Analisis Kinerja Routing Dinamis Pada Topologi Ring Degan Teknik Rip (Routing Information Protocol) Dalam Jaringan Lan (Local Area Network) Menggunakan Cisco Packet Tracer Chapter III V
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
menggunakan routing statis topologi mesh maka dapat dibandingan dengan hasil data pada perancangan Tugas Akhir ini yaitu menggunakan routing dinamis topologi mesh ini
Hasil penelitian menunjukkan bahwa routing protocol DSR lebih baik berdasarkan parameter jaringan throughput, delay, jitter, packet delivery ratio, packet loss, dan
( Routing Information Protocol ) EIGRP memiliki kinerja yang lebih baik, untuk. delay EIGRP mengalami penurunan sebesar 58,13%, untuk parameter
Pada Tugas Akhir ini dilakukan penelitian untuk menganalisis perbandingan antara kinerja jaringan, yaitu throughput, delay dan packet loss dari backbone USUNETA yang
Nilai rerata delay pada traffic sibuk bisa lebih tinggi karena jalur yang dilewati dari pengamatan simulasi lebih jauh, dan pada traffic sibuk hanya mengamati
Sebelumnya dilakukan pengujian pengiriman paket data dengan menggunakan tools PDU yang berada di sebelah kanan pada simulator Cisco Packet Tracer tanpa gangguan
Dengan demikian diketahui bahwa kinerja routing protocol EIGRP lebih baik 61,918% untuk nilai delay , 69,772% untuk nilai throughput dan 100% untuk nilai packet loss
Berdasarkan penjelasan diatas maka tujuan dari simulasi implementasi Generic Routing Encapsulation menggunakan CISCO Packet Tracer adalah dua jaringan dapat