• Tidak ada hasil yang ditemukan

PEMERINTAH KABUPATEN BLORA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PEMERINTAH KABUPATEN BLORA"

Copied!
63
0
0

Teks penuh

(1)

PEMERINTAH KABUPATEN BLORA

RENCANA KERJA ORGANISASI PERANGKAT DAERAH

( RENJA OPD )

DINAS PERDAGANGAN KOPERASI

USAHA KECIL DAN MENENGAH

TAHUN ANGGARAN 2021

Dinas Perdagangan Koperasi

Usaha Kecil dan Menengah

Kabupaten Blora

Jl. Rembang Km. 04 Blora

(2)

i

DAFTAR ISI

DAFTAR ISI ... i

BAB I

PENDAHULUAN ... I-1

1.1

Latar Belakang ... I-1

1.2

Landasan Hukum ... I-2

1.3

Maksud dan Tujuan ... I-5

1.4

Sistematika Penulisan ... I-5

BAB II

HASIL EVALUASI RENJA PERANGKAT DAERAH TAHUN

LALU ... II-1

2.1

Evaluasi Pelaksanaan Renja Perangkat Daerah Tahun

Lalu dan Capaian Renstra Perangkat Daerah ... II-1

2.2

Analisis Kinerja Pelayanan Perangkat Daerah ... II-2

2.3

Isu-Isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi

Perangkat Daerah ... II-3

2.4

Review terhadap Rancangan Awal RKPD... II-4

2.5

Penelaahan Usulan Program dan Kegiatan Masyarakat

II-4

BAB III

TUJUAN DAN SASARAN PERANGKAT DAERAH ... III-1

3.1

Telaahan terhadap Kebijakan Nasional ... III-1

3.2

Tujuan dan sasaran Renja Perangkat Daerah ... III-1

BAB IV

RENCANA KERJA DAN PENDANAAN PERANGKAT

DAERAH ... IV-1

4.1

Program dan Kegiatan ... IV-1

BAB V

PENUTUP ... V-1

(3)

Rencana Kerja Dinas Pendidikan

Kabupaten Blora Tahun 2021

I-1

LAMPIRAN XX :

KEPUTUSAN BUPATI BLORA

NOMOR

: 050 /

66

/ 2020

TANGGAL :

3 Januari 2017

RENCANA KERJA DINAS PERDAGANGAN,

KOPERASI, USAHA KECIL DAN MENENGAH

KABUPATEN BLORA TAHUN 2021

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Menurut Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang

Pemerintahan Daerah, rencana kerja (renja) perangkat daerah

memuat program, kegiatan, lokasi, dan kelompok sasaran yang

disertai indikator kinerja dan pendanaan sesuai dengan tugas dan

fungsi setiap perangkat daerah.

Dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017

tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi

Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan

Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah

dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, serta Tata

Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah

Daerah, dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah, rencana kerja

perangkat daerah adalah dokumen perencanaan perangkat daerah

untuk periode 1 (satu) tahun yang disusun berpedoman kepada

rencana strategis (renstra) perangkat daerah dan Rencana Kerja

Pemerintah Daerah (RKPD). Dalam rangka penyusunan renja

perangkat daerah, perangkat daerah melakukan koordinasi,

sinergi dan harmonisasi dengan BAPPEDA dan pemangku

kepentingan.

(4)

Rencana Kerja Dinas Pendidikan

Kabupaten Blora Tahun 2021

I-2

Renja perangkat daerah disusun dengan tahapan:

a. persiapan penyusunan;

b. penyusunan rancangan awal;

c. penyusunan rancangan

d. pelaksanaan forum Perangkat Daerah/lintas Perangkat

Daerah;

e. perumusan rancangan akhir; dan

f. penetapan.

Dindagkop dan UKM Kabupaten Blora sebagai salah satu

instansi pemerintah daerah sesuai dengan bidang tugasnya

membantu Kepala Daerah melaksanakan urusan pemerintahan

daerah berdasarkan asas otonomi daerah dan tugas pembantuan

dibidang perdagangan, koperasi, usaha mikro, kecil dan menengah

serta melaksanakan pengelolaan pasar berkewajiban menyusun

Rencana Kerja (Renja) Dindagkop dan UKM Kabupaten Blora

Tahun 2021. Dengan demikian diharapkan supaya dapat

menentukan arah perkembangan dalam meningkatkan kinerja

yang mampu menjawab tuntutan perkembangan lingkungan

strategis baik lokal, regional, nasional maupun global.

1.2 Landasan Hukum

Memuat penjelasan tentang undang-undang, peraturan

pemerintah, peraturan daerah, dan ketentuan peraturan lainnya

yang mengatur tentang SOTK, kewenangan Perangkat Daerah,

serta pedoman yang dijadikan acuan dalam penyusunan

perencanaan dan penganggaran Perangkat Daerah.

Dasar hukum penyusunan Renja Perangkat Daerah Dinas

Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Blora Tahun 2021

adalah sebagai berikut:

1. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1950 tentang

Pembentukan Daerah-Daerah Kabupaten Dalam Lingkungan

Provinsi Djawa Tengah sebagaimana telah diubah dengan

Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1965 tentang Pembentukan

Daerah Tingkat II Batang dengan mengubah

Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1950 tentang Pembentukan

Daerah-Daerah Kabupaten dalam Lingkungan Provinsi Djawa Tengah;

(5)

Rencana Kerja Dinas Pendidikan

Kabupaten Blora Tahun 2021

I-3

2. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan

Negara;

3. Undang-Undang

Nomor

1

Tahun

2004

tentang

Perbendaharaan Negara;

4. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang

Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional;

5. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan

Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah;

6. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana

Pembangunan Jangka Panjang Nasional Tahun 2005-2025;

7. Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan

Ruang;

8. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang

Pembentukan Peraturan Perundang-undangan sebagaimana

telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2019;

9. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang

Pemerintahan Daerah sebagaimana telah beberapa kali diubah

terakhir dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang

Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014

tentang Pemerintahan Daerah;

10. Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2006 tentang Tata

Cara Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana

Pembangunan;

11. Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2008 tentang

Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah;

12. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang

Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi

Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah;

13. Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2014 tentang Ketentuan

Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang

Pembentukan Peraturan Perundang-undangan;

14. Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2018 tentang Standar

Pelayanan Minimal;

15. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2018 tentang

Kecamatan;

16. Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang

Pengelolaan Keuangan Daerah;

(6)

Rencana Kerja Dinas Pendidikan

Kabupaten Blora Tahun 2021

I-4

17. Peraturan Pemerintah Nomor 70 Tahun 2019 tentang Sistem

Informasi Pembangunan Daerah;

18. Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2019 tentang

Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016

tentang Perangkat Daerah;

19. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 3 Tahun 2008

tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah

Provinsi Jawa Tengah Tahun 2005-2025;

20. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 16 Tahun 2019

tentang Perubahan atas peraturan Daerah Nomor 6 Tahun

2010 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Jawa

Tengah Tahun 2009-2029;

21. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 5 Tahun 2019

tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah

Provinsi Jawa Tengah Tahun 2018-2023;

22. Peraturan Daerah Kabupaten Blora Nomor 2 Tahun 2010

tentang Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah;

23. Peraturan Daerah Kabupaten Blora Nomor 7 Tahun 2011

tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah

Kabupaten Blora Tahun 2005-2025;

24. Peraturan Daerah Kabupaten Blora Nomor 18 Tahun 2011

tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Blora

Tahun 2011-2031;

25. Peraturan Daerah Kabupaten Blora Nomor 10 Tahun 2016

tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah

Kabupaten Blora Tahun 2016-2021;

26. Peraturan Daerah Kabupaten Blora Nomor 11 Tahun 2016

tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah

Kabupaten Blora;

27. Peraturan Daerah Kabupaten Blora Nomor 6 Tahun 2017

tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten

Blora;

28. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang

Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah, sebagaimana telah

diubah beberapa kali terakhir dengan Peraturan Menteri

Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011 tentang Perubahan Kedua

atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006

tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah;

(7)

Rencana Kerja Dinas Pendidikan

Kabupaten Blora Tahun 2021

I-5

29. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang

Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi

Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan

Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka

Panjang Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka

Menengah Daerah, serta Tata Cara Perubahan Rencana

Pembangunan

Jangka

Panjang

Daerah,

Rencana

Pembangunan Jangka Menengah Daerah, dan Rencana Kerja

Pemerintah Daerah;

30. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 90 Tahun 2019 tentang

Klasifikasi, Kodefikasi dan Nomenklatur Perencanaan dan

Pembangunan Daerah;

31. Peraturan Menteri dalam Negeri Nomor 40 Tahun 2020 tentang

Pedoman Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah

Tahun 2021.

1.3 Maksud dan Tujuan

Maksud penyusunan Rencana Kerja Dindagkop dan UKM

Kabupaten Blora adalah sebagai dokumen Perencanaan

Dindagkop dan UKM Kabupaten Blora untuk periode 1 (satu)

tahun yang memuat kebijakan, program dan kegiatan

pembangunan baik yang dilaksanakan langsung oleh pemerintah

daerah maupun yang ditempuh dengan mendorong partisipasi

masyarakat.

Tujuan disusunnya Rencana Kerja Dindagkop dan UKM

Kabupaten Blora adalah untuk menjabarkan Visi, Misi Pemerintah

Kabupaten Blora sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya baik

itu Tujuan, Kebijakan, Program maupun Kegiatan yang dilengkapi

dengan sasaran kinerja dengan menggunakan pagu indikatif

untuk anggaran yang sedang disusun dan prakiraan maju untuk

tahun anggaran berikutnya.

Penyusunan Renstra OPD mengacu pada kerangka arahan

yang dirumuskan dalam rancangan awal RKPD. Oleh karena itu

penyusunan Perubahan Renstra OPD dapat dikerjakan secara

(8)

Rencana Kerja Dinas Pendidikan

Kabupaten Blora Tahun 2021

I-6

simultan/paralel dengan penyusunan rancangan awal RKPD,

dengan fokus melakukan pengkajian terlebih dahulu terhadap

kondisi eksisting SKPD, evaluasi pelaksanaan Renstra OPD

tahun-tahun sebelumnya dan evaluasi kinerja terhadap pencapaian

Renstra OPD.

1.4 Sistematika Penulisan

Dokumen Renja OPD Dinas Perdagangan Koperasi dan

Usaha Kecil Menengah Kabupaten Blora ini disusun sebagai

berikut :

BAB I

PENDAHULUAN I-1

1.1

Latar Belakang ... I-1

1.2

Landasan Hukum ... I-2

1.3

Maksud dan Tujuan ... I-5

1.4

Sistematika Penulisan ... I-5

BAB II

HASIL EVALUASI RENJA PERANGKAT DAERAH TAHUN LALU

II-1

2.1

Evaluasi Pelaksanaan Renja Perangkat Daerah Tahun

Lalu dan Capaian Renstra Perangkat Daerah ... II-1

2.2

Analisis Kinerja Pelayanan Perangkat Daerah ... II-2

2.3

Isu-Isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi

Perangkat Daerah ... II-3

2.4

Review terhadap Rancangan Awal RKPD... II-4

2.5

Penelaahan Usulan Program dan Kegiatan Masyarakat

II-4

BAB III

TUJUAN DAN SASARAN PERANGKAT DAERAH III-1

3.1

Telaahan terhadap Kebijakan Nasional ... III-1

3.2

Tujuan dan sasaran Renja Perangkat Daerah ... III-1

BAB IV

RENCANA KERJA DAN PENDANAAN PERANGKAT DAERAH

IV-1

4.1

Program dan Kegiatan ... IV-1

BAB V

PENUTUP V-1

(9)

Rencana Kerja Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha kecil dan Menengah

Kabupaten Blora Tahun 2021

II-1

BAB II

HASIL EVALUASI RENJA PERANGKAT DAERAH

TAHUN LALU

2.1 Evaluasi Pelaksanaan Renja Perangkat Daerah Tahun Lalu dan

Capaian Renstra Perangkat Daerah

Rencana Kerja (Renja) Perangkat Daerah adalah Penjabaran

Perencanaan tahunan dari Rencana Strategis OPD tersebut.

Tercapai tidaknya pelaksanaan kegiatan-kegiatan atau program

yang telah disusun dapat dilihat berdasarkan Laporan Kinerja dan

Laporan Keuangan. Laporan Kinerja adalah Ikhtisar yang

menjelaskan secara ringkas dan lengkap tentang capaian kinerja

yang disusun berdasarkan rencana kerja yang ditetapkan dalam

rangka pelaksanaan APBD. Kinerja sendiri dapat dijelaskan sebagai

keluaran/hasil dari kegiatan/Program yang hendak atau telah

dicapai sehubungan dengan penggunaan anggaran dengan

kuantitas dan kualitas terukur. Untuk mengukur kinerja itu sendiri

diperlukan indikator kinerja yang merupakan alat ukur untuk

pencapaian suatu kebijakan / Program / Kegiatan dan sekaligus

merupakan alat ukur untuk mengevaluasi dan menilai kinerja

sebuah entitas. Evaluasi pelaksanaan renja tahun 2019 dan

capaian Kinerja renstra ditujukan untuk mengidentifikasi sejauh

mana kemampuan dalam melaksanakan program dan kegiatannya,

mengidentifikasi realisasi pencapaian target kinerja. (Lihat lampiran

1 Tabel T-C.29).

Berdasarkan lampiran 1, dapat dilihat bahwa bahwa tingkat

capaian kinerja Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan

Menengah Kabupaten Blora pada Tahun 2019 sampai dengan

Triwulan IV rata-rata sebesar 100% dengan penyerapan dana

program/kegiatan sebesar Rp. 21.436.011.363, dengan prosentase

96,68% dari dana keseluruhan program/kegiatan Tahun 2018

sebesar Rp. 22.170.982.486.

(10)

Rencana Kerja Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha kecil dan Menengah

Kabupaten Blora Tahun 2021

II-2

Berdasarkan capaian target kinerja dan penyerapan dana

program/kegiatan Renja OPD Tahun 2019 masih dalam

pencapaian target kinerja program/kegiatan Renja OPD sudah

cukup maksimal sehingga untuk tahun berikutnya dapat lebih

ditingkatkan terutama dalam hal :

1. Perencanaan

Perencanaan harus dilaksanakan secara cermat agar bisa sesuai

dengan program/kegiatan dalam renja OPD, tidak terjadi salah

kegiatan, rekening belanja dan pelaksanaan kegiatan bisa tepat

sasaran dan tepat waktu sesuai perkiraan pelaksanaan belanja

kegiatan.

2. Percepatan Kegiatan

Kegiatan yang bisa dipercepat agat dikerjakan lebih awal dan

percepatan pengadministrasian / laporan pertanggungjawaban

keuangan.

3. Minimalisir Program/Kegiatan yang tidak efektif dan efisien

dengan melaksanakan program / kegiatan Perangkat Daerah yang

prioritas mendukung program/ kegiatan dalam RPJMD. Misalnya

kegiatan yang sifatnya berulang/monoton setiap tahunnya dengan

output dan outcome yang sama meskipun dari sumber dana yang

berbeda dapat diminimalisir menjadi satu kegiatan.

Program pada Tahun 2019 yang diminimalisir untuk tidak

dilaksanakan pada tahun berikutnya karena dirasa tidak efektif

dan efisien antara lain :

- Program Penciptaan Iklim Usaha Kecil Mnengah yang Kondusif

- Program DBH Cukai Hasil Tembakau Bidang Perindustrian,

Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah

- Program Bidang Perdagangan Bersumber dari Pemerintah Pusat

dan Pemerintah Provinsi, serta Dana Pendampingnya

- Program Peningkatan Pengelolaan Pasar Tradisional

- Program Peningkatan Kelancaran Pelayanan Dan Administrasi

Umum

(11)

Rencana Kerja Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha kecil dan Menengah

Kabupaten Blora Tahun 2021

II-3

Berdasarkan hasil evaluasi kinerja Renja OPD Triwulan IV

Tahun 2019 pada Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan

Menengah Kabupaten Blora, untuk meningkatkan kinerja pada

Triwulan berikutnya dan tahun yang akan datang perlu dilakukan

Perencanaan kinerja dan anggaran secara lebih cermat dan

kegiatan dilakukan secara sangat selektif sehingga tidak

menghambat pelaksanaan kegiatan.

2.2 Analisis Kinerja Pelayanan Perangkat Daerah

Analisis kinerja pelayanan didasarkan pada standar pelayanan

minimal dan indikator kinerja kunci. Analisa Kinerja keuangan

dilakukan untuk melihat efesiensi realisasi penyerapan dana

berdasarkan sasaran yang telah ditetapkan. Hal ini dapat dilihat

melalui kinerja keuangan per program. Tabel analisis pencapaian

kinerja pelayanan Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM

Kabupaten Blora sebagaimana terlampir dalam lampiran 2 (Tabel

T-C.30).

(12)

Rencana Kerja Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha kecil dan Menengah

Kabupaten Blora Tahun 2021

II-4

2.3 Isu-Isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi Perangkat

Daerah

Berikut kondisi umum pada Dinas Perdagangan Koperasi

dan UMKM Kabupaten Blora, permasalahan yang muncul antara

lain :

1. Bidang Koperasi dan UKM :

Masih lemahnya kualitas administrasi usaha Koperasi

Mayoritas KSP di Kabupaten Blora masih berkategori

belum sehat

Banyak UMKM yang belum dapat mengakses permodalan

dari Lembaga Keuangan

Rendahnya Pemasaran produk KUMKM akibat dampak

covid-19

Sistem produksi KUMKM masih sederhana

Banyak KUMKM yang belum memiliki kompetensi serta

pengetahuan dalam menghadapi IPTEK

Lemahnya Koperasi dan UMKM terhadap penguasaan

teknologi dan pemenuhan sarana/prasarana usaha

Lemahnya akses Koperasi dan UMKM terhadap sumber

permodalan dan pembiayaan usaha

Rendahnya produktivitas UMKM, akibat dampak covid-19

2. Bidang Perdagangan :

Belum terbangunnya sistem distribusi barang kebutuhan

pokok dan strategis yang efektif dan efisien

Rendahnya kualitas sarana dan prasarana dagang pasar

tradisional (Bidang Pasar)

Masih kurang optimalnya pengelolaan persampahan pasar

(Bidang Pasar)

Masih rendahnya kesadaran PKL untuk berdagang pada

lokasi yang diperuntukannya

(13)

Rencana Kerja Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha kecil dan Menengah

Kabupaten Blora Tahun 2021

II-5

Belum optimalnya ketersediaan dan distribusi bahan

kebutuhan pokok masyarakat akibat dampak covid-19 di

seluruh wilayah serta belum terintegrasinya pasar lokal.

Masih terbatasnya cakupan wilayah pemantauan harga

dan stok kebutuhan dan barang pokok disebabkan oleh

ketersediaan sarpras dan SDM yang terbatas

Kurangnya tenaga ahli di bidang perdagangan (PPNS

perlindungan konsumen) dan kemetrologian (PPNS

kemetrologian, penera ahli, penera dan pengamat tera)

Belum terbentuknya UPT Kemetrologian

Lemahnya

daya

saing

dan

belum

optimalnya

pengembangan mutu, desain dan merk dagang beberapa

produk lokal

Masih tingginya penggunaan barang impor yang relatif

lebih terjangkau harganya utamanya barang elektronika,

mesin dan peralatan listrik serta pakaian jadi

Terbatasnya kemampuan Sumber Daya Manusia Pelaku

Usaha di sektor perdagangan khususnya Usaha Dagang

Kecil dan Menengah

Kurangnya promosi dagang melalui pemasaran online

3.

Pengelolaan Pasar Rakyat/Tradisional

Pasar Daerah yang tersebar di Kabupaten Blora sejumlah

12 Pasar Rakyat/Tradisional memberikan potensi terhadap

kontribusi / pemasukan Pendapatan asli Daerah, namun

masih

banyak

kendala

untuk

pengembangannya

diantaranya adalah :

Regulasi yang berkaitan dengan retribusi dan penataan

pasar perlu ditata kembali dalam pelaksanaan e-retribusi ;

Sangat rendahnya revitalisasi sarana dan prasarana pasar

daerah dan pasar tradisional akibat dampak covid-19 ;

Masih kurang optimal dalam pengelolaan persampahan;

(14)

Rencana Kerja Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha kecil dan Menengah

Kabupaten Blora Tahun 2021

II-6

Sumber daya aparatur dan manajemen perlu ditingkatkan;

Masih banyak pedagang yang belum difasilitasi sarana dan

prasarana pasar daerah/pasar tradisional ;

Dagangan yang bersifat makanan saji mempunyai kesan

kurang higienis ;

Pasar Modern / pasar swalayan yang banyak tumbuh dan

berkembang merupakan pesaing serius pasar daerah /

pasar tradisional ;

Rendahnya kesadaran pedagang untuk mengembangkan

usahanya dan menempati tempat dasaran yang

ditentukan;

Ada 1 (satu) lokasi pasar rakyat/tradisional yang sebagian

tanah milik PT Kerata Api Indonesia dan sebagian milik

pemerintah daerah;

Banyak pedagang yang sampai saat ini tidak beroperasi

secara maksimal karena adanya pesaing pasar lain

sehingga perlu pemanfaatan lokasi secara efektif ;

Masih rendahnya kesadaran pedagang dalam membayar

retribusi terutama melalui e-retribusi;

Masih adanya pasar yang kegiatanya hanya pada hari

pasaran.

2.4 Review terhadap Rancangan Awal RKPD

Telaahan terhadap Rancangan Awal RKPD dimaksudkan

untuk membandingkan antara rumusan hasil identifikasi

kebutuhan program dan kegiatan berdasarkan analisis kebutuhan

yang telah mempertimbangkan kinerja pencapaian target Renstra

Dinas Dindagkop dan UKM dan tingkat kinerja yang dicapai oleh

Dindagkop dan UKM, dengan arahan Bupati Blora terkait program

prioritas program/kegiatan dan pagu indikatif yang disediakan

untuk setiap OPD berdasarkan rancangan awal RKPD.

(15)

Rencana Kerja Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha kecil dan Menengah

Kabupaten Blora Tahun 2021

II-7

Review terhadap rancangan awal RKPD meliputi kegiatan

identifikasi prioritas program dan kegiatan, indikator kinerja

program/kegiatan, tolok ukur atau target sasaran kegiatan, serta

pagu indikatif yang dialokasikan untuk setiap program/kegiatan

untuk OPD yang bersangkutan yang disajikan dalam lampiran 3

(Tabel T-C.31).

2.5 Penelaahan Usulan Program dan Kegiatan Masyarakat

Sistem perencanaan pembangunan daerah sesuai dengan

UU

Nomor

25/2004

tentang

Sistem

Perencanaan Pembangunan Nasional mencakup lima pendekat

an dalam seluruh rangkaian perencanaan yang terintegrasi ke

dalam suatu dokumen perencanaan. Kelima pendekatan ini

meliputi pendekatan politik, teknokratik, partisipatif, atas bawah

(top-down) dan bawah-atas (bottom-up) :

1. Pendekatan politik memandang bahwa proses penyusunan

perencanaan pembangunan jangka panjang daerah tidak

terlepas dari kebijakan perencanaan pembangunan nasional.

2. Perencanaan pembangunan dengan pendekatan teknokratik

dilaksanakan dengan menggunakan metoda dan kerangka

berpikir ilmiah oleh lembaga atau satuan kerja yang secara

fungsional bertugas untuk itu.

3. Perencanaan partisipatif dilaksanakan dengan melibatkan

semua pihak yang berkepentingan terhadap pembangunan.

4. Pendekatan atas-bawah (top-down) merupakan perencanaan

yang diawali dar Pemerintah Pusat yang ditujukan ke

Pemerintah Daerah.

5. Pendekatan bawah-atas (bottom-up) merupakan perencanaan

yang diawali dengan penyusunan perencanaan dari tingkat

lapisan masyarakat bawah yang kemudian diselaraskan

melalui musyawarah yang dilaksanakan ditingkat desa,

kecamatan, dan kabupaten.

(16)

Rencana Kerja Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha kecil dan Menengah

Kabupaten Blora Tahun 2021

II-8

Dalam perencanaan pembangunan dengan pendekatan

bawah atas (bottom-up) dan atas-bawah (top-down) yang

dilaksanakan melalui musyawarah mulai dari desa, kecamatan,

kabupaten/kota, provinsi dan nasional sehingga tercipta

sinkronisasi

dan

sinergi

pencapaian

sasaran

rencana

pembangunan nasional dan daerah. Dengan diterapkannya

pendekatan ini, maka Prinsip-prinsip Good Governance dalam tata

Pemerintahan Daerah akan dapat diwujudkan dan dilembagakan

dengan mudah, tingkat kepercayaan masyarakat yang tinggi

terhadap proses penyelenggaraan Pemerintahan Daerah, Hubungan

dan Komunikasi antara Birokrasi daerah dan Masyarakat akan

mudah dijalin dengan sangat baik

Dalam proses tersebut didapatkan usulan program/kegiatan

yang diusulkan para pemangku kepentingan baik dari kelompok

masyarakat, LSM, asosiasi-asosiasi, perguruan tinggi dll.

yang

disampaikan

melalui

Musyawarah

Perencanaan

Pembangunan

(MUSRENBANG) RKPD dan Pokok-Pokok Pikiran DPRD Hasil Reses.

Dari

hasil tersebut, terdapat beberapa usulan program/kegiatan yang

terkait dengan Dinas Dindagkop dan UKM Kabupaten Blora sebagai

pelaksana penyusunan dan pelaksanaan kebijakan daerah di

bidang perencanaan daerah, statistik serta penelitian dan

pengembangan, pengendalian, monitoring dan evaluasi. Usulan

program dan kegiatan dari para pemangku kepentingan tersaji

dalam lampiran 4 (Tabel T-C.32).

(17)

Rencana Kerja Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha kecil dan Menengah

Kabupaten Blora Tahun 2021

III-1

BAB III

TUJUAN DAN SASARAN PERANGKAT DAERAH

3.1 Telaahan terhadap Kebijakan Nasional

Persoalan dan dimensi pembangunan yang dihadapi oleh

bangsa Indonesia selalu berubah dan makin kompleks.

Permasalahan dan tuntutan pembangunan yang dihadapi akan

bertambah banyak, sedangkan kemampuan dan sumber daya

pembangunan yang tersedia cenderung terbatas. Pemerintah harus

mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya yang tersedia untuk

memenuhi tuntutan yang tidak terbatas dengan membuat pilihan

dalam bentuk skala prioritas. Dalam menentukan pilihan tersebut,

pemerintah bersikap realistis, dengan tidak membuat

sasaran-sasaran yang sejak semula disadari tidak bisa dipenuhi.

Mengacu pada permasalahan dan tantangan yang dihadapi

bangsa dan negara Indonesia baik dewasa ini maupun dalam lima

tahun mendatang, maka arah kebijakan umum pembangunan

nasional yang tertuang dalam RPJMN Tahun 2005-2025 adalah

sebagai berikut:

1. Arah kebijakan umum untuk melanjutkan pembangunan

mencapai Indonesia yang sejahtera. Indonesia yang sejahtera

tercermin dari peningkatan tingkat kesejahteraan masyarakat

secara keseluruhan dalam bentuk percepatan pertumbuhan

ekonomi yang didukung oleh penguasaan ilmu pengetahuan dan

teknologi, pengurangan kemiskinan, pengurangan tingkat

pengangguran yang diwujudkan dengan bertumpu pada program

perbaikan kualitas sumber daya manusia, perbaikan infrastruktur

dasar, serta terjaga dan terpeliharanya lingkungan hidup secara

berkelanjutan.

(18)

Rencana Kerja Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha kecil dan Menengah

Kabupaten Blora Tahun 2021

III-2

2. Arah kebijakan umum untuk memperkuat pilar-pilar

demokrasi dengan penguatan yang bersifat kelembagaan dan

mengarah pada tegaknya ketertiban umum, penghapusan segala

macam diskriminasi, pengakuan dan penerapan hak asasi manusia

serta kebebasan yang bertanggung jawab.50

3. Arah kebijakan umum untuk memperkuat dimensi

keadilan dalam semua bidang termasuk pengurangan kesenjangan

pendapatan, pengurangan kesenjangan pembangunan antar

daerah (termasuk desa-kota), dan kesenjangan jender. Keadilan

juga `hanya dapat diwujudkan bila sistem hukum berfungsi secara

kredibel, bersih, adil dan tidak pandang bulu. Demikian pula

kebijakan pemberantasan korupsi secara konsisten diperlukan agar

tercapai rasa keadilan dan pemerintahan yang bersih.

Untuk mewujudkan Visi dan Misi pemerintah 2016-2021,

dirumuskan dan dijabarkan lebih operasional ke dalam sejumlah

program prioritas sehingga lebih mudah diimplementasikan dan

diukur tingkat keberhasilannya. Sebagian besar sumber daya dan

kebijakan akan diprioritaskan untuk menjamin implementasi dari

11 prioritas nasional yaitu: (1) reformasi birokrasi dan tata kelola;

(2) pendidikan; (3) kesehatan; (4) penanggulangan kemiskinan; (5)

ketahanan pangan; (6) infrastruktur; (7) iklim investasi dan usaha;

(8) energi; (9) lingkungan hidup dan bencana; (10) daerah tertinggal,

terdepan, terluar, dan paskakonflik; serta (11) kebudayaan,

kreativitas, dan inovasi teknologi.

Prioritas pembangunan Kabupaten Blora Tahun 2020

dirumuskan dengan mempertimbangkan hasil evaluasi serta

capaian kinerja pembangunan tahun sebelumnya, isu-isu strategis,

prioritas pembangunan Nasional maupun prioritas pembangunan

Provinsi Jawa Tengah, pencapaian visi dan misi Bupati Blora seperti

yang tertuang dalam RPJMD tahun 2016 - 2021 dan RPJPD

Kabupaten Blora Tahun 2005 – 2025, sehingga diharapkan ada

kesinambungan dan sinkronisasi program-program pembangunan

(19)

Rencana Kerja Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha kecil dan Menengah

Kabupaten Blora Tahun 2021

III-3

dari tingkat pusat hingga daerah. Melalui pengkajian permasalahan

yang berkembang baik secara nasional, regional maupun daerah,

serta memperhatikan pelaksanaan program pembangunan sampai

akhir pelaksanaan RPJMD Kabupaten Blora Tahun 2016 – 2021,

maka arah kebijakan dan prioritas yang diambil dalam

memecahkan permasalahan pembangunan Daerah Tahun 2021

diarahkan pada :

Lebih menekankan pada peningkatan kemampuan

masyarakat Blora dalam upaya memiliki daya saing serta kesiapan

pengelolaan hasil – hasil produksi pertanian dan sumber daya alam.

Adapun kebijakan prioritas yang akan ditempuh adalah

sebagai berikut :

a. Penguatan pengelolaan potensi ekonomi lokal

b. Peningkatan ketrampilan dan kewirausahaan

c. Peningkatan kualitas pelayanan publik

3.2 Tujuan dan sasaran Renja Perangkat Daerah

Dalam menentukan tujuan dan sasaran maka yang perlu

dipertimbangkan adalah visi dan misi Kabupaten Blora penetapan

tujuan dan sasaran perlu memertimbangkan kompetensi yang

dimiliki segenap sumber daya dalam organisasi. Seluruh sumber

daya dalam organisasi harus mempunyai core-competencies untuk

mencapai tujuan.

Sebagai salah satu komponen dari perencanaan strategis,

tujuan yang dirumuskan merupakan gambaran tentang keadaan

yang diinginkan oleh Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil Dan

Menengah Kabupaten Blora selama kurun waktu lima tahun

kedepan berdasarkan tugas pokok dan fungsinya, serta sebagai

upaya mendukung pencapaian Pembangunan Pemerintah Daerah

seperti yang tertuang dalam RPJMD Kabupaten Blora Tahun

2016-2021. Tujuan ditetapkan dengan mengacu kepada pernyataan visi

(20)

Rencana Kerja Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha kecil dan Menengah

Kabupaten Blora Tahun 2021

III-4

dan misi sehingga rumusannya harus dapat menunjukkan suatu

kondisi yang ingin dicapai di masa mendatang. Untuk itu, tujuan

disusun guna memperjelas pencapaian sasaran yang ingin diraih

dari masing-masing misi.

Adapun tujuan Dinas Perdagagan, Koperasi, Usaha Kecil

dan Menengah Kabupaten Blora Tahun 2017-2021, adalah sebagai

berikut: “Meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan pemerataan

pendapatan masyarakat”

Berdasarkan tujuan tersebut maka sasaran yang akan

dicapai sebagai berikut:

1. Meningkatnya kualitas dan kuantitas koperasi, serta

kemandirian usaha mikro kecil dan menengah.

2. Meningkatnya nilai ekspor, sarana dan prasarana

perdagangan dalam pengembangan ekonomi lokal.

3. Meningkatnya akuntabilitas pengelolaan program dan

(21)

Rencana Kerja Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha kecil dan Menengah

Kabupaten Blora Tahun 2021

IV-1

BAB IV

RENCANA KERJA DAN PENDANAAN PERANGKAT

DAERAH

4.1 Program dan Kegiatan

Rencana Kerja Dindagkop dan UKM Kabupaten Blora Tahun

2021 mencerminkan rencana kegiatan, program dan sasaran

tahunan dalam rangka mencapai misi dan tujuan yang telah

ditetapkan dalam Rencana strategis (Renstra) Dindagkop dan UKM

Kabupaten Blora tahun 2017-2021. Penyusunan Renja Tahun 2021

mengacu pada Renstra OPD 2017-2021 dan RPJPD Kabupaten Blora

Tahun 2005 - 2025. Pada dasarnya Rencana Kerja Tahun 2021

menguraikan target kinerja yang hendak dicapai Dinas Dindagkop

dan UKM Kabupaten Blora pada Tahun 2021. Target kinerja pada

tingkat sasaran strategis akan dijadikan tolok ukur dalam mengukur

keberhasilan organisasi di dalam upaya pencapaian visi misinya serta

tujuan dan sasarannya.

Pada Tahun 2021 Dindagkop dan UKM Kabupaten Blora

merencanakan beberapa program kegiatan maupun

kegiatan-kegiatan spesifik kantor dan hasil usulan dalam Musrenbang

Kabupaten sebagai perwujudan perkembangan pelayanan Dinas

Dindagkop dan UKM Kabupaten Blora kepada masyarakat.

(22)

Rencana Kerja Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha kecil dan Menengah

Kabupaten Blora Tahun 2021

IV-2

Program-program dan kegiatan Dinas Dindagkop dan UKM

Kabupaten Blora Tahun 2020 adalah :

URUSAN WAJIB BUKAN PELAYANAN DASAR

KOPERASI DAN USAHA KECIL MENENGAH

1. PROGRAM PENGEMBANGAN KEWIRAUSAHAAN DAN

KEUNGGULAN KOMPETITIF USAHA KECIL DAN MENENGAH

Memfasilitasi peningkatan kemitraan usaha bagi usaha

mikro, kecil dan menengah

Fasilitasi pengembangan sarana promosi hasil produksi

Penyelenggaraan pelatihan kewirausahaan

Pelatihan manajemen pengelolaan koperasi/ KUD

2. PROGRAM PENGEMBANGAN SISTEM PENDUKUNG BAGI

USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH

Sosialisasi dukungan informasi penyediaan permodalan

Pengembangan sarana pemasaran produk usaha mikro kecil

menengah

Penyelenggaraan promosi produk usaha mikro kecil

menengah

3. PROGRAM PENINGKATAN KUALITAS KELEMBAGAAN

KOPERASI

Penyebaran model - model pola pengembangan koperasi

URUSAN PILIHAN

PERDAGANGAN

4. PROGRAM PERLINDUNGAN KONSUMEN DAN PENGAMANAN

PERDAGANGAN

Peningkatan pengawasan peredaran barang dan jasa

Operasionalisasi dan pengembangan UPT kemetrologian

daerah

(23)

Rencana Kerja Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha kecil dan Menengah

Kabupaten Blora Tahun 2021

IV-3

5. PROGRAM PENINGKATAN DAN PENGEMBANGAN EKSPOR

Pengembangan informasi peluang pasar perdagangan luar

negeri

Membangun jejaring dengan eksportir

Koordinasi program pengembangan ekspor dengan instansi

terkait/asosiasi/pengusaha

6. PROGRAM PENINGKATAN EFISIENSI PERDAGANGAN DALAM

NEGERI

Pengembangan pasar dan distribusi barang/produk

Pengembangan kelembagaan kerjasama kemitraan

Peningkatan sistem dan jaringan informasi perdagangan

Sosialisasi peningkatan penggunaan produk dalam negeri

Rehabilitasi/pemeliharaan pasar daerah

Pembangunan pasar rakyat

Pembangunan ruko/ kios

Memfasilitasi akses data dan informasi pasar

Intensifikasi dan efisiensi pungutan retribusi pasar

Pembinaan bagi pengelola dan pedagang pasar tradisional

Pengelolaan kebersihan pasar tradisional

Monitoring, evaluasi dan pelaporan

7. PROGRAM PEMBINAAN PEDAGANG KAKILIMA DAN ASONGAN

Pembinaan organisasi pedagang kakilima dan asongan

Penyuluhan peningkatan disiplin pedagang kakilima dan

asongan

Penataan tempat berusaha bagi pedagang kakilima dan

asongan

NON URUSAN

PROGRAM SETIAP SKPD

8. PROGRAM PELAYANAN ADMINISTRASI PERKANTORAN

Penyediaan jasa surat menyurat

Penyediaan jasa komunikasi, sumber daya air dan listrik

(24)

Rencana Kerja Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha kecil dan Menengah

Kabupaten Blora Tahun 2021

IV-4

Penyediaan jasa pemeliharaan dan perizinan kendaraan

dinas/operasional

Penyediaan jasa administrasi keuangan

Penyediaan jasa kebersihan kantor

Penyediaan jasa perbaikan peralatan kerja

Penyediaan alat tulis kantor

Penyediaan barang cetakan dan penggandaan

Penyediaan komponen instalasi listrik/penerangan

bangunan kantor

Penyediaan peralatan dan perlengkapan kantor

Penyediaan bahan bacaan dan peraturan

perundang-undangan

Penyediaan makanan dan minuman

Rapat-rapat koordinasi dan konsultasi ke luar daerah

Rapat-rapat koordinasi dan konsultasi ke dalam daerah

Penyediaan jasa pendukung pelayanan perkantoran

9. PROGRAM PENINGKATAN SARANA DAN PRASARANA

APARATUR

Pengadaan perlengkapan gedung kantor

Pemeliharaan rutin/berkala gedung kantor

Pemeliharaan rutin/berkala kendaraan dinas/operasional

Pemeliharaan Berkala Gedung Kantor UPTD se- Kab. Blora

10. PROGRAM PENINGKATAN DISIPLIN APARATUR

Pengadaan pakaian khusus hari-hari tertentu

11. PROGRAM PENINGKATAN KAPASITAS SUMBER DAYA

APARATUR

Pendidikan dan pelatihan formal

12. PROGRAM PENINGKATAN PENGEMBANGAN SISTEM

PELAPORAN CAPAIAN KINERJA DAN KEUANGAN

Penyusunan laporan capaian kinerja dan ikhtisar realisasi

kinerja SKPD

(25)

Rencana Kerja Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha kecil dan Menengah

Kabupaten Blora Tahun 2021

IV-5

Penyusunan rencana strategis, rencana kinerja, dan

penetapan kinerja SKPD

(26)

Rencana Kerja Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha kecil dan Menengah

Kabupaten Blora Tahun 2021

V-1

BAB V

PENUTUP

Rencana Kerja (Renja) Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha kecil dan

Menengah Kabupaten Blora Tahun 2021 merupakan dokumen

perencanaan perangkat daerah untuk periode 1 (satu) tahun

berdasarkan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Blora

Tahun 2021 serta Rencana Strategis Perangkat Daerah Tahun

2016-2021. RKPD Tahun 2021 disusun berpedoman pada Rencana

Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Blora

Tahun 2016-2021 serta memperhatikan Rencana Pembangunan Jangka

Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Blora Tahun 2010-2031, sehingga

terdapat keselarasan antar dokumen perencanaan daerah dan dokumen

perencanaan perangkat daerah.

Renja Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha kecil dan Menengah Tahun

2021 ini menjadi pedoman dalam menyusun Rencana Kerja dan

Anggaran (RKA) serta acuan dalam bagi Dinas Perdagangan, Koperasi,

Usaha kecil dan Menengah dalam menjalankan tugas dan fungsi serta

sasaran dan target pembangunan yang diamanatkan kepada Dinas

Perdagangan, Koperasi, Usaha kecil dan Menengah Kabupaten Blora.

Penyusunan Renja didasarkan pada program dan kegiatan dalan

Renstra serta memperhatikan skala prioritas yang disesuaikan dengan

kemampuan keuangan daerah. Dengan disusunnya Renja setiap tahun

dimaksudkan untuk memudahkan pelaksanaan, pengawasan dan

pengendalian, pengorganisasian serta bahan evaluasi terhadap

pelaksanaan program dan kegiatan sesuai yang telah direncanakan serta

sesuai dengan perkembangan lingkungan organisasi.

BUPATI BLORA,

(27)
(28)

Lampiran 1 Tabel T-C.29

Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah

(2) (3) (4)

K Rp K Rp K Rp K Rp K Rp K Rp K Rp

02 URUSAN WAJIB BUKAN PELAYANAN DASAR 02 11 KOPERASI DAN USAHA KECIL MENENGAH

2 11 15

PROGRAM PENCIPTAAN IKLIM USAHA KECIL MENENGAH YANG KONDUSIF

Jumlah Usaha Mikro Kecil

dan Menengah (UMKM) 6.750 120.000.000 2 11 15 2Sosialisasi kebijakan tentang

usaha kecil menengah

Jumlah peserta sosialisasi tentang UKM

dan perda UMKM Kabupaten Blora yang

pemahamannya meningkat

orang 200 50.000.000 50 13.790.000 - - - - 25 28 -

-2 11 15 8Fasilitasi pengembangan usaha kecil dan menengah

Jumlah pelaku yang dilatih pengembangan

bisnis UKM yang pemahamannya meningkat orang 95 70.000.000 25 91.418.000 - - - - 26 131 - - - - 2 11 16 PROGRAM PENGEMBANGAN KEWIRAUSAHAAN DAN KEUNGGULAN KOMPETITIF USAHA KECIL DAN MENENGAH

Jumlah Usaha Mikro Kecil

dan Menengah (UMKM) 6.825 1.835.000.000 - - -

-2 11 16 3

Memfasilitasi peningkatan kemitraan usaha bagi UMKM

Jumlah pelaku UKM yang yang bermitra /bekerja sama baik lokal maupun regional

orang 475 630.000.000 - 175 150.000.000 175 136.225.000 100 91 120 100.000.000 62 37 25 16

2 11 16 5

Fasilitasi pengembangan sarana promosi hasil produksi

Jumlah sarana promosi bagi UKM yang

dikembangkan paket 4 350.000.000 - - - - - - - - -2 11 16 6

Penyelenggaraan pelatihan kewirausahaan

Jumlah peserta baru yang

dilatih kewirausahaan orang 350 355.000.000 25 26.199.000 100 131.000.000 100 128.110.000 100 98 150 156.065.000 79 87 43 44

2 11 16 7

Pelatihan manajemen pengelolaan Koperasi/KUD

Jumlah pengelola koperasi / KUD yang pemahaman tentang manajemen koperasi meningkat pengelola Kop/KUD 535 500.000.000 60 45.750.000 160 304.150.000 160 301.480.000 100 99 154 203.966.000 70 110 29 41 100 72 24 25 ST S SR SR 2 11 17 PROGRAM PENGEMBANGAN SISTEM PENDUKUNG BAGI USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH

Persentase UMKM yang telah mengikuti pameran promosi produk

0,8 1.920.000.000 Persentase UMKM yang

bermitra dan dikenal produknya

2

Predikat Kinerja Kegiatan Rata-rata Capaian Kinerja Kegiatan (%) Predikat Kinerja Kegiatan

Rata-rata Capaian Kinerja Kegiatan (%)

(10) 11 = (10+8+6)/5*100

Perkiraan Realisasi Capaian Target Renstra Perangkat Daerah s/d tahun berjalan

12=(11/5)*100 Satuan

(6)

Target dan Realisasi Kinerja Program dan Kegiatan Tahun 2019

(7) (8) (9)

Rekapitulasi Evaluasi Hasil Pelaksanaan Renja Perangkat Daerah dan Pencapaian Renstra Perangkat Daerah s.d. Tahun 2020

Kabupaten Blora

(1)

Urusan/Bidang Urusan Pemerintahan Daerah Dan

Program/Kegiatan

Indikator Kinerja Program (outcomes)/

Kegiatan (output) Kode

Target Kinerja Capaian Program (Renstra Perangkat Daerah)

Tahun 2021

Realisasi Target Kinerja Hasil Program dan Keluaran Kegiatan s/d

dengan tahun 2018

Target Renja Perangkat Daerah tahun

2019

Realisasi Renja Perangkat Daerah tahun 2019

Tingkat Realisasi 2019 (%)

Target program dan kegiatan (Renja Perangkat Daerah

Tahun 2020) Realisasi Capaian Program dan Kegiatan s/d tahun berjalan 2020 Tingkat Capaian Realisasi Target Renstra (%) (5)

(29)

(2) (3) (4) (10) 11 = (10+8+6)/5*100

Perkiraan Realisasi Capaian Target Renstra Perangkat Daerah s/d tahun berjalan

12=(11/5)*100 Satuan

(6)

Target dan Realisasi Kinerja Program dan Kegiatan Tahun 2019

(7) (8) (9)

(1)

Urusan/Bidang Urusan Pemerintahan Daerah Dan

Program/Kegiatan

Indikator Kinerja Program (outcomes)/

Kegiatan (output) Kode

Target Kinerja Capaian Program (Renstra Perangkat Daerah)

Tahun 2021

Realisasi Target Kinerja Hasil Program dan Keluaran Kegiatan s/d

dengan tahun 2018

Target Renja Perangkat Daerah tahun

2019

Realisasi Renja Perangkat Daerah tahun 2019

Tingkat Realisasi 2019 (%)

Target program dan kegiatan (Renja Perangkat Daerah

Tahun 2020) Realisasi Capaian Program dan Kegiatan s/d tahun berjalan 2020 Tingkat Capaian Realisasi Target Renstra (%) (5) 2 11 17 1

Sosialisasi dukungan informasi penyediaan permodalan

Jumlah orang/UKM yang pemahaman tentang permodalan meningkat orang/um km 700 160.000.000 50 13.946.000 90 25.000.000 90 24.990.000 100 100 100 21.850.000 34 38 14 14 2 11 17 2

Pengembangan klaster bisnis

Jumlah sentra/klaster UKM yang

meningkat pemahamannya tentang

pengembangan klaster bisnis orang/um

km 160 190.000.000 - - - - - - - -

-2 11 17 6

Pengembangan sarana pemasaran produk usaha mikro kecil menengah

Jumlah sarana pemasaran yang

dikembangkan/dibentuk

paket 3 600.000.000 - 1 150.000.000 1 147.274.000 100 98 150 20.400.000 5.033 28 5.000 3 2 11 17 9

Penyelenggaraan promosi produk usaha mikro kecil menengah

Jumlah pameran yang diselenggarakan /diikuti pameran 40 970.000.000 7 167.970.000 8 304.000.000 8 297.956.434 100 98 4 120.400.000 48 60 10 12 100 74 1.256 7 ST S ST S 2 11 18 PROGRAM PENINGKATAN KUALITAS KELEMBAGAAN

KOPERASI Persentase koperasi aktif 81 1.454.529.000

Persentase koperasi sehat 32 2 11 18 5

Pembinaan, pengawasan dan penghargaan koperasi berprestasi

Jumlah koperasi yang dibina, diawasi dandidampingi agar berprestasi

pengurus

koperasi 515 328.000.000 210 51.600.000 40 75.000.000 40 66.475.000 100 89 16 60.440.000 52 54 3 18

2 11 18 7

Penyebaran model - model pola pengembangan koperasi

Jumlah koperasi yang mendapatkan sosialisasi dan pelatihan tentang

perkoperasian

Kop/KUD 585 1.034.529.000 80 109.900.000 480 525.850.000 480 514.345.000 100 98 280 216.670.000 144 81 48 21

2 11 18 9

Monitoring, evaluasi, dan pelaporan

Jumlah dokumen Kebijakan berupa

rekomendasi hasil pemantauan dan evaluasi terhadap Koperasi dan UMKM Penerima Dana Bergulir/ Dana Penyertaan Modal

dokumen 4 92.000.000 1 27.000.000 1 25.000.000 1 21.970.000 100 88 1 13.220.000 75 68 25 14

100 91 90 68 25 18

ST ST SR SR

2 11 19

PROGRAM DBH CUKAI HASIL TEMBAKAU BIDANG PERINDUSTRIAN, PERDAGANGAN, KOPERASI, DAN USAHA KECIL MENENGAH

Persentase rata-rata capaian pelaksanaan program DBH Cukai Hasil Tembakau bidang perindustrian, perdagangan, koperasi dan usaha kecil menengah

100 456.529.000

2 11 19 1

Penyebaran model-model pola pengembangan koperasi (DBHCHT)

Jumlah pengelola koperasi yang dibina

dalam rangka penguatan kelembagaan

koperasi

435 456.529.000 200 200.889.000 100.000.000 99.115.000 99 100.000.000 46 88 - 22 99 46 88 - 22 Rata-rata Capaian Kinerja Kegiatan (%)

Rata-rata Capaian Kinerja Kegiatan (%) Predikat Kinerja Kegiatan

Rata-rata Capaian Kinerja Kegiatan (%) Predikat Kinerja Kegiatan

(30)

(2) (3) (4) (10) 11 = (10+8+6)/5*100

Perkiraan Realisasi Capaian Target Renstra Perangkat Daerah s/d tahun berjalan

12=(11/5)*100 Satuan

(6)

Target dan Realisasi Kinerja Program dan Kegiatan Tahun 2019

(7) (8) (9)

(1)

Urusan/Bidang Urusan Pemerintahan Daerah Dan

Program/Kegiatan

Indikator Kinerja Program (outcomes)/

Kegiatan (output) Kode

Target Kinerja Capaian Program (Renstra Perangkat Daerah)

Tahun 2021

Realisasi Target Kinerja Hasil Program dan Keluaran Kegiatan s/d

dengan tahun 2018

Target Renja Perangkat Daerah tahun

2019

Realisasi Renja Perangkat Daerah tahun 2019

Tingkat Realisasi 2019 (%)

Target program dan kegiatan (Renja Perangkat Daerah

Tahun 2020) Realisasi Capaian Program dan Kegiatan s/d tahun berjalan 2020 Tingkat Capaian Realisasi Target Renstra (%) (5) ST SR 3 URUSAN PILIHAN 3 6 PERDAGANGAN 3 6 15 PROGRAM PERLINDUNGAN KONSUMEN DAN PENGAMANAN PERDAGANGAN

Persentase cakupan pasar

yang diawasi 100 6.950.000.000 persentase penyelesaian

pengaduan konsumen 100 persentase lonjakan harga

kepokmas 12 3 6 15 3

Peningkatan pengawasan peredaran barang dan jasa

Jumlah kecamatan yang terdapat unitperdagangan barang / jasa yang diawasi

Kecamata n 64 435.000.000 16 35.000.000 16 50.000.000 16 50.000.000 100 100 16 29.430.000 75 26 25 7 3 6 15 4 Operasionalisasi dan Pengembangan UPT Kemetrologian Daerah

Jumlah UTTP yang diawasi UTTP 120.000 6.400.000.000 16 99.941.000 4.000 1.569.500.000 4.000 1.472.130.000 100 94 4.000 81.480.000 7 26 3 1

3 6 15 5

Monitoring evalusi dan pelaporan

Jumlah dokumen Kebijakan berupa

rekomendasi hasil monitoring dan

evaluasi kegiatan bidang perdagangan dokumen 5 115.000.000 1 15.510.000 1 30.000.000 1 26.330.000 100 88 1 25.200.000 60 58 20 22 100 94 16 10 ST ST SR SR 3 6 17 PROGRAM PENINGKATAN DAN PENGEMBANGAN EKSPOR

Nilai ekspor produk-produk

asal Kabupaten Blora 2.942.679 2.572.000.000 -

-3 6 17 2

Pengembangan informasi peluang pasar perdagangan luar negeri

Jumlah pedagang/UKM yang menerima

informasi peluang pasar yang disediakan

UMKM 230 135.000.000 30 20.000.000 30 25.000.000 30 24.900.000 100 100 - 26 33 -

-3 6 17 8

Membangun jejaring dengan eksportir

Jumlah pameran produk UMKM yang

diikuti dalam rangka membangun

kerjasama dengan pasar luar negeri

pameran 24 2.342.000.000 4 372.333.000 5 400.000.000 5 324.964.600 100 81 3 29.700.000 50 31 13 1

3 6 17 9

Koordinasi program pengembangan ekspor dengan instansi terkait/asosiasi/pengusaha Jumlah pengusaha/asosiasi/UKM yang mengikuti koordinasi program pengembangan ekspor UMKM 75 95.000.000 - 20 10.000.000 20 10.000.000 100 100 20 5.000.000 53 16 27 5 100 94 13 2 ST ST SR SR 3 6 18 Program Peningkatan Efisiensi Perdagangan Dalam Negeri

Persentase pasar rakyat/tradisional yang memenuhi syarat kenyamanan dan sehat

70 129.322.215.000 - - -

-3 6 18 3

Pengembangan pasar dan distribusi barang / produk

Jumlah kecamatan yang digunakan

sebagai tempat pengembangan pasar dan pendistribusian barang/produk

Kecamata

n 80 930.000.000 16 178.440.000 16 200.000.000 16 199.800.000 100 100 16 158.500.000 60 58 20 17 Predikat Kinerja Kegiatan

Predikat Kinerja Kegiatan

Rata-rata Capaian Kinerja Kegiatan (%) Predikat Kinerja Kegiatan

(31)

(2) (3) (4) (10) 11 = (10+8+6)/5*100

Perkiraan Realisasi Capaian Target Renstra Perangkat Daerah s/d tahun berjalan

12=(11/5)*100 Satuan

(6)

Target dan Realisasi Kinerja Program dan Kegiatan Tahun 2019

(7) (8) (9)

(1)

Urusan/Bidang Urusan Pemerintahan Daerah Dan

Program/Kegiatan

Indikator Kinerja Program (outcomes)/

Kegiatan (output) Kode

Target Kinerja Capaian Program (Renstra Perangkat Daerah)

Tahun 2021

Realisasi Target Kinerja Hasil Program dan Keluaran Kegiatan s/d

dengan tahun 2018

Target Renja Perangkat Daerah tahun

2019

Realisasi Renja Perangkat Daerah tahun 2019

Tingkat Realisasi 2019 (%)

Target program dan kegiatan (Renja Perangkat Daerah

Tahun 2020) Realisasi Capaian Program dan Kegiatan s/d tahun berjalan 2020 Tingkat Capaian Realisasi Target Renstra (%) (5) 3 6 18 4 Pengembangan kelembagaan kerjasama kemitraan

Jumlah bulan dalam pemantauan kegiatan pengembangan kerjasama kemitraandengan masyarakat

Bulan 60 140.000.000 12 24.740.000 12 102.100.000 12 101.250.000 100 99 12 32.750.000 60 113 20 23

3 6 18 6

Peningkatan sistim dan jaringan informasi potensi perdagangan

Jumlah buku/ data informasi perdagangan

terkait hasil pemantauan stok distribusi

dan harga kebutuhan pokok kab. Blora

Paket 21 339.800.000 5 74.750.000 3 82.900.000 3 82.780.000 100 100 1 27.020.000 43 54 5 8

3 6 18 7

Sosialisasi peningkatan penggunaan produk dalam negeri

Jumlah orang yang pemahaman tentang penggunaan produk dalam negeri meningkat Orang 250 140.000.000 30 20.000.000 40 25.000.000 40 25.000.000 100 100 - 28 32 - -3 6 18 8 Rehabilitasi / Pemeliharaan Pasar Daerah

Jumlah pasar daerah yang direhabilitasi /

dipelihara Pasar 75 31.162.500.000 15 1.544.842.900 15 2.718.550.000 15 2.699.244.550 100 99 15 2.437.750.000 60 21 20 8

3 6 18 9

Pembangunan Pasar Rakyat

Jumlah Pasar Rakyat yang tersedia untuk

meningkatkan kegiatan perdagangan

Pasar 12 79.033.800.000 1 17.884.545.500 3 5.461.863.000 3 5.221.666.000 100 96 4 407.850.000 67 30 33 1

3 6 18 10

Pembangunan ruko / kios

Jumlah bangunan Ruko/Kios yang tersedia untuk meningkatkan kegiatan perdagangan lokasi 8 15.011.115.000 1 4.077.081.500 3 5.000.481.486 3 4.964.075.000 100 99 8 1.190.050.000 150 68 100 8 3 6 18 11

memfasilitasi akses data dan informasi pasar

Jumlah pasar yang di data jumlah

Pedagang dan Omset Pasar se-Kabupaten

Blora

pasar 45 675.000.000 12 100.000.000 15 210.000.000 15 209.925.000 100 100 15 278.800.000 93 87 33 41

3 6 18 12

Intensifikasi dan efisiensi pungutan retribusi pasar

Jumlah pasar yang dipantau jumlah

setoran PAD dari penarikan retribusi

pasar

pasar 45 375.000.000 12 100.000.000 15 100.000.000 15 100.000.000 100 100 15 48.680.000 93 66 33 13

3 6 18 13

Pembinaan bagi pengelola dan pedagang pasar tradisional

Jumlah Pengelola dan Pedagang Pasar Tradisional yang dibina tentang

pengelolaan pasar yang baik

orang 150 375.000.000 50 59.700.000 50 75.000.000 50 75.000.000 100 100 100 26.910.000 133 43 67 7

3 6 18 14

Pengelolaan kebersihan pasar tradisional

Jumlah pasar yang dipelihara

kebersihannya pasar 45 1.050.000.000 12 64.812.000 15 412.200.000 15 403.414.000 100 98 15 90.260.000 93 53 33 9 3 6 18 15

Monitoring evaluasi dan pelaporan

Jumlah dokumen Kebijakan berupa rekomendasi pengelolaan pasar yang baik

dokumen 3 90.000.000 1 19.910.000 1 20.000.000 1 19.700.000 100 99 - 67 44 - 100 99 30 11

ST ST SR SR

3 6 19

Program Pembinaan Pedagang Kaki Lima dan Asongan

Jumlah cakupan bina kelompok pedagang/usaha informal

285 1.913.200.000

Rata-rata Capaian Kinerja Kegiatan (%) Predikat Kinerja Kegiatan

(32)

(2) (3) (4) (10) 11 = (10+8+6)/5*100

Perkiraan Realisasi Capaian Target Renstra Perangkat Daerah s/d tahun berjalan

12=(11/5)*100 Satuan

(6)

Target dan Realisasi Kinerja Program dan Kegiatan Tahun 2019

(7) (8) (9)

(1)

Urusan/Bidang Urusan Pemerintahan Daerah Dan

Program/Kegiatan

Indikator Kinerja Program (outcomes)/

Kegiatan (output) Kode

Target Kinerja Capaian Program (Renstra Perangkat Daerah)

Tahun 2021

Realisasi Target Kinerja Hasil Program dan Keluaran Kegiatan s/d

dengan tahun 2018

Target Renja Perangkat Daerah tahun

2019

Realisasi Renja Perangkat Daerah tahun 2019

Tingkat Realisasi 2019 (%)

Target program dan kegiatan (Renja Perangkat Daerah

Tahun 2020) Realisasi Capaian Program dan Kegiatan s/d tahun berjalan 2020 Tingkat Capaian Realisasi Target Renstra (%) (5)

Jumlah lokasi PKL yang

tertata 12 Persentase jumlah PKL yang

menempati di luar ketentuan 40 3 6 19 1

Pembinaan organisasi PKL dan asongan

Jumlah PKL dan Asongan yang dibina tentang penertiban PKL PKL & Asongan 280 248.200.000 60 48.200.000 60 150.000.000 60 136.500.000 100 91 75 10.120.000 70 78 27 4 3 6 18 9 Penyuluhan peningkatan disiplin pedagang kakilima dan asongan

Jumlah PKL dan Asongan yang

pemahaman tentang tingkat kedisiplinan

meningkat

PKL &

Asongan 160 145.000.000 - - - - - - - -

-3 6 18 10

Penataan tempat berusaha bagi pedagang kaki lima & asongan

Jumlah lokasi penataan tempat berusaha

buar bagi PKL dan Asongan lokasi 4 1.520.000.000 1 19.840.000 1 140.000.000 1 138.915.000 100 99 1 1.900.000 75 11 25 0 100 63 17 1

ST S SR SR

3 6 20

PROGRAM BIDANG PERDAGANGAN BERSUMBER DARI PEMERINTAH PUSAT DAN PEMERINTAH PROVINSI, SERTA DANA PENDAMPINGNYA

Persentase rata-rata capaian pelaksanaan program bidang perdagangan bersumber dari Pemerintah pusat dan pemerintah provinsi, serta dana pendampingnya

100 9.461.000.000 - - -

-3 6 20 3

Peningkatan Pengawasan peredaran barang dan jasa (DBHCHT)

Jumlah kecamatan sebagai obyek

pengawasan peredaran rokok ilegal di

swalayan, toko, warung, kios dan pedagang asongan. kecamata n 32 200.000.000 16 100.000.000 - - - - 50 50 - -3 6 20 5 Pembangunan dan Pengembangan Sarana Distribusi Perdagangan (DAK)

Jumlah pasar rakyat/daerah

yang telah direvitalisasi paket 5 5.261.000.000 5 5.013.232.000 - - - - 100 95 - -3 6 20 41

Revitalisasi Pasar Rakyat Cepu Kabupaten Blora (Bantuan Provinsi)

Jumlah pasar rakyat/daerah yang telah

direvitalisasi paket 1 1.000.000.000 - - - - - - - -

-3 6 20 43

Pembangunan Pasar Rakyat Kabupaten Blora (Bantuan Provinsi)

Jumlah Pasar Rakyat yang tersedia untuk

meningkatkan kegiatan perdagangan

paket 1 1.000.000.000 - - - - - - - -

-3 6 20 44

Revitalisasi Pasar Rakyat Kabupaten Blora (Bantuan Provinsi)

Jumlah pasar rakyat/daerah yang telah

direvitalisasi paket 2 2.000.000.000 - - - - - - - - - - - 5 NON URUSAN

5 1

PROGRAM PADA SETIAP SKPD 5 1 1 PROGRAM PELAYANAN ADMINISTRASI PERKANTORAN Pemenuhan kebutuhan administrasi perkantoran 5 1 1 1

Penyediaan jasa surat menyurat

Jumlah bulan layanan jasa surat menyurat

persentas

e 100 31.500.000 12 5.666.650 100 8.000.000 100 6.064.242 100 76 100 5.500.000 212 55 100 17 Rata-rata Capaian Kinerja Kegiatan (%)

Predikat Kinerja Kegiatan Rata-rata Capaian Kinerja Kegiatan (%) Predikat Kinerja Kegiatan

Referensi

Dokumen terkait

15 Urusan Wajib Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Organisasi : 1.. 01 DINAS KOPERASI, PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN Sub Unit Organisasi

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Cianjur Tahun 2021 disusun berdasarkan

Rencana Kerja (Renja) ini merupakan salah satu pedoman dalam menyusun Rencana Kerja Anggaran (RKA) dan Program/Kegiatan/Sub Kegiatan Tahun 2023, melalui penyusunan

Menyusun rencana kegiatan Sekretariat, berdasarkan data program yang ditetapkan oleh Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah

Penyusunan Rencana (Renja) Kerja Tahun 2021 ditujukan sebagai pedoman pelaksanaan berbagai progam dan kegiatan Bappeda Kabupaten Maros untuk tahun anggaran 2021 sehingga

Adapun Rencana Kerja (Renja) Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Seruyan Tahun 2020 memuat program dan kegiatan prioritas

Rencana Kerja (RENJA) Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM Kabupaten Lamandau ini disusun sebagai bahan acuan dalam pelaksanaan kegiatan tahun anggaran 2013, dengan

Rencana Strategis (Renstra) Dinas Lingkungan Hidup Tahun 2016-2021 merupakan pedoman penyusunan Rencana Kerja (Renja) Tahunan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten