38
DAFTAR PUSTAKA
Arfina, Dita. 2011. Hubungan Menyiram Menggunakan Air Sumur dengan Kontaminasi Soil Transmitted Helminths pada Tanaman Kubis di Desa Seribu Dolok, Simalungun, Sumatera Utara. Skripsi. Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara.
Asribestari, R.,Setyono,J.S. 2013. Pengaruh Daya Tarik Pasar Tradisional dan Pasar Modern Terhadap Preferensi Konsumen. J. Tek. PWK2(3): 539-548.
Astawan, M. 2004.Kandungan Gizi Aneka Bahan Makanan. Edisi 1. Jakarta: Senior. 85-91.
Brooker, S., Clements, A CA., Bundy, D AP. 2006. Global Epidemiology, Ecology and Control of Soil Transmitted Helminth Infection. Adv Parasitol62:221-261
Daniel. 2005.Tanaman Lalap Berkhasiat Obat. Edisi 2. Jakarta: Swadaya. 18-21.
Dijaafar. Rahayu, S. 2007. Cemaran Mikroba Pada Produk Pertanian, Penyakit Yang Ditimbulkan dan Pencegahanya. J. Litbang Pertanian 26(2): 67-75
Eraky, M.A., Rashed, S.M., Nasr, M.E., Hamshary, A.M.S., El-Ghannam, A.S. 2014. Parasitic Contamination of Commonly Consumed Fresh Leafy Vegetables in Benha, Egypt.J.Parasitol.Res., 2(4): 1-7
Gracia, L.S., Bruckner, D.A. 2010. Diagnostik Parasitologi Kedokteran. Indonesia. Edisi 1. Jakarta: EGC. 138-161
39
Hajjami, K., Ennaji, M., Amdiouni, H., Fouad, S., and Cohen, N., 2013. Parasitic Contamination on Fresh Vegetable Consumed in Casablanca City (Morroco) and Risk for Consumer.Int. J. Sc. Tech., 2: 543-549
Haq, U.S., Maqbool, A. 2014. Parasitic Contamination of Vegetables Eaten Raw in Lahore. Pakistan J. Zool., vol. 46(5) : 1303-1309
Karrupiah, G. 2011. Perbedaan Higiene Sayuran yang Dijual di Pasar Tradisional dengan Pasar Modern. Karya Tulis Ilmiah. Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara.
Kusnoputranto, H., Susanna D. 2000. Kesehatan Lingkungan. Edisi 1, Jakarta: FKM UI. 68-72
Lilananda, Rudy, P. 2009. Transformasi Pasar Tradisional di Persekitaran Surabaya. Edisi 1. Surabaya: Fakultas Teknik Arsitektur UK Petra. 8-10
Nugroho, C., Djanah, S.N., Mulasari, S.A., 2010. Identifikasi Kontaminasi Telur Nematoda Usus Pada Sayuran Kubis (Brassica Oleracea) Warung Makan Lesehan Wonosari Gunungkidul Yogyakarta Tahun 2010.J. Kesehat Masyarakat., 4: 67-75
Pracaya. 2011. Kol alias Kubis. Cetakan 9. Jakarta: Penebar Swadaya. 23-34.
Purba, S.F., Chahaya, I., Marsaulina, I., 2012. Pemeriksaan Escherichia coli dan Larva Cacing Pada Sayuran Lalapan Kemangi (Ocimum basilicum), Kol (Brassica Oleracea L.var. capitata. L,) Selada (Lactuva sativa L.) Terong (Solanum melongena) Yang Dijual Di Pasar Tradisional, Supermarket dan Restoran Di Kota Medan Tahun
40
2012. Skripsi. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara.
Said, D.E.S. 2012.Detection of Parasites in Commonly Consumed Raw Vegetables. Alexandria J.Med4(8):345-352
Sembiring, Rosyana Br. 2005. Analisa Kandungan Escherichia Coli Pada Beberapa Jenis Sayur Lalapan Di Beberapa Pasar Kota Medan Dan Rumah Makan Siap Saji. Skripsi. Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera.
Setiawan, I., Suciawati, Hasanah, L., dan Edi. 2008. Wawasan SosialI lmu Pengetahuan Sosial SMP/MTS. Edisi 2. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional, 197-208.
Soemirat, J. 2005. Epidemiologi Lingkungan. Cetakan kedua.Yogyakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional, 35-40.
Sumantri, A. 2011.Metode Penelitian Kesehatan.Jakarta :Kencana, 21-28.
Surat Keputusan Menteri Kesehatan Nomor: 424/MENKES/SK/VI, 2006. Pedoman Pengendalian Cacingan.
Sutanto, I., Ismid, I.S. Buku Ajar Parasitologi Kedokteran. Edisi keempat Jakarta: Balai Penerbit FK UI, 2008. 6-20
Wardhana, K.P, Kurniawan, B. 2014.Identifikasi Telur STH pada Lalapan Kubis (Brassica oleracea) di warung-warung makan Universitas Lampung.Skripsi. Fakultas Kedokteran Universitas Lampung.
Widia, S.N., Ikasari, H., 2013. Analisis Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Konsumen dalam Pengambilan Keputusan Pembelian Sayuran di
41
Pasar Tradisional di Kota Semarang. Skripsi. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Dian Nuswantoro.
WHO, 2008.Weekly Epidemiological Record. Geneva: 83:237-252. Available from:
http://www.who.int/topics/helminthiasis/en/. [Accessed on 8 Mei 2015]