• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II LANDASAN TEORI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB II LANDASAN TEORI"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)

6

BAB II

LANDASAN TEORI

2.1. Konsep Dasar Sistem

Menurut Abdul Kadir menjelelaskan, sistem adalah sekumpulan elemen yang saling terkait atau terpadu yang dimaksudkan untuk mencapai suatu tujuan. Jika di dalam sistem terdapat elemen yang tidak memberikan manfaat dalam mencapai tujuan yang sama, maka elemen tersebut dapat dipastikan bukanlah bagian dari sistem (Putra, 2018).

2.1.1. Pengertian Sistem

“Sistem adalah kumpulan/group dari sub sistem/bagian/komponen apapun baik phisik atau non phisik yang saling berhubungan satu sama lain dan bekerja sama secara harmonis untuk mencapai satu tujuan tertentu (Susanto, 2017).” Senada dengan itu peneliti lain menjelaskan menjelaskan “Sistem adalah kumpulan orang yang saling bekerja sama dengan ketentuan-ketentuan aturan yang sistematis dan terstruktur untuk membentuk satu kesatuan yang melaksanakan suatu fungsi untuk mencapai tujuan (Anggraeni, 2017).”

2.1.2. Karakteristik Sistem

Suatu sistem mempunyai karakteristik atau sifat-sifat tertentu, yang mencirikan bahwa hal tersebut bisa dikatakan sebagai suatu sistem. Menurut Jogiyanto dalam Muslihudin (2016), sistem mempunyai karakteristik sebagai berikut:

1. Komponen sistem ialah suatu sistem yang terdiri atas bagian-bagian yang saling berkaitan dan bervariasi yang bersama-sama mencapai beberapa sasaran. Sebuah sistem bukanlah seperangkat unsur yang tersusun secara teratur, tetapi terdiri

(2)

atas unsur yang dapat dikenal dan saling melengkapi karena suatu maksud, tujuan dan sasaran.

2. Batasan sistem (Boundary) merupakan daerah yang membatasi antara sistem yang satu dengan sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luarnya.

3. Lingkungan luar sistem (Environment) adalah apapun diluar dari batasan sistem yang mempengaruhi operasi sistem. Lingkungan luar dapat merugikan sistem tersebut. Lingkungan luar yang menguntungkan berupa energi dari sistem, sedangkan lingkungan luar yang merugikan harus ditahan dan dikendalikan, jika tidak akan menggangu kelangsungan sistem tersebut.

4. Sistem penghubung (Interface) merupakan media penghubung antara suatu subsistem dengan yang lainnya. Penghubung ini memungkinkan sumber daya mengalir dari suatu sistem yang lainnya dengan melalui penghubung suatu subsistem dapat berinteraksi dengan subsistem lainnya membentuk suatu kesatuan.

5. Sistem masukan (input) adalah energi yang dimasukan ke dalam sistem. Masukan dapat berupa masukan perawatan dan masukan sinyal. Masukan perawatan adalah energi yang dimasukan supaya sistem dapat beroperasi. Sedangkan masukan sinyal adalah energi yang diproses untuk mendapatkan keluaran.

6. Sistem keluaran adalah energi yang diolah, diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna untuk subsistem lain.

7. Sistem sasaran ialah suatu sistem yang mempunyai tujuan atau sasaran. Jika suatu sistem tidak mempunyai batasan sasaran, maka operasi sistem tidak akan ada gunanya.

(3)

2.1.3. Klasifikasi Sistem

Klasifikasi sistem adalah suatu bentuk integrasi suatu komponen dengan komponen lainnya, karena setiap sistem memiliki sasaran yang berbeda untuk setiap kasus yang ada di dalam sistem tersebut. Oleh karena itu, sistem dapat diklasifikasikan kedalam beberapa sudut pandang, seperti : sistem abstrak, sistem fisik, sistem alamiah, sistem buatan, sistem tertentu, sistem tak tentu, sistem tertutup serta sistem terbuka. Menurut (Hutahaean, 2015) sistem dapat diklasifikasikan dalam bebrapa sudut pandang antaranya adalah sebagai berikut :

1. Sistem Abstrak (abstract system)

Sistem abstrak adalah sistem yang berupa pemikiran atau ide-ide yang tidak tampak secara fisik. Misalnya sistem ketuhanan (theology), yaitu sistem pemikiran-pemikiran hubungan antara manusia dengan tuhannya.

2. Sistem Fisik (physical system)

Sistem fisik adalah sistem yang ada atau tampak secara fisik. Misalnya sistem komputer, sistem akuntansi, sistem produksi dan lain sebagainya.

3. Sistem Alamiah (natural system)

Sistem alamiah adalah sistem yang terjadi melalui proses alam, tidak dibuat manusia. Misalnya sistem perputaran bumi.

4. Sistem Buatan Manusia (human made system)

Sistem buatan manusia adalah sistem yang dirancang dan dibuat oleh manusia. Sistem buatan manusia yang melibatkan manusia dengan mesin disebut dengan

human-machine system atau man-machine system.

5. Sistem Tertentu (deterministic system)

(4)

program-program yang dijalankannya. Misalnya sistem komputer karena tingkah lakunya dapat dipastikan berdasarkan program-program yang dijalankannya. 6. Sistem Tak Tentu (probalilistic system)

Sistem tak tentu adalah sistem yang kondisi masa depannya tidak dapat diprediksi sebelumnya karena mengandung unsur probabilitas. Misalnya gempa.

7. Sistem Tertutup (closed system)

Sistem tertutup adalah sistem yang tidak berhubungan dan tidak terpengaruh dengan lingkungan luarnya. Sistem ini bekerja secara otomatis tanpa adanya turut campur tangan dari pihak luarnya.

8. Sistem Terbuka (open system)

Sistem terbuka adalah sistem yang berhubungan dan terpengaruh dengan lingkungan luarnya. Sistem ini menerima masukan dan menghasilkan keluaran untuk lingkungan luar atau subsistem yang lainnya.

2.1.4. Informasi

Menurut (Hariyanto, 2016) ada beberapa konsep dasar informasi, antara lain sebagai berikut :

1. Data yang diolah menjadi suatu bentuk yang lebih berguna serta lebih berarti bagi yang menerimanya.

2. Sesuatu yang nyata atau bisa juga setengah nyata yang bisa mengurangi derajat ketidakpastian mengenai suatu keadaan atau kejadian.

Informasi merupakan data yang sudah diolah yang ditujukan untuk seseorang, organisasi ataupun siapa saja yang membutuhkan (Mulyani, 2016). Sedangkan menurut Widianto dalam (Putra, 2018) menjelaskan, informasi merupakan kumpulan

(5)

data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerima.

2.1.5. Sistem Informasi

Menurut (Jogiyanto, 2017) menyimpulkan bahwa: Sistem adalah gabungan dari berbagai elemen yang berhubungan dan berinteraksi untuk menyelesaikan tujuan tertentu. Sistem ini menggambarkan kejadian-kejadian dan kesatuan adalah obyek nyata. Misalnya, tempat, benda, dan orang-orang yang benar-benar ada dan nyata. Sedangkan informasi adalah hasil dari pengolahan data dalam suatu bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi penerimanya yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian (event) yang nyata (fact) yang digunakan untuk mengambil keputusan. Jadi sistem informasi adalah suatu sistem didalam organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengelolah transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan- laporan yang diperlukan.

2.1.6. Aplikasi Atau Program

“Program dan aplikasi lebih sering disebut untuk menyatakan perangkat lunak. Dikalangan professional teknologi informasi, istilah program biasa digunakan untuk menyatakan hasil karya mereka yang berupa instruksi-instruksi untuk mengendalikan komputer (Kadir, 2017)”. Program atau aplikasi juga biasanya disebut sebuah alat yang dapat menjembatani antara keinginan si pemberi perintah (manusia) dengan yang diperintah (komputer).

2.1.7. Penduduk

Penduduk atau warga suatu negara atau daerah menurut Badan Pusat Statistik bisa didefinisikan menjadi dua:

1. Orang yang tinggal didaerah tersebut.

2. Orang yang secara hukum berhak tinggal didaerah tersebut, dengan kata lain orang yang mempunyai surat resmi untuk tinggal didaerah itu.

Dalam sosiologi, Penduduk adalah kumpulan manusia yang berada disuatu wilayah geografis dan ruang tertentu.

(6)

2.1.8. Konsep Dasar Website

Menurut Yuniva & Hestiyanto dalam (Kom & Agustian, 2019) menyimpulkan bahwa web adalah kumpulan halaman yang menampilkan informasi data teks, data gambar diam atau gerak, data animasi, suara, video, dan atau gabungan dari semuanya yang membentuk satu rangkaian bangunan yang saling terkait. Berdasarkan pendapat tersebut maka dapat disimpulkan bahwa web adalah informasi yang disebar luaskan melalui internet yang digunakan sebagai media untuk menampilkan teks, gambar, animasi, atau audio. dan berupa halaman- halaman yang saling terkait antara satu dengan lainnya. Web terbagi menjadi dua bagian menurut sifat dan jenisnya, yaitu web statis dan web dinamis. Pembuaatan web penjualan miniatur produk ini termasuk dalam kategori web dinamis.

Sedangkan Menurut Sibero dalam (Sagita & Sugiarto, 2016) mengemukakan bahwa "World Wide Web adalah suatu sistem yang barkaitan dengan dokumen digunakan sebagai media untuk menampilkan teks, gambar, multimedia dan lainnya pada jaringan internet. Web memudahkan pengguna komputer untuk berinteraksi dengan pelaku internet lainnya dan menelusuri informasi di internet".

2.1.9. Internet

Menurut (Sutono & Wimalastuti, 2018) Internet adalah “jaringan komputer yang luas, yaitu menghubungkan pemakai komputer dari suatu negara ke negara lain diseluruh dunia, dimana di dalamnya terdapat berbagai sumber daya informasi”. Pada dasarnya web dapat berjalan pada komputer lokal tanpa melalui jaringan apapun, namun dalam perkembangannya dimana web digunakan untuk menyebar luaskan informasi maka dibutuhkan suatu jaringan seperti jaringan lokal LAN (Local Area Network) atau jaringan Internet (Interconnected Network) dimana semua komputer secara global dapat terhubung satu sama lain memalui TCP/IP (Tranmission Control Protocol/Internet Protokol).

2.1.10. Bahasa Pemrograman A. HTML

Menurut Sakhena dkk dalam (Kom & Agustian, 2019) menyimpulkan bahwa “Hyper Text Markup Language (HTML) yaitu sebagai kerangka yang digunakan untuk menampilkan halaman web statis. dengan menggunakan tag seperti image, audio, video, dan lain-lain”. Berdasarkan uraian tersebut maka kesimpulannya Hyper Text Markup Language (HTML) adalah bahasa pemrograman yang digunakan untuk menulis dan membuat kerangka halaman web, menampilkan berbagai informasi didalamnya dengan menggunakan tag-

(7)

tag, dan umumnya halaman web yang dibuat bersifat statis. B. PHP

Menurut Sutono & Wimalastuti dalam (Kom & Agustian, 2019) menjelaskan “Hypertext Preprocessor (PHP) adalah bahasa script yang disisipkan ke dalam tag Hyper Text Markup Language (HTML) dan berada di sisi server. Hypertext

Preprocessor (PHP) dapat digunakan untuk membangun sebuah web dinamis”.

PHP adalah penerjemahan baris kode yang bisa dibaca atau dimengerti oleh komputer karena PHP bisa diletakkan pada script HTML atau sebaliknya. PHP dikhususkan untuk pengembangan web dinamis.

C. CSS

Menurut Sakhena dkk dalam (Kom & Agustian, 2019) menyimpulkan bahwa “Cascading Style Sheet (CSS) digunakan oleh web desainer untuk mengatur style elemen atau tampilan yang ada dalam halaman web, mulai dari memformat teks, mengatur ukuran gambar, memformat layout, dan lain-lain”. CSS digunakan untuk mempercantik dan memperbaiki tampilan antar muka sebuah web. Seperti, mewarnai tulisan, memberi background baik dengan warna ataupun gambar, menentukan font, memberi animasi, mengatur tampilan sesuai ukuran layar web browser yang digunakan, dan hal-hal lainnya yang berkaitan dengan desain sebuah web.

D. Javascript

Menurut Sutono & Wimalastuti dalam (Kom & Agustian, 2019) menjelaskan “Javascript adalah bahasa script yang disisipkan dalam halaman web menggunakan tag script. digunakan untuk memberikan efek tambahan pada halaman web agar lebih interaktif”. Javascript berfungsi membuat sebuah halaman web lebih interaktif dan dinamis. Penggunaan kode javascript sangat dibutuhkan untuk web yang berorientasi pada kenyamanan pengakses (user-

experience). namun penggunaan kode javascript tidak akan maksimal jika tidak

dibarengi dengan penggunaan bahasa HTML dan CSS karena ketiga bahasa ini merupakan suatu kesatuan dalam membuat desain web (Kom & Agustian, 2019).

E. Jquery

Menurut Sutono & Wimalastuti dalam (Kom & Agustian, 2019) menjelaskan jQuery adalah “pustaka Javascript kecil yang bersumber terbuka yang menekankan pada interaksi antara Javascript dan HTML. Pustaka ini dirilis pada Januari 2006 di BarCamp NYC oleh John Resig dan berlisensi ganda dibawah MIT dan GPL”. jQuery juga memiliki berbagai plugin atau kode tambahan untuk fungsi-fungsi animasi yang dapat diterapkan pada halaman web seperti membuat efek slideshow, image carousel, hingga jQuery mobile. efek-efek seperti ini dibuat berdasarkan kode dasar jQuery.

(8)

2.1.11. Basis Data (Database)

Menurut Rosa dan Shalahudin dalam (Apriani & Purtiningrum, 2019) menjelaskan Basis Data (Database) adalah sistem terkomputerisasi yang tujuan utamanya adalah memelihara data yang sudah diolah atau informasi dan membuat informasi tersedia saat dibutuhkan. Basis data (database) adalah sebuah kumpulan fakta berupa representasi tabel yang saling berhubungan dan disimpan dalam media penyimpanan secara digital dengan memelihara data yang sudah di olah atau informasi dan membuat informasi tersedia saat dibutuhkan. Didalam membuat basis data dibutuhkan komponen-komponen penunjangnya. Komponen penunjang dalam pembuatan basis data menurut (Firliana & Rhohman, 2019) adalah MySQL, DDL, dan DML.

A. MySQL

MySQL adalah salah satu aplikasi DBMS yang sudah sangat banyak digunakan oleh para pemrogram aplikasi web. Contoh DBMS lainnya adalah :

PostgreSQL (freeware), SQL Server, MS Access dari Microsoft, DB2 dari IMB, Oracle dan Oracle Corp, Dbase, FoxPro, dsb (Putra, 2018).

B. SQL

Menurut (Putra, 2018) menjelaskan bahwa:

SQL adalah sebuah konsep pengoperasian database, terutama untuk pemilihan/seleksi dan pemasukan data, yang memungkinkan pengoperasian data dikerjakan dengan mudah secara otomatis. Keandalan sustu sistem database (DBMS) dapat diketahui dari cara kerja optimizer-nya dalam melakukan prose perintah perintah SQL, yang dibuat oleh user maupun program program aplikasinya.

C. Xampp

Menurut (Haqi, 2017) menjelaskan bahwa:

(9)

banyak sistem operasi, dan merupakan kompilasi dari beberapa program. Fungsi XAMPP sendiri sebagai server yang berdiri sendiri (localhost), yang terdiri dari beberapa program antara lain Apache, HTTP server, MySQL database dan penerjemah bahasa yang ditulis dengan bahasa pemrograman PHP dan Perl.

D. phpMyadmin

Menurut (Haqi, 2017) menjelaskan bahwa:

phpMyadmin adalah perangkat lunak bebas yang ditulis dalam bahasa pemrograman PHP dan digunakan untuk menangani administrasi MySQL melalui WWW (world wide web). phpMyAdmin mendukung berbagai operasi MySQL, diantaranya adalah basis data, tabel-tabel, bidang (fields), relasi (relation), indeks pengguna (users), perijinan (permission) dan lain-lain.

2.1.12. Metode Pengembangan Perangkat Lunak

Metode pengembangan perangkat lunak yang digunakan dalam merancang web Sistem Informasi Registrasi Online ini adalah model Air Terjun (Waterfall). Adapun tahap dalam model air terjun menurut (Rachman et al., 2018) sebagai berikut:

Sumber: (Rachman et al., 2018)

Gambar II.1 Ilustrasi Metode Pengembangan Perangkat Lunak

1. Analisa Kebutuhan

Proses pengumpulan kebutuhan dilakukan secra intensif untuk mespesifikasikan kebutuhan perangkat lunak agar dapat dipahami perangkat lunak seperti apa yang

(10)

dibutuhkan oleh user. spesifikasi kebutuhan perangkat lunak pada tahap ini perlu untuk didokumentasikan.

2. Desain Sistem

Desain Sistem adalah proses multilangkah yang fokus pada desain pembuatan program perangkat lunak termasuk struktur data, arsitektur perangkat lunak, representasi antarmuka, dan prosedur pengodean. Tahap ini mentranslasi kebutuhan perangkat lunak dari tahap analisis representasi desain agar dapat diimplementasikan menjadi program pada tahap selanjutnya. Desain perangkat lunak yang dihasilkan pada tahap ini juga perlu didokumentasikan.

3. Implementasi Dan Pengujian Unit

Desain harus ditranslasikan ke dalam program perangkat lunak. Hasil dari tahap ini adalah program komputer sesuai dengan desain yang telah dibuat pada tahap desain.

4. Pengujian Sistem

Tahapan ini bisa dikatakan final dalam pembuatan sebuah sistem. Pengujian fokus pada perangkat lunak secara dari segi lojik dan fungsional dan memastikan bahwa semua bagian sudah diuji. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir kesalahan (error) dan memastikan keluaran yang dihasilkan sesuai dengan yang diinginkan. 5. Maintenence/Perawatan

Perangkat lunak yang susah disampaikan kepada pelanggan pasti akan mengalami perubahan. Perubahan tersebut bisa karena mengalami kesalahan karena perangkat lunak harus menyesuaikan dengan lingkungan (periperal atau system operasi baru) baru, atau karena pelanggan membutuhkan perkembangan fungsional.

(11)

2.2. Teori Pendukung

Merupakan alat yang digunakan untuk menggambarkan bentuk logika model dari suatu sistem dengan menggunakan simbol-simbol, lambang-lambang, diagram- diagram yang menunjukkan secara tepat arti dan fungsinya. Adapun peralatan pendukung yang dijelaskan sebagai model sistem yang akan dirancang adalah sebagai berikut :

2.2.1. Entity Relationship Diagram (ERD)

A. Pengertian Entity Relationship Diagram (ERD)

Menurut Fathansyah menyatakan bahwa: “Entity Relationship Diagram (ERD) merupakan komponen-komponen Himpunan Entitas dan Himpunan Relasi yang masing-masing dilengkapi dengan atribut-atribut yang merepresentasikan seluruh fakta dari „dunia nyata‟ yang kita tinjau, dapat digambarkan dengan lebih sistematis dengan menggunakan Entity Relationship Diagram (ERD) (Hardiyanto & Asep, 2019)”. Adapun menurut Fatta menjelaskan, Entity Relationship Diagram (ERD) adalah gambar atau diagram yang menunjukan informasi dibuat, disimpan, dan digunakan dalam sistem bisnis (Taufik, 2017).

Sumber : (Hardiyanto & Asep, 2019)

(12)

B. Komponen- komponen Entity Relationship Diagram (ERD)

1). Entity

Menurut Indrajani dalam (Taufik, 2017) menjelaskan “Entity yaitu kumpulan objek-objek dengan sifat (property) yang sama, yang diidentifikasi oleh interprise mempunyai eksistensi yang independen” Entitas diberi nama dengan kata benda dan dapat dikelompokan sebagai berikut:

a. Nama Orang b. Nama Benda c. Nama Lokasi

d. Nama Kejadian (Terdapat unsur waktu didalamnya)

2). Relationship

Menurut Indrajani dalam (Taufik, 2017) menjelaskan Relationship adalah kumpulan keterhubungan yang mempunyai arti antara tipe entitas yang ada. Pada umumnya penghubung diberi nama dengan kata kerja dasar, sehingga memudahkan untuk melakukan pembacaan relasinya. Penggambaran hubungan yang terjadi adalah sebuah bentuk belah ketupat dihubungkan dengan dua bentuk empat persegi panjang.

3). Relationship Degree

Menurut Indrajani dalam (Taufik, 2017) menjelaskan “Relationship Degree atau derajat relationship adalah jumlah entitas yang berpartisipasi dalam satu relationship.” Derajat Relationship yang sering dipakai di dalam ERD sebagai berikut:

a. Unary Relationship

Unary Relationship adalah model relationship yang terjadi diantara entity

(13)

b. Binary Relationship

Binary Relationship adalah model relationship antar instance-instance untuk

suatu tipe entitas.

c. Ternal Relationshiop

Ternary Relationship adalah merupakan relationship instance-instance dari

tiga tipe entitas secara sepihak.

4). Atribut

Menurut Indrajani dalam (Taufik, 2017) menjelaskan “Atribut merupakan sifat-sifat (property) sebuah entity atau tipe relationship.” Atribut value adalah suatu occurance tertentu dari sebuah attribute didalam suatu entity atau realationship. Ada dua jenis atribut:

a. Identifier (key) digunakan untuk menetukan seuatu entity secara unik

(primary key).

b. Descriptor (nonkey attribute) digunakan untuk menspesifikasikan

karakteristik dari suatu entity yang tidak unik.

C. Logical Relational Structure (LRS)

Menurut Fridayanthie & Mahdiati dalam (Junadi, 2019) menjelaskan Logical

Record Structured (LRS) adalah representasi dari struktur record- record pada

tabeltabel yang terbentuk dari hasil relasi antar himpunan entitas. Menentukan kardinalitas, jumlah tabel, dan ForeignKey (FK).

Berikut adalah cara membentuk skema database atau LRS (Logical Record

(14)

a. Jika relasinya satu-ke-satu, maka foreign key diletakan pada salah satu dari dua entitas yang ada atau menyatukan kedua entitas tersebut.

b. Jika relasinya satu-ke-banyak, maka foreign key diletakan pada entitas Many.

c. Jika relasinya banyak-ke-banyak, maka dibuat “file konektor” yang berisi dua foreign key yang berasal dari kedua entitas

Sumber : (Junadi, 2019)

Gambar II.3. Contoh Logical Record Structured (LRS)

2.2.2. Unified Modeling Language

Pada perkembangan teknik pemrograman berorientasi objek, muncul sebuah standarisasi bahasa pemodelan untuk pembangunan perangkat lunak yang dibangun dengan menggunakan teknik pemrograman berorientasi objek. Unified Modeling

Language (UML) muncul karena adanya kebutuhan pemodelan visual untuk

menspesifikasikan, menggambarkan, membangun, dan dokumentasi dari sistem perangkat lunak. Unified Modeling Language (UML) merupakan bahasa visual untuk

(15)

pemodelan dan komunikasi mengenai sebuah sistem dengan menggunakan diagram dan teks-teks pendukung (Putra, 2018).

Menurut Rosa dan Shalahudin dalam (Putra, 2018), UML hanya berfungsi untuk melakukan pemodelan. Jadi penggunaan UML tidak terbatas pada metodologi tertentu, meskipun pada kenyataannya UML paling banyak digunakan pada metodologi berorientasi objek.

A. Jenis-jenis Diagram UML

Jenis-jenis diagram UML menurut (Putra, 2018) : 1. Use Case Diagram

Use case diagram menjelaskan manfaat dari aplikasi jika dilihat dari sudut

pandang orang yang berada diluar sistem (aktor). Diagram ini menunjukkan fungsionalitas suatu sistem atau kelas dan bagaimana sistem berinteraksi dengan dunia luar. Use case diagram dapat digunakan selama proses analisa untuk menangkap requirements atau permintaan terhadap sistem dan untuk memahami bagaimana sistem tersebut harus bekerja

.

Sumber : (Putra, 2018)

(16)

2. Diagram Aktivitas (Activity Diagram)

Activity diagram menggambarkan aktivitas sistem bukan apa yang dilakukan

oleh aktor, jadi aktivitas yang dapat dilakukan oleh sistem. Sebuah aktivitas dapat direalisasikan oleh satu use case atau lebih. Aktivitas menggambarkan proses yang berjalan, sementara use case menggambarkan bagaimana aktor menggunakan sistem untuk melakukan aktivitas.

Sumber : (Putra, 2018)

Gambar II.5. Contoh Activity Diagram

3. Diagram Kelas (Class Diagram)

Class diagram memberikan gambaran hubungan antara tabel-tabel yang ada

dalam database. Masing-masing class memiliki atribut dan metode atau fungsi sesuai dengan proses yang terjadi.

(17)

Sumber : (Putra, 2018)

Gambar II.6. Contoh Class Diagram

4. Diagram Urutan (Sequence Diagram)

Sequence diagram menjelaskan interaksi antar objek di dalam dan di sekitar

sistem berupa pesan (message) yang disusun dalam suatu urutan waktu yaitu urutan kejadian yang dilakukan oleh seorang aktor dalam menjalankan sistem. Diagram ini menunjukkan bagaimana detil operasi dilakukan, pesan apa yang dikirim dan kapan terjadinya.

Sequence diagram terdiri atas dimensi vertikal yaitu waktu dan dimensi

horizontal yaitu menggambarkan objek-objek yang terkait. Sequence diagram biasa digunakan untuk menggambarkan skenario atau rangkaian langkah-langkah yang dilakukan sebagai response dari sebuah kegiatan untuk menghasilkan output tertentu.

(18)

Sumber : (Putra, 2018)

Gambar

Gambar II.1 Ilustrasi Metode Pengembangan Perangkat Lunak
Gambar II.2 Contoh Entity Relationship Diagram (ERD)
Gambar II.3. Contoh Logical Record Structured (LRS)
Gambar II.4. Contoh Use Case Diagram
+4

Referensi

Dokumen terkait

Hasil perhitungan statistik menggunakan uji Kendall tau seperti disajikan pada tabel 4.6, diperoleh p-value sebesar 0,029 <  (0,05) sehingga dapat

Pendekatan penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subyek penelitian pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII C SMP

Korelasi positif tersebut menunjukkan bahwa hubungan antara variabel perilaku pelaku cyberbullying dengan penyebab faktor pribadi yang terjadi searah, apabila faktor

Menugaskan Pelaksana Seksi Pengelolaan Data dan Dukungan Operasional untuk melaksanakan pemilahan terhadap data dan dokumen yang telah diteliti serta menyusun

Pelayanan Pajak Pratama Medan Polonia dengan wilayah kerja mencakup:.. Kecamatan

dengan statistik uji t, dan uji diagnostik (residual berdistribusi normal dan white noise) yang mana jika tidak memenuhi asumsi residual berdistribusi normal diperlukan adanya

Pada kasus henti jantung yang terjadi di rumah sakit, pindahkan pasien. unit perawatan intensif yang sesuai yang mampu

5 Diagram Sistem Use Case Rancang Bangun Aplikasi Bantu Penjaringan Berita Dari Masyarakat Jepara Untuk Situs Di Jepara Hari Ini .... 15 Class verifikasi