RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER MATA KULIAH (MK) KODE Rumpun MK BOBOT (sks): SEMESTER Tgl Penyusunan

Teks penuh

(1)

Nama Perguruan Tinggi KPT : Universitas Hasanuddin

Kode Dokumen Nama Fakultas : Kedokteran

Nama Prodi : Pendidikan Kedokteran

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER

MATA KULIAH (MK) KODE Rumpun MK BOBOT (sks): SEMESTER Tgl Penyusunan

PENYAKIT PARU INTERSTISIAL

MKK 1 SKS 3 17-9-2019

OTORISASI Pengembang RPS Koordinator RMK Ketua Program Studi

dr. Bulkis Natsir, Sp.P Dr. dr. Irawaty Djaharuddin, Sp.P(K) Dr. dr. Muh. Ilyas Sp.PD,KP, Sp.P(K) Capaian

Pembelajaran (CP)

CPL PRODI yang dibebankan pada MK

CPL 1 Mampu menguasai prinsip-prinsip konsep penyakit bidang penyakit paru interstisial (P2)

CPL 2 Menguasai aspek farmakodinamik dan farmakokinetik, sediaan obat, indikasi, kontra indikasi dan efek samping serta teknik peresepan pada bidang pulmonologi dan kedokteran respirasi (P3)

CPL 3 Mampu melakukan prosedur diagnosis dan tatalaksana klinis dalam bidang penyakit paru interstisial (KK1)

CPL 4 Mampu menginterpretasi hasil radiologi toraks sesuai bidang pulmonologi dan kedokteran respirasi untuk menentukan penatalaksanaan lanjut (KK3)

Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK)

Mampu merangkum interpretasi anamnesis, pemeriksaan fisik, uji laboratorium, dan prosedur yang sesuai spesialisasi Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi untuk menegakkan diagnosis, dengan mengacu pada evidence-based medicine

Mampu melakukan prosedur diagnosis dan tatalaksana klinis dalam bidang penyakit paru interstisial sesuai masalah, kebutuhan pasien dan kewenangannya

Sub Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (Sub CPMK)

CPL 1 Mampu menganalisa Prinsip-prinsip konsep penyakit dalam bidang Penyakit Paru Intertitial

CPL 2 Mampu menganalisa farmakodinamik dan farmakokinetik, sediaan obat, indikasi, kontra indikasi dan efek samping

(2)

serta teknik peresepan pada Penyakit Paru Intertitial

CPL 3 Mampu melakukan prosedur diagnosis dan tatalaksana klinis dalam bidang penyakit paru intertisial sesuai masalah kebutuhan pasien, dan kewenangannya

CPL 4 Mampu menganalisa hasil radiologi toraks bidang pulmonologi dan kedokteran respirasi untuk menentukan penatalaksanaan lanjut khusunya dalam bidang Penyakit Paru Intertitial

Deskripsi Singkat MK

Blok penatalaksanaan penyakit paru interstisial memaparkan definisi, epidemiologi, patofisiologi, diagnosis, diagnosis banding, pencegahan komplikasi dan prognosis masing-masing. Mahasiswa dapat melakukan diagnosis dan differensial diagnosis yang tepat penyakit paru interstisial sesuai standar kompetensi Kolegium Kedokteran Paru dan Respirasi. Pada blok penatalaksanaan penyakit paru interstisial dasar ini diharapkan dapat membuat penatalaksanaan awal tanpa komplikasi, penatalaksanaan dengan komplikasi dengan membuat pola rujukan yang tepat ataupun penatalaksanaan secara komprehensif penyakit di bidang penatalaksanaan penyakit paru interstisial dengan komprehensif sesuai dengan level standar kompetensi Kolegium Kedokteran Paru dan Respirasi.

Bahan

Kajian/Materi Pembelajaran

1 2 3 4

Buku Ajar ILD, Perhimpunan Dokter Paru Indonesia, 2018.

Buku Ajar Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi Jilid 1 dan 2, FKUI, tahun 2018.

Mason, Broaddus, dkk, Textbook of Respiratory Medicine 5th Edition, tahun 2010.

Joseph Loscalzo, Harrison’s Pulmonary and Critical Medicine 2nd Edition, tahun 2013.

Utama : 1. Penyakit paru interstisial (3) 2. Idiopathic pulmonary fibrosis (3) 3. Non specific interstisial pneumonia (3) 4. Acute interstisial pneumonia (3) 5. Penyakit paru granulomatosis (3) 6. Pneumonia obliterans (3)

7. Pneumonia hipersensitif (3) 8. Collagen vascular disease (3) 9. Cystic fibrosis (3)

10. Penyakit Paru Langka (Rare Lung Disease) (3) 11. Diffuse panbronchiolitis (3)

12. Pneumonitis akibat yang diketahui (obat, radiasi, kemoterapi) (3) Pengampuh

Pendukung : DOSEN

PENGAMPUH dr. Bulqis Natsir, Sp.P

(3)

Pustaka 1. Buku Ajar ILD, Perhimpunan Dokter Paru Indonesia, 2018.

2. Buku Ajar Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi Jilid 1 dan 2, FKUI, tahun 2018.

3. Mason, Broaddus, dkk, Textbook of Respiratory Medicine 5th Edition, tahun 2010.

4. Joseph Loscalzo, Harrison’s Pulmonary and Critical Medicine 2nd Edition, tahun 2013.

Catatan :

1. Capaian Pembelajaran Lulusan PRODI (CPL-PRODI) adalah kemampuan yang dimiliki oleh setiap lulusan PRODI yang merupakan internalisasi dari sikap, penguasaan pengetahuan dan ketrampilan sesuai dengan jenjang prodinya yang diperoleh melalui proses pembelajaran.

2. CPL yang dibebankan pada mata kuliah adalah beberapa capaian pembelajaran lulusan program studi (CPL-PRODI) yang digunakan untuk pembentukan/pengembangan sebuah mata kuliah yang terdiri dari aspek sikap, ketrampilan umum, ketrampilan khusus dan pengetahuan.

3. CP Mata kuliah (CPMK) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari CPL yang dibebankan pada mata kuliah, dan bersifat spesifik terhadap bahan kajian atau materi pembelajaran mata kuliah tersebut.

4. Sub-CP Mata kuliah (Sub-CPMK) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari CPMK yang dapat diukur atau diamati dan merupakan kemampuan akhir yang direncanakan pada tiap tahap pembelajaran, dan bersifat spesifik terhadap materi pembelajaran mata kuliah tersebut.

5. Indikator penilaian kemampuan dalam proses maupun hasil belajar mahasiswa adalah pernyataan spesifik dan terukur yang mengidentifikasi kemampuan atau kinerja hasil belajar mahasiswa yang disertai bukti-bukti.

6. Kreteria Penilaian adalah patokan yang digunakan sebagai ukuran atau tolok ukur ketercapaian pembelajaran dalam penilaian berdasarkan indikator-indikator yang telah ditetapkan. Kreteria penilaian merupakan pedoman bagi penilai agar penilaian konsisten dan tidak bias. Kreteria dapat berupa kuantitatif ataupun kualitatif.

7. Bentuk penilaian: tes dan non-tes.

8. Bentuk pembelajaran: Kuliah, Responsi, Tutorial, Seminar atau yang setara, Praktikum, Praktik Studio, Praktik Bengkel, Praktik Lapangan, Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan/atau bentuk pembelajaran lain yang setara.

9. Metode Pembelajaran: Small Group Discussion, Role-Play & Simulation, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative Learning, Collaborative Learning, Contextual Learning, Project Based Learning, dan metode lainnya yg setara.

10. Materi Pembelajaran adalah rincian atau uraian dari bahan kajian yg dapat disajikan dalam bentuk beberapa pokok dan sub-pokok bahasan.

11. Bobot penilaian adalah prosentasi penilaian terhadap setiap pencapaian sub-CPMK yang besarnya proposional dengan tingkat kesulitan pencapaian sub-CPMK tsb., dan totalnya 100%.

12. TM=Tatap Muka, PT=Penugasan terstruktur, BM=Belajar mandiri.

(4)

Pekan Ke-

Sub-CPMK (Kemampuan akhir tiap

tahapan belajar)

Penilaian

Bantuk Pembelajaran, Metode Pembelajaran, Penugasan Mahasiswa,

[ Estimasi Waktu]

Materi Pembelajaran [Pustaka]

Bobot Penilaian

(%) Indikator Kriteria &

Bentuk

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

1-4 Mampu menganalisa etiologi, patogenesis, patofisiologi, tanda klinis, anamnesis dan

pemeriksaan fisik yang sesuai dalam bidang Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi untuk penyakit paru interstisial

Ketepatan dalam menganalisa etiologi, patogenesis,

patofisiologi, tanda klinis, anamnesis dan pemeriksaan fisik yang sesuai dalam bidang Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi untuk penyakit paru interstisial

Kriteria : Nilai tes > 80%

Bentuk non test:

• Presentasi Jurnal Bentuk Tes:

Tes Tertulis

Bentuk: Diskusi Metode :

• Jaga RS (170 menit)

• Morning Report (100 menit)

• Presentasi Jurnal (100 menit)

• Bed Side Teaching (170 menit)

1. Buku Ajar ILD, Perhimpunan Dokter Paru Indonesia, 2018.

2. Buku Ajar Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi Jilid 1 dan 2, FKUI, tahun 2018.

3. Mason, Broaddus, dkk, Textbook of Respiratory Medicine 5th Edition, tahun 2010.

4. Joseph Loscalzo, Harrison’s Pulmonary and Critical Medicine 2nd Edition, tahun 2013.

50%

(5)

1-4 Mampu menguasai aspek farmakodinamik dan

farmakokinetik, sediaan obat, indikasi, kontra indikasi dan efek samping serta teknik peresepan yang sesuai dalam bidang Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi untuk penyakit paru interstisial

Ketepatan dalam menganalisa aspek farmakodinamik dan farmakokinetik, sediaan obat, indikasi, kontra indikasi dan efek samping serta teknik peresepan yang sesuai dalam bidang Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi untuk penyakit paru interstisial

Kriteria : Nilai tes > 80%

Bentuk non test:

• Presentasi Jurnal Bentuk Tes:

Tes Tertulis

Bentuk: Diskusi Metode :

• Jaga RS (170 menit)

• Morning Report (100 menit)

• Presentasi Jurnal (100 menit)

• Bed Side Teaching (170 menit)

1. Buku Ajar ILD, Perhimpunan Dokter Paru Indonesia, 2018.

2. Buku Ajar Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi Jilid 1 dan 2, FKUI, tahun 2018.

3. Mason, Broaddus, dkk, Textbook of Respiratory Medicine 5th Edition, tahun 2010.

4. Joseph Loscalzo, Harrison’s Pulmonary and Critical Medicine 2nd Edition, tahun 2013.

50%

1-4 Mampu melakukan secara mandiri prosedur diagnosis dan tatalaksana klinis dalam bidang penyakit paru intertisial sesuai masalah kebutuhan pasien, dan kewenangannya

Ketepatan dalam melakukan secara mandiri prosedur diagnosis dan tatalaksana klinis dalam bidang penyakit paru

Kriteria : Nilai tes > 80%

Bentuk non test:

• Presentasi Jurnal

Bentuk: Diskusi Metode :

• Jaga RS (170 menit)

• Morning Report (100 menit)

• Presentasi Jurnal (100 menit)

1. Buku Ajar ILD, Perhimpunan Dokter Paru Indonesia, 2018.

2. Buku Ajar Pulmonologi dan Kedokteran

50%

(6)

intertisial sesuai masalah kebutuhan pasien, dan

kewenangannya

Bentuk Tes:

Tes Tertulis

• Bed Side Teaching (170 menit)

Respirasi Jilid 1 dan 2, FKUI, tahun 2018.

3. Mason, Broaddus, dkk, Textbook of Respiratory Medicine 5th Edition, tahun 2010.

4. Joseph Loscalzo, Harrison’s Pulmonary and Critical Medicine 1-4 Mampu menganalisa interpretasi

hasil radiologi toraks yang sesuai dalam bidang Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi untuk penyakit paru interstisial

Ketetapan dalam menguasai interpretasi hasil radiologi toraks yang sesuai dalam bidang Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi untuk penyakit paru interstisial

Kriteria : Nilai tes > 80%

Bentuk non test:

• Presentasi Jurnal Bentuk Tes:

Tes Tertulis

Bentuk: Diskusi Metode :

• Jaga RS (170 menit)

• Morning Report (100 menit)

• Presentasi Jurnal (100 menit)

• Bed Side Teaching (170 menit)

1. Buku Ajar ILD, Perhimpunan Dokter Paru Indonesia, 2018.

2. Buku Ajar Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi Jilid 1 dan 2, FKUI, tahun 2018.

3. Mason, Broaddus, dkk, Textbook of Respiratory Medicine 5th Edition, tahun 2010.

50%

(7)

4. Joseph Loscalzo, Harrison’s Pulmonary and Critical Medicine 2nd Edition, tahun 2013.

1 SKS

dalam 1 bulan = 4 pekan 1 SKS 170 menit

16 pekan/4 pekan x 170 menit x 1 SKS = 680 menit/pekan

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :