SSMS akan menerbitkan surat utang US$ 300 juta.
BTN anggarkan Rp 200 miliar bagi multifinance.
Golden Agri optimistis menyambut tahun 2018.
Benakat Integra divestasi anak usaha.
DAILY RESEARCH
Statistics
Highlight
Opening Today Nikkei AORD
Change
Market Preview
P
enguatan IHSG kemarin ber‐
lanjut meski diwarnai aksi
ambil untung di sejumlah saham
unggulan. IHSG akhirnya berhasil
menembus level 6300 tutup di
level tertinggi baru di 6314,046
atau menguat 36,881 poin
(0,59%). Nilai transaksi di Pasar
Reguler meningkat mencapai
Rp6,75 triliun di atas rata‐rata
harian sepanjang November lalu
sebesar Rp5,4 triliun. Penguatan
IHSG kemarin terutama ditopang
aksi beli atas saham telekomuni‐
kasi, perbankan dan industri se‐
men. Sepanjang tahun ini IHSG
telah menguat 19,21% (YTD).
Penguatan IHSG sepanjang tahun
ini terutama dikontribusikan dari sektor perbankan dan industri dasar.
Ini tercermin dari kenaikan indeks sektor keuangan yang menca‐
pai 40,19% dan indeks industri dasar yang mencapai 26,86%. Tren bullish
IHSG sepanjang tahun ini juga mencerminkan pergerakan searah dengan
tren bullish pasar saham global dan emerging market. Hal ini misalnya
tercermin dari indeks The MSCI World sepanjang tahun ini hingga ke‐
marin menguat 20% (YTD) di 2103,19 (27/12). Sedangkan indeks The
MSCI Emerging Market menguat 32,72% (YTD) di 1142,39 (27/12). Se‐
mentara Wall Street tadi malam melanjutkan tren bullishnya. Indeks
DJIA dan S&P masing‐masing menguat 0,26% dan 0,18% di 24837,51 dan
2687,54. Indeks Nasdaq menguat 0,16% di 6950,16. Penguatan terutama
ditopang saham utilitas, telekomunikasi, dan sektor energi dan material.
Harga minyak mentah tadi malam di AS menguat 0,42% di USD59,89/
barel. Harga emas naik 0,45% di USD1297,20. Harga nikel di LME naik
2,4% di USD12352,5/MT.
Penguatan sejumlah komoditas energi dan logam akan berimbas
positif pada perdagangan saham tambang pada perdagangan akhir
pekan sekaligus akhir tahun 2017. Dengan dukungan tren bullish pasar
saham global dan kawasan dan harga komoditas, IHSG pada perdagan‐
gan akhir pekan ini berpeluang ditutup di level tertinggi baru. IHSG
diperkirakan bergerak di kisaran 6290 hingga 6330.
S1 6290 S2 6260 R1 6330 R2 6350
Index Last Chg % DJIA 24837.51 63.21 0.26 S&P 500 2687.54 4.92 0.18 FTSE 100 7622.88 2.20 0.03 CAC 40 5339.42 (29.42) (0.55) DAX 12979.94 (90.08) (0.69) NIKKEI 225 22821.47 (103.72) (0.45) HANGSENG 29863.71 266.05 0.90 STI 3399.21 6.82 0.20 SHENZHEN 1887.34 8.54 0.45 SHANGHAI 3296.38 20.60 0.63 Commodities Price Chg % Oil (US$/barrel) 59.87 0.25 0.42 CPO (RM/M.T) 2538.00 0.00 0.00 Gold (USD/T.oz) 1296.80 5.60 0.43 Nikel (USD/M.T 11900.00 (190.00) (1.57) Timah (USD/M.T) 19595.00 220.00 1.14 Coal (USD/M.T) 99.45 0.25 0.25 Exchange Rates Chg % IDR/USD 13542.00 (9.00) (0.07) USD/EUR 1.194 0.00 0.34 JPY/USD 112.82 (0.38) (0.34) IDR/SGD 10124.00 17.00 0.17 IDR/AUD 10564.00 27.00 0.26 TLKM USD IDR Chg % TLK.NYSE 32.03 4338 0.67 2.14 Top Gain-ers IDR % Chg ARTA 320 25.00 64 CAMP 1,485 24.79 295 JMAS 860 24.64 170 CSIS 1,495 24.58 295 BTEK 123 23.00 23 Top Losers IDR % ChgTBMS 755 (17.93) (165)
MLPT 650 (17.20) (135)
TRUS 130 (16.13) (25)
SKBM 715 (14.88) (125)
RDTX 6,025 (13.93) (975)
Top Value IDR % (miliar) BBNI 9,925 0.25 1,046.699 BMRI 7,950 (0.63) 997.246 BBCA 21,925 1.86 465.484 TLKM 4,390 2.09 385.207 ASII 8,050 (1.23) 348.809 Top
Vol-ume IDR % (juta) MYRX 113 0.00 852.378 TRAM 179 7.83 782.210 RIMO 163 11.64 465.330 BUMI 280 0.00 373.630 IIKP 342 3.01 253.896 IHSG 6,314.05 Change 36.88 Change (%) 0.59 Change (%/ytd) 19.21
Total Value (IDR triliun) 11.874
Total Volume (miliar saham) 24.562
Net Foreign Buy (IDR miliar) (579.109)
News Update
2
SSMS akan menerbitkan surat utang US$ 300 juta. PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) berencana menerbitkan obligasi global berdenominasi dollar tahun depan. Penerbitan obligasi ini terkait restrukturisasi utang perusahaan. Direktur Keuangan SSMS Nicholas Whittle menyatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan menerbitkan obligasi global senilai US$ 300 juta, atau sekitar Rp 4,05 triliun (asumsi kurs Rp 13.500 per dollar AS). Obligasi ini bertenor lima tahun. Namun, untuk menentukan waktu pasti penerbitan dan besaran kupon, SSMS akan melihat kondisi pasar terlebih dahulu. BNP Paribas dan Citigroup bertindak sebagai joint bookrunners dalam aksi ini. SSMS berencana memakai sekitar 80%-90% dana dari obligasi global tersebut untuk kebutuhan refinancing utang SSMS. Harapannya, struktur permodalan SSMS akan lebih fleksibel. Selain itu, struktur permodalan SSMS juga bisa jadi lebih baik.Salah satu utang yang akan direstrukturisasi adalah utang Bank Negara Indonesia. Utang kepada bank tersebut termasuk utang jangka panjang. Sampai dengan September 2017, utang SSMS pada BNI sebesar Rp 4,31 triliun. Dia optimistis obligasi tersebut akan diserap pasar dengan baik. Pasalnya, Indonesia sudah mendapatkan rating utang investment grade. Selain itu, Fitch Rating juga baru saja menaikkan rating Indonesia menjadi BBB.Pada kuartal III-2017, laba bersih SSMS sudah mencapai Rp 628,15 miliar. Angka tersebut naik 87,44% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, yakni sebesar Rp 335,13 miliar. Sementara dari sisi top line, SSMS membukukan pendapatan sebesar Rp 2,38 triliun. Capaian ini naik 36,87% dibandingkan dengan periode sebelumnya, yakni Rp 1,74 triliun. "Kenaikan ini didorong oleh kenaikan volume produksi kami," terang Nicholas. Pada 2018 nanti, SSMS menargetkan pertumbuhan penjualan dan laba bersih sebesar 15% year on year. Emiten ini yakin target tercapai lantaran manajemen melihat adanya potensi peningkatan produksi CPO tahun depan. Nicholas mengatakan, faktor cuaca memberi pengaruh besar dalam produksi crude palm oil (CPO). El Nino sudah lewat dan cuaca cukup positif, khususnya di Kalimantan Tengah. Tahun depan cuaca juga diperkirakan stabil. Oleh karena itu, produksi tandan buah segar (TBS) dan CPO di 2018 diperkirakan naik. Hal ini bisa mendongkrak kinerja SSMS. Produk SSMS di antaranya terdiri dari TBS, minyak kelapa sawit, inti sawit dan minyak inti sawit. Saat ini, SSMS memiliki lahan seluas 97.335 hektare (ha) dengan luas area tertanam 70.840 ha. Total produksi TBS mencapai 938.025 metrik ton dengan rata-rata produksi TBS 19,2 metrik ton per ha.Sedang total produksi CPO mencapai 262.356 metrik ton. Rata-rata produksi CPO per ha adalah 5,5 metrik ton. SSMS saat ini memiliki kapasitas pabrik CPO sebesar 375 metrik ton per jam, dengan tingkat utilisasi sebesar 56%.Pada tahun depan, SSMS menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar US$ 15 jutaUS$ 20 juta. Dana tersebut akan dipergunakan untuk pembangunan pabrik kelapa sawit (PKS) dan pembangunan infrastruktur lainnya. (Kontan)
BTN anggarkan Rp 200 miliar bagi multifinance. Kehadiran anak usaha akan mendukung bisnis induk usaha. Oleh karena itu, PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) kembali berkomitmen membentuk dua anak usaha di tahun 2018. Dua anak usaha ini terdiri dari multifinance dan asuransi jiwa. Bank berkode saham BBTN ini memastikan akan membentuk anak usaha multifinance di Februari 2018. Multifinance ini menjadi anak usaha pertama yang dimiliki BTN. Direktur Utama BTN Maryono mengatakan, rencana bisnis pembentukan anak usaha masih berlangsung. "Ada beberapa administrasi yang harus diselesaikan," katanya usai acara RUPS-LB BTN. Bank berplat merah ini menganggarkan dana sebesar Rp 200 miliar-Rp 300 miliar untuk membentuk anak usaha multifinance. Rencana pembentukan anak usaha ini sudah masuk dalam rencana bisnis yang diserahkan BTN ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Rencana BTN mendirikan anak usaha tersebut sudah digagas sejak tahun 2015. Bank jagoan kredit pemilikan rumah (KPR) sering meleset dari target pada rencana pembentukan anak usaha. Awalnya, BTN ingin dua anak usaha sudah terbentuk di tahun 2017. Alasan pembentukan anak usaha molor dari target ini adalah BTN harus menunggu Kementerian BUMN menyelesaikan pembentukan holding jasa keuangan. Rencananya, holding keuangan akan terbentuk di tahun depan. Pada rencana anorganik ini, BTN akan melakukan akuisisi Danareksa Finance untuk pendirian perusahaan pembiayaan. Sedangkan, BTN akan menggandeng partner dari Hong Kong untuk perusahaan asuransi jiwa. Ke depan, BTN menargetkan dapat membentuk empat anak usaha. Selain multifinance dan asuransi jiwa, BBTN juga akan mendirikan anak usaha bidang asuransi umum dan manajemen investasi. Maryono menambahkan, pembentukan tiga anak usaha di luar multifinance akan dilanjutkan setelah holding BUMN jasa keuangan terbentuk. Adapun, dana untuk membentuk anak usaha ini diperkirakan Rp 700 miliar. Anak usaha multifinance ini akan terbentuk pada Februari 2018. Saat ini, dalam proses penyelesaian administrasi. (Kontan)
Golden Agri optimistis menyambut tahun 2018. Tahun depan kinerja emiten perkebunan kelapa sawit diperkirakan akan kembali gemilang. Pasalnya, harga sumber energi seperti minyak sawit (CPO) dan batubara mengalami kenaikan. Indonesia juga sudah melakukan diplomasi ke Eropa tentang kelapa sawit, yang dianggap mampu meningkatkan permintaan CPO. Sementara itu, Managing Director Sustainability and Strategic Stakeholder Engagement Golden Agri-Resources, Agus Purnomo mengaku tidak bisa memproyeksikan bagaimana permintaan CPO di tahun mendatang. Meski begitu, dia yakin produksi akan kembali normal, dan ada kemungkinan terjadi peningkatan permintaan. "PT Smart Tbk dan Golden Agri Resources optimistis menyongsong kedatangan 2018, khususnya dengan cuaca yang lebih bersahabat sehingga produksi akan normal dan permintaan pasar yang sangat mungkin meningkat," ujar Agus. Di tahun ini, penjualan beberapa emiten perkebunan sawit pun sudah mencatat peningkatan penjualan. Cuaca serta harga yang stabil pun menjadi salah satu faktor yang mendukung peningkatan penjualan minyak sawit. Berdasarkan laporan keuangan Pt Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMART), pada kuartal III, penjualan CPO Smart meningkat 22,6% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, atau meningkat dari Rp 21 triliun menjadi Rp 25,8 triliun. Berdasarkan catatan KONTAN, kenaikan penjualan ini lebih banyak disebabkan oleh peningkatan penjualan dari pasar domestik yang meningkat sebesar 27% menjadi Rp 11 triliun, dan penjualan dari ekspor yang meningkat sebesar 19% menjadi Rp 14 triliun. Peningkatan penjualan ini pun didukung oleh produksi CPO Smart yang turut meningkat. (Kontan)
Benakat Integra divestasi anak usaha. PT Benakat Integra Tbk (BIPI) melepas saham entitas anak (divestasi). Terkait rencana tersebut, BIPItelah menandatangani perjanjian jual beli saham dan piutang dengan PT Pratama Media Abadi. Dalam keterbukaan informasi, Kamis (28/12), BIPI menyebut, penandatanganan perjanjian tersebut telah dilakukan pada Jumat (22/12) akhir pekan lalu. BIPI dalam hal ini sepakat menjual dan mengalihkan 55,05% kepemilikan dan piutang pada anak usaha, yakni PT Indelberg Oil Indonesia (IOI). Bersamaan, 2,13% kepemilikan BIPI di PT Indelberg Indoensia (II) juga dilepas. Benakat Integra menyebut, perjanjian ini tidak menimbulkan dampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha perusahaan. Sebagai informasi, per September 2017, BIPI mencatat penjualan sebesar US$ 2,70 juta dengan laba bersih sebesar US$ 34,51 juta. Adapun arus kas perusahaan tercatat masih minus US$ 49,83 juta. Di periode yang sama tercatat aset perusahaan sebesar US$ 1,37 miliar dengan liabilitas sebesar US$ 1,04 miliar. (Kontan)
Jumat, 29 Desember 2017
Stock Picks
3ADHI 1820‐1940.
Menjelang perdagangan akhir tahun, harga saham Adhi Karya Tbk (ADHI) kemarin berha‐
sil rebound terbatas tutup di Rp1850. Sepanjang tahun ini harga sahamnya bergerak bearish, berbeda den‐
gan pergerakan pasar yang bullish. Akhir tahun lalu harga sahamnya tutup di Rp2080. Tekanan atas harga
saham sektor jasa konstruksi, termasuk saham ADHI terutama sejak November lalu membuat harganya
saat ini relatif murah dibandingkan prospek bisnisnya yang tetap tumbuh kuat di tahun‐tahun mendatang
dengan dukungan proyek infrastruktur yang dibiayai negara. Kekhawatiran atas arus kas negatif yang dia‐
lami sejumlah emiten BUMN Karya dinilai bersifat temporer. Untuk perseroan, problem pendanaan juga
sudah mendapat kepastian dengan dukungan dari pemerintah maupun pembiayaan perbankan. Khusus
untuk proyek LRT Jabodebek yang bernilai Rp29,9 triliun, perseroan telah mendapat kepastian dukungan
dari pemerintah, permodalan dari Kereta Api Indonesia (KAI), dan dari pembiayaan perbankan berupa
kredit sindikasi jangka panjang hingga Rp18 triliun. Dari sisi kinerja, hingga akhir November lalu perseroan
berhasil meraih kontrak baru Rp33,3 triliun naik 5,4% dari kontrak baru bulan sebelumnya Rp31,6 triliun.
Pencapaian kontrak baru hingga November tersebut mencerminkan 75,6% dari target kontrak baru tahun
ini Rp44 triliun. Sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini (9M17), pendapatan usaha perseroan menca‐
pai Rp8,71 triliun atau tumbuh 53% dari periode yang sama 2016 Rp5,69 triliun. Jumlah tersebut baru men‐
cerminkan 61% dari target tahun ini sebesar Rp14,31 triliun atau tumbuh 29,4% dari tahun 2016 lalu sebe‐
sar Rp11,06 triliun. Secara kuartalan, pendapatan usaha di 3Q17 mencapai Rp3,53 triliun tumbuh 20,3%
dari kuartal sebelumnya Rp2,93 triliun dan tumbuh 37,8% dari periode yang sama 2016 Rp2,56 triliun. Se‐
dangkan laba bersih sepanjang 9M17 mencapai Rp205,08 miliar atau tumbuh 78% dari periode yang sama
2016 sebesar Rp115,18 miliar. Pencapaian laba bersih hingga 3Q17 baru mencerminkan 41% dari target
laba bersih tahun ini sebesar Rp500 miliar atau tumbuh 60% dari tahun 2016 lalu sebesar Rp313,4 miliar.
EPS proyeksi tahun ini sebesar Rp140,5. Sebelumnya diperkirakan harga sahamnya berpeluang ditransaksi‐
kan dengan PE 18x (E/17) atau mencapai Rp2530. Secara technical, support di Rp1820 dengan peluang
penguatan menguji resisten terdekat di Rp1940. Maintain Buy, SL 1790
4
Stock Picks
BBRI 3510‐3670.
Sektor perbankan merupakan salah satu sektor yang bullish sepanjang tahun ini seiring
perbaikan kinerjanya. Penurunan resiko investasi Indonesia yang tercermin dari kenaikan peringkat utang
Indonesia oleh Fitch pekan lalu menjadi 'BBB' juga menjadi penopang tren bullish sektor perbankan di pasar
saham. Salah satu saham perbankan unggulan seperti Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) harga sahamnya
(setelah stock split 1;5) sepanjang tahun ini telah menguat hingga 55,5% (YTD) dari Rp2335 di akhir 2016
menjadi Rp3630 penutupan kemarin. Secara technical, pergerakan harganya mengindikasikan bullish con‐
tinuation. Level support jangka pendek saat ini di Rp3510. Sedangkan peluang penguatan dalam waktu
dekat akan menguji resisten terdekat di Rp3670. Posisi harganya berada di area overbought. Dari sisi
kinerja, sepanjang 9M17 laba bersih perseroan tumbuh 8,22% mencapai Rp20,51 triliun dibandingkan pe‐
riode yang sama tahun sebelumnya Rp18,95 triliun. Pertumbuhan laba ini masih di bawah rata‐rata emiten
dengan kelas aset yang sama sebesar 16,7%. Namun pertumbuhan laba ini sudah sejalan dengan target
perseroan tahun ini yaitu tumbuh 5%‐7%. Pertumbuhan laba bersih tersebut ditopang pendapatan bunga
bersih 12% mencapai Rp55,19 triliun dan pendapatan fee based income yang naik 12%. Kredit perseroan
tumbuh 10,3% mencapai Rp694,2 triliun dibandingkan periode yang sama 2016 Rp630,9 triliun. Kredit yang
disalurkan ke sektor UMKM mencapai Rp526,5 triliun atau mencapai 75,8% dari total portofolio yang ada.
Pertumbuhan laba turut ditopang penurunan biaya dana menjadi 3,47% dari 3,89%. Total DPK perseroan
hingga akhir September 2017 mencapai Rp770,6 triliun tumbuh 11%. Porsi dana murah mencapai 55,4%
terhadap total DPK. Rasio NPL Gross perseroan naik menjadi 2,33% di akhir September 2017 dibandingkan
posisi akhir 2016 sebesar 2,03%. Sedangkan rasio NIM 8,13% di atas rata‐rata industri 5% namun turun di‐
bandingkan akhir 2016 8,27%. Perseroan sepanjang 9M17 meningkat cadangan kerugian menjadi 198,2%
dari sebelumnya 156,9% di akhir 3Q16. Harga sahamnya dalam kondisi pasar bullish berpeluang ditransak‐
sikan dengan PBV 2,6x (E/18) dan asumsi pertumbuhan ekuitas 15% mencapai Rp4130 atau punya ruang
penguatan 13,8% dari harga saat ini. Namun mengingat harganya berada di area overbought, sahamnya
rawan akan aksi ambil untung. Sepanjang support bertahan di Rp3510 peluang penguatan akan berlanjut.
Trading Buy, SL 3440
5
Stock Picks
WSKT 2140‐2270.
Sepekan terakhir harga sahamnya Waskita Karya Tbk (WSKT) bergerak konsolidasi di ten‐
gah tren bullishnya yang terbentuk sejak pertengahan Desember lalu. Kemarin harga sahamnya rebound
terbatas di Rp2200. Secara technical, support saat ini Rp2140. Apabila berhasil bertahan akan berpeluang
menguji resisten di Rp2270. Sepanjang tahun ini harga sahamnya bearish di tengah tren bullish pasar sa‐
ham. Akhir tahun lalu harga sahamnya tutup di Rp2550. Dibandingkan posisinya kemarin di Rp2200, harga
sahamnya sepanjang tahun ini koreksi 13,7%. Kami meyakini harga sahamnya saat ini relatif murah diband‐
ingkan dengan pertumbuhan bisnisnya yang kuat di masa depan dengan dukungan proyek infrastruktur
yang dibiayai negara. Hingga kuartal tiga 2017, perseroan meraih kontrak baru Rp44,50 triliun atau menca‐
pai 81% dari target tahun ini Rp55 triliun (sudah diturunkan dari target awal Rp60 triliun). Pendapatan
usaha hingga 3Q17 mencapai Rp28,53 triliun tumbuh 103,78% (yoy) dibandingkan periode yang sama 2016
sebesar Rp14 triliun. Pencapaian pendapatan usaha tersebut mencerminkan 71,32% dari target tahun ini
Rp40 triliun atau tumbuh 68% dari tahun 2016 sebesar Rp23,80 triliun. Sedangkan laba bersih hingga 3Q17
mencapai Rp2,90 triliun tumbuh 166% (yoy) dari periode yang sama 2016 sebesar Rp1,09 triliun. Raihan
laba tersebut sudah mencerminkan 83% dari target laba tahun ini sebesar Rp3,5 triliun. Target laba terse‐
but tumbuh 106% dari tahun 2016 sebesar Rp1,7 triliun. EPS tahun ini diperkirakan Rp258. Untuk tahun
depan, perseroan menargetkan kontrak baru Rp70 triliun naik 27,27% dari tahun lalu Rp55 triliun. Total
order book tahun depan ditargetkan mencapai Rp152 triliun naik 10% dari tahun ini Rp138 triliun. Perse‐
roan menargetkan laba bersih tahun depan mencapai Rp5,3 triliun atau tumbuh 51,4% dari perkiraan ta‐
hun ini Rp3,5 triliun. EPS proyeksi tahun depan diperkirakan Rp390,57. Harga sahamnya saat ini di Rp2200
hanya ditransaksikan dengan PE 5,6 (E/18). Harga sahamnya tahun depan berpeluang ditransaksikan den‐
gan PE 9x (E/18) atau mencapai Rp3515. Dari harga saat ini Rp2200 ada ruang penguatan 60%. Maintain
Buy, SL 2080
Jumat, 29 Desember 2017
Saham Pilihan
TLKM 4320-4430 TB, SL 4230
BDMN 6850-7300 TB, SL 6650
PTPP 2540-2630 Buy, SL 2490
SMGR 9900-10350 Buy, SL 9750
KRAS 406-450 Buy, SL 388
TPIA 5625-5850 TB, SL 5450
CPIN 3200-3400 Buy, SL 3100
Stock View
6
Jumat, 29 Desember 2017
EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV 2015 G (%) EPS 2015 G (%) PE
IHSG
6314.05 6332.19 6350.34 6277.75 6241.46
PERKEBUNAN AALI 13100 13,300.00 13,500.00 12,975.00 12,850.00 13,059,216.00 ‐19.91 393.15 ‐75.27 45.02 BWPT 184 186.33 188.67 179.33 174.67 LSIP 1290 1,301.67 1,313.33 1,281.67 1,273.33 4,189,615.00 ‐11.36 91.36 ‐32.01 18.72 SGRO 2570 2,580.00 2,590.00 2,560.00 2,550.00 SIMP 466 468.67 471.33 462.67 459.33 13,835,444.00 ‐7.53 16.72 ‐68.60 25.18 UNSP 166 167.67 169.33 164.67 163.33PERTAMBANGAN BATU BARA
ADRO 1890 1,906.67 1,923.33 1,871.67 1,853.33 37,032,346.42 ‐10.48 65.74 ‐5.12 10.50 BORN 50 50.00 50.00 50.00 50.00 BRAU 82 82.00 82.00 82.00 82.00 BUMI 280 286.00 292.00 276.00 272.00 DEWA 50 50.00 50.00 50.00 50.00 3,312,510.21 13.47 0.30 48.03 166.35 HRUM 2070 2,103.33 2,136.67 2,053.33 2,036.67 ITMG 20450 20,883.33 21,316.67 20,208.33 19,966.67 21,925,897.16 ‐9.27 770.46 ‐65.05 8.53 PTBA 2500 2,530.00 2,560.00 2,480.00 2,460.00 13,733,627.00 5.01 883.59 0.98 7.64 PTRO 1685 1,721.67 1,758.33 1,661.67 1,638.33
PERTAMBANGAN MINYAK & GAS BUMI
BIPI 71 73.00 75.00 70.00 69.00
ELSA 372 380.67 389.33 366.67 361.33 3,775,323.00 ‐10.56 51.43 ‐8.99 7.17
ENRG 89 90.67 92.33 87.67 86.33
ESSA 182 184.00 186.00 180.00 178.00
MEDC 890 908.33 926.67 873.33 856.67
PERTAMBANGAN LOGAM DAN MINERAL LAINNYA
ANTM 620 633.33 646.67 613.33 606.67 10,531,504.80 11.79 ‐151.06 85.85 ‐3.10 INCO 2830 2,856.67 2,883.33 2,806.67 2,783.33 10,894,532.28 ‐15.64 70.11 ‐67.49 26.24 TINS 775 781.67 788.33 771.67 768.33 6,874,192.00 ‐6.74 13.64 ‐84.08 56.09 SEMEN INTP 21550 22,300.00 23,050.00 20,500.00 19,450.00 17,798,055.00 ‐10.99 1,183.48 ‐17.34 17.00 SMCB 835 841.67 848.33 831.67 828.33 9,239,022.00 ‐12.25 22.85 ‐73.80 47.91 SMGR 10200 10,283.33 10,366.67 10,033.33 9,866.67 26,948,004.47 ‐0.14 762.28 ‐18.76 14.07
LOGAM DAN SEJENISNYA
GDST 82 85.67 89.33 79.67 77.33 JPRS 130 134.33 138.67 127.33 124.67 KRAS 428 454.67 481.33 396.67 365.33 PAKAN TERNAK CPIN 3330 3,356.67 3,383.33 3,276.67 3,223.33 JPFA 1275 1,285.00 1,295.00 1,265.00 1,255.00 25,022,913.00 2.31 43.92 40.87 18.44 OTOMOTIF DAN KOMPONENNYA
ASII 8050 8,158.33 8,266.67 7,983.33 7,916.67 184,196,000.00 ‐8.68 357.28 ‐24.59 20.71
GJTL 680 690.00 700.00 675.00 670.00
INDUSTRI BARANG KONSUMSI
ICBP 8900 9,016.67 9,133.33 8,766.67 8,633.33 INDF 7700 7,733.33 7,766.67 7,633.33 7,566.67 MYOR 2280 2,353.33 2,426.67 2,243.33 2,206.67 ROTI 1280 1,286.67 1,293.33 1,271.67 1,263.33 GGRM 81750 82,258.33 82,766.66 80,733.33 79,716.66 INAF 5750 5,875.00 6,000.00 5,525.00 5,300.00 1,621,898.67 17.41 2.12 463.17 184.06 KAEF 2510 2,590.00 2,670.00 2,460.00 2,410.00 4,860,371.48 7.51 44.81 6.06 28.68 KLBF 1685 1,698.33 1,711.67 1,663.33 1,641.67
KOSMETIK DAN BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA
7
EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV 2015 G (%) EPS 2015 G (%) PE
PROPERTI DAN REAL ESTAT
APLN 206 209.33 212.67 203.33 200.67 ASRI 356 360.00 364.00 354.00 352.00 BKSL 130 131.67 133.33 127.67 125.33 BSDE 1690 1,708.33 1,726.67 1,668.33 1,646.67 6,209,574.07 11.45 1,164.55 460.00 1.60 COWL 880 885.00 890.00 870.00 860.00 CTRA 1165 1,183.33 1,201.67 1,153.33 1,141.67 CTRP 690 690.00 690.00 690.00 690.00 CTRS 2710 2,710.00 2,710.00 2,710.00 2,710.00 ELTY 50 50.00 50.00 50.00 50.00 KIJA 286 287.33 288.67 283.33 280.67 MDLN 298 302.00 306.00 294.00 290.00 2,962,460.90 4.32 69.69 22.80 5.94 KONSTRUKSI BANGUNAN ADHI 1850 1,866.67 1,883.33 1,836.67 1,823.33 9,389,570.10 8.51 130.22 43.08 20.93 DGIK 62 65.33 68.67 57.33 52.67 PTPP 2570 2,586.67 2,603.33 2,546.67 2,523.33 14,217,372.87 14.40 152.88 39.17 25.74 SSIA 505 515.00 525.00 500.00 495.00 TOTL 655 666.67 678.33 646.67 638.33 WIKA 1535 1,556.67 1,578.33 1,521.67 1,508.33 13,908,504.01 11.60 101.65 1.60 26.02 INFRASTRUKTUR, UTILITAS DAN TRANSPORTASI
PGAS 1730 1,753.33 1,776.67 1,713.33 1,696.67 42,333,969.71 ‐0.16 228.31 ‐38.44 11.61 JALAN TOL, PELABUHAN, BANDARA DAN SEJENISNYA
CMNP 1465 1,478.33 1,491.67 1,443.33 1,421.67 JSMR 6300 6,358.33 6,416.67 6,233.33 6,166.67 9,848,242.05 7.33 213.14 3.23 26.27 TELEKOMUNIKASI BTEL 50 50.00 50.00 50.00 50.00 EXCL 2970 2,996.67 3,023.33 2,916.67 2,863.33 22,876,182.00 ‐2.49 ‐2.97 ‐97.16 ‐1,348.39 ISAT 4760 4,856.67 4,953.33 4,706.67 4,653.33 TLKM 4390 4,430.00 4,470.00 4,310.00 4,230.00 102,470,000.00 14.24 153.66 5.81 21.51 TRANSPORTASI GIAA 302 306.67 311.33 298.67 295.33 52,627,783.53 7.55 40.78 ‐122.73 10.94 MBSS 610 625.00 640.00 600.00 590.00 WINS 300 312.67 325.33 288.67 277.33 1,378,353.91 ‐37.37 ‐19.45 ‐129.08 ‐10.95 KONSTRUKSI NON BANGUNAN
INDY 3090 3,133.33 3,176.67 3,063.33 3,036.67 BANK BBCA 21925 22,125.00 22,325.00 21,600.00 21,275.00 47,081,728.00 7.56 730.83 9.30 18.47 BBKP 580 591.67 603.33 566.67 553.33 8,303,973.00 17.07 105.70 32.57 5.58 BBNI 9925 9,983.33 10,041.67 9,858.33 9,791.67 36,895,081.00 10.58 486.18 ‐15.91 10.90 BBRI 3630 3,666.67 3,703.33 3,576.67 3,523.33 85,434,037.00 13.73 1,029.53 4.77 10.95 BBTN 3520 3,540.00 3,560.00 3,490.00 3,460.00 14,966,209.00 16.86 174.91 65.91 10.43 BDMN 7075 7,300.00 7,525.00 6,850.00 6,625.00 22,420,658.00 ‐2.48 249.70 ‐8.09 16.40 BJBR 2260 2,280.00 2,300.00 2,240.00 2,220.00 10,084,451.00 14.70 142.02 23.39 6.79 BMRI 7950 8,083.33 8,216.67 7,833.33 7,716.67 71,570,127.00 14.26 871.50 2.33 11.76 BNGA 1350 1,360.00 1,370.00 1,345.00 1,340.00 22,318,759.00 7.24 17.02 ‐81.74 34.36
PERDAGANGAN BESAR BRANG PRODUKSI
AKRA 6425 6,475.00 6,525.00 6,325.00 6,225.00 19,764,821.14 ‐12.03 261.74 27.59 27.03 INTA 426 430.67 435.33 422.67 419.33 UNTR 34600 34,725.00 34,850.00 34,350.00 34,100.00 49,347,479.00 ‐7.14 1,033.07 ‐28.24 14.86 PERDAGANGAN ECERAN MAPI 6200 6,291.67 6,383.33 6,141.67 6,083.33 RALS 1080 1,096.67 1,113.33 1,046.67 1,013.33
ADVERTISING, PRINTING DAN MEDIA
MNCN 1265 1,281.67 1,298.33 1,246.67 1,228.33 PERUSAHAAN INVESTASI
BRMS 68 69.33 70.67 67.33 66.67
Corporate Action
8
Code
Name
Type
Date
Time
Venue
ARTI Ratu Prabu Energi Tbk AGM 03/08/2016 00:10:00 GD. Ratu Prabu 1 Lt. 10 Jl. TB. Simatupang Kav. 20, Jakarta Selatan
ARTI Ratu Prabu Energi Tbk EGM 03/08/2016 00:10:00 GD. Ratu Prabu 1 Lt. 10 Jl. TB. Simatupang Kav. 20, Jakarta Selatan
SCPI Merck Sharp Dohme
Pharma Tbk. AGM 03/08/2016 00:10:00
MYRX Hanson International Tbk. AGM 28/07/2016 00:14:00 Merchantile Athletic Club , World Trade Center MYRX Hanson International Tbk. EGM 28/07/2016 00:14:00 Merchantile Athletic Club , World Trade Center GMCW Grahamas Citrawisata Tbk. AGM 27/07/2016 00:09:00 Financial Club, Graha Niaga lt 28, Jl. Jend. Sudirman
Kav 58 Jakarta PTIS Indo Straits Tbk AGM 22/07/2016 00:09:00
Gedung Graha Kirana, Lantai 9, Ruang Rapat PT Indo Straits Tbk, Jl.Yos Sudarso Kav.88, Jakarta Utara
14350, Indonesia
BSSR Baramulti Suksessarana Tbk EGM 22/07/2016 00:10:00 Boardroom CEO Suite, Sahid Sudirman Center Lt.56, Jl. Jend. Sudirman Kav. 86 ‐ Jakarta Pusat ISSP Steel Pipe Industry of Indo‐ nesia Tbk AGM 21/07/2016 00:10:00 Gedung Baja Lt 9 Tower C , Pangeran Jayakarta no 55 , Jakarta ISSP Steel Pipe Industry of Indo‐ nesia Tbk EGM 21/07/2016 00:10:00 Gedung Baja Lt 9 Tower C , Pangeran Jayakarta no 55 , Jakarta
SKYB Skybee Tbk AGM 21/07/2016 00:09:00
WTON Wijaya Karya Beton Tbk EGM 20/07/2016 00:14:00 Ruang Serbaguna Gedung WIKA Lt. 11 Jl. D. I. Panjai‐ tan Kav. 9, Jakarta Timur
CTBN Citra Tubindo Tbk. AGM 20/07/2016 00:10:30 Kantor Pusat Perseroan Jalan Hang Kesturi I No 2, Kawasan Industri Terpadu Kabil, Batam TRIO Trikomsel Oke Tbk EGM 15/07/2016 00:10:00
LMAS Limas Indonesia Makmur
Tbk AGM 14/07/2016 00:09:30
Auditorium Sequis Center, Gedung Sequis Center Lantai 11, Jalan Jenderal Sudirman No.71, Jakarta
12190
BEKS Bank Pundi Indonesia Tbk. EGM 11/07/2016 00:15:00 Kantor Pusat Perseroan, Jl. RS. Fatmawati No.12, Jakarta Selatan
JPFA Japfa Comfeed Indonesia
Tbk. EGM 01/07/2016 00:10:00
HARRIS Hotel, Unique Room, Jl. Dr. Saharjo No. 191, Jakarta 12960
INCO Vale Indonesia Tbk EGM 01/07/2016 00:09:00 Financial Club, Board Room I, Graha Niaga Lt. 27 Jl. Jend. Sudirman Kav. 58, Jakarta MITI Mitra Investindo Tbk. EGM 30/06/2016 00:10:00
Ruang Seminar Tower II Lantai I, PT Bursa Efek Indo‐ nesia, Jl. Jend. Sudirman Kav.52‐53 Jakarta Selatan ‐
12950 NIRO Nirvana Development Tbk AGM 30/06/2016 00:10:00
Ruang Seminar Bursa Efek Indonesia Tower II, Lantai 1, Jalan Jendral Sudirman Kav. 52‐53, Jakarta Selatan
12190 NIRO Nirvana Development Tbk EGM 30/06/2016 00:10:00
Ruang Seminar Bursa Efek Indonesia Tower II, Lantai 1, Jalan Jendral Sudirman Kav. 52‐53, Jakarta Selatan
12190
PKPK Perdana Karya Perkasa Tbk AGM 30/06/2016 00:10:00 Hotel Nite & Day Jakarta ‐ Roxy Jl. Biak no.54 Jakarta Pusat 10150
GREN Evergreen Invesco Tbk AGM 30/06/2016 00:09:00 Mawar Room, Hotel Mulia, Jl. Asia Afrika Senayan, Jakarta
ECII Electronic City Indonesia
Tbk AGM 30/06/2016 00:10:00
Corporate Action
9
EMITEN
JUMLAH DIVIDEN CUM DIVIDEN RECORDING DATE PEMBAYARAN DIVIDEN
TIFA
7
24‐Jun‐16
27‐Jun‐16
21‐Jul‐16
SQBB
16000
23‐Jun‐16
24‐Jun‐16
20‐Jul‐16
SQBI
16000
23‐Jun‐16
24‐Jun‐16
20‐Jul‐16
DPNS
5
23‐Jun‐16
24‐Jun‐16
20‐Jul‐16
GEMA
16
23‐Jun‐16
24‐Jun‐16
20‐Jul‐16
MREI
50
23‐Jun‐16
24‐Jun‐16
20‐Jul‐16
JTPE
14
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
PEGE
10
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
CPIN
29
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
TALF
3
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
12‐Jul‐16
KBLI
7
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
SRTG
32
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
KKGI
20
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
CTRP
4
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
13‐Jul‐16
CTRS
22
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
13‐Jul‐16
CTRA
6
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
IDPR
5
21‐Jun‐16
22‐Jun‐16
30‐Jun‐16
UNVR
424
21‐Jun‐16
22‐Jun‐16
15‐Jul‐16
Disclaimer : Laporan ini dibuat dari opini analis hanya sebagai informasi untuk membantu investor dalam memahami pasar saham Indonesia dan bukan ditujukan untuk memberikan rekomendasi kepada siapa pun untuk membeli atau menjual suatu efek tertentu. Informasi yang ada pada laporan ini diambil dari sumber yang dianggap bisa dipercaya. Namun demikian PT. First Asia Capital tidak menjamin dan bertanggung jawab atas kebenaran dan keakuratan dari informasi dan pendapat yang ada pada laporan ini.