LAMPIRAN 1
KUESIONER PENELITIAN
GAMBARAN PERSEPSI PEKERJA TENTANG RISIKO KECELAKAAN KERJA DI DEPARTEMEN PRODUKSI DAN UTILITY
PT. WILMAR NABATI INDONESIA DUMAI TAHUN 2012
Data Umum Responden
No Responden :
Nama :
Unit Kerja :
Usia :
Pendidikan :1. SMU (sederajat)
2. Akademi/Diploma 3. Perguruan Tinggi/Sarjana Lama Bekerja :...tahun
Pelatihan K3 :1. Pernah
2. Belum Pernah
Apakah Anda pernah mengalami kecelakaan saat bekerja? 1. Pernah
2. Tidak pernah
Petunjuk Pengisian :
1. Bacalah setiap pernyataan dengan teliti.
2. Beri tanda checklist (√) pada pernyataan yang Anda anggap sesuai deng an kondisi serta situasi yang Anda alami atau rasakan.
3. Jika Anda ingin mengganti jawaban, coret jawaban yang ingin diganti dengan jawaban yang baru.
4. Dimohon kesediaan Anda untuk menjawab semua pernyataan yang diberikan sampai selesai.
5. Hasil kuesioner ini bersifat rahasia, tidak mempengaruhi penilaian perusahaan, sehingga diharapkan Anda memberi jawaban yang sejujurnya dan hanya akan digunakan untuk penelitian semata.
PERSEPSI TENTANG RISIKO KECELAKAAN KERJA
Berilah tanda checklist (√) pada salah satu kolom yang tersedia sesuai dengan kondisi serta situasi yang Anda alami atau rasakan.
No. Pernyataan Ya Tidak
Risiko Kecelakaan di Tempat Kerja
1. Jenis pekerjaan Anda adalah pekerjaan yang memiliki risiko tinggi terhadap kejadian kecelakaan kerja.
2. Semua risiko di tempat Anda bekerja adalah tantangan yang harus Anda hadapi setiap saat.
3. Anda mengetahui setiap risiko di tempat kerja yang dapat menyebabkan kecelakaan kerja
4A.
Risiko di tempat kerja Anda antara lain:
A. Departemen Produksi (Refineri dan Fraksinasi) Terpeleset/tergelincir
5A. Terpapar kebisingan 6A. Terpapar getaran 7A. Terpapar suhu panas
8A. Terkena bahan kimia H3PO4/phosporic acid
9A. Iritasi kulit dari bahan kimia H3PO4/ phosporic acid
4B.
B. Departemen Utility (Cogent/Boiler) Terpeleset/tergelincir
5B. Terpapar kebisingan
6B. Terkena serpihan uap dan air panas 7B. Melepuh terkena panas
8B. Peledakan/kebakaran 9B. Terbakar anggota badan
No. Pernyataan Ya Tidak Faktor Penyebab Kecelakaan
11.
Kejadian kecelakaan di tempat kerja dapat disebabkan oleh: Pekerja tidak mengindahkan prosedur
12. Pekerja ceroboh
13. Pekerja memiliki cacat fisik
14. Pekerja kurang ahli dalam bidangnya
15. Pekerja tidak mematuhi peraturan yang berlaku 16. Kesalahan letak mesin
17. Alat kerja rusak 18. Lantai kotor dan licin
19. Kecelakaan kerja lebih sering terjadi pada saat shift malam daripada shift pagi atau shift sore
Pencegahan Kecelakaan Kerja
20. Pada saat bekerja di pabrik, seharusnya pekerja menggunakan alat pelindung diri berupa helmet, earplug/ earmuff, kacamata pelindung, sarung tangan, dan sepatu kerja.
21. Penggunaan alat pelindung diri saat bekerja menjadikan pekerjaan menjadi sangat sulit, lambat, dan bertambah panas.
22. Apabila Anda telah bekerja secara hati-hati sekali, maka tidak diperlukan lagi menggunakan alat pelindung diri.
23. Helmet dan safety shoes tidak harus selalu digunakan di lapangan/
pabrik.
24. Anda termasuk pekerja yang sering mengabaikan penggunaan alat pelindung diri, kecuali jika ada pengawasan dari pihak atasan.
25. Anda merasa wajib menggunakan alat pelindung diri yang sesuai sewaktu mengerjakan pekerjaan yang berbahaya.
No. Pernyataan Ya Tidak 26. Salah satu fungsi APD adalah untuk mengikuti prosedur K3 di
tempat kerja.
27. Alat pelindung diri adalah suatu kebutuhan bukan kewajiban.
28. Tidak masalah apabila orang lain memasuki tempat kerja tanpa menggunakan alat pelindung diri.
29. Anda sudah melakukan pekerjaan sesuai dengan prosedur yang telah berlaku.
30. Mematuhi peraturan pekerjaan dapat mengurangi risiko kecelakaan di tempat kerja.
31. Anda merasa wajib mengingatkan karyawan lain yang tidak mematuhi peraturan pekerjaan yang dapat berisiko kecelakaan.
32. Tidak masalah apabila alat-alat/ material yang berbahaya berserakan di tempat kerja.
33. Anda lebih memilih bekerja sesuai dengan tugas dan tanggung jawab dari pada mengikuti prosedur kerja sesuai dengan SOP (Standar Operasional Prosedur) serta mematuhi peraturan dan rambu-rambu K3 di tempat kerja.
34. Produktivitas adalah hal yang lebih diutamakan dibandingkan keselamatan.
35. Anda merasa menjadi bagian dari penyebab terjadinya suatu kecelakaan kerja apabila bekerja dengan tindakan tidak aman.
LAMPIRAN 3 (OUTPUT) Frequencies
Unit Kerja Responden
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Valid Refineri dan Fraksinasi 25 59,5 59,5 59,5
Boiler 17 40,5 40,5 100,0
Total 42 100,0 100,0
Crosstabs
Kategori Umur Responden * Unit Kerja Responden Crosstabulation
Unit Kerja Responden
Total
Refineri dan Fraksinasi Boiler
Kategori Umur Responden <= 37 Tahun Count 12 12 24 % of Total 28,6% 28,6% 57,1% > 37 Tahun Count 13 5 18 % of Total 31,0% 11,9% 42,9% Total Count 25 17 42 % of Total 59,5% 40,5% 100,0%
Kategori Masa Kerja Responden * Unit Kerja Responden Crosstabulation
Unit Kerja Responden
Total
Refineri dan Fraksinasi Boiler
Kategori Masa Kerja Responden <= 15 Tahun Count 10 11 21 % of Total 23,8% 26,2% 50,0% > 15 Tahun Count 15 6 21 % of Total 35,7% 14,3% 50,0% Total Count 25 17 42 % of Total 59,5% 40,5% 100,0%
Pendidikan Terakhir Responden * Unit Kerja Responden Crosstabulation
Unit Kerja Responden Total
Refineri dan
Fraksinasi Boiler
Pendidikan Terakhir Responden
SMU (sederajat) Count 16 9 25
% of Total 38,1% 21,4% 59,5%
Akademi Count 3 3 6
% of Total 7,1% 7,1% 14,3%
Perguruan Tinggi Count 6 5 11
% of Total 14,3% 11,9% 26,2%
Total Count 25 17 42
Crosstabs
Responden Mendapatkan Pelatihan K3 * Unit Kerja Responden Crosstabulation
Unit Kerja Responden
Total Refineri dan Fraksinasi Boiler Responden Mendapatkan Pelatihan K3 Pernah Count 16 10 26 % of Total 38,1% 23,8% 61,9%
Belum Pernah Count 9 7 16
% of Total 21,4% 16,7% 38,1%
Total Count 25 17 42
% of Total 59,5% 40,5% 100,0%
Responden Mengalami Kecelakaan Kerja * Unit Kerja Responden Crosstabulation
Unit Kerja Responden Total
Refineri dan Fraksinasi Boiler
Responden Mengalami Kecelakaan Kerja
Pernah Count
7 6 13
% of Total 16,7% 14,3% 31,0%
Tidak Pernah Count 18 11 29
% of Total 42,9% 26,2% 69,0%
Total Count 25 17 42
% of Total 59,5% 40,5% 100,0%
Kategori Persepsi * Unit Kerja Responden Crosstabulation
Unit Kerja Responden
Total
Refineri dan Fraksinasi Boiler
Kategori Persepsi Baik Count 21 16 37
% of Total 50,0% 38,1% 88,1%
Buruk Count 4 1 5
% of Total 9,5% 2,4% 11,9%
Total Count 25 17 42
LAMPIRAN 4
Tabel Distribusi Jawaban Responden yang memiliki Persepsi Buruk tentang Risiko Kecelakaan Kerja
No Pernyataan Ya Tidak
n % n %
1
Risiko Kecelakaan di Tempat Kerja
Jenis pekerjaan Anda adalah pekerjaan yang memiliki risiko tinggi terhadap kejadian kecelakaan kerja.
5 100,0 0
0,0 2 Semua risiko di tempat Anda bekerja adalah tantangan
yang harus Anda hadapi setiap saat.
5 100,0 0 0,0
3 Anda mengetahui setiap risiko di tempat kerja yang dapat menyebabkan kecelakaan kerja.
5 100,0 0 0,0
4
Risiko di tempat kerja Anda antara lain:
A. Departemen Produksi (Refineri dan Fraksinasi)
Terpeleset/tergelincir
B. Departemen Utility (Cogent/Boiler)
Terpeleset/tergelincir 5 100,0 0 0,0 5 A. Terpapar kebisingan B. Terpapar kebisingan 1 20,0 3 1 60,0 20,0 6 A. Terpapar getaran
B. Terkena serpihan uap dan air panas
1 1
20,0 20,0
3 60,0 7 A. Terpapar suhu panas
B. Melepuh terkena panas
1 1
20,0 20,0
3 60,0 8 A. Terkena bahan kimia H3PO4/phosporic acid
B. Peledakan/kebakaran 1 20,0
4 80,0 9 A. Iritasi kulit dari bahan kimia H3PO4/ phosporic acid
B. Terbakar anggota badan
1 1
20,0 20,0
3 60,0
10 Lantai licin di tempat kerja bukan masalah bagi Anda. 5 100,0 0 0,0
11
Faktor Penyebab Kecelakaan
Kejadian kecelakaan di tempat kerja dapat disebabkan oleh:
Pekerja tidak mengindahkan SOP (Standar Operasional Prosedur)
5 100,0 0 0,0
12 Pekerja ceroboh 5 100,0 0 0,0
13 Pekerja memiliki cacat fisik 1 20,0 4 80,0
14 Pekerja kurang ahli dalam bidangnya 1 20,0 4 80,0
15 Pekerja tidak mematuhi peraturan yang berlaku 4 80,0 1 20,0
16 Kesalahan letak mesin 5 100,0 0 0,0
17 Alat kerja rusak. 5 100,0 0 0,0
18 Lantai kotor dan licin 4 80,0 1 20,0
No Pernyataan Ya Tidak
n % n %
20
Pencegahan Kecelakaan Kerja
Pada saat bekerja di pabrik, seharusnya pekerja menggunakan alat pelindung diri berupa helmet,
earplug/ earmuff, kacamata pelindung, sarung tangan,
dan sepatu kerja.
5 100,0 0 0,0
21 Penggunaan alat pelindung diri saat bekerja menjadikan pekerjaan menjadi sulit, lambat, dan bertambah panas.
5 100,0 0 0,0
22 Apabila Anda telah bekerja secara hati-hati sekali, maka tidak diperlukan lagi menggunakan alat pelindung diri.
1 20,0 4 80,0
23 Helmet dan safety shoes tidak harus selalu digunakan di lapangan/ pabrik.
1 20,0 4 80,0
24 Anda termasuk pekerja yang sering mengabaikan penggunaan alat pelindung diri, kecuali jika ada pengawasan dari pihak atasan.
4 80,0 1 20,0
25 Anda merasa wajib menggunakan alat pelindung diri yang sesuai sewaktu mengerjakan pekerjaan yang berbahaya.
5 100,0 0 0,0
26 Salah satu fungsi APD adalah untuk mengikuti prosedur K3 di tempat kerja.
4 80,0 1 20,0
27 Alat pelindung diri adalah suatu kebutuhan bukan kewajiban.
2 40,0 3 60,0
28 Tidak masalah apabila orang lain memasuki tempat kerja tanpa menggunakan alat pelindung diri.
3 60,0 2 40,0
29 Anda sudah melakukan pekerjaan sesuai dengan prosedur yang berlaku.
5 100,0 0 0,0
30 Mematuhi peraturan pekerjaan dapat mengurangi risiko kecelakaan di tempat kerja.
5 100,0 0 0,0
31 Anda merasa wajib mengingatkan karyawan lain yang tidak mematuhi peraturan pekerjaan yang dapat berisiko kecelakaan.
5 100,0 0 0,0
32 Tidak masalah apabila alat-alat/ material yang berbahaya berserakan di tempat kerja.
0 0,0 5 100,0
33 Anda lebih memilih bekerja sesuai dengan tugas dan tanggung jawab dari pada mengikuti prosedur kerja sesuai dengan SOP (Standar Operasional Prosedur) serta mematuhi peraturan dan rambu-rambu K3 di tempat kerja.
0 0,0 5 100,0
34 Produktivitas adalah hal yang lebih diutamakan dibandingkan K3.
5 100,0 0 0,0
35 Anda merasa menjadi bagian dari penyebab terjadinya suatu kecelakaan kerja apabila bekerja dengan tindakan tidak aman.