• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hubungan Anemia Defisiensi Besi pada Ibu Hamil dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah di RSUP H Adam Malik Tahun 2014

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Hubungan Anemia Defisiensi Besi pada Ibu Hamil dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah di RSUP H Adam Malik Tahun 2014"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Rekomendasi WHO untuk mengurangi risiko berat bayi lahir rendah (BBLR), anemia pada ibu hamil dan defisiensi besi adalah dengan suplementasi besi-folat harian sebagai

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui angka kejadian anemia pada wanita hamil dengan kelahiran prematur dan bayi berat lahir rendah dengan karakteristik distribusi

Hasil dan Pembahasan: Dari penelitian ini diperoleh hasil 45 orang (54,2%) ibu anemia yang melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR) sebanyak 24 orang (53,3%)

Hasil dan Pembahasan: Dari penelitian ini diperoleh hasil 45 orang (54,2%) ibu anemia yang melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR) sebanyak 24 orang (53,3%)

Hasil dan Pembahasan: Dari penelitian ini diperoleh hasil 45 orang (54,2%) ibu anemia yang melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR) sebanyak 24 orang (53,3%)

Salah satu komplikasi anemia pada kehamilan adalah BBLR pada bayi yang dilahirkan, Oleh karena itu, peneliti ingin meneliti hubungan antara berat badan lahir bayi dengan ibu

Dari hasil bivariat diperoleh adanya hubungan secara statistic antara anemia ibu hamil dengan kejadian bayi berat lahir rendah ( p-value 0,014). Hasil penelitian ini sama

Hasil dari penelitian ini sesuai dengan penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Haryanti 2019 yang menunjukkan anemia pada ibu hamil sebagai faktor risiko kejadian berat badan lahir