DAILY RESEARCH
Statistics
Highlight
Opening Today Nikkei AORD
Change
Market Preview
Mulai Senin 6 Januari, Satu Lot Saham Hanya 100 Lembar.
Gubernur BI Janji Stabilkan Rupiah di 2014.
MDRN Kian Andalkan Penjualan 7-Eleven.
SIDO Bakal Akuisisi Perusahaan Farmasi.
A
ksi profit taking terjadi
pada perdagangan akhir
pekan kemarin.Indeks Harga
Saham Gabungan (IHSG) jatuh
69 poin ke zona merah
bersamaan dengan bursa-bursa
Asia lainnya. IHSG ditutup terjun
69,602 poin (1,61%) ke level
4.257,663. Sebanyak 59 saham
menguat, 202 saham melemah,
dan
98
saham
bergerak
stagnan. IHSG telah mencatat
transaksi sebesar Rp3,188 triliun
dari 2,618 miliar lembar saham
diperdagangkan.
Faktor membaiknya neraca perdagangan Indonesia masih belum
disikapi positif oleh para pelaku pasar. Selain itu kondisi bursa global
yang masih terkoreksi membuat aksi beli menjadi minim. Indeks di
Asia ikut melemah dengan indeks Hang Seng turun 522,77 poin atau
2,24 persen menjadi 22.817,28, dan indeks Straits Times turun 1,37
persen menjadi 3.131,12.Indeks Dow Jones juga bergerak fluktuatif
menanggapi pernyataan Gubernur The Fed Ben Bernanke yang masih
berkomitmen mengakomodasi kebijakan moneter meski sudah ada
rencana untuk mengurangi jumlah stimulusnya. Ia juga mengatakan
pemulhan ekonomi AS saat ini memang belum sempurna.
Akan tetapi di awal pekan ini IHSG akan mengalami fase baru.
Perubahan jumlah lot dan fraksi akan dimulai pada hari ini. Adapun
para pelaku pasar akan membutuhkan waktu penyesuaian. Pada
perdagangan hari ini IHSG berpotensi rebound mengingat koreksi
yang terjadi akhir pekan kemarin cukup dalam. IHSG akan bergerak
pada rentang 4216 - 4320.
IHSG 4216 - 4320
Index Last Chg % DJIA 16469.99 28.64 0.17 S&P 500 1831.37 (0.61) (0.03) FTSE 100 6730.67 12.76 0.19 CAC 40 4247.65 20.37 0.48 DAX 9435.15 35.11 0.37 NIKKEI 225 16291.31 0.00 0.00 HANGSENG 22817.28 (522.77) (2.24) STI 3137.63 (31.85) (1.00) SHENZHEN 1065.69 (2.42) (0.23) SHANGHAI 2083.14 (26.25) (1.24) Commodities Price Chg % Oil (US$/barrel) 94.20 (1.33) (1.39) CPO (RM/M.T) 2639.00 0.00 0.00 Gold (USD/T.oz) 1236.00 2.00 0.16 Nikel (USD/M.T 13860.00 (110.00) (0.79) Timah (USD/M.T) 21595.00 (890.00) (3.96) Coal (USD/M.T) 86.30 1.90 2.25 Exchange Rates Chg % IDR/USD 12165.00 10.00 0.08 USD/EUR 1.359 (0.01) (0.51) JPY/USD 104.54 (0.26) (0.25) IDR/SGD 9590.60 7.43 0.08 IDR/AUD 10921.55 108.53 1.00 Dual Listed USD IDR Chg % TLK.NYSE 34.92 10620 0.09 0.26 Top Gainers IDR % ChgPICO 200 22 36
AIMS 1,080 20 180 PJAA 1,110 10 100
VICO 129 8 9
CTTH 61 7 4
Top Losers IDR % Chg
WEHA-W 35 (14.60) (6)
ESSA 1,990 (14.40) (335)
CSAP 162 (9.50) (17)
INDR 860 (9.50) (90)
NELY 145 (9.40) (15) Top Value IDR % (miliar)
TRAM 1,600 (1.20) 549 B BMRI 7,800 (3.70) 418 B BBRI 7,250 (0.70) 297 B BBCA 9,500 (3.10) 273 B TLKM 2,125 (2.30) 256 B
Top Volume IDR % (juta)
TRAM 1,600 (1.20) 343.371 META 240 (5.90) 215.412 LPKR 900 (1.10) 181.831 SUGI 440 (2.20) 164.158 ASRI 445 (2.20) 158.515 IHSG 4,257.66 Change (69.60) Change (%) (1.61) Change (%/ytd) (0.39)
Total Value (IDR triliun) 3.353 Total Volume (miliar saham) 2.673 Net Foreign Buy (IDR miliar) (134.561)
Mulai Senin 6 Januari, Satu Lot Saham Hanya 100 Lembar.
Menyambut 2014, Bursa Efek Indonesia (BEI)
mengeluarkan aturan baru yang menetapkan satu lot saham setara 100 lembar, tidak lagi 500 lembar seperti
saat ini. Aturan ini mulai berlaku efektif Senin 6 Januari 2014. Kebijakan perubahan 1 lot saham dari 500
lem-bar menjadi 100 lemlem-bar saham ini bertujuan mengurangi jumlah dana minimal yang diperlukan untuk dapat
berivestasi di Pasar Modal. Dengan demikian aturan baru ini diharapkan bisa menambah jumlah investor
pasar modal kita, sehingga meningkatkan liquiditas dan ketahanan pasar dalam negeri terhadap krisis. Selain
itu bursa juga akan mengubah fraksi harga saham yanga akan dibagi menjadi tiga kelompok, yakni harga
saham kurang dari Rp 500 memiliki fraksi Rp 1, kelompok saham Rp 500-5.000 sebesar Rp 5, dan harga
sa-ham lebih dari Rp 5.000 dengan fraksi Rp 25. Sekarang ini, BEI menerapkan lima kelompok fraksi, yakni harga
saham di bawah Rp 200 dengan fraksi Rp 1, harga saham Rp 200-500 fraksinya Rp 5, harga saham Rp
500-2.000 punya fraksi Rp 10, harga saham Rp 500-2.000-5.000 dengan fraksi Rp 25, dan kelompok harga saham di
atas Rp 5.000 fraksi harganya senilai Rp 50. (Detikcom)
Gubernur BI Janji Stabilkan Rupiah di 2014.
2014 akan menjadi tahun yang sedikit berat bagi Indonesia.
Hal ini lantaran sehubungan dengan diberlakukannya beberapa kebijakan dan undang-undang baru,
khusus-nya di bidang produksi dan ekspor mineral. Selain sedikit terbebani karena pembatasan ekspor,
undang-undang minerba yang mengharuskan industri-industri tambang membangun smelter, juga menjadi salah
satu alasan yang membuat pertumbuhan ekonomi Indonesia sedikit terguncang. "Ayo kita perbaiki neraca
energi karena impor minyak masih besar, kita perbaiki juga neraca pangan kita, infrastruktur kita, kemudian
kita tingkatkan daya saing ekonomi nasional, kemandirian ekonomi nasional, dan sistem pembiayaan
eko-nomi nasional," kata Gubernur Bank Indonesia (BI), Agus Martowardojo. Menurutnya, untuk mencapai hal
tersebut diperlukan kerjasama dari banyak pihak. BI sendiri, melalui tugas-tugasnya akan berusaha keras
un-tuk ikut berkontribusi dalam perkembangan ekonomi Indonesia. (Okezone)
MDRN Kian Andalkan Penjualan 7-Eleven.
PT Modern Internasional Tbk (MDRN) kian mengandalkan bisnis
jaringan 7-Eleven sehingga terus ekspansi untuk menambah gerai yang dikelola PT Modern Putra Indonesia.
Pihak perseroan menyatakan, sampai akhir 2013, penjualan dari bisnis 7-Eleven berpotensi mampu
memberi-kan kontribusi 65% dari total penjualan konsolidasi perseroan. Sampai November 2013 jumlah gerai 7-Eleven
naik menjadi 143 gerai dari 117 gerai pada 2012. Saham MDRN pada perdagangan Jumat kemarin stagnan di
level 780 dengan volume 92 saham senilai Rp35,8 juta. (Inilah.com)
PTBA Andalkan Penjualan Batu Bara Berkalori Tinggi.
PT Bukit Asam Tbk (PTBA) menargetkan volume
penjualan pada 2014 sebesar 24,7 juta ton atau naik 38% dari sepanjang tahun ini sebanyak 17,8 juta ton.
Dalam mencapai target tersebut, perseroan memprioritaskan penjualan berkalori tinggi melalui pasar ekspor.
Target ekspor pada tahun ini sebesar 13,5 juta ton atau tumbuh 40% dari 2013 sebanyak 9,6 juta ton.
Pro-duksi batu bara dari perseroan diperkirakan mencapai 18,65 juta ton dari Unit Pertambangan Tanjung Enim
(UPT). Untuk 1,15 juta ton disumbang dari anak usaha, yakni PT Internasional Prima Coal (IPC) dan PT
Ba-tubara Bukit Kendi (BKK). Sementara, kontribusi lainnya diharapkan dari pembelian batu bara anak
perusa-haan sebesar 3,98 juta ton. Perseroan juga menggenjot pengakutan kereta api batu bara untuk produksi UPT
sebesar 17,89 juta ton dari total 18,65 juta ton dan 0,11 juta ton produksi BBK. Selain itu, mulai beroperasi
230 gerbong dan 44 lokomotif baru pada semester kedua tahun lalu mampu mendukung target penjualan
perseroan sepanjang tahun ini. (Inilah.com)
SIDO Bakal Akuisisi Perusahaan Farmasi.
PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) berencana
mencaplok perusahaan farmasi, guna mengembangkan bisnis perseroan. Direktur Utama PT Industri Jamu
dan Farmasi Sido Muncul Tbk Irwan Hidayat mengatakan, nama perusahaan farmasi belum bisa disebutkan
saat ini karena masih dalam tahap pencarian. Perusahaan yang akan diakuisisi merupakan produsen
obat-obatan. Dari segi pendanaan, kata Irwan, tidak menjadi masalah karena perseroan memiliki kas internal yang
cukup memadai untuk pembiayaan kegiatan ekspansi perseroan. Pada akhir tahun lalu, perseroan meraup
dana dari pelaksanaan Penawaran Umum Perdana Saham (Initial Public Offring/IPO) sebesar Rp870 miliar dari
1,5 miliar saham yang dilepas ke publik dengan harga perdana saham sebesar Rp580 per saham. (Inilah.com)
News Update
2
Stock Picks
3INDF 6500 - 6850 Maintain Buy
INDF kemarin ditutup pada posisi 6700 tidak bergerak dari hari penutupan sebelumnya. Akan tetapi INDF
tetap membentuk white candle. Hal ini disebabkan pada saat pembukaan INDF terkoreksi hingga ke level
6600, namun menguat sepanjang perdagangan bahkan mencapai level tertinggi di 6750. Indikator teknikal
seperti MACD juga menunjukkan sinyal positif. Hal ini ditunjukkan dengan histogram MACD yang menghijau
melanjutkan golden cross yang telah terjadi beberapa hari yang lalu. Indikator lainnya juga masih berada di
area netral. RSI berada di level 45,5% sedangkan Stochastic masih di level 75%. Adapun saat ini INDF
ditransaksikan dengan PE 22,3x sedikit lebih tinggi dari PE Industry pada level 22,77x. Akan tetapi
prtumbuhan dividen yang dalam lima tahun terakhir stabil di level 33,8% maka INDF dapat dijadikan pilihan
investasi jangka panjang.
Stock Picks
4
JPFA 1220 - 1320 Trading Buy
JPFA kemarin berhasil menguat 20 poin atau sekitar 1,60% ke posisi 1270. Adapun posisi candle sudah
mendekati upper bollinger. White candle sudah berada di atas MA 20d. Hal ini mengindikasikan JPFA sudah
dalam posisi sideways, jika berhasil merubah trend bollinger, maka uptrend channel akan mulai terbentuk.
Resisten berada di level 1320. Namun volume perdagangan yang tipis membuat arah pergerakan mudah
berubah. Akan tetapi beberapa indikator memberikan sinyal positif. MACD sudah uptrend dalam seminggu
terakhir. Sementara RSI dan Stochastic belum mengalami overbought. Hal ini mengakibatkan ruang
penguatan untuk JPFA masih terbuka. Saat ini JPFA diperdagangkan dengan PE 15,32x masih lebih rendah
dari PE Industri di kisaran 22,7x..
Stock Picks
5
CTRA 750 - 830 Spec Buy
CTRA masih melanjutkan penguatannya pada pekan lalu dengan menguat sebanyak 10 poin ke posisi 790.
Namun volume perdagangan masih rendah sehingga penguatan tidak maksimal. Saat ini posisi white candle
CTRA sudah mendekati upper bollinger band. Posisi ini jika dilanjutkan dengan penguatan maka dapat
merubah trend CTRA menjadi uptrend. Akan tetapi jika gagal, maka CTRA dapat terkoreksi menuju support
di 750. Indikator RSI juga menunjukkan hal yang sama. RSI sebesar 69,2% berada di level batas overbought.
Biasanya jika trend penguatan belum kuat maka RSI tidak akan masuk ke area overbought. Saat ini CTRA
berada pada PE 12,87x. Trend properti untuk tahun 2014 memang tidak sebaik tahun 2013. Akan tetapi
melihat laporan keuangan CTRA yang masih positif maka potensi CTRA untuk menguat masih terbuka.
Senin, 06 Januari 2013
Saham Pilihan :
BWPT 1280 - 1370 Maintain Buy
PGAS 4450 - 4625 Sell on Strength
INTP 19750 - 20500 Maintain Buy
Stock View
6
Senin, 06 Januari 2013
EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV Q2 2013 G (%) EPS Q2 13 G (%) PE IHSG
4257.66 4287.93 4318.20 4237.69 4217.72
PERKEBUNAN AALI 23450 24,383.33 25,316.67 22,983.33 22,516.67 5,495,534.00 -2.68 455.30 -25.21 25.75 BWPT 1310 1,323.33 1,336.67 1,293.33 1,276.67 546,351.26 5.01 21.16 -44.27 30.95 LSIP 1840 1,893.33 1,946.67 1,813.33 1,786.67 1,927,529.00 -13.57 26.26 -71.97 35.04 SGRO 2000 2,020.00 2,040.00 1,985.00 1,970.00 SIMP 800 810.00 820.00 780.00 760.00 6,454,605.00 -7.52 6.82 -84.28 58.67 UNSP 50 50.00 50.00 50.00 50.00PERTAMBANGAN BATU BARA
ADRO 1010 1,046.67 1,083.33 986.67 963.33 15,681,584.59 -14.35 35.76 -53.60 14.12 BORN 174 177.33 180.67 172.33 170.67 BRAU 188 189.00 190.00 187.00 186.00 7,169,850.05 -1.84 -12.09 -12.91 -7.77 BUMI 305 310.00 315.00 300.00 295.00 DEWA 50 50.00 50.00 50.00 50.00 1,187,271.77 -23.79 -3.08 33.46 -8.10 HRUM 2625 2,691.67 2,758.33 2,591.67 2,558.33 4,617,446.50 -16.48 80.53 -74.37 16.30 ITMG 27150 27,616.67 28,083.33 26,916.67 26,683.33 10,818,499.39 -5.24 -1,024.92 -149.51 -13.24 PTBA 10000 10,283.33 10,566.67 9,833.33 9,666.67 5,433,619.00 -6.15 377.64 -44.06 13.24 PTRO 1170 1,183.33 1,196.67 1,153.33 1,136.67 1,807,445.37 9.27 105.99 -45.90 5.52
PERTAMBANGAN MINYAK & GAS BUMI
BIPI 111 112.67 114.33 109.67 108.33 456,704.00 143.71 5.71 857.78 9.72 ELSA 335 336.67 338.33 331.67 328.33 1,974,037.00 -13.75 11.41 72.34 14.68
ENRG 71 72.00 73.00 70.00 69.00
ESSA 1990 2,130.00 2,270.00 1,920.00 1,850.00 197,928.35 -24.51 69.88 -16.18 14.24 MEDC 1950 2,050.00 2,150.00 1,875.00 1,800.00 4,254,873.80 -19.03 15.20 56.26 64.14
PERTAMBANGAN LOGAM DAN MINERAL LAINNYA
ANTM 1040 1,073.33 1,106.67 1,013.33 986.67 INCO 2375 2,458.33 2,541.67 2,333.33 2,291.67 5,021,085.37 24.51 44.03 736.26 26.97 TINS 1530 1,563.33 1,596.67 1,513.33 1,496.67 2,793,577.00 -32.35 27.25 -59.17 28.08 SEMEN INTP 20000 20,166.67 20,333.33 19,866.67 19,733.33 8,917,704.00 8.85 657.71 11.83 15.20 SMCB 2325 2,358.33 2,391.67 2,283.33 2,241.67 4,481,736.00 6.95 60.95 -7.40 19.07 SMGR 14350 14,450.00 14,550.00 14,250.00 14,150.00 11,422,242.66 31.93 435.73 22.87 16.47
LOGAM DAN SEJENISNYA
GDST 85 86.33 87.67 84.33 83.67 JPRS 285 286.67 288.33 281.67 278.33 KRAS 485 495.00 505.00 480.00 475.00 PAKAN TERNAK CPIN 3400 3,483.33 3,566.67 3,358.33 3,316.67 11,984,498.00 17.03 93.35 -9.50 18.21 JPFA 1270 1,293.33 1,316.67 1,243.33 1,216.67
OTOMOTIF DAN KOMPONENNYA
ASII 6750 6,900.00 7,050.00 6,650.00 6,550.00 94,279,000.00 -1.71 217.84 -8.88 15.49 GJTL 1690 1,713.33 1,736.67 1,673.33 1,656.67 6,129,102.00 -3.72 131.86 -12.67 6.41
INDUSTRI BARANG KONSUMSI
ICBP 10200 10,283.33 10,366.67 10,133.33 10,066.67 INDF 6700 6,783.33 6,866.67 6,583.33 6,466.67 MYOR 26000 26,016.67 26,033.33 25,966.67 25,933.33 5,796,156.81 6.50 589.00 34.29 22.07 ROTI 1020 1,026.67 1,033.33 1,016.67 1,013.33 706,876.77 23.93 74.80 4.74 6.82 GGRM 42500 43,216.66 43,933.33 41,666.66 40,833.33 26,637,719.00 13.07 1,144.54 4.82 18.57 INAF 153 156.67 160.33 150.67 148.33 346,228.92 -14.45 -3.00 -251.48 -25.49 KAEF 590 613.33 636.67 573.33 556.67 1,740,950.51 9.95 7.70 -48.98 38.31 KLBF 1320 1,336.67 1,353.33 1,296.67 1,273.33 7,421,128.22 18.85 18.16 11.62 36.35
KOSMETIK DAN BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA
7
EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV Q2 2013 G (%) EPS Q2 13 G (%) PE PROPERTI DAN REAL ESTAT
APLN 215 221.67 228.33 211.67 208.33 2,427,175.34 4.76 21.82 2.31 4.93 ASRI 445 453.33 461.67 438.33 431.67 1,822,995.20 63.46 38.04 42.10 5.85 BKSL 159 160.67 162.33 157.67 156.33 BSDE 1290 1,313.33 1,336.67 1,273.33 1,256.67 2,899,355.45 80.85 87.65 160.65 7.36 COWL 455 461.67 468.33 451.67 448.33 178,797.61 20.66 5.60 -18.50 40.61 CTRA 790 806.67 823.33 766.67 743.33 2,476,041.16 87.74 28.25 145.37 13.98 CTRP 600 616.67 633.33 586.67 573.33 844,546.15 173.53 40.85 149.82 7.34 CTRS 1300 1,333.33 1,366.67 1,283.33 1,266.67 544,397.99 8.82 103.60 61.38 6.27 ELTY 50 50.00 50.00 50.00 50.00 KIJA 194 196.00 198.00 193.00 192.00 MDLN 385 390.00 395.00 380.00 375.00 KONSTRUKSI BANGUNAN ADHI 1500 1,523.33 1,546.67 1,483.33 1,466.67 DGIK 150 152.00 154.00 148.00 146.00 663,052.06 18.56 6.75 106.81 11.11 PTPP 1170 1,180.00 1,190.00 1,160.00 1,150.00 SSIA 580 590.00 600.00 570.00 560.00 2,349,408.81 32.98 81.19 2.70 3.57 TOTL 540 550.00 560.00 530.00 520.00 1,189,067.60 38.83 29.20 18.45 9.25 WIKA 1660 1,673.33 1,686.67 1,633.33 1,606.67 5,282,412.94 31.28 45.66 55.68 18.18
INFRASTRUKTUR, UTILITAS DAN TRANSPORTASI
PGAS 4550 4,591.67 4,633.33 4,516.67 4,483.33 JALAN TOL, PELABUHAN, BANDARA DAN SEJENISNYA
CMNP 3075 3,133.33 3,191.67 3,033.33 2,991.67 472,349.52 6.57 92.94 -4.49 16.54 JSMR 4625 4,683.33 4,741.67 4,583.33 4,541.67 4,752,555.94 45.17 111.96 -17.71 20.66 TELEKOMUNIKASI BTEL 50 50.00 50.00 50.00 50.00 1,304,870.67 -5.12 -9.57 60.96 -2.61 EXCL 5200 5,266.67 5,333.33 5,066.67 4,933.33 10,290,761.00 0.02 78.56 -54.11 33.10 ISAT 4125 4,175.00 4,225.00 4,075.00 4,025.00 11,708,059.00 12.83 -42.54 -75.37 -48.48 TLKM 2125 2,166.67 2,208.33 2,091.67 2,058.33 40,160,000.00 8.25 353.42 10.84 3.01 TRANSPORTASI GIAA 485 495.00 505.00 480.00 475.00 MBSS 1000 1,006.67 1,013.33 996.67 993.33 743,824.85 15.24 110.92 11.99 4.51 WINS 640 646.67 653.33 636.67 633.33 813,321.40 50.87 31.08 14.95 10.30
KONSTRUKSI NON BANGUNAN
INDY 580 593.33 606.67 573.33 566.67 4,103,172.90 29.58 -15.13 -110.44 -19.17 BANK BBCA 9500 9,716.67 9,933.33 9,316.67 9,133.33 15,731,522.00 19.21 256.38 19.30 18.53 BBKP 630 643.33 656.67 613.33 596.67 BBNI 3850 3,891.67 3,933.33 3,816.67 3,783.33 12,232,132.00 10.56 229.42 30.20 8.39 BBRI 7250 7,316.67 7,383.33 7,166.67 7,083.33 27,023,251.00 10.52 411.52 16.69 8.81 BBTN 890 903.33 916.67 873.33 856.67 5,008,661.00 18.75 63.75 2.20 6.98 BDMN 3750 3,783.33 3,816.67 3,733.33 3,716.67 9,670,837.00 4.86 207.10 -0.92 9.05 BJBR 880 890.00 900.00 870.00 860.00 3,931,110.00 16.84 76.87 24.23 5.72 BMRI 7800 8,016.67 8,233.33 7,666.67 7,533.33 23,114,382.00 14.30 355.46 16.05 10.97 BNGA 920 920.00 920.00 920.00 920.00 8,491,044.00 8.25 84.90 7.56 5.42
PERDAGANGAN BESAR BRANG PRODUKSI
AKRA 4475 4,550.00 4,625.00 4,425.00 4,375.00 10,616,563.52 -0.92 90.43 17.90 24.74 INTA 255 255.00 255.00 255.00 255.00 1,443,586.00 -12.67 12.59 -37.06 10.13 UNTR 19550 20,000.00 20,450.00 19,000.00 18,450.00 24,901,298.00 -18.65 619.20 -25.03 15.79 PERDAGANGAN ECERAN MAPI 5500 5,600.00 5,700.00 5,350.00 5,200.00 4,380,445.00 26.56 87.79 -12.24 31.33 RALS 1120 1,146.67 1,173.33 1,076.67 1,033.33 2,486,440.00 3.68 15.14 4.70 36.99
ADVERTISING, PRINTING DAN MEDIA
MNCN 2600 2,658.33 2,716.67 2,533.33 2,466.67 3,134,243.00 2.90 67.76 27.11 19.18 PERUSAHAAN INVESTASI
BRMS 205 208.67 212.33 197.67 190.33
Corporate Action
8
RUPS
EMITEN
JENIS
TANGGAL
TEMPAT
IATA Indonesia Air Transport Tbk. EGM 07/11/2013 Ruang Bima MNC Tower Lt. B2, Jl. Kebon Sirih No. 17-19 Jakarta 10340
BNII Bank Internasional Indonesia Tbk. EGM 11/11/2013 HERO Hero Supermarket Tbk. EGM 12/11/2013
SRIL Sri Rejeki Isman Tbk EGM 15/11/2013 Rubby Room - Hotel Diamond, Jl. Slamet Riyadi 394 Solo
HMSP H.M. Sampoerna Tbk. EGM 18/11/2013 Ruang Taman Sampoerna - One Pasific Place Building Lt. 18, Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Jakarta 12190 ICON Island Concepts Indonesia Tbk EGM 18/11/2013 Hotel Century Park, Jl. Pintu Satu Senayan, Jakarta 10270 PYFA Pyridam Farma Tbk EGM 18/11/2013
MCOR Bank Windu Kentjana International
Tbk. EGM 19/11/2013
MYRX Hanson International Tbk. EGM 20/11/2013
TRIM Trimegah Securities Tbk. EGM 20/11/2013 Gardenia Room - Hotel Gran Mahakam, Lobby Level, Jl. Ma-hakam I No. 6 Jakarta 12130
VOKS Voksel Electric Tbk. EGM 22/11/2013 PT Voksel Electric Tbk, Gd. Menara Karya Lt. 3, Jl. HR Rasuna Said Kav. 1-2 Jakarta
KIJA Kawasan Industri Jababeka Tbk. EGM 22/11/2013 President Lounge - Menara Batavia Lt. Dasar, Jl. KH Mas Mansyur Kav. 126 Jakarta 10220
ATPK ATPK Resources Tbk. EGM 22/11/2013 Hotel Le Meridien - Ruang Puri Asri 1&2, Jl. Jend. Sudirman Kav. 18-20 Jakarta 10220
INPC Bank Artha Graha Internasional Tbk. EGM 27/11/2013
BABP Bank ICB Bumiputera Tbk. EGM 28/11/2013 Menara ICB Bumiputera Lt. 9, Jl. Probolinggo No. 18 Men-teng, Jakarta Pusat 10350
STOCK SPLIT &
REVERSE STOCK
RASIO
JADWAL
KETERANGAN
MDLN
Stock Split
1 : 2
12-Nov-13
Akhir Perdagangan Nominal Lama
13-Nov-13
Awal Perdagangan Nominal Baru
15-Nov-13
Recording Date
18-Nov-13
Distribusi Dengan Nilai Nominal Baru
Corporate Action
9
EMITEN
JUMLAH
DIVIDEN
CUM DIVIDEN
RECORDING DATE
PEMBAYARAN
DIVIDEN
KETERANGAN
MICE 15 12/11/2013 13/11/2013 29/11/2013 BRNA 23 08/11/2013 11/11/2013 27/12/2013 MAIN 36 08/11/2013 11/11/2013 13/11/2013 MLBI 9,500 08/11/2013 11/11/2013 27/11/2013 RUIS 8 07/11/2013 08/11/2013 22/11/2013 TKIM 25 06/11/2013 07/11/2013 25/11/2013 GMTD 50 30/10/2013 31/10/2013 19/11/2013 ITMG 1 29/10/2013 30/10/2013 15/11/2013 KOBX 5 22/10/2013 23/10/2013 11/11/2013 JAWA 12 13/08/2013 14/08/2013 30/08/2013 KKGI 75 12/08/2013 13/08/2013 26/08/2013 TIRA 48 12/08/2013 13/08/2013 29/08/2013 PTIS 15 29/07/2013 30/07/2013 22/08/2013 INDF 185 17/07/2013 18/07/2013 02/08/2013 SIMP 22 15/07/2013 16/07/2013 01/08/2013 ICBP 186 12/07/2013 15/07/2013 31/07/2013 LION 400 08/07/2013 09/07/2013 25/07/2013 LMSH 150 08/07/2013 09/07/2013 25/07/2013 LTLS 32 08/07/2013 09/07/2013 25/07/2013 CTRA 75 05/07/2013 08/07/2013 24/07/2013 TSPC 75 05/07/2013 07/07/2013 24/07/2013 APLN 6 04/07/2013 05/07/2013 23/07/2013 GDYR 275 04/07/2013 05/07/2013 23/07/2013 JPFA 20 03/07/2013 04/07/2013 22/07/2013 JTPE 7 03/07/2013 04/06/2013 22/07/2013RIGHT
ISSUE
RASIO
NOMINAL
HARGA
HARGA
PELAK-SANAAN
JADWAL
KETERANGAN
BBKP
125.000 : 41.657
Rp. 100 21-Oct-01
18-Dec-13 Cum HMETD di Pasar Reguler
23-Dec-13 Recording Date
24-Dec-13 Distribusi HMETD
27-Dec-13 Pencatatan Efek di Bursa
27/12/13 - 06/01/14 Periode Perdagangan HMETD
27/12/13 - 06/01/14 Periode Pelaksanaan HMETD
8-Jan-14 Pembayaran Pemesanan Saham Tamb
9-Jan-14 Tanggal Penjatahan
10-Jan-14 Refund
Disclaimer : Laporan ini dibuat dari opini analis hanya sebagai informasi untuk membantu investor dalam memahami pasar saham Indonesia dan bukan ditujukan untuk memberikan rekomendasi kepada siapa pun untuk membeli atau menjual suatu efek tertentu. Informasi yang ada pada laporan ini diambil dari sumber yang dianggap bisa dipercaya. Namun demikian PT. First Asia Capital tidak menjamin dan bertanggung jawab atas kebenaran dan keakuratan dari informasi dan pendapat yang ada pada laporan ini.