RENSTRA KECAMATAN
BANGUNTAPAN 2016 - 2021
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Berdasarkan amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 tahun 2010, setiap SKPD diharuskan menyusun Rencana Strategis SKPD yang selanjutnya disingkat dengan Renstra SKPD yaitu dokumen perencanaan SKPD untuk periode 5 (lima) tahun. Renstra SKPD disusun sesuai dengan tugas dan fungsi SKPD serta berpedoman kepada RPJM Daerah dan bersifat indikatif, memuat visi, misi, tujuan, strategi, kebijakan, program, dan kegiatan yang diwujudkan dalam rangka pencapaian sasaran program yang ditetapkan dalam RPJMD. Sedangkan mengacu Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Rencana Strategis Perangkat
Daerah memuat tujuan, sasaran, program, dan kegiatan pembangunan dalam
rangka pelaksanaan Urusan Pemerintahan Wajib dan/ atau Urusan Pemerintahan Pilihan sesuai dengan tugas dan fungsi setiap Perangkat Daerah, selanjutnya digunakan sebagai bahan penyusunan rancangan RKPD.
Visi SKPD merupakan keadaan yang ingin diwujudkan SKPD pada akhir periode
sesuai dengan tugas dan fungsi yang sejalan dengan pernyataan visi kepala daerah dan wakil kepala daerah dalam RPJMD. Dalam rangka mewujudkan visi SKPD
tersebut dibuat misi SKPD yang merupakan rumusan umum mengenai upaya-upaya
yang akan dilaksanakan. Tujuan merupakan sesuatu yang ingin dicapai dari setiap misi SKPD, yang dirumuskan bersifat spesifik, realistis, dilengkapi dengan sasaran
yang terukur dan dapat dicapai dalam periode yang direncanakan. Strategi adalah langkah-langkah berisikan program-program indikatif, untuk mencapai tujuan dalam
rangka melaksanakan misi untuk mewujudkan visi SKPD. Kebijakan merupakan
arah/tindakan yang harus dipedomani SKPD, dalam melaksanakan strategi untuk
mencapai tujuan Renstra SKPD. Program merupakan instrumen kebijakan yang
berisi satu atau lebih kegiatan yang dirumuskan, untuk mencapai sasaran dan tujuan sesuai tugas dan fungsi SKPD dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan daerah.
Kegiatan adalah bagian dari program yang memuat sekumpulan tindakan
pengerahan sumberdaya sebagai masukan (input), untuk menghasilkan keluaran
(output) dalam bentuk barang/jasa.
Penyusunan Renstra SKPD dilakukan melalui tahapan yang merupakan suatu rangkaian proses yang berurutan, mencakup:
1. Persiapan penyusunan Renstra SKPD;
2. Penyusunan rancangan Renstra SKPD;
3. Penyusunan rancangan akhir Renstra SKPD;
4. Penetapan Renstra SKPD.
Dalam proses penyusunan Renstra SKPD Tahun 2016-2021 mengacu pada rancangan awal RPJMD Kabupaten Bantul Tahun 2016-2021.
1.2 Landasan Hukum
1. Undang-Undang Nomor 17 tahun 2003 tentang Keuangan Negara
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4386);
2. Undang-Undang Nomor 1 tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 5, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4355).;
3. Undang-Undang Nomor 25 tahun 2004 etntang Sistem Perencanaan
Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 164, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4421);
4. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan
Keuanganantara Pemerintah Pusat dan pemerintah Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor4438);
5. Undang-Undang Nomor 17 tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan
jangka Panjang (RPJP) nasional tahun 2005-2025 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 33, Tambahan Lembaran Negara
6. Undang–Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 68, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4725);
7. Undang-Undang Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi
Publik (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 61, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4846);
8. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 7, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5495);
9. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerintahan Daerah
(Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587);
10. Peraturan pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan
Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 nomor 139, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4578);
11. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tata Cara
penyusunan, pengendalian dan evaluasi pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2008 Nomor 21, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4817);
12. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2015 tentang
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2015 – 2019;
13. Peraturan menteri Dalam negeri Nomor 13 tahun 2006 tentang Pedoman
Pengelolaan keuangan Daerah sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59 tahun 2007 tentang perubahan atas Peraturan Menteri Dalam negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman pengelolaan keuangan Daerah;
14. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 tahun 2010 tentang
pelaksanaan Peraturan pemerintah Nomor 8 tahun 2008 tentang tahapan, Tatacara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah.
15. Peraturan Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 6 Tahun 2013 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Tahun 2012 – 2017;
16. Peraturan Daerah Kabupaten Bantul Nomor 14 Tahun 2005 tentang
Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Kabupaten Bantul Tahun 2006-2025 Sebagaimana Telah Diubah Dengan Peraturan Daerah Kabupaten Bantul Nomor 12 Tahun 2010;
17. Peraturan Daerah Kabupaten Bantul Nomor 18 Tahun 2007 tentang
Pembentukan Organisasi Kecamatan se Kabupaten Bantul;
18. Peraturan Daerah Kabupaten Bantul Nomor 15 tahun 2009 Tentang
Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 16 tahun 2007 Tentang Pembentukan Organisasi Dinas Daerah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bantul (Lembaran Daerah Kabupaten Bantul Seri D Nomor 12 tahun 2009);
19. Peraturan Daerah Kabupaten Bantul Nomor 04 Tahun 2011 tentang
Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Bantul Tahun 2010–2030.
20. Peraturan Daerah Kabupaten Bantul Nomor ... tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Kabupaten Bantul Tahun 2016-2021.
1.3 Maksud dan Tujuan
Maksud penyusunan renstra SKPD adalah untuk menentukan strategi yang tepat, guna mencapai tujuan dan sasaran dalam penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, serta pelayanan dan pemberdayaan masyarakat. Adapun tujuannya adalah sebagai berikut :
a. Mensinkronkan serta mensinergikan program dan kegiatan Kecamatan
Banguntapan Tahun 2016-2021 dengan target dan sasaran pembangunan Daerah sebagaimana terumus dalam dokumen RPJMD Kabupaten Bantul tahun 2016-2021.
b. Memberikan acuan bagi SKPD Kecamatan Banguntapan dalam perencanaan
dan pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi.
c. Sebagai bahan evaluasi perencanaan tahunan, maupun lima tahunan berikutnya.
1.4 Sistematika Penulisan
Sistematika penulisan Rencana Strategis SKPD berdasarkan Surat Edaran Bupati Bantul Nomor 050/01843, tanggal 29 April 2016, tentang Pedoman Penyusunan Rencana Strategis (Renstra) SKPD Tahun 2016-2021, adalah sebagai berikut :
BAB 1. Pendahuluan
1.1 Latar Belakang
1.2 Landasan Hukum
1.3 Maksud dan Tujuan
1.4 Sistematika Penulisan
BAB II. Gambaran Pelayanan SKPD
2.1 Tugas, Fungsi, dan Struktur Organisasi SKPD
2.2 Sumber Daya SKPD 2.3 Kinerja Pelayanan SKPD
BAB III. Isu-Isu Strategis Berdasarkan Tugas dan Fungsi
3.1 Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi Pelayanan SKPD
3.2 Telaahan Visi, Misi, dan Program Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Terpilih
BAB IV. VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN
4.1 Visi dan Misi SKPD
4.2 Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah SKPD
4.3 Strategi dan Kebijakan SKPD
BAB V. RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN, INDIKATOR KINERJA, KELOMPOK SASARAN, DAN PENDANAAN INDIKATIF
Pada bagian ini dikemukakan rencana program dan kegiatan, indikator kinerja, kelompok sasaran, dan pendanaan indikatif (Perumusan rencana program, kegiatan, indikator kinerja, kelompok sasaran, dan pendanaan indikatif).
BAB VI. INDIKATOR KINERJA SKPD YANG MENGACU PADA TUJUAN DAN SASARAN RPJMD
Pada bagian ini dikemukakan indikator kinerja SKPD yang secara langsung menunjukkan kinerja yang akan dicapai SKPD Kecamatan dalam lima tahun mendatang sebagai komitmen untuk mendukung pencapaian tujuan dan sasaran RPJMD (indikator kinerja eselon III dan eselon IV).
BAB II
GAMBARAN PELAYANAN SKPD
2.1. Tugas, Fungsi, dan Struktur Organisasi SKPD
Sebelum menguraikan tentang ketugasan SKPD dipandang perlu diuraikan pula tentang gambaran wilayah. Kecamatan Banguntapan terletak di sebelah utara ibukota Kabupaten Bantul, berbatasan dengan kecamatan Depok Kabupaten Sleman (sebelah utara), sedangkan di sebelah timur berbatasan dengan kecamatan Piyungan Bantul, sebelah selatan kecamatan Pleret Bantul dan di sebelah barat Kecamatan Sewon Bantul. Adapun luas wilayah adalah 2.784.2997 Ha, meliputi 8 Desa yaitu Desa Banguntapan, Baturetno, Potorono, Jambidan, Tamanan, Wirokerten, Jagalan dan Singosaren. Jumlah penduduk pada akhir tahun 2015 sebanyak 104.970 jiwa terdiri dari 53.015 laki-laki dan 51.955 perempuan.
Struktur ruang Kecamatan Banguntapan berdasarkan penataan ruang dan pengembangan wilayah, secara garis besar ditetapkan sebagai pusat kegiatan lokal yang didukung oleh pengembangan permukiman perkotaan dan kawasan industri. Wilayah desa di Banguntapan yang sebagian besar masuk kawasan peruntukan industri adalah Desa Banguntapan, Potorono, Jagalan dan Singosaren.
Berdasarkan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Tugas Camat sebagaimana diuraikan pada pasal 225 sebagai berikut :
1. menyelenggaraan urusan pemerintahan umum;
2. mengoordinasikan kegiatan pemberdayaan masyarakat;
3. mengoordinasikan upaya penyelenggaraan ketenteraman dan ketertiban
umum;
4. mengoordinasikan penerapan dan penegakan Perda dan Perkada;
6. mengoordinasikan penyelenggaraan kegiatan pemerintahan yang dilakukan oleh Perangkat Daerah di Kecamatan;
7. membina dan mengawasi penyelenggaraan kegiatan Desa dan/atau
kelurahan;
8. melaksanakan Urusan Pemerintahan yang menjadi kewenangan Daerah
kabupaten/kota yang tidak dilaksanakan oleh unit kerja Perangkat Daerah kabupaten/kota yang ada di Kecamatan; dan
9. melaksanakan tugas lain sesuai dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan.
Adapun susunan organisasi Kecamatan Banguntapan seperti pada gambar berikut :
Gambar 2.1. Susunan Organisasi Kecamatan Banguntapan
2.2. Sumber Daya SKPD
Sumber daya yang dimiliki SKPD Kecamatan Banguntapan dalam menjalankan tugas dan fungsinya, mencakup sumberdaya manusia, dan asset/modal berupa sarana prasarana penunjang.
CAMAT KASI KEMASYARAKATAN KASI EKONOMI, PEMBANGUNAN, DAN LINGK. HIDUP KASI PELAYANAN
KASI KETENTRAMAN & KETERTIBAN KASI PEMERINTAHAN
SEKCAM
KA SUBBAG PROGRAM KEUANGAN DAN ASET KA SUBBAG UMUM &
KEPEGAWAIAN KELOMPOK JAB
Pelaksanaan penyelenggaraan kegiatan pemerintahan Kecamatan Banguntapan sesuai struktur organisasi terdiri dari Camat selaku kepala/pemimpin dan koordinator penyelenggaraan pemerintahan di wilayah kerja Kecamatan. Sekretaris kecamatan (Sekcam) selaku koordinator sekretariat kecamatan, berada di bawah camat dan bertanggung jawab langsung kepada camat. Tugasnya membantu camat di bidang administrasi dan pelayanan umum. Disamping itu dalam menjalankan tugasnya, Camat dibantu 5 Kepala Seksi sebagai pembantu dan pelaksana tugas Camat sesuai bidangnya masing-masing serta 2 Kepala Sub Bagian di Sekretariat. Jumlah pegawai di Kecamatan Banguntapan per Maret 2016 adalah 20 orang terdiri dari 2 orang pejabat eselon III, 5 orang pejabat eselon IV, dan 13 orang jabatan fungsional umum.
Sarana prasarana pendukung utama tugas dan fungsi yang menjadi asset Kecamatan Banguntapan terdiri dari :
Tabel 2.1 Asset Kecamatan Banguntapan
NO JENIS VOLUME SATUAN KETERANGAN
1 Bangunan gedung 1 unit
2 Bangunan rumah dinas 1 unit
3 Musholla 1 unit
4 Mobil dinas 1 unit
5 Sepeda motor dinas 5 unit
6 Komputer 11 unit
7 Laptop 4 Unit
8 Printer 17 Unit
9 Mesin Ketik 2 Unit
10 Meja Kerja 53 Buah
11 Kursi Kerja 21 Buah
12 Meja rapat 20 Buah
13 Kursi rapat 191 Buah
14 Kursi tunggu 12 Unit
15 LCD, layar 2 Unit
16 AC 7 Unit
2.3. Kinerja Pelayanan SKPD
Kinerja pelayanan SKPD Kecamatan Banguntapan didasarkan pada Indikator Kinerja Utama (IKU) sebagaimana tercantum dalam RPJMD Kabupaten Bantul Tahun 2016-2021, dalam rangka mendukung pada :
misi 1 RPJMD : Meningkatkan tata kelola pemerintahan yg baik, efektif, efisien dan bebas dari KKN melalui percepatan reformasi birokrasi
Tujuan : Terwujudnya tata kelola pemerintah yang baik, efisien dan bebas KKN Sasaran : Meningkatnya kualitas penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Penyusunan target kinerja SKPD juga didasarkan pada capaian kinerja sebelumnya atau kondisi kinerja awal RPJMD yaitu tahun 2015. Capaian IKU SKPD Kecamatan Banguntapan tahun 2015 sebagai berikut :
Tabel 2.2. Capaian Kinerja Kecamatan Banguntapan Tahun 2015
No Indikator Satuan Reali-sasi Persentase nilai
1 Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) % 76 100
2 Persentase Desa yang menyelesaikan perencanaan dan pelaporan tepat waktu % 100 100
3 Rata-rata persentase kesesuaian APBDes dengan RPJMDes % 100 100
4 Persentase realisasi program prioritas musrenbang kecamatan % 100 100
2.3.1. Capaian Kinerja Sekretariat Kecamatan
Tabel 2.3. Capaian Kenerja Sekretaris Kecamatan
No Program Indikator Kinerja Program Satuan Tahunan Target Realisasi Persentase nilai
1 Program pelayanan adm perkantoran Keselarasan dengan dokumen DPA
perencanaan % 90
98 108
2 Program pelayanan adm perkantoran Capaian fisik akhir tahun realisasi % 100 100 100 3 Program pelayanan adm perkantoran Capaian keuangan akhir th realisasi % 95 99 104,21
Secara umum seluruh kegiatan kesekretariatan tahun anggaran 2015 yaitu meliputi perencanaan, pelaksanaan urusan umum, rumah tangga, surat menyurat, dan kepegawaian telah dilaksanakan sesuai ketentuan dan prosedur yang berlaku.
2.3.2. Capaian Kinerja Kasi Ketentraman dan Ketertiban
Tabel 2.4. Capaian Kenerja Kasi Ketentraman dan Ketertiban
No Kegiatan Indikator Kinerja (Kegiatan)
Target Tahunan Realisasi (%) Fisik
(%) Keuangan (Rp) Fisik angan
Keu-1 Peningk. Kesadaran
Masyarakat akan Nilai Luhur Budaya Bangsa
Pelaksana-an upacara
hari nasional : 6 kegiatan 100 25.500,000 100 100
2 Pemberdayaan FKDM
dan Linmas Hasil pembinaan koordinasi/ FKDM & Linmas : 4 dok/laporn
100 3,000,000 100 100
3 Pengendalian Keamanan
Lingkungan Hasil koordinasi terkait trantib : 4 laporan 100 6,410,000 100 100
Pelaksanaan tugas dan fungsi seksi Trantib pada tahun 2015 dapat dilaksanankan sesuai rencana. Kegiatan riil secara global meliputi seleksi dan latihan calon paskibra Kecamatan Banguntapan yang diawali sejak tanggal 11 Juni 2015, pemantauan kegiatan peningkatan trantibmas bersama Muspika dan Instansi terkait, menggiatkan dan meningkatkan kapasitas linmas desa serta melakukan pemetaan, pendataan, dan pemantauan organisasi keagamaan. Selain itu terkait kebencanaan juga melakukan koordinasi dan upaya tanggap bencana.
2.3.3. Capaian Kinerja Kasi Kemasyarakatan
Tabel 2.5. Capaian Kenerja Kasi Kemasyarakatan
No Kegiatan Indikator Kinerja (Kegiatan)
Target Tahunan Realisasi (%) Fisik
(%) Keuangan (Rp) Fisik angan
Keu-1 Fasilitasi
perkemba-ngan Budaya Daerah Hasil fasilitasi kelompok kesenian/budaya : 4 kegiatan
100 21.750,000 100 100
2 Kegiatan pembinaan
organisasi perempuan pemberdayaan perempuan melalui PKK : 1 kegiatan
No Kegiatan Indikator Kinerja (Kegiatan)
Target Tahunan Realisasi (%) Fisik
(%) Keuangan (Rp) Fisik angan
Keu-3 Pemberdayaan Usaha
Kesehatan Sekolah Fasilitasi/pelaksanaan lomba UKS dan forum TP UKS : 1 kegiatan
100 3.900,000 100 100
4 Pemberdayaan Fakir
Miskin Hasil koordinasi TKPK : 2 laporan/kegiatan 100 15,100,000 100 100 5 Peningkatan Kesegaran
Jasmani dan Rekreasi Pemberdayaan melalui SKJ : 12 kegiatan 100 21.875,000 100 100 6 Pembinaan organisasi
kepemudaan Hasil koordinasi dan pembinaan : 8 kali 100 18.100.000 100 100
Perlu disampaikan sebagai tambahan penjelasan, bahwa beberapa kegiatan lain juga dilaksanakan dalam rangka koordinasi serta fasilitasi program-program strategis pemerintah di bidang kesehatan, pendidikan, pengentasan kemiskinan dan kebudayaan. Sebagai contoh : kegiatan pemberantasan sarang nyamuk yang dilakukan pada hari Jumat minggu kedua di seluruh Desa se Kecamatan Banguntapan, monitoring pendistribusian raskin kepada warga miskin, monitoring bulan imunisasi anak sekolah, kabupaten sehat, monitoring ujian nasional di sekolah-sekolah, pembinaan UKS, monitoring bantuan gakin, koordinasi penanggulangan kemiskinan, pembinaan kelompok kesenian, pemuda, dan olah raga.
2.3.3. Capaian Kinerja Kasi Ekonomi, pembangunan dan lingkungan hidup
Tabel 2.6. Capaian Kenerja Kasi Ekobang
No Kegiatan Indikator Kinerja (Kegiatan)
Target Tahunan Realisasi (%) Fisik
(%) Keuangan (Rp) Fisik angan
Keu-1 Penyelenggaraan
Promosi Produk UMKM Fasilitasi peserta Bantul Ekspo : 1 kegiatan 100 6.785,000 100 100
2 Pengembangan
partisipasi masy dlm perumusan & kebijakan lainnya
Hasil musrenbang kec : 1
Dokumen 100 11.040,000 100 100
3 Penyelenggaraan lomba
No Kegiatan Indikator Kinerja (Kegiatan)
Target Tahunan Realisasi (%) Fisik
(%) Keuangan (Rp) Fisik
Keu-angan
4 Peningkatan peranan
wanita menuju keluarga
sehat sejahtera
(P2WKSS)
Hasil koordinasi dan
pembinaan : 4 kali 100 16.350.000 100 100
5 Fasilitasi OVOP Hasil
koordinasi/fasilitasi PAS/OVOP : 2 dokumen
100 5,500,000 100 100
Seksi Ekbang dan Lingkungan Hidup pada tahun 2015 telah melakukan kegiatan-kegiatan meliputi koordinasi pelaksanaan musrenbang tingkat kecamatan untuk perencanaan tahun 2016, monitoring bantuan kepada masyarakat khususnya pemberdayaan masyarakat dan pembangunan fasum Desa, koordinasi tindaklanjut permasalahan lingkungan hidup, serta koordinasi pemeliharaan dan peningkatan infrastruktur (jalan, jaringan irigasi, jembatan, dan lain-lain). Selain itu pada tahun 2015 Kecamatan mendapatkan pelimpahan kewenangan dari Bupati tentang pemberian Ijin Usaha Mikro dan Kecil.
2.3.4. Capaian Kinerja Kasi Pemerintahan
Tabel 2.7. Capaian Kenerja Kasi Pemerintahan
No Kegiatan Indikator Kinerja (Kegiatan)
Target Tahunan Realisasi (%) Fisik
(%) Keuangan (Rp) Fisik angan
Keu-1 Fasilitasi ADD Rekomendasi hasil
evaluasi APBDes : 8 dokumen 100 25.100,000 100 100 2 Intensifikasi dan ekstensifikasi Sumber-sumber pendapatan Daerah Hasil koordinasi peningkatan PBB : 2 kegiatan 100 15,600,000 100 100 3 Penyelenggaraan lomba
RT Pembinaan kepada RT terpilih : 1 kegiatan 100 5,160,000 100 100
4 Penyusunan Profil Desa,
Monografi Kecamatan Tersusunnya profil desa dan monografi kecamatan : 3 dokumen
100 2.880,000 100 100
5 Fasilitasi kelancaran
Kegiatan yang telah dilaksanakan oleh seksi pemerintahan pada tahun 2015 adalah koordinasi dan sosialisasi tentang administrasi kependudukan, koordinasi dan sosialisasi bulan panutan PBB, serta fasilitasi kepada Pemerintahan Desa yaitu antara lain dalam penyusunan Rancangan APBDes dan beberapa Raperdes sebagai tindaklanjut diberlakukannya Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.
2.3.5. Capaian Kinerja Kasi Pelayanan
Tabel 2.8. Capaian Kenerja Kasi Pelayanan Umum
No Kegiatan Indikator Kinerja (Kegiatan)
Target Tahunan Realisasi (%) Fisik
(%) Keuangan (Rp) Fisik angan
Keu-1 Pelayanan Adminstrasi
terpadu Kecamatan
(Paten)
Terlaksananya pelayanan
yang baik : 12 bln 100 9.820,000 100 100
Kegiatan pada seksi pelayanan pada intinya adalah semua kegiatan pelayanan publik satu pintu (Paten) yaitu pelayanan langsung kepada masyarakat. Realisasi layanan tahun 2015 antara lain meliputi : legalisasi Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM), Dispensasi Nikah 65 buah, Keterangan bepergian, Izin keramaian, legalisasi pemerintahan, legalisasi umum, dan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), KTP 6.217 buah, Kartu Keluarga 7.179, Penduduk pindah masuk, pindah keluar, kelahiran, dan kematian. Selain itu layanan izin Mendirikan Bangunan (IMB), Izin gangguan, layanan proposal masyarakat. Perlu disampaikan bahwa Indeks Kepuasan Masyarakat pada semester 2 tahun 2015 mencapai nilai 76.
2.3.6 Capaian Kinerja Kasubbag Program dan Keuangan
Kinerja pada sub bag Program da Keuangan merupakan bagian dari program dan kegiatan kesekretariatan. Demikian kegiatan pada pula sub bag umum. Sub bag program dan keuangan melaksanakan kegiatan perencanaan serta pelaporan terkait program, keuangan, dan aset, Sedangkan sub bag umum melaksanakan semua kegiatan umum kesekretariatan. Secara umum seluruh kegiatan terlaksana sesuai target. Selanjutnya capaian kinerja masing-masing sub bag terinci pada tabel di
Tabel 2.9. Capaian Kenerja Kasubbag Program dan Keuangan
No Kegiatan Indikator Kinerja (Kegiatan)
Target Tahunan Realisasi (%) Fisik
(%) Keuangan (Rp) Fisik angan
Keu-1 Penyediaan Jasa Administrasi Keuangan Dokumen perencanaan & anggaran : 2 dokumen 100 9,990,000 100 100
2.3.7. Capaian Kinerja Kasubbag Umum
Tabel 2.10. Capaian Kenerja Kasubbag Umum
No Kegiatan Indikator Kinerja (Kegiatan)
Target Tahunan Realisasi (%) Fisik
(%) Keuangan (Rp) Fisik angan
Keu-1 Pemeliharaan rutin/berkala kendaraan dinas/operasional Terlaksananya keg pemelhran kendaraan dinas (R4:1, R2:5) : servis, suku cadang, bbm : 100 % 100 65,700,000 100 99.89 2 Penyediaan bahan
bacaan dan peraturan perundang-undangan
Terpenuhinya bahan
bacaan dan perundang-unangan : 12 bln
100 1.440,000 100 100
3 Pemeliharaan
rutin/berkala gedung kantor
Pemeliharaan rutin gedung
kantor : 1 unit 100 30.000,000 100 100
4 Rapat-rapat koordinasi dan konsultasi dalam daerah Kegiatan rapat-rapat koordinasi di lingkup Pemda : 450 oh 100 29.550,000 100 100 5 Penyediaan Kompenon istalasi listrik/penerangan bangunan Kantor Terpenuhinya komponen instalasi listrik/penerangan bangunan kantor : 100 % 100 4,000,000 100 100 6 Pemyediaan jasa Pemeliharaan dan perizinan Kendaraan Dinas Terpenuhinya perizinan kend R4 dan R2 : 6 surat izin kendaraan
100 2,000,000 86 79.34
7 Rapat-rapat koordinasi dan konsultasi ke luar daerah
Terpenuhinya kegiatan kunjungan kerja ke luar daerah : 2 kegiatan 100 16.926,000 100 98.92 8 Penyediaan Barang Cetakan dan Penggandaan Terpenuhinya barang
cetakan dan penggandaan : 100 %
100 6.477,000 100 100
9 Penyediaan Jasa
Komunikasi, sumber
daya air dan listrik
terpenuhinya kebutuhan jasa komunikasi dan listrik : 12 bln
No Kegiatan Indikator Kinerja (Kegiatan)
Target Tahunan Realisasi (%) Fisik
(%) Keuangan (Rp) Fisik angan
Keu-10 Pernyediaan Alat Tulis
Kantor Terselenggaranya adminitrasi perkantoran yang baik : 100 % 100 15.001,000 100 100 11 Penyediaan jasa perbaikan peralatan kerja Terpenuhinya jasa
perbaikan peralatan kerja : 100 % 100 4.000,000 100 100 12 Pengadaan pakaian khusus hari-hari tertentu Terpenuhinya seragam kantor : 25 stel 100 6,400,000 100 100 13 Penyediaan Perlatan dan perlengkapan kantor
Tersedianya peralatan dan perlengkapan kantor (2 laptop, 1meja pelayanan, 1meja tamu, 3bh AC ,1LCD, 1printr): 9 bh
BAB III
ISU-ISU STRATEGIS TUGAS DAN FUNGSI SKPD
3.1. Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi Pelayanan SKPD
Mengacu tugas dan fungsi kecamatan sesuai Undang-undang Nomor 23 tahun 2014,
Daerah Kabupaten membentuk kecamatan dalam rangka meningkatkan koordinasi
penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan publik, dan pemberdayaan masyarakat desa. Dengan demikian secara garis besar SKPD Kecamatan mempunyai tugas dan fungsi koordinasi dalam rangka sinkronisasi perencanaan di bidang penyelenggaraan pemerintahan, pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan desa, pelayanan administrasi kependudukan, pelayanan terkait proses perizinan yang menjadi ruang lingkup kecamatan, koordinasi dalam rangka ketentraman dan ketertiban umum, penanggulangan bencana, koordinasi pemberdayaan masyarakat, kebudayaan dan pemuda dan olah raga, koordinasi terkait sarana prasarana fasilitas umum, koordinasi di bidang ekonomi termasuk pertanian, serta koordinasi dalam rangka penanganan masalah kemiskinan.
Selain melaksanakan tugas-tugas tersebut, camat mendapatkan pelimpahan sebagian kewenangan bupati untuk melaksanakan sebagian urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah Kabupaten yang ditetapkan dengan keputusan bupati berpedoman pada peraturan pemerintah.
Beberapa permasalahan secara umum di Kecamatan Banguntapan dan secara khusus di SKPD, adalah sebagai berikut :
a. Terkait pengentasan kemiskinan permasalahan mendasar adalah belum
terpadunya data dasar byname gakin yang akurat termasuk program/kegiatan apa saja yang diberikan kepada masing-masing gakin. Program dan kegiatan pengentasan kemiskinan yang dilakukan pemerintah maupun swasta sesungguhnya telah banyak, namun hal ini dirasa belum dapat menurunkan angka kemiskinan secara signifikan.
b. Keterbatasan SDM Kecamatan dalam rangka menghadapi tuntutan publik akan
memberikan pelayanan kepada masyarakat secara cepat, akurat, memiliki legalitas hukum dengan tetap mendasarkan pada prosedur serta pada tatanan atau aturan yang berlaku serta mampu menciptakan kepuasan dan mendorong berkembangnya dinamika aktifitas masyarakat.
c. Kebijakan pelimpahan sebagian kewenangan Bupati kepada Camat untuk
melaksanakan sebagian urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah kabupaten, belum diimbangi dengan pemenuhan kebutuhan sumber daya manusia, baik kuantitas maupun kualitas/berkompeten serta sarana prasarana yang memadai sehingga diharapkan dapat berdampak pada posisi yang kuat dan strategis dalam mendayagunakan segenap potensi yang ada, baik potensi kelembagaan pemerintah, potensi kelembagaan non pemerintah, potensi wilayah, dan potensi masyarakat.
d. Implementasi Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa, menuntut
lebih banyak peran Kecamatan dalam pembinaan dan pengawasan kepada Pemerintah Desa.
Mendasarkan pada kondisi wilayah, kebijakan penataan ruang, serta berbagai permasalahan tersebut diatas, maka isu strategis yang dapat dipertimbangkan dalam perencanaan kedepan adalah :
a. Peningkatan koordinasi yang terpadu antar Instansi di wilayah kecamatan dan
SKPD terkait dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan masyarakat, dan pemberdayaan secara optimal.
b. Perkembangan wilayah permukiman/ perumahan, kawasan peruntukan
industri, alih fungsi lahan.
c. Adanya kewajiban bagi perusahaan untuk melaksanakan Corporate Social
Responsibility ( CSR ), maka kecamatan harus benar-benar mampu memanfaatkan peluang tersebut dengan terus memacu partisipasi masyarakat dan dunia usaha guna mendorong pertumbuhan ekonomi sebagai upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.
d. Dalam upaya peningkatan daya saing daerah maka program “Potensi Andalan
3.2. Telaah Visi, Misi, dan Program Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah terpilih
Visi Bupati dan Wakil Bupati terpilih sebagaimana tercantum pada RPJMD Kabupaten
Bantul Tahun 2016-2021 adalah : “Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Bantul
yang sehat, cerdas, dan sejahtera, berdasarkan nilai-nilai kemanusiaan, nasionalisme dan religius dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)”.
Selanjutnya dalam rangka mewujudkan visi tersebut, dirumuskan misi sebagai berikut :
1. Meningkatkan tata kelola pemerintahan yg baik, efektif, efisien dan bebas dari
KKN melalui percepatan reformasi birokrasi
2. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang sehat, cerdas, terampil dan
berkepribadian luhur
3. Mewujudkan kesejahteraan masyarakat difokuskan pada percepatan
pengembangan perekonomian rakyat dan pengentasan kemiskinan
4. Meningkatkan kapasitas dan kualitas sarana-prasarana umum, pemanfaatan
Sumber Daya Alam dengan memperhatikan kelestarian lingkungan hidup dan pengelolaan risiko bencana
5. Meningkatkan tata kehidupan masyarakat Bantul yang agamis, nasionalis,
aman, progresif dan harmonis serta berbudaya istimewa.
Memperhatikan visi dan misi tersebut diatas, apabila dihubungkan dengan tugas dan fungsi kecamatan yang secara umum lebih mengarah ke fungsi koordinasi berbagai bidang dalam ruang lingkup wilayah kecamatan, maka dukungan SKPD Kecamatan pada misi yang pertama yaitu :
Misi 1 : “Meningkatkan tata kelola pemerintahan yg baik, efektif, efisien dan bebas dari KKN melalui percepatan reformasi birokrasi”. Hal ini berkaitan dengan tugas dan fungsi koordinasi tentang penyelenggaraan pemerintahan umum dan pelayanan publik.
Berdasarkan Rancangan RPJMD, sebagai dukungan SKPD Kecamatan dalam pencapaian visi dan misi kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih, ditentukan indikator kinerja utama kecamatan sebagai berikut :
2. Persentase Desa yang menyelesaikan perencanaan dan pelaporan tepat waktu
3. Rata-rata persentase kesesuaian APBDes dengan RPJMDes.
4. Persentase realisasi program prioritas Musrenbang Kecamatan
Hubungan Misi, Tujuan, Sasaran, dan Arah Kebijakan dalam RPJMD Kabupaten Bantul Tahun 2016-2021 dengan IKU Kecamatan Banguntapan sebagaimana tabel berikut :
Tabel 3.1. Hubungan Misi, Tujuan, Sasaran, dan Arah Kebijakan dalam RPJMD Kabupaten Bantul Tahun 2016-2021 dengan IKU Kecamatan Banguntapan
MISI RPJMD TUJUAN SASARAN STRATEGI ARAH
KEBIJAKAN BANGUNTAPAN IKU KEC misi 1 RPJMD
: Meningkat-kan tata kelola pemerintahan yg baik, efektif, efisien dan bebas dari KKN melalui percepatan reformasi birokrasi Terwujud nya tata kelola pemerinta han yang baik, efisien dan bebas KKN Meningkatny a pelayanan administrasi masyarakat Peningkatan efektivitas kinerja aparatur dan layanan publik yang responsif, transparan, dan akuntabel. 1. Meningkat-kan kualitas SDM aparatur IKM 2. Mengem-bangkan pelayanan prima Meningkatny a kualitas perencanaan pembanguna n desa Peningkatan Kualitas perencanaan pembangunan. Peningkatan koordinasi perencanaan, monitoring dan pendampingan kepada Desa
Persentase Desa yang menyelesaikan perencanaan dan pelaporan tepat waktu Peningkatan Penguatan kelembagaan Meningkatkan koordinasi, monitoring, dan pendampingan kepada Desa Rata-rata persentase kesesuaian APBDes dengan RPJMDes Optimalisasi pemberdayaan masyarakat Meningkatkan kualitas SDM dan Sistem Perencanaan pembangunan partisipatif Persentase realisasi program prioritas Musrenbang Kecamatan.
BAB IV
VISI, MISI, TUJUAN, DAN SASARAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN
4.1. Visi dan Misi SKPD
Visi Kecamatan Banguntapan dalam kurun waktu 2016-2021 sebagai berikut :
““Terwujudnya Kecamatan Banguntapan sebagai pendamping dan fasilitator yang handal bagi Desa dan masyarakat menuju kemandirian”
Dalam rangka mewujudkan visi Kecamatan Banguntapan maka dirumuskan misi. Misi adalah sesuatu yang harus diemban atau dilaksanakan oleh instasi pemerintah sebagai penjabaran visi yang sudah ditetapkan. Adapun misi Kecamatan Banguntapan sebagai berikut :
1. Meningkatkan mutu pelayanan melalui PATEN
2. Meningkatkan fungsi koordinasi, fasilitasi dan motivasi dalam rangka
mendukung tercapainya sasaran daerah Kabupaten Bantul,
4.2. Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah SKPD
Tujuan dan sasaran SKPD Kecamatan Banguntapan diuraikan pada tabel berikut.
Tabel 4.1. Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah SKPD Kecamatan Banguntapan
Visi : Terwujudnya Kecamatan Banguntapan sebagai pendamping dan fasilitator yang handal bagi Desa dan masyarakat menuju kemandirian
MISI TUJUAN SASARAN
Misi 1 : Meningkatkan mutu pelayanan melalui PATEN Meningkatnya kualitas layanan dengan memastikan terciptanya proses pelayanan prima
yang terjangkau
masyarakat
Meningkatnya
pelayanan administrasi masyarakat
Misi 2 : Meningkatkan fungsi koordinasi, fasilitasi dan motivasi dalam rangka mendukung tercapainya sasaran daerah Kabupaten Bantul Menyelenggarakan tata kelola pemerintahan
yang baik di Kecamatan
Meningkatnya kualitas perencanaan
pembangunan desa
4.3. Strategi dan Kebijakan SKPD
Tabel 4.2. Strategi dan Kebijakan Kecamatan Banguntapan 2016-2021
Visi : Terwujudnya Kecamatan Banguntapan sebagai pendamping dan fasilitator yang handal bagi Desa dan masyarakat menuju kemandirian
MISI TUJUAN SASARAN STRATEGI KEBIJAKAN Misi 1 : Meningkatkan mutu pelayanan melalui PATEN Meningkatnya kualitas layanan dengan memastikan terciptanya proses pelayanan prima yang terjangkau masyarakat Meningkatnya pelayanan administrasi masyarakat Peningkatan efektivitas kinerja aparatur dan layanan publik yang responsif, transparan, dan akuntabel. 1. Meningkat-kan kualitas SDM aparatur 2. Mengem-bangkan pelayanan prima Misi 2 : Meningkatkan fungsi koordinasi, fasilitasi dan motivasi dalam rangka mendukung tercapainya sasaran
daerah Kabupaten
Bantul
Menyelenggara kan tata kelola pemerintahan yang baik di Kecamatan Meningkatnya kualitas perencanaan pembangunan desa Peningkatan Kualitas perencanaan pembangunan . Peningkatan koordinasi perencanaan , monitoring dan pendamping an kepada Desa Peningkatan Penguatan kelembagaan Meningkatka n koordinasi, monitoring, dan pendamping an kepada
Optimalisasi pemberdayaa n masyarakat Meningkatka n kualitas SDM dan Sistem Perencanaan pembanguna n partisipatif
BAB V
RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN, INDIKATOR KINERJA, KELOMPOK SASARAN, DAN PENDANAAN
INDIKATIF
Sebelum menguraikan tentang rencana program dan kegiatan serta indikator kinerja, kelompok sasaran, dan pendanaan indikatif, maka perlu disampaikan kembali sebagai definisi :
1. Program merupakan intrumen kebijakan yang berisi satu atau lebih kegiatan yang dirumuskan, untuk mencapai sasaran dan tujuan sesuai tugas dan fungsi SKPD Kecamatan Banguntapan dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan daerah.
2. Kegiatan adalah bagian dari program yang memuat sekumpulan tindakan pengerahan sumberdaya sebagai masukan (input),
untuk menghasilkan keluaran (output) dalam bentuk barang/jasa.
3. Indikator kinerja merupakan alat ukur yang digunakan untuk menentukan derajat keberhasilan organisasi dalam mencapai tujuannya.
4. Kelompok sasaran dalam hal ini adalah hasil yang diharapkan dalam mewujudkan tujuan renstra.
5. Pendanaan indikatif yaitu rencana kebutuhan anggaran masing-masing kegiatan/program yang akan dilaksanakan pada tahun
2016 hingga tahun 2021. Dengan memperhatikan kemampuan anggaran dalam rancangan RPJMD.
Adapun rencana program dan kegiatan, indikator kinerja, kelompok sasaran, dan pendanaan indikatif pada SKPD Kecamatan Banguntapan untuk periode renstra (2016-2021) sebagaimana pada tabel berikut.
Tabel Rencana Program dan Kegiatan, Indikator Kinerja, Kelompok Sasaran, dan Pendanaan Indikatif
NO PROGRAM KEGIATAN INDIKATOR KINERJA KELOMPOK SASARAN PAGU INDIKATIF
2016 2017 2018 2019 2020 2021 1 Program Peningkatan pelayanan masyarakat Pelayanan administrasi Terpadu Kecamatan (Paten) Pelaksanaan pelayanan terpadu di Kecamatan (PATEN) Meningkatnya kualitas pelayanan kepada masyarakat 6.550.000 7,000,000 7.500,000 8.000,000 8.500,000 9.000,000 Peningkatan pelayanan masyarakat IUMK
Jumlah IUMK Meningkatnya kualitas pelayanan kepada masyarakat 9.450,000 9.500,000 10,000,000 11.000,000 11.500,000 12.000,000 2 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran Penyediaan Jasa Komunikasi,sum ber daya air dan listrik administrasi pembayaran rekening listrik,telepon dan faksimili Terselenggaranya belanja rekening listrik,telepon dan faksimili 15.000,000 16.000,000 16.500,000 17.000,000 17.500,000 18.000,000 sda Penyediaan jasa pemeliharaan dan perijinan kendaraan dinas/Operasion al Administrasi Surat Tanda Nomer Kendaraan/Paja k kendaraan bermotor Terlaksananya Belanja Surat Tanda Nomer Kendaraan/Pajak kendaraan bermotor 2,000,000 3,000,000 3,500,000 4.000,000 4.500,000 5.000,000 sda Penyediaan Jasa Administrasi Keuangan Dokumen perencanaan & anggaran Terwujudnya administrasi peren-canaan umum dan anggaran, serta aset SKPD . 14,480,000 18,000,000 19,800,000 21,780,000 23,958,000 26,354,000 sda Penyediaaan Jasa Kebersihan Kantor Administrasi jasa petugas kebersihan dan alat kebesihan kantor Terlaksananya Belanja jasa petugas kebersihan dan alat kebesihan 13,600,000 20,400,000 22,440,000 24,684,000 27,153,000 29,868,000
NO PROGRAM KEGIATAN INDIKATOR KINERJA KELOMPOK SASARAN PAGU INDIKATIF 2016 2017 2018 2019 2020 2021 sda Penyediaan Jasa perbaikan peralatan kerja Administrasi jasa perbaikan peralatan kerja Terlaksananya Belanja jasa servis komputer,mesin ketik dan AC 6,000,000 6,000,000 6,600,000 7,260,000 7,986,000 8,785,000 sda Penyediaan Alat
tulis kantor Pengadaan alat tulis kantor Terlaksananya Belanja alat tulis kantor 15,095,000 20,000,000 22,000,000 24,200,000 26,620,000 29,282,000 sda Penyediaan barang Cetakan dan Penggandaan Tersedianya barang cetakan dan penggandaan surat-surat kantor Terlaksananya Belanja barang cetakan dan penggandaan surat-surat kantor 6,000,000 7.000,000 7.500,000 8.000,000 8.500,000 9.000,000 sda Penyediaan Komponen in stalasi listrik/penerang an bangunan kantor Tersedianya komponen/ alat listrik dan elektronika Terlaksananya belanja alat listrik dan elektronika 4.000,000 6,000,000 6,600,000 7,260,000 7,986,000 8,784,000 sda Penyediaan bahan bacaan dan peraturan perundang-undangan Tersedianya
bahan bacaan Terlaksananya Belanja surat kabar
1,620,000 3,600,000 3,960,000 4,356,000 4,792,000 5,271,000
sda Belanja Makanan dan minuman Tersedianya makan minum rapat Belanja makan minum rapat 26,505,000 35,000,000 38,500,000 42,350,000 46,585,000 51,244,000 sda Rapat-rapat koordinasi dan konsultasi keluar Daerah Koordinasi dan konsultasi keluar daerah Terlaksananya Rapat koordinasi/konsul tasi keluar daerah
NO PROGRAM KEGIATAN INDIKATOR KINERJA KELOMPOK SASARAN PAGU INDIKATIF 2016 2017 2018 2019 2020 2021 3 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur Pemeliharaan rutin/berkala gedung kantor Pemeliharaan gedung aula, pagar kecamatan dan conblock halaman Terlaksananya Pemeliharaan gedung kantor kecamatan 30.000,000 30.000.000 30.000.000 30.000.000 30.000.000 30.000.000 sda Pemeliharaan rutin/berkala kendaraan Di-nas/operasional Administrasi jasa servis,suku cadang dan BBM Terlaksanya Belanja jasa servis,suku cadang dan BBM 69.200,000 70,000,000 71,200,000 75,020,000 82,522,000 90,775,000 sda Pengadaan peralatan dan perlengkapan kantor Administrasi Belanja peralatan dan perlengkapan kantor Belanja AC,Komputer,print er dan laptop 51,100,000 80,000,000 88,000,000 96,800,000 106,480,000 117,128,000 4 Program peningkatan pengembang an sistem pelaporan capaian kinerja dan keuangan Perencanaan dan koordinasi Program kegiatan Laporan perencanaan & anggaran Tersusunnya laporan perencanaan & anggaran tepat waktu 6.550,000 7,000,000 7,500,000 8,050,000 8,655,000 9,321,000 5 Program Pemberdaya an Masyarakat Musrenbang Tingkat kecamatan Tersusunnya dokumen Musrenbang Meningkatnya sinkronisasi dan sinergitas perencanaan 16.000,000 18.000.000 18.000.000 18.000.000 18.000.000 18.000.000 sda Penyusunan Profil desa ,Monografi Kecamatan Dokumen profil desa dan monografi kecamatan Tersusunnya profil desa dan monografi kecamatan 4.575.000 5,000,000 5,300,000 5,630,000 5,993,000 6,393,000
sda Penyelenggaraan Lomba Desa Pemberdayaan dan pembinaan Desa
NO PROGRAM KEGIATAN INDIKATOR KINERJA KELOMPOK SASARAN PAGU INDIKATIF 2016 2017 2018 2019 2020 2021 sda Fasilitasi dan pengendaliaan Pengelolaan Keuangan Desa Rekomendasi pentahapan pencairan dana APBDes Terfasiltasinya Pem Desa dalam perencanaan dan pelaksanaan APBDes 11.610,000 12.000,000 12.000,000 12.000,000 12.000,000 12.000,000 Pembinaan organisasi perempuan 17.000.000 18,000,000 19,800,000 21,780,000 23,958,000 26,354,000 sda Bantul Ekspo
dan karnaval Promosi hasil potensi lokal melalui Bantul Ekspo Terfasilitasinya kelompok masyarakat untuk mengikuti Bantul Ekspo 9.750,000 11,000,000 11,500,000 12,050,000 12,655,000 13,321,000 6 Program Pembinaan Sosial kemasyaraka tan Kecamatan peningkatan kemampuan (capacity building) petugas dan pendamping sosial pemberdayaan fakir miskin,KAT dan PMKS lainnya Rakor TKPK Terselenggaranya koordinasi penanggulangan kemiskinan. 5.700,000 20,000,000 22,000,000 24,200,000 26,620,000 29,282,000 7 Program Pembinaan Pemerintaha n Umum Kecamatan Pengendalian Keamanan lingkungan Rakor FKDM &
Linmas Terwujudnya ketentraman dan ketertiban umum. 11.900,000 12,000,000 12,500,000 13,100,000 13,310,000 14,641,000 sda Pengembangan desa siaga bencana Pemantauan
bencana Terkoordinasi kegiatan pengurangan risiko bencana
NO PROGRAM KEGIATAN INDIKATOR KINERJA KELOMPOK SASARAN PAGU INDIKATIF 2016 2017 2018 2019 2020 2021 sda Intensifikasi dan ekstensifikasi sumber-sumber pendapatan daerah Rakor peningkatan pengelolaan PBB Intensifikasi dan Ekstensifikasi Sumber-Sumber Pendapatan Daerah 6.200,000 6,600,000 7,160,000 7,776,000 8,454,000 9,199,000 sda peningkatan kesadaran masyarakat akan nilai-nilai luhur budaya bangsa Peringatan hari
besar Nasional Terlaksananya upacara hari besar nasional 41.925.000 42,000,000 43,500,000 44,350,000 46,585,000 51,244,000 sda Peningkatan pemberdayaan keagamaan Pembinaan
keagamaan Terselenggaranya pembinaan keagamaan 14,850,000 30,000,000 33,000,000 36,300,000 39,930,000 43,923,000 sda Fasilitasi penyelenggaraan festival budaya daerah Fasilitasi/pembi naan kesenian/budaya Fasilitasi kegiatan kesenian /budaya 24,900,000 25,800,000 26,780,000 26,858,000 27,044,000 27,349,000 618,585,000 680.443,500 748.487.000 823.335.700 905.669.000 996.235,000
BAB VI
INDIKATOR KINERJA SKPD YANG MENGACU PADA TUJUAN DAN
SASARAN RPJMD
Indikator kinerja SKPD Kecamatan Banguntapan pada kurun waktu tahun 2016-2021 ditunjukkan pada tabel berikut :
Tabel 6.1. Indikator Kinerja SKPD Yang Mengacu Pada Tujuan Dan Sasaran RPJMD
TUJU-AN SASA-RAN GRAM
PRO- INDIKA-TOR KINERJA Sa- tu-an KON DISI KI- NER-JA AWA L T A R G E T 2016 2017 2018 2019 2020 2021 Akhir perio -de ren-stra Menin gkatny a kualita s layana n dengan memas tikan tercipt anya proses pelaya nan prima yang terjang kau masyar akat Menin gkatny a pelaya nan admini strasi masyar akat Program pening-katan pela-yanan masyara kat IKM Nila i 60 70 80 85 90 90 90 90 Menyel enggar akan tata kelola pemeri ntahan yang baik di Kecam atan Menin gkatny a kualita s perenc anaan pemba nguna n desa Program pembina an pe- merin-tahan umum kecmtn Persen-tase Desa yang menyelesa ikan perencana an dan pelaporan tepat waktu % 80 80 85 90 95 100 100 100 Program
tahan umum kecmtn n APBDes dengan RPJMDes Program pembina an pe- merin-tahan umum kecmtn Persentas e realisasi program prioritas Musren-bang Keca-matan % 60 70 80 85 90 100 100 100 Program Pembina an sosial kemasya rakatan kecamat an Program pember-dayaan masyara -kat tingkat kecama-tan
KECAMATAN BANGUNTAPAN
Jalan Karangturi Ngipik Baturetno Banguntapan Telp. (0274) 375196 Email : [email protected]
KEPUTUSAN CAMAT BANGUNTAPAN KABUPATEN BANTUL NOMOR : 22 Tahun 2016
TENTANG
RENCANA STRATEGIS (RENSTRA)
KECAMATAN BANGUNTAPAN KABUPATEN BANTUL TAHUN 2016 – 2021
CAMAT BANGUNTAPAN,
Menimbang : a. bahwa dalam rangka mewujudkan perencanaan yang terpadu dan terarah perlu disusun Rencana Strategis Kecamatan Banguntapan Kabupaten Bantul;
b. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana tersebut dalam poin a di atas, perlu ditetapkan Keputusan Camat Banguntapan Kabupaten Bantul tentang Rencana Strategis (Renstra) Kecamatan Banguntapan Kabupaten Bantul Tahun 2016 – 2021.
Mengingat :
1. Undang - Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggara negara yang bersih dan bebas dari Korupsi,Kolusi dan Nepotisme (KKN);
2. Undang-Undang Nomor 15 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah-Daerah Kabupaten Dalam Lingkungan Daerah Istimewa Jogjakarta;
3. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional;
4. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah;
5. Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1950 tentang Penetapan Mulai Berlakunya Undang-Undang Tahun 1950 Nomor 12,13,14,dan 15;
6. Peraturan Presiden Nomor 2 Tahun 2015 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2015 - 2019 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 3);
7. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 tahun 2010 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan