HUBUNGAN INTENSITAS PENGGUNAAN SITUS JEJARING SOSIAL DENGAN KECEMASAN PADA REMAJA (STUDI KASUS SMA N 1 JEPARA DAN SMA N 1 DONOROJO)
Teks penuh
Dokumen terkait
Hal tersebut dikarenakan situs jejaring sosial memberikan fasilitas bagi pengguna untuk berbagi koneksi dengan individu lain yang memiliki kesamaan aktivitas,
Penggunaan situs jejaring sosial merupakan salah satu bentuk pemenuhan dapat berkaitan dengan suatu kebutuhan untuk mengadakan hubungan dengan orang lain yang disebut
Hasil penelitian ini dapat berfungsi sebagai informasi bagi profesi keperawatan khususnya pada keperawatan jiwa bahwa intensitas penggunaan situs jejaring sosial ternyata
Rumusan masalah yang diambil adalah : “Bagaimana Penggunaan situs jejaring sosial sebagai media interaksi dan komunikasi dalam memenuhi kebutuhan dukungan sosial
Dari hasil penelitian pada 120 responden didapatkan pengguna jejaring sosial yang intens dan insomnia sebanyak 74,7% yang disebabkan karena frekuensi remaja
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan (1) 73,1% pernyataan kuesioner tertinggi mengatakan siswa siswi yang aktif di jejaring sosial lebih menyenangkan
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan antara motif afiliasi ditinjau dari intensitas penggunaan jejaring sosial pada remaja khususnya dalam penelitian
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan (1) 73,1% pernyataan kuesioner tertinggi mengatakan siswa siswi yang aktif di jejaring sosial lebih menyenangkan