• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAILY RESEARCH. Market Preview. Kamis, 24 November 2016

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "DAILY RESEARCH. Market Preview. Kamis, 24 November 2016"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)



Penerimaan pajak capai Rp 932,8 T hingga November.



Inilah pemilik BUMI usai restrukturisasi utang.



WOM Finance mulai berpaling ke kredit multiguna.



BOPO Bank Bukopin 2017 bakal naik.

DAILY RESEARCH

Statistics

Highlight

Opening Today Nikkei AORD

 Change  

 

 

Market Preview

ampir  sepanjang  perdagangan 

bergerak  di  teritori  negatif 

dalam 

rentang 

terbatas, 

IHSG 

akhirnya berhasil tutup tipis di teritori 

positif  naik  7,322  poin  (0,14%)  di 

5211,996.  IHSG  bergerak  dalam  ren‐

tang  konsolidasi  dengan  support  di 

kisaran  5180  dan  resisten  di  5230. 

Saham  tambang,  perkebunan,  dan 

perdagangan  masih  ramai  dilanda 

aksi  beli  seiring  sentimen  rally  harga 

komoditasnya.  Sedangkan  sejumlah 

saham sektoral yang sensitif interest‐

rate  bergerak  konsolidasi  cenderung 

koreksi.  Pergerakan  pasar  saham 

masih  terus  dibayangi  resiko  pele‐

mahan rupiah, kenaikan yield obligasi 

yang  dipicu  keluarnya  arus  dana  as‐

ing.  Kemarin  penjualan  bersih  asing 

di  pasar  saham  mencapai  Rp806,89 

miliar  dan  rupiah  terhadap  dolar  AS  melemah  hingga  Rp13490  dibandingkan 

posisi hari sebelumnya di Rp13424.  

 

Sementara  pasar  saham  global  tadi  malam  bergerak  bervariasi.  Indeks 

saham di Uni Eropa, Eurostoxx koreksi 0,4% di 3032,14. Di Wall Street indeks sa‐

ham DJIA mencatatkan level tertinggi baru di 19083,18 menguat 0,3%. Indeks S&P 

menguat tipis 0,1% di 2704,72. Indeks Nasdaq koreksi 0,11% di 5380,68. Aksi beli 

terutama melanda saham material seiring rally harga komoditas seperti tembaga, 

nikel, timah. Pasar merespon positif data ekonomi AS seperti durable goods order 

Oktober naik 4,8% (mom), indeks Flash Manufacturing PMI di 53,9 di atas estimasi 

53,6  dan  bulan  sebelumnya  53,4.  Indeks  sentimen  konsumen  di  AS  Nopember 

naik  ke  93,8  di  atas  estimasi  91,6.  Data‐data  ekonomi  tersebut  mengindikasikan 

perekonomian  AS  bergerak  positif  dan  semakin  mendekati  rencana  The  Fed 

menaikkan tingkat  bunganya di Desember mendatang.  Di sisi lain pasar melepas 

obligasi yang memicu yield obligasi AS tenor 10 yr melonjak 1,56% tadi malam di 

2,35% seiring menguatnya rencana kenaikan bunga di AS.  

 

Perkembangan  positif  di  perekonomian  AS  berimbas  pada  perekono‐

mian  emerging  market  terkait  meningkatnya  resiko  capital  outflow.  Rupiah 

cenderung  akan  melemah  terhadap  dolar  AS.  Kondisi  ini  yang  membuat  pasar 

saham akan bergerak bervariasi dalam rentang konsolidasi menyusul meningkat‐

nya resiko capital outflow. Di Pasar obligasi, yield obligasi Indonesia 10 yr kemarin 

mencapai 8,01% naik 1,29%. IHSG pada perdagangan hari ini akan bergerak ber‐

variasi namun cenderung koreksi menyusul memburuknya resiko pasar emerging 

market.  Penguatan  diperkirakan  masih  akan  melanda  saham  pertambangan 

logam. IHSG diperkirakan bergerak di 5180 dengan support di 5230.      

 

S1 5180  S2 5130  R1 5230  R2 5280   

Index Last Chg % DJIA  19083.18  59.31   0.31   S&P 500  2204.72  1.79   0.08   FTSE 100  6817.71  (2.01)  (0.03)  CAC 40  4529.21  (19.14)  (0.42)  DAX  10667.56  (46.29)  (0.43)  NIKKEI 225  18337.05  174.11   0.96   HANGSENG  22676.69  (1.38)  (0.01)  STI  2824.00  1.80   0.06   SHENZHEN  2129.51  (8.37)  (0.39)  SHANGHAI  3241.14  (7.21)  (0.22)  Commodities Price Chg % Oil (US$/barrel)  48.07  0.09   0.19   CPO (RM/M.T)  2954.00  35.00   1.20   Gold (USD/T.oz)  1185.70  (27.60)  (2.27)  Nikel (USD/M.T  11395.00  190.00   1.70   Timah (USD/M.T)  21125.00  400.00   1.93   Coal (USD/M.T)  84.75  (2.35)  (2.70)  Exchange Rates Chg % IDR/USD  13635.00  195.00   1.45   USD/EUR  1.054  (0.01)  (0.85)  JPY/USD  112.58  1.54   1.38   IDR/SGD  9516.84  41.28   0.44   IDR/AUD  10072.20  85.50   0.86   TLKM USD IDR Chg % TLK.NYSE  28.77  3923  (0.48)  (1.64) 

Top Gainers IDR % Chg

AKKU  159  34.70   41  GDST  128  34.70   33  JPRS  176  34.40   45  TKIM‐W  47  30.60   11  BAJA  362  24.80   72 

Top Losers IDR % Chg

MCOR‐W2  1  (50.00)  (1)  AHAP  189  (10.00)  (21)  DART  450  (10.00)  (50)  ITMA  820  (9.90)  (90)  MLIA  550  (9.80)  (60) 

Top Value IDR % (miliar)

ANTM  975  7.10   1,033 B  TLKM  3,940  (0.30)  854 B 

LPPF  14,575  9.40   604 B  MYRX  136  0.00   434 B  BBRI  11,500  0.20   404 B 

Top Volume IDR % (juta)

MYRX  136  0.00   3,209.820  BKSL  97  3.20   1,894.795  BIPI  85  (5.60)  1,717.946  BUMI  278  (2.80)  1,212.859  ANTM  975  7.10   1,080.055  IHSG 5,212.00 Change 7.33 Change (%) 0.14 Change (%/ytd) (0.29)

Total Value (IDR triliun) 7.514 Total Volume (miliar saham) 12.452 Net Foreign Buy (IDR miliar) (810.000)

(2)

News Update

2



Penerimaan pajak capai Rp 932,8 T hingga November. Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan mencatat penerimaan pajak tahun ini hingga 21 November 2016 telah mencapai Rp932,8 triliun atau sekitar 68,83 % dari target. "Termasuk PPh migas mencapai Rp932,8 triliun atau 68,83 % dari target. Tahun lalu, periode sama Rp841 triliun atau 65 % dari target," kata Direktur Potensi, Kepatuhan dan Penerimaan Pajak Yon Arsal di Jakarta. Yon menambahkan, tanpa PPh migas, penerimaan pajak baru mencapai Rp901,2 triliun atau 68,34 % dari target atau lebih tinggi dari pencapaian tahun 2015 yaitu Rp794,63 triliun atau 63,84 %. "Kalau kita lihat pertumbuhannya dibanding periode tahun lalu, secara total kita tumbuh 10,88 %, tapi kalau tidak termasuk PPh Migas kita tumbuh 13,42 %," kata Yon. Ia mengharapkan adanya tambahan penerimaan dari sektor PPh, terutama dari program amnesti pajak, karena masih banyak Wajib Pajak besar (prominent) maupun profesi yang belum melapor kewajiban perpajakannya secara tepat. "Kami mendorong, kalau dirasa ada yang kurang ini kesempatannya. Misal untuk profesi dokter baru lima % yang ikut. Berarti masih ada 95 % (yang belum ikut). Seluruh data sudah kami distribusikan ke Kanwil," ujar Yon. Terkait pelaksanaan amnesti pajak, Yon mengharapkan Wajib Pajak yang berminat untuk ikut amnesti pajak secara jujur melaporkan aset maupun dana yang belum tercatat sepenuhnya dalam laporan pajak, agar tidak menimbulkan kendala di kemudian hari. "Kalau ada orang lapor tapi belum sesuai profilnya, dia seharusnya setor lagi. Kita tahu data dan profilnya. Kami akan lakukan (pemeriksaan) setelah Maret 2017. Sambil berjalan, kita juga melakukan klarifikasi," katanya. (Kontan)



Inilah pemilik BUMI usai restrukturisasi utang. Proses restrukturisasi utang PT Bumi Resources Tbk (BUMI) akan berdampak pada kepemilikan saham publik BUMI. Dalam rencana perdamaian, salah satu bentuk restrukturisasi utang BUMI adalah konversi utang menjadi saham dan merilis mandatory convertible bonds (MCB) berjangka waktu tujuh tahun. Dileep Srivastava, Direktur dan Sekretaris Perusahaan BUMI, mengatakan, efek dilusi pemegang saham lama dari penerbitan saham ini diperkirakan 44,3%. Dalam laporan BUMI ke Bursa Efek Indonesia (BEI), saat ini China Investment Corporation (CIC) memiliki 16,9% saham BUMI dan publik menguasai 83,1% saham. "Setelah penerbitan saham baru, kepemilikan publik akan turun menjadi 55,2%," ujar Dileep. BUMI berniat merilis saham kepada kreditur konkuren dengan nilai tidak lebih dari US$ 200 juta. Harga pelaksanaan Rp 926,16 per saham. Harga konversi ini sempat dipertanyakan otoritas bursa. Pasalnya, dasar perhitungan BUMI adalah dari ekuitas bersih US$ 4,6 miliar. Padahal, di laporan keuangan BUMI, emiten ini mencatat ekuitas negatif alias defisiensi modal. BUMI menjelaskan, ekuitas bersih itu adalah hasil penilaian internal (internal valuation). Tapi BUMI belum memaparkan lebih lanjut mengenai laporan penilaian tersebut. Yang terang, dengan seluruh agenda konversi utang menjadi saham dan penerbitan MCB, setidaknya akan ada sembilan kreditur yang menjadi pemilik saham BUMI. Usai restrukturisasi, kepemilikan CIC akan bertambah sebanyak 8,6 miliar unit saham menjadi 14,8 miliar unit saham. Kelak, CIC akan memiliki 22,6% saham BUMI. Lalu pemegang senior notes 2017 memiliki 10,6% saham BUMI, sementara pemegang senior notes 2016 memiliki 4,6% saham. Masih ada enam kreditur lain yang akan memiliki saham BUMI dengan kepemilikan di bawah 5%. Mereka adalah Credit Suisse fasilitas 1, UBS, Axis Bank, Deutsche Bank, Raiffeisen Bank International AG (RBI), dan Credit Suisse fasilitas 2. Masing-masing akan memiliki 2%, 0,8%, 0,8%, 0,7% 1,2% dan 1,6% saham BUMI setelah restrukturisasi utang. Dengan begitu, saham BUMI akan dimiliki kurang lebih sembilan kreditur. Rights issue dalam rangka konversi utang ini rencananya dilakukan sebelum 30 Juni 2017. (Kontan)



WOM Finance mulai berpaling ke kredit multiguna. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah membuka pintu selebar-lebarnya bagi perusahaan pembiayaan melakukan perluasan usaha. Salah satunya menjajal peluang multiguna usaha. Djaja Suryanto Sutandar, Presiden Direktur PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance) mengatakan, saat ini porsi pembiayaan multiguna perusahaan mencapai 20% dari total portofolio. Nantinya, pembiayaan multiguna ini akan dikerek menjadi 35% pada tahun depan. Alasan memperbesar pembiayaan multiguna karena menyumbang profitabilitas cukup baik bagi perusahaan. Djaja mengungkapkan, per September 2016, perusahaan membukukan laba bersih sebesar Rp 57 miliar. Angka ini melesat tajam dibanding periode yang sama tahun lalu, dimana WOM menorehkan kerugian Rp 14 miliar. "Kenaikan laba ini salah satunya disumbang oleh pembiayaan multiguna," terang Djaja. Berbeda dengan pembiayaan multiguna yang porsinya terus meningkat, pembiayaan motor baru justru mengalami penurunan dari 62% tahun lalu menjadi 54% tahun ini. Melihat geliat bisnis yang menarik pada pembiayaan multiguna, WOM Finance akan fokus memperbesar pembiayaan multiguna dibanding motor baru. (Kontan)



BOPO Bank Bukopin 2017 bakal naik. PT Bank Bukopin Tbk memprediksi tahun depan tingkat efisiensi bank berkode BBKP ini akan sedikit mengalami penurunan. Hal ini salah satunya ditunjukkan dengan indikator rasio biaya operasional dibandingkan pendapatan operasional (BOPO) mengalami sedikit kenaikan menjadi 83% sampai 84%. Kenaikan tipis BOPO ini disebabkan karena bank memperkirakan akan sedikit ke kenaikan biaya operasional utamanya dari pencadangan. Sampai kuartal 3 2016, tercatat rasio BOPO bank berkode BBKP ini mengalami kenaikan 13 bps yoy menjadi 86,03%. Asal tahu saja, rasio BOPO yang semakin besar menunjukkan kinerja bank kian boros biaya. Glen Glenardi, Direktur Utama Bank Bukopin mengatakan bahwa kenaikan tersebut disebabkan adanya peningkatan penambahan cadangan kerugian penurunan nilai untuk mitigasi risiko. "Hal ini untuk mengantisipasi kondisi ekonomi yang ada saat ini," ujar Glen kepada Kontan, Rabu (23/11). Jika dilihat kuartal 3 2016, secara industri perbankan mencatatkan rasio biaya operasional dibandingkan dengan biaya operasional sebesar 81,02% atau turun 80bps yoy. (Kontan)

(3)

Stock Picks

3

BBTN 1680‐1840. 

Harga beberapa sesi bergerak konsolidasi di area downtrend, harga saham Bank Tabun‐

gan Negara Tbk (BBTN) kemarin berhasil melanjutkan rebound tutup di Rp1720. Pergerakan harga saham‐

nya mengindikasikan terbentuknya sinyal bullish reversal setelah dua candle membentuk long white sete‐

lah downtrend. Saat ini support harga sahamnya ada di Rp1680 dengan resisten di Rp1840. Saat ini secara 

fundamental harga sahamnya relatif murah dengan dukungan pertumbuhan laba di atas rata‐rata industri. 

Laba  bersih  Perseroan  sepanjang  sembilan  bulan  pertama  tahun  ini  (9M16)  tumbuh  32,64%  mencapai 

Rp1,6 triliun dibandingkan periode yang sama di 2015 sebesar Rp1,2 triliun. Pertumbuhan laba ini di atas 

rata‐rata  industri  yang  hanya  tumbuh  9,14%.  Pertumbuhan  laba  bersih  terutama  ditopang  pertumbuhan 

pendapatan  bunga  bersih  12,93%  (yoy)  mencapai  Rp5,6  triliun  dibandingkan  periode  yang  sama  tahun 

2015 sebesar Rp4,9 triliun. Pendapatan bunga bersih ditopang pertumbuhan kredit 16,9% (yoy) mencapai 

Rp153,8  triliun.  Sedangkan  pertumbuhan  DPK  18,5%  (yoy)  mencapai  Rp147,5  triliun.  Kinerja  perseroan 

juga  ditopang  turunnya  NPL  gross  menjadi  3,6%  dibandingkan  periode  yang  sama  di  2015  sebesar  4,5%. 

Hal ini menunjukkan kinerja perseroan di atas rata‐rata industri yang saat ini tengah menghadapi kenaikan 

NPL  sebagaimana  tercermin  dari  data  OJK  dimana  hingga  Agustus  lalu  rata‐rata  NPL  perbankan  nasional 

naik  menjadi  3,2%.  Pertumbuhan  kredit  perseroan  yang  mencapai  16,9%  di  atas  proyeksi  pertumbuhan 

kredit perbankan tahun ini yang diperkirakan hanya 6%‐8% (perkiraan OJK). Secara kuartalan, laba bersih 

perseroan di 3Q16 tumbuh 5,06% (qoq) mencapai Rp579,09 miliar dan tumbuh 48,02% (yoy) dibandingkan 

periode yang sama tahun 2015 yang hanya Rp391,21 miliar. Kinerja perseroan sepanjang 9M16 sudah se‐

suai  dengan  estimasi  kami  sebelumnya.  Pada  harga  saat  ini  di  Rp1730,  harga  saham  BBTN  relatif  murah 

karena hanya ditransaksikan dengan PBV 0,9x dan PE 8,1x (E/16). Sebelumnya kami perkirakan harga sa‐

hamnya berpeluang ditransaksikan dengan PBV 1,3x atau mencapai Rp2340. Dari harga saat ini ada ruang 

penguatan 36%. Secara technical saat ini posisi harga sahamnya berada di area oversold sehingga redahnya 

tekanan jual akibat resiko pasar yang meningkat akan kembali mengangkat harga sahamnya. Maintain Buy, 

SL 1630    

(4)

4

Stock Picks

UNTR  21300‐22600. 

Harga  saham  United  Tractors  Tbk  (UNTR)  dalam  dua  sesi  perdagangan  terakhir 

berhasil  rebound    di  tengah  pasar  yang  masih  konsolidasi.  Harga  sahamnya  kemarin  berhasil  tutup  di 

Rp21900.  Saat  ini  secara  technical  level  support  di  Rp21300  dengan  resisten  di  Rp22600.  Pertengahan 

Nopember  ini  ketika  pasar  mengalami  tekanan  jual,  harga  sahamnya  koreksi  di  Rp20500  (15/11). 

Sebelumnya harga sahamnya sempat mencapai Rp23975 (11/11). Sentimen positif atas sahamnya saat ini 

ditopang dengan tren bullish harga komoditas termasuk batubara. Rally harga komoditas sejak paruh kedua 

tahun ini membuat bisnis alat berat berpeluang tumbuh positif. Sepanjang sembilan bulan pertama tahun 

ini  (9M16)  pendapatan  usaha  perseroan  mencapai  Rp33,90  triliun  atau  turun  11,48%  (yoy)  mencapai 

Rp33,90  trliun  dibandingkan  periode  yang  sama  tahun  2015  sebesar  Rp38,29  triliun.  Pencapaian 

pendapatan  usaha  ini  mencerminkan  73%  terhadap  target  pendapatan  usaha  tahun  ini  sebesar  Rp46,39 

triliun atau turun 6% dibandingkan tahun sebelumnya. Sedangkan laba bersih sepanjang 9M16 mencapai 

Rp3,13  triliun  turun  43,88%  (yoy)  dibandingkan  9M15  sebesar  Rp5,57  triliun  terutama  akibat  rugi  kurs 

Rp644  miliar.  Pencapaian  laba  bersih  hingga  September  2016  mencerminkan  67,5%  terhadap  target  laba 

bersih  tahun  ini  sebesar  Rp4,64  triliun.  Secara  kuartalan  laba  bersih  cenderung  meningkat  begitu  juga 

dengan marjin bersih. Laba bersih 3Q16 tumbuh 14,28% (qoq) mencapai Rp1,28 triliun dibandingkan 2Q16 

sebesar Rp1,12 triliun. Pertumbuhan laba ini lebih tinggi ketimbang kuartal dua 2016 yang tumbuh 9,46% 

(qoq).  Marjin  bersih  3Q16  mencapai  11,29%  naik  dari  2Q16  sebesar  9,46%  dan  1Q16  sebesar  6,83%. 

Sebelumnya  target  harga  sahamnya  tahun  ini  diperkirakan  bisa  mencapai  Rp22400  atau  PE  18x  (E/16). 

Trading Buy, SL 20500      

 

       

(5)

5

Stock Picks

RALS  1190‐1260. 

Rebound  harga  saham  eminten  Ramayana  Lestari  Sentosa  Tbk  (RALS)  kemarin  kembali 

tertahan.  Pasar  cenderung  bermain  dalam  pola  trading  dalam  rentang  konsolidasi.  Kemarin  harga 

sahamnya sempat menguat ke Rp1260 namun di sesi akhir koreksi tutup di Rp1220. Menjelang akhir tahun 

sentimen atas saham perdagangan ritel biasanya positif. Di tengah resiko pelemahan rupiah atas dolar AS, 

perseroan  menjadi  salah  satu  emiten  ritel  yang  diuntungkan  mengingat  aset  bersih  lebih  banyak  dalam 

dolar  AS  sehingga  berpeluang  mencatatkan  laba  kurs.  Kinerja  perseroan  sepanjang  tahun  ini  hingga 

September  lalu  memberikan  pertumbuhan  bisnis  yang  kuat  setelah  tahun  lalu  ikut  tertekan.  Penjualan 

perseroan  hingga  3Q16  mencapai  Rp6,43  triliun  atau  tumbuh  6%  dari  periode  yang  sama  tahun  lalu 

sebesar Rp6,06 triliun. Pencapaian hingga 3Q16 sudah mencerminkan 77,5% dari proyeksi penjualan bersih 

perseroan tahun ini sebesar Rp8,3 triliun. Hingga akhir 3Q16, marjin laba bersih mencapai 5,8% dan hingga 

akhir  tahun  ini  diperkirakan  bisa  mencapai  6,1%.  Perseroan  saat  ini  tengah  melakukan  konversi  10 

supermarket  menjadi  SPAR  pada  paruh  kedua  tahun  ini.  Sebelumnya  kami  memproyeksikan  laba  bersih 

tahun  ini  mencapai  Rp665,15  miliar  atau  tumbuh  98%  dari  2015  sebesar  Rp336,05  miliar.  EPS  proyeksi 

2016  diperkirakan  Rp94.  Harga  sahamnya  berpeluang  ditransaksikan  dengan  PE  17x  atau  mencapai 

Rp1600. Secara technical pergerakan harga sahamnya tengah konsolidasi di area downtrend. Level support 

saat ini di Rp1175 hingga Rp1190. Sedangkan level resisten di Rp1260. Maintain Buy, SL 1150       

Kamis, 24 November 2016

Saham Pilihan

ADRO 1580-1700 TB, SL 1450

TINS 1200-1270 TB, SL 980

INCO 3250-3500 TB, SL 3000

ANTM 930-1000 TB, SL 850

AALI 15300-16200 TB, SL 14900

BBNI 5000-5250 BoW, SL 4900

PGAS 2400-2650 BoW, SL 2300

(6)

Stock View

6

Kamis, 24 November 2016

EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV 2015 G (%) EPS 2015 G (%) PE

IHSG 

5212.00  5221.88  5231.76  5192.23  5172.46 

               PERKEBUNAN AALI  15600  15,833.33  16,066.67  15,283.33  14,966.67  13,059,216.00  ‐19.91  393.15  ‐75.27  45.02  BWPT  212  224.00  236.00  202.00  192.00                LSIP  1675  1,695.00  1,715.00  1,640.00  1,605.00  4,189,615.00  ‐11.36  91.36  ‐32.01  18.72  SGRO  1910  1,943.33  1,976.67  1,888.33  1,866.67                SIMP  500  504.00  508.00  497.00  494.00  13,835,444.00  ‐7.53  16.72  ‐68.60  25.18  UNSP  50  50.00  50.00  50.00  50.00               

PERTAMBANGAN BATU BARA

ADRO  1630  1,675.00  1,720.00  1,590.00  1,550.00  37,032,346.42  ‐10.48  65.74  ‐5.12  10.50  BORN  50  50.00  50.00  50.00  50.00                BRAU  82  82.00  82.00  82.00  82.00                BUMI  278  291.33  304.67  269.33  260.67                DEWA  50  50.67  51.33  49.67  49.33  3,312,510.21  13.47  0.30  48.03  166.35  HRUM  2380  2,470.00  2,560.00  2,310.00  2,240.00                ITMG  16200  16,500.00  16,800.00  15,750.00  15,300.00  21,925,897.16  ‐9.27  770.46  ‐65.05  8.53  PTBA  11900  12,050.00  12,200.00  11,700.00  11,500.00  13,733,627.00  5.01  883.59  0.98  7.64  PTRO  790  803.33  816.67  783.33  776.67               

PERTAMBANGAN MINYAK & GAS BUMI

BIPI  85  101.33  117.67  75.33  65.67               

ELSA  430  441.33  452.67  423.33  416.67  3,775,323.00  ‐10.56  51.43  ‐8.99  7.17 

ENRG  50  50.00  50.00  50.00  50.00               

ESSA  1210  1,213.33  1,216.67  1,208.33  1,206.67               

MEDC  1360  1,398.33  1,436.67  1,338.33  1,316.67               

PERTAMBANGAN LOGAM DAN MINERAL LAINNYA

ANTM  975  1,006.67  1,038.33  926.67  878.33  10,531,504.80  11.79  ‐151.06  85.85  ‐3.10  INCO  3370  3,460.00  3,550.00  3,250.00  3,130.00  10,894,532.28  ‐15.64  70.11  ‐67.49  26.24  TINS  1250  1,271.67  1,293.33  1,221.67  1,193.33  6,874,192.00  ‐6.74  13.64  ‐84.08  56.09  SEMEN INTP  14575  14,708.33  14,841.67  14,483.33  14,391.67  17,798,055.00  ‐10.99  1,183.48  ‐17.34  17.00  SMCB  890  891.67  893.33  886.67  883.33  9,239,022.00  ‐12.25  22.85  ‐73.80  47.91  SMGR  8400  8,475.00  8,550.00  8,325.00  8,250.00  26,948,004.47  ‐0.14  762.28  ‐18.76  14.07 

LOGAM DAN SEJENISNYA

GDST  128  139.00  150.00  106.00  84.00                JPRS  176  190.67  205.33  146.67  117.33                KRAS  790  821.67  853.33  771.67  753.33                PAKAN TERNAK CPIN  3370  3,413.33  3,456.67  3,333.33  3,296.67                JPFA  1755  1,776.67  1,798.33  1,741.67  1,728.33  25,022,913.00  2.31  43.92  40.87  18.44  OTOMOTIF DAN KOMPONENNYA

ASII  7775  7,825.00  7,875.00  7,725.00  7,675.00  184,196,000.00  ‐8.68  357.28  ‐24.59  20.71 

GJTL  1085  1,121.67  1,158.33  1,066.67  1,048.33               

INDUSTRI BARANG KONSUMSI

ICBP  8775  8,825.00  8,875.00  8,675.00  8,575.00                INDF  7700  7,775.00  7,850.00  7,600.00  7,500.00                MYOR  1535  1,543.33  1,551.67  1,523.33  1,511.67                ROTI  1540  1,545.00  1,550.00  1,530.00  1,520.00                GGRM  64500  64,983.34  65,466.67  63,858.34  63,216.67                INAF  4020  4,146.67  4,273.33  3,846.67  3,673.33  1,621,898.67  17.41  2.12  463.17  184.06  KAEF  2700  2,876.67  3,053.33  2,586.67  2,473.33  4,860,371.48  7.51  44.81  6.06  28.68  KLBF  1500  1,525.00  1,550.00  1,465.00  1,430.00               

KOSMETIK DAN BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA

(7)

7

EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV 2015 G (%) EPS 2015 G (%) PE

PROPERTI DAN REAL ESTAT

APLN  246  250.67  255.33  242.67  239.33                ASRI  382  387.33  392.67  379.33  376.67                BKSL  97  100.00  103.00  94.00  91.00                BSDE  1815  1,841.67  1,868.33  1,776.67  1,738.33  6,209,574.07  11.45  1,164.55  460.00  1.60  COWL  1050  1,055.00  1,060.00  1,045.00  1,040.00                CTRA  1435  1,448.33  1,461.67  1,413.33  1,391.67                CTRP  710  720.00  730.00  705.00  700.00                CTRS  2820  2,850.00  2,880.00  2,790.00  2,760.00                ELTY  50  50.00  50.00  50.00  50.00                KIJA  286  289.33  292.67  283.33  280.67                MDLN  336  342.67  349.33  332.67  329.33  2,962,460.90  4.32  69.69  22.80  5.94  KONSTRUKSI BANGUNAN ADHI  2000  2,028.33  2,056.67  1,983.33  1,966.67  9,389,570.10  8.51  130.22  43.08  20.93  DGIK  55  56.00  57.00  54.00  53.00                PTPP  4060  4,086.67  4,113.33  4,006.67  3,953.33  14,217,372.87  14.40  152.88  39.17  25.74  SSIA  555  556.67  558.33  551.67  548.33                TOTL  760  770.00  780.00  755.00  750.00                WIKA  2460  2,513.33  2,566.67  2,413.33  2,366.67  13,908,504.01  11.60  101.65  1.60  26.02  INFRASTRUKTUR, UTILITAS DAN TRANSPORTASI

PGAS  2530  2,560.00  2,590.00  2,490.00  2,450.00  42,333,969.71  ‐0.16  228.31  ‐38.44  11.61  JALAN TOL, PELABUHAN, BANDARA DAN SEJENISNYA

CMNP  1530  1,533.33  1,536.67  1,528.33  1,526.67                JSMR  4210  4,270.00  4,330.00  4,180.00  4,150.00  9,848,242.05  7.33  213.14  3.23  26.27  TELEKOMUNIKASI BTEL  50  50.00  50.00  50.00  50.00                EXCL  2250  2,296.67  2,343.33  2,206.67  2,163.33  22,876,182.00  ‐2.49  ‐2.97  ‐97.16  ‐1,348.39  ISAT  6300  6,341.67  6,383.33  6,216.67  6,133.33                TLKM  3940  3,966.67  3,993.33  3,916.67  3,893.33  102,470,000.00  14.24  153.66  5.81  21.51  TRANSPORTASI GIAA  342  350.00  358.00  336.00  330.00  52,627,783.53  7.55  40.78  ‐122.73  10.94  MBSS  336  344.00  352.00  330.00  324.00                WINS  179  183.33  187.67  172.33  165.67  1,378,353.91  ‐37.37  ‐19.45  ‐129.08  ‐10.95  KONSTRUKSI NON BANGUNAN

INDY  795  821.67  848.33  776.67  758.33                BANK BBCA  14700  14,758.33  14,816.67  14,633.33  14,566.67  47,081,728.00  7.56  730.83  9.30  18.47  BBKP  630  633.33  636.67  623.33  616.67  8,303,973.00  17.07  105.70  32.57  5.58  BBNI  5125  5,200.00  5,275.00  5,075.00  5,025.00  36,895,081.00  10.58  486.18  ‐15.91  10.90  BBRI  11500  11,566.67  11,633.33  11,416.67  11,333.33  85,434,037.00  13.73  1,029.53  4.77  10.95  BBTN  1720  1,745.00  1,770.00  1,690.00  1,660.00  14,966,209.00  16.86  174.91  65.91  10.43  BDMN  3550  3,583.33  3,616.67  3,493.33  3,436.67  22,420,658.00  ‐2.48  249.70  ‐8.09  16.40  BJBR  1495  1,518.33  1,541.67  1,473.33  1,451.67  10,084,451.00  14.70  142.02  23.39  6.79  BMRI  10900  10,983.33  11,066.67  10,758.33  10,616.67  71,570,127.00  14.26  871.50  2.33  11.76  BNGA  805  823.33  841.67  793.33  781.67  22,318,759.00  7.24  17.02  ‐81.74  34.36 

PERDAGANGAN BESAR BRANG PRODUKSI

AKRA  6625  6,716.67  6,808.33  6,566.67  6,508.33  19,764,821.14  ‐12.03  261.74  27.59  27.03  INTA  300  306.00  312.00  288.00  276.00                UNTR  21900  22,175.00  22,450.00  21,550.00  21,200.00  49,347,479.00  ‐7.14  1,033.07  ‐28.24  14.86  PERDAGANGAN ECERAN MAPI  4890  4,960.00  5,030.00  4,760.00  4,630.00                RALS  1220  1,255.00  1,290.00  1,190.00  1,160.00               

ADVERTISING, PRINTING DAN MEDIA

MNCN  1735  1,748.33  1,761.67  1,718.33  1,701.67               

PERUSAHAAN INVESTASI

BRMS  76  79.67  83.33  73.67  71.33               

(8)

Corporate Action

8

Code

Name

Type

Date

Time

Venue

ARTI   Ratu Prabu Energi Tbk   AGM   03/08/2016   00:10:00   GD. Ratu Prabu 1 Lt. 10 Jl. TB. Simatupang Kav. 20,  Jakarta Selatan   

ARTI   Ratu Prabu Energi Tbk   EGM   03/08/2016   00:10:00   GD. Ratu Prabu 1 Lt. 10 Jl. TB. Simatupang Kav. 20,  Jakarta Selatan   

SCPI   Merck Sharp Dohme 

Pharma Tbk.   AGM   03/08/2016   00:10:00     

MYRX   Hanson International Tbk.   AGM   28/07/2016   00:14:00   Merchantile Athletic Club , World Trade Center    MYRX   Hanson International Tbk.   EGM   28/07/2016   00:14:00   Merchantile Athletic Club , World Trade Center    GMCW   Grahamas Citrawisata Tbk.   AGM   27/07/2016   00:09:00   Financial Club, Graha Niaga lt 28, Jl. Jend. Sudirman 

Kav 58 Jakarta    PTIS   Indo Straits Tbk   AGM   22/07/2016   00:09:00  

Gedung Graha Kirana, Lantai 9, Ruang Rapat PT Indo  Straits Tbk, Jl.Yos Sudarso Kav.88, Jakarta Utara 

14350, Indonesia   

BSSR   Baramulti Suksessarana Tbk   EGM   22/07/2016   00:10:00   Boardroom CEO Suite, Sahid Sudirman Center Lt.56,  Jl. Jend. Sudirman Kav. 86 ‐ Jakarta Pusat    ISSP   Steel Pipe Industry of Indo‐ nesia Tbk   AGM   21/07/2016   00:10:00   Gedung Baja Lt 9 Tower C , Pangeran Jayakarta no  55 , Jakarta    ISSP   Steel Pipe Industry of Indo‐ nesia Tbk   EGM   21/07/2016   00:10:00   Gedung Baja Lt 9 Tower C , Pangeran Jayakarta no  55 , Jakarta   

SKYB   Skybee Tbk   AGM   21/07/2016   00:09:00     

WTON   Wijaya Karya Beton Tbk   EGM   20/07/2016   00:14:00   Ruang Serbaguna Gedung WIKA Lt. 11 Jl. D. I. Panjai‐ tan Kav. 9, Jakarta Timur   

CTBN   Citra Tubindo Tbk.   AGM   20/07/2016   00:10:30   Kantor Pusat Perseroan Jalan Hang Kesturi I No 2,  Kawasan Industri Terpadu Kabil, Batam    TRIO   Trikomsel Oke Tbk   EGM   15/07/2016   00:10:00     

LMAS   Limas Indonesia Makmur 

Tbk   AGM   14/07/2016   00:09:30  

Auditorium Sequis Center, Gedung Sequis Center  Lantai 11, Jalan Jenderal Sudirman No.71, Jakarta 

12190   

BEKS   Bank Pundi Indonesia Tbk.   EGM   11/07/2016   00:15:00   Kantor Pusat Perseroan, Jl. RS. Fatmawati No.12,  Jakarta Selatan   

JPFA   Japfa Comfeed Indonesia 

Tbk.   EGM   01/07/2016   00:10:00  

HARRIS Hotel, Unique Room, Jl. Dr. Saharjo No. 191,  Jakarta 12960   

INCO   Vale Indonesia Tbk   EGM   01/07/2016   00:09:00   Financial Club, Board Room I, Graha Niaga Lt. 27 Jl.  Jend. Sudirman Kav. 58, Jakarta    MITI   Mitra Investindo Tbk.   EGM   30/06/2016   00:10:00  

Ruang Seminar Tower II Lantai I, PT Bursa Efek Indo‐ nesia, Jl. Jend. Sudirman Kav.52‐53 Jakarta Selatan ‐ 

12950    NIRO   Nirvana Development Tbk   AGM   30/06/2016   00:10:00  

Ruang Seminar Bursa Efek Indonesia Tower II, Lantai  1, Jalan Jendral Sudirman Kav. 52‐53, Jakarta Selatan 

12190    NIRO   Nirvana Development Tbk   EGM   30/06/2016   00:10:00  

Ruang Seminar Bursa Efek Indonesia Tower II, Lantai  1, Jalan Jendral Sudirman Kav. 52‐53, Jakarta Selatan 

12190   

PKPK   Perdana Karya Perkasa Tbk   AGM   30/06/2016   00:10:00   Hotel Nite & Day Jakarta ‐ Roxy Jl. Biak no.54 Jakarta  Pusat 10150   

GREN   Evergreen Invesco Tbk   AGM   30/06/2016   00:09:00   Mawar Room, Hotel Mulia, Jl. Asia Afrika Senayan,  Jakarta   

ECII   Electronic City Indonesia 

Tbk   AGM   30/06/2016   00:10:00     

(9)

Corporate Action

9

EMITEN

JUMLAH DIVIDEN CUM DIVIDEN RECORDING DATE PEMBAYARAN DIVIDEN

TIFA 

24‐Jun‐16 

27‐Jun‐16 

21‐Jul‐16 

SQBB 

16000 

23‐Jun‐16 

24‐Jun‐16 

20‐Jul‐16 

SQBI 

16000 

23‐Jun‐16 

24‐Jun‐16 

20‐Jul‐16 

DPNS 

23‐Jun‐16 

24‐Jun‐16 

20‐Jul‐16 

GEMA 

16 

23‐Jun‐16 

24‐Jun‐16 

20‐Jul‐16 

MREI 

50 

23‐Jun‐16 

24‐Jun‐16 

20‐Jul‐16 

JTPE 

14 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

PEGE 

10 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

CPIN 

29 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

TALF 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

12‐Jul‐16 

KBLI 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

SRTG 

32 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

KKGI 

20 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

CTRP 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

13‐Jul‐16 

CTRS 

22 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

13‐Jul‐16 

CTRA 

22‐Jun‐16 

23‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

IDPR 

21‐Jun‐16 

22‐Jun‐16 

30‐Jun‐16 

UNVR 

424 

21‐Jun‐16 

22‐Jun‐16 

15‐Jul‐16 

(10)

Disclaimer : Laporan ini dibuat dari opini analis hanya sebagai informasi untuk membantu investor dalam memahami pasar saham Indonesia dan bukan ditujukan untuk memberikan rekomendasi kepada siapa pun untuk membeli atau menjual suatu efek tertentu. Informasi yang ada pada laporan ini diambil dari sumber yang dianggap bisa dipercaya. Namun demikian PT. First Asia Capital tidak menjamin dan bertanggung jawab atas kebenaran dan keakuratan dari informasi dan pendapat yang ada pada laporan ini.

Branch Office

Jakarta:

Gedung Jaya Lt. 2 Suite L02-05

Jl. M. H. Thamrin No. 12

Jakarta 10340

Phone : +62 21 3193 1811

Yogyakarta:

Fakultas Ekonomi Universitas Sarjanawiyata

Tamansiswa Yogyakarta

Jl. Kusumanegara 121 - Yogyakarta 55165

Phone : 0274-543944

Solo:

Universitas Muhammadiyah Surakarta

Jalan A. Yani Tromol Pos 1,

Pabelan Kartasura, Surakarta,

Jawa Tengah 57162

(0271) 717417

Makassar :

Jl. Gunung Bawakareng No. 71

Makassar 90157

Phone : +62 411 361 3122

Sampit :

Universitas Darwan Ali

Jl. Batu Berlian No. 10

Kalimantan Tengah 74322

Phone : +62 531 31992

Panin Bank Centre

4

th

Floor Jl. Jend. Sudirman No. 1

Jakarta 10270, Indonesia

Phone

: +62 21 727 99888

Fax

: +62 21 571 0895

Web

: www.firstasiacapital.com

E-mail :

[email protected]

First Asia Research Team :

Ivan Kurniawan ([email protected])

David Nathanael ([email protected])

Referensi

Dokumen terkait

Porsi pendapatan data, internet dan jasa informatika TLKM mencapai Rp 29,63 triliun atau 52,49% dari total pendapatan sepanjang semester pertama 2016.. Porsi segmen bisnis data

Berdasarkan laporan keuangan Pt Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMART), pada kuartal III, penjualan CPO Smart meningkat 22,6% dibandingkan periode yang sama

Pada periode yang sama, volume penjualan semen secara nasional di Januari cuma mencapai 5,2 juta ton.. Jumlah ini turun 2,23% bila dibandingkan

Dengan menambah satu pabrik, kapasitas produksi pabrik polyethylene yang saat ini sebesar 336 ribu ton per tahun, bisa bertambah 400 ribu ton per tahun.. Total kapasitas

Kinerja perseroan hingga paruh pertama tahun ini mencatatkan pertumbuhan laba hingga 33% mencapai Rp1,16 triliun dibandingkan periode yang sama 2013 sebesar Rp870

Pada tahun 2013, OJK merilis Peraturan OJK (POJK) tentang Pembelian Kembali Saham Yang Dikeluarkan oleh Emiten atau Perusahaan Publik dalam Kondisi Pasar Berfluktuasi

Dalam catatan manajemen INCO, konsensus analis menyebut bahwa harga nikel tahun ini akan bergerak di kisaran US$12.000/ton, atau ada kenaikan 20% dari rata-rata tahun 2017.. Saat

 KINERJA  2017:  Laba  Bersih  Champion  Pacific  (IGAR)  Naik  11,2%.  Emiten industri kemasan plastik, PT Champion  Pacific  Indonesia  Tbk.  membukukan