• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Bauran Pemasaran 7P Terhadap Tingkat Penjualan Jasa Pada Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan Chapter III V

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pengaruh Bauran Pemasaran 7P Terhadap Tingkat Penjualan Jasa Pada Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan Chapter III V"

Copied!
42
0
0

Teks penuh

(1)

BAB III

METODE PENELITIAN

3.1 Jenis Penelitian

Berdasarkan tingkat eksplanasi, penelitian ini merupakan penelitian asosiatif, karena penelitian ini meneliti tentang pengaruh antara satu variabel atau lebih, dalam hal ini variabel bauran pemasaran 7P, terhadap variabel lain yaitu variabel tingkat penjualan jasa (Sugiyono, 2008:5).

3.2 Tempat dan Waktu Penelitian

Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan, yang berlokasi di Jl. Sultan Iskandar Muda No. 119 Medan. Waktu penelitian dimulai dari bulan Maret 2012 – April 2012..

3.3 Batasan Operasional

Batasan operasional variabel dalam penelitian ini adalah :

a. Variabel independen (X), yaitu variabel yang mempengaruhi variabel lain. Dalam penelitian ini yang menjadi variabel bebas/independen adalah bauran pemasaran 7P yang terdiri dari produk(X1), harga (X2), tempat (X3), promosi

(X4), orang (X5), proses (X6), dan bukti fisik (X7).

(2)

3.4 Definisi Operasional

Definisi variabel akan menuntun peneliti untuk memenuhi unsur penelitian yang memberitahukan bagaimana caranya mengukur suatu variabel.

Definisi dari masing-masing variabel yang diteliti adalah : a. Produk (X1)

Merupakan keseluruhan konsep objek atau proses yang memberikan sejumlah nilai kepada konsumen.

b. Harga (X2)

Merupakan jumlah biaya yang dikorbankan oleh konsumen untuk memperoleh produk tertentu.

c. Tempat (X3)

Merupakan lokasi kegiatan yang dilakukan perusahaan untuk membuat produk dapat diperoleh dengan mudah dan tersedia bagi pelanggan sasaran.

d. Promosi (X4)

Merupakan kegiatan yang dilakukan perusahaan untuk mengkomunikasikan dan mempromosikan produknya kepada pasar sasaran.

e. Orang (X5)

Merupakan semua pihak yang memainkan peranannya dalam penyediaan jasa dan bertugas untuk mempengaruhi persepsi konsumen.

(3)

Merupakan semua prosedur aktual, mekanisme dan aliran aktivitas dalam penyajian atau operasi jasa.

g. Bukti Fisik (X7)

Merupakan lingkungan dimana jasa disampaikan dan dimana perusahaan dan konsumennya berinteraksi dan setiap komponen berwujud yang memfasilitasi penampilan atau komunikasi jasa tersebut.

h. Tingkat Penjualan Jasa (Y)

Merupakan jumlah penjualan jasa sebagai usaha pokok perusahaan yang biasanya dilakukan secara teratur.

3.5 Populasi dan Sampel 3.5.1 Populasi

(4)

Tabel 3.1

Daftar Nama-Nama Bagian Administrasi Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan

No. Nama Jabatan

1 dr. Syahbuddin Harahap, Sp.B Direktur

2 Martha Sebayang Ka. Inventori

3 Drs. M. Manik Wadir III Umum/Keu.

4 R. Sinaga, BSc, SE Kabag. Umum/Keu.

5 L. Sitepu Ka. Kebidanan

6 dr. Vanny Sembiring Wadir. Pel. Medis 7 Persadanta Tarigan Adm. Pasien Perusahaan

8 Lusi Sembiring Adm. Pasien Umum

9 Dosmariana Openi Sinaga Kasir

10 Rusli Soerbakti IT/Kepegawaian

11 Rensi Nurhapni Hutagaol Adm. Jamkesmas/Medan Sehat

12 Erfina Simanjuntak Adm. Lab.

13 Jumidah Sembiring Ka. Keperawatan

14 Reni Simangunsong Adm. Asuransi In Health

15 Lenni Sibatuara Adm. Asuransi PNS

16 Joy Sembiring Adm. Data Pasien

17 Romauli Sinaga Adm. Inventori

Sumber : Bagian Administrasi Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan (2012).

3.5.2 Sampel

Sampel adalah suatu himpunan bagian dari unit populasi ( Kuncoro, 2003: 103). Teknik penentuan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik

Sampling jenuh, yaitu teknik penentuan sampel bila semua anggota populasi

(5)

3.6 Jenis Data

a. Data Primer

Merupakan data yang diperoleh langsung dari objek penelitian baik dengan observasi maupun wawancara langsung dengan pihak perusahaan.

b. Data Sekunder

Merupakan data-data yang diperoleh melalui studi kepustakaan yang berkaitan dengan penelitian, dan juga data yang telah tersedia secara langsung yang tidak perlu diolah lagi oleh peneliti, seperti data-data mengenai perusahaan dan lain-lain.

3.7 Metode Pengumpulan Data

Adapun metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut :

a. Observasi Langsung

Peneliti terjun langsung ke perusahaan, dalam hal ini Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan untuk melakukan pengamatan. Hal ini dilakukan agar data yang diperoleh sesuai dengan data yang diperlukan oleh peneliti.

b. Wawancara (interview)

(6)

c. Studi Dokumentasi

Mengumpulkan dan mempelajari informasi yang bersumber dari buku-buku, jurnal, majalah, dan internet yang berkaitan dengan penelitian.

3.8 Teknik Analisis Deskriptif

(7)

BAB IV

HASIL DAN PEMBAHASAN

4.1 Gambaran Umum Perusahaan

4.1.1 Sejarah Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan

Sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang selalu meningkat dan jumlah penduduk juga bertambah maka dirasakan ada kekurangan sarana pelayanan kesehatan di kota Medan pada umumnya. Kebutuhan pelayanan tersebut terutama kebutuhan pelayanan bedah plastik (untuk kecantikan baik akibat cacat bawaan atau karena kecelakaan) yang oleh sebagian masyarakat Sumatera Utara / Medan dicari bahkan sampai ke luar negeri seperti Penang dan Singapura.

Berdasarkan keadaan ini maka pada tanggal 21 April 1993 didirikan sebuah yayasan yang diberi nama “Yayasan Rumah Sakit Cory”. Yayasan ini kemudian menjadi induk dari Rumah Sakit Khusus Kulit dan Bedah Plastik Vina Estetica. Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan terletak di suatu lokasi yang bernilai strategis karena mudah dicapai dari segala penjuru kota. Sebagai landasan hukum beroperasinya rumah sakit ini adalah surat izin dari Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Daerah Tingkat I Sumatera Utara No. 440.441/10373/XI/1995.

(8)

gedung, peralatan kesehatan secara umum dan peralatan khusus bedah plastik dan lain-lain. Pada 17 Maret 1996 diresmikan oleh Bapak Walikota Medan dengan penandatanganan prasasti di rumah sakit ini.

Pada awalnya ketika rumah sakit ini diresmikan, fasilitas yang tersedia antara lain : (a) Poliklinik Bedah Plastik; (b) Kamar bedah untuk operasi kecil; (c) Kamar bedah untuk operasi besar; (d) Ruang perawatan untuk rawat inap sebanyak 20 tempat tidur (VIP, Kelas I dan II) serta (e) Ruang penunjang untuk staf, Laboratorium, Electro Kardio Graph (EKG), dapur dan lain-lain.

Didalam pengembangan-nya sampai dengan 1997 ditemukan bahwa pihak rumah sakit memerlukan pengembangan strategis ke arah pelayanan kesehatan rumah sakit umum. Pengembangan ini memerlukan penambahan fasilitas peralatan kesehatan khusus dan alat – alat bedah umum lainnya yaitu khusus bedah tumor dan telinga, hidung, dan tenggorokan (THT).

(9)

Peningkatan pelayanan terus berlangsung sampai dengan tahun 2001 dimana semua persyaratan fisik suatu rumah sakit umum terselesaikan. Sesuai dengan pemenuhan persyaratan tersebut pihak rumah sakit kemudian mengajukan permohonan surat izin RSU Vina Estetica kepada pihak pemerintah. Pada 14 Agustus 2001 telah dikeluarkan surat izin RSU Vina Estetica No. RA.01.03.8.4048 tanggal 14 Agustus 2001 oleh Kanwil Depkes Provinsi Sumatera Utara di Medan. Surat ijin ini juga diikuti oleh terjadinya perbaikan akte notaris Andreas Ngikut Meliala SH tertanggal 24 Oktober 2002 yang menabalkan nama Rumah Sakit Umum Vina Estetica sebagai rumah sakit umum.

Peningkatan kegiatan pelayanan terus berlangsung meliputi bidang – bidang pelayanan lain yang terkait seperti pelayayan apotik, parkir dan pelayanan administratif rumah sakit secara umum. Penambahan personil dengan sendirinya tetap dilaksanakan baik secara kuantitas maupun kualitas. Semua peningkatan tersebut ditujukan untuk memberikan kepuasaan pada pasien dengan pelayanan yang efektif dan efisien.

(10)

1. Kemajuan ilmu manajemen perusahaan serta petunjuk/peraturan dari Departemen Kesehatan Republik Indonesia dengan alamat Direktorat Jenderal Pembinaan Rumah Sakit Umum Pemerintah dan Swasta.

2. Kebijakan yang dibuat oleh Pimpinan Yayasan Rumah Sakit Cory Medan bersama CEO dan para staf medis serta staf administratif.

4.1.2 Falsafah, Motto, Visi & Misi

4.1.2.1 Falsafah

RSU VINA ESTETICA MEDAN memberikan pelayanan berdasarkan kewajiban dan fungsi sosial seperti tertera pada Etika Umum dan Undang – Undang Kesehatan No. 23 Tahun 1992 yang berlaku yaitu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Indonesia.

4.1.2.2 Motto

“Kepuasan pasien adalah prioritas utama”

4.1.2.3 Visi

(11)

4.1.2.4 Misi

1. Meningkatkan kinerja manajemen RSU VINA ESTETICA sesuai dengan standar peraturan pemerintah, kebijakan manajemen dan kebutuhan pasien. 2. Meningkat kualitas sumber daya manusia RSU VINA ESTETICA melalui

pendidikan dan pelatihan.

3. Penyempurnaan serta pemeliharaan sarana/prasarana (peralatan pelayanan medis) sesuai dengan perkembangan teknologi rumah sakit.

4. Memberikan yang terbaik dalam menjaga, mengawasi dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang dilayani.

5. Meningkatkan pengenalan dan informasi kepada masyarkat luas bahwa RSU VINA ESTETICA siap menerima dan memberikan pelayanan yang terbaik.

4.1.3 Tujuan Pendirian Rumah Sakit

1. Mewujudkan RSU VINA ESTETICA menjadi rumah sakit profesional yang bermutu.

2. Mengembangkan profesionalisme sumber daya manusia rumah sakit dalam lingkup teknologi dan pelayanan kesehatan yang modern dan terus berkembang.

(12)

4. Mengurangi angka morbiditas dan mortalitas penyakit dari kelompok masyarakat yang dilayani.

5. Meningkatkan Bed Occupancy Rate (BOR) , rasio pemakaian tempat tidur rawat inap yang optimal, setingkat 75% bersaing secara sehat dan mandiri untuk mewujudkan RSU VINA ESTETICA menjadi pusat pelayanan kesehatan yang baik dan terpercaya.

4.1.4 Jati Diri Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan

(13)

yang dilindungi oleh badan hukum berdasarkan dokumen – dokumen yang diterbitkan berupa akte notaris :

a. Anggaran Dasar Yayasan Rumah Sakit Cory diterbitkan oleh Notaris Pagit Maria Tarigan S.H tanggal 21 April 1993 di Medan.

b.Perubahan Status Yayasan Rumah Sakit Cory diterbitkan oleh Kantor Notaris Andreas Ng. Meliala S.H tertanggal 24 Oktober 2002.

RSU Vina Estetica Medan memiliki izin operasional rumah sakit umum yang terakhir diterbitkan oleh Kanwil Dinas Kesehatan Sumatera Utara No. RA.01.03.8.4048 diterbitkan tanggal : 14 Agustus 2001 di Medan dan izin dari Dinas Kesehatan Kota Medan dengan Nomor 440/1605, Nomor dan tanggal akte notaris yaitu : 01/Y-C/VI/1993, tanggal 05 Juni 1993.

(14)

Warna dasar logo untuk ‘V’ adalah hijau tua, sedangkan huruf ‘e’ berwarna putih. Tulisan VINA ESTETICA dimodifikasi dari font ‘Goudy Stous’ dengan warna hijau yang serupa.

4.2 Analisis Deskriptif Responden

Instrumen yang dipakai dalam penelitian ini adalah daftar pertanyaan wawancara, yang berisikan 17 butir pertanyaan, dimana 12 butir pertanyaan untuk variabel bauran pemasaran 7P, 3 butir pertanyaan untuk variabel strategi penentuan harga, dan 2 butir pertanyaan untuk variabel tingkat penjualan jasa.

Adapun yang menjadi responden dalam wawancara adalah 17 orang staf di bagian administrasi Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan. Berikut dapat dilihat karakteristik yang diperoleh dari wawancara dengan 17 orang responden :

a. Karakteristik Responden Berdasarkan Usia

Karakteristik responden berdasarkan usia dapat dilihat pada Tabel 4.1 : Tabel 4.1

Karakteristik Responden Berdasarkan Usia

Usia Frekuensi Persentase

22 – 27 tahun 4 23,53 %

Sumber : Data Primer (April, 2012), diolah.

(15)

orang) berusia 34-39 tahun, 5,88 % (1 orang) berusia 40-45 tahun, dan 35,29 % (6 orang) berusia >45 tahun. Hal ini menunjukkan bahwa Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan memiliki sumber daya manusia yang produktif dari segi usia.

b. Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin

Karakteristik responden berdasarkan jenis kelamin dapat dilihat pada Tabel 4.2 :

Tabel 4.2

Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin

Jenis Kelamin Frekuensi Persentase

Laki – Laki 6 35,29 %

Perempuan 11 64,71 %

Jumlah 17 100 %

Sumber : Data Primer (April, 2012), diolah.

Tabel 4.2 menunjukkan bahwa dari 17 orang staf bagian administrasi Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan yang menjadi responden dalam penelitian ini, sebanyak 35,29 (6 orang) adalah laki-laki dan 64,71 % (11 orang) adalah perempuan. Hal ini menunjukkan bahwa Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan lebih banyak mempekerjakan karyawan perempuan dibandingkan karyawan laki-laki. Hal ini disebabkan oleh kebutuhan perusahaan yang memang lebih mengutamakan karyawan perempuan daripada karyawan laki-laki.

c. Karakteristik Responden Berdasarkan Pendidikan Terakhir

(16)

Tabel 4.3

Karakteristik Responden Berdasarkan Pendidikan Terakhir Jenjang Pendidikan Frekuensi Persentase

SLTA/SMK 3 17,650 %

D1 – D3 7 41,175 %

S1 7 41,175 %

Jumlah 17 100 %

Sumber : Data Primer (April, 2012), diolah.

Tabel 4.3 menunjukkan bahwa dari 17 orang responden , sebanyak 17,650 % (3 orang) adalah lulusan SLTA/SMK, 41,175 % (7 orang) adalah lulusan D1-D3, dan 41,175 % (7 orang) adalah lulusan S1. Hal ini menunjukkan bahwa Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan memiliki sumber daya manusia yang berkompeten dari segi akademis.

d. Karakteristik Responden Berdasarkan Masa Kerja

Karakteristik responden berdasarkan masa kerja dapat dilihat pada Tabel 4.4 : Tabel 4.4

Karakteristik Responden Berdasarkan Masa Kerja

Masa Kerja Frekuensi Persentase

1 – 5 tahun 6 35,29 %

6 – 10 tahun 4 23,53 %

11 – 15 tahun 5 29,41 %

> 15 tahun 2 11,77 %

Jumlah 17 100 %

Sumber : Data Primer (April, 2012), diolah.

(17)

Vina Estetica Medan memiliki pengalaman bekerja cukup lama serta memiliki loyalitas yang tinggi kepada perusahaan.

4.3 Pembahasan

4.3.1 Bauran Pemasaran 7P 4.3.1.1 Produk (Product)

Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan menawarkan berbagai fasilitas kesehatan yang pada umumnya dimiliki juga oleh rumah sakit-rumah sakit lainnya di Kota Medan. Adapun produk (baik yang berwujud fisik maupun tidak) yang dimiliki oleh Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan antara lain :

1.Klinik Spesialis Bedah Plastik (Plastic Surgery)

2.Klinik Spesialis Bedah Tumor (Oncology and Radioteraphy) 3.Klinik Spesialis Bedah Tulang (Ortopedy)

4.Klinik Spesialis Bedah Urologi/Saluran Kemih (Urologycal Surgery) 5.Klinik Spesialis Bedah Saluran Pencernaan (Digestive Surgery)

6.Klinik Spesialis Kebidanan dan Penyakit Kandungan (Obstetrics and

Gynaecology)

7.Klinik Spesialis Penyakit Dalam (Internal Medicine) 8.Klinik Spesialis Penyakit Anak (Paediatrics)

9.Klinik Spesialis Telinga, Hidung dan Tenggorokan (Ear, Nose and Throat

(18)

10.Klinik Spesialis Gigi dan Mulut (Oral and Maxillofacial/Dental Surgery) 11.Klinik Spesialis Kulit dan Penyakit Kelamin (Dermatology and

Venereology)

12. Ruang Rawat Inap 13. Ruang Operasi 14. ICU

15. Radiology 16. Apotek 24 Jam 17. Laboratorium 18. Inkubator 19. USG

20. Mobil Ambulans.

Untuk kategori rumah sakit tipe “C”, fasilitas yang ditawarkan oleh Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan ini sudah tergolong lengkap.

4.3.1.2 Harga (Price)

(19)

masyarakat kota Medan khususnya dalam memilih jasa Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan.

Pada Tabel 4.5 berikut, dapat dilihat tarif yang dibebankan kepada pasien operasi di Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan sesuai dengan kelasnya masing- masing :

Tabel 4.5

Sewa Kamar Bedah dan Honor Dokter Operasi Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan

No Jenis Operasi V VIP VIP Kls I Kls II A Kls II B Kls III

1 Operasi Besar

Sewa Kamar Bedah 900,000 800,000 700,000 550,000 500,000 450,000

Honor Operasi 4,000,000 3,500,000 3,000,000 2,500,000 2,200,000 2,000,000

Honor Anastesi 1,300,000 1,160,000 1,000,000 833,000 733,000 666,000

Fonds OK 15% 600,000 525,000 450,000 375,000 330,000 300,000

Jumlah Total 6,800,000 5,985,000 5,150,000 4,258,000 3,763,000 3,416,000

2 Operasi Sedang

Sewa Kamar Bedah 800,000 700,000 600,000 500,000 450,000 400,000

Honor Operasi 3,500,000 3,000,000 2,500,000 2,200,000 2,000,000 1,800,000

Honor Anastesi 1,160,000 1,000,000 833,000 733,000 666,000 600,000

Fonds OK 15% 525,000 450,000 375,000 330,000 300,000 270,000

Jumlah Total 5,985,000 5,150,000 4,308,000 3,763,000 3,416,000 3,070,000

3 Operasi Kecil

Sewa Kamar Bedah 600,000 500,000 400,000 350,000 300,000 250,000

Honor Operasi 2,000,000 1,750,000 1,500,000 1,200,000 1,000,000 800,000

Honor Anastesi 666,000 583,000 500,000 400,000 333,000 266,000

Fonds OK 15% 300,000 262,500 225,000 180,000 150,000 120,000

Jumlah Total 3,566,000 3,095,500 2,625,000 2,130,000 1,783,000 1,436,000

Sumber : Bagian Umum dan Keuangan Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan (2012).

(20)

operasi sedang untuk kelas V VIP sebesar Rp 5.985.000,- , untuk kelas VIP sebesar Rp 5.150.000,- , untuk kelas 1 sebesar Rp 4.308.000,- , untuk kelas 2A sebesar Rp 3.763.000,- , untuk kelas 2B sebesar Rp 3.416.000,- , dan untuk kelas 3 sebesar Rp 3.070.000,-. Untuk tarif operasi kecil pada kelas V VIP sebesar Rp 3.566.000,- , pada kelas VIP sebesar Rp 3.095.500,- , pada kelas 1 sebesar Rp 2.625.000,- , pada kelas 2A sebesar Rp 2.130.000,- , pada kelas 2B sebesar Rp 1.783.000,- , pada kelas 3 sebesar Rp 1.436.000,-.

Sedangkan untuk tarif kebidanan dapat dilihat pada Tabel 4.6 berikut ini : Tabel 4.6

Tarif Kebidanan Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan

No Keterangan V VIP VIP Kls I Kls II A Kls II B Kls III

1 Partus Normal

Sewa VK 500,000 450,000 400,000 350,000 300,000 250,000

Honor Partus 2,000,000 1,800,000 1,500,000 1,200,000 1,000,000 800,000

Fonds Bidan 300,000 270,000 225,000 180,000 150,000 120,000

Jumlah Total 2,800,000 2,520,000 2,125,000 1,730,000 1,450,000 1,170,000

2 Partus Heacting

Sewa VK 600,000 550,000 500,000 450,000 400,000 300,000

Honor Partus 2,500,000 2,200,000 2,000,000 1,500,000 1,200,000 1,000,000

Fonds Bidan 375,000 330,000 150,000 225,000 180,000 150,000

Jumlah Total 3,475,000 3,080,000 2,650,000 2,175,000 1,780,000 1,450,000

3 Vacum Extraci

Sewa VK 650,000 600,000 550,000 500,000 450,000 400,000

Honor Partus 2,750,000 2,500,000 2,250,000 2,000,000 1,800,000 1,500,000

Fonds Bidan 412,500 375,000 337,500 300,000 270,000 225,000

Jumlah Total 3,812,500 3,475,000 3,137,500 2,800,000 2,520,000 2,125,000

4 Curretage

Sewa VK 500,000 450,000 400,000 350,000 300,000 250,000

Honor Partus 2,000,000 1,800,000 1,500,000 1,200,000 1,000,000 900,000

Fonds Bidan 300,000 270,000 225,000 180,000 150,000 135,000

Jumlah Total 2,800,000 2,520,000 2,125,000 1,730,000 1,450,000 1,285,000

(21)

Berdasarkan tabel di atas, dapat dilihat tarif untuk partus normal pada kelas V VIP adalah sebesar Rp 2.800.000,- , pada kelas VIP sebesar Rp 2.520.000,- , pada kelas 1 sebesar Rp 2.125.000,- , pada kelas 2A sebesar Rp 1.730.000,- , pada kelas 2B sebesar Rp 1.450.000,- , pada kelas 3 sebesar Rp 1.170.000,-. Tarif untuk partus

heacting pada kelas V VIP adalah sebesar Rp 3.475.000,- , pada kelas VIP sebesar Rp

3.080.000,- , pada kelas 1 sebesar Rp 2.650.000,- , pada kelas 2A sebesar Rp 2.175.000,- , pada kelas 2B sebesar Rp 1.780.000,- , pada kelas 3 sebesar Rp 1.450.000,-. Tarif untuk vacum extraci pada kelas V VIP sebesar Rp 3.812.500,- , pada kelas VIP sebesar Rp 3.475.000,- , pada kelas 1 sebesar Rp 3.137.500,- , pada kelas 2A sebesar Rp 2.800.000,- , pada kelas 2B sebesar Rp 2.520.000,- , pada kelas 3 sebesar Rp 2.125.000,-. Tarif untuk curretage pada kelas V VIP sebesar Rp 2.800.000,- , pada kelas VIP sebesar Rp 2.520.000,- , pada kelas 1 sebesar Rp 2.125.000,- , pada kelas 2A sebesar Rp 1.730.000,- , pada kelas 2B sebesar Rp 1.450.000,- , pada kelas 3 sebesar Rp 1.285.000,-.

(22)

pada pasien. Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan menetapkan harga yang berbeda untuk tiap kelas yang berbeda, hal ini dilakukan agar semua kalangan di Kota Medan dapat menikmati jasa yang disediakan oleh pihak rumah sakit. Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan juga menetapkan harga yang berbeda untuk tiap paket asuransi kesehatan yang berbeda pula. Hal ini dilakukan agar semakin banyak masyarakat yang dapat menggunakan jasa yang ditawarkan oleh Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan.

Tarif sewa kamar dan honor dokter per konsul pada Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan dapat dilihat pada Tabel 4.7 berikut :

Tabel 4.7

Tarif Sewa Kamar dan Visite/Konsul Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan

Sumber : Bagian Umum dan Keuangan Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan (2012).

(23)
(24)

informasi dari bagian keuangan yang diperoleh peneliti, honor visite dokter spesialis dan dokter umum per konsul ditambah 10% untuk kesejahteraan pegawai.

4.3.1.3 Tempat (Place)

Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan merupakan salah satu rumah sakit yang letaknya paling strategis, dimana rumah sakit ini terletak di pusat kota Medan yang dapat diakses dengan sangat mudah. Transportasi dari dan menuju rumah sakit ini juga sangat mudah didapat dengan kendaraan umum. Meskipun letaknya yang berada di tepi jalan raya, rumah sakit ini tetap mampu memberikan suasana nyaman kepada pasien, baik yang sedang menjalani pemeriksaan maupun yang sedang dalam proses perawatan. Alasan lokasi yang sangat strategis ini juga merupakan salah satu pendorong bagi masyarakat kota Medan dalam memilih jasa Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan.

4.3.1.4 Promosi (Promotion)

(25)

1. Melalui media cetak, yaitu surat kabar harian Analisa dan majalah rohani GBKP (hal ini dikarenakan Ketua Yayasan Rumah Sakit Cory sekaligus pemilik Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan adalah orang yang aktif di Gereja Batak Karo Protestan)

2. Melalui media internet, yaitu Website dan Facebook Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan

3. Melalui brosur dan selebaran yang dibagikan kepada pasien yang telah menerima jasa Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan

4. Melalui spanduk yang dipasang di bagian depan sebelah kanan gedung Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan

5. Melalui PKS (Perjanjian Kerja Sama) dengan perusahaan-perusahaan swasta maupun perusahaan-perusahaan milik negara, antara lain:

1. PT. TELKOM Area Sumatera 2. PT. Jasa Marga Cab. Balmera

3. PT. ASKES (PNS) Indonesia Cab. Medan 4. PT. INHEALTH Indonesia Cab. Medan 5. PDAM. Tirtanadi Medan

6. PT. Carrefour Medan 7. PT. Tolan Tiga

(26)

10. PT. Inna Dharma Deli 11. PT. Socfindo

12.. Ass. Alianz Life Indonesia 13. Ass. Sinar Mas

14. Ass. Cynergy Care Indonesia 15. Ass. Jamkesmas

16. Ass. JPK Medan Sehat

17. Jampersal (Jaminan Persalinan) 4.3.1.5 Orang (People)

Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan memiliki kualifikasi tertentu dalam merekrut tenaga kerja, baik tenaga kerja kantor maupun tenaga kerja medis. Persyaratan bagi tenaga kerja medis antara lain :

1. Memiliki pengalaman min. 1 tahun

2. Belum berkeluarga (khusus untuk perawat dan bidan) 3. IPK min. 2,8

4. Khusus perawat : minimal lulusan D3 Keperawatan Khusus bidan : minimal lulusan D3 Kebidanan Sedangkan persyaratan bagi tenaga kerja kantor antara lain:

1. Minimal lulusan Administrasi Perkantoran 2. Menguasai komputer

(27)

Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan tidak memiliki kualifikasi yang cukup ketat untuk tenaga kerja, hal ini dikarenakan pihak rumah sakit selalu memberikan pelatihan-pelatihan rutin kepada tenaga kerja medis dan tenaga kerja kantor. Selain itu, pihak rumah sakit juga sering mengikutsertakan tenaga kerjanya dalam seminar-seminar yang berhubungan dengan rumah sakit maupun kesehatan. Hal ini dilakukan pihak rumah sakit agar tenaga kerja yang dimiliki dapat semakin berkualitas.

Dari hasil pengamatan yang dilakukan peneliti di rumah sakit, dapat diketahui bahwa tingkat perputaran tenaga kerja khususnya tenaga kerja kantor di Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan tidak terlalu tinggi, yang dapat dilihat dari banyaknya tenaga kerja kantor yang telah cukup lama bekerja di Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan. Hal ini mengindikasikan bahwa pihak rumah sakit selalu meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang dimiliki.

Adapun tahap-tahap yang harus dilalui oleh calon tenaga kerja yang ingin bekerja di Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan, antara lain:

1. Ujian Tertulis 2. Ujian Lisan 3. Wawancara

(28)

Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan juga menekankan kepada setiap tenaga kerja, baik tenaga kerja kantor maupun tenaga kerja medis untuk selalu bersikap ramah, sopan, dan berbicara dengan santun serta selalu memberikan senyum kepada setiap pelanggan, dalam hal ini pasien maupun keluarga pasien. Hal ini dilakukan sebagai salah satu upaya untuk menciptakan kepuasan pelanggan sehingga pelanggan tidak akan berpikir dua kali untuk memilih jasa yang ditawarkan oleh Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan.

Pada Tabel 4.8 berikut, dapat dilihat daftar nama dokter umum dan dokter spesialis yang masih terdaftar di Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan :

Tabel 4.8

Daftar Nama Dokter Umum dan Dokter Spesialis di Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan

No. Keterangan Nama

1 Spesialis Bedah 1. dr. Syahbuddin Harahap,Sp.B 2. dr. Gerhard Panjaitan,SpB.Onk 3. dr. Batara Simangunsong,Sp.B

4. dr. Tiur Purba,Sp.B 5. dr. Zahri A Rani,Sp.B.Urologi

6. dr. Herling P, Sp.B.Orthopedi 2 Spesialis Kebidanan dan

Penyakit Kandungan

1. dr. John Tarigan Sp.OG 2. dr. Jenius L Tobing,Sp.OG

3. dr. Herbert Sihite,Sp.OG 5. dr. Adek Hermansyah,Sp.OG 6. dr. Muslich Perangin-angin,Sp.OG

7. dr. Ruslan Pandia,Sp.OG 8. dr. M. Rusda,Sp.OG 9. dr. Syamsul A Nasution,Sp.OG

10. dr. Hotma Pasaribu. Sp.OG 11. dr. Yusuf R Surbakti,Sp.OG 12. dr. Risman F Kaban,Sp.OG 3 Spesialis Penyakit Dalam 1. dr. Jerahim Tarigan,Sp.PD

(29)

Lanjutan

Tabel 4.8

Daftar Nama Dokter Umum dan Dokter Spesialis di Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan

No. Keterangan Nama

4 Spesialis Anak 1. dr. Pertin Sianturi, Sp.A 2. dr. Jaminsen Sinaga, Sp.A 3. dr. H. Romer Daniel,Sp.A 5 Spesialis THT 1. dr. Rehulina Surbakti,Sp.THT 6 Spesialis Syaraf 1. dr. LBM. Sitorus, Sp.S 7 Spesialis Mata 1. dr. Adelina Hasibuan, Sp.M

2. dr. Elly Silalahi, Sp.M 8 Spesialis Kejiwaan 1. dr. Citra Julita Tarigan, Sp.KJ 9 Spesialis Paru 1.Prof. dr. RS. Parhusip, Sp.P

2.dr. Simion, Sp.P 10 Dokter Umum 1. dr. Andini Mandira

2. dr. Marissa Tarigan 3. dr. Eva Hutabarat 11 Spesialis Bedah Plastik 1. Mrs. Cory Sebayang

2. dr. Utama. A. Tarigan, Sp.BP 12 Spesialis Gigi 1. drg. Shirley Adriana

2. drg. Laura 3. drg. Eliwati

13 Spesialis Radiologi 1. dr. Rosmita Ginting, Sp.Rad 2. Prof. dr. Abdul Rasyid, Sp.Rad 14 Laboratorium 1. Prof. dr. Adi Koesoema Aman,

Sp.PK, Fish

Sumber : Data Primer (April, 2012), diolah.

Selain dokter umum dan dokter spesialis di atas, Rumah Sakit Umum Vina Estetica memiliki tenaga kerja berjumlah 145 orang, yaitu bagian Administrasi berjumlah 19 orang, perawat sebanyak 74 orang, bidan berjumlah 14 orang, bagian gizi dan dapur sebanyak 9 orang, bagian laundry sebanyak 4 orang, bagian

(30)

security sebanyak 4 orang, driver sebanyak 2 orang, radiografer berjumlah 2 orang,

dan petugas apotek sebanyak 6 orang. 4.3.1.6 Proses (Process)

Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan mempunyai komitmen mengutamakan pelayanan. Pelayanan yang dimaksud disini bukan hanya dalam hal pelayanan yang berwujud tetapi juga pelayanan yang tidak berwujud. Proses produksi jasa yang tidak memakan waktu lama juga merupakan salah satu unsur pelayanan yang memuaskan. Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan menerapkan kebijakan pemotongan gaji apabila ada tenaga kerja, baik itu tenaga kerja kantor maupun tenaga kerja medis, yang datang terlambat lebih dari 15 menit sesuai jam masuk kerja. Adapun besarnya pemotongan gaji tergantung kepada kebijakan pihak manajemen rumah sakit. Kebijakan seperti ini membuat para tenaga kerja datang tepat waktu sehingga kualitas pelayanan tetap terjaga. Selain tenaga kerja yang dituntut untuk tepat waktu dalam hal jam masuk dan jam pulang kerja, setiap tindakan yang dilakukan di Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan juga dilakukan tepat waktu, baik itu pemeriksaan terhadap pasien maupun pengantaran menu makanan kepada pasien. Proses penanganan terhadap pasien yang baru tiba di rumah sakit juga tergolong cepat dan tidak bertele-tele. Hal ini disebabkan karena Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan telah mengikuti standar operasional yang ditetapkan oleh Dinas Kesehatan.

(31)

Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan memiliki tampilan gedung yang menarik. Desain di setiap ruangan juga dibuat semenarik mungkin untuk menciptakan rasa nyaman kepada setiap pelanggan. Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan memiliki ruang rawat inap yang terdiri dari beberapa kelas, antara lain :

1. Kelas VIP dan Super VIP, fasilitas yang ada yaitu : a. 2 unit Tempat Tidur, untuk 1 orang pasien b. Televisi Berwarna

c. AC

d. Kamar Mandi e. Lemari Es f. Lemari Pakaian g. Sofa

h. Nakash

2. Kelas 1, fasilitas yang ada yaitu :

a. 2 unit Tempat Tidur, untuk 1 orang pasien b. Televisi Berwarna

c. AC

d. Kamar Mandi e. Lemari Pakaian f. Sofa

(32)

3. Kelas 2 A, fasilitas yang ada yaitu :

a. 2 unit Tempat Tidur, untuk 2 orang pasien b. Televisi Berwarna

c. AC

d. Kamar Mandi e. Lemari Pakaian f. Sofa

g. Nakash

4. Kelas 2 B, fasilitas yang ada yaitu :

a. 3 unit Tempat Tidur, untuk 3 orang pasien b. Televisi Berwarna

c. AC

d. Kamar Mandi e. Lemari Pakaian

5. Kelas 3, fasilitas yang ada yaitu :

a. 7 unit Tempat Tidur, untuk 7 orang pasien b. Televisi Berwarna

(33)

Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan juga memiliki ruang tunggu yang nyaman dan cukup luas sehingga membuat pelanggan dalam hal ini pasien maupun keluarga pasien merasa nyaman dan tidak merasa bosan. Rumah sakit ini memiliki kekurangan dalam hal tempat parkir. Tempat parkir yang dimiliki oleh Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan terdapat di bagian depan gedung dan di belakang gedung, belum cukup luas sehingga belum dapat menampung seluruh kendaraan yang ada. Akibatnya, sebagian badan jalan di sepanjang Jalan Iskandar Muda dipadati oleh kendaraan yang tidak mendapat tempat parkir di Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan.

Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan mengharuskan setiap tenaga kerja untuk berpenampilan bersih dan menarik, berpakaian kantor yang rapi dan sopan serta mengenakan sepatu. Setiap tenaga kerja medis, khususnya perawat, diwajibkan mengenakan pakaian perawat, cap perawat, hair-net, dan sepatu perawat. Setiap tenaga kerja perempuan, baik tenaga kerja kantor maupun tenaga kerja medis, harus menggunakan riasan wajah yang sewajarnya.

(34)

belakang rumah sakit di lantai 1 ; ruang bersalin terletak di lantai 2, berdekatan dengan ruang bayi.

4.3.2 Tingkat Penjualan Jasa

Jumlah riil pasien untuk tiap jenis rawatan di Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan dapat dilihat pada Tabel 4.9 :

Tabel 4.9

Jumlah Riil Pasien Untuk Tiap Jenis Rawatan Tahun 2007 – Tahun 2010

Tahun

Sumber : Bagian Administrasi Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan (2012).

(35)

Untuk jenis rawat jalan, pada tahun 2007 terdapat 11.916 orang pasien. Kemudian pada tahun 2008 terdapat peningkatan sebanyak 125 orang, menjadi 12.041 orang. Selanjutnya pada tahun 2009, terdapat 12.454 orang pasien rawat jalan. Itu artinya, terjadi peningkatan sebanyak 413 orang dari tahun 2008. Pada tahun 2010, terdapat pasien rawat jalan sebanyak 16.343 orang, yang berarti terjadi peningkatan sebanyak 3.889 orang.

Pada tahun 2007 terdapat 1.781 orang pasien rawat inap umum. Kemudian pada tahun 2008 terdapat 1.879 orang pasien rawat inap umum. Hal ini berarti terjadi peningkatan sebanyak 98 orang dari tahun 2007. Pada tahun 2009 terjadi penurunan sebanyak 43 orang menjadi 1.836 orang pasien rawat inap umum. Selanjutnya pada tahun 2010, jumlah pasien rawat inap umum kembali menurun sebanyak 71 orang dari tahun sebelumnya menjadi 1.765 orang.

Untuk jenis rawat inap kebidanan, pada tahun 2007 terdapat 1.131 orang pasien. Kemudian pada tahun 2008, terjadi penurunan sebanyak 24 orang, menjadi 1.107 orang pasien rawat inap kebidanan. Selanjutnya pada tahun 2009, jumlah pasien rawat inap kebidanan mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya sebanyak 208 orang menjadi 1.315 orang. Pada tahun 2010, kembali terjadi penurunan dalam jumlah pasien rawat inap kebidanan sebanyak 93 orang menjadi 1.222 orang.

(36)

jumlah pasien JAMKESMAS/Medan Sehat mampu mencapai angka 647 orang. Kemudian pada tahun 2010, terjadi penurunan jumlah pasien JAMKESMAS/Medan Sehat sebanyak 420 orang, menjadi 227 orang.

Secara umum, Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan mengalami peningkatan dalam hal penjualan jasa. Hal ini dapat dilihat dari semakin meningkatnya jumlah riil pasien secara keseluruhan di Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan selama tahun 2007 – tahun 2010. Adapun yang menjadi penyebab terjadinya peningkatan jumlah pasien di rumah sakit ini antara lain : lokasi Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan yang sangat strategis sehingga dapat dijangkau oleh masyarakat kota Medan, harga yang ditawarkan oleh Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan yang sangat terjangkau oleh masyarakat kota Medan dan sangat bersaing dengan rumah sakit-rumah sakit sejenis lainnya, serta kualitas pelayanan yang diberikan oleh Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan yang dapat memuaskan pelanggan, dalam hal ini pasien yang menerima pelayanan kesehatan. 4.4 Interpretasi

Setelah hasil analisis dan pembahasan dipaparkan oleh peneliti, maka tugas selanjutnya adalah menginterpretasikan hasil analisis dan pembahasan yang telah dijelaskan. Interpretasi ini dianggap penting karena peneliti sebagai human

instrument berfungsi menetapkan fokus penelitian, memilih informan sebagai sumber

(37)

Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan sebagai salah satu perusahaan yang bergerak di bidang jasa kesehatan, sangat dipengaruhi oleh bauran pemasaran 7P yang terdiri dari produk, harga, tempat, promosi, orang, proses, dan bukti fisik. Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan dalam operasionalnya tidak terlepas dari ke tujuh unsur bauran pemasaran jasa tersebut. Bauran pemasaran 7P yang diterapkan oleh Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan akan menentukan tingkat penjualan jasa pada rumah sakit ini.

Dari penelitian yang dilakukan di Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan dapat dilihat bahwa jawaban yang diberikan responden atas tiap pertanyaan yang diajukan oleh peneliti adalah hampir sama. Penelitian secara observatif menemukan bahwa faktor price, place, promotion, physical evidence, dan people berpengaruh terhadap tingkat penjualan jasa pada Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan.

(38)

Umum Vina Estetica Medan. Lokasi rumah sakit yang tergolong sangat strategis memudahkan pelanggan untuk menjangkau Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan. Variabel promosi (promotion) juga berpengaruh terhadap tingkat penjualan jasa pada Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan. Hal ini disebabkan karena upaya promosi yang dilakukan oleh pihak rumah sakit tidak hanya bersifat ekternal melainkan bersifat internal juga. Artinya, pihak rumah sakit selalu berusaha memberikan pelayanan yang maksimal kepada setiap pasien untuk dapat menciptakan kepuasan tersendiri bagi para pasien, sehingga dengan sendirinya para pasien yang merasa puas akan mempromosikan Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan kepada orang-orang terdekat yang dikenalnya. Selain itu, para tenaga kerja yang ada di Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan, baik itu tenaga medis maupun tenaga kerja kantor, tentunya akan merekomendasikan Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan kepada keluarga,teman dekat, dan kerabat yang mereka kenal. Hal tersebut merupakan upaya promosi yang bersifat internal. Variabel bukti fisik (physical

evidence) juga membawa pengaruh yang cukup besar bagi tingkat penjualan jasa

(39)

bidangnya masing-masing. Rumah sakit ini juga mempekerjakan tenaga medis seperti perawat maupun bidan yang benar-benar memiliki kemampuan yang tinggi. Sedangkan untuk tenaga kerja kantor, pihak rumah sakit juga memiliki karyawan yang memiliki integritas serta loyalitas yang tinggi terhadap rumah sakit. Kelima variabel ini merupakan faktor pendorong utama bagi sebagian besar pelanggan untuk memilih jasa Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan.

Adapun variabel product memberikan pengaruh yang tidak terlalu berarti bagi tingkat penjualan jasa pada Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan. Hal ini dikarenakan Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan menawarkan pelayanan kesehatan yang tidak jauh berbeda dengan rumah sakit-rumah sakit lainnya di kota Medan sehingga variabel product ini bukan menjadi alasan utama bagi masyarakat kota Medan dalam memilih jasa Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan. Variabel

process memiliki pengaruh yang tidak terlalu besar terhadap tingkat penjualan jasa

(40)

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan

Penelitian mengenai pengaruh bauran pemasaran 7P terhadap tingkat penjualan jasa pada Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan ini menghasilkan kesimpulan sebagai berikut :

1. Variabel price, place, promotion, physical evidence, dan people berpengaruh cukup besar terhadap tingkat penjualan jasa pada Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan.

2. Variabel product memberikan pengaruh yang tidak terlalu berarti terhadap tingkat penjualan jasa pada Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan.

3. Variabel process memiliki pengaruh yang tidak terlalu besar terhadap tingkat penjualan jasa pada Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan.

5.2 Saran

Berdasarkan hasil penelitian ini, maka peneliti memberikan saran sebagai berikut :

(41)

kenyamanan ruangan. Selain itu, disarankan juga kepada pihak rumah sakit untuk semakin meningkatkan promosi kepada masyarakat-masyarakat kota Medan agar semakin banyak masyarakat yang memilih untuk menggunakan jasa Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan dan tetap mempertahankan bahkan meningkatkan strategi harga yang digunakan. Selanjutnya, peneliti juga menyarankan agar pihak Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan menyediakan tempat parkir yang lebih memadai, agar kenyamanan lalu lintas di sepanjang Jalan Iskandar Muda Medan tidak terganggu.

2. Disarankan bagi pihak Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan agar dapat semakin mengembangkan jasa yang ditawarkan, misalnya dengan menyediakan fasilitas pelayanan kebugaran seperti fitness center dan treadmill, agar semakin banyak masyarakat kota Medan yang memilih jasa Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan. Selain itu, pihak Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan juga dapat membuka jasa penyediaan makanan sehat, seperti makanan dari bahan organik yang bebas dari bahan pengawet kepada para pasien yang memerlukan serta menambahkan fasilitas senam untuk para ibu hamil. Hal ini diperlukan agar Rumah Sakit Umum Vina Estetica Medan dapat tetap bertahan dalam pasar jasa kesehatan di Kota Medan.

(42)

Gambar

Tabel 3.1 Daftar Nama-Nama Bagian Administrasi
Tabel 4.1 Karakteristik Responden Berdasarkan Usia
Tabel 4.2 Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin
Tabel 4.3 Karakteristik Responden Berdasarkan Pendidikan Terakhir
+7

Referensi

Dokumen terkait

PENGARUH BAURAN PEMASARAN TERHADAP PEMANFAATAN RUANG RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT ISLAM..

tingkat kepuasan pasien rawat inap terhadap layanan asuhan keperawatan di Rumah. Sakit Umum Bunda

Data persepsi pasien pada bauran pemasaran di rumah sakit tersebut menunjukkan tempat tidur yang disediakan serta pilihan utama pasien terhadap pelayanan di rumah rumah

Distribusi proporsi keluhan utama penderita kanker serviks berdasarkan stadium klinik di Rumah Sakit Vina Estetica Medan tahun 2015 dapat dilihat pada gambar berikut ini

Pasien Kanker Payudara di Rumah Sakit Umum Pirngadi Kota Medan

Perluasan bangunan rumah sakit didalam lokasi rumah sakit yang telah mempunyai ijin menyelenggarakan dan tidak berkait dengan peningkatan kelas rumah sakit, tidak memerlukan

Hasil analisis data penelitian membuktikan tarif, proses, personel dan bukti fisik secara simultan berpengaruh signifikan fisik terhadap loyalitas pasien Rumah

07/2018 pasien rawat inap hanya sampai 3 hari, jarak rumah sakit dengan tempat tinggal pasien jauh, lokasi rumah sakit yang dekat dengan pabrik kelapa sawit sehingga pasien mengeluh