• Tidak ada hasil yang ditemukan

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP 09)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP 09)"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP 09)

Satuan Pendidikan : SMK Negeri 1 Kawunganten Mata Pelajaran : Simulasi dan Komunikasi Digital Kelas / Semester : X / Genap

Tahun Pelajaran : 2021 / 2022

Materi Pokok : Komponen dan cara kerja mesin

penelusur, Sintak pada mesin penelusur dan Penelusuran lanjutan

Alokasi Waktu : 3 x 9 JP @45 menit (1215 menit)

Kompetensi Dasar : 3.9 Menerapkan teknik penelusuran Search Engine 4.9 Melakukan penelusuran informasi

A. Indikator Pencapaian Kompetensi

3.9.1 Menjelaskan komponen mesin penelusur.

3.9.2 Menentukan sintak penelusuran sesuai kebutuhan pencarian informasi.

4.9.1 Menggunakan sintaks penelusuran yang tepat sesuai kebutuhan pencarian informasi.

4.9.2 Melakukan penelusuran lanjutan.

B. Tujuan Pembelajaran

1. Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran melalui pendekatan saintifik dengan menggunakan model pembelajaran Project Based Learning, peserta didik dapat mendeskripsikan sekaligus menyusun Komponen dan cara kerja mesin penelusur, Sintak pada mesin penelusur dan Penelusuran lanjutan dengan penuh tanggung jawab, bekerja keras, toleransi dan bekerja sama.

2. Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran melalui pendekatan saintifik dengan menggunakan model pembelajaran Project Based Learning, peserta didik dapat menyimpan hasil pelacakan informasi.

C. Pendekatan/Model dan Metode Pembelajaran

penugasan, Latihan

D. Media Pembelajaran Dan Sumber Belajar

Media Alat Sumber Belajar

Materi PDF Laptop/PC Buku Cetak, Artikel Online

Video Pembelajaran Handphone Youtube

Kuis/Penugasan ApoweREC

Rekama Layar

WhatsApp, Teams, Classroom, Edmoodo 1. Pendekatan/Model : Saintifik/PjBL

2. Metode : Tugas Terstruktur, Project Job Sheet, Ceramah, Diskusi, tanya jawab dan

(2)

E. KEGIATAN PEMBELAJARAN

Kegiatan Deskripsi Alokasi

waktu

Pendahulu an

1. Guru memberikan salam, kemudian kelas dipersiapkan agar lebih kondusif untuk proses belajar mengajar; kerapian dan kebersihan ruang kelas (sebagian dari Iman), berdoa, presensi, menyiapkan media dan alat serta buku

2. Guru memberikan pertanyaan kepada peserta didik mengenai materi minggu yang lalu tentang Konsep Kewargaan Digital, Cyberbulliying dan Cyberharrasment, Menggunakan internet dengan aman dan Simbol Creative Commons,

3. Peserta didik bersama dengan kelompoknya untuk memulai mempelajari tentang Komponen dan cara kerja mesin penelusur, Sintak pada mesin penelusur dan Penelusuran lanjutan.

2 menit

Inti

1. Peserta didik mengamati , mempelajari Komponen dan cara kerja mesin penelusur, Sintak pada mesin penelusur dan Penelusuran lanjutan, terlebih dahulu dari buku modul dan tanyangan konsep Komponen dan cara kerja mesin penelusur, Sintak pada mesin penelusur dan Penelusuran lanjutan dan sistematikanya melalui PPt, dan contoh berupa gambar-gambar..

2. Setelah peserta didik mengamati dan melakukan Tanya jawab mengenai Komponen dan cara kerja mesin penelusur, Sintak pada mesin penelusur dan Penelusuran lanjutan,

3. Peserta didik berkumpul dikelompok masing-masing untuk mendiskusikan lembar kerja kelompok yang diberikan oleh guru dengan membaca buku referensi yang ada termasuk buku yang ada di perpustakaan, maupun melalui internet.

4. Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi dan kelompok lain saling menanggapi.

5. Guru melakukan Penilaian Harian selama 45 menit (HOTS)

6. Guru memberikan lembaran Job Sheet untuk dikerjakan selama proses Komponen dan cara kerja mesin penelusur, Sintak pada mesin penelusur dan Penelusuran lanjutan

7. Guru memberikan Panduan dalam mengerjakan lembaran tugas Komponen dan cara kerja mesin penelusur, Sintak pada mesin penelusur dan Penelusuran lanjutan

8. Peserta didik membuat Komponen dan cara kerja mesin penelusur, Sintak pada mesin penelusur dan Penelusuran lanjutan bersama kelompoknya.yang dipandu oleh guru.

9. Peserta didik mempresentasikan tentang Komponen dan cara kerja mesin penelusur, Sintak pada mesin penelusur dan Penelusuran lanjutan yang sudah dibuat.

6 menit

Penutup

1. Peserta didik diminta untuk mengumpulkan kertas kerja dan job sheet 2. Peserta didik diberi tugas mandiri seperti yang tercantum dalam buku

panduan job sheet

2 m e ni t

(3)

3. Peserta didik membenah alat-alat yang dipakai dalam Komponen dan cara kerja mesin penelusur, Sintak pada mesin penelusur dan Penelusuran lanjutan.

4. Guru bersama peserta didik menutup pembelajaran hari ini dengan memberikan kesimpulan tentang Komponen dan cara kerja mesin penelusur, Sintak pada mesin penelusur dan Penelusuran lanjutan. Dan mengajak berdoa semoga pembelajaran hari ini bermanfaat untuk kita semua, dan diakhiri dengan salam

F. Penilaian

1. Penlaian Sikap : Observasi/pengamatan

2. Penilaian Pengetahuan : Tes Tertulis, Pilihan ganda dan Uraian beserta pedoman penilaian

3. Penilaian Keterampilan : Unjuk Kerja/ Praktik dan Portofolio. lembar penilaian presentasi dan pedoman penilaian dan pengumpulan tugas mandiri, Project Job Sheet.

Mengetahui Kawunganten, …… April 2022

Kepala SMK Negeri 1 Kawunganten Guru Mata Pelajaran

Drs. Hendarto, M.M. Teguh Widarto, S.Kom

NIP. 19650302 199003 1 014 NIP. 19760903 201101 1 004

(4)

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK Sekolah : SMK Negeri 1 Kawunganten

Mata Pelajaran : Simulasi dan Komunikasi Digital Kelas/Semester : X / Genap

Materi Pokok : Komponen dan cara kerja mesin penelusur, Sintak pada mesin penelusur dan Penelusuran lanjutan

Alokasi Waktu : 3 x 9 JP (1215) Menit Tahun Pelajaran : 2021/2022

A. Kompetensi Dasar

3.9 Menerapkan teknik penelusuran Search Engine 4.9 Melakukan penelusuran informasi

B. Indikator Pencapaian Kompetensi

3.9.1 Menjelaskan komponen mesin penelusur.

3.9.2 Menentukan sintak penelusuran sesuai kebutuhan pencarian informasi.

4.9.1 Menggunakan sintaks penelusuran yang tepat sesuai kebutuhan pencarian informasi.

4.9.2 Melakukan penelusuran lanjutan.

C. Tujuan Pembelajaran

1. Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran melalui pendekatan saintifik dengan menggunakan model pembelajaran Project Based Learning, peserta didik dapat mendeskripsikan sekaligus menyusun Komponen dan cara kerja mesin penelusur, Sintak pada mesin penelusur dan Penelusuran lanjutan dengan penuh tanggung jawab, bekerja keras, toleransi dan bekerja sama.

2. Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran melalui pendekatan saintifik dengan menggunakan model pembelajaran Project Based Learning, peserta didik dapat membuat Komponen dan cara kerja mesin penelusur, Sintak pada mesin penelusur dan Penelusuran lanjutan

D. Alat dan Bahan 1. PC / Laptop 2. Smartphone

3. Web Browser dan Search Engine (bebas) 4. Jaringan Internet

E. Langkah Kerja

1 Pelajari materi tentang Search engine

2 Buka Web Browser di PC atau Laptop (untuk smartphone menyesuaikan)

3 Gunakan teknik searching pada mesin Google untuk menampilkan semua daftarsitus yang memuat koneten berita tentang fakta perkembangan upgrade algoritme pencarian dalam server Google.

4 Tuliskan sintak dan metode pencarian yang anda gunakan 5 Catat hasil informasi 20 website pertama yang ditampilkan

(5)

F. Tugas / Proyek (Eksperimen)

Buat Kelompok dengan anggauta maksimal 5 siswa.

1. Carilah konten halaman website yang mengandung vulnerable pada sisi XSS

2. Lakukan pengujian apakah website tersebut benar-benar memiliki celah keamanan disisi SQL.

3. Presentasikan didepan kelas hasil analisis kalian.

G. Kriteria Penilaian

No. Komponen Penilaian Skor

A. Persiapan 10

Berdo’a sebelum melaksanakan pekerjaan 5 Menyiapkan alat dan bahan yang dibutuhkan 5

B. Proses 20

Mengerjakan secara kelompok 10

Mengerjakan tepat waktu 10

C. Hasil 70

Kerapian dalam membuat presentasi 10

Ketepatan dalam menjawab

- Kekompakan anggota 20

- Keruntutan dalam mempresentasikan 30

Kecepatan dalam menyelesaikan Tugas 10

SKOR TOTAL 100

(6)

Lamp 1. Kisi-kisi soal

KISI KISI PENULISAN BUTIR SOAL

Nama Sekolah : SMK Negeri Nusawungu Kelas / Semester : X / Genap

Tahun Pelajaran : 2021 / 2022

Mata Pelajaran : Simulasi dan Komunikasi Digital

Kompetensi Dasar : 3.9 Menerapkan teknik penelusuran Search Engine 4.9 Melakukan penelusuran informasi

N

o Materi Ranah Kog nitif Indikator Soal No

Soal Bentuk

1

Komponen dan cara kerja mesin penelusur

Mengetahui cara Menjelaskan komponen mesin penelusur

Menjelaskan komponen

mesin penelusur 1 Essay

2

Komponen dan cara kerja mesin penelusur

Mengetahui cara Menjelaskan komponen mesin penelusur

Menjelaskan komponen

mesin penelusur 2 Essay

3

Komponen dan cara kerja mesin penelusur

Mampu Menentukan sintak penelusuran sesuai kebutuhan pencarian informasi.

Menentukan sintak penelusuran sesuai kebutuhan pencarian informasi.

3 Essay

Mengetahui Kawunganten, …… April 2022

Kepala SMK Negeri 1 Kawunganten Guru Mata Pelajaran

Drs. Hendarto, M.M. Teguh Widarto, S.Kom

NIP. 19650302 199003 1 014 NIP. 19760903 201101 1 004

(7)

Lamp 2. Kriteria Penilaian Pengetahuan

KRITERIA PENILAIAN SOAL TES URAIAN / ESSAY

Nama Sekolah : SMK Negeri Nusawungu Kelas / Semester : X / Genap

Tahun Pelajaran : 2021 / 2022

Mata Pelajaran : Simulasi dan Komunikasi Digital

Kompetensi Dasar : 3.9 Menerapkan teknik penelusuran Search Engine 4.9 Melakukan penelusuran informasi

N

o Soal

Skor Jawaban Tidak

Lengka p

Kurang Lengka

p

Lengka p

1 Jelaskan pengertian aplikasi search engine!

2 Jelaskan komponen search engine!

3 Jelaskan jenis-jenis search engine!

Skor Perolehan (SP)

Skor Total Perolehan (STP) Skor Maksimal (SM)

Nilai = (STP/SM) x 100

Mengetahui Kawunganten, …… April 2022

Kepala SMK Negeri 1 Kawunganten Guru Mata Pelajaran

Drs. Hendarto, M.M. Teguh Widarto, S.Kom

NIP. 19650302 199003 1 014 NIP. 19760903 201101 1 004

(8)

Lamp 3. Kisi-kisi Penilaian Keterampilan

KISI KISI PENILAIAN KETERAMPILAN

Nama Sekolah : SMK Negeri Nusawungu Kelas / Semester : X / Genap

Tahun Pelajaran : 2021 / 2022

Mata Pelajaran : Simulasi dan Komunikasi Digital

Kompetensi Dasar : 3.9 Menerapkan teknik penelusuran Search Engine 4.9 Melakukan penelusuran informasi

N

o Kompetensi

Dasar Materi Indikator Pencapaian Kompetensi

1 Melakukan penelusuran informasi

Sintak pada mesin penelusur

Peserta didik dapat :

Menggunakan sintaks penelusuran yang tepat sesuai kebutuhan pencarian informasi.

Tugas :

Buatlah sintaks penelusuran yang tepat sesuai kebutuhan pencarian informasi.

Mengetahui Kawunganten, …… April 2022

Kepala SMK Negeri 1 Kawunganten Guru Mata Pelajaran

Drs. Hendarto, M.M. Teguh Widarto, S.Kom

NIP. 19650302 199003 1 014 NIP. 19760903 201101 1 004

(9)

Lamp 4. Kriteria Penilaian Keterampilan

KRITERIA PENILAIAN KINERJA

Nama Sekolah : SMK Negeri Nusawungu Kelas / Semester : X / Genap

Tahun Pelajaran : 2021 / 2022

Mata Pelajaran : Simulasi dan Komunikasi Digital

Kompetensi Dasar : 3.9 Menerapkan teknik penelusuran Search Engine 4.9 Melakukan penelusuran informasi

N

o Komponen Skor Capaian Kompetensi

BK

0-64 CK

65-69 K

70-84 SK 85-100 I Persiapan (Skor Maks 100)

II Pelaksanaan (Skor Maks 100) III Hasil (Skor Maks 100)

Skor Maks Bobot Nilai I Nilai Persiapan (Skor/Maks) x Bobot 100 20

II Pelaksanaan (Skor/maks) x bobot 100 50 III Hasil (Skor/maks) x bobot 100 30

Nilai Kinerja (∑ Nilai I, II, III)

Mengetahui Kawunganten, …… April 2022

Kepala SMK Negeri 1 Kawunganten Guru Mata Pelajaran

Drs. Hendarto, M.M. Teguh Widarto, S.Kom

NIP. 19650302 199003 1 014 NIP. 19760903 201101 1 004

(10)

Lamp 5. Kriteria Penilaian Keterampilan

KRITERIA PENILAIAN PROYEK

Nama Sekolah : SMK Negeri Nusawungu Kelas / Semester : X / Genap

Tahun Pelajaran : 2021 / 2022

Mata Pelajaran : Simulasi dan Komunikasi Digital

Kompetensi Dasar : 3.9 Menerapkan teknik penelusuran Search Engine 4.9 Melakukan penelusuran informasi

N

o Komponen Skor Capaian Kompetensi

BK

0-64 CK

65-69 K

70-84 SK 85-100 I Persiapan (Skor Maks 100)

II Pelaksanaan (Skor Maks 100) III Hasil (Skor Maks 100)

Skor Maks Bobot Nilai I Nilai Persiapan (Skor/Maks) x Bobot 100 30

II Pelaksanaan (Skor/maks) x bobot 100 30 III Hasil (Skor/maks) x bobot 100 40

Nilai Kinerja (∑ Nilai I, II, III)

Mengetahui Kawunganten, …… April 2022

Kepala SMK Negeri 1 Kawunganten Guru Mata Pelajaran

Drs. Hendarto, M.M. Teguh Widarto, S.Kom

NIP. 19650302 199003 1 014 NIP. 19760903 201101 1 004

(11)

Lamp 6. Bahan Ajar / Materi Pembelajaran

A. Pengertian aplikasi search engine

Search engine (mesin pencari/pelacak/penelusur) adalah salah satu program komputer yang dirancang khusus untuk membantu seseorang menemukan file-file yang disimpan dalam komputer, misalnya dalam sebuah web server umum di web (www) atau komputer sendiri. Mesin pencari memungkinkan kita untuk meminta content media dengan kriteria yang spesifik (biasanya berisikan frase atau kata yang kita inginkan) dan memperoleh daftar file yang memenuhi kriteria tersebut. Mesin pencari biasanya menggunakan indeks (yang sudah dibuat sebelumnya dan dimutakhirkan secara teratur) untuk mencari file setelah pengguna memasukan kriteria pencarian.

Mesin pencari yang akan dibahas adalah mesin pencari khusus yang digunakan untuk mencari informasi dan berbagai file di Internet, sehingga mesin pencari sangat berguna bagi para penggunanya untuk mencari berbagai bahan referensi atau lainnya.

B. Komponen search engine a. Query Interface

Query interface adalah komponen penting pertama yang merupakan bentuk tampilan atau format situs yang menyediakan fasilitas searching engine. Bentuk yang paling sederhana adalah tersedianya sebuah kotak kosong di situs dimana user dapat menuliskan data atau informasi yang ingin dicari (lihat situs Yahoo.com atau Altavista.com). Yang harus diketahui oleh user adalah bahwa tidak semua situs memiliki kemampuan yang sama dalam membantu user untuk mengekspresikan jenis data atau informasi yang ingin dicari. Dalam bahasa komputer cara mengekspresikan ini disebut sebagai query. Contohnya adalah seseorang yang ingin mencari data atau informasi mengenai hal-hal yang berkaitan dengan kesehatan ibu dan anak, dapat menggunakan query semacam: “kesehatan” and “ibu” and “anak”.

b. Query Engine

Komponen kedua adalah Query Engine, merupakan sebuah program yang bertugas untuk menterjemahkan keinginan user ke dalam bahasa yang dimengerti oleh mesin komputer. Secara teknis, perusahaan-perusahaan penyedia searching engine berlomba- lomba membuat query engine yang baik sehingga selain tepat dalam mengekspresikan keinginan user, dapat pula melakukan tugas pencarian secara cepat. Query Engine ini pulalah yang segera melakukan pencarian arsip dan dokumen yang tepat di dalam sistem basis data (database) yang bersangkutan.

c. Database

Database pada dasarnya merupakan kumpulan atau daftar dari dokumen maupun arsip dari seluruh situs yang ada di internet. Semakin besar skala internet, akan semakin besar pula kapasitas penyimpan yang dibutuhkan.

d. Spider

Spider merupakan komponen terpenting dalam sebuah searching engine. Secara berkala dan kontinyu, spider akan mendata setiap situs yang ada di internet, baik yang baru maupun yang lama. Terhadap masing-masing situs, selain alamatnya, akan diambil kata-kata kunci dari arsip maupun dokumen yang ditemukan. Katakanlah dari situs Bidanku.com akan diambil setiap kata pada kalimat judul artikel, disinilah

(12)

sebenarnya persaingan antara situs terjadi, yaitu strategi dan teknik apa yang dipergunakan dalam melakukan sampling terhadap kata-kata yang akan menjadi kunci dalam pencarian arsip dan dokumen. Harap diingat bahwa tidak semua situs melakukan proses updating dan sampling ini secara kontinyu (24 jam sehari), yang dapat menyebabkan telah hilangnya beberapa arsip dan dokumen dari internet saat user mencarinya.

e. Indexer

Indexer merupakan sebuah program untuk mempercepat proses pencarian. Filosofi yang dipergunakan mirip dengan prinsip penggunaan indeks pada kamus atau buku- buku. Perang antar situs pun terjadi di sini, karena teknik melakukan indeks akan sangat berpengaruh terhadap kecepatan pencarian data atau informasi. Biasanya yang terjadi di sini adalah adu algoritma (alur logika sebuah program) antar para programmer yang direkrut oleh masing-masing perusahaan.

C. Jenis search engine

a. Human Organized Search Engine

Mesin pencari yang dikelola sepenuhnya oleh tangan manusia. Mesin pencari ini menggunakan metode dengan memilah-milih informasi yang relevan dan dikelompokan sedemikian rupa sehingga lebih bermakna dan bermanfaaat bagi penggunannya. Situs ini dalam prakteknya memperkerjakan para pakar dalam bidang-bidang tertentu, kemudian para pakar tersebut dapat mengkelompokan situs-situs tertentu sesuai dengan bidangnnya atau kategori situs itu sendiri.

Contoh: Yahoo!(www.yahoo.com), LooKSmart (www.looksmart.com), About (www.about.com) , Open Directory (Dmoz.org).

b. Computer Created Search Engine

Search engine kategori ini banyak memiliki kelebihan karena banyak menyajikan inforrmasi walaupun kadang-kadang ada beberapa informasi yang tidak relevan tidak seperti yang kita inginkan. Search engine ini telah menggunakan software laba-laba atau spider software yang berfungsi menyusup pada situs-situs tertentu, kemudian mengumpulkan data serta mengelompokan dengan sedikit bantuan tangan manusia.

Contoh: WebCrawler (www.webcrawler.com), Excite (www.excite.com), Inktomi (www.inktomi.com), Northen Light (www.northenlight.com), Fast Search (www.altheweb.com).

c. Hybrid Seacrh Engine

Merupakan gabungan antara tangan manusia dengan computer, sehingga menghasilkan hasil pencarian yang relative akurat. Peran manusia dalam hal ini adalah sebagai penelaah dalam proses pengkoleksian database halaman web. Sebenarnya tipe ini lah yang paling mudah pembuatannya karena dapat didesain sesuai dengan keinginan kita.

Contoh: Google (www.google.com), Lycos (www.lycos.com), AltaVista (www.altavista.com), HotBot (www.hotbot.com), Go To (www.goto.com), Snap (www.snap.com), Direct Hit (www.directhit.com), Go (go.com).

d. MetaCrawler/Metasearch

Merupakan perantara dari mesin pencari yang sebenarnya. Mesin ini hanya akan mengirimkan permintaan pencarian ke berbagai mesin pencari serta menampilkan hasilnya satu di layer browser sehingga akan menampilkan banyak sekali hasil dari ber bagai mesin pencari yang ada.

(13)

Contoh: SavvySearch (savvysearch.com), Dogpile (www.dogpile.com), The Big Hub (www.infind.com), C4 Total Search (www.snap.com).

Mesin pencari yang cukup populer, yaitu: Google, Yahoo!, Alltheweb, MSN, AskJeeves, AltaVista, dan Lycos. Mesin pencari orang: Infospace, Spock, Yellowpages.com, Zabasearch.com, Zoominfo. Mesin pencari visual: Grokker, Kartoo, Avintura. Mesin pencari multimedia: Blinkx, Find sounds, Pic search, Podscope, Youtube.

D. Cara kerja search engine

Program Search Engine dalam menjalankan fungsinya sebenarnya bekerja bersamaan dengan Browser. Ketika kita mengetikkan sesuatu lalu Enter, Search Engine-lah yang bekerja melakukan pencarian di database. Hasil yang didapat diberikan kembali ke Browser, lalu Browser menampilkannya untuk kita dalam format yang mudah kita mengerti.

Sebenarnya Search Engine tidak tampak, ia bekerja di balik layar. Search Engine juga sebenarnya bekerja dengan teman-temannya yaitu crawler atau indexer atau robot atau bot.

Sederhananya, proses yang berlangsung adalah: saat user membuka Browser, dan memerintahkan pencarian, maka browser minta tolong Search Engine untuk mencarikan.

Jika sudah didapat, hasilnya dikembalikan ke Browser dan Browser menampilkannya untuk user. Semuanya berlangsung sangat cepat sehingga kita tidak mengetahui proses sesungguhnya yang terjadi.

Mesin pencari web bekerja dengan cara menyimpan informasi tentang banyak halaman web, yang diambil secara langsung dari www. Halaman ini di ambil dengan web crawler- browser web yang otomatis mengikuti setiap pranala yang dilihatnya. Isi setiap halaman lalu dianalisis untuk menentukan cara mengindeksnya (misalnya kata-kata di ambil dari judul, subjudul, atau field khusus yang di sebut meta tag). Data tentang halaman web disimpan dalam sebuah database indeks untuk digunakan dalam pencarian selanjutnya.

Sebagian mesin pencari seperti Google, menyimpan seluruh atau sebagian halaman sumber (yang disebut cache) maupun informasi tentang halaman web itu sendiri. Ketika seorang pengguna menggunakan mesin pencari dan memasukan query, biasanya dengan memasukan kata kunci, mesin mencari akan mengindeks dan memberikan daftar halaman web yang paling sesuai dengan kriterianya. Daftar ini biasanya disertai ringkasan singkat menggenai judul dokumen dan terkadang sebagian teks dari hasil pencarian yang kita cari.

Referensi

Dokumen terkait

Melalui kegiatan Pembelajaran daring dengan pendekatan saintifik menggunakan metode observasi, diskusi, presentasi dan model pembelajaran discovery learning peserta didik

Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran melalui pendekatan saintifik dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning diharapkan peserta didik dapat

Melalui kegiatan pembelajaran menggunakan metode Problem based learning (PBL) dan pendekatan saintifik, peserta didik diharapkan dapat memahami tentang konsep gerakan passing bawah

Melalui kegiatan pembelajaran dengan menggunakan model Problem Based Learning, dan pendekatan saintifik, peserta didik diharapkan dapat memahami medan magnet

Setelah mengikuti proses pembelajaran melalui daring melalui pendekatan saintifik dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning, peserta didik

Melalui kegiatan pembelajaran dengan pendekatan saintifik menggunakan model problem based learning dengan metode diskusi peserta didik dapat menganalisis

Melalui kegiatan pembelajaran dengan pendekatan saintifik dengan model pembelajaran Discovery Learning, peserta didik dapat 3.8 Menafsir pandangan pengarang

Tujuan Pembelajaran Melalui kegiatan pembelajaran dengan pendekatan saintifik menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning PBL dan Discovery Based Learning DBL peserta didik