• Tidak ada hasil yang ditemukan

BIDANG ARSIP DAN MUSEUM

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BIDANG ARSIP DAN MUSEUM"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

ABggota jang . ha.dir•

DEWAN PERWAKILAN RAKJAT

-,. A.·· .·· ·.s~~AL~H PERUNDINGAN

Sidang IV.

RAP AT 104.

Hari Senin, 4 Noperitber 1957.

(Djam panggilan: 09.00).

Membitjarakan usul-usul pembaban atjara rapat- rapat Dewan Perwakilan Rakjat mulai tanggal4 No ..

pemll!Jer 1957.

KetUJa: Arudji Kartawinata.

Sekertaris: Mr Roesli.

Jang hadir 187 anggota:

S. Hadikusumo, H; Hasan Basri, Ismail Napu, Anwar· Harjono, H. ·Mob. Amin1 ISikanda,r, B. J.

Ram1bitan, Rh. Koes1n:an, H. Sirad'juddin Ahbas, Dr H. A.U Akba!r, T. S. Ma:rdjohan, Wijono Soer_jokoesoemo, Ismangoen Poedjowidagdho, Sjah- boeddin Latif, Peris Pardede, R.H. Soetarto Hadi- soedihyo, Siauw Giok Tj:han, I. J. Ka.s.imo, Nj.

Moedikdio, Manai Sophiaan, Suhaimi Rachman, Prot Mr H. Muhd Yruniu, Anwar Kadir, Rasj<id Sutan Radja Emas, S. Martosoewito, Ajip Mucha- mad Dzukhri, Asmadi Tirtooetomo, Singgih Tirto- soediro, Sukatno, I B. P. Ma'nuaba, T}. Oey Hay Djoen; Ir Thaher Thajeb, Soepeno Hadisiswojo, Nj. Suharti Surwarto, M:r Boerhanuddin Harahap, K. H. Moh. Dachlan, F. Runturambi, R.

Abu:thajat, Arudji Kartawinata, Sidik Kartapati, Mr R. H. Kasman Singodi·medjo, Gusti Abdul Moei:s, Sudjarwo Haryowisastro, 0. Suriapranata, Mr Djody Gondokusumo, Mr Dr A.M. Tambunan, Nj. Soepellli, Soedjono, Mr Sudjono Hardjosu- diro, B. P. H. Po:eroebojo, Anwar Tjokroami- noto,., K. Werdojo, Sjarif Usman, Soedarsono, Imam Soetardjo, Muhamad Nur e} Ibrahimy, H. Mu ..

nir Abisudja.k, Nj. Oemi Sardjono, Asraruddin, Hutomo Supardan, Hartojo Prawirosudarmo, Soeto- mo alias Bung Torno, Soetojo Mertodimoeljo, Moer- sid 1dris, H. Masj:hu:r Rifa.i, M. ca,ley, S. i[). Bili, Suha:rdjo, Mr Soeprapto, Moenadir, Murtadji Bisri, Maniudin Brodjotruno, AbdulAziz Dijar, Tjoo Tik Tjoen, Soejoso Abdul Wa:chid, K. H. Misbach, R. r~oh. Saleh Surjaningprod jo, Achmad Sjaichu,

• Sudojo, Semanhadi Sastrowid jojo, Rd. Soeprapto, Soepardi, Dr R. Soeatmadji, Harsono Tjokroami- noto,. Zainal Arifin Tanamas, R. T. A. Mob. Ali Pratamingkoesoemo, Dr Ambio, Abdullah Mutlik, Imam Soepa:rni Handokowidjojo, R. Poeger, K.

Achmad Ghozali, Moh. Noor Abdulgani, R. Soe- hardjp aLias Bedjo, H. Sjafi'ie, H. Andi Se~

wang Daeng Muntu, Abdul ·Rasjid Faqih, Hussein

DOKlil!HEN-TASI Rapat 104.

2 925

Saleh Assegaff, H. ·Muhrummad Saifuddin, Nj.

Ch. Salawa1ti, H. Send~k. H. Moehamad Akib, Moihamad So;Ieman, M. Son:daikh, W. L. Tam~

bing, Selamat Ginting, Jusuf Adjitorop, M. Siregar, Sahar gelar Sutan Besar, Nja' Diwan, K. ··.H. Masj- hur Azhalii, Ma:'.ri:taif Mardjani, Saala:h Jusuf Sutan Mangkuto, · M. 0. Bafadhal, Dr Sjeoh H.

Djalaluddin, V. B. Saka, I Made Sugitha, Drs J. Piry, I Gusti Ode Subamia, Kiagus Alwi, Anuarbek, Mo- hammad Thajib Abdullah, R. Darsono, Rd. E. Wi- ratma Astapradja, Osa Maliki. M. Ardiwinangun, Rd. Djerman Prawirawinata, Muhammad Ahmad, Asmuni, Uwes Abubakar, Doedi Soemawidjaja, E. Z. Muttaqien, Djadja Wiriasumita, Muhamad Fadil Dasuki, Sastra, Nj. Djunah Pardjaman, R. T. Djaja Rachmat, A. Nunung Kusnadi, Njaju H. 'M·ruriam Ka:nta Sumpena, Soelaeman ·. Widjojo- soebroto, Raden !Mohamad Brusah, H. A. A.

Achsien, Mr R. Memet Tanumidjaja, Amung Amran, E. Moh. Mansjur, R. P. R. Situmeang, Pan- doe Kartawigoena, Katamsi Soetisna Sendj'aja, Nj.

S. Marijamah Djoenaid.ie, Ihnu Patina,. Siswojo, Nj. Sundari Abdulrachman, S. Sudjojono, Nj.

Suti'j,ah Surya Hadi, Nj. Soemari, R. Ng. Hariadi Jadipranoto, Pamudji, Sutjipto, Soekamsi Djojoadi- prodjo, Djadi . Wirosubroto, H. Sablan Ridwan,

Soetoko Djojosoebroto, Rs. Wirjosepoetro, R. G.

Doeriat, Partoadiwidjojo, R. Noerjahman; Tjugito, Mob. Hanafiah, Nj. Asmah Sjachrunie,. Rid wan Sjachrani, Rd. Lucas Kustarjo, Soebadio, Sastrosa- tomo, Z. Imban, Jahja Siregar, Ahem Erningpradja, R. A. A. Soemitro . Kolopaking, Mohamad Isnaeni, Soemardi Jatmosoemar,to, Nj. Suzanna Hamda- ni, Muhammad Padang, A.B. Karul:my, Mr Tjoeng Tin Jan, Tan Kiem Liong, Oei Tjeng Hien, Tan Eng Hong, H. .T. C. Princen, E. F. Wens, . Drs J. L. W. R. Rhemrev, J. R. Koot, Ang Tjiang Liat.

Wakil Pemerintah: Ir Pangeran Muhamad Noor, Menteri Pekerdjaan Umum dan Tenaga.

Ketua: Saudara-saudara, rapat saja buka. Jang hadir ada 165 anggota. Atjara buat hari ini, teruta- ma sekali ialah membitjarakan usul-usul pem-bahan

atjara lapat-rapat Dewan PerwakiJan Rakjat mulai tanggal 4 Nopember 1957.

Kepada Saudara-saudara telah disampaikan daf- tar rantjangan atjara jang telah diputuskan oleh Pa~

nitia Permusjawaratan tanggal 28 Oktober jang la- lu, jaitu daftar rantjangan mana memuat atjara- atjara sidang mulai tanggal 4 Nopember sampai dengan 16 Nopember 1957.

Saja pertjaja, bahwa Saudara-saudara sekalian sudah mempeladjari kembali isi daftar atjara-atjara ini, jang pada pokoknja, jaitu: untuk minggu jang pertama mulai tanggal 4 Nopember sampai dengan 8 Nopember 1957 rapat*rapat pada umumnja terdiri dari 2 kali rapat Bahagian, 6 kali rapat pleno siang dan malam dan 2 kali rapat Seksi.

BIDANG ARSIP DAN MUSEUM

(2)

2626

Rapat 104.

Usul-usul pembaban atjara rapat-rapat Dewan Perwakilan Rakjat _ mula.i tanggal 4 Nopember ·1957.

Untuk minggu kedua, jaitu mulai tanggal 11 .No:

pember sampai dengan 16 Nopember 1957. melrput~

8 kali rapat pleno dan 2 kali rapat Seks1.. D]ad~

seluruh daftar atjara ini meliputi sama sekah 14 kah rapat pleno, 2 kali rapat Bahagian ~an .4 kali rapat Seksi. Dengan lain perkataan mulm mmggu perta- ma ini, sebagaimana djuga diharapkan oleh Ketua pada pembukaan sidang keempat. ini, bahwa Parl~­

men benar-benar telah siap sed1a untuk bekerdJa keras guna menjelesaikan segala rantjangan Undang- undang.

Sampai hari ini usul-usul mengenai daftar atjara jang telah disampaikan itu, tidak ada jang samp~i

ketangan Sekertariat. Dengan lain perkataan, saJa akan bertanja kepada Saudara-saudara, dapatkah seluruh daJtar atjara ini diterima?

(R a p a t: Setudju.)

Satu hal jang perlu saja djelaskan mengenai atjara jang sudah diterima itu, jaitu Pemerintah mengha- rapkan dengan sangat supaja rapat pada .hari ~jum:

at tanggal 8 Nopember benar-benar btsa dtmulm djam 8.30 pagi. Antara lain pada ~ari_ itu termaktub sebagai atjara: keterangan Pemenntah tel?-tang pe- ristiwa Sumatera Timur, keterangan Pemenntah ten- tang Musjawarah Pembangunan Nasional jang akan datang dan keterangan Pemerintah tentang pena- hanan tokoh-tokoh Djawa Barat. Dengan keterang- an ·supaja rapat dapat dimulai pada dj~m ~.30 pagi.

Sementara itu, Saudara-saudara, ada dttenma surat dari Saudara Menteri Luar Negeri jang maksudnja meminta dengan sangat dapatnja rantjangan Undang-undang, jaitu:

1. Rantjangan Undang-undang tentang Persetudju- an Perdjandjian Dwi-kewarganegaraan dengan

Republik Rakjat Tiongkok; .

2. Rantjangan Undang-undang tentang Persetud]u- an mengenai warga-negara jang berada dengan setjara tidak sah didaerah Republik Indonesia dan RepubHk Philipina; ·

3. Rantjangan Undang-undang tentang pindjaman Republik Indonesia dari Uni Republik Sovjet Sosialis (U.R.S.S.), supaja ketiga rantjangan Undang-undang ini dapat disisipkan didalam daftar atjara tadi mulai tanggal 4 sampai dengan pertengahan bulan ini. sehingga semuanja itu bisa diselesaikan.

Djadi ketiga rantjangan Undang-undang ini su- paja bisa disisipkan diantara atjara-atjara tadi dari tanggal 4 sampai 17 Nopember jang akan datat?g, sehingga ketiga rantjangan Undang-undang 1tu dapat diselesaikan.

Alasannja, oleh karena mendesaknja keadaan jang semakin menghendaki penjelesaian serta tin- dakan-tindakan pelaksanaan, baik untuk kepenting- an golongan-golongannja sendiri maupun untuk kepentingan masjarakat dan negara.

Selandjutnja, kemungkinan keberangkatan kami keluar negeri.

Inilah antara lain alasan~aJasan jang disodorkan oleh Saudara Menteri Luar Negeri.

Saudara-saudara, saja tambahkan pendjelasan.

ialah bahwa kedua rantjangari Undang-undang, jaitu, tentang Persetudjuan Perdjandjian Dwi-ke.war- ganegaraan dengan Republik Rakjat Tiongkok, dan jang kedua, Persetudjuan tentang warga-negara jang berada setjara tidak sah didaerah Republik Indonesia dan Republik Philipina, sebagai memori djawaban dari Pemerintah atas laporan Gabumgan Bahagian-bahagian; dimana dinjatakan bahwa Pe- merintah sanggup akan menjampaikan dalam satu dan dua hari ini kepada Dewan Perwakilan Rakjat.

Djadi kalau tidak hari ini, mungkin besok me::mori djawaban Pemerintah atas kedua rantjangan Un-

dang-undang itu akan disampaikan, sedangkan rantjangan Undang~undang tentang pindjaman Re-

puhlik Indonesia dari Uni Republik Sovjet Sosialis dan laporan Gabungan Bahagian-bahagian baru pada hari ini oleh Sekertariat disampaikan kepada Pemerintah.

Djadi kalau saja boleh menjarankan kepada Saudara-saudara, kalau memang alasannja' jang· di- pakai oleh Pemerintah dalam suratnja itu, karena mendesaknja keadaan jang djuga turut dirasakan oleh rapat hari ini, maka saran saja ialah:

Pertama, untuk kedua rantjangan Undang-undang ini jang sudah tentu, oleh karena memorie van antwoord-nja hari ini atau besok itu didjamin, apabila sudah diterima oleh Sekertariat akan disam- paikan kepada Saudara-saudara, jaitu supaja kedua rantjangan Undang-undang itu, jaitu te.ntang Pers~­

tudjuan Dwi-kewarganegaraan Repubhk IndOl~esm

dengan Republik Rakjat Tiongkok dan PersetudJuan menf!enai warga-negara jang berada tidak sah diidae- rah Republik Indonesia dan Philipina, apabila kita dapat menggunakan waktu dengan tjara bidjaksana dan efficient ini dapat kita sisipkan dalam rapat- rapat jarig digunakan untuk Seksi-seksi J?ad~ tiap- tiap hari Kamis. Tegasnja, ~apat. Seks~ dnv~ktu

.siang berdja1an terus dan btasanJa atJara-atJara untuk Seksi diwaktu malam itu terserah ke:pada Seksi-seksi.

Djadi kalau waktu ini digunakan setjara efficient, dapat saja kira waktu itu tintuk menampung kedua rantjangan Undang-undang .itu.

Dan dalam waktu antara tanggal 4 Nopember sampai habisnja seluruh atjara ini kita akan mdalui 2. hari Kamis.

Djadi sudah ada 2 kali waktu . jang terluang tiap- tiap Kamis malam.

Djadi artinja Seksi disini mengalah, tjun:m d~waktu sian~ sadja mengadakaq rapat, tetap1 dtwaktu

mal~mnja

digunakan untuk menjelesaikan rantjang- an Undang-1emdang ini. Ini saran saja jang pertama.

Kedua, djuga djikalau Saudara-saudara menjetu- djui. m~rilah kita merombak tradisi jang se.bet~lt?ja

improduktief itu, jang tidak ada manfaatnJa~ Jattu tiap-tiap hari Sabtu kalau menurut tradisi itu

/~

\

BIDANG ARSIP DAN MUSEUM

(3)

· UsuJ-usul perubaban atjara · rapat-rapat Dewan Penvakilan Rakjat mula.i tanggal 4 Nopember 1957.

(K,etua.)

digunakan untuk Commissie van Rapporteurs untuk menjelesaikan Iaporan-laporan. tetapi' tidak tiap-tiap hari Sabtu digunakan untuk keperluan itu. Pada umumnja hari Sabtu itu adalah perei, tidak ada rapa:b apa-apa. Dan adakalanja hari Sabtu itu digunakan untuk memberi kesempatan kepada Pani- tia-panitia Ad hoc. Pada waktu ini p1:aktis tidak ada sesuautu Panitia Ad hoc jang memerlukan waktu dari Sabtu. Jang terang hari Sabtu pagi-pagi sudah ada bebell'apa anggota, tidak semuanja, jang sudah sibuk

untul~ pergi keluar , kota untuk mengaso dan sebagainja.

Sajia kira untuk jang ditanah Djawa, meskipun tengah hari, itu bisa sadja kalau toch perlu keluar kota ..

Djadi kita menghadapi 2 kali hari Sabtu mulai dari 1tanggal 4 Nopember sampai dengan tanggal 9 Nopember dan se1andjutnja mulai dari tanggal 11 Nopember sampai pada tanggal 16 Nopember ada 2 ha1·i Sabtu jang terluang, ditambah dengan 2 hari Kamis diwaktu ma1amnja. Djadi ada 4 hari jang terluang. Apa tidak sebaiknja kalau ini kita gunakan untul.: menjelesaikan seberapa dapat kedua · rantjang- an Undang-undang, jaitu tentang Persetudjuan Dwi- kewali'ganegaraan Republik Indonesia dan Republik Rakjat Tiongkok dan 'kedua, persetudjuan tentang warga-negara jang berada setjara tidak sah didaerah Republik Indonesia dan Philipina.

Sekarang saja akan bertanja kepada Saudara- saudara - karena saja kira uraian saja tadi itu sudab lebih dari pada djelas - apakah saran saja tadi itu dapat disetudjui?

Siauw Giok Tjhan: Saadara Ketua. apa jang harus1 disetudjui itu?

Kefi.Ja: Untuk menjisipkan terutama sekali ke- dua mfmtjangan Undang-undang jang memori dja- wabammja kalau tidak hari ini, besok didjandjikan didjamin akan disampaikan oleh Pemerintah kepada

Seker:~ariat Dewan Perwakilan Rakjat~ sehingga pemhutjaraannja dapat disisipkan pada tiap-tiap Kamis malam, djadi 2 Kamis malam dan 2 hari Sa btu.

Adapun mengenai rantjangan Undang-undang tentang Perdjandjian dengan Republik Rakjat Tiongkok, itupun dapat disisipkan dan ini tergan- tung kepada tjepatnja Pemerintah menjelesaikan memori djawaban mengenai Iaporan Gabungan

~ahagian-baha~ian. Dalam prinsipnja ketiga ran- tJangan Undang-undang itu, tetapi jang terang mengenai kedua rantjangan Undang-undang itu memori djawabannja Pemerintah dapat mendjamin hari ini atau paling lambat besok akan disampaikan kepada Sekertariat Dewan Perwakilan Rakjat.

Siauw. Giok Tjhan: Kalau saran Saudara Ketua itu tidak diterima oleh rapat. bagair;nana?

Ketua: Bukannja tadi saran saja itu telah diterima?

(R a· p a t: Bel urn!)

Baiklah, siapa jang ingin berbitjara?

Saja persilakan Saudara Siauw Giok Tjhan.

Siauw Giok Tjhan: Saudara Ketua, saja sesung- guhnja ingin bertanja. apakah benar memori dja- waban itu selambat-lambatnja besok akan diterima oleh Sekertariat Parlemen? Karena kalau keterima- nja besok, ini berarti bahwa kita hanja mempunjai walctu untuk membatja dan mempeladjari memori djawaban itu satu hari sadja, jaitu hari Rabu, karena hari Kamis sudah akan dimulai mengadakan permusjawaratan mengenai 2 rantjangan Undang- undang ini. Dan seandainja memori djawaban itu tidak diterima besok, lalu bagaimana akibatnja atjara-atjara jang disisipkan itu?

Djadi tegasnja, saja hendak bertanja, karena pengalaman kita djelek sekali tentang djandji pengi- riman memori djawaban itu, sebab hingga sekarang Parlemen masih belum menerima memori djawaban atas laporan Seksi-seksi mengenai anggaran belan- dja jang akan dibitjarakan didalam sidang-sidang jang akan datang.

Dalam hal ini saja minta perhatian Saudara Ketua. supaja didalam menjusun atjara itu tidak sampai timbul kesulitan bagi persiapan pembitjara- an rantjangan Undang-undang ini.

Sekian.

Ketua: Saudara-saudara, dalam hal ini baiklah serahkan sadja kepada kebidjaksanaan pimpinan

· Dewan Perwakilan Rakjat. Pokoknja dalam prinsip- nja rapat hari iini tidak berkeberatan, kalau memang Pemerintah dapat memenuhi sjarat-sjarat jang di- djandjikannja, jaitu memori djawaban itu. dikirim·

kannja kepada Sekertariat Dewan Perwakilan Rak- jat hari ini atau paling lambat besok, untuk menji ..

sipkan atjara-atjara itu.

Ibnu Parna: Djam berapa akan disampaikan?

Ketua: In de loop van de dag; djadi hari ini.

Djadi kita minta perhatian Pemerintah supaja kalau tidak hari ini besok seJambat-lambatnja memori djawaban itu disampaikan kepada Sekertariat De-

\van_ ~er:vakilan Rakjat, supaja para anggota mem- punJat t]ukup waktu untuk mempe]adjarinja.

Dalam hal ini saja mengutjapkan banjak terima kasih, bahwa saran saja untuk mempergunakan 2 hari Kamis dan 2 hari Sabtu untuk membitjarakan memori djawaban itu, diterima oleh rapat.

(R a p a t: Belum disetudjui!)

. Dja~i bagaima~~? Tadi saja sudah bertanja.

smpa Jang mau. b~!Jara dan saja mendengar suara gemuruh: ,setudJu .

(R a p a t: Belum!)

BIDANG ARSIP DAN MUSEUM

(4)

2928

Rapat 104.

Usul-nsul pembahan atjara rapat-rapat Dewan Perwakilan Ralqat mwai tanggal 4 Nopember 1957.

(Ketua.)

Tetapi keterangan saja itu sudah djelas.

Siapa jang berkeberatan saja persilakan menge- mukakan pendapatnja.

Saja persilakan Saudara Sahar gelar Sutan Besar.

Dr Sahar gelar Sutan Besm-: Saudara Ketua jang terhormat, mengenai usul dari Menteri Luar Negeri buat membitjarakan 3 rantjangan Undang~undang

ini, memang kami rasakan pentingnja, akan tetapi kita djanganlah melupakan bahwa baik . dari pihak Pemerintah maupun dari pihak Dewan Perwakilan Rakjat telah didjandjikan akan membitjarakan rantjangan Undang-undang Anggaran Belandja itu setjara teliti dan · tjermat didalam masa sidang jang akan datang ini, sedang terutama sekali bahan·

bahan jang diperlukan buat pembitjaraan ini dja- wabannja belum disampaikan oleh Pemerintah kepada kita, jaitu djawaban mengenai soal laporan dan pertanjaan-pertanjaan jang kita adjukan menge- nai · soal anggaran belandja ini.

Apabila pembitjaraan mengenai. anggaran belan- dja ini - terutama mengenai Anggaran Belandja tahun 1957 jang m,empunjai pengaruh jang begitu besar karena terikat pada plafond-plafond jang di- tentukan oleh anggaran belandja ini dan djuga akan mengikat bagaimana kedudukan dan tjoraknja Ang- garan Belandja tahun 1958 jang akan datang, saja rasa amat gegabah sekali kalau akan dibitjarakan begitu sadja anggaran belandja. ini dengan tergesa- gesa. Oleh karena itu dari pihak kami tidak menje- tudjui dengan begitu sadja disisipkannja pembitjara- an ketiga rantjangan Undang-undang jang diadju- kan itu. Kami setudju diberikan prioriteit kepada ketiga rantjangan Undang-undang itu, tetapi supaja lebih · dahulu kita selesaikan atjara ]ang lain jang telah diberikan lebih dahulu prioriteit.

Sekian sadja, Saudara Ketua.

Ketua: Saja persilakan Saudara Achmad Sjai.- chu.

Achmad Sjaichn: Saudara Ketua, sa ja dalam prinsipnja tidak berkeberatan untuk mengisi hari Kamis selain dengan rapat-rapat Seksi djuga diisi dengan rapat pleno, asalkan tidak menghilangkan

rapat-rapat Seksi itu.

Hanja sadja mengenai hari Kamis jang akan da- tang ini, dimana kita akan membitjarakan rantjang- an Undang-undang jang djawaban Pemerintah ter- hadap laporan Bahagian-bahagian mengenai ran- tjangan Undang~undang itu belum kita terima, me- nurut pendapat saja adalah kurang tepat. Saja cha- watir terdjadi nanti: atjara sudah kita tetapkan, te- tapi bahan-bahan jang diperlukan belum lengkap.

Oleh karena itu saja usulkan supaja saran Saudara Ketua itu dibitjarakan nanti dalam rapat Panitia Permusjawaratan pada tanggal 11 Nopember 1957 jang akan datang, dimana nanti atjara itu akan di-

tjantumkan untuk minggu pertama pada hari-hari sesudah tanggal 16 Nopember 1957.

Sedangkan mengenai hari Sabtu, Saudara Ketua, saja ingin sekali supaja tjara kita bekerdja di Parle- men ini lebih giat dan lebih efficient dari pada jang sudah-sudah. Tetapi kalau semua hari itu diisi, mana waktunja untuk kita, mengadakan rapat··rapat fraksi atau mengadakan tukar fikiran dengan pe- mimpin-pemimpin partai? Saja kira pada hari Sabtu itu adalah satu-satunja hari • jang selalu dipergunakan untuk kepentingan tersebut diatas. Ja, saja tidak membitjarakan, apakah hari Sabtu itu dipergunakan untuk keperluan lain, sebab,saja tidak ada kepeduan lain untuk pergi keluar kota. Tetapi saja djuga mengerti tentang adanja beberapa fraksi jang mem.

punjai tradisi demikian itu. Oleh karena itu saja minta, kalau tidak ada hal-hal jang sangat urgent, baiklah pada hari Sabtu itu tetap sebagaimana jang sudah-sudah.

Ketua: Saja persilakan Saudara Doeriat Dv~ridjo­

winoto.

R. G. Doeriat Dwidjowiooto: tSaudara Ketua, mengenai ketiga rantjangan Undang-undang jang din1intakan prioriteit jang tadi telah diusulkan oleh Saudara Ketua, maaf kalau saja sedikit berlainan pendapat dengan Saudara · Ketua.

Meskipun telah ada alasan-alasan jang disa:mpai- kan oleh Menteri Luar Negeri kepada kita, sajia be·

lum jakin bahwa atjara atau rantjangan Undang- undang ini harus dimintakan prioriteit sehingga terpaksa mengalahkan soal~soal lain. Tetapi nn.eski- pun demikian, Saudara Ketua, saja hargai usul Saudara Ketua, jaitu meskipun akan diberikan prioriteit, tetapi tidak akan menjampingkan atjara- atjara . jang telah ditetapkan Iebih · dahulu.

Mengenai pembitjaraan ketiga rantjangan Un~

dang=tmdang inipun, saja sedikit sangsi, apakah dapat diselesaikan dalam rapat-rapat seperti jang diusulkan oleh Saudara Ketua tadi, jaitu ditambah dua kali hari Kamis dan dua kali hari Sabtu.

Ini jang pertama. J ang kedua, Saudara Ketua, mengenai hari Kamis jang pertama, jaitu hari Kamis jang · akan datang.

Kami agak berkeberatan untuk menerima usul Saudara Ketua itu, karena:

1. Memori djawaban sampai saat ini, belum kita terima, meskipun Saudara Ketua mendjand':..jikan bahwa hal itu besok akan disampaikan, oleh P'eme·

rintah tetapi andaikata betul besok itu akan dilsam- paikan, maka njatanja waktu untuk mempeladjari- pun tidak begitu banjak.

2. Hari Kamis jang pertama akan dipergunakan oleh Seksi A untuk merundingkan suatu soal, jang menurut pendapat saja lebih penting dari pada ketiga rantjangan Undang-undang itu. Kalau tadi sudah dibajangkan 4 kali rapat oleh Saudara ~etua,

- jang satu kali saja sudah tidak dapat menerima- nja, jaitu hari Kamis · jang, akan datang - , sehingga ketakutan saja, apakah akan selesai dalam 4 kali

BIDANG ARSIP DAN MUSEUM

(5)

I

~

lJsul-usul pembaban atjara rapat-rapat Dewan Perwakilan Rakjat

mulai tanggal 4 Nopember 1957. Rapat 104.

2929

(R .• G. Doeriat Dwidjowinoto.)

rapat ini akan lebih besar sek~~i •. oleh ka~ena dengan 3 kali rapat dengan send1nn~a tentu bdak akan selesai. Ini alasan kami mengena1 usul Saudara Ketua.

Sdandjutnja mengenai hari Sabtu. Meman~ kalau Saudara Sjaichu tadi mengataka~ bahw~ han Sabt?

itu banjak digunakan oleh parta1~p_arta1 dan frakst·

fraksi untuk mend jalankan tugasn]a, untuk berun-

ding~ berapat dan selandjutnj~. setjara terus-te~ang

sadja., Saudara Ketua, kebmsaaJ?- . untuk tida_k mengadakan rapat pada hari Sabtu m1 memang sa]a kira dulu-dulunja sudah dipikirkan semasak-masak- nja, jaitu untuk memberikan kesempatan k~pada

para anggota untuk pergi keluar kota, sehmgga dengan ketentuan ini dan djuga dengan. p~.m?al?at bahwa atjara jang akan dimintakan p~10nte1t !tu tidak begitu mendesak dan tida~ ~eg1tu. pe~tlng untuk disisip-sisipkan. Maka dan 1tu. saJa bdak

dapai~ menjetudjui kalau hari Sabtu dtpergunakan untuk atjara ini.

Sekian.

Ketua: Saja persilakan Saudara Yamin.

Prof. Mr H. Muhamad Yamin: Saudara Ketua, berlailnan dari pada utjapan Saudara Ketua., seola:h- olah Parlemen ini gemuruh menjetudjui saran Saudara Ketua itu, tetapi pada hakekatnja, gemuruh

tidak menjetudjui. .

Djadi saja agak berat kepada pendap~t i.a:ng be- lakangan ini, karena andaikata memon dJawab~

Peme:trintah datang, saja ra~a tidak aka.n s.eluruhnJa disetudjui oleh Pemerintah Jang telah dia~Jukan da- la;m ra,pa;t-rapat Bahagian untuk m.engad~ukan me- moria.

Djadi hal-hal itu tentu le~ih d~hulu di~eladja~i sedalam-dalamnja oleh fraks1-frakst, mana Jang dtA setudjui, mana jang tidak disetudjuri, d~ i~i mem- butuh:llcan waktu. Apalagi pertama kab ktta akan membiltjarakan anggaran belandja jan¥ ~edang berm djalan; d~n saja kur~ng pe~u~ kepertJaJaan bah~a perkataan-perkataan )ang d~UtJapkan oleh ~emenn·

tah itll . akan dapat d1penuh1 besok a tau han .Rabu, karen2u dulu djuga sudah didjandjikan bahwa_ dJa'Yab- an itu akan diberikan sebelum reses, dan 1tu ttdak berlaku. Ada sedikit tachajul, Saudara Ketua, seg~la

djandji dalam bulan Nopember, saja kurang pert]a·

ja. Sedjak dari dulu November belofte, djuga seka-

rang walaupun dari Pemerintah nasional, saja ku- rang pertjaja. Dulu pemerintah kolonial ada djuga

November-beloftenja, saja tidak pertjaja, dan seka- rang djuga saja dipengaruhi oleh tachajul jang tidak baik sebenarnja.

. Karena itu, lebih baik djangan kita tergesa- gesa menentukan hari Kamis dan hari Sabtu untuk membitjarakannja, melainkan nanti hari Kamis kita menentukan agenda jang tertentu. Dengan demiki- an, maka kita menghindarkan tjemooh-tjemooh seolah-o1ah kita dianggap mendahulukan djawaban

Pemer.imah jang belum kita ketahui.

Dj,ad:iJ 1s:aja set:udju dj1ikalau !har1i Kattn:is ki,ta me- netapkan agenda selrund:jUJtnj:a ISehingga rki:trcu dapat bekerdja dengan teliti datn :tidak da pat di;tudwh orang tjeroboh.

Djuga bisa ditanja:kan :kepada: Pemerirutaih seka-- rang ini, apa;kah 'hetuJ. -lbetul hari Rahu - pa;l:i:ng 1wat __:.._ akan dapat diberikan seluruihnja d jawahan itu. Saja ra1sa ka:J,au :tjuma sebagian .dari djawaban i;tu aJkan diberikan oleh Pemerinta:h, djuga tida:k sesuai denga:n ikebias:aan da:la:m Pa:r:lemen dan tentu- nja: Pemerlubruh tidak akan dapa:t memheri:kan dja- wruban selur:uhnja waJaupun ~swtu pelis,M:u rentjan:a runggaran helan:d:ja iui diatrus . tanggung~djawrub Peme- rintruh hai!k '}ang coililegiaail wtaupuu j:ang s:etjara per- seotrungan. Saja kurang jakin bahwa Pemerintah akan dapa;t 1memberikan djawahan [tu denga:n sepenuhnja;

karenru pengalaman saja djuga ada, jaitu 1kalau jang coUegiaa~ tentu mesti diperd:amaikan dahulu antara Pemerintah dalam Kabi'net. Kalau jang perseorarngan

~tu dapat djuga disampaiika'n kepruda Parlemen, ~te­

trupi :toch melai]ui Kementerian Keuanga:n dan Sau,...

dara Perdana '~~enteri. '

Djadti saja usulkan denga:n :konkrit srupa:ja bani Kamis ki,ta tentukan: agenda bagaimana djawaban Pemerintah itu akan !ld:ta sambut da:lam Parlemen iD!i da1am t~at openba:ar.

Sekian. '·,

Ketua~: Saudara,..saudara, saja tjukup solider dengan pendapat Saudara~saudara jan:g 'tadi, telah berbitjara. Djadi sebaiknja saja 1tar~~k 1kemibali· sara?' saja ~tu, ~teta1pi s1aja akan perd)UMJJgkan matt:

maJtirun diitda:la1m Parnitia :pefimU:SiJawa:ratan nantt pada hari Sentin tanggal 11 N opemb~r. Olleh ka.rena atjara hurut pagi hari <ini sudah selesaa, malka dengan

· ini 11apat saja tutup.

Ra.Jpa1t ditutup pada djam 09.57.

BIDANG ARSIP DAN MUSEUM

Referensi

Dokumen terkait

Mereka adalah bagian dari masyarakat yang terkena dampak sosial ekonomi paling parah karena keterbatasan kemampuan dalam menghadapi banjir.(Media Indonesia, 25 Februari

10. Kepemilikan Saham Anggota Dewan Komisaris dan Direksi. Direktur Utama memiliki saham di PT. BPR Tricipta Mandiri sebesar 1.56%. Hubungan Keuangan dan Hubungan Keluarga Anggota

Keuangan penulis juga semakin menipis dengan adanya kuliah daring ini penulis terus-terusan membeli kuota yang biasanya satu kali dalam sebulan kini menjadi tiga kali

BIDANG ARSIP DAN MUSEUM.. Peningkatan tersebut antara lain adalah untuk belanja pegawai pusat dan daerah otonom serta belanja barang. Meningkartnya pengeluaran rutin

Dengan demikian undang-undang yang baru disahkan ini benar-benar berfungsi sebagai instrumen untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja/buruh beserta keluarganya serta

Peserta dianggap sudah mengetahui segala cacat, kerusakan, kekurangan fisik baik yang terlihat maupun tidak terlihat serta kelengkapan dokumen sehingga melepaskan haknya untuk

Dari mana aku akan mendapat uang untuk beli tiket pesawat ke Jakarta yang harganya tidak murah.. Jika naik bis, harus berangkat sore ini dan belum tentu sampai

sel negatif terhadap Annexin V dan pewarna vital tidak mengalami apoptosis: translokasi PS belum terjadi dan membran masih utuh.