Perlindungan Hukum Pemegang Saham Minoritas Akibat Merger Bank
Teks penuh
Dokumen terkait
b. Untuk mengetahui perlindungan hukum terhadap pemegang saham Perseroan Terbatas yang melakukan meger lintas negara. Untuk mengetahui cara penyelesaian sengketa atas permasalahan
“Perseroan Terbatas, yang selanjutnya disebut perseroan, adalah badan hukum yang merupakan persekutuan modal, didirikan berdasarkan perjanjian, melakukan kegiatan usaha
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha.
Atas dasar Pasal tersebut maka Perseroan Terbatas sudah tidak dapat melakukan perbuatan hukum apapun, seperti juga yang diatur pada Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004
Hal tersebut diatur oleh ketentuan Pasal 8 huruf b Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 1999 tentang Merger, Konsolidasi, dan Akuisisi Bank, yang menentukan bahwa merger
Sesuai ketentuan Pasal 23 ayat 1 huruf a Anggaran Dasar Perseroan, Pasal 86 ayat 1 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (“Undang-Undang
Menurut Pasal 126 ayat (2) Undang-Undang tentang Perseroan Terbatas, apabila pemegang saham minoritas yang tidak setuju tersebut tidak dapat menjual sahamnya kepada pihak
Berdasarkan Pasal 69 ayat (1) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (“UUPT”) dan Pasal 19 ayat (2) huruf a dan b Anggaran Dasar Perseroan,