• Tidak ada hasil yang ditemukan

Contoh Surat Keputusan Direktur Ttg Komite Keperawatan Rsi Assyifa

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Contoh Surat Keputusan Direktur Ttg Komite Keperawatan Rsi Assyifa"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

SURAT KEPUTUSAN DIREKTUR TTG KOMITE

KEPERAWATAN RSI ASSYIFA SUKABUMI

Mei 25, 2009 pada 10:52 am (BERITA KEPERAWATAN)

Lampiran : Keputusan Direktur Rumah Sakit Islam Assyifa Sukabumi Nomor : 295/ SK-RSIA / V / 2009

Tanggal : 25 Mei 2009 28 Jumadil Awal 1430 H

Tentang : Keputusan Direktur Rumah Sakit Islam Assyifa Sukabumi Tentang STRUKTUR ORGANISASI KOMITE KEPERAWATAN Rumah Sakit Islam Assyifa Sukabumi PERIODE TAHUN 2009 – 2012.

KETUA : WAHYUDI HERMAWAN, AMK. SEKRETARIS : ERNAWATI, AMK

SUB KOMITE PRAKTEK KEPERAWATAN KETUA : ADE IRMA HADIAH, AMK. ANGGOTA :

SRI KARYUNI, A.Md.Kep.

ANDRIS BAGJA UMBARA A.Md.Kep. ITA MUSTAQIMAH, AMK.

EDI SANJAYA, AMK.

SUB KOMITE PENGEMBANGAN PROFESI

KETUA : CYNTIA YUNIAWATI A.Md.Kep. ANGGOTA :

SANI LIA, A.Md.Keb.

(2)

PAHLEVI, A.Md.Kep.

YAYU SRI WAHYUNI, AMK.

SUB KOMITE MUTU KEPERAWATAN

KETUA : DEDE KURNIASIH, AMK. ANGGOTA :

WIWI WIDINAWATI, A.Md.Kep. RIZKI AMELIA, A.Md.Kep. NINING KURNIASIH, A.Md.Kep. ADE NURHIDAYAT, AMK.

Lampiran : Keputusan Direktur Rumah Sakit Islam Assyifa Sukabumi Nomor : 295/ SK-RSIA / V / 2009

Tanggal : 25 Mei 2009 28 Jumadil Awal 1430 H

Tentang : Keputusan Direktur Rumah Sakit Islam Assyifa Sukabumi Tentang STRUKTUR ORGANISASI KOMITE KEPERAWATAN Rumah Sakit Islam Assyifa Sukabumi PERIODE TAHUN 2009 – 2012.

KETUA KOMITE KEPERAWATAN A. FUNGSI

Komite Keperawatan mempunyai fungsi memberikan masukan kepada Direktur dalam hal yang berkaitan dengan mutu pelayanan perawat, perencanaan program pelayanan, penelitian dan pengembangan pelayanan perawat.

B. TUGAS POKOK

Komite Keperawatan mempunyai tugas pokok membantu Direktur dalam hal menyusun, menetapkan Standar Asuhan Keperawatan di rumah sakit, memantau pelaksanaan asuhan keperawatan, menyusun model praktek keperawatan profesional, memantau dan membina perilaku etik dan profesional tenaga keperawatan, meningkatkan profesionalisme keperawatan melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan seiring kemajuan IPTEK yang terintegrasi dengan perilaku yang baik, bekerja-sama dengan Divisi Keperawatan dalam merencanakan

(3)

program untuk mengatur kewenangan profesi tenaga keperawatan dalam melakukan asuhan keperawatan sejalan dengan rencana strategi rumah sakit, memberi rekomendasi dalam rangka pemberian kewenangan profesi bagi tenaga keperawatan yang akan melakukan tindakan asuhan keperawatan, mengkoordinir kegiatan-kegiatan tenaga keperawatan, menyampaikan laporan kegiatan Komite Keperawatan secara berkala (setahun sekali) kepada seluruh tenaga

keperawatan rumah sakit. C. WEWENANG

1. Memberikan masukan kepada seluruh manager keperawatan dalam melakukan pembinaan norma dan etika profesi Perawat/Bidan ;

2. Meminta rekapan laporan pembinaan rutin terhadap Staf Fungsional Keperawatan kepada seluruh Manager Keperawatan.

3. Atas persetujuan Direktur menyelenggarakan rapat kordinasi dengan seluruh manager keperawatan dalam rangka menata sistem pelayanan keperawatan ;

4. Menyusun dan mengajukan konsep yang mengatur wewenang profesi Perawat/Bidan kepada Direktur ;

5. Memantau dan memberikan masukan kepada seluruh manager keperawatan tentang proses pelaksanaan SAK ( Standar Asuhan Keperawatan ) ;

6. Mengajukan pengembangkan program Pendidikan dan Pelatihan serta Penelitian dan Pengembangan bidang keperawatan ;

7. Melakukan sertifikasi dan mengusulkan lisensi professi D. TANGGUNG JAWAB

1. Menyampaikan Laporan berkala kegiatan Komite Keperawatan setiap bulan kepada Direktur

2. Menyampaikan laporan kegiatan Komite Keperawatan secara berkala (setahun sekali) kepada seluruh tenaga keperawatan rumah sakit.

E. URAIAN TUGAS

1. Menyusun standar praktek/asuhan/prosedur keperawatan sesuai lingkup asuhan dan pelayanan serta aspek penting asuhan di seluruh area keperawatan bersama-sama dengan Kepala Divisi Keperawatan ;

2. Memonitor pelaksanaan standar pelayanan Keperawatan ; 3. Melakukan pengawasan asuhan etika dan mutu Keperawatan ; 4. Melaksanakan pembinaan etik profesi tenaga Perawat ;

5. Menangani masalah menyangkut etik profesi tenaga Perawat ;

6. Berkoordinasi dengan Departemen Quality Assurance dalam hal pengawasan mutu keperawatan ;

7. Mengembangkan ilmu keperawatan ;

8. Menjaga kualitas asuhan melalui perumusan rencana peningkatan mutu keperawatan tingkat rumah sakit : menetapkan alat-alat pemantauan, besar sampel, nilai batas, metodologi pengumpulan data, tabulasi, serta analisis data ;

(4)

9. Mengkoordinasi semua kegiatan pemantauan mutu dan evaluasi keperawatan : jenis kegiatan, jadwal pemantauan dan evaluasi, penanggung-jawab pelaksana ;

10. Mengintegrasikan proses peningkatan mutu keperawatan dengan rencana rumah sakit untuk menemukan kecenderungan dan pola kinerja yang berdampak pada lebih dari satu departemen atau pelayanan ;

11. Mengusulkan solusi kepada Direktur atas masalah yang terkait dengan keprofesionalan tenaga dan asuhan dalam sistem pemberian asuhan, misalnya sistem pelaporan pasien, penugasan staf ;

12. Memprakarsai perubahan dalam meningkatkan mutu asuhan keperawatan ; 13. Mempertahankan keterkaitan antara teori, riset dan praktek ;

14. Menyampaikan laporan kegiatan Komite Keperawatan secara berkala kepada Direktur dan seluruh tenaga keperawatan rumah sakit ;

15. Melaksanakan tugas-tugas lain yang dianggap penting sesuai instruksi Direktur. SEKRETARIS KOMITE KEPERAWATAN

A. FUNGSI

Sekretaris Komite Keperawatan mempunyai fungsi sebagai pembantu Ketua Komite

Keperawatan dalam melaksanakan tugas komite yang berhubungan dengan proses pengelolaan dan pengaturan sistim informasi bagi komite serta menjadi jembatan penghubung antara ketua komite dengan seluruh manager keperawatan dan Staf Keperawatan Fungsional (SKF) dalam melaksanakan seluruh program kerja komite keperawatan.

B. TUGAS POKOK

1. Menjadi sumber dan filter informasi bagi Ketua Komite Keperawatan, dalam memenuhi fungsi, tugas dan tanggung jawabnya dalam melaksanakan program komite.

2. Membantu Ketua Komite Keperawatan dalam mengatur aktivitas kegiatan Komite baik yang bersifat administrative maupun hubungan koordinasi komite

3. Menjadi perantara bagi bagi Ketua Komite Keperawatan dalam berkoordinasi dengan pihak-pihak yang berhubungan dengan pelaksanaan program komite.

4. Memberikan masukan kepada ketua Komite Keperawatan dalam rangka mempercepat proses keberhasilan pelaksanaan setiap program komite.

5. Menjadi Secret Keeper/pemegang rahasia Ketua Komite Keperawatan dalam kaitannya dengan pelaksanaan tugas komite.

6. Menjadi mediator Ketua Komite Keperawatan dengan seluruh anggota Komite. C. WEWENANG

1. Memberikan masukan kepada ketua komite keperawatan dalam menetapkan prioritas program komite yang akan di bahas dalam sidang komite

2. Meminta data dan laporan sosialisasi program komite kepada semua ketua sub komite keperawatan

3. Mengatur dan merencanakan kebutuhan yang menunjang proses kegiatan komite keperawatan

(5)

D. TANGGUNG JAWAB

1. Mencatat, merapikan dan melaporkan setiap hasil Sidang Komite Keperawatan kepada ketua komite keperawatan untuk ditindaklanjuti oleh Ketua Komite Keperawatan dengan segera.

2. Mendistribusikan hasil keputusan sidang komite keperawatan kepada seluruh anggota komite dan atau pihak terkait atas persetujuan Ketua Komite Keperawatan

3. Menyusun dan merekap hasil kegiatan Komite Keperawatan untuk di tindaklanjuti oleh Ketua Komite Keperawatan sebagai pelaporan tertulis kepada Direktur

E. URAIAN TUGAS

1. Melaksanakan tugas administrasi komite yang meliputi surat menyurat, penyusunan laporan, dan penyimpanan arsip pelaporan komite.

2. Melaksanakan dan mengatur agenda kerja tambahan komite yang meliputi penerimaan dan pengaturan jadwal koordinasi komite dan menyusun jadwal pertemuan Ketua

Komite Keperawatan dengan seluruh unit terkait yang berhubungan dengan perencanaan penetapan dan pelaksanaan sidang komite Keperawatan.

3. Mengatur keperluan rumah tangga komite yang berhubungan dengan pengajuan dan pengelolaan kebutuhan komite keperawatan dalam melaksanakan setiap program

Komite, meliputi alat tulis, media presentasi komite serta persiapan kebutuhan penunjang sidang komite.

SUB KOMITE PRAKTEK KEPERAWATAN A. FUNGSI

Ketua Sub Komite Praktek Keperawatan mempunyai fungsi membantu Ketua Komite Keperawatan dalam melaksanakan program komite untuk meningkatkan mutu pelayanan perawat, perencanaan program pelayanan, penelitian dan pengembangan pelayanan perawat. B. TUGAS POKOK

Menetapkan, mengimplementasikan dan mengevaluasi standar praktek klinik keperawatan tertinggi, konsisten dengan standar profesional yang ditetapkan dan atau yang berkembang dan yang dipersaratkan lembaga pengatur.

C. WEWENANG

Mengajukan agenda sidang kepada ketua komite keperawatan dalam rangka :

1. Menetapkan dan mengevaluasi lingkup praktek dari perawat profesional dan vokasional : peran dan tanggung jawab staf penunjang asuhan, dan kompetensi umum dan khusus. 2. Menyusun dan memperbaiki uraian tugas dari staf klinik.

(6)

4. Mereview, menyetujui, dan memperbaiki standar asuhan klinik dibidang dimana asuhan keperawatan diberikan.

5. Menyusun format evaluasi dan review sejawat untuk semua perawat klinik.

6. Menggunakan temuan-temuan riset keperawatan kedalam praktek klinik bila cocok. 7. Menyusun dan merevisi sistem dokumentasi keperawatan

D. TANGGUNG JAWAB

1. Membuat dan memberkan pelaporan bulanan kegiatan sub komite kepada ketua komite keperawatan.

2. Melaporkan hasil pemantauan sub komite atas seluruh kegiatan pelayanan keperawatan yang berhubungan dengan proses pencapaian target sub komite kepada ketua komite keperawatan setiap minggu.

3. Mengajukan rapat koordinasi secara insidentil kepada ketua komite keperawatan untuk membahas masalah pelayanan keperawatan khusus yang berhubungan dengan

pelaksanaan program sub komite. E. URAIAN TUGAS

Atas persetujuan Ketua Komite Keperawatan :

1. Menetapkan dan mengevaluasi lingkup praktek dari perawat profesional dan vokasional : peran dan tanggung jawab staf penunjang asuhan, dan kompetensi umum dan khusus. 2. Menyusun dan memperbaiki uraian tugas dari staf klinik.

3. Berpartisipasi dalam tim kredensial dari para pelaksana praktek yang ditetapkan.

4. Mereview, menyetujui, dan memperbaiki standar asuhan klinik dibidang dimana asuhan keperawatan diberikan.

5. Menyusun format evaluasi dan review sejawat untuk semua perawat klinik.

6. Menggunakan temuan-temuan riset keperawatan kedalam praktek klinik bila cocok. 7. Menyusun dan merevisi sistem dokumentasi keperawatan

SUB KOMITE PENGEMBANGAN PROFESI A. FUNGSI

Ketua Sub Komite Praktek Keperawatan mempunyai fungsi membantu Ketua Komite Keperawatan dalam melaksanakan program komite untuk meningkatkan mutu pelayanan perawat, perencanaan program pelayanan, penelitian dan pengembangan pelayanan perawat. B. TUGAS POKOK

Menetapkan, mengimplementasikan, dan melakukan evaluasi dalam menjaga standar

kependidikan yang meningkatkan pertumbuhan keprofesian dan kompetensi klinik tanpa henti. C. WEWENANG

(7)

Mengajukan agenda sidang kepada ketua komite keperawatan dalam rangka :

1. Menetapkan dan mengevaluasi kebutuhan pendidikan keperawatan dan menetapkan proses-proses untuk memenuhi kebutuhan kependidikan staf bersamaan dengan pengembangan staf.

2. Meningkatkan akontabilitas individual para perawat untuk pendidikanyang diwajibkan dan memfasilitasi proses kredensial/sertifikasi ulang.

3. Menetapkan peran dan tanggung jawab preseptor.

4. Memelihara lingkungan yang kondusif untuk peningkatan dan pemanfaatan riset keperawatan.

5. Berpartisipasi dalam program rekruitmen, pengakuan, dan retensi melalui kolaborasi dengan bagian SDM/HRD.

D. TANGGUNG JAWAB

1. Membuat dan memberkan pelaporan bulanan kegiatan sub komite kepada ketua komite keperawatan.

2. Melaporkan hasil pemantauan sub komite atas seluruh kegiatan pelayanan keperawatan yang berhubungan dengan proses pencapaian target sub komite kepada ketua komite keperawatan setiap minggu.

3. Mengajukan rapat koordinasi secara insidentil kepada ketua komite keperawatan untuk membahas masalah pelayanan keperawatan khusus yang berhubungan dengan

pelaksanaan program sub komite. E. URAIAN TUGAS

Atas persetujuan Ketua Komite Keperawatan :

1. Menetapkan dan mengevaluasi lingkup praktek dari perawat profesional dan vokasional : peran dan tanggung jawab staf penunjang asuhan, dan kompetensi umum dan khusus. 2. Menyusun dan memperbaiki uraian tugas dari staf klinik.

3. Berpartisipasi dalam tim kredensial dari para pelaksana praktek yang ditetapkan.

4. Mereview, menyetujui, dan memperbaiki standar asuhan klinik dibidang dimana asuhan keperawatan diberikan.

5. Menyusun format evaluasi dan review sejawat untuk semua perawat klinik.

6. Menggunakan temuan-temuan riset keperawatan kedalam praktek klinik bila cocok. Menyusun dan merevisi sistem dokumentasi keperawatan

SUB KOMITE MUTU KEPERAWATAN A. FUNGSI

Ketua Komite Keperawatan mempunyai fungsi membantu Ketua Komite Keperawatan dalam melaksanakan program komite untuk meningkatkan mutu pelayanan perawat, perencanaan program pelayanan, penelitian dan pengembangan pelayanan perawat.

(8)

B. TUGAS POKOK

Memantau dan mengevaluasi ketepatan dan efektifitas asuhan yang diberikan oleh staf

keperawatan sekaligus mengkaji dan memastikan kepatuhan dengan standar dan praktek yang ditetapkan.

C. WEWENANG

Mengajukan agenda sidang kepada ketua komite keperawatan dalam rangka :

1. Menyusun, merevisi dan menyetujui rencana peningkatan mutu keperawatan. 2. Mengintegrasikan peningkatan mutu keperawatan dengan rencana RS.

3. Memantau dan memastikan kepatuhan terhadap standar yang telah ditetapkan. 4. Memastikan kepatuhan terhadap jadwal pelaporan untuk perbaikan kinerja komite. 5. Mensahkan dan memantau rencana peningkatan mutu pelayanan keperawatan. D. TANGGUNG JAWAB

1. Membuat dan memberkan pelaporan bulanan kegiatan sub komite kepada ketua komite keperawatan.

2. Melaporkan hasil pemantauan sub komite atas seluruh kegiatan pelayanan keperawatan yang berhubungan dengan proses pencapaian target sub komite kepada ketua komite keperawatan setiap minggu.

3. Mengajukan rapat koordinasi secara insidentil kepada ketua komite keperawatan untuk membahas masalah pelayanan keperawatan khusus yang berhubungan dengan

pelaksanaan program sub komite. E. URAIAN TUGAS

Atas persetujuan Ketua Komite Keperawatan :

1. Menyusun, merevisi dan menyetujui rencana peningkatan mutu keperawatan. 2. Mengintegrasikan peningkatan mutu keperawatan dengan rencana RS.

3. Memantau dan memastikan kepatuhan terhadap standar yang telah ditetapkan. 4. Memastikan kepatuhan terhadap jadwal pelaporan untuk perbaikan kinerja komite. 5. Mensahkan dan memantau rencana peningkatan mutu pelayanan keperawatan.

Referensi

Dokumen terkait

 Asesmen awal medis yang dilakukan sebelum pasien di rawat inap, atau sebelum tindakan pada rawat jalan di rumah sakit, tidak boleh lebih dari 30 hari, atau riwayat medis

(1)  Wakil  Direktur  Pengembangan  mempunyai  tugas  pokok  menyusun  program,  melaksanakan  rekam  medik,  pengolahan  data  elektiOnik,  pemeliharaan  sarana 

Untuk menjamin mutu pelayanan yang diterima oleh masyarakat di rumah sakit LNG Badak (secara khusus di bidang pelayanan keperawatan ) Maka Sub Komite mutu pelayanan keperawatan

Rumah sakit dalam penelitian ini memiliki tenaga medis baik perawat, bidan, dokter yang mencukupi dan sudah dibentuk komite keperawatan rumah sakit untuk memastikan mutu

Untuk menjamin mutu pelayanan yang diterima oleh masyarakat di rumah sakit Santa Elisabeth (secara khusus di bidang pelayanan keperawatan ) Maka Sub Komite mutu pelayanan

Untuk meningkatkan mutu pelayanan di rumah sakit, maka Komite Medis telah membentuk suatu sub komite Peningkatan Mutu Pelayanan yang membantu Komite Medis dalam

Rumah Sakit dapat menata mutu asuhan keperawatan (standar asuhan keperawatan dan standar kinerja profesional perawat) di unit rawat inap, serta menjadi perhatian setiap

Komite Keperawatan mempunyai fungsi meningkatkan profesionalisme tenaga keperawatan yang bekerja di Rumah Sakit dengan cara: 1) Melakukan Kredensial bagi