Emiten Grup MNC mulai refinancing utang.
BRI yakin bunga deposito turun,
MPOW lunasi utang dan penuhi modal kerja dari IPO.
Benny Tjokro tambah kepemilikan saham
DAILY RESEARCH
Statistics
Highlight
Opening Today Nikkei AORD
Change
Market Preview
A
ksi ambil untung pemodal
terutama asing kembali ber‐
lanjut pada perdagangan kemarin
di tengah rebound yang berlang‐
sung di pasar saham kawasan Asia.
IHSG kembali tutup di teritori
negatif, koreksi 40,310 poin
(0,69%) di 5825,054. Koreksi IHSG
kemarin terutama dipicu tekanan
jual di saham sektor perbankan,
konsumsi, dan perdagangan. Se‐
dangkan aksi beli selektif melanda
saham sektor tambang dan perke‐
bunan seiring respon atas rebound
harga komoditas CPO dan pengua‐
tan lanjutan harga komoditas en‐
ergi. Perdagangan kemarin kurang
bergairah dengan transaksi di
Pasar Reguler hanya mencapai
Rp5,1 triliun dan pemodal asing mencatatkan penjualan bersih Rp298,37
miliar.
Sementara Wall Street tadi malam ditutup bervariasi cenderung
menguat. Indeks DJIA ditutup relative flat di 21478,17. Indeks S&P menguat
tipis 0,15% di 2432,54 dan indeks Nasdaq berhasil rebound 0,67% di
6150,85. Penguatan di Wall Street terutama ditopang aksi beli balik atas
saham‐saham sektor IT setelah bulan lalu terkoreksi 0,94%. Harga minyak
mentah tadi malam di AS terkorkesi setelah rally selama delapan hari perda‐
gangan berturut‐turut. Harga minyak mentah terkoreksi 4,12% di USD45,12/
barel setelah pasar merespon kenaikan ekspor minyak negara‐negara OPEC
bulan lalu dan pernyataan dari Rusia yang tidak menyetujui langkah pemo‐
tongan produksi minyak lanjutan oleh OPEC menjelang pertemuan OPEC Juli
ini. Sentimen pasar di Wall Street tadi malam juga terfokus pada hasil the
Fed Meeting Juni lalu yang kembali mengindikasikan kelanjutan kenaikan
bunga FFR di tengah spekulasi bank sentral AS tersebut akan mengakhiri
kenaikan bunganya setelah Juni lalu untuk tahun ini.
Melanjutkan perdagangan hari ini, sentimen pasar diperkirakan
akan bervariasi merespon perkembangan di Korea Peninsula dan langkah AS
memperkuat pertahanan rudalnya Korea Selatan menghadapi Korea Utara.
Harga komoditas yang kembali tertekan berpeluang menekan kembali per‐
gerakan harga komoditas tambang dan perkebunan. IHSG pada perdagan‐
gan hari ini diperkirakan akan bergerak dengan support di 5790 dengan re‐
sisten di 5850 dan rawan koreksi lanjutan.
S1 5790 S2 5730 R1 5850 R2 5870
Index Last Chg % DJIA 21478.17 (1.10) (0.01) S&P 500 2432.54 3.53 0.15 FTSE 100 7367.60 10.37 0.14 CAC 40 5180.10 5.20 0.10 DAX 12453.68 16.55 0.13 NIKKEI 225 20045.67 63.46 0.32 HANGSENG 25521.97 132.96 0.52 STI 3248.71 37.54 1.17 SHENZHEN 1913.14 16.61 0.88 SHANGHAI 3207.13 24.33 0.76 Commodities Price Chg % Oil (US$/barrel) 45.59 (1.48) (3.14) CPO (RM/M.T) 2538.00 30.00 1.20 Gold (USD/T.oz) 1225.50 6.30 0.52 Nikel (USD/M.T 9160.00 (245.00) (2.60) Timah (USD/M.T) 19950.00 (50.00) (0.25) Coal (USD/M.T) 80.25 1.40 1.78 Exchange Rates Chg % IDR/USD 13359.00 7.00 0.05 USD/EUR 1.134 (0.00) (0.13) JPY/USD 113.04 0.02 0.02 IDR/SGD 9691.27 25.92 0.27 IDR/AUD 10163.60 (3.30) (0.03) TLKM USD IDR Chg % TLK.NYSE 33.93 4533 (0.83) (2.39)Top Gainers IDR % Chg MPOW 340 70.00 140
TRAM 99 33.80 25 ICON 150 28.20 33 MABA 400 25.00 80 WICO 350 25.00 70 Top Losers IDR % Chg
APIC‐W 220 (26.70) (80)
ITMA 800 (17.10) (165)
MYTX 220 (14.70) (38)
HDFA 126 (13.70) (20)
MLIA 434 (13.20) (66)
Top Value IDR % (miliar) BMRI 13,325 (1.30) 1,049 B
ASII 8,800 0.30 865 B BBRI 15,200 (0.70) 722 B TLKM 4,580 (0.20) 703 B BBCA 18,350 (1.10) 419 B Top Volume IDR % (juta)
TRAM 99 33.80 1,222.647 MYRX 132 0.80 828.847 BUMI 344 (4.40) 752.405 RIMO 184 1.10 729.724 IIKP 250 (10.10) 571.825 IHSG 5,825.05 Change (40.31) Change (%) (0.69) Change (%/ytd) 9.97
Total Value (IDR triliun) 6.822
Total Volume (miliar saham) 8.196
Net Foreign Buy (IDR miliar) (442.000)
News Update
2
Emiten Grup MNC mulai refinancing utang.
Emiten Grup MNC mengawali paruh kedua tahun ini dengan eksekusi
rencana pembiayaan kembali utangnya alias refinancing. Kabar terbaru, PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY) memperoleh
izin efektif Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menggelar rights issue. Izin efektif diperoleh pada 22 Juni lalu,
bersamaan dengan cuti bersama Idul Fitri pekan lalu. Dengan terbitnya izin efektif ini, MSKY akan menerbitkan
maksimal 1,29 miliar saham dengan nilai nominal Rp 100 per saham. MSKY mengincar Rp 1,26 triliun melalui aksi
korporasi tersebut. Dari jumlah itu, sebesar Rp 719 miliar dipakai untuk melunasi utang uang muka setoran modal
kepada PT Sky Vision Network (SVN). "Sementara sisanya untuk modal kerja," ujar Direktur Utama MNC Sky Vision,
Hari Susanto, belum lama ini. Sebelumnya, PT Global Mediacom Tbk (BMTR) berniat merilis surat utang senilai total Rp
1,5 triliun. Emiten ini akan memakai sebagian besar dana untuk refinancing. PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN)
juga memproses refinancing utang US$ 150 juta. Utang yang akan di-refinancing merupakan bagian dari utang US$
250 juta. Dari jumlah itu, MNCN juga akan melunasi US$ 100 juta dengan menggunakan kas internal. Direktur Utama
MNCN David Fernando Audy mengatakan, dengan refinancing, beban bunga bisa sedikit berkurang setidaknya 0,5%.
Sebagai catatan, bunga utang lama MNCN sebesar 3,5% per tahun. Sementara bunga utang baru nanti menjadi
sekitar 3% per tahun. Tapi ini belum termasuk LIBOR yang dibayarkan setiap tiga bulan. "Saat ini memang waktu bagi
kami untuk refinancing setelah sebelumnya banyak melakukan ekspansi," jelas David. Beberapa tahun terakhir, Grup
MNC sibuk memperkuat penetrasi bisnis, terutama di segmen media. MNC telah mengeluarkan dana US$ 250 juta
untuk ekspansi, termasuk membangun gedung baru di Jakarta dan Surabaya. (Kontan)
BRI yakin bunga deposito turun,
ini alasannya. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) memproyeksi semester 2 2017
masih ada potensi penurunan bunga deposito. Hal ini karena ke depan, kondisi likuiditas masih terjaga dengan baik.
Haru Koesmahargyo, Direktur Keuangan BRI mengatakan saat ini penurunan bunga deposito banyak didorong oleh
turunnya bunga deposito jatuh tempo. "Selain itu (penurunan bunga deposito) juga didorong oleh penurunan bunga
capping OJK," ujar Haru. Nantinya diharapkan penurunan bunga deposito akan didorong oleh meningkatnya likuiditas
bank baik karena aturan Giro Wajib Minimum (GWM) averaging maupun masuknya modal asing. Sampai 5 Juli 2017,
bunga deposito BRI bervariasi antara 5,5% sampai 6,5%. (Kontan)
MPOW lunasi utang dan penuhi modal kerja dari IPO.
Perusahaan pembangkit listrik PT Megapower Makmur Tbk
resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (5/6). Emiten berkode saham MPOW ini menjadi emiten
pertama yang listing di semester II-2017. Pada perdagangan hari perdana, harga saham MPOW ditutup pada Rp 340
per saham. Harga tersebut melonjak 70% ketimbang harga IPO. Sebagai gambaran, pada masa penawaran umum
yang berlangsung 20-22 Juni 2017, saham MPOW sempat mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed)
sebanyak 249,33 kali. Harga initial public offering (IPO) MPOW dipatok Rp 200 per saham atau nilai minimum dari
kisaran harga yang ditawarkan. Pada penawaran saham perdana, MPOW melepas 245,1 juta saham atau setara 30%
dari total modal ditempatkan dan disetor penuh. Alhasil, Megapower meraup dana minimal Rp 49 miliar dari
perhelatan IPO. Direktur Utama MPOW Kang Jimmi mengatakan, Megapower akan menggunakan dana hasil IPO
untuk melunasi utang serta modal kerja perusahaan. Alokasinya, "Sebesar 50% akan digunakan untuk membayar
utang, sisanya untuk modal kerja," kata Jimmi usai pencatatan saham perdana di BEI, kemarin. Tahun ini Megapower
berencana mengembangkan pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH). Menurut Jimmi, ada satu proyek baru dari
sejumlah proyek yang masuk dalam rencana. "Nilai proyeknya masih dalam kajian. Perkiraannya, kalau membangun
pembangkit sebesar 5 megawatt butuh dana US$ 15 juta," ujar Jimmi. Jimmi berharap proyek ini bisa menaikkan
pendapatan perusahaan dalam jangka panjang. Pasalnya, kontrak pembangkit listrik yang dibangun oleh MPOW bisa
berjangka hingga 20 tahun. MPOW menjalankan kegiatan usaha utama di bidang pembangkit listrik tenaga air dan
diesel. Perusahaan yang didirikan pada 2007 ini memiliki delapan lokasi pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) dan
satu PLTMH. (Kontan)
Benny Tjokro tambah kepemilikan saham
MYRX. Investor kawakan, Benny Tjokrosaputro menambah kepemilikan
saham dia di PT Hanson International Tbk (MYRX). Sebelumnya, dia memiliki porsi saham sebesar 10,41% namun
kepemilikan sahamnya kini mencapai 10,7%. Dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (5/7),
investor yang juga menjadi Direktur Utama MYRX tersebut, menambah kepemilkan saham secara 3 tahap. Transaksi
tersebut terjadi pada 16 Juni 2017, transaksi kedua terjadi pada 19 Juni 2017, dan transaksi ketiga terjadi pada 20 Juni
2017. Dari porsi sahamnya kini, setidaknya Benny sudah menambah 230,98 juta saham baru. Total, kini dia memiliki
8,42 miliar saham MYRX atau setara dengan 10,7% saham MYRX. Sementara itu, PT Ficomindo Buana Registrar
bertugas sebagai share registrar. Benny Tjokrosaputro mengatakan, penambahan saham tersebut bukan merupakan
pembelian saham baru. "Ini bukan pembelian saham baru, karena saya ada pepo, begitu dilunasi maka kembali ke
saham lagi. Ini cuma melunasi repo saja," kata Benny Tjokrosaputro. (Kontan)
Stock Picks
3LSIP 1370‐1450.
Harga saham emiten perkebunan, PP London Sumatera Indonesia Tbk (LSIP) kemarin
bergerak konsolidasi sempat rebound ke Rp1420 namun masih tutup di Rp1390. Rebound harga komoditas
CPO kemarin yang menembus RM2500/MT menjadi pemicu penguatan harga sahamnya. Pergerakan harga
saham LSIP sangat dipengaruhi pergerakan harga komoditas CPO dan karet. Harga sahamnya saat ini masih
bergerak konsolidasi di area downtrend namun tekanan jual diperkirakan sudah redah. Pemodal
disarankan kembali mengakumulasi sahamnya mengantisipasi rilis laba 2Q17 yang bakal keluar akhir Juli
ini. Saat ini secara technical support di Rp1370 dengan target resisten terdekat di Rp1450 hingga Rp1500.
Sepanjang tahun ini harga saham perseroan bergerak bearish seiring pergerakan harga komoditas CPO
yang bearish. Akhir tahun lalu harga sahamnya tutup di Rp1740, ketika itu harga CPO berada di RM3200/
MT. Sepanjang 1Q17 penjualan bersih perseroan melonjak 82% mencapai Rp1,46 triliun dibandingkan
Rp804 miliar di 1Q16. Peningkatan penjualan terutama disebabkan kenaikan penjualan dari produk sawit
dan karet. Peningkatan karena kenaikan harga jual rata‐rata serta peningkatan penjualan volume
penjualan kedua produk. Penjualan produk sawit masih menjadi kontributor utama sekitar 92% dari
pendapatan perseroan. Volume penjualan CPO di 1Q17 naik 27,5% mencapai 120.099 ton dari 94.184 ton
di 1Q16. Volume penjualan Palm Kernel (PK) tumbuh 36,9% mencapai 30.929 ton dari 22.593 ton (1Q16).
Sedangkan volume penjualan karet naik 16,7% mencapai 2797 ton dari 2397 ton (1Q16). Laba bruto
perseroan naik 239,4% mencapai Rp547,5 miliar dari Rp161,3 miliar dengan marjin naik mencapai 37,4%
dari 20,1%. Laba usaha 1Q17 naik 512,6% menjadiRp463,1 miliar dari Rp75,6 miliar (1Q16). Laba bersih
1Q17 tumbuh 641% mencapai Rp374,3 miliar. Pencapaian penjualan 1Q17 sudah mencerminkan 36% dari
proyeksi penjualan tahun ini yang sebelumnya diperkirakan Rp4,04 triliun. Sedangkan pencapaian laba
bersih 1Q17 sudah mencerminkan 44,7% dari proyeksi laba bersih sebelumnya tahun ini yang diperkirakan
berpeluang tumbuh 41% mencapai Rp837,12 miliar. Pencapaian 1Q17 tersebut memberikan indikasi
pertumbuhan penjualan dan laba bersih tahun ini akan melampaui perkiraan sebelumnya. Dengan
pencapaian 1Q17, penjualan bersih tahun ini kami revisi ke Rp4,53 triliun dari perkiraan sebelumnya
Rp4,04 triliun, atau tumbuh 17,67% dari tahun 2016 sebesar Rp3,85 triliun. Sedangkan proyeksi laba bersih
tahun ini direvisi ke atas mencapai Rp905,56 miliar dari sebelumnya Rp837,12 miliar atau tumbuh 52,49%
dari tahun sebelumnya Rp593,83 miliar. EPS proyeksi tahun ini direvisi ke Rp132,72 dari perkiraan
sebelumnya Rp122,69. Harga saham perseroan berpeluang ditransaksikan dengan PE 17x dalam kondisi
pasar bullish atau mencapai Rp2256. Maintain Buy, SL 1340
4
Stock Picks
BDMN 4830‐5000.
Tekanan jual atas saham Bank Danamon Tbk (BDMN) kemarin redah, dan harganya
berhasil rebound setelah tertahan di support Rp4830. Harga sahamnya kemarin berhasil rebound namun
masih tutup di Rp4840, setelah sempat mencapai Rp4930. Peluang rebound lanjutan akan kembali menguji
resisten terdekat di Rp5000 dengan resisten kuat sejak pertengahan Juni lalu di Rp5300. Saat ini pasar
tengah menanti rilis laba 2Q17 yang diperkirakan akhir Juli ini. Kinerja perseroan tahun ini diperkirakan
akan tumbuh lebih baik ketimbang tahun ini terutama ditopang perbaikan kredit bermasalah dan
pertumbuhan ekonomi domestik yang lebih tinggi tahun ini diperkirakan bisa mencapai 5,2% dari tahun
lalu di 5%. Sepanjang 1Q17 laba bersih perseroan berhasil tumbuh 29% mencapai Rp1,05 triliun
dibandingkan 1Q16 Rp813,55 miliar. Pertumbuhan laba ini di atas rata‐rata perbankan yang hanya tumbuh
13,4% di periode yang sama (berdasarkan data OJK). Pertumbuhan laba tersebut ditopang keberhasilan
perseroan meningkatkan kualitas aset dan turunnya biaya dana. Kualitas aset membaik karena biaya kredit
turun 26% menjadi Rp831 miliar. Pertumbuhan kredit di luar kredit mikro sebesar 4% mencapai Rp117
triliun. Pendapatan bunga bersih tumbuh 5% mencapai Rp3,5 triliun karena turunnya biaya dana. Perbaikan
kualitas aset tercermin dari turunnya rasio NPL gross menjadi 3,55% dari 3,59% di 1Q16. Rasio NIM
perseroan meningkat mencapai 7,5% dari 7,2% di 1Q16. Rasio NIM ini di atas rata‐rata perbankan sekitar
5%. Tingkat imbal hasil terhadap total ekuitas (ROE) meningkat mencapai 12% dari 9,76% dan rasio
kecukupan modal (CAR) naik mencapai 21,8% dari 20,78% (1Q16). Rasio‐rasio keuangan tersebut
mengindikasikan peningkatan kinerja perseroan sepanjang 1Q17. Dengan perbaikan kinerjanya tahun ini
dan pasar saham bergerak bullish, kami proyeksikan harga sahamnya tahun ini dengan target PBV 1,5x atau
mencapai Rp6900. Maintain Buy, SL 4800
5
Stock Picks
RALS 1050‐1160.
Harga saham emiten perdagangan ritel, Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) kemarin
berhasil rebound setelah tekanan jual tertahan di support Rp1050. Kemarin harga sahamnya tutup di
Rp1100. Tekanan jual atas saham ini sudah berlangsung sejak perdagangan 13 Juni lalu. Ketika itu resisten
Rp1320 tidak berhasil tertembus. Sepanjang tahun ini pergerakan harga sahamnya fluktuatif cenderung
bearish. Akhir 2016 lalu harga sahamnya tutup di Rp1195. Februari lalu harga sahamnya sempat ditransak‐
sikan di level tertinggi di Rp1510 (6/2). Secara technical pergerakan harganya kemarin membentuk pola
bullish harami mengindikasikan sinyal bullish reversal dengan target resisten terdekat menguji Rp1160.
Sedangkan support kuat di Rp1050. Dalam waktu dekat pasar akan mengantisipasi rilis laba 2Q17 perse‐
roan yang diperkirakan keluar akhir Juli atau awal Agustus mendatang. Target pertumbuhan penjualan ta‐
hun ini diperkirakan tumbuh 10% mencapai Rp6,44 triliun. Laba bersih tahun ini diproyeksikan mencapai
Rp450,99 miliar, tumbuh 10,41% dari 2016 lalu. EPS proyeksi tahun ini diperkirakan Rp63,55. Harga saham‐
nya diperkirakan berpeluang ditransaksikan dengan PE 22x dalam pasar bullish atau mencapai Rp1400.
Sepanjang 1Q17 total pendapatan turun 0,72% mencapai Rp1,08 triliun dibandingkan 1Q16 sebesar Rp1,09
triliun. Hingga 1Q17 pencapaian total pendapatan baru mencerminkan 16,77% dari target tahun ini. Se‐
dangkan pencapaian laba bersih sepanjang 1Q17 sebesar Rp2,87 miliar turun 65,83% (yoy). Maintain Buy,
SL 1000
Kamis, 06 Juli 2017
Saham Pilihan
ASII 8700-9000 TB, SL 8300
BBNI 6550-6750 TB, SL 6500
ADHI 2100-2230 BoW, SL 2090
CTRA 1150-1240 TB, SL 1140
HMSP 3780-3900 BoW, SL 3700
INDF 8600-8900 TB, SL 8200
MNCN 1705-1830 TB, SL 1680
Stock View
6
Kamis, 06 Juli 2017
EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV 2015 G (%) EPS 2015 G (%) PE
IHSG
5825.05 5863.71 5902.37 5797.37 5769.69
PERKEBUNAN AALI 15200 15,366.67 15,533.33 14,966.67 14,733.33 13,059,216.00 ‐19.91 393.15 ‐75.27 45.02 BWPT 234 238.67 243.33 230.67 227.33 LSIP 1390 1,411.67 1,433.33 1,376.67 1,363.33 4,189,615.00 ‐11.36 91.36 ‐32.01 18.72 SGRO 2020 2,030.00 2,040.00 2,010.00 2,000.00 SIMP 555 565.00 575.00 545.00 535.00 13,835,444.00 ‐7.53 16.72 ‐68.60 25.18 UNSP 210 216.00 222.00 206.00 202.00PERTAMBANGAN BATU BARA
ADRO 1620 1,633.33 1,646.67 1,603.33 1,586.67 37,032,346.42 ‐10.48 65.74 ‐5.12 10.50 BORN 50 50.00 50.00 50.00 50.00 BRAU 82 82.00 82.00 82.00 82.00 BUMI 344 357.33 370.67 337.33 330.67 DEWA 50 50.00 50.00 50.00 50.00 3,312,510.21 13.47 0.30 48.03 166.35 HRUM 2030 2,040.00 2,050.00 2,020.00 2,010.00 ITMG 17650 17,958.33 18,266.67 17,433.33 17,216.67 21,925,897.16 ‐9.27 770.46 ‐65.05 8.53 PTBA 12100 12,433.33 12,766.67 11,908.33 11,716.67 13,733,627.00 5.01 883.59 0.98 7.64 PTRO 1020 1,031.67 1,043.33 1,011.67 1,003.33
PERTAMBANGAN MINYAK & GAS BUMI
BIPI 84 87.00 90.00 81.00 78.00
ELSA 282 286.00 290.00 280.00 278.00 3,775,323.00 ‐10.56 51.43 ‐8.99 7.17
ENRG 50 50.00 50.00 50.00 50.00
ESSA 2550 2,550.00 2,550.00 2,550.00 2,550.00
MEDC 2300 2,340.00 2,380.00 2,270.00 2,240.00
PERTAMBANGAN LOGAM DAN MINERAL LAINNYA
ANTM 700 708.33 716.67 693.33 686.67 10,531,504.80 11.79 ‐151.06 85.85 ‐3.10 INCO 1885 1,896.67 1,908.33 1,866.67 1,848.33 10,894,532.28 ‐15.64 70.11 ‐67.49 26.24 TINS 735 745.00 755.00 725.00 715.00 6,874,192.00 ‐6.74 13.64 ‐84.08 56.09 SEMEN INTP 18625 18,750.00 18,875.00 18,500.00 18,375.00 17,798,055.00 ‐10.99 1,183.48 ‐17.34 17.00 SMCB 810 855.00 900.00 770.00 730.00 9,239,022.00 ‐12.25 22.85 ‐73.80 47.91 SMGR 9950 10,133.33 10,316.67 9,833.33 9,716.67 26,948,004.47 ‐0.14 762.28 ‐18.76 14.07
LOGAM DAN SEJENISNYA
GDST 100 101.00 102.00 99.00 98.00 JPRS 136 138.00 140.00 135.00 134.00 KRAS 610 620.00 630.00 605.00 600.00 PAKAN TERNAK CPIN 3280 3,336.67 3,393.33 3,226.67 3,173.33 JPFA 1390 1,410.00 1,430.00 1,360.00 1,330.00 25,022,913.00 2.31 43.92 40.87 18.44 OTOMOTIF DAN KOMPONENNYA
ASII 8800 8,833.33 8,866.67 8,758.33 8,716.67 184,196,000.00 ‐8.68 357.28 ‐24.59 20.71
GJTL 1005 1,040.00 1,075.00 980.00 955.00
INDUSTRI BARANG KONSUMSI
ICBP 8675 8,800.00 8,925.00 8,575.00 8,475.00 INDF 8750 8,816.67 8,883.33 8,616.67 8,483.33 MYOR 2010 2,108.33 2,206.67 1,953.33 1,896.67 ROTI 1210 1,245.00 1,280.00 1,190.00 1,170.00 GGRM 75800 77,933.33 80,066.66 74,333.33 72,866.66 INAF 2910 2,950.00 2,990.00 2,890.00 2,870.00 1,621,898.67 17.41 2.12 463.17 184.06 KAEF 2790 2,850.00 2,910.00 2,740.00 2,690.00 4,860,371.48 7.51 44.81 6.06 28.68 KLBF 1640 1,668.33 1,696.67 1,608.33 1,576.67
KOSMETIK DAN BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA
7
EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV 2015 G (%) EPS 2015 G (%) PE
PROPERTI DAN REAL ESTAT
APLN 186 188.00 190.00 184.00 182.00 ASRI 320 323.33 326.67 317.33 314.67 BKSL 71 72.33 73.67 70.33 69.67 BSDE 1845 1,885.00 1,925.00 1,810.00 1,775.00 6,209,574.07 11.45 1,164.55 460.00 1.60 COWL 1220 1,228.33 1,236.67 1,213.33 1,206.67 CTRA 1195 1,210.00 1,225.00 1,175.00 1,155.00 CTRP 690 690.00 690.00 690.00 690.00 CTRS 2710 2,710.00 2,710.00 2,710.00 2,710.00 ELTY 50 50.00 50.00 50.00 50.00 KIJA 320 322.67 325.33 316.67 313.33 MDLN 308 320.67 333.33 294.67 281.33 2,962,460.90 4.32 69.69 22.80 5.94 KONSTRUKSI BANGUNAN ADHI 3000 3,050.00 3,100.00 2,950.00 2,900.00 9,389,570.10 8.51 130.22 43.08 20.93 DGIK 109 115.67 122.33 105.67 102.33 PTPP 3330 3,363.33 3,396.67 3,303.33 3,276.67 14,217,372.87 14.40 152.88 39.17 25.74 SSIA 630 640.00 650.00 625.00 620.00 TOTL 740 745.00 750.00 735.00 730.00 WIKA 2220 2,260.00 2,300.00 2,200.00 2,180.00 13,908,504.01 11.60 101.65 1.60 26.02 INFRASTRUKTUR, UTILITAS DAN TRANSPORTASI
PGAS 2340 2,353.33 2,366.67 2,323.33 2,306.67 42,333,969.71 ‐0.16 228.31 ‐38.44 11.61 JALAN TOL, PELABUHAN, BANDARA DAN SEJENISNYA
CMNP 1390 1,395.00 1,400.00 1,380.00 1,370.00 JSMR 5400 5,475.00 5,550.00 5,350.00 5,300.00 9,848,242.05 7.33 213.14 3.23 26.27 TELEKOMUNIKASI BTEL 50 50.00 50.00 50.00 50.00 EXCL 3250 3,303.33 3,356.67 3,193.33 3,136.67 22,876,182.00 ‐2.49 ‐2.97 ‐97.16 ‐1,348.39 ISAT 6325 6,383.33 6,441.67 6,283.33 6,241.67 TLKM 4580 4,603.33 4,626.67 4,543.33 4,506.67 102,470,000.00 14.24 153.66 5.81 21.51 TRANSPORTASI GIAA 350 352.00 354.00 348.00 346.00 52,627,783.53 7.55 40.78 ‐122.73 10.94 MBSS 368 378.00 388.00 360.00 352.00 WINS 282 282.67 283.33 280.67 279.33 1,378,353.91 ‐37.37 ‐19.45 ‐129.08 ‐10.95 KONSTRUKSI NON BANGUNAN
INDY 780 790.00 800.00 775.00 770.00 BANK BBCA 18350 18,583.33 18,816.67 18,208.33 18,066.67 47,081,728.00 7.56 730.83 9.30 18.47 BBKP 625 631.67 638.33 616.67 608.33 8,303,973.00 17.07 105.70 32.57 5.58 BBNI 6650 6,675.00 6,700.00 6,600.00 6,550.00 36,895,081.00 10.58 486.18 ‐15.91 10.90 BBRI 15200 15,291.67 15,383.33 15,116.67 15,033.33 85,434,037.00 13.73 1,029.53 4.77 10.95 BBTN 2600 2,660.00 2,720.00 2,530.00 2,460.00 14,966,209.00 16.86 174.91 65.91 10.43 BDMN 4840 4,906.67 4,973.33 4,796.67 4,753.33 22,420,658.00 ‐2.48 249.70 ‐8.09 16.40 BJBR 2200 2,246.67 2,293.33 2,176.67 2,153.33 10,084,451.00 14.70 142.02 23.39 6.79 BMRI 13325 13,458.33 13,591.67 13,208.33 13,091.67 71,570,127.00 14.26 871.50 2.33 11.76 BNGA 1215 1,246.67 1,278.33 1,186.67 1,158.33 22,318,759.00 7.24 17.02 ‐81.74 34.36
PERDAGANGAN BESAR BRANG PRODUKSI
AKRA 6275 6,366.67 6,458.33 6,216.67 6,158.33 19,764,821.14 ‐12.03 261.74 27.59 27.03 INTA 250 256.67 263.33 246.67 243.33 UNTR 27825 28,433.33 29,041.67 27,408.33 26,991.67 49,347,479.00 ‐7.14 1,033.07 ‐28.24 14.86 PERDAGANGAN ECERAN MAPI 6150 6,483.33 6,816.67 5,933.33 5,716.67 RALS 1100 1,121.67 1,143.33 1,076.67 1,053.33
ADVERTISING, PRINTING DAN MEDIA
MNCN 1750 1,763.33 1,776.67 1,723.33 1,696.67
PERUSAHAAN INVESTASI
BRMS 69 71.33 73.67 67.33 65.67
Corporate Action
8
Code
Name
Type
Date
Time
Venue
ARTI Ratu Prabu Energi Tbk AGM 03/08/2016 00:10:00 GD. Ratu Prabu 1 Lt. 10 Jl. TB. Simatupang Kav. 20, Jakarta Selatan
ARTI Ratu Prabu Energi Tbk EGM 03/08/2016 00:10:00 GD. Ratu Prabu 1 Lt. 10 Jl. TB. Simatupang Kav. 20, Jakarta Selatan
SCPI Merck Sharp Dohme
Pharma Tbk. AGM 03/08/2016 00:10:00
MYRX Hanson International Tbk. AGM 28/07/2016 00:14:00 Merchantile Athletic Club , World Trade Center MYRX Hanson International Tbk. EGM 28/07/2016 00:14:00 Merchantile Athletic Club , World Trade Center GMCW Grahamas Citrawisata Tbk. AGM 27/07/2016 00:09:00 Financial Club, Graha Niaga lt 28, Jl. Jend. Sudirman
Kav 58 Jakarta PTIS Indo Straits Tbk AGM 22/07/2016 00:09:00
Gedung Graha Kirana, Lantai 9, Ruang Rapat PT Indo Straits Tbk, Jl.Yos Sudarso Kav.88, Jakarta Utara
14350, Indonesia
BSSR Baramulti Suksessarana Tbk EGM 22/07/2016 00:10:00 Boardroom CEO Suite, Sahid Sudirman Center Lt.56, Jl. Jend. Sudirman Kav. 86 ‐ Jakarta Pusat ISSP Steel Pipe Industry of Indo‐ nesia Tbk AGM 21/07/2016 00:10:00 Gedung Baja Lt 9 Tower C , Pangeran Jayakarta no 55 , Jakarta ISSP Steel Pipe Industry of Indo‐ nesia Tbk EGM 21/07/2016 00:10:00 Gedung Baja Lt 9 Tower C , Pangeran Jayakarta no 55 , Jakarta
SKYB Skybee Tbk AGM 21/07/2016 00:09:00
WTON Wijaya Karya Beton Tbk EGM 20/07/2016 00:14:00 Ruang Serbaguna Gedung WIKA Lt. 11 Jl. D. I. Panjai‐ tan Kav. 9, Jakarta Timur
CTBN Citra Tubindo Tbk. AGM 20/07/2016 00:10:30 Kantor Pusat Perseroan Jalan Hang Kesturi I No 2, Kawasan Industri Terpadu Kabil, Batam
TRIO Trikomsel Oke Tbk EGM 15/07/2016 00:10:00
LMAS Limas Indonesia Makmur
Tbk AGM 14/07/2016 00:09:30
Auditorium Sequis Center, Gedung Sequis Center Lantai 11, Jalan Jenderal Sudirman No.71, Jakarta
12190
BEKS Bank Pundi Indonesia Tbk. EGM 11/07/2016 00:15:00 Kantor Pusat Perseroan, Jl. RS. Fatmawati No.12, Jakarta Selatan
JPFA Japfa Comfeed Indonesia
Tbk. EGM 01/07/2016 00:10:00
HARRIS Hotel, Unique Room, Jl. Dr. Saharjo No. 191, Jakarta 12960
INCO Vale Indonesia Tbk EGM 01/07/2016 00:09:00 Financial Club, Board Room I, Graha Niaga Lt. 27 Jl. Jend. Sudirman Kav. 58, Jakarta MITI Mitra Investindo Tbk. EGM 30/06/2016 00:10:00
Ruang Seminar Tower II Lantai I, PT Bursa Efek Indo‐ nesia, Jl. Jend. Sudirman Kav.52‐53 Jakarta Selatan ‐
12950 NIRO Nirvana Development Tbk AGM 30/06/2016 00:10:00
Ruang Seminar Bursa Efek Indonesia Tower II, Lantai 1, Jalan Jendral Sudirman Kav. 52‐53, Jakarta Selatan
12190 NIRO Nirvana Development Tbk EGM 30/06/2016 00:10:00
Ruang Seminar Bursa Efek Indonesia Tower II, Lantai 1, Jalan Jendral Sudirman Kav. 52‐53, Jakarta Selatan
12190
PKPK Perdana Karya Perkasa Tbk AGM 30/06/2016 00:10:00 Hotel Nite & Day Jakarta ‐ Roxy Jl. Biak no.54 Jakarta Pusat 10150
GREN Evergreen Invesco Tbk AGM 30/06/2016 00:09:00 Mawar Room, Hotel Mulia, Jl. Asia Afrika Senayan, Jakarta
ECII Electronic City Indonesia
Tbk AGM 30/06/2016 00:10:00
Corporate Action
9
EMITEN
JUMLAH DIVIDEN CUM DIVIDEN RECORDING DATE PEMBAYARAN DIVIDEN
TIFA
7
24‐Jun‐16
27‐Jun‐16
21‐Jul‐16
SQBB
16000
23‐Jun‐16
24‐Jun‐16
20‐Jul‐16
SQBI
16000
23‐Jun‐16
24‐Jun‐16
20‐Jul‐16
DPNS
5
23‐Jun‐16
24‐Jun‐16
20‐Jul‐16
GEMA
16
23‐Jun‐16
24‐Jun‐16
20‐Jul‐16
MREI
50
23‐Jun‐16
24‐Jun‐16
20‐Jul‐16
JTPE
14
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
PEGE
10
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
CPIN
29
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
TALF
3
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
12‐Jul‐16
KBLI
7
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
SRTG
32
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
KKGI
20
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
CTRP
4
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
13‐Jul‐16
CTRS
22
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
13‐Jul‐16
CTRA
6
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
IDPR
5
21‐Jun‐16
22‐Jun‐16
30‐Jun‐16
UNVR
424
21‐Jun‐16
22‐Jun‐16
15‐Jul‐16
Disclaimer : Laporan ini dibuat dari opini analis hanya sebagai informasi untuk membantu investor dalam memahami pasar saham Indonesia dan bukan ditujukan untuk memberikan rekomendasi kepada siapa pun untuk membeli atau menjual suatu efek tertentu. Informasi yang ada pada laporan ini diambil dari sumber yang dianggap bisa dipercaya. Namun demikian PT. First Asia Capital tidak menjamin dan bertanggung jawab atas kebenaran dan keakuratan dari informasi dan pendapat yang ada pada laporan ini.