gunakan cara biasa.

_________ _________ _________

_________ .

Jadi, sisa pembagiannya adalah 32.

24. Tentukan dua angka terakhir dari 31234

Jawab:

Dua angka terakhir 1234 

3 sisa pembagian 31234 oleh 100. 31234 35x 2064 (mod100)

 

35 206.34

mod100

CONTOH:

1. Untuk menentukan FPB dari tiga bilangan bulat 105, 140, dan 350, kita gunakan sifat 8) untuk melihat bahwa:

105,140,350

105,

140,350

 

 105,70

35.

2. Tentukan FPB(252, 198) dengan menggunakan algoritma pembagian.

JAWAB 54 198 . 1 252  36 54 . 3 198  18 36 . 1 54  18 . 2 36 Jadi FPB(252,198)=18

(18)

18

3. Misalkan (a,b) = 1, maka buktikan

ab, a2abb2

1 atau3.

JAWAB Misal

2 2

, a ab b b a d     . Sekarang d membagi (ab)2a2abb2 3ab.

Olehkarena itu d membagi 3b(ab)3ab3b2. Dengan cara yang sama d3a2, maka

3a2,3b2

 

3 a2,b2

3

 

a,b 2 3

d . Jadi, d = 1 atau 3. (Terbukti)

4. Barisan bilangan 101, 104, 109, 116, .... adalah barisan yang berbentuk 2

100 n an   , .... , 5 , 4 , 3 , 2 , 1 

n untuk masing-masing n misal dn

an,an1

. Tentukan nilai n n d 1 max  . JAWAB Karena dn

100n2,100(n1)2

 

 100n2,100n22n1

 

 100n2,2n1

. Jadi

n n n

n

dn 2(100 2) (2 1) 200 . Jadi, dn

2(200n)(2n1)

401. Ini berarti dn401 untuk semua n. Apakah ini yang paling maksimum? Jawabnya ya... Misal untuk n = 200, maka a200 1002002 100(401) dan a201 1002012 101(401). Jadi 401

1 

n

n

d Max 6. Tentukan angka satuan bilangan 1991

1997 Jawab:

Angka satuan 1991

1997  sisa pembagian 19971991 oleh 10. (199 x 10 7)1991(mod10) 71991(mod10) 74x4973(mod10) 

 

74 497.73 (mod10) (2421)497 .343(mod10) 1.3(mod10)3(mod10) Jadi angka satuan 19971991 adalah 3.

Referensi

Dokumen terkait

Untuk mengkonversi bilangan bulat desimal ke dalam bentuk bilangan Untuk mengkonversi bilangan bulat desimal ke dalam bentuk bilangan heksadesimal, cara yang

Cara lain pembuktian dapat dengan memberikan argumen logis berikut: diantara bilangan bulat a dan a + 1 pasti ada salah satunya bilangan genap. Berdasarkan Teorema

i) basis induksi : sebuah bilangan bulat kita katakan buruk jika tidak baik. Apa yang ingin kita buktikan adalah tidak ada bilangan buruk yang lebih besar dari 32. Untuk

Untuk menyatakan bilangan berpangkat bulat menjadi bilangan desimal, kalian cukup mengubahnya dalam bentuk perkalian, kemudian menentukan hasil kalinya.. Untuk menentukan

i) basis induksi : sebuah bilangan bulat kita katakan buruk jika tidak baik. Apa yang ingin kita buktikan adalah tidak ada bilangan buruk yang lebih besar dari 32. Untuk

Dengan menggunakan bilangan tidak terhingga yang dihubungakan dengan persamaan Diofantus, maka ahli matematika modern dapat menelaah sifat berbagai bilangan bulat

Suatu bilangan bulat positif p yang lebih besar dari satu disebut sebagai bilangan prima jika faktor positif dari p hanyalah 1 dan p.. Bilangan bulat positif lebih besar dari 1

Peserta didik Bersama dengan guru melakukan kegiatan membaca dan menuliskan notasi bilangan bulat menggunakan kartu bilangan yang telah disiapkan oleh guru.. Guru mengambil beberapa