Nafkah Anak Pasca Perceraian di Pengadilan Agama Jakarta Utara (Analisis dan Implementasi Putusan Nomor 0386/Pdt.G/2014/PA.JU)
Teks penuh
Garis besar
Dokumen terkait
Berdasarkan hasil penelitian yang menganalisis putusan Pengadilan Agama Kalianda mengenai perceraian dengan alasan cerai talak dan gugatan rekonvensi, majelis hakim
Pertimbangan Hakim dalam Putusan Pengadilan Agama Nomor 72/Pdt.G/2011/PA.Bji menggunakan Pasal 181 Kompilasi Hukum Islam dan Surah An-Nisaa’ ayat 176 mengenai Kalalah,
Penelitian ini dilakukan di Pengadilan Agama Semarang karena untuk mengetahui bagaimana isi putusan hakim tentang pemberian nafkah istri dan dasar pertimbangan hakim
Analisis penulis, Putusan Majelis Hakim menafsirkan bahwa perceraian ini lebih berat disebabkan perselisihan dan pertengkaran terus menerus, alasan krisis moral
Dampak yang ditimbulkan dari perceraian tanpa melalui keputusan hakim Pengadilan Agama terhadap nafkah anak yaitu tidak terjamin dan tidak terlaksananya secara
Pertanyaan utama yang ingin dijawab dalam penelitian ini adalah bagaimana pertimbangan majelis hakim dalam menentukan putusan atas penentuan nafkah bagi istri dan
Ketiga landasan (hukum Islam, KHI, putusan Mahkamah Agung RI) tersebutlah yang menjadi dasar hukum bagi Majelis Hakim Pengadilan Agama Pamekasan dalam memutuskan
2 PELAKSANAAN PEMBERIAN NAFKAH ANAK BERDASARKAN PUTUSAN PERCERAIAN DI PENGADILAN AGAMA PADANG Solihandracem, 2120113010, Program Pascasarjana Fakultas Hukum Universitas Andalas,