• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB II TINJAUAN PUSTAKA"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 2.1. Anatomi paru
Gambar 2.2. Aktifitas otot pernafasan saat inspirasi dan ekspirasi Sumber : Fisiologi Manusia dari Sel ke Sistem (2011)
Gambar 2.3. Variasi volume paru pada laki-laki dewasa sehat Sumber : Fisiologi Manusia dari Sel ke Sistem (2011) 2.3
Tabel 2.2. Derajat merokok menurut indeks Brinkman
+2

Referensi

Dokumen terkait

Terapi oksigen di rumah diberikan kepada penderita PPOK stabil derajat berat dengan gagal napas kronik.. Sedangkan diberikan kepada penderita PPOK stabil derajat berat dengan

?entilasi mekanik pada PPOK digunakan pada eksaserbasi dengan gagal napas akut" gagal napas akut pada gagal napas kronik atau pada pasien PPOK derajat berat dengan

Gagal napas tipe II adalah kegagalan tubuh untuk mengeluarkan CO2, umumnya disebabkan oleh gangguan ventilasi yang ditandai dengan retensi CO2 (peningkatan PaCO2

Ventilasi mekanis pada PPOK digunakan pada eksaserbasi dengan gagal napas akut, gagal napas akut pada gagal napas kronik atau pada pasien PPOK derajat berat dengan

Pada tahun 2016, Roca dkk 15 mengembangkan sebuah prediktor dini yang dapat mengidentifikasi kebutuhan ventilasi mekanik pada pasien pneumonia dewasa dengan gagal napas akut

Infeksi saluran napas merupakan masalah klinis yang sering dijumpai pada penderita bronkitis kronik yang dapat memperberat penyakitnya.. Eksaserbasi infeksi akut

Komplikasi yang dapat terjadi pada PPOK adalah gagal napas kronik, gagal. napas akut pada gagal napas kronik, infeksi berulang, dan

Pada penelitian yang dilakukan oleh Archibald dkk (2012), mencoba menentukan prediktor kematian rawat inap pada pasien dengan dengan PPOK eksaserbasi akut, dan menghasilkan