• Tidak ada hasil yang ditemukan

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Faktor Penyebab Guru Bimbingan & Konseling SLTA di Salatiga Tidak Melakukan Evaluasi Perencanaan Program T2 942011087 BAB V

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Faktor Penyebab Guru Bimbingan & Konseling SLTA di Salatiga Tidak Melakukan Evaluasi Perencanaan Program T2 942011087 BAB V"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan latar belakang di atas, sekolah mengadakan diskusi yang melibatkan peserta didik, orang tua perserta didik, komite sekolah, kepala sekolah, guru dan

Dalam setiap kegiatan manajemen sarana prasa- rana pembelajaran, melibatkan kepala sekolah, benda- hara sekolah, guru serta tim pengadaan barang. Kegi- atan pengadaan sarana dan

Bagi pengawas sekolah, disarankan untuk memberikan motivasi kepada kepala sekolah dan guru agar guru – guru tidak hanya aktif dalam mengajar saja namun guru –

Kriteria yang tidak terpenuhi seperti: (1) pembuatan tujuan indikator tidak melibatkan orang tua hanya melibatkan guru dan kepala sekolah; (2) tujuan indikator

sekolah menentukan kebijakan yang diterapkan, kepala sekolah bekerjasama dengan guru BK dalam menentukan kebijakan yang akan diterapkan dalam meningkatkan mutu

komponen yang ada yaitu guru, kepala sekolah, tenaga administrasi, komite sekolah, tokoh masyarakat dan pengawas sekolah diharapkan dapat sebagai bahan menyusun

” setelah Kepala Sekolah melakukan supervisi pelaksanaan pembelajaran dengan masuk kelas, guru dipanggil ke ruang Kepala Sekolah untuk menyampaikan hasil supervisi, kemudian guru

Penelitian Rohmah (2014), dengan judul ”Ketrampilan Manajerial Kepala Sekolah dalam Peningkatan Kinerja Guru”, menghasilkan: Komunikasi dan kerjasama kepala sekolah dalam