• Tidak ada hasil yang ditemukan

RENCANA KERJA (RENJA) PERUBAHAN TAHUN 2017

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "RENCANA KERJA (RENJA) PERUBAHAN TAHUN 2017"

Copied!
59
0
0

Teks penuh

(1)

RENCANA KERJA (RENJA)

PERUBAHAN TAHUN 2017

(2)

PEMERINTAH KABUPATEN JOMBANG

KATA PENGANTAR

Rencana Kerja (Renja) Perubahan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Jombang Tahun 2017 merupakan pengaplikasian Undang-Undang nomor 25 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah serta Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah, bahwa setiap instansi pemerintah harus memiliki rencana kerja setiap 1 (satu) tahun .

Perlu diketahui bahwa penyusunan Rencana Kerja ini sudah disesuaikan dengan keadaan yang sebenarnya pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah dengan mendasarkan pada analisis berkaitan dengan kekuatan, kelemahan, peluang dan tantangan untuk 1 (satu) tahun ke depan.

Pada kesempatan ini kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dalam penyusunan Rencana Kerja ini, dan kami menyadari bahwa dalam Rencana Kerja (Renja) Perubahan Tahun 2017 Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah ini masih terdapat berbagai kekurangan yang memerlukan masukan sebagai upaya perbaikan.

Harapan kami, Rencana Kerja (Renja) Perubahan tahun 2017 ini dapat dipergunakan sebagai pedoman pelaksanaan program kegiatan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Jombang tahun anggaran 2017, sehingga pelaksanaan program kegiatan dapat terlaksana dengan baik sesuai rencana.

Jombang, 21 Agustus 2017

KEPALA BADAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH KABUPATEN JOMBANG

Drs. EKA SUPRASETYO A. P., MM

Pembina Utama Muda NIP. 19620825 198611 1 001

(3)

PEMERINTAH KABUPATEN JOMBANG

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR i

DAFTAR ISI ii

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang I-1 1.2 Landasan Hukum I-4 1.3 Maksud dan Tujuan I-6 1.4 Sistematika Rencana Kerja I-7

BAB II EVALUASI PELAKSANAAN RENJA TAHUN LALU

2.1 Evaluasi Pelaksanaan Renja OPD Sampai Dengan Triwulan II Tahun 2017 dan Capaian Renstra SKPD II-1 2.2 Analisis Kinerja Pelayanan OPD II-15 2.3 Isu – isu penting penyelenggaraan tugas dan fungsi OPD II-19 2.4. Penelaahan usulan program dan kegiatan masyarakat II-20

BAB III TUJUAN, SASARAN, PROGRAM DAN KEGIATAN

3.1 Telaahan terhadap kebijakan nasional III-1

3.2 Tujuan dan Sasaran III-3

3.3 Perubahan Program dan Kegiatan III-6

(4)

LAMPIRAN PERATURAN

KEPALA BPKAD KABUPATEN JOMBANG TANGGAL : Agustus 2017 NOMOR : 188/ /415.44/2017

BAB I PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG

Rencana Pembangunan Tahunan Organisasi Perangkat Daerah, yang selanjutnya disebut Rencana Kerja Organisasi Perangkat Daerah (Renja-OPD), adalah dokumen perencanaan Organisasi Perangkat Daerah untuk periode 1 (satu) tahun. Sebagai dokumen rencana tahunan Organisasi Perangkat Daerah, Renja BPKAD mempunyai arti yang strategis dalam mendukung penyelenggaraan program pembangunan tahunan pemerintahan daerah mengingat beberapa hal sebagai berikut :

1. Renja OPD merupakan dokumen yang secara substansial penerjemahan dari visi, misi dan program Organisasi Perangkat Daerah yang ditetapkan dalam Rencana Strategis (Renstra) Instansi sesuai arahan operasional dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).

2. Renja merupakan acuan OPD untuk memasukan program kegiatan kedalam KUA dan PPAS dan perencanaan program kegiatan yang akan dilaksanakan dalam Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) tahun 2017.

3. Renja OPD merupakan salah satu instrumen untuk evaluasi pelaksanaan program/kegiatan Instansi untuk mengetahui sejauh mana capaian kinerja yang tercantum dalam Rencana Kinerja Tahunan sebagai wujud dari kinerja Organisasi Perangkat Daerah pada tahun 2017 ini merupakan tahun terakhir pencapaian tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan dalam Perencanaan Strategis (Renstra).

Mengingat arti strategis dokumen Renja OPD dalam mendukung penyelenggaraan program pembangunan tahunan pemerintah daerah, maka sejak awal tahapan penyusunan hingga penetapan dokumen Renja OPD harus mengikuti tata cara dan alur penyusunannya sebagaimana tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah antara lain :

1. Disusun berdasarkan evaluasi pelaksanaan Renja tahun sebelumnya dan mengacu RKPD tahun berkenaan.

2. Program dalam Renja harus sesuai dengan program prioritas sebagaimana tercantum dalam Misi RPJMD pada tahun berkenaan.

(5)

PEMERINTAH KABUPATEN JOMBANG

3. Program dan kegiatan dalam Renja OPD harus selaras dengan program dan kegiatan yang disepakati oleh seluruh pemangku kepentingan dalam forum Musrenbang.

4. Program dan kegiatan dalam Renja dilengkapi dengan indikator kinerja hasil (outcome), indikator kinerja keluaran (output) dan dilengkapi dengan pendanaan yang menunjukkan prakiraan maju.

Adapun Bagan Alir Tahapan Penyusunan Rencana kerja Organisasi Perangkat Daerah adalah sebagaimana tercantum dalam gambar dibawah.ini :

(6)

PEMERINTAH KABUPATEN JOMBANG

Gambar 1.

Bagan Alir Tahapan Penyusunan Renja

Sinkronisasi Kebijakan Nasional dan Provinsi Pembahasan Renja SKPD pada Forum SKPD Kabupaten/Kota Musrenbang kecamatan Musrenbang Desa Pengesahan Renja-SKPD oleh KDH Rancangan Renja SKPD · Pendahuluan,

· evaluasi pelaksanaan Renja SKPD tahun lalu dan pencapaian renstra SKPD

· Tujuan, sasaran dan program kegiatan,

· Indikator Kinerja dan kelompok sasaran yg menggambarkan pencapaian renstra SKPD

Rancangan Renja-SKPD Nota Dinas Pengantar Kepala SKPD

perihal penyampaian Rancangan Renja-SKPD kepada Bappeda

Penyesuaian Rancangan

Renja-SKPD Penetapan Renj-SKPD oleh Kepala

SKPD

Renja SKPD

· Pendahuluan,

· evaluasi pelaksanaan Renja SKPD tahun lalu dan pencapaian renstra SKPD

· Tujuan, sasaran dan program kegiatan,

· Indikator Kinerja dan kelompok sasaran yg menggambarkan pencapaian renstra SKPD

· dana indikatif beserta sumbernya serta prakiraan maju berdasarkan pagu indikatif

· sumber dana yang dibutuhkan untuk menjalankan program dan kegiatan

· penutup Penyesuaian Rancangan Renja-SKPD Rancangan Renja SKPD · Pendahuluan, · evaluasi pelaksanaan Renja SKPD tahun lalu dan pencapaian renstra SKPD

· Tujuan, sasaran dan program kegiatan,

· Indikator Kinerja dan kelompok sasaran yg menggambarkan pencapaian renstra SKPD

· dana indikatif beserta sumbernya serta prakiraan maju berdasarkan pagu indikatif

· sumber dana yang dibutuhkan untuk menjalankan program dan kegiatan

· penutup

Berita Acara Hasil Kesepakatan Forum

SKPD

Berita Acara Hasil Kesepakatan Musrenbang Kecamatan

Berita Acara Hasil Kesepakatan Musrenbang Desa Perumusan kegiatan prioritas Penelaahan usulan kegiatan masyarakat Penelaahan Rancangan Awal RKPD Rancangan Awal RKPD Surat Edaran KDH

(perihal penyampaian rancangan awal RKPD sebagai bahan penyusunan rancangan renja-SKPD)

· agenda penyusunan RKPD,

· pelaksanaan forum SKPD,

· musrenbang RKPD,

· batas waktu penyampaian rancangan renja-SKPD kepada Bappeda Pengolahan data dan informasi penentuan isu-Isu penting penyelengga-raan tugas dan

fungsi SKPD Analisis Gambaran pelayanan SKPD Mereview hasil evaluasi renja SKPD tahun lalu berdasarlan Renstra-SKPD Perumusan Tujuan dan sasaran Penyempurnaan Rancangan Renja Pembahasan Renja SKPD pada Forum SKPD Provinsi

PENYUSUNAN RANCANGAN RENJA SKPD PENETAPAN RENJA SKPD

Penyusunan Rancangan RKPD Pelaksanaan Musrenbang RKPD Perumusan Rancangan Akhir RKPD PerKDH RKPD Kab./Kota PENYUSUNAN RKPD

Berita Acara Hasil Kesepakatan Musrenbang Kabupaten/Kota Verifikasi Rancangan Renja SKPD sesuai T id a k s e s u a i

KUA & PPAS YANG DISEPAKATI KDH

DAN DPRD Penyusunan KUA dan PPAS

Persiapan Penyusunan Renja-SKPD

(7)

PEMERINTAH KABUPATEN JOMBANG PEMERINTAH KABUPATEN JOMBANG PEMERINTAH KABUPATEN JOMBANG

Sejalan dengan Tema Pembangunan Kabupaten Jombang yakni Pemantapan Kualitas Sumber Daya Manusia dan Daya Saing Daerah dan Visi Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Jombang ”TERWUJUDNYA PENGELOLAAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH YANG BAIK DAN BERSIHdapat mendukung terlaksananya Sasaran dan Kebijakan Strategis Tahun 2017 yang menjadi tugas dan tanggungjawab Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Jombang yakni Meningkatkan Kualitas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah agar tetap mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK RI.

Untuk dapat mewujudkan Visi dalam melaksanakan Sasaran dan Kebijakan Strategis tersebut, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Jombang menyusun Rencana Kerja Tahun 2017. Penyusunan Renja OPD Tahun 2017 merupakan penjabaran tahun ke-5 dari RPJMD 2014 – 2018. Renja OPD yang telah tercantum dalam KUA dan PPAS digunakan sebagai dasar dalam penyusunan Rancangan Kerja dan Anggaran OPD.

1.2 LANDASAN HUKUM

Sesuai dengan kondisi dan situasi sebagai bagian dari Kelembagaan Pemerintahan di Daerah maka keberadaan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Jombang secara Organisatoris di Pemerintahan Kabupaten Jombang, dalam penyusunan Rencana Kerja ini, yang menjadi landasan hukumnya adalah sebagai berikut :

1. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4355);

2. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 194, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4421); 3. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah

sebagaimana telah diubah untuk kedua kalinya dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4844); 4. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan

Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara

(8)

PEMERINTAH KABUPATEN JOMBANG

5. Undang – Undang Nomor 17 tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional;

6. Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2005 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan; (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 49, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4503);

7. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 140, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4578);

8. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan antara Pemerintah, Pemerintah Daerah Propinsi, dan Pemerintah Daerah Kab./Kota (Lembaran Negara RI Tahun 2007 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara RI Nomor 4737);

9. Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Uang Negara/Daerah (Lembaran Negara RI Tahun 2007 Nomor 83, Tambahan Lembaran Negara RI Nomor 4738);

10. Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 89, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4741);

11. Peraturan Pemerintah Nomor 8 tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian Dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah;

12. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59 Tahun 2007;

13. Peraturan Daerah Kabupaten Jombang Nomor 15 Tahun 2006 tentang Pokok-Pokok Pengelolaan Keuangan Daerah ;

14. Peraturan Daerah Kabupaten Jombang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Jombang;

15. Peraturan Daerah Kabupaten Jombang Nomor 08 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Jomba ng;

16. Peraturan Bupati Jombang Nomor 51 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas Pokok dan Fungsi serta Tata Kerja Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Jombang;

17. Peraturan Bupati Jombang no 13 Tahun 2016 tentang RKPD Kabupaten Jombang Tahun 2017;

(9)

PEMERINTAH KABUPATEN JOMBANG

18. Keputusan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Jombang Nomor 188 / 222 / 415.44 / 2017 tentang Review Rencana Strategis Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Jombang Tahun 2013 – 2018

1.3 Maksud Dan Tujuan 1.3.1 Maksud

Maksud dari penyusunan Rencana Kerja Perubahan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Jombang Tahun 2017 yang dimaksudkan untuk :

1. Menjadi kerangka dasar bagi Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah guna meningkatkan kualitas perecanaan pembangunan;

2. Mempermudah pelaksanaan koordinasi serta pengendalian kegiatan yang mencakup monitoring, analisis, evaluasi kegiatan yang dilaksanakan dengan instansi terkait baik secara internal maupun secara eksternal;

3. Memberikan informasi kepada pejabat terkait tentang rencana kinerja tahunan sehingga mempermudah dalam menentukan program kegiatan yang akan dilaksanakan setiap tahunnya;

4. Memberikan arah dan pedoman bagi seluruh aparatur terutama aparatur Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah dalam menentukan prioritas-prioritas program di bidang pembangunan yang akan dilaksanakan, sehingga tujuan program dan sasaran kegiatan bisa tercapai tepat waktu.

1.3.2 Tujuan

Penyusunan Rencana Kerja ini adalah sebagai pedoman pelaksanaan program kerja Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Jombang Tahun 2017 yang bertujuan untuk :

1. Memberikan pelayanan di bidang Administrasi Keuangan Daerah yang lebih berkualitas;

2. Memberikan arah dan pedoman bagi seluruh aparatur Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah dalam menyusun pengelolaan keuangan daerah yang lebih efektif, efisien, transparan dan akuntable;

3. Memberikan arah dan pedoman bagi aparatur Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah dalam melaksanakan tugasnya untuk menentukan prioritas-prioritas utama dalam pelaksanaan program kegiatan sehingga tujuan program dan sasaran kegiatan yang telah ditetapkan setiap tahunnya dapat tercapai

(10)

PEMERINTAH KABUPATEN JOMBANG

4. Tersedianya informasi tentang pengelolaan keuangan daerah yang cepat dan akurat;

5. Tersedianya piranti pendukung pengelolaan keuangan daerah yang memadai.

1.4 Sistematika Penulisan BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang 1.2 Landasan Hukum 1.3 Maksud dan Tujuan 1.4 Sistematika Penulisan

BAB II EVALUASI PELAKSANAAN RENJA TAHUN LALU

2.1 Evaluasi Pelaksanaan Renja OPD Sampai Dengan Triwulan II Tahun 2017 dan Capaian Renstra OPD

2.2 Analisis Kinerja Pelayanan OPD

2.3 Isu – isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi OPD

2.4 Penelaahan Perubahan Usulan Program dan Kegiatan Masyarakat

BAB III PERUBAHAN TUJUAN, SASARAN, PROGRAM DAN KEGIATAN

3.1 Telaahan terhadap Kebijakan Nasional dan Provinsi 3.2 Perubahan Tujuan dan Sasaran Renja Perangkat Daerah 3.3 Perubahan Program dan Kegiatan

(11)

PEMERINTAH KABUPATEN JOMBANG

BAB II

EVALUASI PELAKSANAAN RENJA OPD TAHUN LALU

2.1 Evaluasi Pelaksanaan Renja OPD Sampai Dengan Triwulan II Tahun 2017 dan Capaian Renstra OPD

Evaluasi Hasil Pelaksanaan Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (OPD) dan Pencapaian Perencanaan Strategis (Renstra) Satuan Kerja Perangkat Daerah Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah s/d Tahun 2017 (triwulan II)* adalah sebagaimana tersebut dalam tabel dibawah.

(12)

PEMERINTAH KABUPATEN JOMBANG

TABEL 1

REKAPITULASI EVALUASI HASIL PELAKSANAAN RENJA BPKAD SAMPAI DENGAN TRIWULAN II TAHUN 2017 DAN PENCAPAIAN RENSTRA BPKAD TAHUN 2014 S/D TAHUN 2018 KABUPATEN JOMBANG

No. Program/Kegiatan Indikator Kinerja Program (outcome/Kegiatan (output) Target Renstra OPD pada Tahun

2018 (Akhir Periode Renstra)

Realisasi Capaian Kinerja Renstra OPD s/d Renja OPD

Tahun Lalu (2016)

Target Kinerja dan Anggaran Renja OPD Tahun Berjalan

(2017)

Realisasi Capaian Kinerja Renja s/d Triwulan II Tahun

2017

Rencana Capaian Kinerja dan Anggaran Renstra OPD s/d Tahun

2017

Tingkat Capaian Kinerja dan Realisasi

Anggaran Renstra OPD Tahun 2017 (%) 1 3 4 5 6 7 8 = 6 + 7 9 = 8/5 x 100% K Rp. K Rp. K Rp. K Rp. K Rp. K Rp. 1. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran Prosentase pelaksanaan administrasi perkantoran 100% 1.8 63 .6 54 .6 95, - Penyediaan jasa administrasi teknis perkantoran Jumlah jasa adminitrasi perkantoran yang terbayar 6 orang 45 .6 00 .0 00 ,- 6 orang 46 .8 00 .0 00 ,- 1 orang 14 .4 00 .0 00 ,- 1 orang 7. 20 0. 00 0, - 7 orang 61 .2 00 .0 00 ,- 116,67% 134,21% Penyediaan pelayanan administrasi teknis perkantoran Jumlah pemenuhan pelayanan administrasi perkantoran 12 bulan 1.818 .0 5 4 .6 9 5 ,- 12 bulan 2. 09 9. 22 4. 97 9, - 12 bulan 78 7. 74 0. 00 0, - 6 bulan 41 6. 70 8. 19 4, - 24 bulan 2. 88 6. 96 4. 97 9, - 200% 158,79%

(13)

PEMERINTAH KABUPATEN JOMBANG

No. Program/Kegiatan Indikator Kinerja Program (outcome/Kegiatan (output) Target Renstra OPD pada Tahun

2018 (Akhir Periode Renstra)

Realisasi Capaian Kinerja Renstra OPD s/d Renja OPD

Tahun Lalu (2016)

Target Kinerja dan Anggaran Renja OPD Tahun Berjalan

(2017)

Realisasi Capaian Kinerja Renja s/d Triwulan II Tahun

2017

Rencana Capaian Kinerja dan Anggaran Renstra OPD s/d Tahun

2017

Tingkat Capaian Kinerja dan Realisasi

Anggaran Renstra OPD Tahun 2017 (%) 1 3 4 5 6 7 8 = 6 + 7 9 = 8/5 x 100% K Rp. K Rp. K Rp. K Rp. K Rp. K Rp. Program peningkatan sarana dan prasarana aparatur Prosentase pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana aparatur 100 % 41 6 .3 3 0. 0 00 ,-

Pengadaan sarana dan prasarana gedung kantor

Jumlah pengadaan sarana dan prasarana kantor 12 bulan 10 2. 00 0. 00 0, - 12 bulan 11 .6 79 .5 00 ,-

2 unit alat detector uang palsu, 1 unit

proyektor, 1 unit papan nama badan,

5 unit AC 10 3. 85 8. 70 7, - 0 0, - 24 bulan 11 5. 53 8. 20 7, - 200% 113,27% Pemeliharaan rutin/berkala/sedang/berat gedung kantor/bangunan pendukungnya Jumlah pemeliharaan gedung kantor/bangunan pendukungnya 12 bulan 16 2. 64 5. 00 0, - 12 bulan 19 .8 88 .0 00 ,- 1 kali pemeliharaan/rehab gedung 15 0. 00 0. 00 0, - 1 kali pemeliharaan/rehab gedung 14 9. 84 4. 77 4, - 24 bulan 16 9. 88 8. 00 0, - 200% 104,45% Pemeliharaan rutin/berkala/sedang/berat sarana dan prasarana gedung kantor

Jumlah sarana dan prasarana kantor yang terpelihara 12 bulan 48 .9 85 .0 00 ,- 12 bulan 27 .7 69 .5 00 ,- 25 sarpras kantor 50 .0 00 .0 00 ,- 25 sarpras kantor 14 .7 59 .5 00 ,- 24 bulan 77 .7 69 .5 00 ,- 200% 158,76% Pemeliharaan rutin/berkala/sedang/berat kendaraan dinas/kendaraan operasional Jumlah kendaraan dinas/operasional yang terpelihara 12 bulan Roda 4 : 6 Unit Roda 2 : 10 2. 70 0. 00 0, - 12 bulan Roda 4 : 6 Unit Roda 2 : 69 .8 45 .0 00 ,- Roda 4 : 3 Unit Roda 2 : 24 Unit 50 .0 00 .0 00 ,- Roda 4 : 3 Unit Roda 2 : 24 Unit 31 .5 58 .5 00 ,- 24 bulan Roda 4 : 9 Unit Roda 2 : 67 Unit 11 9. 84 5. 00 0, - 200% 116,69%

(14)

PEMERINTAH KABUPATEN JOMBANG

No. Program/Kegiatan Indikator Kinerja Program (outcome/Kegiatan (output) Target Renstra OPD pada Tahun

2018 (Akhir Periode Renstra)

Realisasi Capaian Kinerja Renstra OPD s/d Renja OPD

Tahun Lalu (2016)

Target Kinerja dan Anggaran Renja OPD Tahun Berjalan

(2017)

Realisasi Capaian Kinerja Renja s/d Triwulan II Tahun

2017

Rencana Capaian Kinerja dan Anggaran Renstra OPD s/d Tahun

2017

Tingkat Capaian Kinerja dan Realisasi

Anggaran Renstra OPD Tahun 2017 (%) 1 3 4 5 6 7 8 = 6 + 7 9 = 8/5 x 100% K Rp. K Rp. K Rp. K Rp. K Rp. K Rp. Program peningkatan disiplin aparatur Prosentase peningkatan disiplin aparatur 96 orang 31 .0 00 .0 0 0, -

Pengadaan pakaian dinas dan pakaian khusus lainnya

Jumlah pakaian dinas dan pakaian olah raga yang tersedia

96 orang 31 .0 00 .0 00 ,- 96 orang 53 .6 58 .0 00 ,- 70 orang 40 .2 50 .0 00 ,- 0 0, - 166 orang 93 .9 08 .0 00 ,- 172,91% 302,93% 2. Program peningkatan kapasitas sumber daya aparatur

Peningkatan kualitas dan kinerja Sumber daya Aparatur 16 2 .5 0 0. 0 0 0, - Sosialisasi peraturan perundang-undangan Terlaksananya sosialisasi peraturan perundang-undangan 10 orang 32 .5 00 .0 00 ,- 0 0, - 0 0,- 0 0, - 0 0, - 0% 0% Peningkatan kapasitas sumber daya aparatur

Meningkatnya kapasitas sumber daya aparatur 96 orang 13 0. 00 0. 00 0, - 0 0,- 0 0,- 0 0, - 0 0,- 0% 0%

(15)

PEMERINTAH KABUPATEN JOMBANG

No. Program/Kegiatan Indikator Kinerja Program (outcome/Kegiatan (output) Target Renstra OPD pada Tahun

2018 (Akhir Periode Renstra)

Realisasi Capaian Kinerja Renstra OPD s/d Renja OPD

Tahun Lalu (2016)

Target Kinerja dan Anggaran Renja OPD Tahun Berjalan

(2017)

Realisasi Capaian Kinerja Renja s/d Triwulan II Tahun

2017

Rencana Capaian Kinerja dan Anggaran Renstra OPD s/d Tahun

2017

Tingkat Capaian Kinerja dan Realisasi

Anggaran Renstra OPD Tahun 2017 (%) 1 3 4 5 6 7 8 = 6 + 7 9 = 8/5 x 100% K Rp. K Rp. K Rp. K Rp. K Rp. K Rp. Program Perencanaan Strategis dan Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan OPD

Prosentase laporan perencanaan, laporan kinerja dan laporan keuangan 22 Dokumen 74 .0 00 .0 0 0, - Penyusunan rencana strategis OPD Jumlah dokumen Renstra OPD Tepat Waktu Masing2 22 Dokumen 15 .0 00 .0 00 ,- 0 0,- 1 dokumen 35 .0 00 .0 00 ,- 0 0, - 1 dokumen 35 .0 00 .0 00 ,- 4,55% 233,33%

Penyusunan rencana kerja OPD

Jumlah dokumen rencana kerja OPD

Tepat Waktu Masing2 22 Dokumen 10 .0 00 .0 00 ,- Tepat Waktu Masing2 22 Dokumen 6. 15 3. 62 5, - 2 dokumen 10 .0 00 .0 00 ,- 2 dokumen 9. 94 3. 87 5, - 24 dokumen 16 .1 53 .6 25 ,- 109,09% 161,54% Penyusunan laporan capaian kinerja OPD

Jumlah dokumen laporan capaian kinerja dan laporan akuntabilitas kinerja (LKIP) OPD Tepat Waktu Masing2 22 Dokumen 25 .0 00 .0 00 ,- Tepat Waktu Masing2 22 Dokumen 8. 99 4. 87 5, - 5 dokumen 10 .0 00 .0 00 ,- 2 dokumen 2. 50 1. 00 0, - 32 dokumen 18 .9 94 .8 75 ,- 145,45% 75,98%%

(16)

PEMERINTAH KABUPATEN JOMBANG

No. Program/Kegiatan Indikator Kinerja Program (outcome/Kegiatan (output) Target Renstra OPD pada Tahun

2018 (Akhir Periode Renstra)

Realisasi Capaian Kinerja Renstra OPD s/d Renja OPD

Tahun Lalu (2016)

Target Kinerja dan Anggaran Renja OPD Tahun Berjalan

(2017)

Realisasi Capaian Kinerja Renja s/d Triwulan II Tahun

2017

Rencana Capaian Kinerja dan Anggaran Renstra OPD s/d Tahun

2017

Tingkat Capaian Kinerja dan Realisasi

Anggaran Renstra OPD Tahun 2017 (%) 1 3 4 5 6 7 8 = 6 + 7 9 = 8/5 x 100% K Rp. K Rp. K Rp. K Rp. K Rp. K Rp. Penyusunan laporan keuangan OPD Jumlah dokumen laporan keuangan semester dan prognosis serta laporan realisasi anggaran Tepat Waktu Masing2 22 Dokumen 24 .0 00 .0 00 ,- Tepat Waktu Masing2 22 Dokumen 6. 99 9. 62 5, - 2 dokumen 10 .0 00 .0 00 ,- 1 dokumen 2. 66 4. 62 5, - 32 dokumen 16 .9 99 .6 25 ,- 145,45% 70,83%

5. Program Peningkatan dan Pengembangan

Perencanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD)

Prosentase

dokumen APBD yang tersusun secara tepat waktu 1. 5 37 .2 90 .5 03 ,- Penyusunan Analisis Standar Belanja Jumlah dokumen analisa standar anggaran belanja yang disusun 1 dokumen 30.455 .3 00 ,- 1 dokumen 2.680. 00 0, - 1 dokumen 17 .9 55 .8 80 ,- 0 1. 40 0. 00 0, - 2 dokumen 20 .6 35 .8 80 ,- 200% 67,82% Penyusunan rancangan peraturan daerah tentang APBD

Jumlah dokumen Perda tentang APBD dan semua proses yang terkait (Nota Keuangan, Jawaban Bupati atas PU Fraksi) 145 buku Perda APBD 60 buku Raperda APBD 42 5. 80 0. 30 0, - 145 buku Perda APBD 60 buku Raperda APBD 66 4. 64 2. 50 0, - 1 dokumen Perda tentang APBD 642.81 5. 12 0, - 1 dokumen Perda tentang APBD 331.50 2. 50 0, - 290 buku Perda APBD 120 buku Raperda APBD 1. 30 7. 45 7. 62 0, - 200% 307,06%

(17)

PEMERINTAH KABUPATEN JOMBANG

No. Program/Kegiatan Indikator Kinerja Program (outcome/Kegiatan (output) Target Renstra OPD pada Tahun

2018 (Akhir Periode Renstra)

Realisasi Capaian Kinerja Renstra OPD s/d Renja OPD

Tahun Lalu (2016)

Target Kinerja dan Anggaran Renja OPD Tahun Berjalan

(2017)

Realisasi Capaian Kinerja Renja s/d Triwulan II Tahun

2017

Rencana Capaian Kinerja dan Anggaran Renstra OPD s/d Tahun

2017

Tingkat Capaian Kinerja dan Realisasi

Anggaran Renstra OPD Tahun 2017 (%) 1 3 4 5 6 7 8 = 6 + 7 9 = 8/5 x 100% K Rp. K Rp. K Rp. K Rp. K Rp. K Rp. Penyusunan rancangan peraturan KDH tentang penjabaran APBD Jumlah dokumen Perbup tentang penjabaran APBD serta semua aturan pelaksanaannya (DPA-OPD, Anggaran Kas) 145 buku Raperbup 145 penj APBD 145 Nota Keu 145 Jatif 195 .2 5 0. 30 0 ,- 145 buku Raperbup 145 penj APBD 145 Nota Keu 145 Jatif 24 9. 20 2. 30 0, - 1 dokumen Perbup tentang Penjabaran APBD 29 6. 90 5. 13 3, - 1 dokumen Perbup tentang Penjabaran APBD 17 2. 96 6. 50 0, - 290 buku Raperbup 290 penj APBD 290 Nota Keu 290 Jatif 54 6. 10 7. 43 3, - 200% 279,70% Penyusunan rancangan peraturan daerah tentang perubahan APBD

Jumlah dokumen Perda Perubahan APBD dan semua proses yang terkait (Nota Keuangan, Jawaban Bupati atas PU Fraksi) 145 buku Perda APBD 60 buku RAPBD 392 .9 0 7 .5 0 0 ,- 145 buku Perda APBD 60 buku RAPBD 66 7. 08 4. 45 0, - 1 dokumen Perda tentang Perubahan APBD 70 6. 66 0. 56 0, - 1 dokumen Perda tentang Perubahan APBD 26 4. 99 7. 19 8, - 290 buku Perda APBD 120 buku Raperda APBD 1. 37 3. 74 5. 01 0, - 200% 416,40% Penyusunan rancangan peraturan KDH tentang penjabaran perubahan APBD Jumlah dokumen Perbup tentang penjabaran P- APBD serta semua aturan pelaksanaannya (DPA-P –OPD, Anggaran Kas) 145 Raperbub 145 penjab P-APBD 145 buku Nota Keu 145 Jatif 176 .3 0 0 .2 5 0 ,- 145 Raperbub 145 penjab P-APBD 145 buku Nota Keu 145 Jatif 22 9. 57 6. 12 0, - 1 dokumen Perbup tentang penjabaran perubahan APBD 19 6. 33 6. 00 0, - 1 dokumen Perbup tentang penjabaran perubahan APBD 17 .2 75 .0 00 ,- 290 buku Raperbup 290 penj APBD 290 Nota Keu 290 Jatif 42 5. 91 2. 12 0, - 200% 241,58% Fasilitasi Pengelolaan Bantuan keuangan (Hibah, bantuan 7ocial) pada OPD

Jumlah obyek hibah dan bantuan social yang disalurkan sesuai prosedur 12 bulan verifikasi dokumen 100% 316 .5 7 6. 85 3 ,- 12 bulan verifikasi dokumen 100% 27 3. 16 7. 78 0, - 48 obyek hibah 31 3. 17 5. 79 9, - 28 obyek hibah 12 4. 65 0. 00 0, - 24 bulan verifikasi dokumen 100% 58 6. 34 3. 57 9, - 200% 185,21%

(18)

PEMERINTAH KABUPATEN JOMBANG

No. Program/Kegiatan Indikator Kinerja Program (outcome/Kegiatan (output) Target Renstra OPD pada Tahun

2018 (Akhir Periode Renstra)

Realisasi Capaian Kinerja Renstra OPD s/d Renja OPD

Tahun Lalu (2016)

Target Kinerja dan Anggaran Renja OPD Tahun Berjalan

(2017)

Realisasi Capaian Kinerja Renja s/d Triwulan II Tahun

2017

Rencana Capaian Kinerja dan Anggaran Renstra OPD s/d Tahun

2017

Tingkat Capaian Kinerja dan Realisasi

Anggaran Renstra OPD Tahun 2017

(%)

1 3 4 5 6 7 8 = 6 + 7 9 = 8/5 x 100%

K Rp. K Rp. K Rp. K Rp. K Rp. K Rp.

6. Program Peningkatan dan Pengembangan

Pengelolaan Aset / Barang Milik Daerah

Prosentase data set sesuai dengan SAP Akrual 56 9 .0 0 0. 0 00 ,- Peningkatan manajemen aset/barang daerah

Jumlah nilai asset yang dihapus (Rp.) 61 OPD 12 5. 00 0. 00 0, - 61 OPD 87 .3 81 .2 00 ,- 88.119.948.940.08 56 .4 00 .0 00 ,- 88.119.948.940.08 38 .0 15 .0 00 ,- 122 OPD 14 3. 78 1. 20 0, - 200% 115,02% Pemeliharaan dan pengelolaan data SIMDA BMD

Jumlah OPD yang telah asistensi pengelolaan data Simda BMD 12 bulan 61 OPD 90 .0 00 .0 00 ,- 12 bulan 61 OPD 77 .7 45 .0 00 ,- 65 OPD 85 .2 00 .0 00 ,- 65 OPD 66 .0 07 .5 00 ,- 24 bulan 122 OPD 16 2. 94 5. 00 0, - 200% 181,05% Penataan, penguasaan, pemilikan, penggunaan dan pemanfaatan aset daerah

Jumlah tanah yang telah diproses sertipikat 100 bidang 22 9. 00 0. 00 0. - 58 bidang 19 7. 48 1. 98 0, - 75 bidang 19 7. 55 0. 00 0, - 75 bidang 79 .2 43 .2 00 ,- 158 bidang 39 5. 03 1. 98 0, - 158% 172,50%

Pendataan kembali aset daerah/inventarisasi/sensus barang milik daerah

Terlaksananya pendataan

kembali/inventarisasi barang dengan kepastian jumlah, volume, nilai dan kegunaan 61 OPD 75. 00 0. 0 00 .- 61 OPD 8. 85 5. 00 0, - 0 0, - 0 0,- 61 OPD 8.85 5. 00 0, - 100% 11,81%

(19)

PEMERINTAH KABUPATEN JOMBANG

No. Program/Kegiatan Indikator Kinerja Program (outcome/Kegiatan (output) Target Renstra OPD pada Tahun

2018 (Akhir Periode Renstra)

Realisasi Capaian Kinerja Renstra OPD s/d Renja OPD

Tahun Lalu (2016)

Target Kinerja dan Anggaran Renja OPD Tahun Berjalan

(2017)

Realisasi Capaian Kinerja Renja s/d Triwulan II Tahun

2017

Rencana Capaian Kinerja dan Anggaran Renstra OPD s/d Tahun

2017

Tingkat Capaian Kinerja dan Realisasi

Anggaran Renstra OPD Tahun 2017 (%) 1 3 4 5 6 7 8 = 6 + 7 9 = 8/5 x 100% K Rp. K Rp. K Rp. K Rp. K Rp. K Rp. Rekonsiliasi, monitoring dan evaluasi administrasi barang daerah

Jumlah OPD yang melaksanakan rekonsiliasi dengan data Simda BMD dan Simda Keuangan 61 OPD 50 .0 00 .0 00 ,- 61 OPD 50 .0 25 .0 00 ,- 65 OPD 16 .1 50 .0 00 ,- 65 OPD 2. 20 0. 00 0, - 122 OPD 66 .1 75 .0 00 ,- 200% 132,35% Penyusunan Analisis Kebutuhan dan Perencanaan Barang Jumlah dokumen RKMD dan DKBMD yang tersusun 0 0, - 0 0,- 2 dokumen 116. 10 0. 00 0, - 2 dokumen 22 .5 89 .0 93 ,- 12 bulan 11 6. 10 0. 00 0, - 0% 0%

7. Program Peningkatan dan Pengembangan Pengelolaan Manajemen Perbendaharaan Daerah Prosentase penerbitan SPD dan SP2D secara tepat waktu 20 4 .0 0 0. 0 0 0, -

Penyusunan anggaran kas dan pembuatan surat penyediaan dana Jumlah SP2D yang terbit sesuai prosedur 4 x Tribulan dan untuk 61 OPD 90 .0 00 .0 00 ,- 4 x Tribulan dan untuk 61 OPD 95 .0 76 .5 00 ,- 16.000 SP2D 97 .6 50 .0 00 ,- 8.000 SP2D 64 .3 30 .0 00 ,- 4 x Tribulan dan untuk 61 OPD 19 2. 72 6. 50 0, - 200% 197,36% Rekonsiliasi, monitoring dan evaluasi administrasi keuangan daerah Jumlah laporan posisi kas 12 bulan 11 4. 00 0. 00 12 bulan 13 8. 24 9. 45 254 laporan 11 4. 71 5. 00 100 laporan 42 .5 04 .5 00 24 bulan 25 2. 96 4. 45 200% 221,90%

(20)

PEMERINTAH KABUPATEN JOMBANG

No. Program/Kegiatan Indikator Kinerja Program (outcome/Kegiatan (output) Target Renstra OPD pada Tahun

2018 (Akhir Periode Renstra)

Realisasi Capaian Kinerja Renstra OPD s/d Renja OPD

Tahun Lalu (2016)

Target Kinerja dan Anggaran Renja OPD Tahun Berjalan

(2017)

Realisasi Capaian Kinerja Renja s/d Triwulan II Tahun

2017

Rencana Capaian Kinerja dan Anggaran Renstra OPD s/d Tahun

2017

Tingkat Capaian Kinerja dan Realisasi

Anggaran Renstra OPD Tahun 2017

(%)

1 3 4 5 6 7 8 = 6 + 7 9 = 8/5 x 100%

K Rp. K Rp. K Rp. K Rp. K Rp. K Rp.

Pengelolaan Gaji ASN Jumlah daftar gaji yang tersusun - 0,- - 0,- 3.617 daftar gaji 10 0. 00 0. 00 0, - 2.000 daftar gaji 21 .6 00 .0 00 ,- 12 bulan 10 0. 00 0. 00 0, - 0 0 %

8. Program Peningkatan dan Pengembangan Pelaporan Keuangan Daerah

Prosentase

penyusunan laporan keuangan daerah yang sesuai SAP dan tepat waktu 1. 0 80 .2 93 .4 70, - Bimbingan teknis

implementasi paket regulasi tentang pengelolaan keuangan daerah Jumlah peserta Bintek yang dilaksanakan 61 OPD 72 .5 05 .0 00 ,- 61 OPD 40 .5 63 .6 00 ,- 128 orang 44 .5 49 .0 00 ,- 0 0, - 122 OPD 85 .1 12 .6 00 ,- 200% 117,39% Penyusunan rancangan peraturan daerah tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Jumlah Perda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD yang tersusun 61 OPD 156 .0 1 4. 46 5, - 61 OPD 29 1. 19 3. 20 0, - 1 dokumen 44 8. 51 7. 00 0, - 1 dokumen 24 0. 99 0. 00 0, - 122 OPD 73 9. 71 0. 20 0, - 200% 474,13% Pemeliharaan sistem informasi pengelolaan keuangan daerah Jumlah upgrade Simda sesuai BPKP dan pemeliharaan Simda Keuangan 61 OPD 542 .2 6 7 .3 4 3 ,- 61 OPD 28 4. 47 2. 00 0, - 1 kali 28 1. 80 0. 00 0, - 1 kali 69 .0 93 .5 00 ,- 2 sistem 122 OPD 56 6. 27 2. 00 0, - 200% 104,43%

(21)

PEMERINTAH KABUPATEN JOMBANG

No. Program/Kegiatan Indikator Kinerja Program (outcome/Kegiatan (output) Target Renstra OPD pada Tahun

2018 (Akhir Periode Renstra)

Realisasi Capaian Kinerja Renstra OPD s/d Renja OPD

Tahun Lalu (2016)

Target Kinerja dan Anggaran Renja OPD Tahun Berjalan

(2017)

Realisasi Capaian Kinerja Renja s/d Triwulan II Tahun

2017

Rencana Capaian Kinerja dan Anggaran Renstra OPD s/d Tahun

2017

Tingkat Capaian Kinerja dan Realisasi

Anggaran Renstra OPD Tahun 2017 (%) 1 3 4 5 6 7 8 = 6 + 7 9 = 8/5 x 100% K Rp. K Rp. K Rp. K Rp. K Rp. K Rp. Penyusunan rancangan peraturan KDH tentang penjabaran pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Jumlah Perbup tentang penjabaran pertanggungjawaban pelaksanaan APBD yang tersusun 542 Buku/Dok. 166 .9 8 4. 66 2 ,- 542 Buku/Dok. 25 1. 24 9. 40 0, - 1 dokumen 23 4. 68 0. 00 0, - 1 dokumen 12 5. 64 5. 00 0, - 1084 Buku/Dok. 48 5. 92 9. 40 0, - 200% 291% Penyusunan laporan semester pertama dan prognosis APBD Jumlah laporan realisasi APBD Semester I dan prognosis yang tersusun 176 Buku/Dok 72.505 .0 00 , - 471 Buku/Dok 68.147 .0 00 , - 2 dokumen 63 .6 56 .0 00 , - 0 0, - 942 Buku/Dok. 131.80 3. 00 0, - 535,23% 181,78%

Sinkronisasi hasil audit LKPD

Jumlah laporan audit BPK yang telah ditindaklanjuti 15 Dokumen Buku 1 - 4 70 .0 17 .0 00 ,- 15 Dokumen Buku 1 - 4 47 .8 77 .0 00 ,- 284 laporan (dalam proses) 61 .7 98 .0 00 ,- 190 laporan 27 .4 55 .0 00 ,- 122 OPD 30 Dokumen Buku 1 - 4 10 9. 67 5. 00 0, - 200% 156,64%

(22)

PEMERINTAH KABUPATEN JOMBANG

2.2 Analisis Kinerja Pelayanan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Jombang

Pengelolaan Keuangan Daerah adalah keseluruhan kegiatan yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, penaausahaan, pelaporan, pertanggungjawaban sampai dengan pengawasan keuangan daerah. Salah satu output dari program kegiatan yang dilaksanakan oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah adalah tersusunnya APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) secara tepat waktu setiap tahunnya.

APBD merupakan salah satu instrument kebijakan yang digunakan untuk meningkatkan pelayanan umum dan kesejahteraan masyarakat, karena didalamnya tertuang berbagai kepentingan publik yang diwujudkan melalui berbagai program dan kegiatan yang manfaatnya dapat dirasakan oleh semua pihak. Kebijakan umum Pengelolaan Keuangan Daerah Pemerintah Kabupaten Jombang tahun 2018 dilaksanakan sesuai dengan kebijakan umum APBD tahun anggaran 2018 yang telah disepakati oleh Kepala Daerah dengan DPRD.

Keberhasilan dalam pencapaian tujuan dan sasaran kinerja pelayanan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Jombang tahun 2017, dapat dilihat melalui rencana tingkat capaian kinerja pelayanan. Tolok ukur atau patokan penilaian keberhasilan dan kegagalan penyelenggaraan pemerintahan dalam mencapai Visi dan Misi sesuai dengan IKK dan RPJMD yang terkait dengan tugas pokok dan fungsi Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, dapat dilaksanakan melalui beberapa aspek/fokus sebagai berikut :

1. Peningkatan kualitas pelayanan publik yang lebih efektif dan efisien, sehingga dapat diterima oleh masyarakat dengan baik;

2. Keselarasan dan efektifitas hubungan antara Pemerintahan Daerah dan Pemerintah, serta antar Pemerintahan Daerah dalam rangka pengembangan otonomi daerah yang difokuskan pada penyampaian Laporan Keuangan Akhir Tahun yaitu Ketepatan waktu penyampaian Laporan Keuangan Akhir Tahun; 3. Keselarasan antara Kebijakan Pemerintah Daerah dengan Kebijakan

Pemerintah yang difokuskan pada masalah Keuangan yaitu melalui ketepatan waktu penetapan Perda APBD,tersedianya Perda tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, tersedianya anggaran belanja untuk pelayanan dasar dan pelayanan penunjang sesuai RPJMD;

4. Efektifitas proses pengambilan keputusan oleh Kepala Daerah beserta tindak lanjut pelaksanaan keputusan yang difokuskan pada Peraturan Bupati

(23)

PEMERINTAH KABUPATEN JOMBANG

5. Transparansi dalam pemanfaatan alokasi, pencairan dan penyerapan DAU, DAK dan Dana Bagi Hasil yang difokuskan pada penyerapan dana Perimbangan dibandingkan dengan dana perimbangan yang direncanakan/ditargetkan;

6. Efektivitas perencanaan, penyusunan pelaksanaan tata usaha, pertanggungjawaban dan pengawasan APBD yang difokuskan pada kewajaran laporan keuangan melalui opini BPK terhadap Laporan Keuangan, Rasio SILPA terhadap total pendapatan, Rasio Belanja, serta pengawasan Inspektorat Kabupaten melalui rasio temuan BPK RI yang ditindaklanjuti;

7. Pengelolaan Barang Milik Daerah yang difokuskan pada Manajemen aset dengan tersedianya inventarisasi aset;

8. Pemberian fasilitas terhadap partisipasi masyarakat yang difokuskan pada bentuk fasilitas/prasarana partisipasi masyarakat, serta responsifitas terhadap partisipasi masyarakat melalui survey kepuasan pelanggan.

Beberapa aspek tersebut diatas dirinci dalam matriks Pencapaian Kinerja Pelayanan OPD Tahun 2017, sebagai berikut :

(24)

PEMERINTAH KABUPATEN JOMBANG

TABEL 2

INDIKATOR KINERJA UTAMA (IKU) BADAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH KABUPATEN JOMBANG

No. Sasaran Strategis

INDIKATOR KINERJA UTAMA (IKU)

Sumber Data Penanggung jawab KET.

Uraian Definisi Operasional &

Formula Perhitungan

1. Mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel dan transparan

Prosentase penyusunan APBD yang sesuai Permendagri 13/2006 sebagaimana diubah kedua kalinya dengan Permendagri 21/2011

Ketepatan waktu penyusunan Nota Keuangan (APBD & P-APBD)

Dokumen Nota Keuangan APBD & P-APBD

Bidang Anggaran

Ketepatan waktu penyusunan Perda & Perbup (APBD & P-APBD)

Dokumen APBD dan P-APBD

Prosentase validasi dan akurasi perendaharaan daerah

Jumlah SP2D yang terbit disbanding jumlah SP2D yang diajukan

Dokumen SP2D, Laporan Posisi Kas

Bidang Akuntansi dan Perbendaharaan

Prosentase laporan pertanggungjawaban APBD OPD yang ditetapkan sesuai SAP

Jumlah LK OPD yang telah sesuai SAP berbasis Akrual Laporan Keuangan/Laporan Pertanggungjawaban APBD Bidang Akuntansi dan Perbendaharaan

(25)

PEMERINTAH KABUPATEN JOMBANG

No. Sasaran Strategis

INDIKATOR KINERJA UTAMA (IKU)

Sumber Data Penanggung jawab KET.

Uraian Definisi Operasional &

Formula Perhitungan

Meningkatkan pengelolaan dan pemanfaatan asset daerah

Prosentase keakuratan penyajian data barang milik daerah sesuai SAP Akrual

Data asset yang telah sesuai dengan SAP Akrual dibanding seluruh aset

Laporan Barang Milik Daerah

(26)

PEMERINTAH KABUPATEN JOMBANG

2.3 Isu – isu penting penyelenggaraan tugas dan fungsi OPD

Dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Jombang, terdapat beberapa isu penting yang perlu adanya penyelesaian dan pembentukan langkah dan arah kebijakan dalam mengatasinya.

Berdasarkan hasil analisis pelayanan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Jombang, maka identifikasi permasalahan yang paling utama dihadapi saat ini adalah:

1. Kurangnya pengakuan terhadap prestasi kerja; 2. Lemahnya pengendalian dan pengawasan internal;

3. Belum optimalnya koordinasi dan integrasi dalam pengelolaan dan pemanfaatan informasi strategis sebagai basis data perencanaan anggaran; 4. Belum optimalnya koordinasi antara OPD dalam bentuk pembinaan dan

rekonsiliasi data;

5. Lokasi subyek pajak yang sulit dijangkau dan diidentifikasi dan Rendahnya kesadaran masyarakat untuk melaporkan objek pajaknya serta kurangnya penerapan sangsi yang efektif terhadap wajib pajak yang tidak kooperatif; 6. Kurangnya Dukungan Jaringan Online;

7. Kurangnya kepatuhan OPD dalam melaksanakan realisasi APBD sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku untuk menghasilkan laporan keuangan yang akuntabel;

8. Kurangnya komitmen OPD dalam penyusunan anggaran kas;

9. Tersebarnya obyek dan jenis kekayaan / aset daerah dengan permasalahan yang sangat komplek.

Dari penjabaran permasalahan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah dapat ditarik kesimpulan bahwa isu – isu strategis Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Jombang adalah sebagai berikut:

1. Belum optimalnya pemanfataan aset daerah sebagai sumber penerimaan retribusi.

2. Kurangnya kepatuhan OPD dalam melaksanakan realisasi APBD sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku serta anggaran kas yang telah ditetapkan untuk menghasilkan laporan keuangan yang akuntabel 3. Lemahnya pengendalian Dewan pengawasan internal serta kurangnya

pengakuan terhadap prestasi kerja;

(27)

PEMERINTAH KABUPATEN JOMBANG

5. Peningkatan dan pengembangan pengelolaan keuangan daerah memerlukan SDM yang kompeten dibidang teknologi informasi dan sarana prasarana untuk aplikasi SIMDA

Dengan demikian kesimpulan dari Isu strategis di atas adalah

Pengelolaan keuangan dan aset daerah yang masih perlu dikembangkan dan ditingkatkan dalam rangka mewujudkan peningkatan tata kelola penyelenggaraan pemerintahan yang lebih baik dan professional menuju Jombang Sejahtera untuk Semua.

Beberapa hal yang diperlukan dalam mengatasi isu-isu penting tersebut adalah sebagai berikut:

1. Terbentuknya pengelolaan keuangan daerah yang semakin mantap berlandaskan pada aturan pengelolaan keuangan yang jelas dan mudah dipahami dan dilaksanakan;

2. Terciptanya pengelolaan keuangan daerah yang semakin terdesentralisasi pada satuan kerja yang terkecil/desa serta berbasis pada capaian kinerja; 3. Terwujudnya Peningkatan kualitas SDM yang memadai dan mempunyai

kapasitas sesuai dengan harapan;

4. Terciptanya kebijakan-kebijakan yang transparan, akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan aturan yang berlaku;

5. Peningkatan Koordinasi antar OPD dalam rangka menciptakan kebersamaan dalam pencapaian satu tujuan, satu pikiran guna peningkatan pembangunan daerah;

6. Terlaksananya sosialisasi, bintek dan pelatihan tentang pengelolaan keuangan daerah terhadap pelaksana teknis kegiatan;

7. Terciptanya Reward dan Punishment yang jelas terhadap pelaksanaan peraturan yang ditetapkan terkait APBD Daerah;

8. Penyusunan Kebijakan akuntansi sesuai dengan Juknis Permendagri dan Permenkeu serta Pelaksanaan Sosialisai terkait PP 71/2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintah kepada pelaksana teknis kegiatan;

9. Pengelolaan dan Inventarisasi aset yang tertib dan berbasis Teknologi Informasi serta Peningkatan kualitas SDM khususnya pengurus barang;

10. Inventarisasi aset tetap secara cepat, tepat dan akurat; 11. Penertiban dan persertifikatan Aset Daerah.

(28)

PEMERINTAH KABUPATEN JOMBANG

Kabupaten Jombang adalah lembaga Teknis yang mengelola penerimaan, keuangan dan aset daerah. BPKAD selain berfungsi sebagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (OPD), juga selaku Pejabat Pengelola Keuangan Daerah (PPKD). Sebagai Pejabat Pengelola Keuangan Daerah adalah Kepala Satuan Kerja Pengelola Keuangan Daerah (SKPKD) yang mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dan bertindak sebagai Bendahara Umum Daerah (BUD).

Rencana Kerja Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Jombang adalah dokumen perencanaan yang dijadikan pedoman, acuan dan arahan dalam melaksanakan program kegiatan, arah, tujuan dan strategi kebijakan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi serta kewenangan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Jombang dalam kurun waktu tahun 2017 dalam rangka menciptakan Sistem dan Prosedur yang ideal dalam Pengelolaan Keuangan Daerah. Tugas lain yang tak kalah pentingnya adalah dalam melaksanakan koordinasi Perencanaan dan Pelaksanaan Anggaran demi terciptanya pengelolaan keuangan yang baik.

Berpedoman pada RKPD dan berdasarkan hasil pelaksanaan forum OPD Kabupaten, maka ditetapkan Renja Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Jombang Perubahan Tahun 2017 yang terdiri dari 7 (tujuh)

program dan 32 (tiga puluh dua) kegiatan dengan jumlah total anggaran sebesar Rp. 5.353.862.199,00 ditambah dengan jumlah tambahan anggaran yang

dibutuhkan sebesar Rp. 853.134.134,00 sehingga jumlah anggaran BPKAD Tahun 2017 menjadi Rep. 6.206.996.333,00.

Berdasarkan pemilahan dan pembahasan forum OPD dan juga berpedoman pada RKPD Kabupaten Jombang Tahun 2017, maka ditetapkan Rencana Kerja Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Jombang Perubahan tahun 2017 adalah sebagai berikut :

(29)

PEMERINTAH KABUPATEN JOMBANG

TABEL 2.4

PERUBAHAN USULAN PROGRAM DAN KEGIATAN TAHUN 2017

KABUPATEN JOMBANG

PROGRAM / KEGIATAN LOKASI INDIKATOR KINERJA TARGET

CAPAIAN ANGGARAN (Rp.) Ket 7 8 9 10 11 12 PROGRAM PELAYANAN ADMINISTRASI PERKANTORAN

Kabupaten Prosentase pelaksanaan administrasi perkantoran 100% 1.062.869.134,-

Penyediaan Jasa Tenaga Administrasi Teknis Perkantoran

Kabupaten Jumlah jasa administrasi perkantoran yang terbayar 6 tenaga

honorer

14.400.000,-

Penyediaan Pelayanan Administrasi Perkantoran

Kabupaten Jumlah pemenuhan pelayanan administrasi perkantoran 1 paket 1.048.469.134,-

PROGRAM PENINGKATAN SARANA DAN PRASARANA APARATUR

Kabupaten Prosentase pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana

aparatur

404.848.707,-

Pengadaan Kendaraan Dinas/Operasional

Kabupaten Jumlah pengadaan kendaraan dinas/operasional

1 unit motor

20.000.000,-

Pengadaan Sarana dan Prasaran Gedung Kantor

Kabupaten Jumlah pengadaan sarana dan prasarana kantor 2 unit alat detektor

uang palsu, 1 unit papan nama badan, 2 uni t AC, 1 unit Mesin pemotong 70.848.707,-

(30)

PEMERINTAH KABUPATEN JOMBANG

PROGRAM / KEGIATAN LOKASI INDIKATOR KINERJA TARGET

CAPAIAN ANGGARAN (Rp.) Ket 7 8 9 10 11 12 paket rak arsip, 1 unit vacuum cleaner, 1 unit PC Pemeliharaan Rutin/Berkala/Sedang/Berat Gedung Kantor/Bangunan Pendukungnya

Kabupaten Jumlah pemeliharaan gedung kantor/bangunan

pendukungnya 1 kali pemelihara an gedung kantor 130.000.000,- Pemeliharaan Rutin/Berkala/Sedang/Berat Sarana dan Prasarana Gedung Kantor

Kabupaten

Jumlah sarana dan prasarana kantor yang terpelihara 25 sarpras

kantor 110.000.000,- Pemeliharaan Rutin/Berkala/Sedang/Berat Kendaraan Dinas/Kendaraan Operasional Kabupaten

Jumlah kendaraan dinas/operasional yang terpelihara

Roda 4 : 3 Unit Roda 2 :

23 Unit

74.000.000,-

PROGRAM PENINGKATAN DISIPLIN

APARATUR Kabupaten Prosentase peningkatan disiplin pegawai 102 stel 29.325.000,-

Pengadaan Pakaian Dinas dan

Pakaian Khusus Lainnya Kabupaten Jumlah pakaian dinas dan pakaian olahraga yang tersedia 102 stel 29.325.000,-

PROGRAM PERENCANAAN

(31)

PEMERINTAH KABUPATEN JOMBANG

PROGRAM / KEGIATAN LOKASI INDIKATOR KINERJA TARGET

CAPAIAN

ANGGARAN

(Rp.) Ket

7 8 9 10 11 12

KEUANGAN OPD

Penyusunan Rencana Strategis OPD Kabupaten Jumlah dokumen Renstra OPD

1 dokumen

Renstra 22.860.000,-

Penyusunan Rencana Kerja OPD Kabupaten Jumlah dokumen rencana kerja OPD 6 dokumen 10.000.000,-

Penyusunan Laporan Capaian Kinerja

OPD Kabupaten

Jumlah dokumen laporan capaian kinerja dan laporan akuntabilitas kinerja (LKIP) OPD

7 dokumen

10.000.000,-

Penyusunan Laporan Keuangan OPD Kabupaten Jumlah dokumen laporan keuangan semester dan prognosis

serta laporan realisasi anggaran

3 dokumen

10.000.000,-

PROGRAM PENINGKATAN DAN PENGEMBANGAN PERENCANAAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH (APBD)

Kabupaten Prosentase dokumen APBD yang tersusun secara tepat

waktu 2.273.848.492,-

Penyusunan Analisa Standar Belanja Kabupaten Jumlah dokumen analisa standar anggaran belanja yang

disusun 1 dokumen analisa standar belanja 117.955.880,-

Penyusunan Rancangan Peraturan

Daerah tentang APBD Kabupaten

Jumlah dokumen Perda APBD dan semua proses yang terkait (Nota Keuangan, Jawaban Bupati atas PU Fraksi) yang tersusun 1 dokumen Perda tentang APBD 642.815.120,-

Penyusunan Rancangan Peraturan

Kabupaten

Jumlah dokumen Perbup tentang penjabaran APBD serta semua aturan pelaksanaannya (DPA-OPD, Anggaran Kas)

1 dokumen Perbup tentang

(32)

PEMERINTAH KABUPATEN JOMBANG

PROGRAM / KEGIATAN LOKASI INDIKATOR KINERJA TARGET

CAPAIAN

ANGGARAN

(Rp.) Ket

7 8 9 10 11 12

Penyusunan Rancangan Peraturan

Daerah tentang Perubahan APBD Kabupaten

Jumlah dokumen Perda Perubahan APBD dan semua proses yang terkait (Nota Keuangan, Jawaban Bupati atas PU Fraksi) yang tersusun 1 dokumen Perda tentang Perubahan APBD 706.660.560,-

Penyusunan Rancangan Peraturan KDH tentang Perubahan APBD

Kabupaten Jumlah dokumen Perbup tentang penjabaran P- APBD serta

semua aturan pelaksanaannya (DPA-P –OPD, Anggaran Kas) yang tersusun 1 dokumen Perbup tentang Penjabaran Perubahan APBD 196.336.000,-

Fasilitasi Pengelolaan Bantuan Keuangan (Hibah, Bantuan Sosial) pada OPD

Kabupaten Jumlah obyek hibah dan bantuan sosial yang disalurkan sesuai

prosedur

48 obyek

hibah 313.175.799,-

PROGRAM PENINGKATAN DAN PENGEMBANGAN PENGELOLAAN ASET/BARANG MILIK DAETAH

Kabupaten Prosentase data asset sesuai dengan SAP akrual 90 % 746.400.000,-

Peningkatan Manajemen Aset/Barang Daerah

Kabupaten Jumlah nilai asset yang dihapus (Rp.)

8,811,994,894.08 162.000.000,-

Pemeliharaan dan Pengelolaan Data SIMDA BMD

Kabupaten Jumlah OPD yang telah asistensi pengelolaan data Simda

BMD 65 OPD 144.800.000,-

Penataan, Penguasaan, Pemilikan, Penggunaan dan Pemanfaatan Aset Daerah

Kabupaten Jumlah tanah yang telah diproses sertipikat 75 bidang 298.500.000.-

Rekonsiliasi, Monitoring dan Evaluasi Administrasi Barang Daerah

Kabupaten Jumlah OPD yang melaksanakan rekonsiliasi dengan data

Simda BMD dan Simda Keuangan

(33)

PEMERINTAH KABUPATEN JOMBANG

PROGRAM / KEGIATAN LOKASI INDIKATOR KINERJA TARGET

CAPAIAN

ANGGARAN

(Rp.) Ket

7 8 9 10 11 12

Penyusunan Analisis Kebutuhan dan Perencanaan Barang

Kabupaten Jumlah dokumen RKMD dan DKBMD yang tersusun 2 dokumen 89.000.000,-

PROGRAM PENINGKATAN DAN PENGEMBANGAN PENGELOLAAN MANAJEMEN PERBENDAHARAAN DAERAH

Kabupaten Prosentase penerbitan SPD dan SP2D secara tepat waktu 100 % 371.865.000,-

Penyusunan Anggaran Kas dan Pembuatan Surat Penyediaan Dana

Kabupaten Jumlah SP2D yang terbit sesuai prosedur 16.000

SP2D 112.150.000,-

Rekonsiliasi, Monitoring dan Evaluasi Administrasi Keuangan Daerah

Kabupaten Jumlah laporan posisi kas 254 laporan

149.715.000,-

Pengelolaan Gaji ASN Kabupaten Jumlah daftar gaji yang tersusun 3.617

daftar gaji 110.000.000,-

PROGRAM PENINGKATAN DAN PENGEMBANGAN PELAPORAN KEUANGAN DAERAH

Kabupaten

Prosentase penyusunan laporan keuangan daerah yang sesuai SAP dan tepat waktu

100 % 1.264.980.000,-

Bimbingan Teknis Implementasi Paket Regulasi tentang Pengelolaan

Keuangan Daerah

Kabupaten Jumlah peserta Bintek yang dilaksanakan 128 orang 45.129.000,-

Penyusunan Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD

Kabupaten Jumlah dokumen Perda tentang pertanggungjawaban

pelaksanaan APBD yang tersusun

1 dokumen 630.557.000,-

Pemeliharaan Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Daerah

Kabupaten Jumlah upgrade Simda sesuai dengan BPKP dan

pemeliharaan Simda Keuangan

(34)

PEMERINTAH KABUPATEN JOMBANG

PROGRAM / KEGIATAN LOKASI INDIKATOR KINERJA TARGET

CAPAIAN

ANGGARAN

(Rp.) Ket

7 8 9 10 11 12

Penyusunan Laporan Semester Pertama dan Prognosis APBD

Kabupaten Jumlah laporan realisasi APBD Semester I dan prognosis

yang tersusun

2 dokumen 60.956.000,-

Sinkronisasi Hasil Audit LKPD Kabupaten Jumlah laporan audit BPK yang telah ditindaklanjuti 284 laporan

(dalam proses)

61.798.000,-

(35)

PEMERINTAH KABUPATEN JOMBANG

BAB III

TUJUAN, SASARAN, PROGRAM DAN KEGIATAN

3.1 Telaahan Terhadap Kebijakan Nasional

Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Jombang berkedudukan sebagai Organisasi Perangkat Daerah Pemerintahan Daerah Kabupaten Jombang yang dipimpin oleh seorang Kepala yang berada dibawah dan bertanggungjawab kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah. Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah memiliki tugas secara spesifik dalam melaksanakan penyusunan dan pelaksanaan kebijakan daerah di bidang pengelolaan keuangan dan aset daerah.

Sebagaimana dalam landasan yuridis di tingkat daerah Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Jombang mengacu pada Peraturan Daerah Kabupaten Jombang Nomor 5 Tahun 2008 tentang Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Jombang dengan diperjelas melalui Peraturan Daerah Kabupaten Jombang Nomor 7 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Dinas Daerah Kabupaten Jombang dan acuan restrukturisasi kelembagaan pada Peraturan Pemerintah Nomor 41 tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah yang menjelaskan bahwa landasan yuridis tersebut memberikan gambaran dan arah kinerja organisasi Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Jombang yang secara umum mempunyai tugas penyelenggara pemerintah di bidang pengelolaan keuangan dan aset daerah.

Dalam Peraturan Daerah Kabupaten Jombang Nomor 15 Tahun 2006 tentang Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah dan Peraturan Daerah Kabupaten Jombang Nomor 07 Tahun 2008 tentang Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Jombang mengatur bahwa BPKAD selain berfungsi sebagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), juga selaku Pejabat Pengelola Keuangan Daerah (PPKD). Sebagai Pejabat Pengelola Keuangan Daerah adalah Kepala Organisasi Pengelola Keuangan Daerah (OPKD) yang mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan APBD dan bertindak sebagai Bendahara Umum Daerah (BUD).

Keuangan Daerah merupakan komponen paling penting dalam perencanaan pembangunan, sehingga analisis mengenai kondisi dan proyeksi keuangan daerah perlu dilakukan untuk memperoleh kesadaran mengenai kemampuan daerah dalam mendanai rencana pembangunan dan kesadaran

(36)

PEMERINTAH KABUPATEN JOMBANG

strategis secara tepat. Dengan melakukan analisis keuangan daerah yang tepat akan melahirkan kebijakan efektif dalam pengelolaan keuangan daerah.

Selanjutnya belanja daerah sebagai komponen keuangan daerah dalam kerangka ekonomi makro diharapkan dapat memberikan dorongan atau stimulan terhadap perkembangan ekonomi daerah secara makro ke dalam kerangka pengembangan yang lebih memberikan efek multiflier yang lebih besar bagi meningkatnya kesejahteraan rakyat yang lebih merata. Untuk itu maka kebijakan dalam pengelolaan keuangan daerah perlu disusun dalam kerangka yang sistimatis dan terpola. Dengan demikian, fungsi BPKAD Kabupaten Jombang dapat disamakan dengan stabilisator dalam pengelolaan keuangan daerah, hal ini bukan tugas yang ringan karena akan banyak kebijakan-kebijakan teknis pengelolaan keuangan akan bersumber dari BPKAD.

Berdasarkan masalah dan tantangan yang akan dihadapi di bidang keuangan negara sesuai dengan yang tertuang dalam RPJM Nasional tahun 2010—2014, strategi dan arah kebijakan yang akan ditempuh adalah Meningkatnya efisiensi dan efektivitas pengelolaan keuangan dan asset daerah yang berorientasi pada kepentingan publik. Untuk itu, stabilitas ekonomi akan terus dijaga melalui pelaksanaan sinergi kebijakan moneter yang berhati-hati, serta pelaksanaan kebijakan fiskal yang mengarah pada kesinambungan fiskal

(fiscal sustainability) dengan tetap memberi ruang gerak bagi peningkatan

kegiatan ekonomi.

Untuk mendukung hal tersebut, maka Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah perlu melaksanakan perbaikan terkait pengelolaan keuangan daerah di antaranya melalui pengelolaan administrasi yang baik dan kebijakan yang tepat di bidang perpajakan, belanja daerah, serta pengelolaan aset daerah, dengan melalui beberapa kebijakan yang diarahkan pada :

1. Penyelenggaraan manajemen pengelolaan aset daerah yang optimal; 2. Peningkatan pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel

Strategi yang akan dilakukan dalam mencapai arah kebijakan tersebut melalui :

1. Menerapkan system penganggaran berbasis kinerja, data dan tepat sasaran 2. Peningkatan tertib administrasi dan optimalisasi pengelolaan asset daerah 3. Mewujudkan validasi dan akurasi perbendaharaan daerah

(37)

PEMERINTAH KABUPATEN JOMBANG

3.2 Tujuan dan Sasaran 3.2.1 Tujuan

Untuk merealisasikan pelaksanaan Misi Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Jombang, perlu ditetapkan tujuan pembangunan

( goal ) yang akan dicapai dalam kurun waktu satu tahun ke depan. Tujuan ini

ditetapkan untuk memberikan arah terhadap program dan kegiatan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Jombang secara umum. Disamping itu juga dalam rangka memberikan kepastian operasionalisasi dan keterkaitan terhadap peran misi serta program yang telah ditetapkan.

Tujuan penyusunan Rencana Kerja Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Jombang sebagai perwujudan dari pendayagunaan lingkungan Strategis adalah Meningkatkan kualitas SDM, sarana prasarana perkantoran, kualitas kelembagaan, tata laksana dan pelayanan, dengan cara : a) Peningkatan Prosentase SDM yang mengikuti pendidikan dan latihan;

b) Meningkatkan kemampuan dan pemahaman Sumber Daya Aparatur dalam Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah.

c) Meningkatkan Kualitas Pelayanan yang didukung oleh prasarana dan sarana kerja.

d) Meningkatkan Akurasi Data Pengelolaan Keuangan. e) Efisiensi dan Efektifitas Pengeluaran Daerah.

3.2.2 Sasaran

Sasaran ( objective ) merupakan suatu kondisi yang ingin dicapai dalam jangka waktu tertentu. Sasaran merupakan penjabaran dari tujuan (goal) yang telah ditetapkan.

Sasaran utama pembangunan nasional RPJMN 2014 – 2018 mencakup: 1. Melanjutkan pembangunan menuju Indonesia yang sejahtera

2. Memperkuat pilar – pilar demokrasi

3. Memperkuat dimensi keadilan di semua bidang

Berdasarkan sasaran utama pembangunan nasional tersebut pembangunan yang adil dan merata, serta dapat dinikmati oleh seluruh komponen masyarakat di berbagai wilayah Indonesia akan meningkatkan partisipatif aktif masyarakat dalam pembangunan, mengurangi gangguan keamanan, serta menghapuskan potensi konflik sosial tercapainya Indonesia

(38)

PEMERINTAH KABUPATEN JOMBANG

rasa keadilan bagi masyarakat di berbagai daerah dengan mengembangkan wilayah – wilayah tertinggal disekitarnya dalam suatu sistem wilayah pengembangan ekonomi yang sinergis, tanpa mempertimbangkan batas wilayah administrasi, tetapi lebih ditekankan pada pertimbangan keterkaitan mata-rantai proses industri dan distribusi. Upaya itu dapat dilakukan melalui pengembangan produk unggulan daerah, serta mendorong terwujudnya koordinasi, sinkronisasi, keterpaduan dan kerja sama antarsektor, antarpemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mendukung peluang berusaha dan investasi di daerah. Pendekatan pembangunan ke depan harus dilakukan dengan mengedepankan rasa keadilan dan pemerataan, selain dengan pemberdayaan masyarakat secara langsung melalui skema pemberian dana alokasi khusus, termasuk jaminan pelayanan publik dan keperintisan.

Berdasarkan arah kebijakan, maka kebijakan – kebijakan Pemerintah Daerah Kabupaten Jombang yang di arahkan pada upaya pencapaian sasaran dan tujuan yang hendak di capai dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RPJMD 2014-2018 sebagaimana ditetapkan dengan Peraturan Bupati Kabupaten Jombang Nomor Tahun 2013, yang merupakan dokumen perencanaan strategis pembangunan daerah dengan periode lima tahun yang berisi penjabaran dari visi, misi, dan program Bupati Jombang terpilih. RPJMD dimaksud merupakan penjabaran dari Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Jombang Tahun 2005-2025. RPJMD Kabupaten Jombang Tahun 2014-2018 merupakan pedoman seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkup Pemerintah Kabupaten Jombang dalam menyusun Rencana Strategis Satuan Kerja Perangkat Daerah (Renstra-SKPD) Tahun 2014-2018.

Di dalam dokumen RPJMD dinyatakan bahwa VISI pembangunan lima tahun kedepan adalah “JOMBANG SEJAHTERA UNTUK SEMUA”. Sejalan dengan visi tersebut juga terkandung salah satu misi yaitu Mewujudkan tata

kelola pemerintahan yang baik dan bersih” dengan tujuan “Menciptakan tata

kelola penyelenggaraan pemerintahan yang profesional”. Sedangkan salah

satu sasaran yang ingin dicapai adalah “Mewujudkan pengelolaan keuangan

dan aset daerah yang andal”.

Terkait dengan hal tersebut di atas, salah satu hal yang penting untuk diperhatikan adalah terselenggaranya pemerintahan yang baik (good

governance), transparan, demokrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan

(39)

PEMERINTAH KABUPATEN JOMBANG

dalam menggali dan menumbuhkembangkan potensi lokal yang bermuara kepada meningkatnya kesejahteraan masyarakat serta terciptanya iklim yang kondusif bagi pembangunan daerah, sehingga mampu meningkatkan produktivitas, efektivitas, dan efisiensi untuk mengurangi ketergantungan dari pemerintah pusat.

Dalam rangka upaya mencapai sasaran yang telah diamanatkan di dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Kabupaten Jombang Tahun 2014-2018, tentunya diperlukan perencanaan-perencanaan yang matang, terpadu dan terintegrasi agar proses pencapaian sasaran yang telah ditentukan dapat berjalan secara efektif, efisien, berdaya guna dan berhasil guna.

Hal tersebut yang menjadi dasar Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Jombang melaksanakan program kegiatan yang dituangkan dalam Rencana Strategis SKPD melalui Visi Dinas yaitu ”TERWUJUDNYA

PENGELOLAAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH YANG ANDAL” melalui

misi :

a. Membangun dan Mengembangkan BPKAD menjadi Institusi yang professional;

b. Mewujudkan Pengelolaan pendapatan daerah yang optimal guna peningkatan kapasitas fiskal daerah;

c. Mewujudkan pengelolaan anggaran yang Efektif, Efisien dan Berbasis Kinerja;

d. Mewujudkan optimalisasi pengelolaan aset daerah;

e. Mewujudkan optimalisasi pengelolaan perbendaharaan daerah;

f. Mewujudkan Laporan keuangan daerah yang akuntabel dan fasilitasi pembinaan pengelolaan keuangan.

dengan tujuan strategis :

1. meningkatkan kualitas SDM, sarana prasarana perkantoran, kualitas kelembagaan, tata laksana dan pelayanan;

2. Meningkatkan kualitas penganggaran; 3. Meningkatkan manajemen aset daerah;

4. Meningkatkan pengelolaan keuangan daerah yang valid dan akurat;

5. Menyajikan informasi yang relevan mengenai posisi keuangan dan seluruh transaksi yang dilakukan selama satu periode pelaporan.

Dalam mewujudkan tujuan suatu tersebut, diperlukan sasaran yang terarah agar komponen dalam suatu organisasi memahami sasaran yang

Referensi

Dokumen terkait

Rencana Kerja Perubahan (Renja Perubahan) Badan Penanaman Modal dan Promosi Provsu Tahun 2016 ini merupakan rencana kerja tahunan berdasarkan Renstra Badan Penanaman Modal

Rencana Kerja (RENJA) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Lamandau ini disusun sebagai bahan acuan dalam pelaksanaan kegiatan tahun anggaran

Penyusunan Rencana Kerja (RENJA) Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika KabupatenTanah Bumbu dimaksudkan sebagai acuan atau pedoman dalam perencanaan kegiatan

Tujuan penyusunan Perubahan Rencana Kerja Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Bengkalis Tahun 2021 adalah mengarahkan penyelenggaraan tugas pokok dan fungsi

Maksud dari penyusunan Perubahan Rencana Kerja ini adalah sebagai panduan dalam mengevaluasi pelaksanaan program / kegiatan tahun 2020, dan perencanaan program / kegiatan

TUJUAN Sasaran Indikator Sasaran (impact) Rencana Kinerja 2017 2018 2019 1 2 3 4 5 6 7 1 Meningkatkan kualitas perencanaan Pembangunan Daerah yang Partisipatif 1.1

Renja Perubahan Disdukcapil Kabupaten Purworejo Tahun 2015 merupakan dokumen perencanaan SKPD sebagai tindak lanjut dari Rencana Kerja Tahun 2015 dalam rangka

 Diharapkan Rencana Kerja SKPD Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Magelang dapat dijadikan sebagai pedoman dalam pelaksanaan program dan kegiatan pada