• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERTUMBUHAN EKONOMI KABUPATEN DELI SERDANG TAHUN 2012

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PERTUMBUHAN EKONOMI KABUPATEN DELI SERDANG TAHUN 2012"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

No. 01/07/1212/Th. XIV, 8 Juli 2013

PERTUMBUHAN

EKONOMI

KABUPATEN

DELI

SERDANG

TAHUN

2012

 Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Deli Serdang tahun 2012 yang diukur berdasarkan kenaikan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga konstan 2000 sebesar 6,06 persen sedikit meningkat dibanding tahun 2011. Pertumbuhan tertinggi dicapai oleh sektor keuangan, persewaan dan jasa perusahaan sebesar 10,11 persen. Disusul oleh sektor bangunan 9,86 persen, sektor jasa-jasa 9,23 persen, sektor listrik, gas dan air bersih sebesar 8,73 persen, sektor pengangkutan dan komunikasi 7,50 persen, sektor pertambangan dan penggalian sebesar 6,61 persen, sektor perdagangan, hotel dan restoran 6,38 persen dan sektor pertanian 4,89 persen. Sedangkan sektor industri pengolahan menjadi sektor yang paling rendah pertumbuhannya, yaitu 4,45 persen.

 Besaran PDRB Kabupaten Deli Serdang pada tahun 2012 atas dasar harga berlaku tercapai sebesar Rp.50,668 triliun sedangkan atas dasar harga konstan 2000 sebesar Rp. 16,322 triliun.

 Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Deli Serdang tahun 2012 yaitu sebesar 6,06 persen, sebesar 1,72 persen adalah sumbangan sektor industri pengolahan, disusul oleh sektor perdagangan, hotel, dan restoran sebesar 1,34 persen, sektor jasa-jasa 1,30 persen, sektor pertanian 0,79 persen, sektor keuangan 0,36 persen, dan sisanya oleh keempat sektor lainnya.

 PDRB per Kapita atas dasar harga berlaku pada tahun 2012 mencapai Rp. 27,45 juta, lebih tinggi dibandingkan dengan tahun 2011 sebesar Rp. 24,97 juta.

I. Pertumbuhan Ekonomi Tahun 2012

Kinerja perekonomian Kabupaten Deli Serdang pada tahun 2012 bila dibandingkan dengan tahun 2011 yang digambarkan oleh PDRB atas dasar harga konstan 2000, mengalami peningkatan sebesar 6,06

persen. Peningkatan ini didukung oleh pertumbuhan positif pada semua sektor ekonomi. Sektor keuangan, persewaan dan jasa perusahaan merupakan sektor yang berhasil mencapai pertumbuhan

tertinggi yaitu sebesar 10,11 persen dibanding dengan sektor perekonomian lainnya. Disusul oleh sektor bangunan 9,86 persen, jasa-jasa 9,23 persen, sektor listrik, gas dan air bersih 8,73 persen, sektor pengangkutan dan komunikasi 7,50 persen, sektor pertambangan dan penggalian 6,61 persen, sektor perdagangan, hotel dan restoran 6,38 persen, dan sektor pertanian 4,89 persen. Sedangkan sektor industri pengolahan menjadi sektor yang paling rendah pertumbuhannya, yaitu 4,45 persen.

(2)

Tabel 1

Laju Pertumbuhan PDRB Kabupaten Deli Serdang Atas Dasar Harga Konstan 2000 menurut Lapangan Usaha/Sektor

(Persen)

Lapangan Usaha/Sektor Tahun 2011 Tahun 2012 *)

(1) (2) (3)

1. Pertanian 4,74 4,89

2. Pertambangan dan Penggalian 6,76 6,61

3. Industri Pengolahan 4,40 4,45

4. Listrik, Gas dan Air Bersih 8,84 8,73

5. Bangunan 11,51 9,86

6. Perdagangan, Hotel dan Restoran 6,20 6,38

7. Pengangkutan dan Komunikasi 7,98 7,50

8. Keuangan, Persewaan dan Jasa Perusahaan 11,66 10,11

9. Jasa-jasa 8,90 9,23

PDRB 6,01 6,06

Keterangan : *) Angka sementara

II. Besaran PDRB Atas Dasar Harga Berlaku dan Atas Dasar Harga Konstan 2000 Tahun 2011

PDRB disajikan atas dasar harga berlaku dan atas dasar harga konstan. Seperti terlihat pada Grafik 1. PDRB Kabupaten Deli Serdang atas dasar harga berlaku pada tahun 2012 sebesar Rp. 50,668 triliun. Dibandingkan tahun 2011 sebesar Rp. 45,126 triliun terjadi kenaikan sebesar Rp. 5,542 triliun atau meningkat sebesar 12,28 persen. Untuk harga konstan, terjadi kenaikan sebesar Rp. 0,933 triliun (6,06 persen) dari tahun 2011 ke tahun 2012.

Grafik 1.

PDRB Kabupaten Deli Serdang Tahun 2010-2012 (Triliun Rp)

39,80 45,13 50,67 14,52 15,39 16,32 0,00 10,00 20,00 30,00 40,00 50,00 60,00 Berlaku Konstan

(3)

Atas dasar harga berlaku, sektor ekonomi yang menunjukkan nilai tambah bruto yang terbesar pada tahun 2012 adalah sektor industri pengolahan sebesar Rp. 24,575 triliun, disusul oleh sektor perdagangan, hotel dan restoran sebesar Rp.10,678 triliun, sektor pertanian sebesar Rp.5,965 triliun, sektor jasa-jasa sebesar Rp.5,581 triliun, sektor keuangan, persewaan dan jasa perusahaan sebesar Rp.1,256 triliun, sektor bangunan sebesar Rp.1,256 triliun, dan sektor pengangkutan dan komunikasi sebesar Rp. 0,769 triliun. Sektor ekonomi lainnya yaitu sektor pertambangan dan penggalian menghasilkan nilai tambah bruto sebesar Rp.0,485 triliun, dan sektor listrik, gas dan air bersih sebesar Rp.0,103 triliun.

Tabel 2.

PDRB Kabupaten Deli Serdang menurut Lapangan Usaha/Sektor (juta rupiah)

Lapangan Usaha/Sektor Atas Dasar Harga Berlaku Atas Dasar Harga Konstan 2000 Tahun 2011 Tahun 2012 *) Tahun 2011 Tahun 2012 *)

(1) (2) (3) (4) (5)

1. Pertanian 5.284.409,68 5.964.696,76 2.499.577,76 2.621.777,86

2. Pertambangan dan Penggalian 427.351,75 484.905,94 205.760,00 219.366,91

3. Industri Pengolahan 22.158.781,84 24.575.209,02 5.932.294,22 6.196.542,60

4. Listrik, Gas dan Air Bersih 91.437,73 103.456,59 34.529,63 37.544,36

5. Bangunan 1.061.233,09 1.255.724,01 455.640,86 500.550,18

6. Perdagangan, Hotel dan Restoran 9.334.037,34 10.677.590,47 3.226.102,17 3.431.954,11

7. Pengangkutan dan Komunikasi 681.999,98 768.861,95 326.488,58 350.985,69

8. Keuangan, Persewaan dan Jasa Perusahaan 1.093.662,07 1.255.630,68 540.820,02 595.517,96

9. Jasa-jasa 4.992.919,36 5.581.449,38 2.167.796,90 2.367.793,77

PDRB 45.125.832,84 50.667.524,80 15.389.010,15 16.322.033,44

Keterangan : r) Angka perbaikan

*) Angka sementara

III. Struktur PDRB menurut Lapangan Usaha Tahun 2012

Sebagaimana diketahui bahwa PDRB merupakan salah satu indikator ekonomi makro yang dapat memberikan gambaran perkembangan ekonomi dan struktur ekonomi suatu daerah. Struktur ekonomi suatu wilayah sangat ditentukan oleh besarnya peranan sektor ekonomi dalam memproduksi barang dan jasa.

Pada tahun 2012 sektor industri pengolahan masih menjadi ” leader ” dalam pembentukan PDRB Kabupaten Deli Serdang sebagaimana tahun-tahun sebelumnya. Hal ini ditunjukkan dengan besarnya kontribusi sektor industri pengolahan dalam pembentukan PDRB Kabupaten Deli Serdang, seperti terlihat pada grafik di bawah ini:

(4)

Grafik 2.

Distribusi Persentase PDRB Kabupaten Deli Serdang menurut Lapangan Usaha Atas Dasar Harga Berlaku Tahun 2012

Besarnya nilai PDRB sektor industri pengolahan secara keseluruhan pada tahun 2012 atas dasar harga berlaku adalah sebesar Rp. 24,575 triliun atau memberikan kontribusi sebesar 48,50 persen dalam pembentukan PDRB Kabupaten Deli Serdang.

Setelah sektor industri pengolahan, sektor yang memberikan kontribusi terbesar kedua dalam pembentukan PDRB Kabupaten Deli Serdang 2012 adalah sektor perdagangan, hotel dan restoran (21,07 persen). Sedangkan sektor yang memberikan kontribusi terkecil adalah sektor listrik gas dan air bersih (0,20 persen).

IV. Sumber Pertumbuhan Ekonomi Tahun 2012

Sumbangan masing-masing sektor perekonomian dalam menciptakan laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Deli Serdang pada tahun 2012 yang sebesar 6,06 persen diberikan oleh masing-masing sektor sebesar : sektor industri pengolahan 1,72 persen, disusul sektor perdagangan, hotel dan restoran 1,34 persen, sektor jasa-jasa 1,30 persen, sektor pertanian 0,79 persen, sektor keuangan, persewaan dan jasa perusahaan 0,36 persen, sektor bangunan 0,29 persen, sektor pengangkutan dan komunikasi 0,16 persen, sektor pertambangan dan penggalian 0,09 persen, dan sektor listrik, gas dan air bersih 0,02 persen.

Pertanian; 11,77 Pertambangan dan Penggalian; 0,96 Industri Pengolahan; 48,5

Listrik, Gas dan Air Minum; 0,2 Bangunan; 2,48 Perdagangan, Hotel dan Restoran; 21,07 Angkutan dan Komunikasi; 1,52 Keuangan, Persewaan dan Jasa Perusahaan; 2,48 Jasa-jasa; 11,02

(5)

Tabel 3.

Sumber Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Deli Serdang Tahun 2012

Lapangan Usaha/Sektor Peringkat Sumber Pertumbuhan

(1) (2) (3)

1. Pertanian 4 0,79

2. Pertambangan dan Penggalian 8 0,09

3. Industri Pengolahan 1 1,72

4. Listrik, Gas dan Air Bersih 9 0,02

5. Bangunan 6 0,29

6. Perdagangan, Hotel dan Restoran 2 1,34

7. Pengangkutan dan Komunikasi 7 0,16

8. Keuangan, Persewaan dan Jasa Perusahaan 5 0,36

9. Jasa-jasa 3 1,30

PDRB 6,06

V. PDRB per Kapita Tahun 2012

PDRB per kapita merupakan gambaran rata-rata nilai tambah yang diterima oleh setiap penduduk sebagai hasil dari proses produksi. Nilai PDRB per kapita tersebut diperoleh dengan cara membagi nilai total PDRB dengan jumlah penduduk pertengahan tahun. Dengan demikian besar/kecilnya nilai PDRB per kapita ditentukan oleh besar/kecilnya nilai tambah yang diciptakan suatu daerah dan banyaknya jumlah penduduk yang ada di daerah tersebut.

PDRB per kapita dapat digunakan sebagai barometer bagi tingkat kemakmuran suatu daerah (region), meskipun data tersebut belum dapat digunakan langsung dalam pengukuran tingkat kesejahteraan penduduk.

Pada tahun 2012 angka PDRB per kapita Kabupaten Deli Serdang mencapai Rp.27,45 juta dengan laju peningkatan sebesar 9,94 persen terhadap PDRB per kapita tahun 2011 yaitu sebesar Rp. 24,97 juta.

(6)

Tabel 4.

PDRB per Kapita Atas Dasar Harga Berlaku dan Atas Dasar Harga Konstan Kabupaten Deli Serdang Tahun 2011 dan 2012

PDRB per Kapita Tahun 2011

Tahun 2012 *)

(1) (2) (3)

Atas Dasar Harga Berlaku

- Nilai (juta rupiah) 24,97 27,45

- Indeks Peningkatan 12,32 9,94

Atas Dasar Harga Konstan

- Nilai (juta rupiah) 8,52 8,84

- Indeks Peningkatan 5,03 3,85

Keterangan : r) Angka perbaikan

*) Angka sementara

Peningkatan PDRB per kapita atas dasar harga berlaku tidak dapat digunakan sebagai gambaran indeks peningkatan kesejahteraan secara riel (masih mengandung inflasi), sehingga untuk melihat peningkatan pertumbuhan ekonomi maupun peningkatan PDRB per kapita lazim digunakan dengan indeks peningkatan atas dasar harga konstan.

Khususnya pertumbuhan PDRB per kapita Kabupaten Deli Serdang tahun 2012 secara riel adalah sebesar 6,06 persen.

Lubuk Pakam, 8 Juli 2013

BPS Kabupaten Deli Serdang

Kepala,

NIZAMUDDIN, SE, MSi.

NIP 19600426 198202 1 001

(7)

BPS KABUPATEN DELI SERDANG

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi:

1. Kepala Seksi Neraca Wilayah dan Analisis Statistik (Puguh Setiandono) 2. Kepala Seksi IPDS (Iwan Andi Susanto)

Telepon: 061-7951326, 7955111 Fax. (061) 7951326 E-mail: [email protected]

Referensi

Dokumen terkait

 PDRB Kalimantan Tengah Triwulan IV-2012 dibanding Triwulan yang sama tahun 2011 ( year on year ) mengalami pertumbuhan sebesar 6,62 persen, dengan pertumbuhan tertinggi pada

 Jika dibandingkan dengan Triwulan II-2011 (year on year/y-on-y), PDRB Bali mengalami pertumbuhan sebesar 6,76 persen, yang juga didorong oleh seluruh sektor ekonomi..

Kontribusi yang terbesar terhadap total pertumbuhan ekonomi Kabupaten Samosir pada tahun 2012 diberikan oleh sektor pertanian, yaitu sebesar 3,85 persen dengan laju

 Sektor Perdagangan, Hotel dan Restoran memberikan andil terbesar dalam pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara dengan sumbangan sebesar 2,56 persen, diikuti sektor jasa-jasa

Pertumbuhan tertinggi dicapai oleh sektor pengangkutan-komunikasi, yakni sebesar 11,4 persen, kemudian diikuti oleh sektor jasa-jasa sebesar 7,4 persen, sektor

Pertumbuhan tertinggi dicapai oleh sektor pengangkutan dan komunikasi, yakni sebesar 14,95 persen, kemudian diikuti oleh sektor bangunan sebesar 7,47 persen, sektor listrik, gas,

Pertumbuhan tertinggi dicapai oleh sektor pengangkutan dan komunikasi, yakni sebesar 15,28 persen, kemudian diikuti oleh sektor bangunan sebesar 7,39 persen, sektor

Rencana Strategis Badan Pusat Statistik Kabupaten Deli Serdang (Renstra BPS Kabupaten Deli Serdang) Tahun 2015 – 2019 adalah panduan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi