• Tidak ada hasil yang ditemukan

Nafkah Anak Pasca Perceraian di Pengadilan Agama Jakarta Utara (Analisis dan Implementasi Putusan Nomor 0386/Pdt.G/2014/PA.JU)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Nafkah Anak Pasca Perceraian di Pengadilan Agama Jakarta Utara (Analisis dan Implementasi Putusan Nomor 0386/Pdt.G/2014/PA.JU)"

Copied!
140
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan hasil penelitian yang menganalisis putusan Pengadilan Agama Kalianda mengenai perceraian dengan alasan cerai talak dan gugatan rekonvensi, majelis hakim

Pertimbangan Hakim dalam Putusan Pengadilan Agama Nomor 72/Pdt.G/2011/PA.Bji menggunakan Pasal 181 Kompilasi Hukum Islam dan Surah An-Nisaa’ ayat 176 mengenai Kalalah,

Penelitian ini dilakukan di Pengadilan Agama Semarang karena untuk mengetahui bagaimana isi putusan hakim tentang pemberian nafkah istri dan dasar pertimbangan hakim

Analisis penulis, Putusan Majelis Hakim menafsirkan bahwa perceraian ini lebih berat disebabkan perselisihan dan pertengkaran terus menerus, alasan krisis moral

Dampak yang ditimbulkan dari perceraian tanpa melalui keputusan hakim Pengadilan Agama terhadap nafkah anak yaitu tidak terjamin dan tidak terlaksananya secara

Pertanyaan utama yang ingin dijawab dalam penelitian ini adalah bagaimana pertimbangan majelis hakim dalam menentukan putusan atas penentuan nafkah bagi istri dan

Ketiga landasan (hukum Islam, KHI, putusan Mahkamah Agung RI) tersebutlah yang menjadi dasar hukum bagi Majelis Hakim Pengadilan Agama Pamekasan dalam memutuskan

2 PELAKSANAAN PEMBERIAN NAFKAH ANAK BERDASARKAN PUTUSAN PERCERAIAN DI PENGADILAN AGAMA PADANG Solihandracem, 2120113010, Program Pascasarjana Fakultas Hukum Universitas Andalas,