• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH METODE PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PROBLEM BASED LEARNING) DAN METODE INKUIRI TERBIMBING (GUIDED INQUIRY) TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA : Studi Kuasi Eksperimen pada Materi Pelajaran Ekonomi Kompetisi Dasar Pasar Modal

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENGARUH METODE PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PROBLEM BASED LEARNING) DAN METODE INKUIRI TERBIMBING (GUIDED INQUIRY) TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA : Studi Kuasi Eksperimen pada Materi Pelajaran Ekonomi Kompetisi Dasar Pasar Modal "

Copied!
62
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. 1  Pencapaian indikator kemampuan berpikir kreatif
Tabel 3. 2  Langkah-langkah Metode Pembelajaran Berbasis Masalah
Tabel 3. 3 Langkah-langkah Inquiri Terbimbing
Gambar 3.1 Langkah-langkah penelitian
+7

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji: (1) perbedaan pencapaian dan peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis antara siswa yang belajar melalui problem-based

(2) terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis peserta didik pada kelas eksperimen 2 dengan menggunakan Pembelajaran Berbasis Masalah terdapat perubahan

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PROBLEM BASED LEARNING) TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI : Studi Quasi Eksperimen

Terdapat perbedaan kemampuan berpikir kreatif peserta didik sebelum dan sesudah menggunakan metode pembelajaran problem based learning pada kelas eksperimen Ho : Ŷpost =

Adapun hasil analisis post-test terdapat perbedaan antara pencapaian rata-rata skor post-test kemampuan berpikir kreatif matematis kelas eksperimen dan kelas kontrol

Hasil penghitungan uji beda rata-rata N-Gain kemampuan berpikir kreatif kelas kontrol dan kelas eksperimen menyimpulkan bahwa peningkatan kemampuan berpikir kreatif

Adapun hasil analisis post-test terdapat perbedaan antara pencapaian rata-rata skor post-test kemampuan berpikir kreatif matematis kelas eksperimen dan kelas kontrol

Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan peningkatan keterampilan berpikir kreatif siswa dengan rata-rata N-gain kelas eksperimen dan kontrol sebesar 63.26 dan 20.57 Dengan