• Tidak ada hasil yang ditemukan

Efek Negatif Tranfusi Darah Berulang Terhadap Pasien Talasemia pada Anak – Anak di RSUP H. Adam Malik

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Efek Negatif Tranfusi Darah Berulang Terhadap Pasien Talasemia pada Anak – Anak di RSUP H. Adam Malik"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

LAMPIRAN

Karakteristik sampel

Statistics

umur jeniskelamin jumlahtranfusi waktutranfusi

N

Valid 44 44 42 42

Missing 0 0 2 2

Umur

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid

0-5 th 5 11.1 11.1 11.1

6-12 th 24 53.3 53.3 64.4

13-18 th 16 35.6 35.6 100.0

Total 45 100.0 100.0

Jeniskelamin

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid

laki-laki 32 72.7 72.7 72.7

perempuan 12 27.3 27.3 100.0

Total 44 100.0 100.0

Jumlahtranfusi

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid

< 30 kantung 22 50.0 52.4 52.4

> 30 kantung 20 45.5 47.6 100.0

Total 42 95.5 100.0

Missing System 2 4.5

Total 44 100.0

Waktutranfusi

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid

< 1 tahun 8 18.2 19.0 19.0

> 1 tahun 34 77.3 81.0 100.0

(2)

Frekuensi pasien talasemia yang mengalami efek negatif

Kadar ferritin

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid

< 2000 19 42.2 45.2 45.2

> 2000 23 51.1 54.8 100.0

Total 42 93.3 100.0

Missing System 3 6.7

Total 45 100.0

Infeksi

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid

2 4.4 4.4 4.4

tidak ada 36 80.0 80.0 84.4

ada 7 15.6 15.6 100.0

Total 45 100.0 100.0

Reaksi alergi

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid

1 2.2 2.2 2.2

tidak ada 40 88.9 88.9 91.1

ada 4 8.9 8.9 100.0

Total 45 100.0 100.0

Gangguan pertumbuhan

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid

2 4.4 4.4 4.4

tidak ada 7 15.6 15.6 20.0

ada 36 80.0 80.0 100.0

(3)

Frekuensi Efek Negatif Berdasarkan Jumlah tranfusi

Jumlahtranfusi * kadarferritin Crosstabulation

Count

Kadarferritin Total

< 2000 > 2000

Jumlahtranfusi

< 30 kantung 15 7 22

> 30 kantung 4 16 20

Total 19 23 42

Jumlahtranfusi * infeksi Crosstabulation

Count

Infeksi Total

tidak ada Ada

Jumlahtranfusi

< 30 kantung 19 3 22

> 30 kantung 16 4 20

Total 35 7 42

Jumlahtranfusi * reaksialergi Crosstabulation

Count

reaksialergi Total

tidak ada ada

Jumlahtranfusi

< 30 kantung 21 1 22

> 30 kantung 17 3 20

Total 38 4 42

Jumlahtranfusi * gangguanpert Crosstabulation

Count

gangguanpert Total

tidak ada ada

Jumlahtranfusi

< 30 kantung 2 20 22

> 30 kantung 4 16 20

(4)

Frekuensi Efek Negatif Berdasarkan Waktu Tranfusi

waktutranfusi * kadarferritin Crosstabulation

Count

kadarferritin Total

< 2000 > 2000

waktutranfusi

< 1 tahun 8 0 8

> 1 tahun 11 23 34

Total 19 23 42

waktutranfusi * infeksi Crosstabulation

Count

infeksi Total

tidak ada ada

waktutranfusi

< 1 tahun 7 1 8

> 1 tahun 28 6 34

Total 35 7 42

waktutranfusi * reaksialergi Crosstabulation

Count

reaksialergi Total

tidak ada ada

waktutranfusi

< 1 tahun 8 0 8

> 1 tahun 30 4 34

Total 38 4 42

waktutranfusi * gangguanpert Crosstabulation

Count

gangguanpert Total

tidak ada ada

waktutranfusi

< 1 tahun 1 7 8

> 1 tahun 5 29 34

(5)
(6)
(7)

Referensi

Dokumen terkait

Dari data yang diperoleh dari 89 sampel yang dianalisa, penderita stroke lebih tinggi ditemukan profil usia 60-74 tahun sebanyak 37 orang (41,6%), stroke iskemik lebih

Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis kejang demam yang dialami subyek penelitian sebagian besar bersifat kompleks (60%) dengan durasi kejang yang

Tindakan keluarga pasien terhadap donor darah dibagi menjadi dua kelompok yaitu dari 100 responden hanya 35 orang yang pernah mendonorkan darah dan 75 orang tidak pernah

Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis kejang demam yang dialami subyek penelitian sebagian besar bersifat kompleks (60%) dengan durasi kejang yang

Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis kejang demam yang dialami subyek penelitian sebagian besar bersifat kompleks (60%) dengan durasi kejang yang

Menurut penelitain Asri Budiningsih tahun 2010 terhadap pendonor darah sukarela rutin di Kota Medan, menunjukkan sebagian besar responden mempunyai pengetahuan yang sedang

“ Hubungan Tekanan Darah dengan Tingkat Keparahan pada Pasien Stroke.. Akut di

Dari data yang diperoleh dari 89 sampel yang dianalisa, penderita stroke lebih tinggi ditemukan profil usia 60-74 tahun sebanyak 37 orang (41,6%), stroke iskemik lebih