I. TUJUAN
1. Mahasiswa dapat melaksanakan pengujian inderawi menggunakan uji perbandingan jamak mulai dari persiapan, penyajian, tabulasi data dan mengambil kesimpulan didasarkan pengujian statistik.
2. Mahasiswa mengetahui cara pengujian dari dua atau lebih contoh produk untuk dinilai ada atau tidaknya perbedaan antara produk tersebut.
II. TEORI DASAR
Pengujian pembanding digunakan untuk menetapkan apakah ada perbedaan sifat sensorik atau organoleptik antara dua sampel. Meskipun dapat saja disajikan sejumlah sampel,tetapi selalu ada dua sampel yang dipertentangkan. Uji ini juga digunakan untuk menilai pengaruh beberapa macam perlakuan modifikasi proses atau bahan dalam pengolahan pangan suatu industri, atau untuk mengetahui adanya perbedaan atau persamaan antara dua produk dari komoditi yang sama (Ferdiaz,1996). Uji pembedaan adalah uji yang digunakan untuk menilai adanya perbedaan atau persamaan antara dua produk atau lebih yang komoditasnya sama. Meskipun dapat saja disajikan sejumlah sampel, tetapi selalu ada dua sampel yang dipertentangkan.
Uji ini digunakan juga untuk menilai pengaruh dari berbagai perlakuan proses atau berbagai penggunaan bahan baku dalam industri pangan (makanan dan minuman). Uji pembedaan dibagi menjadi dua, yaitu uji pembedaan dengan pembanding (acuan) dan uji pembedaan tanpa pembanding (tanpa acuan). Uji tanpa acuan digunakan jika tujuan pengujian hanya untuk menentukan ada atau tidak ada perbedaan antara dua atau lebih contoh yang diuji. Uji pembedaan dengan pembanding diperlukan jika tujuan pengujian untuk mengukur atau menilai pengaruh perlakuan. Menurut Wagiyono (2003), uji pembanding ini digunakan untuk menilai pengaruh macam-macam perlakuan modifikasi proses atau bahan dalam pengolahan pangan bagi industri, atau untuk mengetahui adanya perbedaan atau persamaan antara dua produk dari komoditi yang sama, terutama dari segi konsumen. Uji ini juga dipergunakan untuk menilai pengaruh beberapa macam perlakuan modifikasi proses atau bahan dalam pengolahan pangan suatu industri, atau untuk mengetahui adanya perbedaan atau persamaan antara dua
produk dari komoditi yang sama. Jadi agar efektif sifat atau kriteria yang diujikan harus jelas dan dipahami panelis. Keandalan (reliabilitas) dari uji pembedaan ini tergantung dari pengenalan sifat mutu yang diinginkan,tingkat latihan panelis dan kepekaan masing-masing panelis. Salah satu uji yang termasuk dalam uji pembedaan adalah uji pembanding jamak.
Uji pembanding jamak digunakan untuk mengidentifikasi perbedaan pada sampel uji dari pembanding yang banyak. Pada uji ini panelis diminta memberikan skor berdasarkan skala kelebihannya, yaitu lebih baik atau lebih buruk. Pada uji perbandingan jamak, panelis diminta untuk membandingkan contohuji dengan contoh pembanding dengan cara memberikan skor pada contoh uji. Contoh-contoh pembanding tersebut biasanya mempunyai kesamaan sifat atau hanya berbeda kecil dalam tingkat. Sehingga contoh tidak homogen, misalnya contoh-contoh baku tersebut berbeda dalam tingkat bau atau ketajaman warna. Contoh-contoh pembanding tidak perlu dikenal sebelumnya karena tidak disuguhkan terlebih dahulu. Contoh pembanding dan contoh diuji bersamaan secara acak. Uji pembanding jamak atau uji baku jamak merupakan salah satu uji pembedaan yang menggunkan contoh baku hingga tiga atau lebih. Sifat dari bahan yang akan diuji ditunjukkan dari banyaknya contoh pembanding yang menunjukkan bahwa perbedaan sifat antar pembanding atau baku tersebut tidak terlalu mencolok.
III. ALAT DAN BAHAN 3.1. ALAT 1. Gelas 2. Piring 3. Pisau 3.2. BAHAN 1. Air minum
2. Produk roti tawar berbagai merk yang telah diberi kode: - Sari roti (sebagai contoh baku)
- Bread.co (213) - Garmelia (162) - Red tulip (701) - Sharon (116) - Superindo (896)
IV. PROSEDUR
1. Alat dan bahan disiapkan, masing-masing riti tawar diletakkan di atas pirng. 2. Masing-masing sampel diberi kode dengan tiga angka yang berbeda.
3. Dilakukan pengujian oleh panelis, sampel disajikan secara bersamaan.
4. Panelis diminta membandingkan masing-masing contoh dengan pembanding (kode R) sesuai dengan skala numerik di bawah ini:
7 sangat lebih baik 6 lebih baik
5 agak lebih baik 4 sama
3 agak lebih buruk 2 lebih buruk
V. HASIL PENGAMATAN DAN PEMBAHASAN a. Perhitungan Atribut Rasa
Panelis 162 896 213 701 116 Jumlah 1 3 3 6 6 4 22 2 5 2 5 6 3 21 3 1 4 5 3 1 14 4 6 4 5 7 5 27 5 6 4 4 7 5 26 6 7 3 5 6 7 28 7 7 5 7 7 6 32 8 5 6 3 7 3 24 9 7 4 5 7 5 28 10 6 3 5 7 6 27 11 5 3 6 6 2 22 12 6 3 5 6 5 25 13 7 5 7 7 5 31 14 7 3 5 7 3 25 15 4 6 6 7 4 27 16 7 6 5 7 5 30 17 6 4 5 5 2 22 Jumlah 95 68 89 108 71 431 Rata2 5.5882 4 5.2352 6.3529 4.1764
Setelah didapatkan data yang dibutuhkan, langkah selanjutnya adalah melakukan analisis statistik. Pertama data hasil pengamatan ditransformasikan dulu ke dalam transformasi √ . Kemudian data diisikan ke dalam table dwi arah antara sampel dengan panelis, total dan rata-rata dicari baik arah mendatar maupun arah tegak. Selanjutnya dicari jumlah kuadratnya dan susun ke dalam tabel sidik ragam dengan model RAK, lanjutkan dengan uji rata-rata perlakuan dengan Uji Duncan pada taraf 5%.
Rasa (Hasil Transformasi) Pa-nelis 162 896 213 701 116 Jumlah (A) A^2 1 1.8708 1.8708 2.5495 2.5495 2.1213 10.9620 120.165 4 2 2.3452 1.5811 2.3452 2.5495 1.8708 10.6919 114.316 6 3 1.2247 2.1213 2.3452 1.8708 1.2247 8.7868 77.2087 4 2.5495 2.1213 2.3452 2.7386 2.3452 12.0999 146.406 6 5 2.5495 2.1213 2.1213 2.7386 2.3452 11.8760 141.038 7 6 2.7386 1.8708 2.3452 2.5495 2.7386 12.2428 149.885 5 7 2.7386 2.3452 2.7386 2.7386 2.5495 13.1106 171.886 7 8 2.3452 2.5495 1.8708 2.7386 1.8708 11.3750 129.390 3 9 2.7386 2.1213 2.3452 2.7386 2.3452 12.2890 151.018 6 10 2.5495 1.8708 2.3452 2.7386 2.5495 12.0537 145.290 9 11 2.3452 1.8708 2.5495 2.5495 1.5811 10.8962 118.727 1 12 2.5495 1.8708 2.3452 2.5495 2.3452 11.6603 135.961 8 13 2.7386 2.3452 2.7386 2.7386 2.3452 12.9063 166.571 4 14 2.7386 1.8708 2.3452 2.7386 1.8708 11.5641 133.728 2 15 2.1213 2.5495 2.5495 2.7386 2.1213 12.0803 145.933 0 16 2.7386 2.5495 2.3452 2.7386 2.3452 12.7172 161.725 9 17 2.5495 2.1213 2.3452 2.3452 1.5811 10.9424 119.735 8 Jum lah (a) 41.4317 35.7517 40.5700 44.3497 36.1510 198.254 1 2725.49 93 Rat a2 2.4372 2.1030 2.3865 2.6088 2.1265 a^2 1716.58 93 1278.18 10 1645.92 35 1966.89 71 1306.89 69 7914.48 78
Tabel Sidik Ragam untuk Rasa Sumber Ragam DB JK KT Fh F.05 Panelis 16 82.6916 5.16823 0.92611 1.81 Sampel 4 3.14989 0.78747 0.14111 2.52 Galat 64 357.158 5.5806 - - Total 84 443 - - -
Berdasarkan data pada tabel sidik ragam, dapat disimpulkan Fh < F0,5 baik untuk panelis maupun sampel tidak ada perbedaan nyata. Artinya, seluruh panelis beranggapan berdasarkan rasa, seluruh sampel tidak memiliki rasa yang berbeda. Sehingga tidak dilakukan pengujian lanjutan berupa Uji Duncan.
b. Perhitungan Atribut Warna
Panelis 162 896 213 701 116 Jumlah 1 4 6 2 5 5 22 2 4 5 4 7 6 26 3 4 6 4 5 1 20 4 5 4 4 6 5 24 5 4 2 3 6 5 20 6 7 3 4 6 2 22 7 5 3 6 5 4 23 8 5 6 4 7 5 27 9 4 3 4 6 2 19 10 3 5 5 6 3 22 11 4 3 6 6 3 22 12 6 6 4 7 5 28 13 6 4 7 5 3 25 14 4 6 4 6 5 25 15 5 6 6 7 5 29 16 5 6 6 7 6 30 17 5 3 4 5 3 20 Jumlah 80 77 77 102 68 404 Rata2 4.7058 4.5294 4.5294 6 4
Langkah selanjutnya, sama dengan perhitungan atribut rasa, yaitu melakukan analisis statistik.
Warna (Hasil Transformasi) Pa nelis 162 896 213 701 116 Jumlah (A) A^2 1 2.1213 2.5495 1.5811 2.3452 2.3452 10.9424 119.735 8 2 2.1213 2.3452 2.1213 2.7386 2.5495 11.8760 141.038 7 3 2.1213 2.5495 2.1213 2.3452 1.2247 10.3621 107.373 2 4 2.3452 2.1213 2.1213 2.5495 2.3452 11.4826 131.849 3 5 2.1213 1.5811 1.8708 2.5495 2.3452 10.4680 109.579 1 6 2.7386 1.8708 2.1213 2.5495 1.5811 10.8614 117.970 2 7 2.3452 1.8708 2.5495 2.3452 2.1213 11.2321 126.159 5 8 2.3452 2.5495 2.1213 2.7386 2.3452 12.0999 146.406 6 9 2.1213 1.8708 2.1213 2.5495 1.5811 10.2441 104.942 0 10 1.8708 2.3452 2.3452 2.5495 1.8708 10.9816 120.595 2 11 2.1213 1.8708 2.5495 2.5495 1.8708 10.9620 120.165 4 12 2.5495 2.5495 2.1213 2.7386 2.3452 12.3042 151.392 4 13 2.5495 2.1213 2.7386 2.3452 1.8708 11.6255 135.151 8 14 2.1213 2.5495 2.1213 2.5495 2.3452 11.6869 136.582 9 15 2.3452 2.5495 2.5495 2.7386 2.3452 12.5280 156.952 0 16 2.3452 2.5495 2.5495 2.7386 2.5495 12.7323 162.112 7 17 2.3452 1.8708 2.1213 2.3452 1.8708 10.5534 111.374 1 Jum lah (a) 38.6290 37.7149 37.8257 43.2657 35.5071 192.942 4 2585.26 55 Ra ta2 2.2723 2.2185 2.2250 2.5450 2.0887 a^2 1492.19 58 1422.41 42 1430.78 44 1871.91 83 1260.75 64 7478.06 92
Tabel Sidik Ragam untuk Warna Sumber Ragam DB JK KT Fh F.05 Panelis 16 79.0912 4.9432 0.91971 1.81 Sampel 4 1.92455 0.48114 0.08952 2.52 Galat 64 343.984 5.37475 - - Total 84 425 - - -
Berdasarkan data pada tabel sidik ragam, dapat disimpulkan Fh < F0,5 baik untuk panelis maupun sampel tidak ada perbedaan nyata. Artinya, seluruh panelis beranggapan berdasarkan warna, seluruh sampel tidak memiliki warna yang berbeda. Sehingga tidak dilakukan pengujian lanjutan berupa Uji Duncan.
c. Perhitungan Atribut Bau
Panelis 162 896 213 701 116 Jumlah 1 2 3 3 5 3 16 2 6 5 5 4 4 24 3 7 1 5 4 1 18 4 7 3 6 5 4 25 5 7 5 4 3 2 21 6 7 2 5 5 5 24 7 5 3 4 3 5 20 8 5 5 6 7 4 27 9 7 3 5 5 2 22 10 5 3 3 3 6 20 11 5 2 2 6 3 18 12 7 5 3 6 5 26 13 5 3 3 3 3 17 14 5 4 4 3 5 21 15 6 4 6 7 4 27 16 6 5 5 7 5 28 17 5 3 3 3 3 17 Jumlah 97 59 72 79 64 371 Rata2 5.7058 3.4705 4.2352 4.6470 3.7647
Langkah selanjutnya, sama dengan perhitungan atribut rasa maupun perhitungan atribut warna, yaitu melakukan analisis statistik.
Bau (Hasil Transformasi) Pa nelis 162 896 213 701 116 Jumlah (A) A^2 1 1.5811 1.8708 1.8708 2.3452 1.8708 9.5388 90.9893 2 2.5495 2.3452 2.3452 2.1213 2.1213 11.4826 131.849 3 3 2.7386 1.2247 2.3452 2.1213 1.2247 9.6546 93.2119 4 2.7386 1.8708 2.5495 2.3452 2.1213 11.6255 135.151 8 5 2.7386 2.3452 2.1213 1.8708 1.5811 10.6571 113.574 0 6 2.7386 1.5811 2.3452 2.3452 2.3452 11.3554 128.944 5 7 2.3452 1.8708 2.1213 1.8708 2.3452 10.5534 111.374 1 8 2.3452 2.3452 2.5495 2.7386 2.1213 12.0999 146.406 6 9 2.7386 1.8708 2.3452 2.3452 1.5811 10.8810 118.396 1 10 2.3452 1.8708 1.8708 1.8708 2.5495 10.5072 110.401 3 11 2.3452 1.5811 1.5811 2.5495 1.8708 9.9278 98.5617 12 2.7386 2.3452 1.8708 2.5495 2.3452 11.8494 140.407 5 13 2.3452 1.8708 1.8708 1.8708 1.8708 9.8285 96.5999 14 2.3452 2.1213 2.1213 1.8708 2.3452 10.8039 116.723 9 15 2.5495 2.1213 2.5495 2.7386 2.1213 12.0803 145.933 0 16 2.5495 2.3452 2.3452 2.7386 2.3452 12.3237 151.874 7 17 2.3452 1.8708 1.8708 1.8708 1.8708 9.8285 96.5999 Jum lah (a) 42.0778 33.4515 36.6738 38.1633 34.6312 184.997 6 2396.99 47 Ra ta2 2.4752 1.9677 2.1573 2.2449 2.0371 a^2 1770.54 13 1119.00 31 1344.96 85 1456.43 76 1199.31 78 6890.26 82
Tabel Sidik Ragam untuk Bau Sumber Ragam DB JK KT Fh F.05 Panelis 16 76.7624 4.79765 0.99188 1.81 Sampel 4 2.67335 0.66834 0.13817 2.52 Galat 64 309.564 4.83694 - - Total 84 389 - - -
Berdasarkan data pada tabel sidik ragam, dapat disimpulkan Fh < F0,5 baik untuk panelis maupun sampel tidak ada perbedaan nyata. Artinya, seluruh panelis beranggapan berdasarkan bau, seluruh sampel tidak memiliki bau yang berbeda. Sehingga tidak dilakukan pengujian lanjutan berupa Uji Duncan.
d. Perhitungan Atribut Tekstur
Panelis 162 896 213 701 116 Jumlah 1 5 2 6 3 4 20 2 6 3 4 7 4 24 3 7 6 3 2 2 20 4 7 5 6 5 5 28 5 6 7 4 3 2 22 6 7 6 5 5 4 27 7 6 4 7 5 3 25 8 6 7 6 7 3 29 9 6 7 5 5 4 27 10 4 3 6 6 4 23 11 6 3 5 3 2 19 12 6 5 5 6 5 27 13 6 4 7 5 3 25 14 6 7 6 5 4 28 15 6 6 5 6 4 27 16 7 6 6 7 7 33 17 5 4 5 5 2 21 Jumlah 102 85 91 85 62 425 Rata2 6 5 5.3529 5 3.6470
Langkah selanjutnya, sama dengan perhitungan atribut rasa maupun perhitungan atribut warna, yaitu melakukan analisis statistik.
Tekstur (Hasil Transformasi) Pa neli s 162 896 213 701 116 Jumlah (A) A^2 1 2.3452 1.5811 2.5495 1.8708 2.1213 10.4680 109.579 1 2 2.5495 1.8708 2.1213 2.7386 2.1213 11.4016 129.996 3 3 2.7386 2.5495 1.8708 1.5811 1.5811 10.3212 106.527 8 4 2.7386 2.3452 2.5495 2.3452 2.3452 12.3237 151.874 7 5 2.5495 2.7386 2.1213 1.8708 1.5811 10.8614 117.970 2 6 2.7386 2.5495 2.3452 2.3452 2.1213 12.0999 146.406 6 7 2.5495 2.1213 2.7386 2.3452 1.8708 11.6255 135.151 8 8 2.5495 2.7386 2.5495 2.7386 1.8708 12.4471 154.929 6 9 2.5495 2.7386 2.3452 2.3452 2.1213 12.0999 146.406 6 10 2.1213 1.8708 2.5495 2.5495 2.1213 11.2125 125.719 9 11 2.5495 1.8708 2.3452 1.8708 1.5811 10.2175 104.397 6 12 2.5495 2.3452 2.3452 2.5495 2.3452 12.1346 147.249 6 13 2.5495 2.1213 2.7386 2.3452 1.8708 11.6255 135.151 8 14 2.5495 2.7386 2.5495 2.3452 2.1213 12.3042 151.392 4 15 2.5495 2.5495 2.3452 2.5495 2.1213 12.1151 146.774 6 16 2.7386 2.5495 2.5495 2.7386 2.7386 13.3149 177.285 4 17 2.3452 2.1213 2.3452 2.3452 1.5811 10.7381 115.306 4 Jum lah (a) 43.2613 39.4005 40.9590 39.4744 34.2153 197.310 5 2696.74 15 Ra ta2 2.5448 2.3177 2.4094 2.3220 2.0127 a^2 1871.53 88 1552.39 88 1677.63 97 1558.23 20 1170.68 76 7830.49 69
Tabel Sidik Ragam untuk Tekstur Sumber Ragam DB JK KT Fh F.05 Panelis 16 81.3313 5.0832 0.91882 1.81 Sampel 4 2.60043 0.65011 0.11751 2.52 Galat 64 354.068 5.53232 - - Total 84 438 - - -
Berdasarkan data pada tabel sidik ragam, dapat disimpulkan Fh < F0,5 baik untuk panelis maupun sampel tidak ada perbedaan nyata. Artinya, seluruh panelis beranggapan berdasarkan tesktur, seluruh sampel tidak memiliki tekstur yang berbeda. Sehingga tidak dilakukan pengujian lanjutan berupa Uji Duncan.
e. Perhitungan Warna Kulit
Panelis 162 896 213 701 116 Jumlah 1 3 5 5 6 7 26 2 4 6 4 7 5 26 3 6 5 3 1 4 19 4 6 6 5 7 6 30 5 3 5 4 6 7 25 6 6 7 6 7 5 31 7 3 5 7 6 5 26 8 4 6 5 5 7 27 9 3 5 7 6 5 26 10 3 6 5 7 7 28 11 5 6 5 7 5 28 12 6 6 5 7 6 30 13 3 5 3 1 4 16 14 3 5 5 6 7 26 15 6 4 4 7 6 27 16 5 6 6 7 6 30 17 5 3 5 5 2 20 Jumlah 74 91 84 98 94 441 Rata2 4.3529 5.3529 4.9411 5.7647 5.5294
Langkah selanjutnya, sama dengan perhitungan atribut rasa maupun perhitungan atribut warna, yaitu melakukan analisis statistik.
Warna Kulit (Hasil Transformasi) Pa nelis 162 896 213 701 116 Jumlah (A) A^2 1 1.8708 2.3452 2.3452 2.5495 2.7386 11.8494 140.407 5 2 2.1213 2.5495 2.1213 2.7386 2.3452 11.8760 141.038 7 3 2.5495 2.3452 1.8708 1.2247 2.1213 10.1116 102.244 7 4 2.5495 2.5495 2.3452 2.7386 2.5495 12.7323 162.112 7 5 1.8708 2.3452 2.1213 2.5495 2.7386 11.6255 135.151 8 6 2.5495 2.7386 2.5495 2.7386 2.3452 12.9215 166.963 9 7 1.8708 2.3452 2.7386 2.5495 2.3452 11.8494 140.407 5 8 2.1213 2.5495 2.3452 2.3452 2.7386 12.0999 146.406 6 9 1.8708 2.3452 2.7386 2.5495 2.3452 11.8494 140.407 5 10 1.8708 2.5495 2.3452 2.7386 2.7386 12.2428 149.885 5 11 2.3452 2.5495 2.3452 2.7386 2.3452 12.3237 151.874 7 12 2.5495 2.5495 2.3452 2.7386 2.5495 12.7323 162.112 7 13 1.8708 2.3452 1.8708 1.2247 2.1213 9.4329 88.9802 14 1.8708 2.3452 2.3452 2.5495 2.7386 11.8494 140.407 5 15 2.5495 2.1213 2.1213 2.7386 2.5495 12.0803 145.933 0 16 2.3452 2.5495 2.5495 2.7386 2.5495 12.7323 162.112 7 17 2.3452 1.8708 2.3452 2.3452 1.5811 10.4876 109.989 6 Jum lah (a) 37.1216 40.9938 39.4435 41.7964 41.4409 200.796 2 2788.02 92 Ra ta2 2.1836 2.4114 2.3202 2.4586 2.4377 a^2 1378.01 42 1680.49 04 1555.79 18 1746.93 54 1717.35 00 8078.58 19
Tabel Sidik Ragam untuk Warna Kulit Sumber Ragam DB JK KT Fh F.05 Panelis 16 83.2633 5.20396 0.89804 1.81 Sampel 4 0.86816 0.21704 0.03745 2.52 Galat 64 370.869 5.79482 - - Total 84 455 - - -
Berdasarkan data pada tabel sidik ragam, dapat disimpulkan Fh < F0,5 baik untuk panelis maupun sampel tidak ada perbedaan nyata. Artinya, seluruh panelis beranggapan berdasarkan warna kulit, seluruh sampel tidak memiliki warna kulit yang berbeda. Sehingga tidak dilakukan pengujian lanjutan berupa Uji Duncan.
f. Perhitungan Keseragaman Pori
Panelis 162 896 213 701 116 Jumlah 1 4 2 3 7 3 19 2 3 3 4 5 5 20 3 5 6 7 7 7 32 4 5 4 4 5 5 23 5 4 4 5 6 3 22 6 4 5 6 7 7 29 7 5 5 7 6 4 27 8 3 5 5 6 5 24 9 4 5 7 6 6 28 10 4 3 5 7 6 25 11 4 5 3 5 6 23 12 6 5 5 6 6 28 13 5 5 7 6 6 29 14 4 5 5 6 3 23 15 6 5 6 7 5 29 16 6 5 6 7 6 30 17 5 4 4 4 3 20 Jumlah 77 76 89 103 86 431 Rata2 4.5294 4.4705 5.2352 6.0588 5.0588
Langkah selanjutnya, sama dengan perhitungan atribut rasa maupun perhitungan atribut warna, yaitu melakukan analisis statistik.
Keseragaman Pori (Hasil Transformasi) Pa nelis 162 896 213 701 116 Jumlah (A) A^2 1 2.1213 1.5811 1.8708 2.7386 1.8708 10.1827 103.688 0 2 1.8708 1.8708 2.1213 2.3452 2.3452 10.5534 111.374 1 3 2.3452 2.5495 2.7386 2.7386 2.7386 13.1106 171.886 7 4 2.3452 2.1213 2.1213 2.3452 2.3452 11.2783 127.199 2 5 2.1213 2.1213 2.3452 2.5495 1.8708 11.0082 121.180 2 6 2.1213 2.3452 2.5495 2.7386 2.7386 12.4933 156.081 6 7 2.3452 2.3452 2.7386 2.5495 2.1213 12.0999 146.406 6 8 1.8708 2.3452 2.3452 2.5495 2.3452 11.4560 131.239 1 9 2.1213 2.3452 2.7386 2.5495 2.5495 12.3042 151.392 4 10 2.1213 1.8708 2.3452 2.7386 2.5495 11.6255 135.151 8 11 2.1213 2.3452 1.8708 2.3452 2.5495 11.2321 126.159 5 12 2.5495 2.3452 2.3452 2.5495 2.5495 12.3389 152.249 6 13 2.3452 2.3452 2.7386 2.5495 2.5495 12.5280 156.952 0 14 2.1213 2.3452 2.3452 2.5495 1.8708 11.2321 126.159 5 15 2.5495 2.3452 2.5495 2.7386 2.3452 12.5280 156.952 0 16 2.5495 2.3452 2.5495 2.7386 2.5495 12.7323 162.112 7 17 2.3452 2.1213 2.1213 2.1213 1.8708 10.5800 111.936 3 Jum lah (a) 37.9655 37.6883 40.4346 43.4352 39.7598 199.283 4 2746.68 80 Ra ta2 2.2333 2.2170 2.3785 2.5550 2.3388 a^2 1441.37 68 1420.41 14 1634.96 00 1886.61 56 1580.83 78 7964.20 16
Tabel Sidik Ragam untuk keseragaman Pori Sumber Ragam DB JK KT Fh F.05 Panelis 16 82.1156 5.13222 0.91335 1.81 Sampel 4 1.26044 0.31511 0.05608 2.52 Galat 64 359.624 5.61912 - - Total 84 443 - - -
Berdasarkan data pada tabel sidik ragam, dapat disimpulkan Fh < F0,5 baik untuk panelis maupun sampel tidak ada perbedaan nyata. Artinya, seluruh panelis beranggapan berdasarkan keseragaman pori, seluruh sampel tidak memiliki keseragaman pori yang berbeda. Sehingga tidak dilakukan pengujian lanjutan berupa Uji Duncan.
VI. KESIMPULAN
1. Seluruh panelis beranggapan berdasarkan rasa, seluruh sampel tidak memiliki rasa yang berbeda.
2. Seluruh panelis beranggapan berdasarkan warna, seluruh sampel tidak memiliki warna yang berbeda.
3. Seluruh panelis beranggapan berdasarkan bau, seluruh sampel tidak memiliki bau yang berbeda.
4. Seluruh panelis beranggapan berdasarkan tekstur, seluruh sampel tidak memiliki tekstur yang berbeda.
5. Seluruh panelis beranggapan berdasarkan keseragaman pori, seluruh sampel tidak memiliki keseragaman pori yang berbeda.
6. Seluruh panelis beranggapan berdasarkan warna kulit, seluruh sampel tidak memiliki warna kulit yang berbeda.
DAFTAR PUSTAKA
Bambang Kartika, dkk. 1988. Pedoman Uji Inderawi Bahan Pangan. Penerbit : PAU Pangan dan Gizi Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.
Ferdiaz, S. 1996. Food Control Policy WHO National Consultant Report Directorate of Drug and Food. Minstry of Health, Jakarta.
Jellinek, G. 1985. Sensory Evaluation of Foods : Theory and Practice. Ellis Horwood Ltd, Chichester.
Rahardjo, J. T. M. Uji Inderawi. Penerbit : Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto.
Setyaningsih, D. 2010. Analisis Sensori. Penerbit : IPB (IPB Press), Bogor.
Soekarto, S. T. 1985. Penilaian Organoleptik. Penerbit : Bhratara Karya Aksara, Jakarta.
Susiwi, S. 2009. Penilaian Organoleptik. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung. http://www.scribd.com [14 Juni 2013]
Wagiyono. 2003. Menguji Pembedaan secara Organoleptik. http://www.scribd.com [14 Juni 2013]