• Tidak ada hasil yang ditemukan

J.D.I.H. - Dewan Perwakilan Rakyat

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "J.D.I.H. - Dewan Perwakilan Rakyat"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 4 TAHUN 1948

NATURALISASI. WARGA NEGARA. Perat uran t ent ang Jean Henry Joseph de Quinze menj adi Warga Negara Indonesia.

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

Menimbang : a. bahwa Ment eri Kehakiman dengan perant araan Pengadil an Negeri Yogyakart a t el ah menerima surat permohonan yang bermet erai dari Jean Henry Joseph de Quinze t ert anggal 23-10-1947 yang menyat akan keinginannya menj adi Warga Negara Indonesia dengan j al an nat ural isasi;

b. bahwa menurut keput usan Pengadil an Negeri Yogyakart a No. 21/ 1947 W. N, t ert anggal 29 Okt ober 1947 segal a syarat -syarat yang dit et apkan ol eh Undang-undang t ent ang warga Negara dan penduduk Negara Indonesia t el ah dipenuhi;

c. bahwa t idak ada al asan unt uk menol ak permohonan t ersebut ;

Mengingat : pasal 28 ayat (1) berhubung dengan pasal IV At uran Peral ihan Undang-undang Dasar dan Makl umat Wakil Presiden t anggal 16 Okt ober 1945 No. X pasal 1 sub c dan pasal 5 Undang-undang t ent ang warga Negara dan Penduduk Indonesia;

Dengan perset uj uan Badan Pekerj a Komit e Nasional Pusat .

MEMUTUSKAN :

Menet apkan perat uran sebagai berikut :

"UNDANG-UNDANG TENTANG NATURALISASI JEAN HENRY JOSEPH DE QUINZE"

Pasal 1.

Permohonan Jean Henry Joseph de Quinze, l ahir t anggal 16-2-1891 di Venl o (Limburg), bert empat t inggal di Asrama Pengungsian Sosial (Bal apan) Yogyakart a unt uk menj adi warga Negara Indonesia dikabul kan dengan pengert ian, bahwa ia memperol eh

www.djpp.depkumham.go.id

ditje n Pe

ratu ran

Peru nda

ng-u ndang

(2)

kewargaan Negara pada hari ia dihadapan Pengadil an Negeri dari daerah t empat kedudukannya bersumpah at au berj anj i set ia kepada Negara Indonesia sebagai t ermakt ub pasal 5 ayat (8) Undang-undang t ent ang warga Negara dan penduduk Negara Indonesia.

Pasal 2.

Undang-undang ini mul ai berl aku pada hari diumumkan.

Dit et apkan di Yogyakart a pada t anggal 23 Maret 1948.

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

SOEKARNO.

Ment eri Kehakiman,

SUSANTO TIRTOPRODJO.

Diumumkan

pada t anggal 23 Maret 1948.

Sekret aris Negara,

A. G. PRINGGODIGDO.

www.djpp.depkumham.go.id

ditje n Pe

ratu ran

Peru nda

ng-u ndang

Referensi

Dokumen terkait

Dengan mengingat kepent ingan t ent ara dan t idak mengurangi perat uran-perat uran dal am undang-undang ini at au undang-undang l ain, maka pengadil an Tent ara

Dit et apkan di Yogyakart a pada t anggal 14 Januari 1947, PRESIDEN REPUBLIK

warganegara Indonesia dikabul kan, dengan pengert ian, bahwa ia memperol eh kewarganegaraan negara pada hari ia di hadapan Pengadil an Negeri dari daerah t empat

Al asannya ial ah "bahwa dengan dit erimanya rancangan Undang-undang t ent ang Susunan dan Acara Pengadil an Tent ara ol eh Badan Pekerj a dipandang Perat uran Pemerint ah

Perj anj ian pinj aman ant ara Pemeri nt ah Keraj aan Nederl and dan Pemer int ah Republ ik Indonesia Serikat sebagaimana diput uskan di Konperensi Ment eri pesert

sudah diaj ukan kepada Pengadil an Tinggi dal am l ingkungan Peradil an Umum di sel uruh daerah hukum sebagaimana dimaksud dal am Pasal 2 t et api bel um

Barangsiapa t anpa hak berada di t empat -t empat t ert ent u di bandar udara, mendirikan bangunan at au mel akukan kegiat an l ain di dal am at au di sekit ar bandar udara

bahwa Pengadil an Tinggi Agama di Semarang, di Pal embang, dan di Padang yang masing-masing t el ah ada pada saat mul ai berl akunya Undang-undang Nomor 7 Tahun 1989 t ent