Number 5
ISSN: 2085-6350
PROCEEDINGS OF
CONFERENCE ON
INFORMATION TECHNOLOGY
AND ELECTRICAL ENGINEERING
SESI NASIONAL
Keisyaratan dan Sistem Elektronis
DEPARTMENT OF ELECTRICAL ENGINEERING
FACULTY OF ENGINEERING
Conference on Information Technology and Electrical Engineering (CITEE)
Organizer
Steering Commitee
•
Adhi Susanto (UGM)
•
Hamzah Berahim (UGM)
•
Thomas Sri Widodo (UGM)
•
Dadang Gunawan (UI)
•
Heri Mauridi (ITS)
•
Yanuarsyah Harun (ITB)
•
Anto Satrio Nugroho (BPPT)
•
Son Kuswadi (PENS)
Advisory Board
•
Tumiran (UGM)
•
Lukito Edi Nugroho (UGM)
•
Anto Satrio Nugroho (BPPT)
•
Son Kuswadi (PENS)
General Chair
•
Bambang Sutopo
Organizing Chairs
•
Risanuri Hidayat
•
Sri Suning Kusumawardhani
•
Ridi Ferdiana
•
Adha Imam Cahyadi
•
Budi Setiyanto
Program Chairs
•
Prapto Nugroho
•
Agus Bejo
•
Cuk Supriyadi Ali Nandar (BPPT)
•
Yusuf Susilo Wijoyo
Publication Chair
•
Enas Dhuhri K
Finance Chairs
•
Eny Sukani Rahayu
•
Maun Budiyanto
•
Roni Irnawan
Secretariats
•
Astria Nur Irfansyah
•
Lilik Suyanti
Proceedings of CITEE 2009 Number 5 ISSN: 2085-6350
Table of Contents
Organizer ii
Foreword iii
Table of Contents v
Schedule ix
KEYNOTE
Teknologi Sistem Penggerak dalam WahanaTransportasi Elektrik 1
Yanuarsyah Haroen (Sekolah Tinggi Elektro dan Informatika, Institut Teknologi Bandung)
SESI NASIONAL: Keisyaratan dan Sistem Elektronis
Penerapan Touch Key dengan Mikrokontroler AT89S51 sebagai Pengendali Kecepatan Motor DC 21
Agus Sofwan, Novizal
Penggunaan Algoritma Genetik Paralel Hibrid dalam Sistem Kontrol Lampu Lalu lintas Pintar
Agus Priyono, Agus Sofwan, Mohd. Ridwan, Riza Atiq, Mohd. Alauddin 25
Sistem Monitoring Rumah Berbasis 3G Mobile Phone 32
A. Sofwan dan M. Ibnu Sina
Pemanfaatan Mobile Wireless Controller pada Sistem Pengambilan Data Komputer 37
Agus Sofwan , Tedi Margino
Sistem Kontrol Parkir Mobil Otomatis Menggunakan Mikrokontroler 42
Thiang, Handry Khoswanto, Agus Afandi
Implementasi Metode Simulated Annealing pada Robot Mobil untuk Mencari Rute Terpendek 47
Thiang, Dhany Indrawan
Analisa Penerapan ENUM dan Pengalamatan Terhadap Regulasi 52
Gunawan Wibisono dan Nurmaladewi
Perancangan Automatic Gain Control Untuk Mobile WiMAX Pada Frekuensi 2,3 GHz 68
Gunawan Wibisono, Purnomo Sidi Priambodo, dan Rangga Ugahari
Sudut Datang Optimum dengan Menggunakan Signal Cancellation Despreading pada Sistem Cdma 65
Lucia Jambola
Perencanaan Quality Improvement Dengan Pendekatan Lean Six Sigma dan Valuasi Ekonomi dengan Pendekatan Willingness to Pay pada Pelayanan 08001Telkom
72
Palti MT Sitorus
Perancangan Konveyor Dua Buah Motor DC dengan Menggunakan PLC OMRON CPM2A 76
Siti Saodah, Teguh Afrianto
Mesin Pengering Jamur Kuping Berbasis AVR ATMega8 82
Hany Ferdinando, Ervan Hary Saputra
Gabungan Kontrol Kongesti, Routing, dan Konsumsi Daya untuk Utility-Power Tradeoff pada Komunikasi Kooperatif di Dalam Gedung
86
Nyoman Gunantara, Farid Baskoro, Gamantyo Hendrantoro
Pemodelan Vector AR Dengan Uji Kausalitas Terhadap Data Spasial Curah Hujan di Surabaya 91
Sis Soesetijo, Achmad Mauludiyanto, Gamantyo Hendrantoro
ISSN: 2085-6350 Number 5 Proceedings of CITEE 2009
Analisa Kinerja Adaptive Coded Modulation Pada Sistem OFDM Menggunakan Maximal Ratio Combining Di Bawah Pengaruh Hujan Tropis
98
Suwadi, Gamantyo Hendrantoro, Boyong Baskoro
Penggunaan Maximal Ratio Combining (Mrc) untuk Mengurangi Pengaruh Redaman Hujan dan Interferensi Pada Sistem LMDS di Surabaya
105
Syahfrizal Tahcfulloh, Suwadi, Gamantyo Hendrantoro
Estimasi Parameter Kanal dengan Algoritma SAGE pada Antena Array Kubus 109
Yasdinul Huda, Puji Handayani, Gamantyo Hendrantoro
Pemodelan Curah Hujan Non Stasioner di Kota Surabaya Menggunakan Model ARIMA 116
Wiwinta Sutrisno, Achmad Mauludiyanto, Gamantyo Hendrantoro
Selection Combining (SC) terhadap Kanal dengan Redaman Hujan pada Sistem LMDS di Surabaya 120
Shinta Romadhona, Gamantyo Hendrantoro
Sistem Pengukuran Kanal Radio Pita Lebar Dua Arah 3 Dimensi di Dalam Ruang 127
Puji Handayani, Gamantyo Hendrantoro
Ekstraksi Fitur Berdasar GLCM dan GLRLM untuk Pengenalan Citra Massa Kistik 132
Hari Wibawanto, Adhi Susanto, Thomas Sri Widodo, S. Maesadji Tjokronegoro
Pemanfaatan Mikrokontroller Tipe 89S52 sebagai Pengendali Multilevel Inverter
Leonardus. H. Pratomo, Hendyanto. H 137
Pemanfaatan Mikrokontroller Tipe 89S52 sebagai Pengendali Motor Induksi Tipe Volt/Hertz 142
Leonardus. H. Pratomo
Akuisisi Suhu Menggunakan Thermopile Untuk Pemanas Gelombang Mikro di Industri 146
Risa Farrid Christianti
Fuzzy Logic Temperature Control on Hyperthermia Therapy Using Delphi 151
M Ary Heryanto
Perancangan dan Simulasi Pengendalian Beban Listrik Menggunakan Mikrokontroler AT89C2051Melalui Jaringan TCP/IP
156
Edvin Priatna dan Sulaemanul Jamal
Studi Perbandingan Metode-metode Analisis Sinyal Sederhana Berbasis Wavelet 163
Agfianto Eko Putra
Analisis Citra Medis Menggunakan Segmentasi Adaptif 171
Indah Soesanti, Adhi Susanto, Thomas Sri Widodo, Maesadji Tjokronegoro
Perancangan Monitoring Proses Produksi Batik Berbasis WEB 175
Indah Soesanti
Simulasi Estimasi Parameter Model Fungsi Alih Antara Gaya Tegang Keluaran Web Terhadap Masukan Gaya Putar Pada Bagian Rol Pengumpan Sistem Transportasi Web Dengan Menggunakan Metode RLS Berbasis Forgetting Factor
179
Yaya Finayani, Samiadji Herdjunanto, Priyatmadi
Pemanfaatan Sistem Akuisisi Citra Stereo untuk Mengukur Parameter-Parameter Fisis Gelombang Laut 186
Nyoman Jelun, Adhi Susanto, Radianta Triatmadja, Thomas Sri Widodo
Segmentasi Citra untuk Analisis Termogram Payudara 193
Oky Dwi Nurhayati, Adhi Susanto, Thomas Sri Widodo
Conference on Information Technology and Electrical Engineering (CITEE)
Proceedings of CITEE 2009 Number 5 ISSN: 2085-6350
Implementasi 1-D DCT Algoritma Feig–Winograd di FPGA Spartan 3E 198
Irma Yulia Basri 1), Bambang Sutopo, Jazi Eko Istiyanto
Analisa Sensor Rate Gyroscope Untuk Mendeteksi Gerak Rotasi Roket 206
Priswanto, Romi Wiryadinata, Thomas Sri Widodo, Andreas P. Adi , Wahyu Widada
Desain dan Konsep Implementasi Sistem Peringatan Dini Kebocoran Gas LPG Berbasis Mikrokontroler ATMega8535
211
Arif Syamsul Iskandar, Arwin Datumaya Wahyudi Sumari
Peningkatan Kinerja Radar dengan mengunakan Pendekatan Wavelet 215
Ridwan Prasetyo, Arwin Datumaya Wahyudi Sumari
Design and Testing of Six DOF IMU v2.1 Carried in Vehicle for INS Algorithm 219
Romi Wiryadinata, Wahyu Widada, Thomas Sri Widodo, Sunarno
Analisis Citra Medis Menggunakan Citra Adaptif 224
Indah Soesanti
Sistem Komunikasi Kooperatif Berbasis Modulasi Superposisi 229
Sari Eka Pratiwi
Proceedings of CITEE, August 4, 2009 211
Conference on Information Technology and Electrical Engineering (CITEE) ISSN: 2085-6350
Desain dan Konsep Implementasi
Sistem Peringatan Dini Kebocoran Gas LPG
Berbasis Mikrokontroler ATMega8535
Arif Syamsul Iskandar, Arwin Datumaya Wahyudi Sumari
Departemen Elektronika, Akademi Angkatan Udara Jl. Laksda Adisutjipto, Yogyakarta – 55002
[email protected], [email protected]
Abstrak— Penggunaan energi gas semakin dibutuhkan dari
waktu ke waktu. Hal tersebut memicu pengalihan penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Bahan Bakar Gas (BBG) dalam bentuk Liquified Petroleum Gas (LPG). Pengonversian ini dari satu sisi dapat menimbulkan beberapa permasalahan yang disebabkan baik karena kesalahan manusia maupun kerusakan alat sehingga dapat menimbulkan dampak dan kerugian yang tidak diinginkan diantaranya adalah kebocoran gas. Salah satu upaya untuk meminimalkan dampak tersebut diperlukan suatu sistem yang mampu melakukan deteksi dini kebocoran gas LPG yang disebut dengan Sistem Peringatan Dini Kebocoran Gas (SPDKG) LPG. SPDKG akan diimplementasikan menggunakan sensor gas TGS2610 dengan mikrokontroler ATMega8535 sebagai pusat pengendalian dengan keluaran berupa tingkat keamanan kondisi gas yang dipresentasikan melalui tampilan Liquid Crystal Display (LCD), buzzer, dan tampilan Light Emitting Diode (LED). SPDKG akan menampilkan informasi berupa tingkat konsentrasi gas di udara dengan cara mengubah hasil penginderaan sensor gas ke bentuk status kondisi aman, waspada, dan bahaya.
Kata kunci— liquified petroleum gas, mikrokontroler
ATMega8535, SPDKG
I. PENDAHULUAN
Menipisnya bahan bakar berbasis fosil berimbas pada harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang fluktuatif di pasar global. Seiring dengan hal tersebut, dilakukan upaya-upaya untuk menghemat penggunaan BBM yang salah satu diantaranya adalah melakukan konversi ke Bahan Bakar Gas (BBG). Upaya ini selaras dengan kebijakan Pemerintah Republik Indonesia di bidang konversi energi yang telah dimulai beberapa tahun lalu. Salah satu BBG yang banyak digunakan oleh masyarakat adalah jenis Liquified Petroleum
Gas (LPG).
Proses konversi ke BBG bukanlah pekerjaan mudah dan telah banyak peristiwa yang menimbulkan korban jiwa dan materiil terjadi sebagai dampak dari proses tersebut baik karena kesalahan manusia (human error) maupun karena ketidaksempurnaan alat karena rusak atau cacat produksi. Salah satu penyebab dari peristiwa-peristiwa tersebut adalah kebocoran gas yang terlambat untuk diantisipasi.
Sebagai salah satu upaya pencegahan dini terhadap kegagalan perangkat BBG, dalam makalah ini akan disampaikan konsep desain dan implementasi Sistem Peringatan Dini Kebocoran Gas (SPDKG) LPG, disingkat
SPDKG-LPG. Sistem ini ditujukan untuk memberikan informasi keadaan perangkat BBG dengan mendeteksi kemunculan LPG di udara dan menampilkan informasi ke layar serta membunyikan tanda peringatan bila kadar LPG di udara menuju ke arah yang membahayakan.
Terkait dengan hal tersebut, susunan makalah adalah sebagai berikut. Pada Bagian I disampaikan latar belakang masalah yang akan dibahas di dalam makalah dan diikuti oleh Bagian II dimana akan disampaikan beberapa hal dasar terkait sistem yang akan didesain dan diimplementasikan. Bagian III mencakup desain dan konsep implementasi SPDKG-LPG. Makalah ditutup dengan beberapa catatan penting pada Bagian IV.
II. PENGENALAN PADA LPG,SENSOR GAS DAN MIKROKONTROLER ATMEGA8535
Sebelum mendesain SPDKG-LPG, adalah penting untuk mengetahui terlebih dulu karakteristik dari LPG sebagai masukan utama sistem, prinsip kerja dari sensor gas yang dipilih dan pertimbangan-pertimbangan memiliki mikrokontroler ATMega8535 sebagai “otak” dari sistem.
A. LPG
LPG adalah gas hasil produksi dari kilang gas yang komponen utamanya adalah gas propana dan butana. LPG yang juga dikenal sebagai bahan bakar cair dapat dibedakan menjadi beberapa jenis berdasarkan pada komposisi gas propana dan butana yang menjadi penyusunnya sebagai berikut :
• LPG propana, dengan komposisi terbesar adalah C3.
• LPG butana, dengan komposisi terbesar adalah C4.
• LPG campuran (mixed), kombinasi C3 dan C4. Secara umum, sifat-sifat LPG adalah sebagai berikut :
• Memiliki berat jenis lebih besar dari udara.
• Tidak memiliki sifat pelumas terhadap metal.
• Pelarut yang baik untuk karet.
• Tidak berwarna.
• Tidak berbau.
212 Proceedings of CITEE, August 4, 2009
• Bila menguap di udara bebas akan membentuk lapisan karena kondensasi.
• 1 kg LPG bentuk cair setara dengan kurang lebih 500 liter LPG bentuk gas.
B. Sensor Gas
.TGS 2610 adalah sensor yang memiliki kepekaan terhadap LPG. Bentuk fisik dari TGS 2610 ditunjukkan pada Gambar 1.
Gambar 1. TGS 2610[9]
C. Mikrokontroler ATMega8535
Mikrokontroler didefinisikan sebagai sebuah rangkaian-terintegrasi (integrated-circuit atau chip) yang telah memiliki sebuah Central Processing Unit (CPU),
Read-Only Memory (ROM), atau Flash Memory, Random Access Memory (RAM), pewaktu (clock) dan bagian kendali
masukan-keluaran (input-output control unit). Dengan memperhatikan kelengkapan perangkat tersebut, mikrokontroler disebut juga sebagai sebuah komputer pada sebuah rangkaian-terintegrasi [10].
Mikrokontroler ATMega8535 adalah sebuah mikrokon-troler 8-bit yang dilengkapi dengan In-System
Self-Programmable (ISP) Flash 8 Kbyte. Mikrokontroler ini
hanya memerlukan satu siklus waktu untuk mengeksekusi sebuah instruksi. Hal ini ditujukan untuk optimisasi pilihan antara konsumsi daya dan kecepatan pengolahan data. Komponen-komponen utamanya terdiri dari tiga buah pewaktu/penghitung, sebuah CPU 32-bit, sebuah Static RAM (SRAM) 512 byte, sebuah Electrically Erasable
Programmable ROM (EEPROM) 512 byte dan sebuah Universal Synchronous Asynchronous Receiver Transmitter
(USART) yang dapat deprogram untuk komunikasi serial. Spesifikasi detil dari mikrokontroler ATMega8535 dapat dilihat pada[10].
D. BASCOM AVR
BASCOM AVR adalah kompiler berbasis bahasa BASIC seperti QBASIC yang biasa digunakan untuk pemrograman produk-produk AVR keluaran Atmel. Kompiler ini dapat dijalankan dengan komputer dengan sistem operasi windows 95/98/NT/2000 dan XP. BASCOM AVR menggunakan Integrated Development Environment (IDE) yang mendukung pemrogram untuk menulis dan mengedit program, mengetes hasilnya dengan simulator, dan terakhir mendownloadnya ke dalam mikrokontroler.
III. DESAIN SISTEM PERINGATAN DINI KEBOCORAN GAS LPG
Gambar blok diagram dari rangaian deteksi dini
kebocoran gas LPG berbasis mikrokontroler ATMega 8535 dapat dilihat pada gambar 2.
Gambar 2. Diagram blok rangkaian
A. Blok Sensor
Sensor mendapat rangsangan berupa paparan gas LPG kemudian mengubahnya menjadi nilai tegangan. Sensor gas TGS 2610 buatan Figaro ini memiliki tahanan dalam sensor (Rs) yang nilainya berubah seiring dengan perubahan rangsangan yang diberikan. Nilai tegangan ini akan menjadi masukan pada ADC yang terintegrasi dalam mikrokontroler AVR ATMega8535. Perubahan nilai tahanan dalam sensor (Rs) diperoleh melalui perhitungan yang melibatkan nilai tegangan keluaran sensor. Karena itu terlebih dahulu harus dilakukan pengukuran nilai tegangan keluaran sensor. Selanjutnya, mikrokontroler mengendalikan semua kerja alat dan mengolah hasil bacaan ADC menjadi tingkat kadar Gas LPG. Hasilnya akan ditampilkan pada LCD, nyala lampu (LED) dan suara sirine (buzzer) berdasarkan kondisi yang telah diprogramkan.
Untuk sumber LPG menggunakan tabung yang biasa digunakan pada kompor mini. Sehingga pengaturan besar kecilnya kadar gas berdasarkan pada katup atau kepala lubang. Sensor dengan keadaan pada suhu udara kamar. Sensor diberi rangsang dangan jarak sumber gas yang bervariasi, dengan sedikit banyaknya rangsang berdasarkan penekanan pada kepala tabung tanpa ada takaran tertentu dan berada di depan kepala sensor.
Sensitivitas sensor terhadap rangsang berubah seiring jarak, karena terpengaruh gas-gas lain yang ada disekitar sebelum diterima sensor. Semakin jauh jarak sumber gas, maka kenaikannya semakin kecil. Karena jarak yang semakin jauh maka gas yang terdeteksi sensor sedikit dan terpengaruh gas-gas lain selama perjalanan dari sumber gas ke sensor sehingga apabila terdeteksi harus diberikan penekanan yang ekstra agar paparan gas dari sumber dapat mencapai sensor.
Proceedings of CITEE, August 4, 2009 213
Conference on Information Technology and Electrical Engineering (CITEE) ISSN: 2085-6350
B. Blok Pengolah
Sistem ini menggunakan ADC internal dari mikrokontroler AVR ATMega8535. Tegangan keluaran sensor adalah tegangan sebagai masukan ADC mikrokontroler untuk mengetahui kesesuaian konversi tegangan analog menjadi sinyal digital oleh ADC internal. Konsentrasi gas yang telah ditangkap oleh sensor masih berupa nilai tahanan. Tahanan sensor akan berubah seiring perubahan konsentrasi gas LPG. Data berupa nilai tahanan tersebut kemudian data disimpan dalam dua buah register, yaitu ADCH dan ADCL.
C. Blok Penampil
LCD digunakan sebagai penampil level konsentrasi LPG. Dispay LPG menampilkan karakter-karakter menggunakan display LCD 16x2. Pada LCD dibuat 3 tingkat kadar gas LPG yang membagi kadar gas. Dengan tingkat pertama sebagai kondisi aman, tingkat kedua sebagai kondisi waspada, tingkat ketiga sebagai kondisi bahaya. Tingkatan ini akan ditampilkan setelah mendapatkan data dari mikrokontroler yang berupa data tampilan kondisi yang sebelumnya telah diprogram pada kondisi apa gas tersebut. Dengan melihat besarnya tegangan dari gas yang ditangkap oleh sensor TGS 2610. Mikrokontroler juga mengirimkan data ke buzzer. Apabila dalam keadaan aman buzzer tidak berbunyi. Apabila keadaan waspada dan bahaya buzzer akan berbunyi.
Mulai
Inisialisasi Port, pin ATMega dan
system ADC
Konversi bacaan ADC ke nilai tegangan Deklarasi Variabel
Tampilkan LCD, LED, Buzzer Baca ADC
Selesai Subrutin pengolahan nilai tahanan sensor
menjadi tingkat kadar gas
Gambar 3. Diagram Alir
LED hanya menampilkan berupa nyala lampu. Lampu yang akan dipakai adalah lampu sirine mirip sirine pada mobil polisi atau ambulance. Apabila ada suatu kondisi yang akan ditampilkan pada buzzer atau LCD maka LED juga akan ikut menampilkan. Sebelumnya telah diprogram terlebih dahulu dimikrokontroler untuk menampilkan hasil dari kondisi gas yang telah diindera. Dengan beberapa macam kondisi dan dengan beberapa macam tampilan pada tiap-tiap kondisi. Skematik dari rangkaian deteksi dini kebocoran gas LPG berbasis mikrokontroler ATMega8535 ditunjukkan pada gambar 4.
Gambar 4. Skematik rangkaian deteksi dini kebocoran gas LPG berbasis Mikrokontroler ATMega 8535
IV. KESIMPULAN
Alat Pendeteksi Kebocoran Gas LPG dengan menggunakan Sensor TGS 2610 Berbasis Mikrokontroler ATMega8535 mengkategorikan kondisi menjadi tiga tingkat. Tingkatan tersebut antara lain: kondisi aman dengan konsentrasi 0 ppm, kondisi waspada dengan <500 ppm dan kondisi bahaya dengan konsentrasi >500 ppm[12].
Sesuai konsep dengan keadaan pada suhu udara kamar (27ºC) dan tidak ada hembusan angin, sensor diberi rangsang jarak sumber gas yang bervariasi. Sedikit banyaknya rangsang berdasarkan penekanan pada kepala tabung tanpa ada takaran tertentu yang berada di depan kepala sensor.
Pada penelitian kali ini, peneliti hanya memusatkan masalah pada konsep dan implementasi SPDKG-LPG. Oleh karena itu, sasaran peneliti berikutnya adalah mengaplikasikan hasil dari penelitian kali ini dalam bentuk alat kerja berbasis mikrokontroler ATMEGA8535.
REFERENSI
[1] W.A. Kurniawan. 2007. “Fabrikasi Prototipe Sensor Gas yang
Diuji dengan Gas Karbon Monoksida”. UGM, Yogyakarta. Didownload pada 16 Mei 2009.
[2] W. Budiharjo. 2009. “Sistem Alarm Kebakaran dengan Sensor Suhu dan Asap Berbasis Mikrokontroler AVR 8535”.
[3] D. Handoko dan Adisto, A.A. 2008. “Otomatisasi Sistem Penanganan Kebakaran Berbasis Mikrokontroler IC ATMega 8535”. Seminar Nasional Sains dan Teknologi-II, UI, Jakarta. Didownload pada 3 Mei 2009.
[4] R. Indrawati. 2009. “Rancang Bangun Alat Pendeteksi Pencemaran
Udara Berbasis Mikrokontroler AVR ATMega 8535”. Politeknik Negeri Sriwijaya, Palembang. Didownload pada 13 Mei 2009.
[5] T. Irfan. 2009. “Sistem Kebocoran pada Tabung Gas Berbasis
Mikrokontroler”. UII, Jakarta. Didownload pada 3 Mei 2009.
[6] E. Mustofa. 2005. “Pendeteksi Gas Alkohol dengan Menggunakan
214 Proceedings of CITEE, August 4, 2009
ISSN: 2085-6350 Conference on Information Technology and Electrical Engineering (CITEE)
[7] N. Sriwihajriyah. 2009. Aplikasi Sensor Gas pada Alat Pendeteksi
Pencemaran Udara Berbasis Mikrokontroler ATMega 8535”. Politeknik Negeri Sriwijaya, Palembang. Didownload pada 13 Mei 2009.
[8] H. Widyanara. 2008. Sistem Pendeteksi Kebocoran dan Pengamanan
Dini pada Kompor LPG Berbasis FPGA”. STIKOMP, Surabaya. Didownload pada 10 Mei 2009.
[9] Technical Information for Conbustible Gas Sensors.
http://www.figaro.co.jp. Didownload pada 12 April 2009. [10] http://www.atmel.com
[11] TGS 2610 : For The Detection of Combustible Gases.
http://www.bsn.co.id. Didownload pada 12 April 2009.
[12] Nilai Ambang Batas (NAB) Zat Kimia.