•
Pemerintah optimistis realisasi belanja modal 90%.•
Campina akan lunasi utang dengan dana IPO.•
Tahun depan, Bukit Uluwatu anggarkan capex Rp 1 T.•
Saka Energi siap bor 8 sumur baru tahun depan.DAILY RESEARCH
Statistics
Highlight
Opening Today Nikkei AORD Change
Market Preview
S
eiring bullish pasar saham
global dan kawasan Asia
ke-marin dan rebound harga
komodi-tas energi seperti minyak mentah,
berhasil mengangkat kembali aksi
beli pemodal. IHSG kemarin
ber-hasil menguat 0,63% atau 37,923
poin di 6069,785. Pada saat
ber-samaan Indeks The MSCI Asia
Pacific kemarin menguat 0,5%.
Penguatan IHSG kemarin
teru-tama ditopang saham sektor
en-ergi dan yang terkait dengannya,
sektor perbankan, aneka industri,
dan properti. Sedangkan sektor
yang koreksi kemarin adalah
sa-ham jasa konstruksi, rokok, dan
semen. Arus dana asing yang
se-lama ini cenderung keluar dari pasar, kemarin mencatatkan pembelian
ber-sih hingga Rp1,14 triliun. Harga minyak mentah kembali bergerak di atas
USD57/barel ikut menopang pergerakan positif saham sektor energi.
Sementara Wall Street tadi malam bergerak bervariasi. Indeks DJIA
dan S&P masing-masing koreksi 0,27% dan 0,08% di 23526,18 dan 2597,08.
Indeks Nasdaq menguat 0,07% di 6867,36. Dolar AS tadi malam melemah ke
level terendahnya sejak Oktober lalu setelah hasil notulensi pertemuan The
Fed bulan lalu (Fed Minutes) yang rilis tadi malam mengindikasikan inflasi
tetap lemah di tengah tren penguatan tingkat bunga FFR. The Fed
diperkira-kan tetap adiperkira-kan menaikdiperkira-kan bunganya 25 bp pada pertemuan Desember
men-datang. Inflasi AS sejauh ini masih di bawah target 2%. Sedangkan harga
minyak mentah tadi malam di AS melanjutkan penguatannya naik 2,2% di
USD58,06/barel. Harga nikel di LME menguat tipis 0,04% di USD11857,5/MT.
Melanjutkan perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan bergerak
ber-variasi namun berpeluang kembali mencatatkan level tertinggi baru dengan
menguji resisten psikologis di 6100. Sedangkan support saat ini di 6050.
Katalis positif selain ditopang pelemahan dolar AS, penguatan harga
ko-moditas energi, juga turut ditopang arus dana asing yang kembali positif.
Memasuki perdagangan bulan terakhir 2017, minat belanja yang cenderung
meningkat meyambut musim liburan akhir tahun turut menopang sentimen
positif di sejumlah saham sektoral seperti sektor konsumsi, telekomunikasi,
dan perdagangan ritel.
S1 6050 S2 6030 R1 6080 R2 6100
Index Last Chg % DJIA 23526.18 (64.65) (0.27) S&P 500 2597.08 (1.95) (0.08) FTSE 100 7419.02 7.68 0.10 CAC 40 5352.76 (13.39) (0.25) DAX 13015.04 (152.50) (1.16) NIKKEI 225 22523.15 (89.52) (0.40) HANGSENG 30003.49 185.42 0.62 STI 3430.02 6.64 0.19 SHENZHEN 1982.28 (5.17) (0.26) SHANGHAI 3430.46 19.96 0.59 Commodities Price Chg % Oil (US$/barrel) 57.95 0.78 1.36 CPO (RM/M.T) 2644.00 22.00 0.84 Gold (USD/T.oz) 1291.20 9.90 0.77 Nikel (USD/M.T 11675.00 135.00 1.17 Timah (USD/M.T) 19400.00 0.00 0.00 Coal (USD/M.T) 95.90 (0.35) (0.36) Exchange Rates Chg % IDR/USD 10027.87 (3490.13) (25.82) USD/EUR 1.182 0.01 0.68 JPY/USD 111.09 (1.12) (1.00) IDR/SGD 10027.87 37.69 0.38 IDR/AUD 10273.40 19.20 0.19 TLKM USD IDR Chg % TLK.NYSE 31.07 3116 0.25 0.81Top Gainers IDR % Chg
MGNA 121 34.44 31
FINN 173 20.14 29
DPNS 394 18.67 62
AIMS 226 15.90 31
KONI 340 14.86 44
Top Losers IDR % Chg
AHAP 163 (11.89) (22)
HOTL-W 8 (11.11) (1)
PEGE 260 (9.09) (26)
GOLL-W 11 (8.33) (1)
MTWI 256 (5.88) (16)
Top Value IDR % (miliar)
BBRI 3,400 3.66 497.240
ASII 8,450 4.00 373.670
BBCA 21,175 0.24 366.830
BUMI 306 9.29 328.780
TLKM 4,200 0.00 292.690
Top Volume IDR % (juta)
MYRX 109 2.83 1.140.678 BUMI 306 9.29 1.115.703 IIKP 296 8.03 351.570 ELSA 414 5.08 314.641 ENRG 104 9.47 280.704 IHSG 6,031.86 Change (21.42) Change (%) (0.35) Change (%/ytd) 13.88
Total Value (IDR triliun) 6.611
Total Volume (miliar saham) 8.488
Net Foreign Buy (IDR miliar) (367.000)
News Update
2
Pemerintah optimistis realisasi belanja modal 90%. Realisasi belanja modal pemerintah masih lambat lantaran baru mencapai setengah target per akhir Oktober lalu. Namun, pemerintah optimistis, realisasi hingga akhir tahun bisa melampaui 90% dari target. Data dari internal Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang diperoleh Kontan.co.id menunjukkan, realisasi belanja modal pemerintah hingga akhir Oktober kemarin baru mencapai Rp 106 triliun. Dengan alokasi dana belanja modal di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2017 sebesar Rp 206,2 triliun, maka pencapaian itu baru sebesar 51,41%. Angka itu memang lebih tinggi dibanding realisasi periode yang sama pada tahun lalu. Namun, pola penyerapannya tidak terlalu jauh berbeda. Hingga akhir Oktober 2016, realiasi belanja modal pemerintah baru mencapai Rp 98 triliun arau 47,4% dari target. Direktur Jenderal (Dirjen) Anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Askolani mengatakan, lebih tingginya realisasi belanja modal menunjukkan penyerapan tahun ini lebih optimal. Askolani melanjutkan, selama ini kementerian atau lembaga (K/L) sebenarnya telah membelanjakan anggaran belanja modalnya. Dengan demikian, K/L tinggal melakukan pelaporan saja. "Harapan kami kalau (realisasi) tahun lalu sekitar 80%-85%, ya mudah-mudahan tahun ini bisa lebih tinggi mendekati 90% dari target," kata Askolani saat ditemui di Gedung Kemenkeu, Rabu (22/11). Berdasarkan data realisasi APBN yang dipublikasikan di situs Direktorat Jenderal (Ditjen) Perbendaharaan Negara Kemenkeu, realisasi belanja modal pemerintah per akhir Desember 2016 hanya sebesar Rp 166,4 triliun atau 80,6% dari target. Jika proyeksi pemerintah realisasi belanja modal akhir tahun mencapai 90% dari target atau sebesar 185,58 triliun maka di sisa dua bulan ini pemerintah masih harus menyerap belanja modal mencapai Rp 79,6 triliun. (Kontan)
Campina akan lunasi utang dengan dana IPO. Produsen es krim, PT Campina Ice Cream Industry Tbk tak lama lagi akan masuk ke
papan bursa. Kelak, sebagian besar dana yang mereka peroleh dari penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO) akan digunakan untuk pembayaran pokok utang. Campina akan melunasi pokok utang kepada Swiss Life Insurance Singapura sebesar Rp 260 miliar. Meski jatuh tempo utang ini masih tahun 2021, perusahaan ingin menyegerakan pelunasan utang agar bisa menghemat beban keuangan ke depannya. "Dari pelunasan utang ini, kami bisa menghemat 14,5% per tahun dari bunga pinjaman ini. Sehingga kami berpotensi menghemat beban hingga Rp 40 miliar," ujar Komisaris Independent Campina Vincent Makmur Widjaja di Jakarta. Efisiensi ini pun membuat perusahaan menargetkan perolehan laba di akhir tahun ini mencapai Rp 50 miliar, sedangkan penjualan ditargetkan di angka Rp 980 miliar. Adapun hingga Juni 2017, penjualan mencapai angka Rp 480,78 miliar atau naik 10,57% yoy. Sementara laba yang dibukukan sebesar Rp 9,98 miliar, turun 58,23% yoy. Penurunan laba yang drastis ini, menurut Direktur Keuangan Campina Arif Harmoko Rayadi, disebabkan penghapusan aset dari perhitungan buku lantaran perubahan perhitungan akuntansi yang dilakukan perusahaan. "Aset sebesar Rp 26 miliar dihilangkan dari penghitungan kami," ujarnya. Di tahun 2018, perusahaan menargetkan perolehan laba sekitar Rp 90 miliar hingga Rp 100 miliar. Target penjualan minimal tumbuh 10% dari perolehan penjualan tahun 2017. Sebagai informasi, Campina berencana melepas 885 juta saham atau setara dengan 15,04% dari total saham disetor dan ditempatkan lewat IPO ini. Harga penawaran saham perdana ini pun berkisar antara Rp 310-Rp 400 per saham. Itu artinya, mereka membidik dana segar sebanyak-banyaknya sebesar Rp 354 miliar dari IPO ini. Masa book building akan berlangsung pada 20-24 November 2017. Perusahaan berharap bisa memperoleh tanggal efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 6 Desember 2017. Masa penawaran umum akan berlangsung pada 8, 11, dan 12 Desember 2017. Dan, jika semua berjalan lancar, saham Campina akan tercatat di BEI pada 19 Desember 2017. (Kontan)
Tahun depan, Bukit Uluwatu anggarkan capex Rp 1 T. PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) kian mengembangkan bisnisnya. Setelah mengalami kenaikan pendapatan di kuartal ketiga 2017, perusahaan siap melakukan ekspansi pembangunan hotel tahun 2018. Corporate Secretary Bukit Uluwatu Villa, Benita Sofia mengatakan, kinerja bisnis hingga akhir tahun 2017 cukup baik dan berkembang. Hal ini terlihat dari hasil kinerja di kuartal III yang naik 9% jadi Rp 119 miliar. "Kinerjanya bagus sekali karena kunjungan tamu ke hotel meningkat pesat tiga bulan terakhir," ujar Benita. Dengan pencapaian ini, Benita pun berharap bahwa kinerja BUVA akan terus meningkat. Meski dengan kejadian meletusnya Gunung Agung di Bali. "Selama ini tiga hotel BUVA di Uluwatu, Ubud dan Manggis tidak terpengaruh dengan kejadian Gunung Agung. Kecuali bandara ditutup dan bisa menjadi terpengaruh," tambahnya. Bicara soal rencana pengembangan bisnis, Bukit Uluwatu yakin dan optimis bahwa hingga akhir tahun, kinerja tiga hotel dibawah naungan BUVA masih menunjukkan kinerja yang positif. Namun, Benita belum menyebutkan pasti laba yang diperoleh hingga akhir tahun ini. Untuk tahun depan, Benita menjelaskan akan membuka beberapa hotel. Diantaranya Alila di SCBD, Jakarta sekitar Februari atau Maret 2018. Kapasitas kamarnya sekitar 238 kamar hotel. Selain itu, ada juga De Cliff villa di Uluwatu yang akan dibuka Juni 2018. Terakhir ada juga proyek pembangunan hotel dan villa di Bintan yang dibuak tahun 2018. "Diharap tiga hotel ini bisa menyumbang ke kinerja BUVA cukup signifikan," pungkas Benita. Untuk total belanja modal (capex) yang dikeluarkan tahun 2018 nanti, BUVA menyiapkan anggaran kurang lebih Rp 1 triliun. Selain pembukaan tiga hotel, dana ini ini juga disiapkan untuk akuisisi proyek yang tengah ditargetkan. Namun, Benita tidak bisa menyebutkan dimana BUVA akan melakukan akuisisi. (Kontan)
Saka Energi siap bor 8 sumur baru tahun depan. Peningkatan kinerja produksi terus dikejar oleh PT Saka Energi Indonesia, anak usaha PT Perusahaan Gas Negara (PGN) di sektor hulu migas. Ini ditunjukkan dengan akan dilakukannya delapan pengeboran sumur baru yahun depan. Direktur Utama Saka, Tumbur Parlindungan bilang pengeboran akan dilakukan di tiga wilayah. Pertama, di Blok Pangkah dengan jumlah enam sumur yang di bor terdiri dari satu sumur eksplorasi serta lima sumur development atau pengembangan. Sementara dua sumur lainnya merupakan pengeboran sumur eksplorasi. "Untuk lainnya masing-masing satu sumur eksplorasi dilakukan di South Sesulu dan Wokam," kata Tumbur di Kantor Kementerian ESDM. Meskipun harga minyak dunia mulai merangkak naik, Tumbur menegaskan, efisiensi tetap dilakukan dalam kegiatan pengeboran. Untuk satu sumurnya perusahaan hanya akan menggelontorkan dana maksimal sebesar US$ 20 juta. Saka sendiri pada tahun ini menargetkan produksi rata-rata migas mencapai 57.000 barel oil equivalen per day (boepd) dengan presentasi produksi gas lebih besar atau sekitar 60% sementara 40% merupakan minyak. (Kontan)
5
Stock Picks
ASII 8300-8600.
Harga saham Astra International Tbk (ASII), kemarin berhasil rebound setelah koreksi tertahan di
kis-aran support di Rp8050. Kemarin harga sahamnya berhasil break resisten Rp8300 dan tutup Rp8450. Saat ini support
bergeser ke Rp8300. Peluang rebound lanjutan akan kembali menguji resisten di Rp8600. Pergerakan harganya
men-gindikasikan sinyal bullish reversal. Kinerja perseroan sepanjang 3Q17 mencatatkan peningkatan kinerja baik
diband-ingkan kuartal sebelumnya (qoq) maupun dibanddiband-ingkan kuartal yang sama tahun sebelumnya (yoy). Pendapatan
ber-sih 3Q17 mencapai Rp52,19 triliun tumbuh 6% (qoq) dari 2Q17 Rp49,25 triliun dan tumbuh 18,39% (yoy) dari periode
yang sama di 2016 sebesar Rp44,09 triliun. Secara akumulasi pendapatan bersih hingga 3Q17 tahun ini mencapai
Rp150,22 triliun tumbuh 13,55% dari periode yang sama 2016 Rp132,29 triliun. Laba dari bisnis otomotif perseroan
sepanjang 9M17 naik 10% menjadi Rp6,6 triliun. Penjualan mobil Grup Astra sepanjang 9M17 naik 5% mencapai 444
ribu unit. Kenaikan ini di atas kenaikan penjualan mobil nasional yang hanya 3% mencapai 804 ribu. Pangsa pasar
bis-nis mobil perseroan naik mencapai 55% dari 54% sebelumnya. Sedangkan penjualan sepeda motor Honda (Grup
As-tra) sepanjang 9M17 naik 2% mencapai 3,2 juta unit dengan penguasaan pangsa pasar naik menjadi 75% dari 73%.
Periode yang sama penjualan sepeda motor nasional stagnan hanya4,3 juta unit. Pencapaian pendapatan bersih
hingga 3Q17 perseroan telah mencerminkan pencapaian 77% dari target tahun ini sebesar Rp195,05 triliun atau
tum-buh 7,7%. Sedakan laba bersih 3Q17 mencapai Rp4,8 triliun tumtum-buh 13% (qoq) dan tumtum-buh 16% (yoy). Secara
akumu-lasi laba bersih hingga 3Q17 mencapai Rp14,18 triliun tumbuh 25,78% dari periode yang sama tahun sebelumnya
Rp11,28 triliun. Pencapaian laba bersih hingga 3Q17 telah mencerminkan 76,5% dari target laba bersih tahun ini
se-besar Rp18,53 triliun atau tumbuh 22,31% dari tahun sebelumnya. Marjin bersih 3Q17 naik menjadi 9,2% dari 2Q17
8,7%. Sepanjang 9M17 marjin bersih 9,44% naik dari 8,52% periode yang sama tahun sebelumnya. EPS tahun ini
diperkirakan Rp457,7. Kami sebelumnya menargetkan harga sahamnya berpeluang ditransaksikan dengan PE 20x
dalam kondisi pasar bullish atau mencapai Rp9150. Dari harga saat ini Rp8325 ada ruang penguatan 9,9%. Akhir 2016
lalu harga sahamnya tutup di Rp8275. Harga tertingginya tahun ini pernah mencapai Rp9350 (25/4) dan terendah di
Rp7625 (7/9). Tantangan pergerakan harga sahamnya saat ini adalah meningkatnya resiko pelemahan rupiah atas
dolar AS yang saat ini di Rp13500. Trading Buy, SL 8000
4
Stock Picks
HRUM 2100-2230.
Harga saham emiten batubara, Harum Energy Tbk (HRUM), kemarin berhasil rebound setelah
te-kanan jual membawa harganya berada di area oversold. Kemarin harga sahamnya rebound tutup di Rp2130 setelah
koreksi tertahan di kisaran support Rp2100. Tekanan jual terjadi sejak pekan terakhir Oktober lalu. Harga sahamnya
pertengahan Oktober lalu masih ditransaksikan di Rp2460 (18/10). Akhir 2016 lalu harga sahamnya tutup di Rp2140.
Tahun ini harganya tertinggi ditransaksikan di Rp2880 (10/4). Tekanan jual atas harga sahamnya sebulan terakhir
dinilai bersifat temporer menyusul sentimen pelemahan harga batubara saat ini yang berada di kisaran USD96/MT.
Harga sahamnya saat ini relatif murah, baik secara technical maupun fundamental. Dari sisi kinerja, pendapatan
perseroan hingga kuartal tiga tahun ini (9M17) tumbuh 83,77% mencapai USD238,52 juta dibandingkan periode yang
sama 2016 sebesar USD129,79 juta. Diperkirakan pencapaian 2017 akan mencapai USD311,52 juta atau tumbuh
43,48% dari 2016 sebesar USD217,12 juta. Sedangkan laba bersih sepanjang 9M17 mencapai USD32,64 juta naik
203,57% dari periode yang sama 2016 sebesar USD10,75 juta. Pencapaian laba bersih tahun ini diperkirakan akan
mencapai USD42,64 juta setelah 2016 menderita rugi USD19,24 juta. EPS 2017 diperkirakan USD0,0163 atau setara
dengan Rp220 dengan kurs 1USD=Rp13500. Tahun ini perseroan menargetkan produksi batubara 4-5 juta ton naik
dari tahun lalu 3 juta ton. Produksi batubara perseroan 100% di ekspor di kawasan Asia seperti Tiongkok, Korsel,
Tai-wan, Malaysia dan Jepang. Tahun depan dengan asumsi volume penjualan batubara 5 juta ton dan rata-rata harga jual
USD85/MT maka pendapatan diperkirakan berpeluang mencapai USD425 juta atau tumbuh 36,4% dari perkiraan
ta-hun ini USD311,5 juta. Sedangkan laba bersih diperkirakan mencapai USD58,48 juta atau tumbuh 37% dari perkiraan
tahun ini USD42,64 juta. EPS 2018 diperkirakan USD0,0224 atau setara Rp302,4 dengan kurs 1USD=Rp13500. Harga
sahamnya berpeluang ditransaksikan dengan rata-rata PE 9,1x (E/18) atau mencapai Rp2750. Dari harga saat ini di
Rp2140 ada ruang penguatan 28,5%. Secara technical, support saat ini di Rp2100 dengan resisten terdekat di Rp2230.
Maintain Buy, SL 2050
Stock Picks
3CTRA 1150-1230
.
Harga saham emiten properti, Ciputra Development Tbk (CTRA), kemarin berhasil rebound terbatas
setelah terkoreksi sehari sebelumnya. Koreksi tertahan di support di kisaran Rp1150. Sedangkan peluang rebound
akan kembali menguji resisten di kisaran Rp1220 hingga Rp1230. Posisi harganya berada di area oversold sehingga
relatif murah saat ini. Harga sahamnya sebelumnya diperkirakan berpeluang ditransaksikan dengan PBV 1,6x atau
mencapai Rp1335. Dari harga saat ini ada ruang penguatan 11,2%. Kinerja sektor properti diperkirakan akan pulih
tahun depan seiring mulai membaiknya daya beli masyarakat dan efektifnya penurunan bunga yang sudah dilakukan
Bank Indonesia (BI) sejak September lalu. Namun fluktuasi nilai tukar rupiah atas dolar AS yang cenderung melemah
seiring normalisasi kebijakan moneter The Fed menjadi tantangan bisnis ini tahun depan. Hingga akhir 3Q17
perseroan meraih marketing sales Rp5,2 triliun atau setara dengan 61% dari target marketing sales tahun ini sebesar
Rp8,5 triliun atau naik 18% dari tahun sebelumnya Rp7,2 triliun. Untuk mengejar target tersebut, perseroan di 4Q17
menggenjot sejumlah proyek baru. Tahun ini perseroan merilis sejumlah proyek baru seperti Citraland Cibubur dan
Tallasa City Makasar. Perseroan juga tengah menyiapkan peluncuran proyek baru lagi menyusul Apartemen Newton 2
di CBD Jakarta yang diluncurkan dua bulan lalu dan juga proyek di Batam. Tahun ini perseroan menganggarkan
belanja modal Rp1,5 triliun. Kami memperkirakan pendapatan perseroan tahun ini mencapai Rp6,97 triliun atau naik
3,4% dibandingkan tahun 2016 sebesar Rp6,74 triliun. Laba bersih tahun ini diperkirakan mencapai Rp1,18 triliun
tumbuh 36,5% dibandingkan 2016 sebesar Rp867,64 miliar. Hingga kuartal tiga 2017 (3Q17), pendapatan perseroan
baru mencapai Rp4,35 triliun atau turun 1,6% (yoy) dari 9M16 sebesar Rp4,42 triliun. Ini baru mencerminkan
pencapaian 62,4% dari target tahun ini. Sedangkan laba 9M17 sebesar Rp566,25 miliar turun 8,37% dari 9M16
sebesar Rp617,99 miliar. Ini baru mencerminkan 48% dari target laba tahun ini. EPS tahun ini diperkirakan Rp63,83.
Maintain Buy, SL 1130
Saham Pilihan
TLKM 4150-4250 Buy, SL 4080
BMRI 7300-7600 TB, SL 7200
PTBA 10900-11450 Buy, SL 10550
UNTR 31800-33400 TB, SL 31000
JSMR 6550-6800 TB, SL 6300
BUMI 290-320 TB, SL 270
ELSA 400-420 Buy, SL 390
Stock View
6
Kamis, 23 November 2017
EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV 2015 G (%) EPS 2015 G (%) PE
IHSG
6069.79 6081.17 6092.56 6048.57 6027.36
PERKEBUNAN AALI 14300 14,366.67 14,433.33 14,266.67 14,233.33 13,059,216.00 -19.91 393.15 -75.27 45.02 BWPT 234 239.33 244.67 229.33 224.67 LSIP 1445 1,460.00 1,475.00 1,430.00 1,415.00 4,189,615.00 -11.36 91.36 -32.01 18.72 SGRO 2570 2,590.00 2,610.00 2,540.00 2,510.00 SIMP 505 507.33 509.67 500.33 495.67 13,835,444.00 -7.53 16.72 -68.60 25.18 UNSP 184 187.00 190.00 181.00 178.00PERTAMBANGAN BATU BARA
ADRO 1745 1,763.33 1,781.67 1,723.33 1,701.67 37,032,346.42 -10.48 65.74 -5.12 10.50 BORN 50 33.33 16.67 33.33 16.67 BRAU 7675 5,116.67 2,558.33 5,116.67 2,558.33 BUMI 306 314.00 322.00 290.00 274.00 DEWA 50 50.00 50.00 50.00 50.00 3,312,510.21 13.47 0.30 48.03 166.35 HRUM 2130 2,156.67 2,183.33 2,106.67 2,083.33 ITMG 20000 20,233.33 20,466.67 19,733.33 19,466.67 21,925,897.16 -9.27 770.46 -65.05 8.53 PTBA 11050 11,241.67 11,433.33 10,816.67 10,583.33 13,733,627.00 5.01 883.59 0.98 7.64 PTRO 1955 1,986.67 2,018.33 1,936.67 1,918.33
PERTAMBANGAN MINYAK & GAS BUMI
BIPI 83 84.00 85.00 82.00 81.00
ELSA 414 420.67 427.33 402.67 391.33 3,775,323.00 -10.56 51.43 -8.99 7.17
ENRG 104 107.00 110.00 98.00 92.00
ESSA 180 189.67 199.33 174.67 169.33
MEDC 925 945.00 965.00 910.00 895.00
PERTAMBANGAN LOGAM DAN MINERAL LAINNYA
ANTM 660 668.33 676.67 653.33 646.67 10,531,504.80 11.79 -151.06 85.85 -3.10 INCO 2950 3,000.00 3,050.00 2,910.00 2,870.00 10,894,532.28 -15.64 70.11 -67.49 26.24 TINS 895 916.67 938.33 851.67 808.33 6,874,192.00 -6.74 13.64 -84.08 56.09 SEMEN INTP 19575 19,933.33 20,291.67 19,333.33 19,091.67 17,798,055.00 -10.99 1,183.48 -17.34 17.00 SMCB 820 830.00 840.00 810.00 800.00 9,239,022.00 -12.25 22.85 -73.80 47.91 SMGR 10500 10,725.00 10,950.00 10,350.00 10,200.00 26,948,004.47 -0.14 762.28 -18.76 14.07
LOGAM DAN SEJENISNYA
GDST 88 88.33 88.67 87.33 86.67 JPRS 134 134.67 135.33 132.67 131.33 KRAS 484 489.33 494.67 481.33 478.67 PAKAN TERNAK CPIN 3100 3,140.00 3,180.00 3,020.00 2,940.00 JPFA 1315 1,320.00 1,325.00 1,305.00 1,295.00 25,022,913.00 2.31 43.92 40.87 18.44 OTOMOTIF DAN KOMPONENNYA
ASII 8450 8,550.00 8,650.00 8,250.00 8,050.00 184,196,000.00 -8.68 357.28 -24.59 20.71
GJTL 675 680.00 685.00 670.00 665.00
INDUSTRI BARANG KONSUMSI
ICBP 8825 8,875.00 8,925.00 8,800.00 8,775.00 INDF 7725 7,791.67 7,858.33 7,666.67 7,608.33 MYOR 2060 2,083.33 2,106.67 2,043.33 2,026.67 ROTI 1295 1,298.33 1,301.67 1,288.33 1,281.67 GGRM 77975 78,900.00 79,825.00 77,375.00 76,775.00 INAF 2570 2,593.33 2,616.67 2,523.33 2,476.67 1,621,898.67 17.41 2.12 463.17 184.06 KAEF 2370 2,443.33 2,516.67 2,323.33 2,276.67 4,860,371.48 7.51 44.81 6.06 28.68 KLBF 1640 1,656.67 1,673.33 1,621.67 1,603.33
KOSMETIK DAN BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA
7
EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV 2015 G (%) EPS 2015 G (%) PE
PROPERTI DAN REAL ESTAT
APLN 248 253.33 258.67 243.33 238.67 ASRI 388 396.67 405.33 380.67 373.33 BKSL 156 158.00 160.00 152.00 148.00 BSDE 1695 1,716.67 1,738.33 1,651.67 1,608.33 6,209,574.07 11.45 1,164.55 460.00 1.60 COWL 910 920.00 930.00 905.00 900.00 CTRA 1200 1,215.00 1,230.00 1,175.00 1,150.00 CTRP 1200 1,215.00 1,230.00 1,175.00 1,150.00 CTRS 1200 1,215.00 1,230.00 1,175.00 1,150.00 ELTY 50 50.00 50.00 50.00 50.00 KIJA 300 305.33 310.67 295.33 290.67 MDLN 330 331.33 332.67 327.33 324.67 2,962,460.90 4.32 69.69 22.80 5.94 KONSTRUKSI BANGUNAN ADHI 2180 2,220.00 2,260.00 2,160.00 2,140.00 9,389,570.10 8.51 130.22 43.08 20.93 DGIK 66 67.33 68.67 65.33 64.67 PTPP 2730 2,763.33 2,796.67 2,713.33 2,696.67 14,217,372.87 14.40 152.88 39.17 25.74 SSIA 575 588.33 601.67 568.33 561.67 TOTL 740 746.67 753.33 726.67 713.33 WIKA 1950 1,976.67 2,003.33 1,931.67 1,913.33 13,908,504.01 11.60 101.65 1.60 26.02 INFRASTRUKTUR, UTILITAS DAN TRANSPORTASI
PGAS 1800 1,816.67 1,833.33 1,771.67 1,743.33 42,333,969.71 -0.16 228.31 -38.44 11.61 JALAN TOL, PELABUHAN, BANDARA DAN SEJENISNYA
CMNP 1510 1,530.00 1,550.00 1,480.00 1,450.00 JSMR 6725 6,800.00 6,875.00 6,600.00 6,475.00 9,848,242.05 7.33 213.14 3.23 26.27 TELEKOMUNIKASI BTEL 50 50.00 50.00 50.00 50.00 EXCL 3000 3,113.33 3,226.67 2,943.33 2,886.67 22,876,182.00 -2.49 -2.97 -97.16 -1,348.39 ISAT 5300 5,400.00 5,500.00 5,250.00 5,200.00 TLKM 3950 4,050.00 4,150.00 3,880.00 3,810.00 102,470,000.00 14.24 153.66 5.81 21.51 TRANSPORTASI GIAA 326 330.67 335.33 322.67 319.33 52,627,783.53 7.55 40.78 -122.73 10.94 MBSS 795 806.67 818.33 786.67 778.33 WINS 286 296.67 307.33 272.67 259.33 1,378,353.91 -37.37 -19.45 -129.08 -10.95 KONSTRUKSI NON BANGUNAN
INDY 2880 2,920.00 2,960.00 2,860.00 2,840.00 BANK BBCA 21175 21,266.67 21,358.33 21,041.67 20,908.33 47,081,728.00 7.56 730.83 9.30 18.47 BBKP 580 586.67 593.33 566.67 553.33 8,303,973.00 17.07 105.70 32.57 5.58 BBNI 8250 8,341.67 8,433.33 8,066.67 7,883.33 36,895,081.00 10.58 486.18 -15.91 10.90 BBRI 3400 3,446.67 3,493.33 3,316.67 3,233.33 85,434,037.00 13.73 1,029.53 4.77 10.95 BBTN 3070 3,100.00 3,130.00 3,010.00 2,950.00 14,966,209.00 16.86 174.91 65.91 10.43 BDMN 5575 5,633.33 5,691.67 5,458.33 5,341.67 22,420,658.00 -2.48 249.70 -8.09 16.40 BJBR 2400 2,413.33 2,426.67 2,373.33 2,346.67 10,084,451.00 14.70 142.02 23.39 6.79 BMRI 7375 7,525.00 7,675.00 7,300.00 7,225.00 71,570,127.00 14.26 871.50 2.33 11.76 BNGA 1210 1,225.00 1,240.00 1,195.00 1,180.00 22,318,759.00 7.24 17.02 -81.74 34.36
PERDAGANGAN BESAR BRANG PRODUKSI
AKRA 6625 6,733.33 6,841.67 6,558.33 6,491.67 19,764,821.14 -12.03 261.74 27.59 27.03 INTA 446 452.67 459.33 436.67 427.33 UNTR 36250 36,733.34 37,216.67 35,358.34 34,466.67 49,347,479.00 -7.14 1,033.07 -28.24 14.86 PERDAGANGAN ECERAN MAPI 6125 6,216.67 6,308.33 5,991.67 5,858.33 RALS 960 973.33 986.67 933.33 906.67
ADVERTISING, PRINTING DAN MEDIA
MNCN 1445 1,473.33 1,501.67 1,428.33 1,411.67 PERUSAHAAN INVESTASI
BRMS 67 68.33 69.67 65.33 63.67
Corporate Action
8
Code
Name
Type
Date
Time
Venue
ARTI Ratu Prabu Energi Tbk AGM 03/08/2016 00:10:00 GD. Ratu Prabu 1 Lt. 10 Jl. TB. Simatupang Kav. 20, Jakarta Selatan
ARTI Ratu Prabu Energi Tbk EGM 03/08/2016 00:10:00 GD. Ratu Prabu 1 Lt. 10 Jl. TB. Simatupang Kav. 20, Jakarta Selatan
SCPI Merck Sharp Dohme
Pharma Tbk. AGM 03/08/2016 00:10:00
MYRX Hanson International Tbk. AGM 28/07/2016 00:14:00 Merchantile Athletic Club , World Trade Center MYRX Hanson International Tbk. EGM 28/07/2016 00:14:00 Merchantile Athletic Club , World Trade Center GMCW Grahamas Citrawisata Tbk. AGM 27/07/2016 00:09:00 Financial Club, Graha Niaga lt 28, Jl. Jend. Sudirman
Kav 58 Jakarta PTIS Indo Straits Tbk AGM 22/07/2016 00:09:00
Gedung Graha Kirana, Lantai 9, Ruang Rapat PT Indo Straits Tbk, Jl.Yos Sudarso Kav.88, Jakarta Utara
14350, Indonesia
BSSR Baramulti Suksessarana Tbk EGM 22/07/2016 00:10:00 Boardroom CEO Suite, Sahid Sudirman Center Lt.56, Jl. Jend. Sudirman Kav. 86 - Jakarta Pusat ISSP Steel Pipe Industry of
Indo-nesia Tbk AGM 21/07/2016 00:10:00
Gedung Baja Lt 9 Tower C , Pangeran Jayakarta no 55 , Jakarta
ISSP Steel Pipe Industry of
Indo-nesia Tbk EGM 21/07/2016 00:10:00
Gedung Baja Lt 9 Tower C , Pangeran Jayakarta no 55 , Jakarta
SKYB Skybee Tbk AGM 21/07/2016 00:09:00
WTON Wijaya Karya Beton Tbk EGM 20/07/2016 00:14:00 Ruang Serbaguna Gedung WIKA Lt. 11 Jl. D. I. Panjai-tan Kav. 9, Jakarta Timur
CTBN Citra Tubindo Tbk. AGM 20/07/2016 00:10:30 Kantor Pusat Perseroan Jalan Hang Kesturi I No 2, Kawasan Industri Terpadu Kabil, Batam TRIO Trikomsel Oke Tbk EGM 15/07/2016 00:10:00
LMAS Limas Indonesia Makmur
Tbk AGM 14/07/2016 00:09:30
Auditorium Sequis Center, Gedung Sequis Center Lantai 11, Jalan Jenderal Sudirman No.71, Jakarta
12190
BEKS Bank Pundi Indonesia Tbk. EGM 11/07/2016 00:15:00 Kantor Pusat Perseroan, Jl. RS. Fatmawati No.12, Jakarta Selatan
JPFA Japfa Comfeed Indonesia
Tbk. EGM 01/07/2016 00:10:00
HARRIS Hotel, Unique Room, Jl. Dr. Saharjo No. 191, Jakarta 12960
INCO Vale Indonesia Tbk EGM 01/07/2016 00:09:00 Financial Club, Board Room I, Graha Niaga Lt. 27 Jl. Jend. Sudirman Kav. 58, Jakarta MITI Mitra Investindo Tbk. EGM 30/06/2016 00:10:00
Ruang Seminar Tower II Lantai I, PT Bursa Efek Indo-nesia, Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53 Jakarta Selatan -
12950 NIRO Nirvana Development Tbk AGM 30/06/2016 00:10:00
Ruang Seminar Bursa Efek Indonesia Tower II, Lantai 1, Jalan Jendral Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan
12190 NIRO Nirvana Development Tbk EGM 30/06/2016 00:10:00
Ruang Seminar Bursa Efek Indonesia Tower II, Lantai 1, Jalan Jendral Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan
12190
PKPK Perdana Karya Perkasa Tbk AGM 30/06/2016 00:10:00 Hotel Nite & Day Jakarta - Roxy Jl. Biak no.54 Jakarta Pusat 10150
GREN Evergreen Invesco Tbk AGM 30/06/2016 00:09:00 Mawar Room, Hotel Mulia, Jl. Asia Afrika Senayan, Jakarta
ECII Electronic City Indonesia
Tbk AGM 30/06/2016 00:10:00
Kamis, 23 November 2017
Corporate Action
9
EMITEN
JUMLAH DIVIDEN CUM DIVIDEN RECORDING DATE PEMBAYARAN DIVIDEN
TIFA
7
24-Jun-16
27-Jun-16
21-Jul-16
SQBB
16000
23-Jun-16
24-Jun-16
20-Jul-16
SQBI
16000
23-Jun-16
24-Jun-16
20-Jul-16
DPNS
5
23-Jun-16
24-Jun-16
20-Jul-16
GEMA
16
23-Jun-16
24-Jun-16
20-Jul-16
MREI
50
23-Jun-16
24-Jun-16
20-Jul-16
JTPE
14
22-Jun-16
23-Jun-16
15-Jul-16
PEGE
10
22-Jun-16
23-Jun-16
15-Jul-16
CPIN
29
22-Jun-16
23-Jun-16
15-Jul-16
TALF
3
22-Jun-16
23-Jun-16
12-Jul-16
KBLI
7
22-Jun-16
23-Jun-16
15-Jul-16
SRTG
32
22-Jun-16
23-Jun-16
15-Jul-16
KKGI
20
22-Jun-16
23-Jun-16
15-Jul-16
CTRP
4
22-Jun-16
23-Jun-16
13-Jul-16
CTRS
22
22-Jun-16
23-Jun-16
13-Jul-16
CTRA
6
22-Jun-16
23-Jun-16
15-Jul-16
IDPR
5
21-Jun-16
22-Jun-16
30-Jun-16
UNVR
424
21-Jun-16
22-Jun-16
15-Jul-16
Disclaimer : Laporan ini dibuat dari opini analis hanya sebagai informasi untuk membantu investor dalam memahami pasar saham Indonesia dan bukan ditujukan untuk memberikan rekomendasi kepada siapa pun untuk membeli atau menjual suatu efek tertentu. Informasi yang ada pada laporan ini diambil dari sumber yang dianggap bisa dipercaya. Namun demikian PT. First Asia Capital tidak menjamin dan bertanggung jawab atas kebenaran dan keakuratan dari informasi dan pendapat yang ada pada laporan ini.