• Tidak ada hasil yang ditemukan

Materi Akuntansi UMKMK (Gambaran Umum UMKM)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Materi Akuntansi UMKMK (Gambaran Umum UMKM)"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

PERTEMUAN KE-1

GAMBARAN UMUM UMKM

Endra Murti Sagoro

1

(2)

TUJUAN PEMBELAJARAN

1. Mahasiswa dapat memahami dan menjelaskan

karakteristik UMKM.

3. Mahasiswa dapat memahami dan menjelaskan peluang

dan tantangan UMKM

(3)

PENGERTIAN UMKM

UMKM merupakan singkatan dari Usaha Mikro Kecil Menengah. Makna dari masing-masing usaha tersebut adalah sebagai berikut:

Usaha mikro: usaha yang memiliki ciri-ciri:

1.Nilai aset kurang dari Rp50.000.000.

2.Omzet kurang dari Rp50.000.000.

3.Jumlah karyawan kurang dari 10.

(4)

PENGERTIAN UMKM

UMKM merupakan singkatan dari Usaha Mikro Kecil Menengah. Makna dari masing-masing usaha tersebut adalah sebagai berikut:

Usaha kecil: usaha yang memiliki ciri-ciri:

1.Nilai aset antara Rp50.000.000 – Rp500.000.000

2.Omzet antara Rp50.000.000 – Rp500.000.000

(5)

PENGERTIAN UMKM

UMKM merupakan singkatan dari Usaha Mikro Kecil Menengah. Makna dari masing-masing usaha tersebut adalah sebagai berikut:

Usaha menengah: usaha yang memiliki ciri-ciri:

1.Nilai aset antara Rp500.000.000 – Rp2.500.000.000

2.Omzet antara Rp500.000.000 – Rp2.500.000.000

3.Jumlah karyawan antara 100-300

(6)

KARAKTERISTIK UMKM

UMKM memiliki karakteristik yang cukup berbeda dengan usaha besar, antara lain yaitu:

1. Sebagian besar UMKM dimiliki oleh perseorangan.

2. Modal relatif kecil.

3. Keuangan perusahaan menjadi satu dengan keuangan pemilik (prinsip akuntansi belum dianut).

(7)

KONTRIBUSI UMKM

UMKM memiliki kontribusi penting bagi perekonomian di Indonesia terutama dalam:

1. Penciptaan Invetasi Nasional

2. Produk Domestikl Bruto

3. Penyerapan Tenaga Kerja

(8)

PELUANG UMKM

UMKM memiliki peluang untuk berkembang karena mendapat perhatian banyak pihak, terutama dari pemerintah melalui

Kementerian UKM dan Koperasi.

Beberapa hal yang didapatkan UMKM antara lain:

1. Pinjaman modal lunak

2. Pelatihan-pelatihan

(9)

TANTANGAN UMKM

Beberapa tantangan yang dihadapi UMKM saat ini antara lain:

1. Modal terbatas, akses ke lembaga keuangan sulit.

2. Kualitas sumber daya manusia yang rendah.

3. Manajemen yang masih amburadul.

4. Tidak ada standar produk.

5. Tidak ada pengendalian.

6. Akses pasar terbatas.

(10)

TANTANGAN UMKM

Dalam proses perkembangannya, beberapa tantangan yang dihadapi UMKM saat ini antara lain:

7. Kemampuan bekerjasama dengan usaha besar rendah

8. Penguasaan teknologi rendah

9. Pengetahuan ekspor rendah

10. Aspek hukum

(11)

Carilah UMKM di sekitar Anda. Ajukan

beberapa pertanyaan mengenai:

1.Profil usaha.

2.Strategi usaha dijalankan.

3.Hambatan yang dihadapi dalam bisnis.

TUGAS

(12)

Referensi

Dokumen terkait

Tekstur singkong yang halus dengan rasa coklat yang lumer sehingga akan disukai sebagian besar masyarakat, pembukaan stand di tempat lain, dan pengembangan badan usaha

Menurut Tambunan (2009), karakteristik yang membedakan UMKM dengan usaha besar lainnya antara lain: 1) jumlah usaha mikro dan usaha kecil yang tersebar dan

E-commerce di Indonesia memiliki potensi yang masih cukup besar untuk mengembangkan lebih jauh usaha mikro kecil menengah (UMKM) khususnya Surabaya. Salah satu UMKM yang terdiri

Ada kecenderungan bahwa konsentrasi penduduk di perkotaan tidak berdasarkan aktivitas/pekerjaan, sebagian besar penduduk perkotaan memiliki tempat tinggal berbeda dengan

Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) merupakan suatu badan usaha milik warga negara indonesia, baik perseorangan maupun berbadan hukum yang memiliki kekayaan bersih.

Sementara itu, variabel independen lain yaitu pendidikan pemilik usaha, usia perusahaan, besarnya aset yang dimiliki perusahaan dan penyajian laporan usaha UMKM

Persyaratan untuk menjadi UMKM binaan YDBA antara lain adalah sudah berbadan hukum (misalnya CV dan PT), usaha yang dijalankan termasuk dalam kriteria UMKM menurut

Beberapa keunggulan UMKM dibandingkan dengan usaha besar antara lain adalah: (1) Inovasi dalam teknologi yang telah dengan mudah terjadi dalam pengembangan produk;